SKB CPNS Pengawas Transportasi Perkeretaapian 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Transportasi Perkeretaapian, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengawas Transportasi Perkeretaapian, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Pengawas Transportasi Perkeretaapian

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Transportasi Perkeretaapian berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian
  • Peraturan Pemerintah 56 Tahun 2009 Tentang Penyelenggaraan Perkeretaapian
  • Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2017 tentang Perubahan atas PP Nomor 56 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Perkeretaapian
  • Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api
  • Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 60 tahun 2012 Persyaratan Teknis Jalur Kereta Api
  • Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 24 Tahun 2015 Tentang Standar Keselamatan Perkeretaapian
  • Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 69 Tahun 2018 Tentang Sistem Manajemen Keselamatan Perkeretaapian
  • Operasional sarana dan prasarana Transportasi Perkeretaapian
  • Pengawasan penyelenggaraan sarana, prasarana, lalu lintas, angkutan dan keselamatan perkeretaapian
  • Pengaturan perjalanan kereta api
  • Awak sarana perkeretaapian
  • Perawatan, pemasangan, perbaikan, dan pengecekan serta pemeliharaan sarana, prasarana, lalu lintas, angkutan dan keselamatan perkeretaapian
  • Pengujian Sumber Daya Manusia Perkeretaapian
  • Pemeriksaan kecelakaan perkeretaapian

Simulasi Tryout SKB CPNS Pengawas Transportasi Perkeretaapian

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Transportasi Perkeretaapian, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Pengawas Transportasi Perkeretaapian. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Pengawas Transportasi Perkeretaapian

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Transportasi Perkeretaapian.

Soal 1
Berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2007, apa yang dimaksud dengan Prasarana Perkeretaapian?
A. Segala sesuatu yang berkaitan dengan sarana penggerak seperti lokomotif.
B. Pihak yang menyelenggarakan jasa angkutan orang dan/atau barang.
C. Rangkaian gerbong yang ditarik oleh lokomotif untuk angkutan umum.
D. Jalur kereta api, stasiun kereta api, dan fasilitas operasi kereta api agar kereta api dapat dioperasikan.
E. Kesatuan sistem yang terdiri atas prasarana, sarana, dan sumber daya manusia.
Jawaban: D
Menurut Pasal 1 angka 2 UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, prasarana perkeretaapian adalah jalur kereta api, stasiun kereta api, dan fasilitas operasi kereta api agar kereta api dapat dioperasikan.
Soal 2
Sesuai dengan PP Nomor 56 Tahun 2009, pembangunan prasarana perkeretaapian umum dilakukan setelah memenuhi persyaratan...
A. Sertifikat kecakapan awak sarana.
B. Hasil pengujian berkala dan audit keselamatan.
C. Izin usaha dan izin pembangunan.
D. Rencana kerja tahunan dan laporan keuangan.
E. Izin operasi dan sertifikat kelaikan sarana.
Jawaban: C
Dalam PP Nomor 56 Tahun 2009, disebutkan bahwa pembangunan prasarana perkeretaapian umum dilakukan oleh penyelenggara prasarana setelah memiliki izin usaha dan izin pembangunan.
Soal 3
Dalam pengaturan perjalanan kereta api sesuai PP Nomor 72 Tahun 2009, urutan prioritas kereta api yang didahulukan adalah...
A. Kereta api barang, kereta api penumpang, lalu kereta api penolong.
B. Kereta api penumpang, kereta api barang, lalu kereta api kerja.
C. Kereta api eksekutif, kereta api ekonomi, lalu kereta api barang.
D. Kereta api kerja, kereta api barang, lalu kereta api penumpang.
E. Kereta api penolong, kereta api penumpang, lalu kereta api barang.
Jawaban: E
Berdasarkan PP Nomor 72 Tahun 2009 Pasal 66, kereta api penolong (untuk pertolongan kecelakaan) memiliki prioritas tertinggi, diikuti kereta api penumpang, dan kemudian kereta api barang.
Soal 4
Berapakah lebar sepur (track gauge) standar untuk jalur kereta api di Indonesia pada jalur umum sebagian besar wilayah menurut PM Nomor 60 Tahun 2012?
A. 1067 mm
B. 1000 mm
C. 750 mm
D. 1600 mm
E. 1435 mm
Jawaban: A
PM Nomor 60 Tahun 2012 menetapkan bahwa lebar sepur standar di jalur kereta api Indonesia (eksisting utama) adalah 1067 mm, meskipun untuk beberapa proyek baru seperti kereta cepat menggunakan 1435 mm.
