SKB CPNS Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Kebijakan bidang pengelolaan kesehatan ikan dan lingkungan perikanan budidaya
  • Penyiapan dan pelaksanaan Pengendalian Penyakit Ikan
  • Pengelolaan Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan Perikanan Budidaya
  • Pengendalian Residu
  • Konsep dasar, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur penataan obat ikan Pengendalian Peredaran Obat Ikan
  • Konsep dasar, metode, peraturan, tata cara prosedur rehabilitasi kawasan Lingkungan Perikanan Budidaya
  • Konsep dasar, metode, peraturan, tatacara prosedur Pemantauan Fungsi Kawasan Budidaya

Simulasi Tryout SKB CPNS Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama.

Soal 1
Berdasarkan UU No. 31 Tahun 2004 jo UU No. 45 Tahun 2009, upaya apa yang wajib dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit ikan yang membahayakan?
A. Melakukan karantina ikan pada setiap media pembawa yang masuk
B. Memberikan obat ikan dosis tinggi secara preventif
C. Menutup seluruh kawasan budidaya secara permanen
D. Membasmi seluruh populasi ikan tanpa kecuali
E. Melarang semua bentuk perdagangan ikan antar pulau
Jawaban: A
Sesuai UU Perikanan, tindakan karantina adalah garda terdepan untuk mencegah masuk dan tersebarnya hama dan penyakit ikan karantina (HPIK) melalui media pembawa.
Soal 2
Istilah yang digunakan untuk tindakan pemusnahan ikan, wadah, dan peralatan yang terinfeksi penyakit ikan tertentu guna memutus rantai penularan disebut...
A. Depopulasi
B. Biosekuriti
C. Karantina lokal
D. Vaksinasi
E. Eradikasi
Jawaban: E
Eradikasi adalah tindakan pemusnahan sumber infeksi (ikan sakit) beserta lingkungan yang terkontaminasi secara total untuk mengeliminasi agen penyakit dari suatu kawasan.
Soal 3
Dalam pengelolaan laboratorium kesehatan ikan, standar internasional yang mengatur persyaratan umum kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi adalah...
A. ISO 45001
B. ISO 9001
C. ISO 22000
D. ISO 14001
E. ISO 17025
Jawaban: E
ISO/IEC 17025 adalah standar acuan utama bagi laboratorium kesehatan ikan untuk memastikan hasil pengujian penyakit ikan akurat dan diakui secara internasional.
Soal 4
Residu pada ikan budidaya dapat didefinisikan sebagai akumulasi zat kimia atau obat-obatan pada jaringan ikan. Dokumen rencana nasional untuk memantau hal ini disebut...
A. CPIB (Cara Pembenihan Ikan yang Baik)
B. CBIB (Cara Budidaya Ikan yang Baik)
C. BAP (Best Aquaculture Practices)
D. NRCP (National Residue Control Plan)
E. HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point)
Jawaban: D
National Residue Control Plan (NRCP) merupakan rencana tahunan pemerintah untuk melakukan surveilans terhadap keberadaan residu obat ikan, pestisida, dan cemaran lingkungan.
Soal 5
Sesuai Permen KP Nomor 1 Tahun 2019, obat ikan yang hanya boleh digunakan oleh dokter hewan atau tenaga ahli di bawah pengawasan dokter hewan termasuk kategori...
A. Obat Bebas Terbatas
B. Obat Bebas
C. Obat Alami
D. Obat Tradisional
E. Obat Keras
Jawaban: E
Kategori Obat Keras pada ikan memerlukan resep atau pengawasan tenaga ahli karena risiko resistensi atau dampak lingkungan jika penggunaannya tidak tepat.
Soal 6
Salah satu metode rehabilitasi kawasan budidaya yang menggunakan organisme (seperti tanaman atau mikroba) untuk menetralkan polutan disebut...
A. Zonasi kawasan
B. Konstruksi tanggul
C. Bioremediasi
D. Restorasi fisik
E. Pengerukan lumpur
Jawaban: C
Bioremediasi adalah pemanfaatan mikroorganisme atau tanaman untuk memperbaiki kualitas lingkungan budidaya yang tercemar dengan mendegradasi zat berbahaya.
