SKB CPNS Petugas Lapangan Keluarga Berencana Terampil 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap
Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Petugas Lapangan Keluarga Berencana Terampil, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Petugas Lapangan Keluarga Berencana Terampil, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Petugas Lapangan Keluarga Berencana Terampil
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Petugas Lapangan Keluarga Berencana Terampil berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Pengendalian Penduduk
Alat dan Metode Kontrasepsi
Pembangunan Keluarga
Konsep Dasar Keluarga
Advokasi dan Komunikasi Interpersonal
Tumbuh Kembang Anak
Pendampingan Masa Perkembangan Remaja dan Penguatan Karakter
Lansia, Keluarga yang Memiliki Lansia dan Keluarga Rentan
Kemandirian Ekonomi Keluarga
Pusat Informasi dan Konseling Remaja
Pendataan Keluarga
Pencatatan dan Pelaporan Keluarga
Pembinaan Institusi Masyarakat Pedesaan/Perkotaan (IMP)
Tugas fungsi Petugas Lapangan Keluarga Berencana
Percepatan Penurunan Stunting
Simulasi Tryout SKB CPNS Petugas Lapangan Keluarga Berencana Terampil
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Petugas Lapangan Keluarga Berencana Terampil, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Petugas Lapangan Keluarga Berencana Terampil.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Petugas Lapangan Keluarga Berencana Terampil
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Petugas Lapangan Keluarga Berencana Terampil.
Soal 1
Manakah di bawah ini yang merupakan salah satu tugas pokok dari Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dalam pelaksanaan program Bangga Kencana di tingkat desa/kelurahan?
A. Melakukan penggerakan dan pembinaan Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP)
B. Menyediakan alat kontrasepsi secara mandiri tanpa koordinasi
C. Melakukan tindakan operatif medis vasektomi dan tubektomi
D. Menyusun anggaran belanja negara untuk sektor kesehatan
E. Menetapkan kebijakan kependudukan tingkat nasional
Jawaban: A
Berdasarkan pedoman kerja lini lapangan BKKBN, salah satu tugas utama PLKB adalah menggerakkan dan membina Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) seperti PPKBD dan Sub-PPKBD sebagai mitra kerja di tingkat akar rumput.
Soal 2
Berikut ini yang termasuk ke dalam Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) adalah...
A. Spermisida dan Diafragma
B. Kondom dan Pil
C. Metode Amenore Laktasi (MAL) dan Senggama Terputus
D. Implan, IUD, MOP, dan MOW
E. Suntik 1 bulan dan Suntik 3 bulan
Jawaban: D
Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) adalah alat kontrasepsi yang digunakan untuk menunda, menjarangkan kehamilan, serta menghentikan kesuburan yang digunakan dalam jangka panjang. Meliputi Implan, IUD (AKDR), serta Medis Operatif Pria (MOP) dan Medis Operatif Wanita (MOW).
Soal 3
Dalam konsep dasar keluarga, terdapat 8 fungsi keluarga. Fungsi yang berkaitan dengan memperkenalkan anak kepada nilai-nilai sosial budaya masyarakat disebut fungsi...
A. Fungsi Sosial Budaya
B. Fungsi Ekonomi
C. Fungsi Reproduksi
D. Fungsi Keagamaan
E. Fungsi Perlindungan
Jawaban: A
Sesuai UU No. 52 Tahun 2009, Fungsi Sosial Budaya adalah fungsi keluarga yang memberikan kesempatan kepada keluarga dan anggotanya untuk mengembangkan budaya bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur.
Soal 4
Intervensi yang paling krusial dalam upaya percepatan penurunan stunting dilakukan pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Periode ini dimulai sejak...
A. Bayi lahir sampai usia 2 tahun
B. Bayi usia 6 bulan sampai 1 tahun
C. Anak masuk sekolah PAUD
D. Terbentuknya janin dalam kandungan sampai anak usia 2 tahun
E. Masa remaja sampai menikah
Jawaban: D
1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dihitung mulai dari saat pembuahan di dalam rahim (270 hari masa kehamilan) hingga anak berusia 2 tahun (730 hari setelah lahir). Hal ini sesuai dengan Perpres No. 72 Tahun 2021.
Soal 5
Program ekonomi yang dikelola oleh BKKBN untuk meningkatkan ketahanan dan kemandirian ekonomi keluarga akseptor KB disebut...
A. PNPM Mandiri
B. BUMDES
C. KUBE (Kelompok Usaha Bersama)
D. KUR (Kredit Usaha Rakyat)
E. UPPKA (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor)
Jawaban: E
UPPKA (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor) adalah kelompok usaha ekonomi produktif yang beranggotakan keluarga akseptor KB untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.
Soal 6
Wadah kegiatan program GenRe yang dikelola dari, oleh, dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang perencanaan kehidupan berkeluarga disebut...
