SKB CPNS Pengawas Alat dan Mesin Pertanian Ahli Pertama 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Alat dan Mesin Pertanian Ahli Pertama, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengawas Alat dan Mesin Pertanian Ahli Pertama, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Pengawas Alat dan Mesin Pertanian Ahli Pertama

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Alat dan Mesin Pertanian Ahli Pertama berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • UU Nomor 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian, UU Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan dan Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2001 tentang Alat dan Mesin Budidaya Tanaman, PP Nomor 41 Tahun 2012, Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021
  • Peraturan Menteri Pertanian Nomor 65 Tahun 2006, Peraturan Menteri Pertanian Nomor 5 Tahun 2007, Peraturan Menteri Pertanian Nomor 25 Tahun 2008, Peraturan Menteri Pertanian Nomor 75 Tahun 2011, Peraturan Menteri Pertanian Nomor 51 Tahun 2012, Peraturan Menteri Pertanian Nomor 38 Tahun 2016
  • SNI tentang Alat dan Mesin Pertanian dan ISO tentang Sistem Manajemen Mutu
  • Analisa ekonomi alat dan mesin pertanian
  • Ilmu dasar mekanisasi pertanian, alat ukur/instrumentasi, keselamatan dan kesehatan kerja, perkembangan mekanisasi pertanian saat ini
  • Tahapan budidaya dan alat dan mesin pra panen (pengolahan tanah, penanaman, perlindungan tanaman) dan pengawasan pengadaan, penggunaan dan peredaran alsintan
  • Tahapan panen, pascapanen dan pengolahan serta alat dan mesin komoditas tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan
  • Persiapan pelaksanaan pengujian, instrumen pengujian, prosedur dan tata cara pengujian, kinerja alat dan mesin pertanian
  • Persiapan pelaksanaan sertifikasi, prosedur dan tata cara sertifikasi, serta SDM pelaksana proses sertifikasi alat dan mesin pertanian

Simulasi Tryout SKB CPNS Pengawas Alat dan Mesin Pertanian Ahli Pertama

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Alat dan Mesin Pertanian Ahli Pertama, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Pengawas Alat dan Mesin Pertanian Ahli Pertama. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Pengawas Alat dan Mesin Pertanian Ahli Pertama

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Alat dan Mesin Pertanian Ahli Pertama.

Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian, lembaga pemerintah nonkementerian yang diberikan kewenangan untuk mengelola dan mengembangkan Standar Nasional Indonesia (SNI) adalah...
A. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)
B. Kementerian Perindustrian
C. Badan Standardisasi Nasional (BSN)
D. Kementerian Pertanian
E. Komite Akreditasi Nasional (KAN)
Jawaban: C
Menurut UU No. 20 Tahun 2014, Badan Standardisasi Nasional (BSN) adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang bertugas dan bertanggung jawab di bidang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian, termasuk perumusan dan penetapan SNI.
Soal 2
Menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan, tujuan utama dari penerapan mekanisasi pertanian adalah...
A. Mengurangi penggunaan pupuk organik
B. Membatasi impor alat dan mesin pertanian
C. Mempercepat alih fungsi lahan pertanian
D. Meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing hasil pertanian
E. Menghilangkan tenaga kerja manusia di pedesaan
Jawaban: D
UU No. 22 Tahun 2019 menyatakan bahwa penerapan mekanisasi pertanian bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses, menekan biaya produksi, serta meningkatkan produktivitas dan daya saing hasil sistem budidaya pertanian secara berkelanjutan.
Soal 3
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2001, sebelum alat dan mesin budidaya tanaman diproduksi massal atau diedarkan di wilayah Republik Indonesia, alat tersebut wajib...
A. Dijual dengan harga di bawah harga pasar
B. Diiklankan di media nasional
C. Mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah
D. Memiliki sertifikat tanah dari BPN
E. Lulus pengujian oleh lembaga uji yang terakreditasi atau ditunjuk
Jawaban: E
PP No. 81 Tahun 2001 tentang Alat dan Mesin Budidaya Tanaman secara tegas mewajibkan setiap alsintan (baik produksi dalam negeri maupun impor) untuk melalui proses pengujian kinerja guna menjamin mutu, keamanan, dan keselamatan sebelum diedarkan.
Soal 4
Menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan, tujuan utama dari penerapan mekanisasi pertanian adalah...
A. Mengurangi penggunaan pupuk organik
B. Membatasi impor alat dan mesin pertanian
C. Mempercepat alih fungsi lahan pertanian
D. Meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing hasil pertanian
E. Menghilangkan tenaga kerja manusia di pedesaan
Jawaban: D
UU No. 22 Tahun 2019 menyatakan bahwa penerapan mekanisasi pertanian bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses, menekan biaya produksi, serta meningkatkan produktivitas dan daya saing hasil sistem budidaya pertanian secara berkelanjutan.
Soal 5
Dalam standar ISO yang mengatur kompetensi persyaratan umum untuk laboratorium pengujian dan laboratorium kalibrasi alsintan adalah...
A. ISO 9001
B. ISO 14001
C. ISO/IEC 17025
D. ISO 22000
E. ISO 45001
Jawaban: C
ISO/IEC 17025 adalah standar persyaratan kompetensi bagi laboratorium pengujian dan kalibrasi. Hal ini wajib dipenuhi oleh lembaga penguji alat dan mesin pertanian untuk menjamin validitas hasil uji yang mereka terbitkan.
Soal 6
Pada struktur biaya pengoperasian traktor pertanian, komponen yang dihitung dalam kelompok biaya tidak tetap (Variable Cost) adalah...
A. Bunga modal
B. Biaya bahan bakar minyak (BBM) dan pelumas
C. Biaya penyusutan (depresiasi)
D. Asuransi mesin
E. Pajak kendaraan/mesin
Jawaban: B
Dalam analisis ekonomi alsintan, biaya tidak tetap (Variable Cost) adalah biaya yang besarnya berfluktuasi tergantung pada jam kerja mesin. Contohnya: biaya bahan bakar, pelumas, dan upah operator.
Soal 7
Sebuah traktor pertanian memiliki umur ekonomis 10 tahun, dibeli dengan harga Rp 250.000.000. Jika nilai sisa (salvage value) traktor di akhir umur ekonomis adalah 10% dari harga beli, besarnya nilai penyusutan per tahun menggunakan metode garis lurus (Straight Line Method) adalah...
A. Rp 25.000.000
B. Rp 20.000.000
C. Rp 17.500.000
D. Rp 22.500.000
E. Rp 15.000.000
Jawaban: D
Penyusutan (Garis Lurus) = (Harga Awal - Nilai Sisa) / Umur Ekonomis. Nilai sisa = 10% x 250.000.000 = 25.000.000. Penyusutan = (250.000.000 - 25.000.000) / 10 = 225.000.000 / 10 = Rp 22.500.000 per tahun.
Soal 8
Alat instrumen ukur yang sering digunakan untuk mengukur kecepatan putaran poros (RPM) pada mesin atau poros PTO (*Power Take Off*) traktor disebut...
A. Penetrometer
B. Tachometer
C. Manometer
D. Dinamometer
E. Anemometer
Jawaban: B
Tachometer adalah instrumen pengukuran yang dirancang untuk mengukur kecepatan putaran, biasanya dalam satuan revolusi per menit (RPM) dari sebuah poros, seperti poros engkol mesin atau PTO pada traktor.
Soal 9
Sesuai dengan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), nilai ambang batas (NAB) kebisingan maksimum yang dapat diterima oleh operator traktor untuk durasi kerja 8 jam per hari tanpa alat pelindung telinga adalah...
