SKB CPNS Penera Ahli Pertama 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Penera Ahli Pertama, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Penera Ahli Pertama, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Penera Ahli Pertama

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penera Ahli Pertama berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Pelaksanaan Tera Alat Ukur, Alat Takar, Alat Timbang, dan Alat Perlengkapan Tingkat Kesulitan III dan IV
  • Pelaksanaan Tera Ulang Alat Ukur, Alat Takar, Alat Timbang, dan Alat Perlengkapan Tingkat Kesulitan III dan IV
  • Penanganan dan pengelolaan instalasi uji

Simulasi Tryout SKB CPNS Penera Ahli Pertama

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penera Ahli Pertama, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Penera Ahli Pertama. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Penera Ahli Pertama

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Penera Ahli Pertama.

Soal 1
Dalam pelaksanaan tera pada Timbangan Jembatan (Tingkat Kesulitan IV), pengujian yang dilakukan untuk memastikan bahwa penunjukan timbangan tetap sama meskipun beban diletakkan pada posisi yang berbeda di atas lantai muatan disebut pengujian...
A. Pengujian Kemampuan Ulang (Repeatability)
B. Pengujian Mobilitas
C. Pengujian Kesalahan Penunjukan
D. Pengujian Tara
E. Pengujian Eksentrisitas (Eccentricity Test)
Jawaban: E
Berdasarkan Syarat Teknis Timbangan Bukan Otomatis (Permendag No. 68 Tahun 2018), pengujian eksentrisitas dilakukan untuk memastikan bahwa timbangan memberikan hasil yang sama (dalam batas toleransi) pada penempatan beban yang tidak terpusat atau di berbagai titik lantai muatan.
Soal 2
Batas Kesalahan yang Diizinkan (BKD) merupakan parameter penting dalam metrologi legal. Secara umum, berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal dan peraturan pelaksanaannya, hubungan antara BKD Tera dan BKD Tera Ulang untuk sebagian besar UTTP adalah...
A. BKD Tera Ulang adalah setengah dari BKD Tera
B. BKD Tera Ulang adalah tiga kali BKD Tera
C. BKD Tera Ulang sama persis dengan BKD Tera
D. BKD Tera Ulang adalah dua kali BKD Tera
E. BKD Tera Ulang tidak memiliki batasan numerik yang tetap
Jawaban: D
Berdasarkan pedoman dan Syarat Teknis UTTP secara umum di Indonesia yang merujuk pada UU No. 2 Tahun 1981 dan standar OIML, Batas Kesalahan yang Diizinkan (BKD) pada saat Tera Ulang umumnya ditetapkan sebesar dua kali dari BKD pada saat Tera (awal), mengingat adanya faktor keausan alat selama pemakaian.
Soal 3
Instalasi uji meter arus volumetrik BBM harus memiliki standar uji yang tertelusur. Proses memastikan bahwa standar uji tersebut (seperti prover tank) memiliki nilai ukur yang sah dan terkait dengan standar nasional/internasional disebut dengan...
A. Kalibrasi Internal
B. Validasi Metode
C. Verifikasi Kinerja
D. Ketidakpastian Pengukuran
E. Ketertelusuran Metrologi (Traceability)
Jawaban: E
Ketertelusuran metrologi (Traceability) adalah sifat hasil pengukuran atau nilai standar yang dapat dihubungkan ke referensi tertentu, biasanya standar nasional atau internasional, melalui rantai perbandingan yang tak terputus dan masing-masing memiliki ketidakpastian yang dinyatakan.
Soal 4
Seorang Penera akan melakukan tera ulang pada Pompa Ukur Bahan Bakar Minyak (PUBBM). Sebelum melakukan pengujian kebenaran volume, tindakan pertama yang harus dilakukan terkait kondisi fisik PUBBM tersebut adalah...
A. Membersihkan nozzle dengan cairan pelarut kimia kuat
B. Langsung membongkar CPU pompa untuk mengecek memori
C. Mengalirkan bahan bakar pada kecepatan maksimum selama 10 menit
D. Melakukan pemeriksaan visual terhadap kelengkapan, keutuhan segel Tera sebelumnya, dan kondisi fisik UTTP
E. Mengubah harga per liter pada display
Jawaban: D
Dalam prosedur pelaksanaan Tera Ulang sesuai Syarat Teknis PUBBM, langkah awal yang mutlak adalah pemeriksaan pendahuluan (visual) untuk memastikan identitas alat, keutuhan Cap Tanda Tera (segala bentuk segel jaminan) sebelumnya, dan tidak adanya modifikasi ilegal.
Soal 5
Tanda yang dibubuhkan atau dipasang pada UTTP yang menyatakan bahwa UTTP tersebut telah memenuhi syarat setelah dilakukan pengujian disebut...
