SKB CPNS Entomolog Kesehatan Ahli Pertama 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Entomolog Kesehatan Ahli Pertama, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Entomolog Kesehatan Ahli Pertama, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Entomolog Kesehatan Ahli Pertama

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Entomolog Kesehatan Ahli Pertama berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • UU nomor 20 tahun 2023 tentang ASN
  • Permenkes No.2 Tahun 2023 Pelaksanaan (Bab VI)
  • Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Entomolog Kesehatan
  • Metode Penulisan Karya Tulis Ilmiah
  • Surveilans vektor dan binatang pembawa penyakit
  • Investigasi vektor dan binatang pembawa penyakit
  • Intervensi vektor dan binatang pembawa penyakit
  • Uji Resistensi/Efikasi vektor dan/atau bindatang pembawa penyakit
  • Perumusan kebijakan di bidang vektor dan binatang pembawa penyakit

Simulasi Tryout SKB CPNS Entomolog Kesehatan Ahli Pertama

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Entomolog Kesehatan Ahli Pertama, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Entomolog Kesehatan Ahli Pertama. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Entomolog Kesehatan Ahli Pertama

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Entomolog Kesehatan Ahli Pertama.

Soal 1
Sesuai dengan UU Nomor 20 Tahun 2023, salah satu komponen kesejahteraan yang berhak diterima oleh PPPK adalah...
A. Pengecualian dari kewajiban mengikuti sistem merit
B. Kenaikan jabatan otomatis setiap 2 tahun
C. Jaminan pensiun dan jaminan hari tua yang setara dengan PNS
D. Tunjangan khusus tanpa adanya penilaian kinerja
E. Hak untuk tidak dapat diberhentikan dalam kondisi apapun
Jawaban: C
Dalam UU No. 20 Tahun 2023, tidak ada lagi perbedaan hak kesejahteraan yang mencolok antara PNS dan PPPK. Keduanya berhak atas jaminan sosial, termasuk jaminan pensiun dan jaminan hari tua.
Soal 2
Menurut Permenkes Nomor 2 Tahun 2023 Bab VI, Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan (SBMKL) untuk kepadatan jentik Aedes aegypti diukur dengan Angka Bebas Jentik (ABJ) minimal sebesar...
A. Harus mencapai 100%
B. Lebih dari atau sama dengan 95%
C. Kurang dari 50%
D. Minimal 75% di daerah perkotaan
E. Lebih dari atau sama dengan 85%
Jawaban: B
Berdasarkan Permenkes No. 2 Tahun 2023 Bab VI, nilai SBMKL untuk ABJ yang diharapkan guna mencegah penularan penyakit adalah ≥ 95%.
Soal 3
Seorang Entomolog Kesehatan ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan mikroskopis guna mendeteksi keberadaan mikrofilaria dalam darah. Kegiatan ini merupakan bagian dari standar kompetensi...
A. Analisis kebijakan kesehatan
B. Investigasi perusakan lingkungan
C. Penyusunan karya tulis ilmiah
D. Pengendalian mekanik
E. Identifikasi dan pemeriksaan laboratorium
Jawaban: E
Kemampuan melakukan identifikasi parasit dan vektor melalui pemeriksaan laboratorium (seperti sediaan darah jari untuk filariasis) merupakan kompetensi inti jabatan fungsional Entomolog Kesehatan.
Soal 4
Dalam penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI), bagian yang berisi argumentasi logis penulis untuk memecahkan masalah yang diajukan di pendahuluan adalah...
A. Tinjauan Pustaka
B. Metode Penelitian
C. Kesimpulan
D. Hasil Penelitian
E. Pembahasan
Jawaban: E
Pembahasan adalah jantung dari KTI di mana penulis menginterpretasikan hasil, menghubungkannya dengan teori/penelitian terdahulu, dan memberikan argumentasi ilmiah.
Soal 5
Kegiatan pengamatan yang dilakukan secara terus-menerus terhadap kepadatan populasi vektor di suatu wilayah untuk mendeteksi dini peningkatan risiko penularan disebut...