A. Karang Taruna
B. Bina Keluarga Remaja (BKR)
C. Saka Kencana
D. Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R)
E. Posyandu Remaja
Jawaban: D
PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja) adalah wadah kegiatan program GenRe yang dikelola dari, oleh, dan untuk remaja/mahasiswa guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja.
Soal 7
Sesuai dengan peran bakti Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP), terdapat enam peran yang harus dijalankan. Manakah yang termasuk ke dalam peran 'Kemandirian'?
A. Menghadiri rapat koordinasi desa
B. Membantu pelayanan kontrasepsi di klinik
C. Upaya penggalangan dana secara mandiri untuk operasional kegiatan
D. Melakukan pendataan keluarga setahun sekali
E. Melakukan KIE perorangan
Jawaban: C
Peran 'Kemandirian' dalam 6 Peran Bakti IMP meliputi upaya kelompok untuk memenuhi kebutuhan operasionalnya secara mandiri, seperti dana sosial/iuran untuk mendukung kegiatan KB di lingkungannya.
Soal 8
Upaya meyakinkan para penentu kebijakan (stakeholders) agar memberikan dukungan terhadap program Bangga Kencana disebut...
A. Konseling
B. KIE (Komunikasi, Informasi, Edukasi)
C. Negosiasi
D. Advokasi
E. Sosialisasi
Jawaban: D
Advokasi adalah upaya sistematis untuk mempengaruhi penentu kebijakan agar memberikan dukungan berupa kebijakan, anggaran, maupun fasilitas terhadap suatu program (dalam hal ini Program Bangga Kencana).
Soal 9
Kegiatan rutin lima tahunan yang dilakukan BKKBN untuk mendapatkan data basis keluarga di Indonesia secara 'by name by address' disebut...
A. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI)
B. Sensus Penduduk
C. Registrasi Vital
D. Pendataan Keluarga (PK)
E. Pemutakhiran Data Mandiri
Jawaban: D
Pendataan Keluarga (PK) adalah kegiatan pengumpulan data primer terkait data kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga yang dilakukan oleh masyarakat dibantu petugas (PLKB).
Soal 10
Pelaksanaan program Bina Keluarga Balita (BKB) difokuskan pada peningkatan pengetahuan orang tua dalam hal...
A. Pola asuh dan tumbuh kembang anak
B. Cara mencari pekerjaan
C. Pendidikan tinggi anak
D. Kesehatan reproduksi lansia
E. Cara mengelola keuangan negara
Jawaban: A
Bina Keluarga Balita (BKB) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran orang tua serta anggota keluarga lainnya dalam membina tumbuh kembang balita melalui pola asuh yang benar.
Soal 11
Alat kontrasepsi bawah kulit yang efektif mencegah kehamilan selama 3 tahun adalah...
A. Kondom
B. Vasektomi
C. Pil Kombinasi
D. Implan
E. IUD
Jawaban: D
Implan (Alat Kontrasepsi Bawah Kulit) yang umum digunakan di Indonesia saat ini memiliki masa efektivitas selama 3 tahun untuk jenis satu atau dua batang.
Soal 12
Kegiatan pengisian kartu K/I/KB dilakukan oleh petugas saat...
A. Penyusunan anggaran di kantor
B. Pencatatan hasil pelayanan KB di klinik/faskes
C. Pembinaan kelompok UPPKA
D. Kunjungan rumah penyuluhan
E. Pelaksanaan rapat desa
Jawaban: B
K/I/KB (Kartu Peserta KB) diisi dan diberikan kepada akseptor pada saat mendapatkan pelayanan KB di fasilitas kesehatan sebagai identitas dan bukti pelayanan.
Soal 13
Program yang ditujukan bagi keluarga yang memiliki lansia agar lansia tersebut dapat menjadi 'Lansia Tangguh' disebut...
A. BKL (Bina Keluarga Lansia)
B. PIK-R
C. BKB
D. BKR
E. Posbindu
Jawaban: A
Bina Keluarga Lansia (BKL) adalah wadah kegiatan bagi keluarga yang mempunyai lansia untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengasuhan serta perawatan lansia agar tetap produktif dan mandiri.
Soal 14
Salah satu komponen utama dalam percepatan penurunan stunting menurut Perpres 72 Tahun 2021 adalah 'Pendampingan Keluarga'. Siapakah unsur utama dalam Tim Pendamping Keluarga (TPK)?
A. Guru, Dosen, Mahasiswa
B. Pegawai Bank dan Pengusaha
C. Polisi, Tentara, Dokter Spesialis
D. Bidan, Kader PKK, dan Kader KB
E. Kepala Desa, Camat, Lurah
Jawaban: D
Tim Pendamping Keluarga (TPK) terdiri dari tiga unsur di tingkat desa yaitu Bidan (atau tenaga kesehatan lainnya), Kader PKK, dan Kader KB (PPKBD/Sub-PPKBD).
