Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Keprotokolan, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengelola Keprotokolan, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Pengelola Keprotokolan
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Keprotokolan berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Kedudukan, tugas, fungsi, dan wewenang Lembaga Negara dalam layanan keprotokolan dalam peraturan perundang-undangan
Pengetahuan dan pemahaman dasar mengenai konsep keprotokolan berdasarkan peraturan perundang-undangan
Pemahaman dasar mengenai konsep pengamanan yang berkaitan dengan administrasi/protokoler berdasarkan peraturan perundang-undangan
Pelayanan keprotokolan terkait tata tempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang keprotokolan
Pelayanan keprotokolan terkait tata upacara sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang keprotokolan
Pelayanan keprotokolan terkait tata penghormatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang keprotokolan
Pelayanan keprotokolan terkait tata cara protokol internasional sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang keprotokolan
Protokol Kepresidenan dan Pejabat Negara/Presiden/Pemerintah lainnya
Simulasi Tryout SKB CPNS Pengelola Keprotokolan
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Keprotokolan, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Pengelola Keprotokolan.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Pengelola Keprotokolan
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Keprotokolan.
Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2010, serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan aturan dalam acara kenegaraan atau acara resmi yang meliputi Tata Tempat, Tata Upacara, dan Tata Penghormatan sebagai bentuk penghormatan kepada seseorang sesuai dengan jabatan dan/atau kedudukannya dalam negara, pemerintah, atau masyarakat disebut...
A. Manajemen acara
B. Etiket kenegaraan
C. Keprotokolan
D. Pelayanan publik
E. Hubungan masyarakat
Jawaban: C
Definisi ini tercantum dalam Pasal 1 angka 1 UU No. 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan.
Soal 2
Acara yang diatur dan dilaksanakan oleh panitia negara secara terpusat, dihadiri oleh Presiden dan/atau Wakil Presiden, serta Pejabat Negara dan undangan lain disebut...
A. Acara Internal
B. Acara Resmi
C. Acara Kenegaraan
D. Acara Kedinasan
E. Acara Khusus
Jawaban: C
Berdasarkan UU No. 9 Tahun 2010 Pasal 1 angka 2, Acara Kenegaraan adalah acara yang bersifat terpusat dan dihadiri Presiden/Wapres.
Soal 3
Dalam administrasi keprotokolan, konsep pengamanan Ring 1 pada saat kunjungan kerja Presiden merupakan tanggung jawab utama dari...
A. Komando Distrik Militer
B. Paspampres
C. Kepolisian Resor setempat
D. Badan Intelijen Negara
E. Polisi Pamong Praja
Jawaban: B
Pengamanan fisik jarak dekat (Ring 1) terhadap Presiden dan Wakil Presiden dilakukan oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Soal 4
Pengaturan urutan siapa yang berhak mendapat prioritas dalam urutan tempat duduk atau urutan dalam upacara disebut dengan istilah...
A. Tata Upacara
B. Tata Krama
C. Tata Penghormatan
D. Tata Busana
E. Tata Tempat
Jawaban: E
Sesuai UU No. 9 Tahun 2010 Pasal 1 angka 4, Tata Tempat adalah pengaturan bagi Pejabat Negara, Pejabat Pemerintah, tokoh masyarakat tertentu untuk mendapatkan tempat sesuai jabatan/kedudukannya.
Soal 5
Apabila terdapat dua pejabat yang setingkat duduk berdampingan, maka posisi sebelah kanan diberikan kepada...
A. Pejabat tuan rumah (host)
B. Pejabat yang lebih muda usianya
C. Pejabat yang dinilai lebih tinggi kedudukannya atau lebih senior
D. Pejabat yang memiliki masa jabatan paling singkat
E. Pejabat yang paling terakhir dilantik
Jawaban: C
Dalam aturan Tata Tempat, posisi sebelah kanan selalu dianggap sebagai posisi yang lebih terhormat (Precedence).
Soal 6
Berikut ini yang termasuk dalam kelompok Pejabat Negara berdasarkan UU Keprotokolan, kecuali...