A. Cap Tanda Pegawai Berhak
B. Cap Tanda Daerah
C. Cap Tanda Tera Sah
D. Cap Tanda Batal
E. Cap Tanda Jaminan
Jawaban: C
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal, Cap Tanda Tera Sah dibubuhkan pada UTTP yang disahkan (memenuhi syarat BKD dan teknis) pada waktu ditera atau ditera ulang.
Soal 6
Perawatan anak timbangan standar kelas E2, F1, dan F2 di dalam laboratorium (instalasi uji) sangat ketat. Praktik yang paling tepat dalam menangani anak timbangan standar tersebut adalah...
A. Menyimpannya bersama bahan kimia cair agar ruang penyimpanannya steril
B. Membersihkannya dengan amplas halus secara berkala untuk menghilangkan debu
C. Menanganinya menggunakan pinset khusus berlapis nilon, chamois, atau sarung tangan katun agar tidak terkontaminasi lemak/keringat
D. Mencucinya dengan air sabun sebelum digunakan untuk pengujian
E. Menyentuhnya langsung dengan tangan agar suhu tubuh menyelaraskan suhu anak timbangan
Jawaban: C
Menurut pedoman penanganan standar massa (OIML R 111), anak timbangan presisi tinggi tidak boleh disentuh dengan tangan telanjang karena lemak, kelembaban, dan kotoran dari kulit dapat mengubah massa standar tersebut. Harus digunakan sarung tangan katun bersih atau pinset yang ujungnya dilapisi bahan non-abrasif.
Soal 7
Pada pelaksanaan tera ulang sebuah timbangan elektronik Tingkat Kesulitan III, ditemukan bahwa timbangan tersebut menunjuk angka yang salah secara signifikan melebihi BKD dan tidak dapat diperbaiki/disetel kembali. Tindakan administratif yang harus dilakukan Penera adalah...
A. Membubuhkan Cap Tanda Jaminan agar tidak digunakan sementara
B. Menyarankan pemilik membuang timbangan ke tempat sampah
C. Membubuhkan Cap Tanda Tera Sah karena itu adalah kesalahan pabrik
D. Membubuhkan Cap Tanda Batal dan merusak/menghapus Cap Tanda Tera sebelumnya
E. Menyita timbangan tersebut untuk dijadikan hak milik negara
Jawaban: D
Menurut UU No. 2 Tahun 1981 Pasal 18, UTTP yang diajukan untuk ditera ulang dan ternyata tidak memenuhi syarat serta tidak dapat diperbaiki lagi, harus dibubuhkan Cap Tanda Batal (dan/atau menghapus tanda tera sah sebelumnya) agar tidak sah digunakan untuk berniaga.
Soal 8
Dalam instalasi uji aliran gas (Gas Flowmeter), salah satu parameter lingkungan yang sangat krusial dan harus dicatat untuk menghitung kompensasi volume gas sesuai dengan hukum gas ideal adalah...
A. Temperatur dan Tekanan absolut gas yang mengalir
B. Tingkat kebisingan (Desibel) instalasi
C. Intensitas cahaya (Lux) ruangan
D. Kecepatan angin di luar laboratorium
E. Kadar oksigen di udara sekitar
Jawaban: A
Volume gas sangat dipengaruhi oleh temperatur dan tekanan (Hukum Boyle-Mariotte dan Charles). Dalam pengujian meter gas (Tingkat III/IV), koreksi suhu dan tekanan absolut gas wajib dilakukan untuk menghitung volume standar atau aktual secara akurat.
Soal 9
UTTP tingkat kesulitan IV seperti Timbangan Ban Berjalan (Conveyor Belt Scale) memiliki karakteristik pengujian yang berbeda dengan timbangan statis. Pengujian pada timbangan jenis ini harus dilakukan dalam kondisi...
A. Dilepas dari ban berjalan dan diletakkan di atas meja uji
B. Hanya saat ban berhenti dan beban statis diletakkan
C. Tanpa beban sama sekali selama 24 jam
D. Dinamis, saat ban berjalan (beroperasi) dengan menggunakan material uji (simulasi aliran material)
E. Di dalam laboratorium tertutup kedap udara
Jawaban: D
Syarat Teknis Timbangan Ban Berjalan mensyaratkan pengujian kebenaran dan kinerja dalam keadaan dinamis (beroperasi), karena alat ini mengukur aliran massa material saat ban berjalan (flow rate dan totalized weight). Pengujian statis saja tidak mencerminkan akurasi aslinya.
Soal 10
Salah satu bentuk jaminan integritas pada instalasi uji metrologi adalah pelaksanaan kalibrasi alat standar yang digunakan oleh Penera. Alat standar tersebut dikalibrasi oleh...
