SKB CPNS Fisikawan Medis Ahli Pertama 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap
Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Fisikawan Medis Ahli Pertama, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Fisikawan Medis Ahli Pertama, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Fisikawan Medis Ahli Pertama
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Fisikawan Medis Ahli Pertama berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Manajemen Peralatan Sumber Radiasi dan Alat Ukur
Jaminan Kualitas Peralatan Sumber Radiasi dan Alat Ukur
Proteksi dan Keselamatan Radiasi
Pelayanan Dosimetri
Jaminan Kualitas Peralatan Sumber Radiasi dan Alat Ukur
Proteksi dan Keselamatan Radiasi
Pelayanan Dosimetri
Audit Dosis Radiasi
Manajemen Peralatan Sumber Radiasi dan Alat Ukur
Simulasi Tryout SKB CPNS Fisikawan Medis Ahli Pertama
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Fisikawan Medis Ahli Pertama, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Fisikawan Medis Ahli Pertama.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Fisikawan Medis Ahli Pertama
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Fisikawan Medis Ahli Pertama.
Soal 1
Berdasarkan Peraturan BAPETEN, berapakah interval kalibrasi ulang yang wajib dilakukan untuk alat ukur radiasi (seperti surveimeter atau elektrometer) yang digunakan dalam pelayanan kesehatan?
A. 6 bulan sekali
B. 3 tahun sekali
C. 1 tahun sekali
D. 2 tahun sekali
E. 5 tahun sekali
Jawaban: C
Berdasarkan Peraturan BAPETEN No. 1 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Kalibrasi Alat Ukur Radiasi, alat ukur proteksi radiasi dan alat ukur dosimetri klinik wajib dikalibrasi secara berkala paling kurang 1 (satu) tahun sekali untuk menjamin ketertelusuran dosis.
Soal 2
Prinsip Proteksi Radiasi yang menyatakan bahwa paparan radiasi harus ditekan serendah mungkin dengan mempertimbangkan faktor ekonomi dan sosial dikenal dengan istilah...
A. Limitasi
B. Optimisasi (ALARA)
C. Fraksinasi
D. Justifikasi
E. Intervensi
Jawaban: B
Prinsip Optimisasi atau ALARA (As Low As Reasonably Achievable) bertujuan untuk memastikan bahwa setiap paparan radiasi diupayakan sekecil mungkin (serendah mungkin) dengan mempertimbangkan faktor sosial dan ekonomi.
Soal 3
Dalam jaminan kualitas (QA) Linear Accelerator (LINAC), toleransi untuk uji harian (daily QA) pada ketepatan laser posisi pasien adalah...
A. 1 mm
B. 2 mm
C. 3 mm
D. 0.5 mm
E. 5 mm
Jawaban: B
Berdasarkan standar AAPM TG-142, toleransi untuk parameter mekanik harian (daily QA) seperti posisi laser untuk prosedur non-SRS/SBRT adalah 2 mm.
Soal 4
Correction factor yang digunakan dalam dosimetri absolut berdasarkan protokol IAEA TRS-398 untuk mengoreksi adanya rekombinasi ion pada ion chamber adalah...
A. k_pol
B. k_elec
C. k_s
D. k_Q
E. k_TP
Jawaban: C
k_s (ion recombination correction factor) digunakan untuk mengoreksi hilangnya muatan akibat rekombinasi ion di dalam volume aktif ion chamber.
Soal 5
Tingkat panduan dosis pada prosedur radiodiagnostik yang digunakan untuk mengevaluasi apakah dosis pasien di suatu instalasi berada dalam rentang normal dibandingkan data nasional disebut...
A. Diagnostic Reference Level (DRL)
B. Optimal Dose
C. Dose Limit
D. Absorbed Dose
E. Threshold Dose
Jawaban: A
Diagnostic Reference Level (DRL) atau Penetapan Tingkat Panduan Diagnostik merupakan alat investigasi untuk optimisasi proteksi radiasi pada paparan medik.
Soal 6
Nilai Batas Dosis (NBD) efektif tahunan untuk pekerja radiasi menurut Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2020 adalah sebesar...
A. 20 mSv (rata-rata dalam 5 tahun berturut-turut)
B. 1 mSv
C. 100 mSv
D. 50 mSv
E. 10 mSv
Jawaban: A
Berdasarkan Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2020, NBD efektif untuk pekerja radiasi adalah 20 mSv per tahun rata-rata selama periode 5 tahun, dengan ketentuan dosis dalam satu tahun tidak boleh melebihi 50 mSv.
Soal 7
Alat ukur dosimetri perorangan yang bekerja berdasarkan fenomena jebakan elektron pada kristal yang akan melepaskan cahaya saat dipanaskan adalah...