Soal 7
Pemantauan fungsi kawasan budidaya secara berkala bertujuan untuk...
A. Menentukan harga jual ikan di pasar
B. Menjaga daya dukung lingkungan (carrying capacity) agar tetap berkelanjutan
C. Memilih jenis ikan yang paling populer
D. Menghitung jumlah keuntungan pembudidaya
E. Menghapus kewajiban pajak pembudidaya
Jawaban: B
Pemantauan fungsi kawasan memastikan bahwa aktivitas budidaya tidak melebihi daya dukung lahan dan air, guna mencegah degradasi lingkungan.
Soal 8
Berdasarkan Kepmen KP tentang CBIB, lokasi unit budidaya harus bebas dari cemaran berikut, kecuali...
A. Limbah industri berbahaya
B. Fitoplankton sebagai pakan alami
C. Residu pestisida pertanian
D. Logam berat
E. Limbah pemukiman yang masif
Jawaban: B
Fitoplankton adalah bagian dari ekosistem perairan yang bermanfaat sebagai pakan alami, sedangkan opsi lainnya merupakan polutan yang harus dihindari.
Soal 9
Langkah pertama yang harus dilakukan ketika ditemukan gejala penyakit ikan yang tidak biasa di sebuah kolam budidaya adalah...
A. Melakukan isolasi ikan yang bergejala dan melapor ke petugas kesehatan ikan
B. Langsung memberikan antibiotik tanpa dosis
C. Membuang ikan yang mati ke sungai terdekat
D. Menjual ikan yang masih hidup sesegera mungkin
E. Menguras seluruh air kolam dan membuangnya langsung ke laut
Jawaban: A
Sesuai prosedur pengendalian penyakit ikan, isolasi mencegah penularan lebih lanjut dan pelaporan memungkinkan diagnosa laboratorium yang akurat.
Soal 10
Dalam sebuah laboratorium, penggunaan lemari asam (fume hood) sangat penting saat bekerja dengan...
A. Mikroskop cahaya
B. Ikan yang sudah diawetkan dengan es
C. Bahan kimia yang menghasilkan uap beracun atau korosif
D. Kertas saring bekas
E. Air bersih untuk sampel
Jawaban: C
Lemari asam berfungsi melindungi analis dari paparan gas/uap berbahaya hasil reaksi kimia di laboratorium kesehatan ikan.
Soal 11
Waktu henti obat (withdrawal period) adalah jangka waktu antara pemberian obat terakhir hingga...
A. Ikan dipindahkan ke kolam lain
B. Ikan menunjukkan gejala sembuh
C. Ikan aman untuk dipanen dan dikonsumsi manusia tanpa risiko residu
D. Ikan boleh diberi makan kembali
E. Pemberian dosis obat kedua dilakukan
Jawaban: C
Withdrawal period sangat krusial untuk menjamin bahwa residu obat dalam tubuh ikan telah luruh hingga batas aman (BMR) sebelum dikonsumsi.
Soal 12
Penataan obat ikan mewajibkan setiap produsen memiliki nomor pendaftaran obat. Siapa otoritas yang menerbitkan nomor pendaftaran tersebut di Indonesia?
A. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
B. BPOM
C. Dinas Perdagangan
D. Kementerian Lingkungan Hidup
E. Kementerian Kesehatan
Jawaban: A
Sesuai regulasi penataan obat ikan, pendaftaran dan peredaran obat ikan berada di bawah wewenang Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, KKP.
Soal 13
Rehabilitasi mangrove di kawasan pesisir budidaya berfungsi sebagai 'biofilter' alami untuk...
A. Meningkatkan suhu air budidaya
B. Menyerap kelebihan nutrien dan limbah organik dari sisa pakan
C. Menghalangi sinar matahari masuk ke kolam
D. Mengurangi populasi plankton
E. Menambah keindahan kolam
Jawaban: B
Secara ekologis, vegetasi pantai seperti mangrove menyerap fosfat dan nitrat berlebih, mencegah eutrofikasi di kawasan budidaya.
