SKB CPNS Pengevaluasi Penerbangan 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap
Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengevaluasi Penerbangan, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengevaluasi Penerbangan, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Pengevaluasi Penerbangan
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengevaluasi Penerbangan berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan
Peraturan pemerintah No. 32 tahun 2021 tentang penyelenggaraan Bidang penerbangan
Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor PR 30 Tahun 2022 Tentang Standar Teknis dan Operasi Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 139 (Manual Of Standard CASR Part 139) Volume IV Pelayanan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan Dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK)
ICAO Annexes
Keudaraan
PM 83 Tahun 2017 tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 139 (Civil Aviation Safety Regulation Part 139) tentang Bandar Udara (Aerodrome)
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 77 Tahun 2015 tentang Standarisasi dan Sertifikasi Fasilitas Bandar Udara
Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 41 Tahun 2023 Tentang Pelayanan Jasa Kebandarudaraan di Bandar Udara
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 29 Tahun 2021 tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 172 tentang Penyelenggara Pelayanan Manajemen Lalu Lintas dan Telekomunikasi Penerbangan
Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor 326 Tahun 2019 tentang Standar Teknis dan Operasional Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil-Bagian 139 (Manual of Standard CASR-Part 139) Volume I Bandar Udara (Aerodrome)
PM 83 Tahun 2017 tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 139 (Civil Aviation Safety Regulation Part 139) tentang Bandar Udara (Aerodrome)
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 36 Tahun 2021 tentang Standarisasi Fasilitas Bandar Udara
Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 41 Tahun 2023 Tentang Pelayanan Jasa Kebandarudaraan di Bandar Udara
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 29 Tahun 2021 tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 172 tentang Penyelenggara Pelayanan Manajemen Lalu Lintas dan Telekomunikasi Penerbangan
Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor 326 Tahun 2019 tentang Standar Teknis dan Operasional Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil-Bagian 139 (Manual of Standard CASR-Part 139) Volume I Bandar Udara (Aerodrome)
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 28 Tahun 2021 tentang Program Pendidikan dan Pelatihan Keamanan Penerbangan Nasional
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 37 Tahun 2021 tentang Personel Bandar Udara
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 40 Tahun 2020 tentang Program Pelatihan bagi Inspektur Penerbangan
PM 83 Tahun 2017 tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 139 (Civil Aviation Safety Regulation Part 139) tentang Bandar Udara (Aerodrome)
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 51 Tahun 2020 tentang Keamanan Penerbangan Nasional
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 33 Tahun 2015 tentang Pengendalian Jalan Masuk (Access Control) ke Daerah Keamanan Terbatas di Bandar Udara
Keudaraan
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 37 Tahun 2021 tentang Personel Bandar Udara
Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor PR 30 Tahun 2022 Tentang Standar Teknis dan Operasi Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 139 (Manual Of Standard CASR Part 139) Volume IV Pelayanan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan Dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK)
Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor: KP 479 Tahun 2015 Tentang Petunjuk dan Tata Cara Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 139-10 (Advisory Circular CASR Part 139-10), Rencana Penanggulangan Keadaan Darurat Bandar Udara
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 40 Tahun 2020 tentang Program Pelatihan bagi Inspektur Penerbangan
Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor: KP 038 Tahun 2017 Tentang Apron Management Service
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 164 Tahun 2015 tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil bagian 145 Amandemen tentang Organisasi Perusahaan Perawatan Pesawat Udara
Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 75 Tahun 2017 tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 65 (Civil Aviation Safety Regulations Part 65) Sertifikasi Ahli Perawatan Pesawat Udara (Licensing Of Aircraft Maintenance Engineer) Edisi 1 Amandemen 0 (Edition 1 Amendment 0)
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 37 Tahun 2021 tentang Personel Bandar Udara
Advisory Circular 171 – 05 Petunjuk dan Tata Cara Penyelenggaraan Kalibrasi Fasilitas Navigasi dan Prosedur Penerbangan
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 40 Tahun 2020 tentang Program Pelatihan bagi Inspektur Penerbangan
Civil Aviation Safety Regulation Part 61 Licensing of Pilots and Flight Instructors
Civil Aviation Safety Regulation Part 91 General Operating and Flight Rules
Civil Aviation Safety Regulation Part 135 Certification and Operating Requirement: For Commuter and Charter Certificate Holders
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 40 Tahun 2020 tentang Program Pelatihan bagi Inspektur Penerbangan
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 87 Tahun 2021 tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 69 Tentang Lisensi, Rating, Pelatihan, dan Kecakapan Personel Navigasi Penerbangan
Simulasi Tryout SKB CPNS Pengevaluasi Penerbangan
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengevaluasi Penerbangan, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Pengevaluasi Penerbangan.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Pengevaluasi Penerbangan
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengevaluasi Penerbangan.
Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009, yang dimaksud dengan keselamatan penerbangan adalah suatu keadaan yang terwujud dari penyelenggaraan penerbangan yang bebas dari...
A. Ancaman tindakan melawan hukum dan sabotase.
B. Kesalahan manusia dan kegagalan peralatan mekanik.
C. Gangguan teknis dan cuaca buruk yang ekstrem.
D. Bahaya atau risiko kecelakaan yang tidak dapat diterima.
E. Kecelakaan atau kejadian yang merugikan harta benda saja.
Jawaban: D
Pasal 1 angka 48 UU No. 1 Tahun 2009 menyatakan bahwa Keselamatan Penerbangan adalah suatu keadaan yang terwujud dari penyelenggaraan penerbangan yang bebas dari bahaya atau risiko kecelakaan yang tidak dapat diterima.
Soal 2
Menurut PP No. 32 Tahun 2021, klasifikasi ruang udara yang digunakan untuk pelayanan lalu lintas penerbangan terdiri atas ruang udara...
A. Domestik dan Internasional.
B. Terkontrol dan Tidak Terkontrol.
C. Sipil dan Militer.
D. Terbuka dan Tertutup.
E. Rendah dan Tinggi.
Jawaban: B
Dalam PP No. 32 Tahun 2021, ruang udara yang digunakan untuk pelayanan lalu lintas penerbangan diklasifikasikan menjadi ruang udara terkontrol (controlled airspace) dan ruang udara tidak terkontrol (uncontrolled airspace).
Soal 3
Sesuai dengan MOS CASR Part 139 Volume IV (PR 30 Tahun 2022), waktu bereaksi (response time) unit PKP-PK untuk mencapai titik terjauh pada setiap landas pacu dalam kondisi jarak pandang optimal tidak boleh melebihi...
A. 2 menit.
B. 4 menit.
C. 10 menit.
D. 3 menit.
E. 5 menit.
Jawaban: D
Berdasarkan PR 30 Tahun 2022, target waktu bereaksi (response time) PKP-PK adalah tidak lebih dari 3 menit menuju titik terjauh pada setiap landas pacu operasional.
Soal 4
PM 83 Tahun 2017 mengatur tentang Sertifikat Bandar Udara (Aerodrome Certificate). Sertifikat ini wajib dimiliki oleh bandar udara yang melayani pesawat udara dengan kapasitas lebih dari...
A. 100 tempat duduk.
B. 30 tempat duduk.
C. 50 tempat duduk.
D. 10 tempat duduk.
E. 20 tempat duduk.
Jawaban: B
Sesuai PM 83 Tahun 2017, bandar udara yang digunakan untuk penerbangan internasional atau melayani pesawat udara dengan kapasitas lebih dari 30 tempat duduk wajib memiliki Sertifikat Bandar Udara (Aerodrome Certificate).
Soal 5
Berdasarkan PM 37 Tahun 2021, personel bandar udara wajib memiliki lisensi atau sertifikat kompetensi yang sah. Masa berlaku lisensi personel bandar udara umumnya diberikan selama...