A. Pabrik pembuat UTTP tersebut tanpa perlu sertifikat
B. Penera yang baru saja lulus diklat
C. Kepala Desa atau Camat setempat
D. Pemilik UTTP yang diuji
E. Laboratorium kalibrasi yang terakreditasi KAN (Komite Akreditasi Nasional) atau setara
Jawaban: E
Untuk memastikan ketertelusuran hasil pengujian (ISO/IEC 17025), standar kerja (working standards) dan instalasi uji harus dikalibrasi secara periodik oleh laboratorium kalibrasi yang kompeten dan terakreditasi secara nasional (oleh KAN) atau internasional.
Soal 11
Pada proses Tera Meter Arus (Flowmeter) untuk BBM, pengujian sering menggunakan alat standar berupa Bejana Ukur Standar (Prover). Jika cairan BBM yang digunakan untuk pengujian memiliki sifat mudah menguap (volatile), tindakan pencegahan dalam instalasi uji adalah...
A. Meniupkan udara panas ke dalam cairan agar cepat menguap
B. Mencampurkan air ke dalam BBM untuk menstabilkan penguapan
C. Memanaskan instalasi pipa agar cairan mengalir lebih cepat
D. Membuka seluruh tutup prover agar tekanan udara seimbang
E. Memastikan instalasi rapat udara dan meminimalkan kontak BBM dengan udara terbuka untuk menghindari penyusutan volume karena penguapan
Jawaban: E
BBM seperti bensin (gasoline) sangat mudah menguap. Penguapan selama proses tera/tera ulang akan mengurangi volume nyata yang diukur di dalam prover, sehingga menyebabkan kesalahan pengukuran (error). Instalasi uji harus didesain tertutup/rapat udara (vapor-tight).
Soal 12
Penera melakukan Tera terhadap Tangki Ukur Mobil (TUM). Salah satu pemeriksaan fisik krusial sebelum menentukan kapasitas (menara/leher tangki) adalah memastikan posisi tangki berada pada kondisi...
A. Miring 15 derajat ke depan
B. Terkempeskan (ban divakumkan)
C. Berada di jalan menanjak untuk memastikan aliran keluar maksimal
D. Mesin mobil menyala pada RPM tinggi
E. Berada pada bidang yang datar (waterpas) yang diukur pada sasis atau pelat penunjuk kerataan
Jawaban: E
Syarat Teknis Tangki Ukur Mobil (TUM) mewajibkan proses tera (kalibrasi volume) dilakukan saat tangki berada pada posisi datar sempurna (leveling) yang dipastikan dengan alat waterpas pada titik referensi kerataan, agar permukaan cairan sejajar sempurna dengan indeks penunjuk volume.
Soal 13
Ketika sebuah UTTP telah selesai ditera ulang dan dinyatakan sah, Penera wajib membubuhkan Cap Tanda Jaminan (Segel). Fungsi dari Cap Tanda Jaminan tersebut adalah...
A. Untuk melindungi bagian-bagian alat pengatur atau penyetel dari UTTP agar tidak dapat diubah oleh pihak yang tidak berwenang
B. Untuk memberikan perlindungan dari karat dan korosi
C. Sebagai tanda bahwa alat tersebut telah lunas cicilan kreditnya
D. Sebagai bukti pembayaran retribusi tera ulang
E. Untuk memperindah tampilan luar UTTP
Jawaban: A
Menurut UU No. 2 Tahun 1981, Cap Tanda Jaminan berfungsi untuk menyegel dan menjamin agar bagian-bagian penting dari UTTP (seperti komponen penyetelan/kalibrasi mekanik atau elektronik) tidak dapat diakses atau diubah tanpa merusak segel tersebut.
Soal 14
Manajemen risiko di dalam instalasi uji mekanik/massa sangat penting, terutama terkait penggunaan crane atau forklift saat memindahkan anak timbangan standar besar (misal 500 kg - 1000 kg). Langkah keselamatan kerja (K3) yang wajib diterapkan adalah...
A. Memastikan alat angkat (hoist/crane) telah tersertifikasi kelayakannya dan operator memiliki lisensi (SIO)
B. Melakukan pengangkatan secara cepat agar pekerjaan lekas selesai
C. Berdiri persis di bawah anak timbangan yang sedang diangkat untuk mengarahkan posisinya
D. Menggunakan tali rafia tebal sebagai pengikat alternatif
E. Mematikan semua lampu instalasi agar operator bisa fokus
Jawaban: A
Dalam pengelolaan instalasi uji (K3 Laboratorium), pengoperasian alat berat untuk memindahkan massa standar memerlukan kompetensi khusus (Surat Izin Operator) dan peralatan yang laik pakai (bersertifikat) untuk mencegah kecelakaan kerja (seperti tertimpa beban yang dapat berakibat fatal).
