Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pekerja Sosial Terampil, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pekerja Sosial Terampil, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Pekerja Sosial Terampil
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pekerja Sosial Terampil berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Perumusan kebijakan, implementasi, monitoring dan evaluasi kebijakan kesejahteraan sosial
Advokasi kebijakan pelayanan kesejahteraan sosial serta monitoring dan evaluasi hasil advokasi
Penyimpan bahan sesuai pedoman kerja/petunjuk teknis terkait Manajemen Pekerjaan Sosial
Analisis kelayakan perencanaan pekerjaan sosial sesuai pedoman kerja/petunjuk teknis
Penyusunan rancangan sosialisasi program pelayanan kesejahteraan sosial
Penerapan layanan pekerjaan sosial sesuai pedoman kerja/petunjuk teknis
Pemahaman konsep pembinaan dan pengawasan pekerja sosial
Simulasi Tryout SKB CPNS Pekerja Sosial Terampil
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pekerja Sosial Terampil, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Pekerja Sosial Terampil.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Pekerja Sosial Terampil
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pekerja Sosial Terampil.
Soal 1
Tahapan awal dalam proses perumusan kebijakan kesejahteraan sosial yang bertujuan untuk mengidentifikasi masalah-masalah sosial yang mendesak untuk diselesaikan disebut...
A. Legitimasi kebijakan
B. Agenda setting (Penyusunan agenda)
C. Monitoring kebijakan
D. Implementasi kebijakan
E. Evaluasi kebijakan
Jawaban: B
Dalam teori kebijakan publik, Agenda Setting adalah tahap pertama di mana masalah sosial diidentifikasi dan dipilih untuk mendapatkan perhatian pemerintah. Hal ini sesuai dengan siklus kebijakan umum.
Soal 2
Berdasarkan UU No. 11 Tahun 2009, penyelenggaraan kesejahteraan sosial diprioritaskan kepada mereka yang memiliki kehidupan yang tidak layak secara kemanusiaan. Kelompok ini disebut sebagai...
A. Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS)
B. Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS)
C. Penerima Bantuan Iuran (PBI)
D. Keluarga Penerima Manfaat (KPM)
E. Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)
Jawaban: A
Dalam regulasi terbaru dan UU No. 11 Tahun 2009, istilah yang digunakan untuk sasaran pelayanan adalah Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
Soal 3
Advokasi yang dilakukan oleh Pekerja Sosial untuk mengubah kebijakan atau peraturan perundang-undangan agar lebih berpihak pada kelompok rentan disebut...
A. Advokasi Hukum
B. Advokasi Diri
C. Advokasi Administratif
D. Advokasi Kasus
E. Advokasi Kelas/Sistem (Sistemik)
Jawaban: E
Advokasi kelas atau sistemik bertujuan untuk mengubah kebijakan, hukum, atau prosedur organisasi yang berdampak pada sekelompok orang (bukan hanya satu individu).
Soal 4
Dalam Manajemen Pekerjaan Sosial, penyimpanan data klien harus mengikuti prinsip kerahasiaan. Tindakan yang benar sesuai pedoman teknis adalah...
A. Mengamankan dokumen dalam lemari terkunci dan membatasi hak akses
B. Membuka identitas klien kepada media untuk mendapatkan bantuan
C. Membuang berkas lama ke tempat sampah umum jika sudah tidak digunakan
D. Memberikan salinan data klien kepada siapa saja yang meminta
E. Menyimpan berkas klien di meja kerja agar mudah diakses
Jawaban: A
Prinsip Confidentiality (Kerahasiaan) dalam kode etik Pekerja Sosial mewajibkan penyimpanan data dilakukan secara aman dan hanya dapat diakses oleh pihak berwenang.
Soal 5
Analisis kelayakan dalam perencanaan pekerjaan sosial dilakukan untuk memastikan bahwa program yang dirancang dapat dilaksanakan secara nyata. Salah satu aspek kelayakan adalah 'Feasibility' yang berarti...
A. Kecepatan waktu penyelesaian program
B. Kesesuaian dengan keinginan pimpinan
C. Jumlah penerima manfaat yang sebanyak-banyaknya
D. Kemungkinan program dapat dioperasikan dengan sumber daya yang ada
E. Kesesuaian dengan anggaran
Jawaban: D
Analisis kelayakan (feasibility) fokus pada kemungkinan teknis dan praktis program untuk dijalankan menggunakan sumber daya manusia, waktu, dan alat yang tersedia.