A. 3 tahun.
B. Seumur hidup selama bekerja.
C. 2 tahun.
D. 1 tahun.
E. 5 tahun.
Jawaban: C
Sesuai PM 37 Tahun 2021, lisensi personel bandar udara berlaku untuk jangka waktu 2 (dua) tahun dan dapat diperpanjang.
Soal 6
Program Pendidikan dan Pelatihan Keamanan Penerbangan Nasional (PM 28 Tahun 2021) bertujuan untuk memastikan personel keamanan memiliki...
A. Kompetensi dalam mendeteksi dan mencegah tindakan melawan hukum.
B. Keahlian dalam manajemen layanan kargo udara.
C. Kemampuan teknis mekanik pesawat.
D. Lisensi sebagai pemandu lalu lintas udara.
E. Pengetahuan tentang rute penerbangan domestik.
Jawaban: A
PM 28 Tahun 2021 mengatur standar pelatihan agar personel keamanan memiliki kompetensi yang diperlukan untuk melindungi penerbangan sipil dari tindakan melawan hukum (acts of unlawful interference).
Soal 7
Berdasarkan CASR Part 91, berapa batas waktu minimum bagi seorang pilot dilarang menerbangkan pesawat udara setelah mengonsumsi minuman beralkohol?
A. 12 jam.
B. 24 jam.
C. 48 jam.
D. 4 jam.
E. 8 jam.
Jawaban: E
CASR Part 91 (dan standar umum ICAO) menetapkan aturan '8 hours from bottle to throttle', di mana personel dilarang bertugas dalam waktu 8 jam setelah mengonsumsi alkohol.
Soal 8
Sesuai PM 51 Tahun 2020 tentang Keamanan Penerbangan Nasional, Daerah Keamanan Terbatas (Security Restricted Area) adalah daerah di bandar udara yang digunakan untuk...
A. Gudang logistik makanan di luar area bandara.
B. Lokasi perkantoran maskapai di luar terminal.
C. Tempat parkir kendaraan umum dan pengunjung.
D. Penyelenggaraan operasional penerbangan yang dikontrol aksesnya.
E. Area komersial di depan terminal keberangkatan.
Jawaban: D
Berdasarkan PM 51 Tahun 2020, Daerah Keamanan Terbatas adalah daerah di bandar udara dimana aksesnya dikontrol untuk kepentingan keamanan penerbangan sipil.
Soal 9
Berdasarkan PM 41 Tahun 2023, pelayanan jasa kebandarudaraan terdiri dari jasa bandar udara dan jasa terkait bandar udara. Manakah yang termasuk Jasa Bandar Udara?
A. Jasa pencucian pesawat udara.
B. Jasa titip barang dan kargo.
C. Jasa penyediaan penginapan atau hotel.
D. Jasa transportasi antar moda di bandara.
E. Jasa pendaratan, penempatan, dan penyimpanan pesawat udara (PJP4U).
Jawaban: E
PM 41 Tahun 2023 Pasal 3 merinci bahwa Jasa Bandar Udara meliputi jasa pendaratan, penempatan, dan penyimpanan pesawat udara, serta jasa pelayanan penumpang dan aviobridge.
Soal 10
Menurut PM 87 Tahun 2021, lisensi personel navigasi penerbangan wajib memiliki rating. Rating tersebut menunjukkan...
A. Gaji atau tunjangan yang diterima personel.
B. Kemampuan bahasa Inggris personel menurut standar ICAO.
C. Tingkat senioritas personel dalam organisasi.
D. Hak khusus (privileges) dan batasan dalam menjalankan tugas navigasi.
E. Jumlah jam terbang yang telah dikumpulkan.
Jawaban: D
PM 87 Tahun 2021 (CASR Part 69) menyatakan bahwa rating adalah otorisasi yang dicantumkan pada lisensi yang menetapkan kondisi khusus, hak, atau batasan personel.
