SKB CPNS Radiografer Terampil 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Radiografer Terampil, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Radiografer Terampil, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Radiografer Terampil

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Radiografer Terampil berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Standar Kompetensi dan Kode Etik Radiografer
  • SKKNI/Kepmenaker 237/2020
  • Vinnita Meril, Bontrager
  • Buku teks Komunikasi Efektif dan Efisien
  • Buku Teks Manajemen Logistik
  • Buku Manajemen Radiologi
  • Buku Teks K3 Radiologi
  • Buku Teks Proteksi Radiasi
  • Buku Teks Manajemen Mutu Radiologi
  • Buku Teks QA dan QC Radiologi
  • Standar Kompetensi dan Kode Etik Radiografer
  • SKKNI/Kepmenaker 237/2020
  • Vinnita Meril, Bontrager
  • Buku Teks Pemeriksaan Radiografi
  • Buku Teks Pemeriksaan CT Scan
  • Snopeck, CT Scan
  • Buku Teks K3 Radiologi
  • Buku Teks Proteksi Radiasi

Simulasi Tryout SKB CPNS Radiografer Terampil

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Radiografer Terampil, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Radiografer Terampil. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Radiografer Terampil

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Radiografer Terampil.

Soal 1
Berdasarkan Kode Etik Radiografer Indonesia, apa kewajiban utama seorang radiografer terhadap profesinya?
A. Melakukan tindakan medis di luar wewenang radiografi.
B. Memberikan hasil rontgen kepada pihak yang tidak berkepentingan.
C. Menjunjung tinggi, menghayati, dan mengamalkan kode etik radiografer.
D. Mengejar keuntungan materi setinggi-tingginya.
E. Hanya bekerja jika diawasi oleh dokter spesialis radiologi.
Jawaban: C
Berdasarkan Standar Kompetensi dan Kode Etik Radiografer, kewajiban terhadap profesi adalah menjunjung tinggi, menghayati, dan mengamalkan kode etik profesi dalam setiap tindakan.
Soal 2
Dalam SKKNI Nomor 237 Tahun 2020, unit kompetensi yang mengatur tentang penerapan prinsip proteksi radiasi pada saat bekerja adalah...
A. M.71RAD01.002.1
B. M.71RAD01.005.1
C. M.71RAD01.001.1
D. M.71RAD02.001.1
E. M.71RAD03.001.1
Jawaban: C
SKKNI/Kepmenaker 237/2020 menetapkan unit kompetensi dasar salah satunya adalah menerapkan prinsip proteksi radiasi pada saat bekerja (M.71RAD01.001.1).
Soal 3
Menurut buku Bontrager, proyeksi rutin yang dilakukan untuk pemeriksaan Thorax pada pasien yang kooperatif adalah...
A. Oblique dan Lateral
B. PA dan Lateral
C. AP dan Lateral
D. Toplordotik
E. Decubitus
Jawaban: B
Berdasarkan buku Bontrager's Textbook of Radiographic Positioning, standar rutin untuk thorax adalah PA (Posterior-Anterior) dan Lateral untuk meminimalkan magnitudo jantung.
Soal 4
Salah satu prinsip utama proteksi radiasi adalah ALARA. Apa kepanjangan dari ALARA?
A. As Low As Radiography Area
B. As Long As Reasonably Achievable
C. As Low As Reasonably Achievable
D. As Low As Radiation Absorbed
E. Avoid Low And Radiated Area
Jawaban: C
Prinsip ALARA (As Low As Reasonably Achievable) adalah prinsip proteksi radiasi untuk menjaga paparan radiasi serendah mungkin yang dapat dicapai dengan pertimbangan sosial dan ekonomi.
Soal 5
Dalam komunikasi efektif dengan pasien, tahap pertama yang harus dilakukan radiografer saat memanggil pasien ke dalam ruang pemeriksaan adalah...
A. Menyuruh pasien menunggu di atas meja pemeriksaan.
B. Melakukan identifikasi pasien dan memberi salam.
C. Langsung menyuruh pasien membuka baju.
D. Memberikan hasil rontgen sebelumnya.
E. Menjelaskan teknik kV dan mAs.
Jawaban: B
Buku Komunikasi Efektif menyebutkan identifikasi pasien (nama, tanggal lahir/nomor RM) dan salam adalah langkah krusial untuk mencegah kesalahan prosedur.
Soal 6
Nilai densitas air pada skala Hounsfield Unit (HU) dalam pemeriksaan CT Scan adalah...
