SKB CPNS Penyuluh Pertanian Terampil 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Pertanian Terampil, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Penyuluh Pertanian Terampil, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Penyuluh Pertanian Terampil

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Pertanian Terampil berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Regulasi di bidang Penyuluhan Pertanian
  • Ilmu-ilmu Pertanian, Metodologi Evaluasi, Budidaya Pertanian, Panen dan Pasca Panen, Pengolahan, Pemasaran
  • Akses Informasi dan Teknologi, Akses Kelembagaan Keuangan, Alat mesin pertanian, sarana produksi
  • Potensi wilayah, Penyusunan Programa, Penyusunan Rencana Kerja Penyuluh
  • Materi, Metode, Media Penyuluhan Pertanian dan Evaluasi Penyuluhan Pertanian
  • Kelembagaan Petani, Kelembagaan Ekonomi Petani, Kelembagaan Penyuluhan

Simulasi Tryout SKB CPNS Penyuluh Pertanian Terampil

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Pertanian Terampil, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Penyuluh Pertanian Terampil. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Penyuluh Pertanian Terampil

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Pertanian Terampil.

Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006, sistem penyuluhan pertanian merupakan bagian dari sistem pembangunan pertanian yang bersifat...
A. Instruktif dan memaksa
B. Pemberdayaan dan berkelanjutan
C. Birokratis dan kaku
D. Komersial dan berorientasi laba
E. Top-down dan terpusat
Jawaban: B
Menurut Pasal 3 UU No. 16 Tahun 2006, sistem penyuluhan berfungsi sebagai bagian dari sistem pembangunan sumber daya manusia dan sistem pembangunan pertanian yang bersifat pemberdayaan dan berkelanjutan.
Soal 2
Kumpulan petani/peternak/pekebun yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan sosial, ekonomi, dan sumber daya disebut...
A. Gabungan Kelompok Tani
B. Koperasi Unit Desa
C. Kelompok Tani
D. Kelembagaan Ekonomi Petani
E. Masyarakat Agribisnis
Jawaban: C
Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 67 Tahun 2016, Kelompok Tani (Poktan) adalah kumpulan petani/peternak/pekebun yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan dan lingkungan untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna.
Soal 3
Metode penyuluhan yang dilakukan dengan cara memperlihatkan secara nyata tentang cara dan/atau hasil penerapan teknologi yang telah terbukti menguntungkan disebut...
A. Diskusi kelompok
B. Karya wisata
C. Anjangsana
D. Ceramah
E. Demonstrasi
Jawaban: E
Demonstrasi adalah metode penyuluhan yang sangat efektif karena melibatkan penglihatan dan pembuktian langsung di lapangan, baik berupa demonstrasi cara maupun demonstrasi hasil.
Soal 4
Dalam penyusunan programa penyuluhan pertanian, rencana tertulis yang disusun secara sistematis untuk memberikan arah dan pedoman sebagai alat pengendali pencapaian tujuan penyuluhan disebut...
A. Evaluasi Dampak
B. Identifikasi Potensi Wilayah
C. Monografi desa
D. Rencana Definitif Kelompok
E. Programa Penyuluhan Pertanian
Jawaban: E
Sesuai Permentan No. 47 Tahun 2016, Programa Penyuluhan Pertanian adalah rencana tertulis yang disusun secara sistematis untuk memberikan arah dan pedoman sebagai alat pengendali pencapaian tujuan penyuluhan.
Soal 5
Unsur hara makro yang sangat dibutuhkan tanaman pada fase vegetatif untuk merangsang pertumbuhan daun dan batang adalah...
A. Fosfor (P)
B. Magnesium (Mg)
C. Nitrogen (N)
D. Kalium (K)
E. Kalsium (Ca)
Jawaban: C
Nitrogen merupakan unsur hara makro utama yang berperan dalam pembentukan protein, klorofil, dan merangsang pertumbuhan vegetatif (daun dan batang) tanaman.
Soal 6
Alat mesin pertanian yang digunakan untuk mengolah tanah pertama (primer) dengan tujuan membalikkan tanah disebut...
A. Cultivator
B. Transplanter
C. Power Weeder
D. Luku/Bajak (Plow)
E. Garu (Harrow)
Jawaban: D
Bajak atau luku adalah alat pengolah tanah primer yang berfungsi untuk memotong, mengangkat, dan membalikkan tanah agar gulma terkubur dan tanah menjadi gembur.