Soal 11
Dalam Manual of Standard CASR Part 139 Volume I (Perdirjen 326/2019), tanda (marking) yang terletak pada ujung landas pacu dan terdiri dari garis-garis sejajar berwarna putih disebut...
A. Runway Edge Line Marking.
B. Aiming Point Marking.
C. Runway Centerline Marking.
D. Touchdown Zone Marking.
E. Runway Threshold Marking.
Jawaban: E
Sesuai MOS CASR Part 139 Vol I, Runway Threshold Marking adalah tanda berupa garis-garis sejajar membujur yang diletakkan pada ambang landas pacu.
Soal 12
Sesuai PM 33 Tahun 2015, pengendalian jalan masuk (access control) ke daerah keamanan terbatas dilakukan dengan memeriksa...
A. Kupon parkir dan manifest kargo.
B. Tiket pesawat dan paspor pengantar.
C. Buku catatan harian teknisi.
D. Surat izin mengemudi dan STNK kendaraan.
E. Kartu identitas personel dan pass bandar udara.
Jawaban: E
PM 33 Tahun 2015 mengatur bahwa setiap orang dan kendaraan yang masuk ke daerah keamanan terbatas harus memiliki izin masuk yang sah berupa pas bandar udara atau kartu identitas personel.
Soal 13
Berdasarkan PM 40 Tahun 2020, program pelatihan bagi Inspektur Penerbangan mencakup pelatihan awal (initial). Pelatihan ini bertujuan untuk...
A. Memperbarui lisensi inspektur yang sudah kadaluwarsa.
B. Mempromosikan inspektur ke jabatan manajerial.
C. Menilai kinerja tahunan inspektur.
D. Mengkhususkan inspektur pada satu tipe pesawat tertentu saja.
E. Memberikan kualifikasi dasar bagi personel yang baru diangkat menjadi inspektur.
Jawaban: E
PM 40 Tahun 2020 menjelaskan bahwa Initial Training diberikan kepada personel yang baru diangkat sebagai inspektur penerbangan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar pengawasan.
Soal 14
Sesuai KP 479 Tahun 2015, Rencana Penanggulangan Keadaan Darurat Bandar Udara (Airport Emergency Plan/AEP) harus diuji coba secara menyeluruh (full-scale exercise) sekurang-kurangnya sekali dalam...
A. 3 tahun.
B. 2 tahun.
C. 6 bulan.
D. 5 tahun.
E. 1 tahun.
Jawaban: B
Advisory Circular (KP 479/2015) menyatakan bahwa latihan penanggulangan keadaan darurat skala penuh (Full-Scale Exercise) harus dilakukan minimal setiap 2 tahun sekali.
Soal 15
Berdasarkan PM 29 Tahun 2021, penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan wajib menyediakan Pelayanan Informasi Penerbangan (FIS). Tujuan utama FIS adalah...
A. Mengarahkan pesawat untuk melakukan pendaratan darurat.
B. Mengelola pembayaran jasa navigasi oleh operator.
C. Memberikan saran dan informasi yang berguna untuk keselamatan dan efisiensi penerbangan.
D. Mengontrol jarak antar pesawat secara ketat di ruang udara terkontrol.
E. Menyusun jadwal keberangkatan maskapai setiap hari.
Jawaban: C
PM 29 Tahun 2021 (CASR 172) mendefinisikan Flight Information Service (FIS) sebagai pelayanan yang diberikan untuk memberikan saran dan informasi yang berguna bagi keselamatan penerbangan.
Soal 16
Dalam sistem klasifikasi ICAO, Annex yang secara khusus mengatur tentang Bandar Udara (Aerodromes) adalah...