A. 500 HU
B. +100 HU
C. -1000 HU
D. +1000 HU
E. 0 HU
Jawaban: E
Berdasarkan teori CT Scan (Snopek), air ditetapkan sebagai titik nol (0 HU) dalam skala atenuasi radiasi.
Soal 7
Manakah APD berikut yang wajib digunakan radiografer saat membantu pemeriksaan fluoroskopi di ruang tindakan?
A. Penutup kepala plastik.
B. Apron timbal (lead apron).
C. Sarung tangan sterilisasi saja.
D. Jas laboratorium kain.
E. Masker bedah.
Jawaban: B
Menurut Buku Teks K3 Radiologi, apron timbal wajib digunakan di area radiasi tinggi seperti fluoroskopi untuk melindungi organ vital dari radiasi hambur.
Soal 8
Dalam manajemen logistik radiologi, sistem penyimpanan film (jika masih menggunakan konvensional) atau media simpan digital harus menggunakan prinsip...
A. LIFO (Last In First Out)
B. FIFO (First In First Out)
C. Open Storage
D. Random Storage
E. JIT (Just In Time)
Jawaban: B
Manajemen logistik mensyaratkan FIFO (First In First Out) agar barang atau stok yang masuk pertama digunakan lebih dahulu untuk menghindari kadaluarsa.
Soal 9
Pada pemeriksaan Radiografi Ankle Joint proyeksi AP, arah sinar (Central Ray) ditujukan ke...
A. Pertengahan antara kedua malleolus.
B. Malleolus Medialis.
C. Malleolus Lateralis.
D. Basis Metatarsal 5.
E. Tuberositas Calcaneus.
Jawaban: A
Berdasarkan Merrill's Atlas of Radiographic Positioning, CR untuk Ankle AP diarahkan tegak lurus ke pertengahan antara malleolus medialis dan lateralis.
Soal 10
Alat ukur radiasi yang digunakan untuk memantau dosis perorangan radiografer secara rutin selama bekerja adalah...
A. Gieger-Muller Counter
B. Lixiscope
C. Film Badge atau TLD Badge
D. Pen Dosimeter
E. Surveymeter
Jawaban: C
Buku Teks Proteksi Radiasi menyatakan TLD (Thermo Luminescent Dosimeter) atau Film Badge adalah monitor dosis personal yang wajib dipakai radiografer.
Soal 11
Berapakah batas dosis (NBD) efektif tahunan untuk pekerja radiasi menurut regulasi BAPETEN yang berlaku di Indonesia?
A. 100 mSv
B. 50 mSv
C. 20 mSv
D. 1 mSv
E. 5 mSv
Jawaban: C
Peraturan BAPETEN dan Buku Proteksi Radiasi menetapkan Nilai Batas Dosis (NBD) efektif tahunan pekerja radiasi rata-rata sebesar 20 mSv per tahun dalam 5 tahun.
Soal 12
Dalam pemeriksaan CT Scan, 'Pitch' didefinisikan sebagai...
A. Waktu rotasi gantry.
B. Perbandingan pergerakan meja per rotasi gantry dengan kolimasi.
C. Tebal irisan irisan (slice thickness).
D. Dosis total radiasi pasien.
E. Besaran arus tabung (mA).
Jawaban: B
Menurut Snopek (CT Scan), Pitch adalah rasio jarak pergerakan meja selama satu rotasi tabung 360 derajat dibagi dengan total lebar kolimasi sinar-X.
Soal 13
Tindakan Quality Control (QC) harian pada modalitas CR/DR (Computed/Digital Radiography) meliputi...
A. Pembersihan plat kaset dan pengecekan monitor (visual check).
B. Kalibrasi generator sinar-X.
C. Penggantian tabung sinar-X.
D. Audit internal keuangan.
E. Kalibrasi detektor CT Scan.
Jawaban: A
Buku QA/QC Radiologi menyebutkan pembersihan kaset/IP dan inspeksi visual monitor adalah tugas rutin harian radiografer untuk menjaga kualitas citra.
Soal 14
Pada pemeriksaan Barium Enema, bagian usus besar yang paling baik diperlihatkan dalam posisi LPO (Left Posterior Oblique) adalah...
A. Rektum.
B. Fleksura Hepatika (Dekstra).
C. Apendiks.
D. Fleksura Splenika (Lienalis).
E. Sekum.
Jawaban: B
Berdasarkan Bontrager, posisi LPO (atau RPO) dalam pemeriksaan kolon bertujuan membuka fleksura. LPO membuka fleksura hepatika dan kolon asenden.
Soal 15
Apa yang dimaksud dengan 'Justifikasi' dalam prinsip proteksi radiasi?