Soal 14
Parameter kualitas air yang paling sering menjadi indikator penurunan fungsi kawasan budidaya akibat pencemaran organik adalah...
A. Suhu Air
B. Tingkat Kecerahan
C. Oksigen Terlarut (DO) dan Amonia
D. Salinitas
E. Kedalaman air
Jawaban: C
Amonia yang tinggi dan DO yang rendah menunjukkan adanya pembusukan bahan organik yang berlebih, menandakan fungsi lingkungan mulai terganggu.
Soal 15
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2021, penetapan jenis penyakit ikan yang bersifat wabah dilakukan oleh...
A. Kepala Laboratorium
B. Kepala Dinas Kabupaten
C. Menteri Kelautan dan Perikanan
D. Kepala Desa
E. Gubernur
Jawaban: C
Kewenangan menetapkan jenis penyakit ikan yang dapat menimbulkan wabah nasional atau membahayakan ekonomi berada di tangan Menteri.
Soal 16
Penggunaan desinfektan pada alas kaki (foot dip) di pintu masuk unit budidaya merupakan implementasi dari...
A. Biosekuriti
B. Metode pengobatan
C. Surveilans residu
D. Rehabilitasi lahan
E. Vaksinasi massal
Jawaban: A
Biosekuriti adalah serangkaian tindakan untuk mencegah masuk dan keluarnya patogen dari unit budidaya melalui carrier (manusia, peralatan, dll).
Soal 17
Limbah laboratorium kesehatan ikan yang bersifat infeksius (mengandung sisa jaringan ikan sakit) harus ditangani dengan cara...
A. Disterilisasi (autoklaf) atau dibakar di insinerator
B. Dikubur di dekat sumber air
C. Dicampur dengan sampah domestik
D. Dibuang langsung ke saluran drainase umum
E. Dibiarkan terbuka di udara bebas
Jawaban: A
Limbah infeksius harus didekontaminasi terlebih dahulu (misal dengan autoklaf) sebelum dibuang untuk mencegah penyebaran patogen ke lingkungan.
Soal 18
Batas Maksimum Residu (BMR) adalah kadar residu tertinggi yang diizinkan ada dalam komoditas perikanan. Jika kadar residu melebihi BMR, maka...
A. Harga ikan dinaikkan
B. Ikan tetap boleh diekspor
C. Cukup dicuci dengan air bersih
D. Ikan dilarang dipasarkan karena berisiko bagi kesehatan manusia
E. Ikan hanya boleh diberikan kepada ternak
Jawaban: D
Produk perikanan yang melebihi BMR dianggap tidak aman (food safety hazard) dan melanggar standar keamanan pangan nasional maupun internasional.
Soal 19
Obat ikan alami adalah obat ikan yang bahan bakunya berasal dari...
A. Bahan peledak
B. Limbah industri tekstil
C. Tumbuhan, hewan, atau mineral yang belum berupa zat kimia murni
D. Bakteri transgenik buatan
E. Sintesis kimia murni
Jawaban: C
Definisi obat ikan alami (herbal/tradisional) merujuk pada bahan-bahan alam yang memiliki khasiat obat namun belum diisolasi menjadi senyawa tunggal.
Soal 20
Penataan zonasi dalam kawasan budidaya menurut Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) bertujuan untuk...
A. Menghalangi akses masyarakat ke laut
B. Memonopoli kepemilikan lahan
C. Menghapus kawasan lindung
D. Meningkatkan biaya sewa lahan
E. Meminimalkan konflik pemanfaatan ruang dan mencegah over-exploitation
Jawaban: E
Zonasi memastikan aktivitas budidaya berada di lokasi yang sesuai secara teknis dan tidak berbenturan dengan kepentingan pariwisata atau konservasi.
Soal 21 Premium
Berdasarkan Permen KP Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Penyakit Ikan, metode surveilans yang dilakukan untuk membuktikan bebasnya suatu kawasan dari penyakit tertentu disebut...
A. Surveilans Berbasis Pelaporan
B. Surveilans Aktif
C. Surveilans Pasif
D. Vaksinasi Cincin
E. Eradikasi Bertahap
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 22 Premium
Persyaratan teknis agar sebuah obat ikan mendapatkan nomor pendaftaran (registrasi) meliputi uji berikut, kecuali...