Soal 5
Setiap awak sarana perkeretaapian wajib memiliki sertifikat kecakapan. Siapakah yang berwenang menerbitkan sertifikat kecakapan tersebut?
A. Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero).
B. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi.
C. Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
D. Menteri Perhubungan atau pejabat yang ditunjuk.
E. Pimpinan Lembaga Pendidikan Perkeretaapian.
Jawaban: D
Sesuai dengan regulasi mengenai SDM perkeretaapian dalam UU 23/2007, sertifikat kecakapan diterbitkan oleh Pemerintah (Menteri Perhubungan/Direktur Jenderal Perkeretaapian).
Soal 6
Apa tujuan utama dari penerapan Sistem Manajemen Keselamatan (SMK) Perkeretaapian sesuai PM Nomor 69 Tahun 2018?
A. Mencegah kecelakaan dan mengurangi risiko kecelakaan melalui manajemen yang sistematis.
B. Meningkatkan keuntungan perusahaan penyelenggara.
C. Mempercepat proses pengadaan sarana perkeretaapian baru.
D. Memastikan jadwal perjalanan kereta api selalu tepat waktu.
E. Menghapus peran pengawas perkeretaapian dari pemerintah.
Jawaban: A
PM Nomor 69 Tahun 2018 menjelaskan bahwa SMK Perkeretaapian bertujuan untuk menciptakan sistem keselamatan yang terintegrasi guna mencegah kecelakaan dan memitigasi risiko secara berkelanjutan.
Soal 7
Dalam hal terjadi kecelakaan kereta api, siapa yang bertanggung jawab melakukan pemeriksaan lapangan untuk mencari penyebab utama kecelakaan?
A. Badan SAR Nasional.
B. Pihak asuransi perjalanan.
C. Masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
D. Kepolisian Republik Indonesia saja.
E. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Jawaban: E
Berdasarkan regulasi keselamatan perkeretaapian dan UU 23/2007, pemeriksaan teknis untuk mencari penyebab kecelakaan (investigasi) dilakukan oleh komite yang bertanggung jawab di bidang keselamatan transportasi (KNKT).
Soal 8
Sesuai PM Nomor 24 Tahun 2015, standar keselamatan perkeretaapian harus mencakup aspek-aspek berikut, kecuali...
A. Keandalan sarana perkeretaapian.
B. Integritas struktur jalur kereta api.
C. Kesehatan dan kelayakan awak sarana.
D. Ketersediaan fasilitas hiburan mewah di setiap gerbong.
E. Ketersediaan peralatan tanggap darurat.
Jawaban: D
Standar keselamatan (PM 24/2015) fokus pada aspek teknis, operasional, dan SDM yang menjamin keselamatan, bukan pada fasilitas hiburan mewah yang bersifat komersial.
Soal 9
Berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2007, apa yang dimaksud dengan Ruang Manfaat Jalan (Rumaja) pada jalur kereta api?
A. Hanya mencakup area stasiun dan depo.
B. Sebatas lebar bantalan kereta api saja.
C. 20 meter dari pagar pembatas stasiun.
D. 6 meter dari as rel ke kanan dan ke kiri.
E. Terdiri atas jalan rel dan bidang tanah di kiri kanannya yang digunakan untuk pengamanan konstruksi.
Jawaban: E
UU Nomor 23 Tahun 2007 Pasal 37 menjelaskan bahwa Ruang Manfaat Jalan (Rumaja) terdiri atas jalan rel dan bidang tanah di kiri kanannya yang digunakan untuk pengamanan konstruksi jalan rel.
Soal 10
Pengujian berkala sarana perkeretaapian dilakukan setiap...
A. 6 bulan sekali.
B. 2 tahun sekali.
C. 5 tahun sekali.
D. 1 bulan sekali.
E. 1 tahun sekali.
Jawaban: E
Dalam regulasi penyelenggaraan sarana, pengujian berkala umumnya dilakukan setiap 1 (satu) tahun sekali untuk memastikan sarana tetap laik operasi.
Soal 11
Penyelenggara sarana perkeretaapian umum wajib mengasuransikan...