A. Membatasi dosis radiasi sekecil mungkin.
B. Mencatat setiap dosis yang diterima pasien.
C. Mengatur jarak petugas dengan sumber radiasi.
D. Menggunakan perisai timbal setiap saat.
E. Manfaat klinis yang diperoleh harus lebih besar daripada risiko radiasi.
Jawaban: E
Prinsip Justifikasi mengharuskan setiap paparan radiasi memiliki alasan yang kuat dimana manfaat medis melebihi risiko radiasi bagi pasien.
Soal 16
Posisi pasien tidur miring dengan sisi kiri menempel pada kaset dan arah sinar horizontal disebut...
A. Supine
B. Trendelenburg
C. Prone
D. Left Lateral Decubitus (LLD)
E. Right Lateral Decubitus (RLD)
Jawaban: D
Menurut terminologi radiografi (Merrill/Bontrager), posisi decubitus dinamai berdasarkan sisi tubuh yang menempel pada meja/kaset. Jika sisi kiri di bawah, disebut LLD.
Soal 17
Manajemen mutu di instalasi radiologi bertujuan untuk...
A. Meningkatkan jumlah kunjungan pasien saja.
B. Mengurangi jumlah radiografer yang bekerja.
C. Menghilangkan penggunaan sinar-X.
D. Mempercepat waktu eksposi pada setiap pemeriksaan.
E. Menjamin pelayanan radiologi yang aman, akurat, dan tepat waktu.
Jawaban: E
Buku Manajemen Mutu Radiologi menjelaskan fokus utama mutu adalah keselamatan pasien (patient safety) dan keakuratan diagnostik citra.
Soal 18
Jenis media kontras yang paling umum digunakan untuk pemeriksaan CT Scan Abdomen guna memperlihatkan saluran pencernaan adalah...
A. Kontras Iodium (Intravena)
B. Kontras Barium (Oral)
C. Kontras Minyak
D. Kontras Gadolinium
E. Kontras Udara
Jawaban: B
Sesuai standar pemeriksaan CT Scan (Snopek/Bontrager), kontras oral (Barium encer atau Iodium oral) digunakan untuk membedakan loop usus dengan massa.
Soal 19
Seorang pasien datang dengan klinis 'Suspect Fraktur Smith'. Bagian tubuh mana yang harus diperiksa?
A. Wrist Joint
B. Humerus
C. Ankle Joint
D. Femur
E. Vertebra Cervical
Jawaban: A
Fraktur Smith (kebalikan fraktur Colles) adalah fraktur pada radius distal dengan angulasi fragmen ke arah volar. Pemeriksaannya adalah Wrist Joint.
Soal 20
Apa kepanjangan dari K3 dalam lingkup pelayanan kesehatan/radiologi?
A. Kesehatan, Kedisiplinan, Keuletan
B. Keselamatan, Kesehatan, Keamanan
C. Keselamatan dan Kesehatan Kerja
D. Kualitas Keselamatan Kerja
E. Keamanan dan Ketertiban Kerja
Jawaban: C
K3 adalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja, yang bertujuan memberikan perlindungan bagi pekerja, pasien, dan lingkungan.
Soal 21 Premium
Pada pemeriksaan Radiografi Kepala proyeksi Lateral, garis imajiner manakah yang harus tegak lurus terhadap bidang film/kaset?
A. Midsagittal Plane (MSP)
B. Interpupillary Line (IPL)
C. Acanthiomeatal Line (AML)
D. Infra Orbitomeatal Line (IOML)
E. Orbitomeatal Line (OML)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 22 Premium
Pemeriksaan HSG (Hysterosalpingography) dilakukan untuk mengevaluasi patensi saluran...
A. Vasa Deferensia
B. Duktus Koledokus
C. Kelenjar Limfe
D. Tuba Fallopii
E. Ureter
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 23 Premium
Dalam manajemen radiologi, metode untuk menghitung kebutuhan tenaga radiografer berdasarkan beban kerja nyata disebut...
A. Metode SWOT
B. Metode Kaizen
C. Metode Six Sigma
D. Metode Pareto
E. Metode WISN (Workload Indicators of Staffing Need)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 24 Premium
Syarat utama pemberian media kontras Iodium secara Intravena (IV) adalah pemeriksaan nilai darah pasien berupa...
A. Leukosit
B. Gula Darah Sewaktu
C. Hemoglobin (Hb)
D. Ureum dan Kreatinin (eGFR)
E. Trombosit
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 25 Premium
Proses QA (Quality Assurance) dalam radiologi mencakup aspek berikut, kecuali...
