SKB CPNS Pengamat Gunung Api Pemula 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap
Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengamat Gunung Api Pemula, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengamat Gunung Api Pemula, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Pengamat Gunung Api Pemula
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengamat Gunung Api Pemula berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Tugas fungsi Pengamat Gunung Api
Peran Pengamat Gunung Api
Organisasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi
Regulasi terkait mitigasi bencana geologi
Kejadian letusan besar gunung api di Indonesia
Lokasi-lokasi gunung api di Indonesia
Pembentukan gunung api
Istilah Kegunungapian
Dampak gunung api
Kawasan rawan bencana gunung api
Produk gunung api
Klasifikasi gunung api
Komponen dasar elektronika
Rangkaian listrik
Sensor dan Transducer
Gelombang
Mekanika (Gaya)
Geometri
Trigonometri
Statistika
Jaringan komputer
Sistem bilangan komputer
Peralatan pemantauan gunung api
Pengetahuan tentang pemantauan visual dan instrumental
Tingkat aktivitas gunung api
Diseminasi informasi gunung api
Lingkungan kerja Pengamat Gunung Api
Simulasi Tryout SKB CPNS Pengamat Gunung Api Pemula
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengamat Gunung Api Pemula, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Pengamat Gunung Api Pemula.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Pengamat Gunung Api Pemula
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengamat Gunung Api Pemula.
Soal 1
Berdasarkan klasifikasi gunung api di Indonesia, gunung api yang memiliki catatan sejarah letusan sejak tahun 1600 disebut sebagai...
A. Gunung Api Tipe C
B. Gunung Api Purba
C. Gunung Api Tipe B
D. Gunung Api Tipe A
E. Gunung Api Dormant
Jawaban: D
Menurut klasifikasi PVMBG, Gunung Api Tipe A adalah gunung api yang pernah mengalami letusan magmatik sekurang-kurangnya satu kali sesudah tahun 1600.
Soal 2
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merupakan salah satu unit kerja di bawah...
A. Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
B. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
C. Kementerian Lingkungan Hidup
D. Direktorat Jenderal Cipta Karya
E. Badan Nasional Penanggulangan Bencana
Jawaban: A
Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 15 Tahun 2021, PVMBG berada di bawah naungan Badan Geologi, Kementerian ESDM.
Soal 3
Dalam tingkat aktivitas gunung api, level III disebut dengan istilah...
A. Awas
B. Normal
C. Siaga
D. Darurat
E. Waspada
Jawaban: C
Tingkat aktivitas gunung api dibagi menjadi 4 level: Level I (Normal), Level II (Waspada), Level III (Siaga), dan Level IV (Awas).
Soal 4
Alat utama yang digunakan untuk merekam getaran atau gempa bumi yang terjadi di gunung api adalah...
A. Tiltmeter
B. Termometer Inframerah
C. Seismograf
D. Barometer
E. Anemometer
Jawaban: C
Seismograf adalah instrumen untuk merekam gelombang seismik (getaran) yang dihasilkan oleh aktivitas magma di bawah permukaan.
Soal 5
Material gunung api berupa aliran massa batuan, pasir, dan lumpur yang bercampur air dan mengalir melalui lembah sungai disebut...
A. Tephra
B. Awan panas
C. Solfatara
D. Lahar
E. Lapili
Jawaban: D
Lahar adalah aliran material vulkanik yang bercampur dengan air (baik air hujan maupun air danau kawah).
Soal 6
Gunung api yang terkenal dengan letusan dahsyatnya pada tahun 1883 dan menyebabkan tsunami besar di Selat Sunda adalah...
A. Gunung Merapi
B. Gunung Agung
C. Gunung Krakatau
D. Gunung Galunggung
E. Gunung Tambora
Jawaban: C
Gunung Krakatau meletus hebat pada 26-27 Agustus 1883, menghancurkan pulau dan memicu tsunami setinggi puluhan meter.
Soal 7
Kawasan yang memiliki potensi terancam oleh awan panas, aliran lava, dan gas beracun secara langsung pada saat terjadi letusan masuk ke dalam...
A. KRB II
B. KRB III
C. KRB I
D. Zona Penyangga
E. Zona Hijau
Jawaban: B
Kawasan Rawan Bencana (KRB) III adalah kawasan yang paling dekat dengan sumber letusan dan berpotensi terancam material letusan secara langsung.
Soal 8
Berdasarkan Hukum Ohm, jika tegangan (V) tetap dan hambatan (R) diperbesar, maka arus listrik (I) akan...
A. Bertambah besar
B. Tetap
C. Menjadi negatif
D. Mengecil
E. Menjadi nol
Jawaban: D
Hukum Ohm menyatakan V = I x R. Maka I = V / R. Jika R (pembagi) membesar, maka nilai I akan mengecil.
Soal 9
Seorang Pengamat Gunung Api melihat asap kawah melalui alat ukur dengan sudut elevasi 30 derajat. Jika jarak horizontal pos ke kawah adalah 4000 meter, maka tinggi asap (h) dihitung menggunakan fungsi...
A. Integral
B. Sinus
C. Logaritma
D. Cosinus
E. Tangens
Jawaban: E
Dalam geometri dan trigonometri, Tan (sudut) = Sisi depan (tinggi) / Sisi samping (jarak horizontal). h = Jarak x Tan(30).
Soal 10
Bilangan desimal 10 jika dikonversi ke dalam sistem bilangan biner adalah...