A. Hanya masinis dan asisten masinis.
B. Hanya gerbong eksekutif.
C. Keuntungan perusahaan setiap bulan.
D. Tanggung jawabnya terhadap penumpang dan pihak ketiga.
E. Seluruh bangunan stasiun dari kebakaran.
Jawaban: D
Berdasarkan UU 23/2007 Pasal 170, penyelenggara sarana wajib mengasuransikan tanggung jawabnya terhadap pengguna jasa (penumpang) dan pihak ketiga.
Soal 12
Berikut adalah jenis-jenis stasiun kereta api berdasarkan fungsinya menurut PP Nomor 56 Tahun 2009, kecuali...
A. Stasiun Operasi.
B. Stasiun Wisata.
C. Stasiun yang melayani penumpang dan barang.
D. Stasiun Penumpang.
E. Stasiun Barang.
Jawaban: B
PP Nomor 56 Tahun 2009 Pasal 29 mengklasifikasikan stasiun menjadi stasiun penumpang, stasiun barang, dan stasiun operasi. Stasiun wisata bukan kategori formal dalam regulasi tersebut.
Soal 13
Siapakah yang dimaksud dengan Awak Sarana Perkeretaapian dalam operasional kereta api?
A. Penjaga perlintasan sebidang.
B. Staf administrasi kantor pusat kereta api.
C. Orang yang ditugaskan di dalam kereta api selama perjalanan kereta api.
D. Petugas loket tiket.
E. Petugas kebersihan di stasiun.
Jawaban: C
Awak Sarana Perkeretaapian adalah orang yang ditugaskan di dalam kereta api selama perjalanan kereta api, meliputi masinis, asisten masinis, kondektur, dan teknisi kereta api.
Soal 14
Audit keselamatan perkeretaapian dilakukan untuk...
A. Memilih vendor pengadaan suku cadang.
B. Mengevaluasi kinerja pemasaran.
C. Menentukan harga tiket perjalanan.
D. Menghitung jumlah penumpang harian.
E. Menilai kepatuhan terhadap standar dan prosedur keselamatan.
Jawaban: E
Audit keselamatan (PM 69/2018) bertujuan untuk memastikan kepatuhan penyelenggara terhadap regulasi dan standar keselamatan yang telah ditetapkan.
Soal 15
Persyaratan teknis jalur kereta api meliputi komponen-komponen berikut, kecuali...
A. Lapisan balast.
B. Geometri jalan rel.
C. Warna interior gerbong penumpang.
D. Ruang bebas dan ruang bangun.
E. Bantalan dan penambat rel.
Jawaban: C
PM Nomor 60 Tahun 2012 mengatur persyaratan teknis prasarana jalur (rel, bantalan, balast, geometri), sedangkan warna interior gerbong termasuk standar sarana.
Soal 16
Apa yang dimaksud dengan Perkeretaapian Khusus?
A. Perkeretaapian yang melayani rute lintas negara.
B. Jalur kereta api yang menggunakan teknologi magnet (Maglev).
C. Perkeretaapian yang hanya digunakan oleh pejabat negara.
D. Perkeretaapian yang digunakan untuk menunjang kegiatan pokok instansi atau badan hukum tertentu dan tidak melayani umum.
E. Kereta api yang dijalankan hanya pada hari libur nasional.
Jawaban: D
Menurut UU 23/2007, perkeretaapian khusus adalah perkeretaapian yang hanya digunakan untuk menunjang kegiatan pokok badan usaha tertentu (misal: pertambangan, perkebunan) dan tidak digunakan untuk umum.
Soal 17
Pemeriksaan berkala terhadap fasilitas operasi kereta api bertujuan untuk...
A. Mengganti seluruh peralatan dengan model terbaru setiap tahun.
B. Meningkatkan daya tampung stasiun.
C. Mengetahui jumlah aset yang hilang.
D. Mengurangi jumlah petugas operasional.
E. Menjamin fungsi peralatan persinyalan, telekomunikasi, dan instalasi listrik tetap normal.
Jawaban: E
Pemeriksaan dan pemeliharaan prasarana (termasuk fasilitas operasi) dilakukan agar peralatan pendukung perjalanan KA tetap berfungsi sesuai standar teknis keselamatan.
Soal 18
Dalam lalu lintas kereta api, alat yang memberikan petunjuk atau perintah kepada masinis berupa warna, cahaya, atau bentuk disebut...
A. Radio Lokomotif.
B. Semboyan.
C. Markah.
D. Papan Pengumuman.
E. Telegram.
Jawaban: B
Semboyan adalah pesan atau tanda yang berfungsi sebagai isyarat bagi petugas operasional (terutama masinis) dalam mengoperasikan kereta api (PP 72/2009).