A. Proteksi radiasi bagi petugas.
B. Manajemen keuangan rumah sakit pusat.
C. Kinerja peralatan.
D. Kualitas gambar.
E. Pelayanan administrasi dan kepuasan pasien.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 26 Premium
Pada CT Scan Kepala, teknik irisan yang sejajar dengan OML (Orbitomeatal Line) bertujuan untuk memperlihatkan...
A. Struktur tulang wajah.
B. Foramen Magnum saja.
C. Basis cranii dan struktur intrakranial secara simetris.
D. Arteri Karotis.
E. Glandula Tiroid.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 27 Premium
Filter aluminium pada tabung sinar-X berfungsi untuk...
A. Meningkatkan intensitas sinar-X.
B. Mengubah radiasi elektromagnetik menjadi cahaya tampak.
C. Memperbesar ukuran fokus tabung.
D. Mendinginkan tabung sinar-X.
E. Menyerap foton sinar-X berenergi rendah (soft x-ray).
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 28 Premium
Kriteria gambar radiografi yang baik untuk pemeriksaan Cervical Proyeksi AP Open Mouth adalah memperlihatkan...
A. Dens (Processus Odontoideus) dari C2 terlihat jelas di antara massa lateral C1.
B. Cervical 1 sampai 7.
C. Diskusi Intervertebralis L5-S1.
D. Artikulasi Sternoclavicularis.
E. Processus Spinosus Cervical 7.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 29 Premium
Media kontras negatif yang digunakan dalam pemeriksaan radiologi 'Double Contrast' adalah...
A. Lipiodol.
B. Barium Sulfat.
C. Iodium Non-Ionik.
D. Air hangat.
E. Udara atau Gas.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 30 Premium
Tes yang dilakukan untuk memastikan tidak ada kebocoran cahaya pada darkroom atau monitor interpretasi disebut...
A. Tes Fog (Fog Test).
B. Tes Resolusi Spasial.
C. Tes Linieritas kVp.
D. Tes Sensitometri.
E. Tes Collimator Alignment.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 31 Premium
Berdasarkan SKKNI 237/2020, tahapan pasca-pemeriksaan yang harus dilakukan radiografer terhadap citra digital adalah...
A. Langsung mengirim ke dokter tanpa dicek.
B. Menghapus data asli pasien segera.
C. Mencetak semua gambar tanpa seleksi.
D. Memberikan diagnosa hasil rontgen kepada pasien.
E. Melakukan evaluasi kualitas citra dan post-processing (editing).
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 32 Premium
Posisi pasien pada pemeriksaan Radiografi Oesophagus (Barium Swallow) yang paling baik untuk melihat jantung dan pembuluh darah besar di mediastinum adalah...
A. Trendelenburg
B. AP
C. Supine
D. RAO (Right Anterior Oblique)
E. Prone
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 33 Premium
Reaksi alergi terhadap media kontras iodium berupa urtikaria luas dan mual termasuk dalam kategori...
A. Reaksi Ringan
B. Reaksi Sedang
C. Reaksi Kemis
D. Reaksi Berat
E. Reaksi Fatal
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 34 Premium
Alat pelindung radiasi berupa pembatas atau dinding yang melindungi area kerja radiografer dari radiasi hambur disebut...
A. Thyroid Shield
B. Barrier Primer
C. Gonad Shield
D. Barrier Sekunder
E. Kaca Timbal Utama
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 35 Premium
Pemeriksaan CT Scan Thorax dengan teknik HRCT (High Resolution CT) digunakan terutama untuk mendiagnosa...
A. Fraktur iga sederhana.
B. Diseksi Aorta.
C. Tumor mediastinum masif.
D. Efusi pleura yang sangat cair.
E. Kelainan parenkim paru seperti emfisema atau fibrosis.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 36 Premium
Apa kepanjangan dari DICOM yang menjadi standar pertukaran data citra medis di radiologi?
A. Digital Integrated Computer of Medical
B. Dynamic Imaging and Central Output Medicine
C. Digital Imaging and Communication in Medicine
D. Diagnostic Imaging Center of Modern Medicine
E. Digital Information and Coding of Medical Image
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 37 Premium
Pada pemeriksaan Radiografi Pelvis AP, kedua kaki pasien (pedis) harus dirotasikan ke dalam (internal rotasi) sebesar 15-20 derajat. Apa tujuannya?