A. Uji Efikasi (Khasiat)
B. Uji Keamanan bagi Manusia
C. Uji Rasa Daging Ikan
D. Uji Mutu
E. Uji Keamanan Lingkungan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 23 Premium
Dalam teknik PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk diagnosa penyakit ikan, tahap di mana suhu diturunkan agar primer menempel pada utas DNA target disebut...
A. Presipitasi
B. Annealing
C. Elusi
D. Denaturasi
E. Ekstensi
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 24 Premium
Antibiotik golongan Kloramfenikol dilarang keras digunakan dalam budidaya perikanan (Zero Tolerance) karena...
A. Membuat air kolam menjadi keruh
B. Bersifat karsinogenik dan dapat menyebabkan anemia aplastik pada manusia
C. Menyebabkan ikan menjadi kerdil
D. Harganya terlalu mahal
E. Mudah terurai di air laut
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 25 Premium
Pemulihan kualitas perairan kawasan budidaya melalui penanaman vegetasi pantai diatur dalam koridor prosedur...
A. Audit Lingkungan
B. Vaksinasi Lingkungan
C. Surveilans Epidemiologi
D. Eradikasi Patogen
E. Rehabilitasi Ekosistem
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 26 Premium
Apa yang dimaksud dengan 'Self-Monitoring' dalam konteks pemantauan fungsi kawasan budidaya?
A. Penghitungan laba bersih usaha budidaya
B. Pemantauan yang dilakukan oleh pemerintah terhadap perusahaan
C. Kewajiban pembudidaya/perusahaan untuk memantau kualitas lingkungannya sendiri secara mandiri
D. Pemantauan satelit tanpa campur tangan manusia
E. Pemantauan yang dilakukan oleh pembeli ikan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 27 Premium
Menurut Permen KP No. 13/2021, penetapan kawasan 'Zonasi Bebas Penyakit Ikan' harus didasarkan pada data surveilans selama...
A. Setelah penggantian air total
B. Setelah dilakukan vaksinasi satu kali
C. Hanya 1 kali pengambilan sampel
D. Minimal 1 bulan
E. Minimal 2 tahun berturut-turut dengan hasil negatif
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 28 Premium
Uji sterilitas pada media kultur mikroba di laboratorium bertujuan untuk...
A. Mempercepat pertumbuhan bakteri target
B. Meningkatkan pH media
C. Menghitung jumlah vitamin dalam media
D. Memastikan media tidak terkontaminasi mikroorganisme luar sebelum digunakan
E. Mengubah warna media menjadi bening
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 29 Premium
Metode pengambilan sampel ikan untuk uji residu harus memperhatikan prinsip 'Random Sampling' agar...
A. Sampel hanya diambil dari ikan yang paling besar
B. Ikan tidak stres saat ditangkap
C. Proses pengambilan lebih cepat
D. Sampel mewakili kondisi seluruh populasi di unit budidaya tersebut
E. Biaya pengujian menjadi lebih murah
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 30 Premium
Sesuai dengan ketentuan peredaran obat ikan, label pada kemasan obat ikan wajib mencantumkan hal-hal berikut, kecuali...
A. Tanggal kedaluwarsa
B. Komposisi bahan aktif
C. Daftar seluruh karyawan pabrik obat
D. Nomor pendaftaran
E. Waktu henti obat (withdrawal period)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 31 Premium
Langkah rehabilitasi fisik berupa pengerukan (dredging) sedimen kolam budidaya intensif bertujuan untuk...
A. Memperdalam kolam agar menampung lebih banyak ikan
B. Meningkatkan salinitas air
C. Mengangkat akumulasi bahan organik dan gas beracun (H2S) yang mengendap di dasar
D. Mencari barang berharga yang hilang
E. Menghilangkan plankton di perairan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 32 Premium
Indikator biologis (bioindikator) yang sering digunakan dalam pemantauan kesehatan ekosistem kawasan budidaya laut adalah...