Soal 15
Sebuah Timbangan Jembatan elektronik telah jatuh tempo masa teranya dan pemilik mengajukan Tera Ulang. Jangka waktu kewajiban Tera Ulang untuk Timbangan Jembatan sesuai peraturan yang berlaku adalah...
A. Setiap 2 tahun sekali
B. Setiap 5 tahun sekali
C. Hanya satu kali seumur hidup timbangan
D. Setiap 6 bulan sekali
E. Setiap 1 tahun sekali
Jawaban: E
Berdasarkan Permendag yang mengatur jangka waktu tera dan tera ulang UTTP (umumnya Permendag No. 67 Tahun 2018), sebagian besar UTTP jenis timbangan komersial, termasuk Timbangan Jembatan, wajib ditera ulang setiap 1 (satu) tahun sekali untuk menjamin akurasi operasionalnya.
Soal 16
Dalam instalasi uji volume, sebuah Bejana Ukur Standar (Volumetric Prover) terbuat dari baja tahan karat (Stainless Steel). Apabila digunakan untuk pengujian cairan dengan suhu yang berbeda-beda, kompensasi yang wajib diperhitungkan oleh Penera adalah...
A. Angin di dalam bejana ukur
B. Warna dari cairan yang diuji
C. Gaya magnetik benda di sekitarnya
D. Koefisien muai ruang (kubikal) dari material bejana akibat perubahan suhu
E. Kecepatan cahaya di dalam cairan
Jawaban: D
Setiap material, termasuk baja tahan karat, akan mengalami pemuaian atau penyusutan volume saat terjadi perubahan temperatur. Dalam perhitungan volume secara presisi, koefisien muai ruang bahan (cubical expansion coefficient) prover wajib dimasukkan sebagai faktor koreksi suhu dinding prover (CTS - Correction for Temperature of Steel).
Soal 17
Pada Timbangan Bukan Otomatis (TBO), terdapat perangkat yang digunakan untuk mengembalikan penunjukan timbangan ke posisi nol tanpa meletakkan beban. Perangkat ini disebut...
A. Perangkat Penyetel Nol (Zero-Setting Device)
B. Perangkat Pengunci (Locking Device)
C. Perangkat Filter Getaran
D. Perangkat Cetak (Printer)
E. Perangkat Tera
Jawaban: A
Perangkat penyetel nol (Zero-Setting Device) adalah mekanisme atau tombol elektronik pada timbangan (OIML R 76) yang berfungsi untuk mengembalikan indikator penunjukan berat ke angka nol ketika piringan timbangan kosong, untuk menghilangkan pengaruh kotoran kecil atau penyimpangan nol.
Soal 18
Sebuah Meter Taksi elektronik yang telah terpasang pada kendaraan diuji dalam pelaksanaan Tera Ulang. Parameter utama yang diuji untuk menentukan BKD Meter Taksi tersebut adalah...
A. Jarak tempuh lintasan dan/atau waktu tunggu (waktu argo berjalan tanpa perpindahan jarak)
B. Kenyamanan suspensi dan kecepatan maksimum taksi
C. Suhu mesin taksi dan voltase aki
D. Ukuran velg ban dan frekuensi radio taksi
E. Jumlah bensin yang dihabiskan dan harga kendaraan
Jawaban: A
Syarat Teknis Argometer (Meter Taksi) menetapkan bahwa pengujian kebenaran meter taksi dilakukan terhadap tarif yang dihitung berdasarkan jarak tempuh (dengan lintasan uji atau roller test) dan berdasarkan waktu (tarif waktu tunggu saat kendaraan berhenti/berjalan lambat).
Soal 19
Menurut UU No. 2 Tahun 1981, kegiatan memodifikasi UTTP yang telah dibubuhi Cap Tanda Tera sehingga ukuran atau takarannya menjadi tidak benar, merupakan tindakan...
A. Legal jika dilaporkan ke polisi
B. Inovasi teknologi yang dianjurkan pemerintah
C. Tindak pidana metrologi (Pelanggaran/Kejahatan) yang dapat dikenakan sanksi pidana
D. Kewajaran dalam transaksi berniaga
E. Hak mutlak pemilik UTTP
Jawaban: C
Pasal 25 hingga 32 dalam UU No. 2 Tahun 1981 secara tegas melarang tindakan mengubah, memalsukan tanda tera, atau menggunakan UTTP yang telah diubah sehingga menunjukkan hasil ukur yang tidak benar, dan mengklasifikasikannya sebagai tindak pidana (penipuan takaran/ukuran).
Soal 20
Salah satu komponen utama dari Timbangan Elektronik Tingkat Kesulitan IV adalah sensor yang merubah regangan mekanik akibat beban (gaya) menjadi sinyal listrik. Sensor ini dinamakan...