Soal 7
Identifikasi Potensi Wilayah (IPW) dilakukan untuk mengumpulkan data primer dan sekunder. Metode partisipatif yang sering digunakan untuk mengkaji keadaan pedesaan disebut...
A. Survei Ekonomi Nasional
B. Focus Group Discussion (FGD)
C. Sensus Pertanian
D. Monitoring dan Evaluasi
E. Participatory Rural Appraisal (PRA)
Jawaban: E
PRA (Participatory Rural Appraisal) adalah metode penilaian keadaan desa secara partisipatif bersama masyarakat untuk mengenali potensi dan masalah di wilayah tersebut.
Soal 8
Penanganan pascapanen komoditas padi yang bertujuan untuk memisahkan butir gabah dari malainya adalah...
A. Sortasi
B. Penggilingan
C. Perontokan
D. Pengeringan
E. Pembersihan
Jawaban: C
Perontokan (threshing) adalah tahap pascapanen padi setelah pemotongan padi untuk memisahkan gabah dari malainya, baik secara manual maupun menggunakan mesin thresher.
Soal 9
Media penyuluhan yang berupa lembaran kertas berlipat yang berisi informasi singkat, padat, dan disertai gambar disebut...
A. Brosur
B. Poster
C. Folder
D. Buklet
E. Leaflet
Jawaban: E
Leaflet adalah lembaran kertas berukuran kecil yang dilipat menjadi beberapa halaman, berisi pesan penyuluhan pertanian secara ringkas.
Soal 10
Salah satu syarat kelembagaan penyuluhan di tingkat kecamatan menurut UU No. 16 Tahun 2006 adalah adanya...
A. Balai Pelatihan Pertanian
B. Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)
C. Badan Pelaksana Penyuluhan
D. Pusat Informasi Pasar
E. Sekretariat Penyuluhan
Jawaban: B
UU No. 16 Tahun 2006 mengamanatkan pembentukan BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) sebagai homebase bagi para penyuluh di tingkat kecamatan.
Soal 11
Kredit program dari pemerintah yang ditujukan untuk meningkatkan akses pembiayaan bagi petani dengan bunga rendah disebut...
A. Kredit Investasi
B. Bantuan Langsung Tunai
C. Kredit Modal Kerja
D. Simpan Pinjam Kelompok
E. Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian
Jawaban: E
KUR Pertanian merupakan fasilitas kredit modal kerja atau investasi yang disubsidi bunga oleh pemerintah untuk membantu permodalan petani.
Soal 12
Kegiatan mengamati secara sistematis perubahan perilaku sasaran (pengetahuan, sikap, dan keterampilan) setelah kegiatan penyuluhan disebut...
A. Verifikasi
B. Evaluasi Penyuluhan
C. Supervisi
D. Identifikasi
E. Monitoring
Jawaban: B
Evaluasi penyuluhan pertanian adalah upaya untuk menilai sejauh mana tujuan penyuluhan telah tercapai, terutama pada perubahan perilaku sasaran.
Soal 13
Faktor internal dalam analisis SWOT yang menunjukkan kelebihan atau modal yang dimiliki oleh suatu wilayah pertanian disebut...
A. Threats
B. Opportunities
C. Strengths
D. Weaknesses
E. Strategy
Jawaban: C
Dalam analisis SWOT, Strengths (Kekuatan) adalah faktor internal positif yang mendukung keberhasilan pembangunan pertanian di suatu wilayah.
Soal 14
Penyuluh yang diangkat dari petani yang berhasil dalam usahanya dan mau membantu penyuluh PNS dalam membimbing petani lain disebut...
A. Penyuluh Pertanian Swasta
B. Penyuluh Pertanian PPPK
C. Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)
D. Penyuluh Pertanian Swadaya
E. Penyuluh Pertanian Madya
Jawaban: D
Sesuai UU No. 16 Tahun 2006, Penyuluh Swadaya adalah pelaku utama yang berhasil dalam usahanya dan secara sukarela melakukan kegiatan penyuluhan.
Soal 15
Upaya untuk mempertahankan kesuburan tanah dengan cara menanam tanaman secara bergantian pada satu lahan disebut...
A. Ekstensifikasi
B. Monokultur
C. Rehabilitasi
D. Tumpang sari
E. Rotasi Tanaman
Jawaban: E
Rotasi tanaman (pergiliran tanaman) bertujuan untuk memutus siklus hama penyakit dan menjaga keseimbangan unsur hara dalam tanah.
