Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Pertanian Terampil, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Penyuluh Pertanian Terampil, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Penyuluh Pertanian Terampil
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Pertanian Terampil berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Regulasi di bidang Penyuluhan Pertanian
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Pertanian Terampil, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Penyuluh Pertanian Terampil.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Penyuluh Pertanian Terampil
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Pertanian Terampil.
Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006, sistem penyuluhan pertanian merupakan bagian dari sistem pembangunan pertanian yang bersifat...
A. Instruktif dan memaksa
B. Pemberdayaan dan berkelanjutan
C. Birokratis dan kaku
D. Komersial dan berorientasi laba
E. Top-down dan terpusat
Jawaban: B
Menurut Pasal 3 UU No. 16 Tahun 2006, sistem penyuluhan berfungsi sebagai bagian dari sistem pembangunan sumber daya manusia dan sistem pembangunan pertanian yang bersifat pemberdayaan dan berkelanjutan.
Soal 2
Kumpulan petani/peternak/pekebun yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan sosial, ekonomi, dan sumber daya disebut...
A. Gabungan Kelompok Tani
B. Koperasi Unit Desa
C. Kelompok Tani
D. Kelembagaan Ekonomi Petani
E. Masyarakat Agribisnis
Jawaban: C
Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 67 Tahun 2016, Kelompok Tani (Poktan) adalah kumpulan petani/peternak/pekebun yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan dan lingkungan untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna.
Soal 3
Metode penyuluhan yang dilakukan dengan cara memperlihatkan secara nyata tentang cara dan/atau hasil penerapan teknologi yang telah terbukti menguntungkan disebut...
A. Diskusi kelompok
B. Karya wisata
C. Anjangsana
D. Ceramah
E. Demonstrasi
Jawaban: E
Demonstrasi adalah metode penyuluhan yang sangat efektif karena melibatkan penglihatan dan pembuktian langsung di lapangan, baik berupa demonstrasi cara maupun demonstrasi hasil.
Soal 4
Dalam penyusunan programa penyuluhan pertanian, rencana tertulis yang disusun secara sistematis untuk memberikan arah dan pedoman sebagai alat pengendali pencapaian tujuan penyuluhan disebut...
A. Evaluasi Dampak
B. Identifikasi Potensi Wilayah
C. Monografi desa
D. Rencana Definitif Kelompok
E. Programa Penyuluhan Pertanian
Jawaban: E
Sesuai Permentan No. 47 Tahun 2016, Programa Penyuluhan Pertanian adalah rencana tertulis yang disusun secara sistematis untuk memberikan arah dan pedoman sebagai alat pengendali pencapaian tujuan penyuluhan.
Soal 5
Unsur hara makro yang sangat dibutuhkan tanaman pada fase vegetatif untuk merangsang pertumbuhan daun dan batang adalah...
A. Fosfor (P)
B. Magnesium (Mg)
C. Nitrogen (N)
D. Kalium (K)
E. Kalsium (Ca)
Jawaban: C
Nitrogen merupakan unsur hara makro utama yang berperan dalam pembentukan protein, klorofil, dan merangsang pertumbuhan vegetatif (daun dan batang) tanaman.
Soal 6
Alat mesin pertanian yang digunakan untuk mengolah tanah pertama (primer) dengan tujuan membalikkan tanah disebut...
A. Cultivator
B. Transplanter
C. Power Weeder
D. Luku/Bajak (Plow)
E. Garu (Harrow)
Jawaban: D
Bajak atau luku adalah alat pengolah tanah primer yang berfungsi untuk memotong, mengangkat, dan membalikkan tanah agar gulma terkubur dan tanah menjadi gembur.
Soal 7
Identifikasi Potensi Wilayah (IPW) dilakukan untuk mengumpulkan data primer dan sekunder. Metode partisipatif yang sering digunakan untuk mengkaji keadaan pedesaan disebut...
A. Survei Ekonomi Nasional
B. Focus Group Discussion (FGD)
C. Sensus Pertanian
D. Monitoring dan Evaluasi
E. Participatory Rural Appraisal (PRA)
Jawaban: E
PRA (Participatory Rural Appraisal) adalah metode penilaian keadaan desa secara partisipatif bersama masyarakat untuk mengenali potensi dan masalah di wilayah tersebut.
Soal 8
Penanganan pascapanen komoditas padi yang bertujuan untuk memisahkan butir gabah dari malainya adalah...
A. Sortasi
B. Penggilingan
C. Perontokan
D. Pengeringan
E. Pembersihan
Jawaban: C
Perontokan (threshing) adalah tahap pascapanen padi setelah pemotongan padi untuk memisahkan gabah dari malainya, baik secara manual maupun menggunakan mesin thresher.
Soal 9
Media penyuluhan yang berupa lembaran kertas berlipat yang berisi informasi singkat, padat, dan disertai gambar disebut...
A. Brosur
B. Poster
C. Folder
D. Buklet
E. Leaflet
Jawaban: E
Leaflet adalah lembaran kertas berukuran kecil yang dilipat menjadi beberapa halaman, berisi pesan penyuluhan pertanian secara ringkas.
Soal 10
Salah satu syarat kelembagaan penyuluhan di tingkat kecamatan menurut UU No. 16 Tahun 2006 adalah adanya...
A. Balai Pelatihan Pertanian
B. Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)
C. Badan Pelaksana Penyuluhan
D. Pusat Informasi Pasar
E. Sekretariat Penyuluhan
Jawaban: B
UU No. 16 Tahun 2006 mengamanatkan pembentukan BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) sebagai homebase bagi para penyuluh di tingkat kecamatan.
Soal 11
Kredit program dari pemerintah yang ditujukan untuk meningkatkan akses pembiayaan bagi petani dengan bunga rendah disebut...