A. Rotameter
B. Termokopel
C. Load Cell (Sel Beban)
D. Flow Computer
E. Hygrometer
Jawaban: C
Load Cell (Sel Beban) adalah transduser (sensor) elektromekanik yang merupakan komponen kunci pada timbangan elektronik modern. Komponen ini bekerja menggunakan prinsip strain gauge untuk mendeteksi perubahan gaya/massa dan mengubahnya menjadi output listrik miliVolt.
Soal 21 Premium
Dalam evaluasi ketidakpastian pengukuran pada kalibrasi anak timbangan standar di instalasi uji massa, efek gaya apung udara (air buoyancy) merupakan salah satu komponen penyumbang ketidakpastian. Kompensasi gaya apung udara ini sangat bergantung pada...
A. Warna logam pelapis standar dan intensitas cahaya ruangan
B. Kecepatan operator menimbang dan daya listrik timbangan
C. Massa jenis (densitas) anak timbangan dan massa jenis (densitas) udara pada saat pengujian
D. Frekuensi pembersihan ruang laboratorium
E. Kekerasan bahan anak timbangan dan viskositas udara
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 22 Premium
Pengujian 'Creep Test' (Uji Rayapan) pada proses evaluasi dan tera perangkat Timbangan Elektronik dimaksudkan untuk memeriksa...
A. Respons alat terhadap beban dinamis yang bergerak sangat cepat
B. Perubahan nilai penunjukan pada beban tetap yang diaplikasikan secara konstan dalam kurun waktu tertentu (misal 30 menit atau 4 jam)
C. Perubahan penunjukan nol saat suhu ruangan berfluktuasi
D. Kemampuan indikator menahan cipratan air (IP rating)
E. Kesalahan akibat tegangan listrik yang turun perlahan (drop voltage)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 23 Premium
Penera sedang melakukan pengujian meter arus (flowmeter) Tingkat IV menggunakan instalasi Pipe Prover. Terdapat fenomena pembentukan gelembung uap mendadak di dalam zat cair pada daerah yang tekanan lokalnya turun di bawah tekanan uap cairan, yang dapat merusak meteran. Fenomena ini disebut...
A. Kavitasi (Cavitation)
B. Kondensasi gas
C. Resonansi Pipa
D. Laminar flow breakdown
E. Aerasi sistem
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 24 Premium
Sebagai bagian dari pengelolaan instalasi uji, standar massa yang digunakan sebagai standar kerja harus dipastikan tidak mengalami drift yang signifikan antar siklus kalibrasi. Metode pemantauan rutin untuk memverifikasi hal ini di laboratorium (tanpa harus mengirim ke lab eksternal) disebut...
A. Pengecekan antara (Intermediate check / In-house verification)
B. Pengujian deklinasi termal
C. Pembubuhan segel ganda
D. Penghapusan data histori (Data wiping)
E. Uji kelayakan ergonomis
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 25 Premium
Pada Timbangan Jembatan yang dipasang di area terbuka (outdoor), hembusan angin kencang dapat menyebabkan beban semu pada lantai jembatan karena luas permukaannya yang besar. Hal ini merupakan sumber kesalahan sistematis yang disebut...
A. Gangguan sinyal frekuensi radio
B. Kesalahan paralaks
C. Kesalahan histeresis mekanik
D. Pengaruh lingkungan aerodinamis (Aerodynamic/Wind force effect)
E. Drift nol elektrik
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 26 Premium
Dalam proses penyegelan pasca Tera Ulang pada Meter Aliran Massa (Coriolis Mass Flow Meter), bagian mana yang paling kritis untuk disegel dengan Tanda Jaminan agar parameter metrologis (Kalibrasi K-Factor) tidak dapat diubah?
A. Kabel power supply utama (Stopkontak)
B. Switch 'Hardware Lock' di dalam transmitter atau port konfigurasi memori
C. Layar LCD eksternal (display glass)
D. Pipa masuk (inlet) cairan
E. Tutup luar pelindung sensor (casing cover)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 27 Premium
Dalam prosedur kalibrasi Tangki Ukur Tetap (TUT) silinder tegak untuk industri perminyakan menggunakan metode Optical Reference Line (ORLM), peralatan utama optik yang digunakan untuk mengukur lingkar tangki pada berbagai ketinggian adalah...
A. Jangka sorong raksasa
B. Anemometer digital
C. Theodolite atau Total Station optik
D. Thermometer infra merah
E. Mikrometer sekrup
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 28 Premium
Berdasarkan OIML R 76, timbangan non-otomatis diklasifikasikan ke dalam kelas ketelitian berdasarkan nilai skala verifikasi (e) dan jumlah interval skala (n). Timbangan analitik resolusi tinggi di laboratorium umumnya termasuk dalam kelas ketelitian...