Soal 16
Penerapan teknologi informasi berbasis web untuk menyediakan data dan materi penyuluhan secara online bagi penyuluh dan petani disebut...
A. Sistem Informasi Geografis
B. E-Commerce
C. Cyber Extension
D. Digital Marketing
E. Precision Farming
Jawaban: C
Cyber Extension adalah inovasi penyuluhan pertanian melalui media internet untuk mempercepat diseminasi informasi teknologi pertanian kepada sasaran.
Soal 17
Dokumen rencana kerja tahunan seorang penyuluh pertanian yang berisi jadwal dan rincian kegiatan operasional disebut...
A. Programa Nasional
B. Karya Tulis Ilmiah
C. Rencana Kerja Tahunan Penyuluh (RKTP)
D. Buku Saku Penyuluh
E. Laporan Mingguan
Jawaban: C
RKTP adalah rencana tertulis yang disusun oleh penyuluh sebagai penjabaran dari programa penyuluhan di tingkat desa/kecamatan untuk dilaksanakan dalam satu tahun.
Soal 18
Bahan utama pembuatan pupuk organik padat yang berasal dari kotoran ternak disebut...
A. Kompos
B. ZA
C. Pupuk Hijau
D. Pupuk Kandang
E. Urea
Jawaban: D
Pupuk kandang adalah pupuk organik yang berasal dari kotoran hewan peliharaan, baik padat maupun cair, yang telah mengalami proses dekomposisi.
Soal 19
Kriteria penilaian kelompok tani berdasarkan kelas kemampuan kelompok dimulai dari kelas pemula sampai ke kelas tertinggi yaitu...
A. Madya
B. Profesional
C. Mandiri
D. Lanjut
E. Utama
Jawaban: E
Berdasarkan pedoman pembinaan kelompok tani, urutan kelas kemampuan kelompok adalah: Pemula, Lanjut, Madya, dan Utama.
Soal 20
Saluran pemasaran yang paling pendek dalam perdagangan hasil pertanian adalah...
A. Petani -> Koperasi -> Grosir -> Konsumen
B. Petani -> Tengkulak -> Pengecer -> Konsumen
C. Petani -> Eksportir -> Konsumen luar negeri
D. Petani -> Konsumen
E. Petani -> Industri Pengolahan -> Konsumen
Jawaban: D
Saluran pemasaran tingkat nol (langsung) adalah dari produsen (petani) langsung ke konsumen tanpa perantara, yang biasanya memberikan margin keuntungan tertinggi bagi petani.
Soal 21 Premium
Prinsip penyuluhan pertanian yang menyatakan bahwa kegiatan penyuluhan harus didasarkan pada kebutuhan dan kepentingan nyata dari sasaran disebut prinsip...
A. Kepentingan sasaran
B. Kemitraan
C. Keterpaduan
D. Demokrasi
E. Keswadayaan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 22 Premium
Dalam budidaya padi sawah, teknik pemberian air yang tidak digenangi secara terus-menerus melainkan bergantian antara kondisi kering dan basah disebut...
A. Sistem Irigasi Tetes
B. Sistem Surjan
C. Irigasi Terputus (Intermittent Irrigation)
D. Sistem Gogo Rancah
E. Irigasi Curah
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 23 Premium
Jenis evaluasi penyuluhan yang dilakukan pada saat kegiatan penyuluhan sedang berlangsung untuk melihat kemajuan pelaksanaan disebut evaluasi...
A. Evaluasi Awal (Ex-ante)
B. Evaluasi Akhir (Sumatif)
C. Evaluasi Hasil (Result)
D. Evaluasi Proses (Formatif)
E. Evaluasi Dampak (Impact)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 24 Premium
Sesuai Peraturan Menteri Pertanian No. 67/2016, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) minimal terdiri dari...
A. 5 Kelompok Tani
B. 3 Kelompok Tani
C. 2 Kelompok Tani
D. 20 Kelompok Tani
E. 10 Kelompok Tani
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 25 Premium
Dalam pemilihan media penyuluhan, faktor 'Cost Effectiveness' merujuk pada pertimbangan...
A. Keindahan desain media
B. Kecepatan pembuatan media
C. Kesesuaian biaya dengan jangkauan dan dampak yang dihasilkan
D. Kecanggihan teknologi media
E. Kemudahan membawa media ke lapangan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 26 Premium
Kandungan air maksimal gabah kering giling (GKG) yang dipersyaratkan untuk disimpan dalam jangka waktu lama menurut standar umum adalah...
