Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Teknisi Gigi Terampil, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Teknisi Gigi Terampil, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Teknisi Gigi Terampil
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Teknisi Gigi Terampil berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
KepmenakerNo.115 Tahun 2019 Tentang SKKNI
Permenkes No.460 Tahun 2020 tentang standar profesi
Permenkes 54 tahun 2012 ttg penyelenggaraan pekerjaan
Analisis Rekomendasi Instruksi Kerja Disertai Persiapan Alat, Bahan, dan Model Kerja untuk Pelayanan Laboratorium Teknik Gigi
Pelayanan Laboratorium Gigi Tiruan
Pelayanan Laboratorium Alat Orthodonti
Pelayanan Laboratorium Protese Maxillo Facial
Simulasi Tryout SKB CPNS Teknisi Gigi Terampil
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Teknisi Gigi Terampil, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Teknisi Gigi Terampil.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Teknisi Gigi Terampil
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Teknisi Gigi Terampil.
Soal 1
Berdasarkan Kepmenaker No. 115 Tahun 2019 tentang SKKNI Teknisi Gigi, manakah yang termasuk dalam unit kompetensi inti dalam pembuatan gigi tiruan sebagian lepasan?
A. Melakukan pencabutan gigi sulung
B. Melakukan pembersihan karang gigi
C. Mendesain cengkeram dan basis gigi tiruan
D. Melakukan penambalan gigi tetap
E. Memberikan resep obat antibiotik
Jawaban: C
SKKNI No. 115 Tahun 2019 menetapkan bahwa prosedur klinis-teknis seperti mendesain cengkeram dan basis gigi tiruan merupakan kompetensi utama teknisi gigi.
Soal 2
Menurut Permenkes No. 460 Tahun 2020, apa kualifikasi pendidikan minimal untuk dapat disebut sebagai Teknisi Gigi?
A. Lulusan Diploma Tiga Teknik Gigi
B. Lulusan Diploma Empat Teknik Gigi
C. Lulusan SMK Kesehatan
D. Lulusan Sarjana Terapan Kesehatan Gigi
E. Lulusan Pendidikan Dokter Gigi
Jawaban: A
Standar Profesi Teknisi Gigi dalam Permenkes No. 460 Tahun 2020 menyebutkan kualifikasi minimum adalah Lulusan Diploma Tiga (D3) Teknik Gigi.
Soal 3
Berdasarkan Permenkes No. 54 Tahun 2012, teknisi gigi dalam menjalankan pekerjaannya wajib memiliki...
A. Izin Usaha Perdagangan Alat Kesehatan
B. Surat Tanda Registrasi Teknisi Gigi (STRTG)
C. Surat Keterangan Magang di Laboratorium
D. Sertifikat Pelatihan Tukang Gigi
E. Surat Izin Praktik Dokter Gigi
Jawaban: B
Setiap tenaga kesehatan, termasuk teknisi gigi, wajib memiliki Surat Tanda Registrasi Teknisi Gigi (STRTG) sesuai amanat Permenkes 54/2012.
Soal 4
Sebelum melakukan pengecoran (casting) logam, teknisi gigi harus melakukan prosedur 'burnout'. Apa tujuan utama prosedur ini?
A. Mendinginkan bumbung tuang secara mendadak
B. Mempercepat pengerasan gips
C. Menghaluskan permukaan porselen
D. Mengubah warna logam menjadi emas
E. Menghilangkan pola malam dan memanaskan mold
Jawaban: E
Burnout bertujuan untuk menghilangkan pola malam (wax) di dalam mold dan memanaskan bumbung tuang agar logam cair dapat mengalir dengan baik tanpa pecah.
Soal 5
Pada pembuatan gigi tiruan lengkap, bahan yang paling umum digunakan untuk basis gigi tiruan melalui proses polimerisasi panas adalah...