A. Kelas IIII (Biasa)
B. Kelas III (Sedang)
C. Kelas I (Khusus)
D. Kelas V (Sangat Rendah)
E. Kelas II (Tinggi)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 29 Premium
Dalam pelaksanaan Tera Ulang Meter Air pelanggan industri berkapasitas besar, seringkali ditemukan kondisi strainer (saringan) yang tersumbat lumpur. Pengaruh dominan dari penyumbatan ini terhadap sistem pengukuran secara teknis adalah...
A. Memperbaiki ketelitian meter menjadi lebih presisi
B. Mengubah air menjadi uap panas akibat gesekan
C. Menghancurkan impeller dalam waktu 1 jam
D. Membuat meter air mencatat lebih cepat karena kecepatan linier meningkat pada celah sempit (Jet effect) atau mencatat lebih lambat karena aliran tidak laminar, mengakibatkan kesalahan penunjukan yang melampaui BKD
E. Tidak ada pengaruh sama sekali pada meter mekanik
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 30 Premium
Penanganan instalasi uji berbasis sensor beban (Load cell) memerlukan perlindungan terhadap bahaya tegangan kejut listrik, terutama dari sambaran petir. Oleh karena itu, jembatan timbang modern dan instalasinya harus dilengkapi dengan sistem...
A. Pelumas oli secara terus-menerus pada indikator digital
B. Pendingin udara berbahan amonia
C. Pembumian (Grounding/Earthing) yang baik dengan resistansi sangat rendah (< 1 Ohm) dan Surge Arrester
D. Penghangat ruangan elektronik
E. Anti-magnetik shield berbahan tembaga murni 1 meter tebal
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 31 Premium
Pada pengujian Timbangan Jembatan menggunakan truk bermuatan khusus, jika jumlah Anak Timbangan Standar (ATS) tidak mencukupi untuk mencapai kapasitas maksimum (Max) timbangan, metode pengujian yang diperbolehkan sesuai Syarat Teknis disebut dengan...
A. Metode ekstrapolasi linear murni
B. Metode Substitusi Material (Substitution Method) menggunakan muatan pengganti (ballast)
C. Metode bypass kalibrasi software
D. Metode resonansi frekuensi jembatan
E. Metode estimasi visual berat truk
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 32 Premium
Sebuah dispenser CNG (Compressed Natural Gas) untuk SPBG akan ditera ulang. Berbeda dengan BBM, pengukuran CNG didasarkan pada massa gas, bukan volumenya. UTTP yang umum digunakan pada dispenser CNG yang beroperasi pada prinsip gaya coriolis adalah...
A. Ultrasonic Flow Meter
B. Orifice Plate Meter
C. Coriolis Mass Flow Meter
D. Rotary Lobe Meter
E. Positive Displacement Meter
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 33 Premium
Pada evaluasi data pengujian di instalasi kalibrasi volume, koreksi (Ctpl) harus diaplikasikan untuk menghitung volume bersih. Parameter apa saja yang memengaruhi nilai faktor koreksi fluida cair (Ctl dan Cpl)?
A. Warna cairan dan konduktivitas listriknya
B. Laju aliran cairan (flow rate) dan gaya gravitasi bumi lokal
C. Material dinding pipa dan jenis pompa penggerak
D. Suhu (Temperature), Tekanan (Pressure), dan Kerapatan/Densitas (Density) cairan
E. Viskositas cairan dan panjang pipa instalasi
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 34 Premium
Saat melaksanakan pengujian kesalahan penunjukan pada timbangan mekanik (dacin, timbangan meja mekanik), terdapat parameter pengujian yang melihat besarnya tambahan beban terkecil yang diperlukan untuk membuat indeks penunjukan bergeser secara signifikan (misal 2 mm). Uji ini disebut...
A. Uji Kestabilan Waktu
B. Uji Kepekaan (Sensitivity Test / Discrimination Test)
C. Uji Kemampuan Ulang
D. Uji Tara
E. Uji Guncangan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 35 Premium
Meter kWh (kiloWatt Hour) listrik 3 fasa untuk pelanggan industri besar diklasifikasikan sebagai UTTP yang memerlukan pengawasan metrologi. Komponen kunci yang menurunkan arus/tegangan sangat tinggi menjadi tingkat yang aman dibaca oleh meter kWh dan BUKAN merupakan bagian internal meter, tetapi memengaruhi akurasi sistem, adalah...
A. Relay Proteksi Beban Lebih
B. Inverter DC-AC
C. Transformator Instrumen (Trafo Arus / CT dan Trafo Tegangan / PT)
D. Generator sinkron
E. Kapasitor Bank
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 36 Premium
Untuk menjaga kualitas ketertelusuran suhu pada termometer digital presisi tinggi (misal PRT/RTD) yang digunakan pada instalasi uji metrologi cairan, laboratorium sering menggunakan medium simulasi suhu dengan keseragaman termal yang sangat baik. Alat tersebut dinamakan...
