Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Layanan Kesehatan, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengelola Layanan Kesehatan, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Pengelola Layanan Kesehatan
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Layanan Kesehatan berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
UU No 20 Tahun 2023 tentang ASN; Core Value ASN BerAkhlak; PP 11 Tahun 2017; PP 17 Tahun 2020
Regulasi terkait dengan upaya kesehatan, pelayanan kesehatan dan fasilitas kesehatan
Regulasi terkait promosi kesehatan, standar kompetensi nakes
Jaminan kesehatan nasional
Etika dan hukum kesehatan
Regulasi kesehatan dan keselamatan kerja
Regulasi terkait perencanaan bidang kesehatan
Simulasi Tryout SKB CPNS Pengelola Layanan Kesehatan
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Layanan Kesehatan, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Pengelola Layanan Kesehatan.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Pengelola Layanan Kesehatan
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Layanan Kesehatan.
Soal 1
Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, pegawai ASN terdiri atas...
A. PNS Pusat dan PNS Daerah
B. Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Tidak Tetap
C. Pegawai Tetap dan Pegawai Kontrak Profesional
D. Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja
E. PNS, PPPK, dan Honorer Daerah
Jawaban: D
Menurut Pasal 5 UU No. 20 Tahun 2023, Pegawai ASN terdiri atas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Soal 2
Core Value ASN 'BerAKHLAK' merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Manakah perilaku yang mencerminkan nilai 'Akuntabel'?
A. Membangun kerja sama yang sinergis
B. Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas
C. Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi
D. Menghargai setiap orang apa pun latar belakangnya
E. Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah
Jawaban: C
Nilai Akuntabel dalam Core Value ASN menekankan pada tanggung jawab, kejujuran, kecermatan, dan integritas tinggi dalam pelaksanaan tugas.
Soal 3
Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat (UKM) dan upaya kesehatan perseorangan (UKP) tingkat pertama disebut...
A. Praktik Mandiri Tenaga Medis
B. Rumah Sakit Tipe D
C. Balai Kesehatan Masyarakat
D. Puskesmas
E. Klinik Utama
Jawaban: D
Sesuai UU No. 17 Tahun 2023, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang mengutamakan upaya promotif dan preventif untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya.
Soal 4
Dalam penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) berfungsi sebagai 'Gatekeeper'. Apa yang dimaksud dengan fungsi tersebut?
A. Lembaga yang memverifikasi tagihan klaim dari rumah sakit
B. Penyedia layanan ambulans gawat darurat 24 jam
C. Kontak pertama bagi peserta JKN untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar dan pengatur rujukan
D. Pusat informasi pendaftaran kepesertaan BPJS Kesehatan
E. Pusat rujukan akhir bagi semua jenis penyakit
Jawaban: C
Fungsi Gatekeeper mengharuskan FKTP menjadi kontak pertama peserta untuk pelayanan kesehatan dasar secara komprehensif serta menjadi koordinator rujukan bagi pasien yang membutuhkan pelayanan spesialistik.
Soal 5
Strategi promosi kesehatan yang dilakukan dengan tujuan mendapatkan dukungan dari pengambil keputusan atau pemangku kepentingan disebut...
A. Kemitraan
B. Komunikasi Massa
C. Pemberdayaan Masyarakat
D. Bina Suasana
E. Advokasi
Jawaban: E
Advokasi adalah upaya untuk memengaruhi kebijakan atau mendapatkan dukungan dari para pembuat keputusan terkait isu-isu kesehatan.
Soal 6
Berdasarkan regulasi terbaru dalam UU No. 17 Tahun 2023, Surat Tanda Registrasi (STR) bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan kini berlaku selama...
A. 5 tahun dan dapat diperpanjang
B. 2 tahun sesuai kontrak kerja
C. 10 tahun
D. Seumur hidup
E. 3 tahun untuk tenaga honorer
Jawaban: D
UU No. 17 Tahun 2023 mengatur bahwa STR bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan berlaku seumur hidup. Pemeliharaan kompetensi tetap dilakukan, namun melalui mekanisme perpanjangan Surat Izin Praktik (SIP), bukan STR.
Soal 7
Prinsip etika kesehatan yang mengharuskan tenaga kesehatan untuk berbuat baik dan memberikan manfaat maksimal kepada pasien disebut...
A. Non-maleficence
B. Autonomy
C. Veracity
D. Justice
E. Beneficence
Jawaban: E
Beneficence adalah prinsip moral yang menekankan kewajiban untuk bertindak demi kebaikan orang lain atau memberikan manfaat.
Soal 8
Program 'Kesehatan dan Keselamatan Kerja' (K3) di Rumah Sakit diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor...
A. PMK No. 4 Tahun 2019
B. PMK No. 66 Tahun 2016
C. PMK No. 52 Tahun 2018
D. PMK No. 11 Tahun 2017
E. PMK No. 44 Tahun 2016
Jawaban: B
Penyelenggaraan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Rumah Sakit diatur secara spesifik dalam PMK No. 66 Tahun 2016.
Soal 9
Dalam manajemen Puskesmas, tahap yang dilakukan untuk menyusun Rencana Usulan Kegiatan (RUK) untuk tahun yang akan datang disebut...
A. P2 (Penggerakan dan Pelaksanaan)
B. Musrenbang Desa
C. Lokakarya Mini Bulanan
D. P1 (Perencanaan)
E. P3 (Pengawasan, Pengendalian, dan Penilaian)
Jawaban: D
P1 adalah tahap perencanaan yang menghasilkan Rencana Usulan Kegiatan (RUK) dan Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK). Sesuai PMK 44/2016.