Soal 15
Remaja yang sehat secara reproduksi adalah remaja yang menjauhi perilaku 'TRIAD KRR'. Apa saja unsur dalam TRIAD KRR?
A. Kurang Gizi, Stunting, Obesitas
B. Seks Bebas, Pernikahan Dini, NAPZA
C. Malas Belajar, Bolos Sekolah, Tawuran
D. Sakit kepala, Demam, Batuk
E. Korupsi, Kolusi, Nepotisme
Jawaban: B
TRIAD KRR (Kesehatan Reproduksi Remaja) terdiri dari tiga risiko utama yang dihadapi remaja yaitu Seksualitas (seks bebas), HIV/AIDS & NAPZA, serta Pernikahan Dini.
Soal 16
Dalam melakukan komunikasi interpersonal dengan calon akseptor, seorang PLKB harus menerapkan teknik mendengar aktif. Ciri utama mendengar aktif adalah...
A. Sering memotong pembicaraan klien
B. Sambil melihat HP saat klien bicara
C. Memberikan perhatian penuh dan melakukan konfirmasi pemahaman (umpan balik)
D. Langsung menyuruh klien diam
E. Meninggalkan klien sebelum selesai bicara
Jawaban: C
Mendengar aktif dalam komunikasi interpersonal melibatkan perhatian penuh, kontak mata, dan memberikan tanggapan/umpan balik untuk memastikan pesan diterima dengan benar.
Soal 17
Keluarga yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar minimal seperti pangan, sandang, papan, dan kesehatan termasuk kategori keluarga...
A. Keluarga Sejahtera I
B. Keluarga Berencana
C. Keluarga Berkualitas
D. Keluarga Sejahtera III Plus
E. Keluarga Pra Sejahtera
Jawaban: E
Keluarga Pra Sejahtera adalah keluarga yang belum dapat memenuhi kebutuhan dasar (basic needs) secara minimal sesuai dengan indikator kesejahteraan keluarga BKKBN.
Soal 18
Alat kontrasepsi IUD (Intra Uterine Device) bekerja dengan cara...
A. Menghambat pertemuan sel sperma dan sel telur di dalam rahim
B. Mencegah terjadinya ovulasi melalui hormon
C. Menghilangkan keinginan untuk berhubungan seksual
D. Menutup saluran telur secara permanen
E. Mematikan sperma di dalam vagina
Jawaban: A
IUD atau AKDR bekerja dengan cara menghambat kemampuan sperma untuk masuk ke saluran telur serta mencegah tertanamnya sel telur yang telah dibuahi ke dinding rahim.
Soal 19
Struktur Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) di tingkat Rukun Warga (RW) disebut...
A. Kelompok KB
B. Kader Posyandu
C. Sub-PPKBD
D. PPKBD
E. PKK Desa
Jawaban: C
Dalam struktur IMP, PPKBD berada di tingkat Desa/Kelurahan, sedangkan Sub-PPKBD berada di tingkat Dusun/RW.
Soal 20
Pertumbuhan anak yang terhambat sehingga tinggi badannya tidak sesuai dengan usianya (pendek) disebut...
A. Wasting
B. Underweight
C. Obesitas
D. Stunting
E. Gizi Buruk
Jawaban: D
Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar (z-score < -2SD).
Soal 21 Premium
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 87 Tahun 2014, aspek Pembangunan Keluarga dilakukan melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga. Apa tujuan utama dari pembinaan ketahanan keluarga?
A. Mengurangi angka pengangguran di kota besar
B. Memastikan semua anak menjadi sarjana
C. Menghapuskan adat istiadat setempat
D. Mewujudkan kualitas keluarga dalam memenuhi kebutuhan fisik dan non-fisik
E. Meningkatkan jumlah penduduk sebanyak-banyaknya
Pada operasional New SIGA (Sistem Informasi Keluarga), kode formulir untuk pelaporan hasil pelayanan kontrasepsi di fasilitas kesehatan setiap bulannya adalah...
Pendampingan remaja melalui Bina Keluarga Remaja (BKR) menekankan pada pemahaman orang tua mengenai ciri-ciri perkembangan remaja. Secara psikologis, masa remaja ditandai dengan...
A. Penurunan rasa ingin tahu
B. Kestabilan emosi yang sangat tinggi
C. Pencarian identitas diri dan kecenderungan konformitas dengan teman sebaya
Tips Lulus SKB CPNS Petugas Lapangan Keluarga Berencana Terampil
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Petugas Lapangan Keluarga Berencana Terampil semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Petugas Lapangan Keluarga Berencana Terampil, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Petugas Lapangan Keluarga Berencana Terampil
SKB CPNS Petugas Lapangan Keluarga Berencana Terampil adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Petugas Lapangan Keluarga Berencana Terampil meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Petugas Lapangan Keluarga Berencana Terampil, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Petugas Lapangan Keluarga Berencana Terampil tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Petugas Lapangan Keluarga Berencana Terampil tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.