A. Annex 19.
B. Annex 1.
C. Annex 6.
D. Annex 17.
E. Annex 14.
Jawaban: E
ICAO Annex 14 adalah dokumen standar internasional yang mengatur tentang desain dan operasi bandar udara (Aerodromes).
Soal 17
Menurut KP 038 Tahun 2017, Apron Management Service (AMS) bertujuan untuk mengatur pergerakan...
A. Penumpang di dalam ruang tunggu (boarding lounge).
B. Pesawat udara dan kendaraan di area apron.
C. Kargo di dalam gudang lini satu.
D. Pesawat udara di landas pacu (runway).
E. Kendaraan di area parkir publik bandara.
Jawaban: B
KP 038 Tahun 2017 menetapkan bahwa AMS bertanggung jawab mengatur pergerakan pesawat udara dan kendaraan di apron agar teratur dan efisien.
Soal 18
Berdasarkan PM 75 Tahun 2017, lisensi Ahli Perawatan Pesawat Udara (AMEL) memberikan wewenang kepada personel untuk...
A. Mengatur lalu lintas udara di area terminal.
B. Melakukan perawatan dan menyatakan pesawat udara layak terbang (release to service).
C. Menjual suku cadang pesawat di pasar internasional.
D. Menerbangkan pesawat udara secara komersial.
E. Merancang desain badan pesawat baru.
Jawaban: B
PM 75 Tahun 2017 (CASR Part 65) mengatur sertifikasi AMEL yang memiliki hak untuk melakukan perawatan pesawat dan menandatangani sertifikat pelepasan (maintenance release).
Soal 19
Sesuai PM 164 Tahun 2015 (CASR Part 145), organisasi perusahaan perawatan pesawat udara wajib memiliki dokumen yang disebut...
A. Maintenance Organization Exposition (MOE).
B. Company Profile.
C. Flight Operation Manual (FOM).
D. Standard Billing System (SBS).
E. Airport Operating Manual (AOM).
Jawaban: A
Berdasarkan PM 164 Tahun 2015, setiap bengkel pesawat (AMO) wajib memiliki Maintenance Organization Exposition (MOE) sebagai pedoman operasional dan prosedur kerja.
Soal 20
Dalam konteks keudaraan, apa yang dimaksud dengan 'Airworthiness'?
A. Kecepatan maksimal pesawat saat berada di udara.
B. Harga sewa pesawat udara per jam terbang.
C. Kondisi pesawat udara yang memenuhi standar desain dan aman untuk operasi penerbangan.
D. Kemampuan pesawat untuk mengangkut muatan maksimal.
E. Keindahan desain interior dan eksterior pesawat.
Jawaban: C
Airworthiness (Kelaikudaraan) adalah kondisi pesawat udara yang memenuhi standar desain dan dalam kondisi aman untuk operasi penerbangan sipil.
Soal 21 Premium
Berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 2009, pesawat udara yang digunakan oleh negara untuk menjalankan fungsi penegakan hukum dan tugas militer disebut...
Menurut PM 37 Tahun 2021, personel PKP-PK wajib memiliki lisensi. Persyaratan untuk mendapatkan lisensi PKP-PK antara lain adalah lulus pelatihan dan memiliki...
A. Gelar sarjana teknik penerbangan.
B. Sertifikat instruktur penerbangan.
C. Lisensi mengemudi kendaraan berat (SIM B2).
D. Sertifikat kesehatan (Medical Certificate) yang sah.
Dalam MOS CASR Part 139 Volume I, daerah di ujung landas pacu yang disiapkan sebagai area aman jika pesawat mengalami 'undershoot' atau 'overrun' disebut...
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengevaluasi Penerbangan semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengevaluasi Penerbangan, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengevaluasi Penerbangan
SKB CPNS Pengevaluasi Penerbangan adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengevaluasi Penerbangan meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengevaluasi Penerbangan, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengevaluasi Penerbangan tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengevaluasi Penerbangan tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.