A. Film Badge
B. Ionization Chamber
C. Geiger Muller Counter
D. Pocket Dosimeter
E. TLD (Thermoluminescence Dosimeter)
Jawaban: E
TLD menggunakan bahan kristal seperti LiF yang memiliki sifat thermoluminescence, yaitu memancarkan cahaya saat dipanaskan sebanding dengan dosis radiasi yang diserap.
Soal 8
Dalam manajemen sumber radiasi, tindakan yang harus dilakukan jika sumber radioaktif sudah tidak digunakan lagi (disuse source) adalah...
A. Dibuang ke tempat sampah medis umum
B. Dikembalikan ke pabrikan (return to supplier) atau dikelola oleh Batan/BRIN sebagai limbah radioaktif
C. Disimpan selamanya di gudang peralatan
D. Dikubur di dalam tanah area rumah sakit
E. Dijual kepada pihak ketiga tanpa izin
Jawaban: B
Berdasarkan regulasi keselamatan radiasi, sumber radiasi yang sudah tidak digunakan harus dikembalikan ke negara asal/pabrikan atau diserahkan kepada instansi pelaksana pengelola limbah radioaktif (seperti BRIN).
Soal 9
Parameter CT yang menggambarkan dosis radiasi per irisan (slice) dan dipengaruhi oleh faktor pitch disebut...
A. kVp
B. CTDIvol
C. CTDIw
D. mAs
E. DLP (Dose Length Product)
Jawaban: B
CTDIvol (Volume CT Dose Index) dihitung dari CTDIw dibagi dengan faktor pitch, yang memberikan gambaran dosis rata-rata dalam volume yang dipindai.
Soal 10
Faktor koreksi k_TP (suhu dan tekanan) pada ion chamber digunakan karena ion chamber bersifat...
A. Terbuka ke atmosfer (open to atmosphere)
B. Terbuat dari plastik
C. Sensitif terhadap kelembaban
D. Memiliki filter internal
E. Kedap udara
Jawaban: A
Sebagian besar ion chamber standar untuk dosimetri klinik bersifat terbuka ke atmosfer, sehingga massa udara di dalam volume sensitif dipengaruhi oleh suhu dan tekanan udara sekitar.
Soal 11
Pemeriksaan berkala pada kualitas citra pesawat Sinar-X diagnostik yang mengukur kemampuan sistem untuk membedakan objek dengan densitas yang hampir sama disebut uji...
A. Alignment
B. Linearity
C. Reproducibility
D. Spatial Resolution
E. Low Contrast Resolution
Jawaban: E
Low Contrast Resolution (resolusi kontras rendah) adalah parameter QA untuk mengevaluasi kemampuan alat dalam membedakan struktur dengan perbedaan kontras yang sangat tipis.
Soal 12
Menurut standar IAEA, air dianggap sebagai medium standar untuk dosimetri absolut karena...
A. Memiliki massa jenis yang konstan pada semua suhu
B. Memiliki nomor atom efektif yang mendekati jaringan otot manusia
C. Transparan terhadap sinar gamma
D. Tidak menghantarkan listrik
E. Mudah didapatkan
Jawaban: B
Air memiliki karakteristik interaksi radiasi (nomor atom efektif dan densitas elektron) yang sangat mirip dengan jaringan lunak/otot manusia, sehingga dijadikan standar fantom dosimetri.
Soal 13
Syarat utama yang harus dipenuhi oleh seorang Fisikawan Medis untuk dapat bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan adalah memiliki...
A. Ijazah S2 Fisika Medis saja
B. Ijazah S1 Fisika saja
C. Surat Izin Mengemudi
D. Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Kerja (SIK)
E. Sertifikat Pelatihan Proteksi Radiasi (PPR) saja
Jawaban: D
Berdasarkan UU Tenaga Kesehatan dan peraturan turunannya, setiap tenaga kesehatan termasuk Fisikawan Medis wajib memiliki STR dan izin kerja untuk melakukan praktik pelayanan.
Soal 14
Istilah Half Value Layer (HVL) dalam kualitas berkas Sinar-X didefinisikan sebagai...
A. Ketebalan bahan yang menyerap separuh intensitas radiasi
B. Jarak aman dari sumber radiasi
C. Waktu yang dibutuhkan radiasi untuk berkurang separuhnya
D. Nilai energi foton tertinggi
E. Tebal filter permanen pada tabung
Jawaban: A
HVL adalah ketebalan penyerap (biasanya Aluminium) yang dibutuhkan untuk mengurangi intensitas (kerma udara) berkas radiasi menjadi setengah dari nilai awalnya.
Soal 15
Penandaan area radiasi dengan simbol 'Trefoil' berwarna kuning-hitam atau merah-hitam bertujuan untuk...
A. Menunjukkan arah kiblat
B. Menandakan area steril
C. Hiasan ruangan
D. Identifikasi area bahaya radiasi sebagai bagian dari proteksi radiasi
E. Menunjukkan lokasi parkir alat
Jawaban: D
Simbol Trefoil secara internasional digunakan sebagai tanda peringatan adanya bahaya radiasi atau bahan radioaktif di suatu area.