A. Sekretaris Jenderal Kementerian
B. Ketua DPR
C. Ketua BPK
D. Ketua MPR
E. Ketua Mahkamah Agung
Jawaban: A
Sekretaris Jenderal Kementerian merupakan Pejabat Pemerintah (ASN), bukan Pejabat Negara sebagaimana diatur dalam UU No. 9 Tahun 2010.
Soal 7
Aturan mengenai tata pakaian dalam acara kenegaraan seperti penggunaan Pakaian Sipil Lengkap (PSL) atau pakaian nasional diatur dalam...
A. UU No. 24 Tahun 2009
B. Peraturan Pemerintah No. 39 Tahun 2018
C. Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2020
D. Peraturan Menteri Sekretaris Negara
E. Peraturan Presiden No. 71 Tahun 2018
Jawaban: E
Perpres No. 71 Tahun 2018 mengatur tentang Tata Pakaian pada Acara Kenegaraan dan Acara Resmi.
Soal 8
Siapa yang menduduki urutan pertama (Precedence 1) dalam Tata Tempat di Indonesia pada Acara Kenegaraan?
A. Presiden Republik Indonesia
B. Ketua MPR
C. Menteri Luar Negeri
D. Ketua DPR
E. Wakil Presiden Republik Indonesia
Jawaban: A
Dalam UU No. 9 Tahun 2010 Pasal 4, Presiden berada pada urutan pertama dalam tata tempat.
Soal 9
Dalam tata upacara, Bendera Negara harus dikibarkan pada saat...
A. Saat acara berlangsung saja
B. Matahari terbit hingga matahari terbenam
C. Sepanjang hari 24 jam
D. Hanya hari libur nasional
E. Pukul 08.00 hingga 16.00
Jawaban: B
Sesuai UU No. 24 Tahun 2009, pemasangan/pengibaran bendera negara dilakukan antara matahari terbit hingga matahari terbenam.
Soal 10
Pengaturan mengenai pemberian tanda kehormatan atau lagu kebangsaan dalam sebuah acara resmi termasuk ke dalam bagian...
A. Tata Busana
B. Tata Krama
C. Tata Tempat
D. Tata Penghormatan
E. Tata Upacara
Jawaban: D
Tata Penghormatan mencakup penghormatan menggunakan bendera, lagu kebangsaan, dan tanda kehormatan.
Soal 11
Salah satu prinsip dasar keprotokolan internasional yang bermakna 'saling menghormati antar negara' adalah...
A. Precedence
B. Reciprocity
C. Credential
D. Right of Legation
E. Persona Non Grata
Jawaban: B
Reciprocity (Asas Timbal Balik) adalah prinsip di mana perlakuan yang diberikan suatu negara kepada negara lain akan dibalas dengan perlakuan yang setara.
Soal 12
Dokumen resmi yang dibawa oleh seorang Duta Besar luar negeri untuk diserahkan kepada Presiden sebagai bukti pengangkatan dirinya disebut...
A. Letter of Credential (Surat Kepercayaan)
B. Memorandum of Understanding
C. Visa Diplomatik
D. Paspor Diplomatik
E. Surat Kuasa
Jawaban: A
Surat Kepercayaan (Letter of Credential) diserahkan dalam upacara protokoler penyerahan surat-surat kepercayaan kepada Kepala Negara penerima.
Soal 13
Lembaga negara yang memiliki kewenangan utama dalam menyelenggarakan urusan keprotokolan Presiden dan Wakil Presiden secara teknis di lingkungan Istana adalah...
A. Sekretariat Presiden
B. Sekretariat Kabinet
C. Kementerian Dalam Negeri
D. Sekretariat Militer Presiden
E. Kementerian Luar Negeri
Jawaban: A
Sekretariat Presiden di bawah Kementerian Sekretariat Negara bertanggung jawab atas pelayanan protokoler dan kerumahtanggaan Presiden/Wapres.
Soal 14
Dalam tata tempat di tingkat Provinsi, Gubernur merupakan Pejabat Negara yang menduduki posisi pertama. Siapakah yang menduduki posisi urutan setelah Gubernur?