A. Surveilans
B. Investigasi
C. Efikasi
D. Kebijakan
E. Intervensi
Jawaban: A
Surveilans adalah pengumpulan, analisis, dan interpretasi data secara sistematis dan terus-menerus untuk digunakan dalam perencanaan, implementasi, dan evaluasi praktik kesehatan masyarakat.
Soal 6
Langkah awal yang harus dilakukan tim entomologi saat melakukan investigasi terhadap munculnya kasus malaria baru di wilayah yang sebelumnya sudah eliminasi adalah...
A. Memberikan obat malaria kepada seluruh warga
B. Menutup akses keluar masuk desa
C. Penyemprotan massal tanpa survei
D. Mengumpulkan data sekunder dari laporan rumah sakit
E. Melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) dan survei kontak
Jawaban: E
Investigasi KLB atau kasus baru dimulai dengan PE untuk menentukan sumber penularan, mencari kasus tambahan, dan menilai potensi transmisi di sekitar lokasi temuan.
Soal 7
Metode intervensi dengan cara memasukkan ikan kepala timah (Aplocheilus panchax) ke dalam genangan air untuk memakan jentik nyamuk merupakan bentuk pengendalian...
A. Kimiawi
B. Regulasi
C. Mekanik
D. Fisik
E. Biologi
Jawaban: E
Penggunaan predator alami, parasit, atau patogen untuk menekan populasi vektor dikategorikan sebagai metode pengendalian biologi.
Soal 8
Uji yang dilakukan untuk mengetahui apakah suatu bahan kimia masih mampu membunuh vektor target pada dosis operasional tertentu disebut...
A. Uji Toksisitas Tanah
B. Uji Bioavailabilitas
C. Uji Dampak Lingkungan
D. Uji Keasaman Air
E. Uji Resistensi/Kerentanan
Jawaban: E
Uji resistensi (Susceptibility test) bertujuan untuk memastikan apakah vektor masih rentan terhadap insektisida yang digunakan dalam program pengendalian.
Soal 9
Dalam perumusan kebijakan pengendalian vektor, penentuan wilayah prioritas intervensi sebaiknya didasarkan pada...
A. Permintaan tokoh masyarakat setempat
B. Wilayah yang paling dekat dengan kantor dinas kesehatan
C. Ketersediaan anggaran yang paling besar
D. Instruksi lisan tanpa data dukung
E. Hasil pemetaan wilayah risiko (stratifikasi wilayah) berbasis data surveilans
Jawaban: E
Perumusan kebijakan yang efektif harus berbasis bukti (evidence-based), menggunakan analisis data surveilans untuk menentukan skala prioritas.
Soal 10
Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai nilai-nilai dasar ASN (BerAKHLAK) menurut UU No. 20 Tahun 2023?
A. Loyalitas hanya ditujukan kepada atasan secara personal
B. Adaptif berarti menolak perubahan teknologi baru
C. Nilai ASN bersifat opsional tergantung instansinya
D. Nilai ASN hanya berlaku untuk PNS pusat saja
E. Setiap ASN wajib mengimplementasikan nilai Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif
Jawaban: E
UU No. 20 Tahun 2023 Pasal 3 mengamanatkan Core Values ASN BerAKHLAK sebagai dasar penguatan budaya kerja bagi seluruh Pegawai ASN.
Soal 11
Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan untuk binatang pembawa penyakit (tikus) di pelabuhan menurut Permenkes 2/2023 diukur melalui parameter...
A. Indeks Pinjal Umum (IPU) dan Indeks Pinjal Khusus (IPK)
B. Berat rata-rata tikus
C. Jenis kelamin tikus
D. Warna bulu tikus
E. Jumlah tikus yang tertangkap per malam
Jawaban: A
Parameter utama untuk tikus di area pintu masuk negara adalah keberadaan pinjal sebagai vektor penyakit Pes, yang dinyatakan dalam indeks pinjal.
Soal 12
Seorang Entomolog ditugaskan melakukan pembedahan (diseksi) kelenjar ludah nyamuk Anopheles untuk mencari sporozoit Plasmodium. Keterampilan ini termasuk dalam standar kompetensi jenjang...