A. Pemanas induksi logam
B. Oven microwave dapur
C. Radiator kendaraan
D. Liquid Calibration Bath (Mandi Cairan Kalibrasi)
E. Kipas angin sentrifugal
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 37 Premium
Di dalam pelaksanaan Tera Meter Arus menggunakan Master Meter, istilah 'Meter Factor' (MF) dari meteran yang diuji dihitung menggunakan rumus dasar...
A. Volume Aktual / Volume yang Ditunjuk oleh meter yang diuji
B. Selisih Volume Aktual dikurangi Densitas
C. Volume Aktual / Suhu Aktual Cairan
D. Laju Aliran (Flowrate) * Waktu
E. Volume yang Ditunjuk meter / Volume Aktual standar
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 38 Premium
Sebuah Timbangan Emas (Kelas II) mengajukan tera ulang. Saat diuji pada tempat penggunaannya, penera mencatat efek gaya gravitasi lokal yang dapat berbeda dengan gravitasi tempat kalibrasi pabriknya. Untuk mengatasi hal tersebut pada timbangan elektronik beresolusi tinggi, fitur yang harus dieksekusi sebelum tera ulang adalah...
A. Format hard disk memori internal
B. Kalibrasi internal atau eksternal span penyesuaian gravitasi (Gravity adjustment / Span Calibration)
C. Mengganti load cell dengan versi mekanik
D. Mencabut segel dari papan sirkuit utama timbangan selamanya
E. Memanaskan indikator dengan hair dryer
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 39 Premium
Instalasi pengujian tangki ukur ruang kapal (Ship Tank) biasanya memanfaatkan metode volumetrik menggunakan alat penakar yang telah tertelusur (Water Meter/Master Meter). Proses memompa dan menghitung volume air laut/tawar yang dimasukkan ke kompartemen tangki kapal disebut...
A. Liquid calibration method (Metode Pengukuran dengan Cairan)
B. Strapping method (Metode Pita Ukur)
C. Laser scanning method
D. Ultrasonic Echo-sounding
E. Dry-docking method
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 40 Premium
Dalam evaluasi kinerja Pompa Ukur BBM saat Tera Ulang, pengujian laju alir (Flow rate test) harus dipastikan berada dalam batas aman dan spesifikasi dispenser agar error pengulangan (repeatability) kecil. Jika ditemukan laju alir nozzle sangat lambat (di bawah syarat teknis minimum), hal ini dapat menyebabkan...
A. Error bypass (bocoran internal pada katup dan piston meter) menjadi dominan sehingga meter under-register (merugikan pembeli/pemilik)
B. Bensin membeku menjadi gel
C. Pompa meledak seketika
D. Menurunnya oktan dari bahan bakar bensin
E. Meter PUBBM berubah menjadi dispenser air minum otomatis
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 41 Premium
Sebuah bejana ukur standar (V) dengan kapasitas 1.000 Liter berbahan baja karbon yang digunakan di instalasi uji akan mengukur BBM. BBM merupakan cairan yang rentan memuai. Parameter ketidakpastian Tipe B terbesar pada instalasi ini yang bersumber dari spesifikasi termometer pencatat suhu cairan adalah...
A. Jumlah baut pada tangki BBM
B. Bahan gagang termometer (plastik vs kayu)
C. Resolusi dan akurasi/kalibrasi dari termometer tersebut
D. Warna cairan alkohol dalam termometer analog
E. Bentuk panjang bejana ukur 1.000 Liter
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 42 Premium
Prosedur tera ulang UTTP sering menggunakan 'Master Meter'. Untuk menjamin kinerja dari Master Meter, alat ini harus dilakukan provings (kalibrasi ulang intern) menggunakan Pipe Prover yang ada di instalasi pada saat kondisi operasi. Proses pengulangan proving ini bertujuan untuk mendapatkan...
A. Angka kekentalan kinetis dari fluida yang dilewatkan
B. Bukti bahwa pipa tidak bocor air
C. Nilai Meter Factor (MF) aktual dari Master Meter dengan toleransi repeatability yang masuk batasan standar (misal range max-min ≤ 0,05%)
D. Surat izin lingkungan laboratorium
E. Tanda persetujuan menteri perdagangan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 43 Premium
Pada uji tera timbangan ban berjalan (Conveyor Belt Scale), parameter yang mengukur kecepatan gerak sabuk ban (belt speed) dan menyampaikannya ke integrator (komputer timbangan) adalah...
A. Tachometer / Speed Sensor
B. Counter balance wheel
C. Inclinometer / Kemiringan Sensor
D. Load Cell
E. Flowmeter magnetik
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 44 Premium
Pada Timbangan Analitik elektronik kelas presisi tinggi, perubahan tekanan udara mendadak (misalnya karena buka-tutup pintu atau AC di ruang lab uji) akan mengganggu stabilitas penunjukan massanya secara signifikan. Untuk mencegah hal tersebut, komponen perangkat keras fisik timbangan yang digunakan adalah...