A. 18%
B. 16%
C. 14%
D. 12%
E. 10%
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 27 Premium
Salah satu komponen Programa Penyuluhan Pertanian adalah keadaan, yang dimaksud dengan 'Keadaan' adalah...
A. Harapan yang ingin dicapai
B. Biaya yang dibutuhkan
C. Petugas yang bertanggung jawab
D. Langkah-langkah kegiatan
E. Fakta atau data mengenai potensi dan masalah di wilayah tersebut
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 28 Premium
Sertifikasi yang menjamin bahwa proses budidaya pertanian dilakukan secara berkelanjutan, ramah lingkungan, dan aman dikonsumsi adalah...
A. HACCP
B. Good Agricultural Practices (GAP)
C. Indikasi Geografis
D. SNI (Standar Nasional Indonesia)
E. PIRT
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 29 Premium
Berdasarkan hierarkinya, Programa Penyuluhan Pertanian di tingkat kabupaten/kota disahkan oleh...
A. Camat
B. Kepala BPP
C. Bupati/Wali Kota atau Kepala Dinas Pertanian
D. Gubernur
E. Menteri Pertanian
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 30 Premium
Sistem tanam padi 'Jajar Legowo 2:1' bertujuan untuk meningkatkan populasi tanaman dengan memanfaatkan...
A. Penggunaan pupuk berlebih
B. Efek tanaman pinggir (border effect)
C. Benih hibrida saja
D. Pemberian pestisida rutin
E. Efek tanaman sela
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 31 Premium
Kriteria petani dalam mengadopsi inovasi menurut Everett Rogers yang paling cepat menerima teknologi baru (sekitar 2,5%) disebut...
A. Laggards
B. Early Adopters
C. Early Majority
D. Late Majority
E. Innovators
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 32 Premium
Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) yang memiliki badan hukum dan bertujuan untuk mengelola usaha tani secara profesional adalah...
A. Taruna Tani
B. Koperasi atau PT (Perseroan Terbatas) yang dimiliki petani
C. Gapoktan
D. Kelompok Wanita Tani
E. Poktan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 33 Premium
Data monografi desa yang mencakup luas lahan, jumlah penduduk petani, dan sarana irigasi merupakan contoh data dalam IPW yang bersifat...
A. Data Sekunder
B. Data Tersier
C. Data Spekulatif
D. Data Kualitatif
E. Data Primer
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 34 Premium
Dalam metode penyuluhan LAKU (Latihan dan Kunjungan), fokus utama kegiatan adalah meningkatkan kapasitas penyuluh melalui latihan berkala di...
A. Universitas
B. Kantor Gubernur
C. Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)
D. Pusat Penelitian
E. Pasar Tradisional
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 35 Premium
Berikut ini yang termasuk dalam sarana produksi pertanian (Saprodi) utama adalah...
A. Benih, Pupuk, dan Pestisida
B. Website dan Smartphone
C. Gudang dan Jalan Usaha Tani
D. Traktor dan Pompa air
E. Sertifikat tanah dan KUR
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 36 Premium
Prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang paling mendasar dalam menjaga keseimbangan ekosistem di lahan pertanian adalah...
A. Budidaya tanaman sehat dan pemanfaatan musuh alami
B. Eradikasi seluruh serangga
C. Pembakaran lahan pasca panen
D. Penanaman satu jenis tanaman saja
E. Penggunaan pestisida terjadwal
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 37 Premium
Rencana kerja penyuluh (RKTP) harus memiliki kriteria SMART. Huruf 'A' dalam SMART kepanjangannya adalah...
A. Actual
B. Achievable (Dapat dicapai)
C. Autonomous
D. Accountable
E. Aggressive
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 38 Premium
Salah satu indikator keberhasilan penyuluhan di tingkat 'Output' adalah...
A. Perubahan kebijakan pemerintah daerah
B. Jumlah petani yang hadir dan mengikuti kursus tani
C. Meningkatnya kesejahteraan masyarakat desa
D. Terwujudnya ketahanan pangan nasional
E. Meningkatnya pendapatan petani sebesar 20%
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 39 Premium
Keasaman tanah (pH) yang ideal untuk sebagian besar tanaman pangan dan hortikultura berada pada rentang...