A. Terampil
B. Mahir
C. Penyelia
D. Ahli
E. Pelaksana Pemula
Jawaban: D
Analisis laboratorium yang kompleks dan membutuhkan ketelitian tinggi seperti diseksi sporozoit umumnya merupakan kompetensi pada kategori keahlian (Ahli).
Soal 13
Sistem sitasi (referensi) yang sering digunakan dalam penulisan KTI di bidang kesehatan, di mana daftar pustaka disusun berdasarkan urutan pemunculan dalam teks, disebut...
A. Chicago Style
B. Harvard Style
C. Vancouver Style
D. MLA Style
E. APA Style
Jawaban: C
Sistem Vancouver menggunakan angka numerik sesuai urutan kutipan dalam teks, umum digunakan di jurnal kedokteran dan kesehatan.
Soal 14
Laju gigitan nyamuk terhadap manusia dalam kurun waktu satu malam, yang dihitung dengan membagi jumlah nyamuk yang tertangkap dengan jumlah umpan orang dan waktu penangkapan, disebut...
A. Container Index
B. Parity Rate
C. House Index
D. Man Landing Rate (MLR)
E. Breteau Index
Jawaban: D
MLR atau Man Landing Rate adalah parameter kunci dalam surveilans nyamuk dewasa untuk mengukur besarnya risiko kontak antara manusia dan vektor.
Soal 15
Dalam investigasi entomologi pada daerah dengan kasus Filariasis, pengambilan sampel nyamuk (vektor) sebaiknya dilakukan pada waktu...
A. Malam hari (antara pukul 18.00 - 06.00)
B. Siang hari saat matahari terik
C. Pagi hari pukul 07.00 - 09.00 saja
D. Hanya saat turun hujan
E. Sore hari saat nyamuk sedang istirahat
Jawaban: A
Nyamuk vektor filariasis (seperti Culex atau Mansonia) umumnya bersifat nokturnal (aktif malam hari), bertepatan dengan periodisitas mikrofilaria dalam darah tepi manusia.
Soal 16
Penggunaan kelambu berinsektisida sebagai upaya perlindungan diri dari gigitan nyamuk Anopheles termasuk dalam kategori intervensi pengendalian...
A. Biologi terpadu
B. Genetik serangga
C. Fisik dan Kimiawi
D. Kimiawi murni
E. Fisik murni
Jawaban: C
Kelambu memberikan penghalang fisik, sementara insektisida yang melekat memberikan aksi kimiawi untuk membunuh nyamuk yang menyentuhnya.
Soal 17
WHO merekomendasikan penggunaan kertas uji yang sudah dilapisi insektisida dengan dosis tertentu untuk menguji tingkat kerentanan nyamuk. Alat uji ini dikenal dengan nama...
A. WHO Tube Test
B. Thermal fogging test
C. Larvasida test
D. Ovitrap test
E. Petri dish test
Jawaban: A
WHO Tube Test adalah standar emas untuk pengujian resistensi nyamuk dewasa (Susceptibility test).
Soal 18
Evaluasi terhadap efektivitas kebijakan pengendalian vektor dapat dilakukan dengan melihat penurunan angka 'Beban Penyakit' yang dinyatakan dalam satuan...
A. Persentase kenaikan pajak
B. DALYs (Disability-Adjusted Life Years)
C. Meter per detik
D. Laju inflasi tahunan
E. Gram per liter
Jawaban: B
DALYs adalah metrik kesehatan yang merangkum tahun-tahun kehidupan yang hilang akibat kematian dini dan tahun-tahun hidup dengan kecacatan akibat penyakit.
Soal 19
Pada UU No. 20 Tahun 2023, pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) dapat dilakukan secara terbuka dan kompetitif yang disebut dengan istilah...
A. Sistem Senioritas
B. Sistem Kekerabatan
C. Sistem Lotere
D. Sistem Merit
E. Sistem Penunjukan Langsung
Jawaban: D
Sistem Merit adalah kebijakan dan Manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar.