Soal 16
Dalam audit dosis, SI-INTAN yang dikembangkan oleh BAPETEN adalah singkatan dari...
A. Sistem Inspeksi Instalasi Nuklir
B. Sistem Informasi Intensitas Radiasi Nasional
C. Sistem Informasi Terpadu Alat Nuklir
D. Sistem Inventaris Tenaga Nuklir
E. Sistem Informasi Data Dosis Pasien Nasional
Jawaban: E
SI-INTAN adalah Sistem Informasi Data Dosis Pasien Nasional yang digunakan untuk mengumpulkan data dosis pasien guna menetapkan Indonesia Diagnostic Reference Level (I-DRL).
Soal 17
Correction factor 'k_pol' dalam pengukuran dosis dengan ion chamber digunakan untuk mengoreksi...
A. Pengaruh polaritas tegangan pada pengumpulan muatan
B. Perubahan tekanan udara
C. Radiasi hambur dari dinding
D. Kebocoran arus pada elektrometer
E. Ketidakseragaman berkas radiasi
Jawaban: A
Faktor koreksi polaritas (k_pol) mengoreksi perbedaan muatan yang terkumpul saat polaritas tegangan bias pada ion chamber diubah (positif atau negatif).
Soal 18
Bahan perisai radiasi yang paling efektif untuk menahan radiasi Sinar-X dan Gamma pada dinding ruang radioterapi adalah...
A. Aluminium
B. Kaca biasa
C. Beton padat (density tinggi) atau Timbal (Pb)
D. Plastik akrilik
E. Kayu jati
Jawaban: C
Bahan dengan nomor atom tinggi (seperti Timbal) atau densitas tinggi (seperti Beton) sangat efektif untuk melemahkan intensitas radiasi foton berenergi tinggi.
Soal 19
Penyimpanan data hasil pemantauan dosis perorangan pekerja radiasi wajib disimpan oleh pengusaha instalasi selama...
A. 5 tahun
B. Hanya selama pekerja tersebut masih aktif
C. Paling sedikit 30 tahun setelah berhenti bekerja
D. 10 tahun
E. 1 tahun
Jawaban: C
Berdasarkan Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2020, catatan dosis pekerja radiasi harus disimpan untuk jangka waktu minimal 30 tahun setelah pekerja berhenti untuk kepentingan pemantauan kesehatan jangka panjang.
Soal 20
Uji kesesuaian (Compliance Test) pada pesawat Sinar-X diagnostik mencakup parameter kolimasi. Toleransi antara lapangan cahaya dengan lapangan radiasi adalah...
A. Maksimal 10 cm
B. Tidak boleh ada perbedaan
C. Maksimal 5% dari jarak fokus ke citra
D. Bebas selama gambar terlihat
E. Maksimal 2% dari jarak fokus ke citra (FFD/SID)
Jawaban: E
Berdasarkan Perka BAPETEN (terkait Uji Kesesuaian), ketidaksesuaian antara lapangan cahaya kolimator dengan lapangan radiasi tidak boleh melebihi 2% dari SID/FFD.
Soal 21 Premium
Pada pengukuran output foton LINAC, jika suhu terukur adalah 26 C dan tekanan adalah 101.3 kPa, berapakah faktor koreksi k_TP jika suhu standar 20 C?
Nilai akurasi output (dose rate) untuk pesawat Teleterapi Cobalt-60 atau LINAC pada saat commissioning tidak boleh menyimpang dari standar dosimetri nasional melebihi...
Uji fisis pada jaminan kualitas mammografi sangat memperhatikan parameter 'Mean Glandular Dose' (MGD). Toleransi MGD untuk fantom standar setebal 4.5 cm (PMMA) adalah tidak melebihi...
Detektor jenis OSLD (Optically Stimulated Luminescence Dosimeter) sering digunakan sebagai alternatif TLD. Bahan aktif yang umum digunakan pada OSLD adalah...
Berdasarkan Peraturan BAPETEN No. 3 Tahun 2021, setiap pemegang izin wajib memiliki Personil Keselamatan Radiasi, salah satunya adalah Petugas Proteksi Radiasi (PPR). Apa kewajiban utama PPR?
A. Menyusun dan mengawasi pelaksanaan program proteksi dan keselamatan radiasi
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Fisikawan Medis Ahli Pertama semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Fisikawan Medis Ahli Pertama, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Fisikawan Medis Ahli Pertama
SKB CPNS Fisikawan Medis Ahli Pertama adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Fisikawan Medis Ahli Pertama meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Fisikawan Medis Ahli Pertama, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Fisikawan Medis Ahli Pertama tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Fisikawan Medis Ahli Pertama tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.