A. 6,0 - 7,0
B. 9,5 - 10,5
C. 8,0 - 9,0
D. 4,5 - 5,5
E. 3,0 - 4,0
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 40 Premium
Dalam manajemen alsintan, sistem pinjam pakai atau sewa menyewa alat di tingkat kelompok tani dikelola oleh...
A. Kepala Desa secara pribadi
B. Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA)
C. Penyuluh PNS
D. Pedagang alat pertanian
E. Dinas Sosial
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 41 Premium
Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan) digunakan untuk mendata penyuluh dan kelompok tani. Instansi yang mengelola Simluhtan di tingkat pusat adalah...
A. Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP)
B. Dewan Pertanian Nasional
C. Kementerian Komunikasi dan Informatika
D. Kementerian Dalam Negeri
E. Badan Pusat Statistik
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 42 Premium
Penyuluhan yang dilakukan dengan pendekatan kelompok lebih efektif dibandingkan pendekatan perseorangan karena adanya...
A. Dinamika kelompok dan proses belajar antar sesama (peer learning)
B. Pengawasan yang ketat dari polisi
C. Biaya yang lebih mahal
D. Kerahasiaan teknologi yang terjaga
E. Keharusan memberi bantuan modal
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 43 Premium
Dalam rantai nilai (value chain) pertanian, pengolahan bahan mentah menjadi bahan setengah jadi atau barang jadi bertujuan untuk...
A. Meningkatkan nilai tambah (value added) dan memperpanjang masa simpan
B. Mengurangi volume angkut saja
C. Mempermudah pembuangan limbah
D. Menurunkan harga jual
E. Menghabiskan anggaran subsidi
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 44 Premium
Penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) secara online kini diwajibkan untuk penebusan...
A. Pupuk Bersubsidi
B. Air irigasi
C. Pestisida subsidi
D. Lahan hutan
E. Benih subsidi
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 45 Premium
Metode evaluasi penyuluhan menggunakan model Kirkpatrick mengevaluasi 4 level. Level pertama yang diukur adalah...
A. Behavior (Perilaku)
B. Transfer (Perubahan Kinerja)
C. Reaction (Reaksi/Kepuasan Peserta)
D. Results (Dampak bisnis/sosial)
E. Learning (Pembelajaran)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 46 Premium
Salah satu masalah klasik dalam pemasaran hasil pertanian adalah harga yang anjlok pada saat panen raya. Strategi untuk mengatasi hal ini adalah...
A. Meningkatkan biaya promosi di TV
B. Impor komoditas sejenis
C. Menghentikan produksi tanaman
D. Menjual seluruh hasil kepada tengkulak tercepat
E. Sistem tunda jual dan resi gudang
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 47 Premium
UU No. 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani mengatur tentang jaminan kegagalan panen melalui program...
A. Penghapusan utang piutang
B. Asuransi Pertanian (AUTP)
C. Pemberian bibit unggul cuma-cuma
D. Sertifikasi lahan gratis
E. Bantuan tunai langsung
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 48 Premium
Penyuluh Pertanian dalam menjalankan tugasnya harus memiliki kode etik profesi. Sikap 'Objektif' berarti penyuluh harus...
A. Menutup-nutupi kelemahan suatu teknologi
B. Memberikan informasi berdasarkan fakta dan data ilmiah yang benar
C. Memihak pada petani yang paling kaya
D. Mengikuti perintah atasan meskipun salah secara teknis
E. Hanya menyampaikan keberhasilan saja
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 49 Premium
Dalam penyusunan RKTP, kegiatan 'Kunjungan Lapangan' bertujuan untuk...
A. Melakukan bimbingan teknis dan konsultasi langsung atas masalah di lahan
B. Membantu menanam tanaman di lahan petani
C. Berlibur bersama keluarga petani
D. Menagih pajak lahan
E. Mengambil sampel tanah untuk dijual
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 50 Premium
Salah satu kelembagaan penyuluhan non-pemerintah yang dibentuk oleh swasta untuk tujuan pemasaran produk perusahaannya disebut...
A. Koperasi Unit Desa
B. Kelompok Pendengar
C. Penyuluhan Swasta
D. Penyuluhan Mandiri
E. LSM Pertanian
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Penyuluh Pertanian Terampil

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Pertanian Terampil semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Pertanian Terampil, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Penyuluh Pertanian Terampil

SKB CPNS Penyuluh Pertanian Terampil adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Penyuluh Pertanian Terampil meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Penyuluh Pertanian Terampil, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Penyuluh Pertanian Terampil tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Penyuluh Pertanian Terampil tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.