Soal 6
Langkah pertama dalam menyusun rancangan sosialisasi program pelayanan kesejahteraan sosial adalah...
A. Menghitung biaya cetak brosur
B. Menentukan media sosialisasi
C. Menghubungi stasiun televisi
D. Identifikasi target khalayak (sasaran)
E. Melakukan evaluasi akhir
Jawaban: D
Sosialisasi yang efektif dimulai dengan mengetahui siapa target sasaran agar pesan dan media yang dipilih sesuai dengan karakteristik mereka.
Soal 7
Pada tahap intervensi dalam layanan pekerjaan sosial, tindakan yang dilakukan oleh Pekerja Sosial adalah...
A. Hanya mendengarkan keluhan klien
B. Menganalisis data dari asesmen
C. Melakukan pengakhiran hubungan profesional
D. Melakukan kontrak awal
E. Melaksanakan rencana pemecahan masalah yang telah disepakati
Jawaban: E
Intervensi adalah tahap pelaksanaan aksi atau rencana yang telah disusun pada tahap perencanaan (planning) untuk mencapai tujuan perubahan.
Soal 8
Berdasarkan UU No. 14 Tahun 2019 tentang Pekerja Sosial, setiap Pekerja Sosial wajib memiliki STR. Apa kepanjangan dari STR tersebut?
A. Surat Terampil Reabilitasi
B. Surat Tanda Registrasi
C. Surat Tugas Resmi
D. Sertifikasi Tenaga Registrasi
E. Sertifikat Tenaga Reaksi
Jawaban: B
Sesuai Pasal 1 UU No. 14 Tahun 2019, Surat Tanda Registrasi (STR) adalah bukti tertulis yang diberikan oleh organisasi profesi kepada Pekerja Sosial yang telah terregistrasi.
Soal 9
Kegiatan memantau secara rutin proses pelaksanaan kebijakan kesejahteraan sosial untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai jadwal disebut...
A. Evaluasi
B. Monitoring
C. Asesmen
D. Terminasi
E. Rehabilitasi
Jawaban: B
Monitoring dilakukan selama proses berjalan untuk memantau kesesuaian pelaksanaan dengan rencana, sedangkan evaluasi biasanya dilakukan di akhir atau berkala untuk melihat dampak.
Soal 10
Evaluasi hasil advokasi bertujuan untuk mengukur...
A. Tingkat pencapaian perubahan kebijakan atau akses layanan
B. Jumlah dokumen yang difotokopi
C. Popularitas Pekerja Sosial di media sosial
D. Jumlah uang yang dihabiskan
E. Seberapa sering rapat dilakukan
Jawaban: A
Indikator keberhasilan advokasi adalah terjadinya perubahan nyata pada tingkat kebijakan atau meningkatnya aksesibilitas layanan bagi kelompok sasaran.
Soal 11
Berikut ini yang merupakan bahan teknis dalam Manajemen Pekerjaan Sosial untuk pencatatan perkembangan klien adalah...
A. Logbook atau Catatan Kasus (Case Notes)
B. Struktur Organisasi
C. Laporan Keuangan Kantor
D. Daftar Hadir Pegawai
E. Peraturan Pemerintah
Jawaban: A
Catatan kasus (Case Notes) merupakan dokumen inti yang mencatat setiap perkembangan intervensi dan interaksi antara pekerja sosial dengan klien.
Soal 12
Analisis dampak lingkungan sosial diperlukan dalam perencanaan pekerjaan sosial. Hal ini bertujuan untuk...
A. Memperluas gedung kantor
B. Mengetahui pengaruh positif dan negatif program terhadap struktur sosial masyarakat
C. Menentukan siapa yang harus dihukum
D. Mencari kesalahan masyarakat
E. Menghitung keuntungan materi
Jawaban: B
Dampak sosial harus dianalisis agar program tidak menimbulkan konflik baru dan benar-benar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Soal 13
Media sosialisasi yang paling efektif untuk masyarakat pedesaan yang memiliki tingkat literasi rendah adalah...
A. E-book
B. Pertunjukan seni tradisional atau tatap muka langsung
C. Jurnal Ilmiah
D. Siaran berita teks di internet
E. Koran bahasa Inggris
Jawaban: B
Pendekatan kultural dan komunikasi interpersonal (tatap muka) lebih efektif bagi masyarakat dengan keterbatasan literasi dibandingkan media teks.