A. Struktur komunitas makrobentos di sedimen bawah keramba
B. Kadar oksigen di udara
C. Keberadaan ikan hiu
D. Warna perahu nelayan
E. Jumlah kapal yang melintas
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 33 Premium
Dalam kebijakan manajemen kesehatan ikan, penggunaan probiotik lebih disarankan daripada antibiotik karena...
A. Probiotik bekerja mematikan semua bakteri secara instan
B. Probiotik meningkatkan daya tahan tubuh dan menyeimbangkan mikroba tanpa risiko resistensi antibiotik
C. Probiotik mengubah genetik ikan secara permanen
D. Antibiotik hanya bisa digunakan di air tawar
E. Harga antibiotik dilarang oleh pemerintah
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 34 Premium
Penanganan sampel ikan sakit yang akan dikirim ke laboratorium jarak jauh sebaiknya...
A. Diawetkan dalam larutan fiksatif (seperti formalin 10% untuk histopatologi) atau dalam kondisi dingin (es)
B. Dibiarkan di suhu ruang tanpa pengawet
C. Dicuci dengan sabun antiseptik
D. Dimasak terlebih dahulu agar bakteri mati
E. Dikirim dalam keadaan hancur
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 35 Premium
Metode pengobatan ikan melalui pakan (medicated feed) harus memperhatikan hal berikut...
A. Pemberian dilakukan saat ikan tidak nafsu makan
B. Antibiotik dicampur dengan vitamin C dosis rendah saja
C. Antibiotik dicampur saat pakan masih sangat panas
D. Hanya diberikan kepada ikan yang sehat
E. Dosis harus sesuai dengan biomassa ikan dan lama pemberian harus tuntas sesuai instruksi
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 36 Premium
Pencemaran logam berat (misal Merkuri) di perairan budidaya bersifat 'Bioakumulasi', yang artinya...
A. Logam tersebut menguap ke atmosfer
B. Kandungan logam dalam tubuh organisme meningkat seiring waktu karena tidak dapat diekskresikan
C. Logam tersebut cepat hancur di dalam air
D. Logam tersebut berubah menjadi vitamin
E. Ikan menjadi kebal terhadap logam tersebut
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 37 Premium
Dalam prosedur rehabilitasi lahan bekas tambak yang memiliki karakteristik tanah sulfat masam (acid sulfate soil), tindakan yang umum dilakukan adalah...
A. Menambahkan asam sulfat lagi
B. Pengapuran (liming) untuk menaikkan pH tanah
C. Pemberian air asin dosis tinggi
D. Pembakaran lahan
E. Penutupan kolam dengan plastik hitam
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 38 Premium
Sistem zonasi 'Kapasitas Asimilasi' pada danau untuk keramba jaring apung (KJA) dihitung berdasarkan...
A. Luas permukaan danau yang tertutup eceng gondok
B. Kedalaman danau di bagian tengah saja
C. Banyaknya jumlah wisatawan
D. Kemampuan perairan untuk menetralkan limbah fosfor tanpa menyebabkan eutrofikasi
E. Jumlah penduduk di sekitar danau
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 39 Premium
Berdasarkan prinsip 'Animal Welfare' dalam penanganan ikan uji di laboratorium, ikan harus...
A. Dibiarkan tanpa makan selama penelitian
B. Ditempatkan di wadah yang sangat sempit
C. Dibuat menderita agar menunjukkan gejala penyakit
D. Digunakan dalam jumlah sebanyak mungkin tanpa batas
E. Diminimalkan rasa sakit dan stresnya selama proses penelitian dan pengambilan sampel
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 40 Premium
Pada pemeriksaan parasitologi ikan, metode 'Skin Scraping' dilakukan untuk mendeteksi...
A. Ektoparasit yang menempel pada lendir dan kulit ikan
B. Virus di dalam otak
C. Cacing di dalam usus
D. Residu logam di daging
E. Bakteri di dalam hati
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 41 Premium
Regulasi penataan obat ikan melarang keras penggunaan 'Malachite Green' pada ikan konsumsi karena...
A. Warnanya terlalu mencolok
B. Mudah menguap di udara
C. Menyebabkan air kolam menjadi wangi
D. Hanya boleh digunakan untuk ikan hias
E. Bersifat mutagenik dan karsinogenik (pemicu kanker)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 42 Premium
Dalam manajemen residu, 'Traceability' (ketertelusuran) memungkinkan pemerintah untuk...