Soal 19
Perubahan atas PP Nomor 56 Tahun 2009 melalui PP Nomor 6 Tahun 2017 secara umum mengatur tentang...
A. Pewajiban penggunaan bahan bakar listrik pada semua kereta.
B. Larangan pembangunan jalur ganda.
C. Penyederhanaan perizinan dan peran badan usaha dalam penyelenggaraan perkeretaapian.
D. Penurunan harga tiket secara nasional.
E. Pengambilalihan seluruh jalur kereta api oleh TNI.
Jawaban: C
PP Nomor 6 Tahun 2017 memberikan ruang lebih bagi badan usaha (termasuk swasta) dan mempermudah mekanisme penyelenggaraan perkeretaapian untuk mendukung investasi.
Soal 20
Tindakan pengawasan perkeretaapian meliputi hal-hal berikut, kecuali...
A. Pemantauan.
B. Pelaporan hasil evaluasi.
C. Intervensi harga saham perusahaan operator.
D. Tindakan korektif.
E. Penilaian.
Jawaban: C
Pengawasan perkeretaapian oleh pemerintah fokus pada aspek teknis, operasional, dan keselamatan, bukan pada intervensi pasar modal atau harga saham operator.
Soal 21 Premium
Pada jalur kereta api, 'Ruang Bebas' (Clearance Gauge) ditentukan berdasarkan...
A. Batas terluar dari pemuatan barang pada kereta.
B. Ketinggian tiang listrik aliran atas saja.
C. Lebar badan jalan raya di sekitar rel.
D. Ukuran maksimum sarana kereta api ditambah jarak pengamanan.
E. Jarak antara dua stasiun yang berdekatan.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 22 Premium
Menurut PP Nomor 72 Tahun 2009, kereta api dinyatakan berangkat apabila...
A. Semua tiket sudah habis terjual.
B. Masinis sudah naik ke lokomotif.
C. Pintu gerbong sudah tertutup rapat.
D. Waktu di jam stasiun sudah menunjukkan jam keberangkatan.
E. Telah mendapat perintah berangkat dari Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA).
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 23 Premium
Sertifikasi SDM perkeretaapian melalui pengujian bertujuan untuk...
A. Memenuhi syarat administratif untuk meminjam modal di bank.
B. Menentukan besaran gaji yang akan diterima.
C. Memberikan status PNS kepada seluruh awak sarana.
D. Memastikan kompetensi personel sesuai dengan standar keselamatan dan teknis.
E. Mengurangi jumlah pegawai agar lebih efisien.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 24 Premium
Berapakah peninggian rel (super-elevation) maksimum yang diizinkan pada lengkung horizontal untuk lebar sepur 1067 mm menurut PM 60/2012?
A. 50 mm
B. 200 mm
C. 110 mm
D. 85 mm
E. 150 mm
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 25 Premium
Dalam klasifikasi kecelakaan kereta api, kejadian 'tabrakan antar kereta api' dikategorikan sebagai...
A. Kejadian Kecelakaan.
B. Gangguan Operasional Ringan.
C. Kecelakaan Serius.
D. Force Majeure.
E. Pelanggaran Administrasi.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 26 Premium
Penyelenggara prasarana perkeretaapian wajib melakukan perawatan prasarana secara...
A. Setiap 10 tahun sekali.
B. Hanya jika diminta oleh penumpang.
C. Berkala dan berkelanjutan sesuai standar.
D. Insidental saja saat ada kerusakan.
E. Tergantung ketersediaan sisa anggaran tahunan.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 27 Premium
Salah satu pilar dalam Sistem Manajemen Keselamatan (SMK) Perkeretaapian adalah 'Manajemen Risiko'. Apa fokus utama dari pilar ini?
A. Membeli teknologi terbaru tanpa mempertimbangkan biaya.
B. Menghitung kerugian finansial akibat tiket tidak laku.
C. Memastikan semua karyawan mendapatkan asuransi jiwa.
D. Menghukum petugas yang melakukan kesalahan kecil.
E. Identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko kecelakaan.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 28 Premium
Berdasarkan PP Nomor 72 Tahun 2009, kereta api yang mengangkut barang berbahaya (B3) wajib...