Soal 14
Tahap pengakhiran pemberian layanan pekerjaan sosial karena tujuan telah tercapai disebut...
A. Intervensi
B. Rujukan (Referral)
C. Terminasi
D. Asesmen
E. Engagemenet
Jawaban: C
Terminasi adalah tahap terakhir dalam proses pekerjaan sosial di mana hubungan profesional diakhiri karena masalah selesai atau alasan lainnya.
Soal 15
Pengawasan terhadap praktik Pekerja Sosial dilakukan untuk memastikan...
A. Jumlah klien selalu bertambah banyak
B. Pekerja sosial tidak pernah berlibur
C. Praktik dilakukan sesuai standar profesi dan kode etik
D. Klien patuh pada perintah pekerja sosial
E. Pekerja sosial mendapatkan gaji tinggi
Jawaban: C
Supervisi atau pengawasan profesional dalam pekerjaan sosial bertujuan menjaga kualitas layanan, kepatuhan etik, dan perlindungan bagi klien.
Soal 16
Evaluasi yang dilakukan di akhir pelaksanaan program untuk mengetahui tingkat keberhasilan pencapaian tujuan disebut evaluasi...
A. Harian
B. Internal
C. Sumatif
D. Proses
E. Formatif
Jawaban: C
Evaluasi sumatif dilakukan setelah program berakhir untuk menilai hasil akhir dan efektivitas secara keseluruhan.
Soal 17
Tindakan Pekerja Sosial yang membantu klien untuk mendapatkan hak jaminan kesehatan yang dipersulit oleh prosedur administrasi merupakan contoh dari...
A. Penelitian sosial
B. Advokasi kasus
C. Manajemen keuangan
D. Terapi klinis
E. Administrasi kantor
Jawaban: B
Advokasi kasus adalah upaya membantu individu (klien) tertentu untuk memperoleh layanan atau hak yang seharusnya mereka terima.
Soal 18
Pengorganisasian data klien dalam Manajemen Pekerjaan Sosial bertujuan untuk...
A. Memperlambat pelayanan
B. Memudahkan pelacakan kemajuan intervensi dan akuntabilitas
C. Mencetak dokumen sebanyak mungkin
D. Menambah beban kerja administratif
E. Memamerkan hasil kerja kepada publik
Jawaban: B
Data yang terorganisir dengan baik memudahkan analisis perkembangan klien dan menjadi bukti akuntabilitas kerja profesional.
Soal 19
Salah satu syarat mutlak dalam perencanaan program sosial adalah adanya partisipasi masyarakat. Hal ini dikarenakan...
A. Undang-undang melarang program tanpa masyarakat
B. Hanya untuk syarat formalitas dokumentasi
C. Masyarakat adalah pihak yang paling tahu masalah dan potensi lokal mereka
D. Agar pekerja sosial tidak perlu bekerja keras
E. Mengurangi biaya upah pekerja sosial
Jawaban: C
Partisipasi memastikan program relevan (ownership) dan berkelanjutan karena didasarkan pada kebutuhan nyata masyarakat.
Soal 20
Tujuan utama dari sosialisasi program pelayanan kesejahteraan sosial adalah...
A. Meningkatkan pemahaman dan partisipasi calon penerima manfaat
B. Mencari kesalahan pemerintah
C. Mempromosikan jabatan pekerja sosial
D. Menyebarkan rahasia klien
E. Menghabiskan anggaran akhir tahun
Jawaban: A
Sosialisasi bertujuan memberikan informasi agar masyarakat paham prosedur, manfaat, dan mau terlibat dalam program tersebut.
Soal 21 Premium
Dalam implementasi kebijakan sosial, terdapat hambatan 'Bureaucratic Inertia'. Hal ini merujuk pada...
A. Kerjasama antar lembaga yang sangat erat
B. Kekurangan anggaran yang sangat parah
C. Kecenderungan birokrasi untuk menolak perubahan dan mempertahankan status quo
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pekerja Sosial Terampil semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pekerja Sosial Terampil, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pekerja Sosial Terampil
SKB CPNS Pekerja Sosial Terampil adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pekerja Sosial Terampil meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pekerja Sosial Terampil, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pekerja Sosial Terampil tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pekerja Sosial Terampil tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.