A. Menghilangkan bayangan os sacrum.
B. Agar trochanter minor terlihat jelas.
C. Mencegah pasien bergerak.
D. Agar collum femoris sejajar dengan film dan terlihat panjang (tidak overlapping).
E. Melindungi gonad dari radiasi.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 38 Premium
Protokol pemeriksaan CT Scan untuk melihat adanya sumbatan pada pembuluh darah arteri pulmonalis disebut...
A. CT Cystography
B. CT Brain Perfusion
C. CT Cardiac
D. CT Pulmonary Angiography (CTPA)
E. CT Myelography
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 39 Premium
Tes kesesuaian berkas sinar-X dengan lampu kolimator tidak boleh melebihi batas toleransi sebesar...
A. 20% dari FFD
B. 2% dari FFD
C. 1% dari FFD (Focus Film Distance)
D. 10% dari FFD
E. 5% dari FFD
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 40 Premium
Penempatan dosimeter personal (TLD/Film Badge) yang paling tepat saat radiografer menggunakan apron timbal adalah...
A. Di luar apron, setinggi leher/tiroid.
B. Diletakkan di meja kontrol.
C. Di dalam apron, di pinggang.
D. Di pergelangan tangan.
E. Di dalam saku celana.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 41 Premium
Manakah unit kompetensi SKKNI 237/2020 yang berkaitan dengan pemeliharaan harian alat radiologi?
A. M.71RAD01.001.1
B. M.71RAD01.002.1
C. M.71RAD01.004.1
D. M.71RAD02.010.1
E. M.71RAD01.003.1
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 42 Premium
Pada pemeriksaan Radiografi Mastoid, proyeksi yang menggunakan arah sinar 25 derajat Caudad dengan kepala lateral murni disebut...
A. Proyeksi Water's
B. Proyeksi Caldwell
C. Proyeksi Towne
D. Proyeksi Stenvers
E. Proyeksi Schuller
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 43 Premium
Evaluasi CTDI (CT Dose Index) pada mesin CT Scan merupakan bagian dari QC untuk memantau...
A. Kecepatan pergerakan meja.
B. Kapasitas penyimpanan memori.
C. Suhu ruangan gantry.
D. Output radiasi dan dosis pasien.
E. Kualitas kontras gambar.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 44 Premium
Dalam manajemen logistik, barang-barang yang termasuk dalam 'Barang Habis Pakai' di radiologi adalah...
A. Pesawat Sinar-X.
B. Monitor Interpretasi.
C. Gantry CT Scan.
D. Film, media kontras, kassa, dan handscoon.
E. Meja Pemeriksaan.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 45 Premium
Penanganan limbah berbahaya berupa cairan 'Fixer' dan 'Developer' (jika masih manual) harus dikelola sebagai...
A. Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).
B. Limbah organik.
C. Limbah infeksius.
D. Limbah plastik biasa.
E. Limbah domestik umum.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 46 Premium
Salah satu komponen komunikasi SBAR dalam pelaporan kondisi pasien kritis di radiologi adalah...
A. S - Supervise
B. S - Safety
C. A - Action
D. B - Background
E. R - Reporting
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 47 Premium
Berapakah jarak minimal petugas dengan sumber radiasi (pasien) saat melakukan mobile X-ray tanpa tabir timbal?
A. 5 meter
B. 50 cm
C. 2 meter
D. 1 meter
E. 10 meter
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 48 Premium
Proses verifikasi bahwa suatu alat radiologi layak digunakan secara teknis oleh badan berwenang setiap tahunnya disebut...
A. Akreditasi.
B. Kalibrasi/Uji Kesesuaian.
C. Studi Kelayakan.
D. Audit Mutu.
E. Maintenance Routine.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 49 Premium
Pada CT Scan Abdomen, fase 'Arterial' biasanya didapatkan pada detik ke-...
A. 5-10 detik.
B. 25-35 detik.
C. 5-10 menit.
D. 30 menit.
E. 60-70 detik.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 50 Premium
Seorang radiografer secara tidak sengaja memberikan dosis radiasi yang salah kepada pasien. Menurut Kode Etik, apa tindakan yang paling tepat?
A. Menyalahkan alat yang digunakan.
B. Menyembunyikan kesalahan tersebut.
C. Melaporkan kejadian tersebut secara jujur kepada atasan dan tim medis terkait (incident reporting).
D. Menghapus catatan dosis pada sistem.
E. Meminta pasien untuk tidak bercerita kepada siapapun.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Radiografer Terampil

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Radiografer Terampil semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Radiografer Terampil, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Radiografer Terampil

SKB CPNS Radiografer Terampil adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Radiografer Terampil meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Radiografer Terampil, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Radiografer Terampil tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Radiografer Terampil tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.