A. Diberi tanda khusus dan pengamanan ekstra selama perjalanan.
B. Berhenti di setiap stasiun kecil.
C. Menggunakan lokomotif berbahan bakar gas.
D. Dikawal oleh minimal 10 orang polisi.
E. Dijalankan hanya pada malam hari.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 29 Premium
Berikut adalah persyaratan kesehatan bagi awak sarana perkeretaapian, kecuali...
A. Tidak buta warna.
B. Memiliki tinggi badan minimal 180 cm.
C. Bebas dari pengaruh narkotika dan obat terlarang.
D. Memiliki pendengaran yang baik.
E. Stabil secara psikologis/mental.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 30 Premium
Metode pengujian sarana perkeretaapian meliputi pengujian statis dan pengujian dinamis. Apa yang diuji dalam pengujian dinamis?
A. Ketebalan cat pada bodi kereta.
B. Performa sarana saat berjalan, termasuk pengereman dan stabilitas pada kecepatan tertentu.
C. Kekuatan struktur rangka saat tidak diberi beban.
D. Jumlah kursi di dalam gerbong saat parkir di depo.
E. Warna lampu interior kabin.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 31 Premium
Sesuai PM Nomor 24 Tahun 2015, setiap stasiun kereta api wajib memiliki fasilitas keselamatan berikut, kecuali...
A. Penyelamatan darurat dan jalur evakuasi.
B. Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
C. Fasilitas kesehatan/P3K.
D. Pusat perbelanjaan atau mal di atas peron.
E. Sistem peringatan dini.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 32 Premium
Ketebalan lapisan balast (kricak) di bawah bantalan menurut PM 60/2012 untuk jalur kelas I adalah minimal...
A. 10 cm
B. 100 cm
C. 30 cm
D. 50 cm
E. 150 mm
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 33 Premium
Penyelenggara perkeretaapian wajib melaporkan kejadian kecelakaan kepada Menteri Perhubungan paling lambat...
A. 24 jam setelah kejadian.
B. 30 hari setelah kejadian.
C. Saat investigasi KNKT selesai.
D. 1 jam setelah kejadian.
E. 7 hari setelah kejadian.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 34 Premium
Apa yang dimaksud dengan Ruang Pengawasan Jalan (Ruwasja) menurut UU 23/2007?
A. Ruang di atas rel yang harus bebas kabel.
B. Ruangan di stasiun untuk memantau CCTV.
C. Area di dalam kabin masinis.
D. Seluruh area depo perawatan lokomotif.
E. Bidang tanah di kiri dan kanan Ruang Milik Jalan yang digunakan untuk pengamanan pandangan bebas masinis.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 35 Premium
Pemeliharaan jalan rel yang melibatkan penggantian rel dan bantalan secara massal disebut...
A. Perawatan berkala.
B. Rehabilitasi prasarana.
C. Pengecatan markah.
D. Perawatan rutin.
E. Pembersihan drainase.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 36 Premium
Berapakah masa berlaku sertifikat kecakapan Masinis menurut regulasi SDM perkeretaapian?
A. 4 tahun.
B. 10 tahun.
C. 1 tahun.
D. 2 tahun.
E. Seumur hidup selama masih bekerja.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 37 Premium
Dalam sistem persinyalan, aspek lampu berwarna 'Kuning' pada sinyal masuk stasiun berarti...
A. Sinyal sedang dalam perbaikan.
B. Berhenti di depan sinyal.
C. Berjalan dengan kecepatan maksimum.
D. Berjalan hati-hati dengan kecepatan terbatas karena akan masuk ke jalur simpang atau berhenti.
E. Segera putar balik ke stasiun sebelumnya.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 38 Premium
Audit internal SMK Perkeretaapian wajib dilaksanakan oleh penyelenggara minimal...
A. Sekali dalam lima tahun.
B. Setiap minggu.
C. Dua kali seumur perusahaan.
D. Hanya jika terjadi kecelakaan.
E. Sekali dalam setahun.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 39 Premium
Fasilitas operasi kereta api terdiri atas sistem-sistem berikut, kecuali...
A. Sistem persinyalan.
B. Peralatan deteksi sarana.
C. Sistem telekomunikasi.
D. Sistem pengolahan limbah katering.
E. Instalasi listrik aliran atas.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 40 Premium
Geometri jalan rel meliputi parameter-parameter berikut, kecuali...
A. Peninggian rel.
B. Kelandaian (gradient).
C. Lengkung vertikal.
D. Jumlah gerbong dalam satu rangkaian.
E. Lebar sepur.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 41 Premium
Penyelenggara perkeretaapian dapat dikenakan sanksi administratif apabila...