A. Surge protector listrik
B. Baterai UPS (Uninterruptible Power Supply)
C. Casing dari besi cor padat setebal 10 cm
D. Layar sentuh LCD ukuran besar
E. Draft shield (Pelindung hembusan udara berkaca)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 45 Premium
Sesuai regulasi Metrologi Legal, perlakuan yang diterapkan jika Penera menemukan Meter Air (Tingkat III) saat Tera Ulang dengan kondisi Cap Tanda Tera lama yang rusak, namun kondisi alat dan hasil pengujiannya masih masuk dalam BKD adalah...
A. Langsung dipasang segel baru tanpa ditera secara utuh
B. Diberi Cap Tanda Batal untuk menghukum kelalaian pengguna
C. Tetap dilakukan pengujian lengkap, jika sah, dibubuhkan Cap Tanda Tera yang baru; dan pemilik diberi peringatan tertulis jika kerusakan disengaja
D. Dikembalikan ke pabrik asalnya
E. Disita karena dicurigai melakukan tindak pidana pencurian air
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 46 Premium
Pada Timbangan Bukan Otomatis, pengujian pengembalian ke Nol (Zero-return test) dilakukan setelah beban uji setengah kapasitas maksimum atau maksimum diletakkan selama rentang waktu tertentu. Jika jarum/indikator tidak kembali persis ke angka nol, indikasi kelemahan mekanisnya disebut...
A. Gaya Coriolis
B. Interferensi Frekuensi Tinggi
C. Ketidakseimbangan Tegangan
D. Histeresis (Hysteresis)
E. Perubahan Kalibrasi Termal
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 47 Premium
Penyimpangan dalam nilai penunjukan suatu alat ukur dibandingkan dengan nilai yang benar dari benda ukur disebut 'Kesalahan Penunjukan' (Error of Indication). Rumus dasar dari kesalahan penunjukan adalah...
A. Nilai Benar (Standar) dikurangi Nilai Penunjukan
B. Rata-rata Nilai Penunjukan dikali Nilai Benar (Standar)
C. Nilai Penunjukan dikurangi Nilai Benar (Standar)
D. Akar kuadrat dari Nilai Penunjukan dan Standar
E. Nilai Penunjukan dibagi Nilai Benar (Standar)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 48 Premium
Dalam instalasi prover pengujian meter aliran cairan (Volumetric Flowmeter Test Rig), penggunaan tangki penyangga (surge tank / pulsation dampener) sebelum fluida masuk ke meter uji memiliki fungsi metrologis untuk...
A. Meredam denyutan/fluktuasi tekanan aliran pompa agar laju aliran yang melewati meter tetap konstan dan laminar/stabil
B. Menambah kandungan air ke dalam sistem pengujian
C. Meningkatkan daya ledak dari bensin jika terkena percikan
D. Mendinginkan cairan secara ekstrim sebelum masuk
E. Menyimpan cairan sementara untuk menguji laju penguapannya
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 49 Premium
Sebuah Meter KWH Elektronik yang diperiksa pada proses Tera Tingkat IV menggunakan metode membandingkan konstanta meter (pulsa per kWh) terhadap daya yang diukur oleh standar daya presisi (Energy Standard/Calibrator). Jika LED meter berkedip 1000 imp/kWh, dan beban fiktif sebesar 2 kW dialirkan selama 1 jam, jumlah kedipan eksak yang seharusnya dicatat secara ideal adalah...
A. 1.000 kedipan
B. 1.500 kedipan
C. 3.600 kedipan
D. 500 kedipan
E. 2.000 kedipan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 50 Premium
Sesuai Standar ISO/IEC 17025 yang diterapkan pada laboratorium/instalasi uji metrologi, apabila terjadi ketidaksesuaian prosedur uji yang berakibat pada ketidaksahan hasil ukur Tera Ulang, manajer mutu instalasi uji WAJIB melakukan tindakan...
A. Melakukan penyuapan terhadap auditor internal laboratorium
B. Membakar logbook instalasi dan menggantinya dengan catatan palsu
C. Menerapkan tindakan korektif (corrective action) dengan mencari akar penyebab, memperbaiki proses, serta menarik dan meninjau kembali sertifikat atau Tanda Tera yang terdampak
D. Memecat penera secara langsung tanpa proses investigasi
E. Membiarkannya jika tidak ada yang melihat atau melapor
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Penera Ahli Pertama

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penera Ahli Pertama semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penera Ahli Pertama, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Penera Ahli Pertama

SKB CPNS Penera Ahli Pertama adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Penera Ahli Pertama meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Penera Ahli Pertama, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Penera Ahli Pertama tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Penera Ahli Pertama tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.