A. Kepala Dinas
B. Wakil Gubernur
C. Kepala Kepolisian Daerah
D. Sekretaris Daerah
E. Ketua DPRD Provinsi
Jawaban: B
Sesuai regulasi Tata Tempat di Daerah, urutan setelah Kepala Daerah adalah Wakil Kepala Daerah.
Soal 15
Urutan inti dalam tata upacara bendera yang sesuai dengan standar protokol nasional adalah...
A. Laporan Komandan, Pembacaan Doa, Pengibaran Bendera
B. Amanat Pembina, Pengibaran Bendera, Hening Cipta
C. Laporan Komandan, Pengibaran Bendera, Amanat Pembina
D. Pembacaan UUD 1945, Doa, Pengibaran Bendera
E. Amanat Pembina, Laporan Komandan, Doa
Jawaban: C
Berdasarkan pedoman tata upacara, urutan logis setelah pembukaan adalah laporan komandan upacara kepada inspektur, diikuti pengibaran bendera, baru kemudian amanat dan doa.
Soal 16
Penyediaan daftar tamu, pengaturan denah duduk, dan pengiriman undangan dalam acara resmi termasuk dalam fungsi...
A. Verifikasi
B. Pengamanan
C. Logistik
D. Publikasi
E. Administrasi Keprotokolan
Jawaban: E
Administrasi keprotokolan mencakup persiapan data dan teknis pengaturan tata tempat sebelum acara berlangsung.
Soal 17
Penghormatan jenazah bagi Pejabat Negara yang meninggal dunia diatur secara protokoler melalui...
A. Upacara Internasional
B. Upacara Pemakaman Kenegaraan/Militer
C. Kegiatan Keagamaan saja
D. Upacara Adat
E. Pemberian Tanda Jasa Pasca-kematian
Jawaban: B
UU No. 9 Tahun 2010 Pasal 29-30 mengatur tata penghormatan jenazah bagi Pejabat Negara melalui upacara pemakaman.
Soal 18
Jika seorang tamu negara setingkat Kepala Negara berkunjung, kementerian yang menjadi penjuru (leading sector) koordinasi protokoler adalah...
A. Sekretariat Kabinet
B. Kementerian Luar Negeri
C. Kementerian Sekretariat Negara
D. Kementerian Pertahanan
E. Kementerian Dalam Negeri
Jawaban: B
Direktorat Protokol Kementerian Luar Negeri bertanggung jawab atas tamu negara asing (diplomatik).
Soal 19
Pengaturan posisi mobil dalam iring-iringan (konvoi) Presiden menempatkan mobil Presiden pada posisi...
A. Di depan mobil pengawal
B. Paling depan
C. Di tengah rangkaian yang dikawal ketat
D. Paling belakang
E. Bebas sesuai situasi jalan
Jawaban: C
Mobil VVIP ditempatkan di tengah rangkaian untuk faktor keamanan dan kemudahan evakuasi (Ring 1).
Soal 20
Berikut adalah asas keprotokolan berdasarkan UU No. 9 Tahun 2010, kecuali...
A. Asas Keuntungan Finansial
B. Asas Ketertiban dan Kepastian Hukum
C. Asas Kebangsaan
D. Asas Timbal Balik
E. Asas Keserasian, Keselarasan, dan Keseimbangan
Jawaban: A
UU No. 9 Tahun 2010 Pasal 2 menyebutkan asas keprotokolan adalah kebangsaan, ketertiban, keserasian, dan timbal balik. Keuntungan finansial bukan asas protokol.
Soal 21 Premium
Dalam tata tempat duduk di meja makan internasional, tamu kehormatan (wanita) biasanya ditempatkan di...
Pejabat Negara pimpinan lembaga negara yang menempati urutan tata tempat (Precedence) tepat setelah Presiden, Wakil Presiden, dan Mantan Presiden/Wakil Presiden adalah...
Dalam tata upacara pemakaman jenazah pejabat negara, pembacaan riwayat hidup singkat dan pernyataan peresmian pemakaman oleh inspektur upacara disebut...
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Keprotokolan semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Keprotokolan, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
SKB CPNS Pengelola Keprotokolan adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengelola Keprotokolan meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengelola Keprotokolan, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengelola Keprotokolan tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengelola Keprotokolan tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.