Soal 10
Hak pasien untuk mendapatkan informasi mengenai tindakan medis yang akan dilakukan serta memberikan persetujuan atau penolakan disebut...
A. Standar Operasional Prosedur
B. Vicarious Liability
C. Professional Secrecy
D. Medical Record
E. Informed Consent
Jawaban: E
Informed Consent (Persetujuan Tindakan Medis) adalah persetujuan yang diberikan oleh pasien setelah mendapatkan penjelasan lengkap mengenai tindakan medis.
Soal 11
Manakah yang merupakan kewajiban ASN sesuai dengan UU No. 20 Tahun 2023?
A. Menerima tunjangan kinerja setiap bulan
B. Menggunakan kekayaan negara untuk kepentingan pribadi
C. Mendapatkan pengembangan kompetensi
D. Menjaga netralitas
E. Mendapatkan jaminan hari tua
Jawaban: D
Pasal 24 UU No. 20 Tahun 2023 menegaskan kewajiban ASN untuk menjaga netralitas, terutama dalam konteks politik.
Soal 12
Pelayanan kesehatan yang bersifat darurat dan harus segera ditangani untuk mencegah kematian atau kecacatan disebut...
A. Pelayanan Rehabilitasi
B. Pelayanan Paliatif
C. Gawat Darurat (Emergency)
D. Pelayanan Rawat Jalan
E. Pelayanan Home Care
Jawaban: C
Pelayanan Gawat Darurat bertujuan untuk penyelamatan nyawa dan pencegahan kecacatan dalam situasi darurat.
Soal 13
Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2023, tenaga kesehatan yang termasuk dalam kelompok tenaga keperawatan adalah...
A. Bidan
B. Perawat
C. Sanitarian
D. Dokter Spesialis
E. Apoteker
Jawaban: B
Perawat dikelompokkan ke dalam tenaga keperawatan, sementara Bidan masuk ke tenaga kebidanan (meskipun seringkali bekerja beriringan).
Soal 14
Peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran) dalam program JKN adalah mereka yang iurannya dibayar oleh...
A. Pemberi Kerja
B. Asuransi Swasta
C. Keluarga terdekat
D. Pemerintah
E. Mandiri (Peserta sendiri)
Jawaban: D
Iuran Peserta PBI JKN dibayar oleh Pemerintah (Pusat melalui APBN atau Daerah melalui APBD).
Soal 15
Upaya untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dalam hidup sehat melalui pendekatan siklus hidup disebut...
A. Preventif
B. Paliatif
C. Rehabilitasi
D. Promosi Kesehatan
E. Kuratif
Jawaban: D
Promosi kesehatan berfokus pada pemberdayaan masyarakat agar mampu memelihara dan meningkatkan kesehatannya.
Soal 16
Sesuai dengan PP No. 11 Tahun 2017, pengembangan karier PNS dilakukan berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan...
A. Penilaian kinerja
B. Kedekatan dengan pimpinan
C. Asal daerah
D. Latar belakang politik
E. Jumlah kekayaan
Jawaban: A
Sistem merit mengedepankan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar.
Soal 17
Warna label atau kantong plastik untuk sampah medis yang bersifat infeksius adalah...
A. Hitam
B. Merah
C. Kuning
D. Hijau
E. Ungu
Jawaban: C
Label kuning digunakan untuk sampah medis infeksius atau patologis agar dibedakan dengan sampah domestik (hitam).
Soal 18
Data dan informasi yang harus ada dalam dokumen perencanaan kesehatan tingkat daerah sebaiknya bersumber dari...
A. Data dari negara lain saja
B. Profil Kesehatan Daerah dan hasil survei kesehatan resmi
C. Hasil wawancara satu orang tokoh
D. Opini masyarakat di media sosial
E. Prediksi peramal
Jawaban: B
Perencanaan kesehatan harus berbasis bukti (evidence-based), menggunakan data Profil Kesehatan dan survei resmi.
Soal 19
Bentuk tanggung jawab tenaga kesehatan apabila terjadi kelalaian yang menyebabkan kerugian pada pasien secara perdata adalah...
A. Pengasingan
B. Kerja paksa
C. Hukuman penjara
D. Pencabutan hak suara
E. Pemberian ganti rugi
Jawaban: E
Dalam hukum perdata, penyelesaian sengketa kesehatan akibat kelalaian biasanya berupa tuntutan ganti rugi.
Soal 20
Sistem rujukan berjenjang dalam JKN berarti pasien harus memulai pemeriksaan dari...
A. Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)
B. Praktik Dokter Spesialis
C. Apotek terdekat
D. Laboratorium swasta
E. Rumah Sakit Kelas A
Jawaban: A
Pelayanan JKN mengikuti alur dari FKTP ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).
Soal 21 Premium
Dalam UU No. 20 Tahun 2023, ASN yang melakukan pelanggaran terhadap nilai dasar dan kode etik dapat dijatuhi sanksi...
Berdasarkan PMK No. 4 Tahun 2019, Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan mencakup pelayanan untuk...
Model pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan yang paling dikenal di Indonesia melalui kegiatan penimbangan balita dan imunisasi di tingkat desa adalah...
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Bidang Kesehatan merupakan acuan untuk menyusun rencana kerja tahunan di kementerian yang disebut...
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Layanan Kesehatan semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Layanan Kesehatan, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengelola Layanan Kesehatan
SKB CPNS Pengelola Layanan Kesehatan adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengelola Layanan Kesehatan meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengelola Layanan Kesehatan, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengelola Layanan Kesehatan tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengelola Layanan Kesehatan tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.