A. Menaikkan pajak distribusi
B. Menghitung jumlah ikan yang mati
C. Menghapus semua catatan produksi
D. Melacak asal-usul ikan dari hulu (tambak) hingga ke konsumen jika ditemukan masalah keamanan pangan
E. Melihat warna ikan dari satelit
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 43 Premium
Penetapan 'Vaksinasi Ikan' sebagai program nasional bertujuan untuk...
A. Mengobati ikan yang sudah sekarat
B. Meningkatkan kekebalan spesifik ikan terhadap serangan patogen tertentu (preventif)
C. Membuat ikan bisa hidup tanpa air
D. Menggantikan peran pakan ikan
E. Mempercepat pertumbuhan ikan secara drastis
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 44 Premium
Persyaratan laboratorium kesehatan ikan yang terakreditasi mencakup adanya 'Personel yang Kompeten'. Ini dibuktikan dengan...
A. Kemampuan menulis laporan dengan cepat
B. Kedekatan dengan pimpinan
C. Sertifikat pelatihan teknis dan uji profesiensi/kompetensi secara berkala
D. Jumlah ijazah yang dimiliki
E. Lama waktu bekerja di kantor
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 45 Premium
Peredaran obat ikan ilegal (tanpa nomor pendaftaran) dapat dikenakan sanksi pidana menurut UU Perikanan karena...
A. Mengurangi pendapatan negara dari pajak
B. Membahayakan kelestarian sumber daya ikan, lingkungan, dan kesehatan manusia
C. Diproduksi oleh industri rumah tangga
D. Kemasan obat tidak menarik
E. Harganya terlalu murah
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 46 Premium
Dalam konsep rehabilitasi lingkungan, 'Phytoremediation' menggunakan tanaman air (seperti enceng gondok atau kangkung air) dalam kolam pengendapan untuk...
A. Menyerap logam berat dan polutan organik dari air limbah budidaya sebelum dibuang
B. Meningkatkan kekeruhan air
C. Menambah nafsu makan ikan
D. Menjadi tempat persembunyian ikan
E. Menurunkan kadar oksigen dalam air
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 47 Premium
Data hasil pemantauan fungsi kawasan budidaya harus dilaporkan kepada instansi berwenang secara rutin. Kegagalan pelaporan dapat mengakibatkan...
A. Pemberian bonus dari pemerintah
B. Penambahan kuota benih
C. Penurunan harga pakan
D. Pembebasan biaya listrik
E. Sanksi administratif berupa peringatan hingga pencabutan izin usaha (IUP)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 48 Premium
Penyakit KHV (Koi Herpes Virus) pada ikan mas/koi dikategorikan sebagai HPIK yang harus segera dikendalikan. Tindakan 'Biosekuriti Ketat' pada kolam yang terinfeksi meliputi...
A. Mencuci ikan dengan deterjen
B. Desinfeksi seluruh peralatan dan pelarangan perpindahan ikan keluar-masuk area terinfeksi
C. Mengundang masyarakat untuk memanen bersama
D. Memindahkan ikan ke kolam umum
E. Memberikan pakan dua kali lipat
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 49 Premium
Alat laboratorium 'Autoclave' bekerja dengan prinsip...
A. Pengocokan dengan kecepatan tinggi
B. Penyinaran dengan lampu senter
C. Penyaringan dengan kertas membran
D. Pendinginan ekstrim di bawah nol derajat
E. Pemanasan uap air bertekanan tinggi (121°C selama 15 menit)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 50 Premium
Dalam manajemen residu obat ikan, penggunaan 'Extra-label' (penggunaan obat tidak sesuai petunjuk label) hanya diperbolehkan jika...
A. Obat sudah kedaluwarsa
B. Stok obat lain sedang habis
C. Di bawah instruksi dan tanggung jawab penuh dokter hewan/ahli dengan alasan medis yang kuat
D. Pembudidaya ingin mencoba hal baru
E. Obat tersebut harganya murah
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama

SKB CPNS Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.