Soal 20
Berdasarkan Permenkes No. 2 Tahun 2023, standar baku mutu untuk kepadatan lalat di pemukiman adalah...
A. Lebih dari 10 ekor per block grill
B. Kurang dari 5 ekor per block grill
C. Kurang dari 2 ekor per block grill
D. Harus 0 ekor (steril)
E. Rata-rata 20 ekor per block grill
Jawaban: C
Dalam standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan, indeks populasi lalat (Fly Grill Index) dikategorikan rendah atau memenuhi syarat jika rata-ratanya < 2.
Soal 21 Premium
UU Nomor 20 Tahun 2023 mengatur bahwa ASN dilarang menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik. Jika melanggar, konsekuensinya adalah...
A. Penurunan pangkat satu tingkat
B. Diberikan teguran lisan saja
C. Mutasi ke daerah terpencil
D. Diberhentikan tidak dengan hormat
E. Hanya denda administratif
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 22 Premium
Dalam implementasi Permenkes No. 2 Tahun 2023, setiap fasilitas pelayanan kesehatan wajib melakukan pengendalian vektor. Metode yang dilarang digunakan di dalam ruang perawatan pasien adalah...
A. Pemasangan kawat kasa
B. Penyemprotan (fogging) kimiawi secara rutin di dalam ruangan
C. Penempatan tanaman pengusir nyamuk
D. Pembersihan wadah air
E. Penggunaan raket listrik nyamuk
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 23 Premium
Penetapan angka kredit bagi Jabatan Fungsional Entomolog Kesehatan dilakukan berdasarkan...
A. Capaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan perilaku kerja
B. Masa kerja tanpa melihat hasil kerja
C. Hasil tes tertulis setiap bulan
D. Kedekatan dengan pejabat penilai
E. Jumlah ijazah pendidikan formal yang dimiliki
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 24 Premium
Manakah dari berikut ini yang merupakan contoh rumusan masalah yang baik dalam KTI bidang entomologi?
A. Nyamuk Aedes aegypti sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.
B. Bagaimanakah pengaruh tingkat salinitas air terhadap perkembangan larva Anopheles sundaicus di Desa X?
C. Program Fogging harus dilakukan setiap hari oleh pemerintah.
D. Pemerintah tidak serius menangani kasus DBD tahun ini.
E. Cara membunuh nyamuk di daerah kumuh sangatlah sulit.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 25 Premium
Alat yang digunakan untuk memantau keberadaan telur nyamuk Aedes secara pasif di suatu wilayah pemukiman disebut...
A. Light Trap
B. Aspirator
C. Ovitrap
D. Sticky Trap
E. Malaise Trap
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 26 Premium
Pada investigasi penyakit demam semak (Scrub Typhus), sasaran pengamatan entomologi difokuskan pada keberadaan tungau (chigger) dari famili...
A. Psychodidae
B. Ixodidae
C. Muscidae
D. Trombiculidae
E. Culicidae
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 27 Premium
Modifikasi lingkungan berupa pengeringan rawa atau pembuatan saluran irigasi yang mengalir lancar merupakan strategi intervensi untuk mengendalikan nyamuk...
A. Toxorhynchites sp.
B. Anopheles sp.
C. Culex quinquefasciatus
D. Aedes albopictus
E. Aedes aegypti
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 28 Premium
Dalam uji resistensi nyamuk, jika diperoleh hasil kematian sebesar 85%, maka status populasi nyamuk tersebut terhadap insektisida yang diuji adalah...
A. Sangat Rentan
B. Populasi baru
C. Resisten
D. Toleran
E. Normal
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 29 Premium
Tujuan dari penyusunan 'Policy Brief' di bidang entomologi kesehatan adalah...
A. Menambah jumlah halaman laporan survei
B. Memberikan rekomendasi kebijakan yang ringkas dan padat kepada pengambil keputusan
C. Membuat novel tentang nyamuk
D. Menyusun anggaran belanja pribadi
E. Sebagai syarat kenaikan pangkat teknis saja
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 30 Premium
Transformasi manajemen talenta ASN dalam UU 20/2023 menekankan pada mobilisasi talenta secara nasional untuk...