A. Logam Kobalt Kromium
B. Cold Cured Acrylic Resin
C. Alginat
D. Gips tipe IV
E. Heat Cured Acrylic Resin
Jawaban: E
Heat Cured Acrylic Resin (Polimetil Metakrilat) adalah bahan standar untuk basis gigi tiruan karena kekuatannya yang baik setelah proses perebusan.
Soal 6
Komponen alat orthodonti lepasan yang berfungsi untuk menghasilkan kekuatan mekanis guna menggerakkan gigi disebut...
A. Busur labial
B. Komponen aktif
C. Komponen retentif
D. Cengkeram Adam
E. Lempeng akrilik
Jawaban: B
Komponen aktif (seperti pegas/spring atau sekrup ekspansi) adalah bagian yang memberikan tekanan pada gigi untuk menghasilkan pergerakan.
Soal 7
Protese Maxillo Facial yang dibuat untuk menutupi defek atau lubang pada palatum akibat pembedahan kanker disebut...
A. Gigi tiruan sebagian
B. Space maintainer
C. Mata tiruan
D. Obturator
E. Hidung tiruan
Jawaban: D
Obturator adalah alat protese maxillofacial yang berfungsi menutup lubang pada palatum sehingga fungsi bicara dan menelan pasien kembali normal.
Soal 8
Bahan cetak yang digunakan untuk mendapatkan model kerja yang sangat akurat pada pembuatan mahkota dan jembatan adalah jenis...
A. Malam merah
B. Plaster of Paris
C. Elastomer
D. Irreversible Hydrocolloid
E. Compound
Jawaban: C
Elastomer (seperti silikon adisi) memiliki stabilitas dimensi yang sangat tinggi dibandingkan alginat, sehingga cocok untuk pekerjaan presisi tinggi.
Soal 9
Sesuai Permenkes 460/2020, etika profesi teknisi gigi melarang teknisi untuk melakukan tindakan...
A. Melakukan tindakan medis di mulut pasien
B. Memelihara alat laboratorium
C. Melakukan pemolesan gigi tiruan
D. Membuat gigi tiruan berdasarkan surat order
E. Menggunakan masker saat bekerja
Jawaban: A
Teknisi gigi dilarang melakukan tindakan medis langsung di mulut pasien secara mandiri (seperti cabut gigi) karena itu adalah wewenang dokter gigi.
Soal 10
Berapakah perbandingan W/P (Water/Powder) ratio yang tepat secara umum untuk Dental Stone (Gips Tipe III)?
A. 10 ml air / 100 gr bubuk
B. 30 ml air / 100 gr bubuk
C. 20 ml air / 100 gr bubuk
D. 50 ml air / 100 gr bubuk
E. 60 ml air / 100 gr bubuk
Jawaban: B
Gips tipe III umumnya memerlukan sekitar 28-30 ml air untuk 100 gram bubuk gips guna mendapatkan kekuatan optimal.
Soal 11
Komponen retentif utama yang paling sering digunakan pada alat orthodonti lepasan adalah...
A. Sekrup ekspansi
B. Finger spring
C. Bumper labial
D. T-Spring
E. Adam's clasp
Jawaban: E
Adam's Clasp (Cengkeram Adam) adalah komponen retentif paling populer karena memberikan pegangan yang kuat pada gigi molar.
Soal 12
Proses pengasahan gigi tiruan akrilik untuk menghilangkan sisa-sisa gips dan menghaluskan permukaan disebut...
A. Packing
B. Trimming
C. Investing
D. Flasking
E. Curing
Jawaban: B
Trimming dan finishing adalah tahap awal setelah deflasking untuk merapikan basis akrilik sebelum dilakukan pemolesan akhir (polishing).
Soal 13
Bahan protese maxillofacial mata tiruan (ocular prosthesis) umumnya menggunakan bahan...
A. Silikon industri
B. Logam nikel
C. Resin akrilik
D. Gips putih
E. Lilin lebah
Jawaban: C
Akrilik medis (PMMA) digunakan karena sifatnya yang ringan, dapat diwarnai menyerupai mata asli, dan biokompatibel.