A. Mengoperasikan sarana tanpa sertifikat kelaikan.
B. Membangun taman di depan stasiun.
C. Mengganti seragam pegawai setiap tahun.
D. Menambah frekuensi perjalanan sesuai izin.
E. Memberikan diskon tiket kepada pelajar.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 42 Premium
Dalam pemeriksaan kecelakaan, 'Faktor Manusia' (Human Factor) yang sering menjadi penyebab adalah...
A. Gempa bumi yang merusak jembatan.
B. Kelelahan masinis atau pelanggaran terhadap semboyan.
C. Rel yang patah karena usia.
D. Sinyal yang tersambar petir.
E. Rem yang blong karena kegagalan mekanik murni.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 43 Premium
Bantalan beton pada jalur kereta api Indonesia menurut PM 60/2012 harus memiliki mutu beton minimal...
A. K-800
B. K-500
C. K-225
D. K-350
E. K-100
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 44 Premium
Sesuai PM Nomor 24 Tahun 2015, peralatan keselamatan di dalam kabin lokomotif wajib menyertakan...
A. Televisi layar datar.
B. Deadman pedal dan radio komunikasi.
C. Dispenser air minum otomatis.
D. Peralatan masak elektrik.
E. Kasur untuk tidur masinis.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 45 Premium
Apa fungsi dari 'Wesel' pada jalur kereta api?
A. Lampu penerangan di sepanjang jalur rel.
B. Alat untuk menimbang beban gerbong.
C. Sensor pendeteksi banjir di bawah jembatan.
D. Konstruksi jalan rel yang berfungsi untuk memindahkan kereta api dari satu jalur ke jalur lain.
E. Alat untuk membersihkan roda kereta.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 46 Premium
Pengawasan keselamatan perkeretaapian oleh pemerintah dilakukan melalui...
A. Hanya jika ada keluhan dari masyarakat di media sosial.
B. Menyerahkan sepenuhnya kepada pihak swasta.
C. Pemeriksaan lapangan, audit, pemantauan, dan evaluasi berkala.
D. Menggunakan satelit tanpa inspeksi fisik.
E. Hanya melalui laporan tertulis dari operator.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 47 Premium
Kecepatan maksimum kereta api yang diizinkan pada suatu jalur ditentukan oleh...
A. Jumlah tiket yang terjual.
B. Kondisi teknis prasarana dan geometri jalan rel.
C. Kapasitas tangki bahan bakar lokomotif.
D. Warna cat kereta api.
E. Permintaan penumpang agar cepat sampai.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 48 Premium
Setiap sarana perkeretaapian yang beroperasi wajib memiliki 'Sertifikat Kelaikan'. Masa berlaku sertifikat ini biasanya dilakukan evaluasi melalui...
A. Uji statis setiap minggu.
B. Pemeriksaan visual oleh penumpang.
C. Hanya sekali seumur hidup saat pembuatan.
D. Pengujian berkala setiap 1 tahun.
E. Surat pernyataan dari pabrik pembuat tanpa pengujian ulang.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 49 Premium
Sesuai PM 69/2018, siapa yang wajib menyusun Dokumen Sistem Manajemen Keselamatan Perkeretaapian?
A. Kepolisian dan TNI.
B. Hanya vendor penyedia suku cadang.
C. Penyelenggara Prasarana dan Penyelenggara Sarana Perkeretaapian.
D. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
E. Masyarakat pengguna jasa.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 50 Premium
Salah satu bentuk tindak lanjut hasil pemantauan putusan penanganan kecelakaan adalah...
A. Menghapus semua arsip kejadian kecelakaan.
B. Melaksanakan rekomendasi teknis dan operasional untuk mencegah kecelakaan serupa.
C. Memindahkan lokasi stasiun ke tempat lain tanpa kajian.
D. Menaikkan tarif angkutan secara mendadak.
E. Memberikan bonus kepada direksi perusahaan.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Pengawas Transportasi Perkeretaapian

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Transportasi Perkeretaapian semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Transportasi Perkeretaapian, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengawas Transportasi Perkeretaapian

SKB CPNS Pengawas Transportasi Perkeretaapian adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengawas Transportasi Perkeretaapian meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengawas Transportasi Perkeretaapian, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengawas Transportasi Perkeretaapian tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengawas Transportasi Perkeretaapian tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.