A. Menghukum pegawai yang tidak produktif
B. Mempercepat masa pensiun ASN
C. Menambah beban biaya perjalanan dinas
D. Mengurangi kesenjangan kualitas pelayanan publik antar daerah
E. Memusatkan seluruh ASN di Ibu Kota Negara (IKN)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 31 Premium
Berdasarkan Permenkes No. 2 Tahun 2023, standar baku mutu kesehatan lingkungan untuk kecoa di area penyiapan makanan adalah...
A. Sesuai dengan keinginan pemilik restoran
B. Maksimal 5 ekor di dekat tempat sampah
C. Dihitung berdasarkan luas lantai
D. Maksimal 2 ekor per ruangan
E. 0 ekor (tidak boleh ditemukan sama sekali)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 32 Premium
Dalam jenjang jabatan fungsional, tugas untuk 'Menganalisis hasil surveilans vektor skala provinsi' merupakan tanggung jawab utama dari seorang...
A. Entomolog Kesehatan Ahli Madya
B. Entomolog Kesehatan Penyelia
C. Entomolog Kesehatan Terampil
D. Entomolog Kesehatan Mahir
E. Entomolog Kesehatan Pelaksana Pemula
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 33 Premium
Dalam penulisan daftar pustaka, unsur 'DOI' (Digital Object Identifier) pada artikel jurnal berfungsi untuk...
A. Mengetahui harga jurnal
B. Menunjukkan peringkat penulis
C. Sebagai bukti pembayaran pajak penulis
D. Memberikan tautan permanen dan unik ke dokumen digital tersebut
E. Mengetahui jumlah kata dalam artikel
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 34 Premium
Indeks yang menyatakan jumlah kontainer yang positif jentik per 100 kontainer yang diperiksa disebut...
A. Ovitrap Index (OI)
B. Container Index (CI)
C. Larva Index (LI)
D. House Index (HI)
E. Breteau Index (BI)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 35 Premium
Investigasi entomologi pada kasus penularan Virus Zika dilakukan dengan memantau kepadatan nyamuk...
A. Glossina sp.
B. Aedes aegypti
C. Anopheles farauti
D. Culex tritaeniorhynchus
E. Mansonia sp.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 36 Premium
Penggunaan insektisida mikrobial Bacillus thuringiensis israelensis (Bti) sangat efektif untuk mengendalikan jentik nyamuk pada stadium...
A. Telur
B. Semua stadium
C. Larva (Jentik)
D. Pupa
E. Dewasa
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 37 Premium
Waktu paruh (residual effect) suatu insektisida yang disemprotkan pada permukaan dinding (IRS) dipengaruhi oleh...
A. Jenis bahan dinding (porositas), suhu, dan kelembapan
B. Letak geografis rumah dari khatulistiwa
C. Jumlah orang yang tinggal di rumah tersebut
D. Warna cat dinding saja
E. Masa berlaku KTP pemilik rumah
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 38 Premium
Salah satu tantangan utama dalam perumusan kebijakan pengendalian vektor secara global adalah munculnya 'Vektor Invasif'. Contoh spesies invasif yang menjadi ancaman adalah...
A. Kecoa lokal
B. Anopheles stephensi di Afrika dan sekitarnya
C. Lalat rumah biasa
D. Nyamuk gajah (Toxorhynchites)
E. Pinjal kucing
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 39 Premium
UU 20/2023 menyebutkan bahwa penyelesaian sengketa pegawai ASN dilakukan melalui upaya administratif yang terdiri dari...
A. Gugatan langsung ke Mahkamah Agung
B. Aksi unjuk rasa massal
C. Keberatan dan Banding Administratif
D. Somasi melalui pengacara swasta
E. Musyawarah antar keluarga
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 40 Premium
Menurut Permenkes No. 2 Tahun 2023, yang dimaksud dengan binatang pembawa penyakit adalah...