Soal 14
Dalam SKKNI No. 115 Tahun 2019, tahapan mengaplikasikan bahan pemisah (separating medium) dilakukan pada saat...
A. Setelah gigi tiruan dipoles
B. Sebelum mencetak mulut pasien
C. Saat membakar logam
D. Setelah gips kering sebelum packing akrilik
E. Saat mengaduk alginat
Jawaban: D
Bahan pemisah (CMS) diaplikasikan pada permukaan gips dalam kuvet agar akrilik tidak menempel pada gips saat proses curing.
Soal 15
Manakah di bawah ini yang merupakan alat bantu untuk menyusun gigi tiruan dalam hubungan oklusi yang benar di laboratorium?
A. Trimmer
B. Kuvet
C. Vibrator
D. Artikulator
E. Micromotor
Jawaban: D
Artikulator adalah alat mekanis yang menirukan sendi temporomandibular (TMJ) dan rahang untuk menyusun gigi tiruan.
Soal 16
Menurut Permenkes 54/2012, teknisi gigi diperbolehkan memiliki tempat praktik mandiri yang disebut...
A. Tukang Gigi
B. Laboratorium Teknik Gigi
C. Klinik Spesialis
D. Apotek Gigi
E. Toko Alat Kesehatan
Jawaban: B
Teknisi gigi yang telah memiliki Surat Izin Kerja Teknisi Gigi (SIKTG) dapat bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan atau Laboratorium Teknik Gigi.
Soal 17
Pada pembuatan kawat orthodonti, proses memanaskan kawat di atas api untuk menghilangkan tegangan dalam disebut...
A. Soldering
B. Polishing
C. Annealing
D. Casting
E. Welding
Jawaban: C
Annealing adalah proses pemanasan kawat untuk melunakkannya atau menghilangkan tegangan agar lebih mudah dibentuk kembali.
Soal 18
Kegagalan casting logam yang menyebabkan permukaan logam kasar biasanya disebabkan oleh...
A. Temperatur mold terlalu tinggi
B. Logam terlalu sedikit
C. Malam terlalu bersih
D. Penggunaan flux yang benar
E. Pencampuran gips yang encer
Jawaban: A
Tekanan uap yang terlalu tinggi atau temperatur mold yang terlalu panas saat pengecoran dapat menyebabkan permukaan hasil casting menjadi kasar.
Soal 19
Defek maxillofacial berupa hilangnya sebagian besar telinga dapat diperbaiki dengan...
A. Obturator
B. Nasal prosthesis
C. GTSL
D. Auricular prosthesis
E. Ocular prosthesis
Jawaban: D
Auricular prosthesis adalah telinga tiruan yang dibuat untuk memperbaiki estetika wajah pasien yang kehilangan telinga akibat trauma atau penyakit.
Soal 20
Dalam prosedur K3 di laboratorium gigi, debu hasil pengasahan akrilik sangat berbahaya bagi...
A. Kesehatan lambung
B. Kesehatan rambut
C. Pendengaran
D. Kesehatan kulit tangan
E. Kesehatan paru-paru
Jawaban: E
Partikel kecil akrilik dan silika jika terhirup terus-menerus dapat menyebabkan gangguan pernapasan kronis, sehingga masker dan vacuum mutlak diperlukan.
Soal 21 Premium
Dalam pembuatan model kerja mahkota porselen (PFM), teknik pembuatan die yang dapat dilepas-pasang bertujuan untuk...
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Teknisi Gigi Terampil semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Teknisi Gigi Terampil, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Teknisi Gigi Terampil
SKB CPNS Teknisi Gigi Terampil adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Teknisi Gigi Terampil meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Teknisi Gigi Terampil, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Teknisi Gigi Terampil tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Teknisi Gigi Terampil tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.