A. Kredit Investasi
B. Bantuan Langsung Tunai
C. Kredit Modal Kerja
D. Simpan Pinjam Kelompok
E. Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian
Jawaban: E
KUR Pertanian merupakan fasilitas kredit modal kerja atau investasi yang disubsidi bunga oleh pemerintah untuk membantu permodalan petani.
Soal 12
Kegiatan mengamati secara sistematis perubahan perilaku sasaran (pengetahuan, sikap, dan keterampilan) setelah kegiatan penyuluhan disebut...
A. Verifikasi
B. Evaluasi Penyuluhan
C. Supervisi
D. Identifikasi
E. Monitoring
Jawaban: B
Evaluasi penyuluhan pertanian adalah upaya untuk menilai sejauh mana tujuan penyuluhan telah tercapai, terutama pada perubahan perilaku sasaran.
Soal 13
Faktor internal dalam analisis SWOT yang menunjukkan kelebihan atau modal yang dimiliki oleh suatu wilayah pertanian disebut...
A. Threats
B. Opportunities
C. Strengths
D. Weaknesses
E. Strategy
Jawaban: C
Dalam analisis SWOT, Strengths (Kekuatan) adalah faktor internal positif yang mendukung keberhasilan pembangunan pertanian di suatu wilayah.
Soal 14
Penyuluh yang diangkat dari petani yang berhasil dalam usahanya dan mau membantu penyuluh PNS dalam membimbing petani lain disebut...
A. Penyuluh Pertanian Swasta
B. Penyuluh Pertanian PPPK
C. Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)
D. Penyuluh Pertanian Swadaya
E. Penyuluh Pertanian Madya
Jawaban: D
Sesuai UU No. 16 Tahun 2006, Penyuluh Swadaya adalah pelaku utama yang berhasil dalam usahanya dan secara sukarela melakukan kegiatan penyuluhan.
Soal 15
Upaya untuk mempertahankan kesuburan tanah dengan cara menanam tanaman secara bergantian pada satu lahan disebut...
A. Ekstensifikasi
B. Monokultur
C. Rehabilitasi
D. Tumpang sari
E. Rotasi Tanaman
Jawaban: E
Rotasi tanaman (pergiliran tanaman) bertujuan untuk memutus siklus hama penyakit dan menjaga keseimbangan unsur hara dalam tanah.
Soal 16
Penerapan teknologi informasi berbasis web untuk menyediakan data dan materi penyuluhan secara online bagi penyuluh dan petani disebut...
A. Sistem Informasi Geografis
B. E-Commerce
C. Cyber Extension
D. Digital Marketing
E. Precision Farming
Jawaban: C
Cyber Extension adalah inovasi penyuluhan pertanian melalui media internet untuk mempercepat diseminasi informasi teknologi pertanian kepada sasaran.
Soal 17
Dokumen rencana kerja tahunan seorang penyuluh pertanian yang berisi jadwal dan rincian kegiatan operasional disebut...
A. Programa Nasional
B. Karya Tulis Ilmiah
C. Rencana Kerja Tahunan Penyuluh (RKTP)
D. Buku Saku Penyuluh
E. Laporan Mingguan
Jawaban: C
RKTP adalah rencana tertulis yang disusun oleh penyuluh sebagai penjabaran dari programa penyuluhan di tingkat desa/kecamatan untuk dilaksanakan dalam satu tahun.
Soal 18
Bahan utama pembuatan pupuk organik padat yang berasal dari kotoran ternak disebut...
A. Kompos
B. ZA
C. Pupuk Hijau
D. Pupuk Kandang
E. Urea
Jawaban: D
Pupuk kandang adalah pupuk organik yang berasal dari kotoran hewan peliharaan, baik padat maupun cair, yang telah mengalami proses dekomposisi.
Soal 19
Kriteria penilaian kelompok tani berdasarkan kelas kemampuan kelompok dimulai dari kelas pemula sampai ke kelas tertinggi yaitu...
A. Madya
B. Profesional
C. Mandiri
D. Lanjut
E. Utama
Jawaban: E
Berdasarkan pedoman pembinaan kelompok tani, urutan kelas kemampuan kelompok adalah: Pemula, Lanjut, Madya, dan Utama.
Soal 20
Saluran pemasaran yang paling pendek dalam perdagangan hasil pertanian adalah...
A. Petani -> Koperasi -> Grosir -> Konsumen
B. Petani -> Tengkulak -> Pengecer -> Konsumen
C. Petani -> Eksportir -> Konsumen luar negeri
D. Petani -> Konsumen
E. Petani -> Industri Pengolahan -> Konsumen
Jawaban: D
Saluran pemasaran tingkat nol (langsung) adalah dari produsen (petani) langsung ke konsumen tanpa perantara, yang biasanya memberikan margin keuntungan tertinggi bagi petani.
Soal 21 Premium
Prinsip penyuluhan pertanian yang menyatakan bahwa kegiatan penyuluhan harus didasarkan pada kebutuhan dan kepentingan nyata dari sasaran disebut prinsip...
Dalam budidaya padi sawah, teknik pemberian air yang tidak digenangi secara terus-menerus melainkan bergantian antara kondisi kering dan basah disebut...
Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan) digunakan untuk mendata penyuluh dan kelompok tani. Instansi yang mengelola Simluhtan di tingkat pusat adalah...
A. Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP)
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Pertanian Terampil semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Pertanian Terampil, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
SKB CPNS Penyuluh Pertanian Terampil adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Penyuluh Pertanian Terampil meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Penyuluh Pertanian Terampil, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Penyuluh Pertanian Terampil tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Penyuluh Pertanian Terampil tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.