Komponen elektronika yang berfungsi untuk menyimpan muatan listrik sementara adalah...
A. Kapasitor
B. Transistor
C. Dioda
D. Resistor
E. Induktor
Jawaban: A
Kapasitor adalah komponen elektronika yang mampu menyimpan energi dalam bentuk medan listrik atau muatan listrik sementara.
Soal 12
Dalam jaringan komputer, perangkat yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan yang berbeda dan menentukan jalur terbaik untuk pengiriman data adalah...
A. Switch
B. Modem
C. Repeater
D. Hub
E. Router
Jawaban: E
Router digunakan untuk merutekan paket data antar jaringan yang berbeda, sangat penting dalam pengiriman data pemantauan dari pos ke pusat.
Soal 13
Letusan gunung api yang disebabkan oleh interaksi antara magma dengan air (air tanah atau air permukaan) disebut letusan...
A. Freatomagmatik
B. Strombolian
C. Freatik
D. Hawaiian
E. Magmatik
Jawaban: A
Letusan freatomagmatik terjadi akibat kontak langsung magma dengan air yang menghasilkan ledakan uap yang sangat kuat.
Soal 14
Gunung Merapi secara administratif terletak di provinsi...
A. Jawa Barat dan Jawa Tengah
B. Jawa Timur dan Bali
C. DI Yogyakarta dan Jawa Barat
D. Jawa Timur dan Jawa Tengah
E. Jawa Tengah dan DI Yogyakarta
Jawaban: E
Gunung Merapi terletak di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Soal 15
Istilah untuk lubang hembusan gas yang didominasi oleh gas belerang dioksida (SO2) pada gunung api adalah...
A. Mofet
B. Solfatara
C. Kawah
D. Geyser
E. Fumarola
Jawaban: B
Solfatara adalah fumarola yang mengeluarkan gas-gas belerang seperti SO2 dan H2S.
Soal 16
Salah satu tugas utama seorang Pengamat Gunung Api dalam aspek visual adalah...
A. Mencari sumber mata air baru
B. Melakukan wawancara dengan wisatawan
C. Memperbaiki jalan menuju kawah
D. Mengamati warna dan tinggi kolom asap kawah
E. Menghitung jumlah kendaraan yang lewat
Jawaban: D
Pengamatan visual meliputi pengamatan asap kawah (warna, tekanan, tinggi), perubahan fisik kawah, dan fenomena alam di sekitar gunung.
Soal 17
Undang-Undang yang mengatur tentang Penanggulangan Bencana di Indonesia adalah...
A. UU Nomor 17 Tahun 2019
B. UU Nomor 23 Tahun 2014
C. UU Nomor 24 Tahun 2007
D. UU Nomor 4 Tahun 2011
E. UU Nomor 32 Tahun 2009
Jawaban: C
UU No. 24 Tahun 2007 merupakan regulasi payung dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di Indonesia.
Soal 18
Proses pembentukan gunung api di Indonesia sebagian besar terjadi akibat adanya...
A. Subduksi (penunjaman) lempeng tektonik
B. Sedimentasi sungai
C. Erosi angin yang ekstrem
D. Tabrakan meteor
E. Pemanasan global
Jawaban: A
Indonesia berada di pertemuan lempeng, di mana subduksi lempeng samudra ke bawah lempeng benua menyebabkan pelelehan batuan menjadi magma yang naik membentuk gunung api.
Soal 19
Aplikasi atau sistem informasi resmi yang digunakan PVMBG untuk diseminasi informasi aktivitas gunung api secara real-time adalah...
A. Lapor!
B. Peta Bencana
C. Magma Indonesia
D. BMKG Info
E. InaRisk
Jawaban: C
Magma Indonesia (Multi-platform Application for Geohazard Mitigation and Assessment) adalah sistem diseminasi data bencana geologi resmi dari PVMBG.
Soal 20
Gelombang seismik yang merambat paling cepat dan pertama kali terekam oleh seismograf adalah...
A. Gelombang P (Primer)
B. Gelombang Love
C. Gelombang Laut
D. Gelombang Rayleigh
E. Gelombang S (Sekunder)
Jawaban: A
Gelombang Primer (P) adalah gelombang longitudinal yang memiliki kecepatan rambat paling tinggi dibandingkan gelombang lainnya.
Soal 21 Premium
Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM terkait tugas jabatan fungsional, seorang Pengamat Gunung Api berkewajiban melakukan pelaporan rutin harian setiap...
Gas vulkanik yang tidak berwarna, tidak berbau, tetapi sangat berbahaya karena dapat menyebabkan asfiksia (sesak napas) karena massa jenisnya lebih berat dari udara adalah...
Material piroklastik berukuran lebih dari 64 mm yang dikeluarkan dalam kondisi plastis atau setengah padat dan membeku selama penerbangan di udara disebut...
Gunung api Sinabung di Sumatera Utara mengalami 'tidur panjang' selama ratusan tahun sebelum akhirnya meletus kembali pada tahun 2010. Hal ini menjadikannya berubah klasifikasi dari...
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengamat Gunung Api Pemula semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengamat Gunung Api Pemula, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengamat Gunung Api Pemula
SKB CPNS Pengamat Gunung Api Pemula adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengamat Gunung Api Pemula meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengamat Gunung Api Pemula, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengamat Gunung Api Pemula tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengamat Gunung Api Pemula tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.