A. Semua jenis serangga di alam liar
B. Binatang yang tidak menularkan penyakit tetapi mengganggu
C. Binatang selain vektor yang dapat menularkan, memindahkan, dan/atau menjadi sumber penular penyakit
D. Hanya nyamuk dan lalat
E. Binatang peliharaan yang sudah divaksin
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 41 Premium
Seorang Entomolog Kesehatan wajib memiliki kemampuan komunikasi yang baik untuk melakukan advokasi kepada pemangku kepentingan. Hal ini termasuk dalam kompetensi...
A. Sosio-Kultural
B. Manajerial dan Sosio-Kultural
C. Integritas
D. Teknis Khusus
E. Manajerial
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 42 Premium
Plagiarisme dalam KTI dapat dihindari dengan cara melakukan teknik...
A. Menyimpan data penelitian di komputer pribadi
B. Menghapus nama penulis asli
C. Copy-paste secara utuh
D. Mengubah judul tulisan orang lain
E. Parafrase dan mencantumkan sumber rujukan dengan benar
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 43 Premium
Surveilans nyamuk Culex sp. di area perkotaan seringkali menggunakan alat yang memanfaatkan cahaya ultraviolet dan aliran udara (kipas), yaitu...
A. Fly Grill
B. Ovitrap
C. Malaise Trap
D. Aspirator manual
E. CDC Light Trap
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 44 Premium
Investigasi entomologi pada kasus penularan pes di pemukiman padat dilakukan dengan menghitung indeks pinjal pada tikus. Jika ditemukan Xenopsylla cheopis, maka dilakukan perhitungan...
A. Indeks Keberatan Warga
B. Indeks Kematian Tikus
C. Indeks Jentik
D. Indeks Pinjal Khusus (IPK)
E. Indeks Pinjal Umum (IPU)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 45 Premium
Intervensi pengendalian vektor yang paling ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk jangka panjang adalah...
A. Penggunaan insektisida aerosol setiap hari
B. Manajemen Lingkungan (Sanitasi dan Modifikasi Lingkungan)
C. Vaksinasi seluruh penduduk
D. Pemasangan kelambu masal
E. Fogging terencana
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 46 Premium
Bioassay (Uji Hayati) pada dinding yang telah dilakukan penyemprotan insektisida (IRS) bertujuan untuk mengetahui...
A. Jumlah debu di dinding
B. Bahan bangunan yang paling mahal
C. Daya racun sisa (residual effect) insektisida pada permukaan dinding
D. Warna dinding yang paling disukai nyamuk
E. Kecepatan angin di dalam ruangan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 47 Premium
Perumusan kebijakan kesehatan di bidang pengendalian vektor harus mengacu pada konsep IVM. IVM merupakan singkatan dari...
A. Independent Vector Movement
B. Integrated Vector Management (Pengendalian Vektor Terpadu)
C. Integrated Virus Mitigation
D. International Vector Management
E. Internal Virus Monitoring
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 48 Premium
Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2023, batas usia pensiun bagi Pejabat Fungsional Ahli Muda adalah...
A. 62 tahun
B. 65 tahun
C. 58 tahun
D. 56 tahun
E. 60 tahun
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 49 Premium
Upaya pembersihan tempat-tempat penampungan air secara rutin oleh masyarakat untuk mencegah perkembangbiakan jentik dikenal dengan istilah...
A. Eradikasi
B. Eliminasi
C. Fumigasi
D. Inokulasi
E. PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 50 Premium
Variabel bebas (independent variable) dalam sebuah penelitian eksperimen uji efikasi insektisida biasanya berupa...
A. Jumlah nyamuk yang mati
B. Suhu ruangan saat pengujian
C. Kelembapan udara di laboratorium
D. Jenis dan konsentrasi insektisida yang diuji
E. Waktu kematian nyamuk
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Entomolog Kesehatan Ahli Pertama

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Entomolog Kesehatan Ahli Pertama semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Entomolog Kesehatan Ahli Pertama, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Entomolog Kesehatan Ahli Pertama

SKB CPNS Entomolog Kesehatan Ahli Pertama adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Entomolog Kesehatan Ahli Pertama meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Entomolog Kesehatan Ahli Pertama, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Entomolog Kesehatan Ahli Pertama tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Entomolog Kesehatan Ahli Pertama tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.