A. 85 dB(A)
B. 75 dB(A)
C. 100 dB(A)
D. 95 dB(A)
E. 70 dB(A)
Jawaban: A
Berdasarkan standar K3 (Permenaker No 5 Tahun 2018 terkait Nilai Ambang Batas faktor fisika), batas maksimal paparan kebisingan yang diizinkan untuk durasi pemaparan 8 jam dalam sehari adalah 85 desibel atau 85 dB(A).
Soal 10
Implemen utama pada pengolahan tanah pertama (*primary tillage*) yang berfungsi untuk memotong, mengangkat, dan membalik tanah sehingga gulma terbenam adalah...
A. Subsoiler
B. Cultivator
C. Garu piring (*Disk harrow*)
D. Bajak singkal (*Moldboard plow*)
E. Rotary tiller
Jawaban: D
Bajak singkal (Moldboard plow) merupakan implemen pengolahan tanah pertama (primary tillage) yang didesain khusus untuk memotong, mengangkat, dan membalik profil tanah sekaligus menimbun sisa tanaman dan gulma.
Soal 11
Pada mesin panen padi berteknologi canggih (*Combine Harvester*), bagian yang berfungsi untuk memisahkan butiran gabah dari malainya setelah batang dipotong disebut...
A. Auger
B. Threshing cylinder (Silinder perontok)
C. Reel
D. Cleaning shoe
E. Cutter bar
Jawaban: B
Pada mesin Combine Harvester, Threshing cylinder atau silinder perontok bertugas untuk merontokkan butir gabah dari malai melalui mekanisme gaya gesek, pukulan, dan sentrifugal.
Soal 12
Dalam pengujian kinerja lapang suatu alsintan (misal: traktor dengan bajak), rumus untuk menghitung Kapasitas Lapang Efektif (KLE) adalah...
A. Waktu belok ditambah waktu hambatan
B. Waktu efektif pengolahan dibagi dengan waktu total penyelesaian
C. Luas lahan yang diselesaikan dibagi dengan waktu total penyelesaian
D. Lebar kerja teoritis dikali kecepatan maju teoritis
E. Lebar kerja aktual dibagi dengan kecepatan maju aktual
Jawaban: C
Kapasitas Lapang Efektif (KLE) merupakan luas areal lahan (misal dalam hektar) yang berhasil dikerjakan dibagi dengan total waktu yang dibutuhkan (waktu operasional penuh termasuk belok dan hambatan kecil) dalam jam.
Soal 13
Lembaga yang memiliki wewenang untuk menerbitkan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI (SPPT SNI) untuk produk alat dan mesin pertanian yang beredar di Indonesia adalah...
A. Badan Pusat Statistik (BPS)
B. Kementerian Perdagangan
C. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
D. Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) yang diakreditasi oleh KAN
E. Laboratorium Pengujian independen
Jawaban: D
Sertifikat SPPT SNI diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) yang telah mendapatkan akreditasi kompetensi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan ditunjuk oleh instansi teknis terkait.
Soal 14
Pada prosedur kalibrasi *knapsack sprayer* (alat semprot punggung) pelindung tanaman, salah satu hal krusial yang diukur untuk menentukan dosis aplikasi bahan kimia yang tepat per hektar adalah...
A. Panjang tuas pompa dan berat kosong tangki
B. Debit cairan yang keluar dari nozzle, lebar semprotan, dan kecepatan jalan operator
C. Sudut pancaran matahari terhadap laju penyemprotan
D. Kekentalan oli pelumas tuas pompa
E. Warna cairan herbisida dan kelembaban udara
Jawaban: B
Kalibrasi sprayer menuntut pengukuran tiga komponen utama: debit keluaran nozzle (liter/menit), kecepatan berjalan operator saat menyemprot (meter/menit), dan lebar gawang semprotan (meter) untuk mengetahui volume semprot per satuan luas lahan.
Soal 15
Dalam penggilingan padi terpadu (Rice Milling Unit / RMU), mesin yang berfungsi menghilangkan lapisan aleuron dan bekatul pada beras pecah kulit (brown rice) sehingga menjadi beras putih yang mengkilap disebut...
A. Rice polisher
B. Husker
C. Grader
D. Destoner
E. Paddy separator
Jawaban: A
Rice polisher atau penyosoh berfungsi menggesek dan mengikis lapisan bekatul pada permukaan beras pecah kulit (brown rice) agar dihasilkan beras yang putih dan bersih.
Soal 16
Menurut standar pengujian alsintan, perhitungan *Slip Roda* (Wheel Slip) pada saat traktor beroperasi menarik beban (implemen) dilakukan menggunakan rumus dasar...
A. Jari-jari roda depan dibagi dengan jari-jari roda belakang
B. ((Luas kontak roda berbeban - Luas kontak roda tanpa beban) / Luas kontak total) x 100%
C. Kecepatan awal dikurangi kecepatan akhir
D. Gaya tarik maksimum dibagi daya poros PTO
E. ((Jarak tempuh tanpa beban - Jarak tempuh dengan beban) / Jarak tempuh tanpa beban) x 100%
Jawaban: E
Slip roda dihitung berdasarkan perbedaan jarak tempuh roda pada putaran yang sama antara kondisi tanpa beban dan kondisi dengan beban tarik (slip = (Jarak tanpa beban - Jarak berbeban) / Jarak tanpa beban x 100%).
Soal 17
Standar ISO yang menjadi pedoman utama dalam melakukan audit terhadap sistem manajemen, termasuk audit bagi auditor LSPro saat memeriksa pabrik alat dan mesin pertanian, adalah...
A. ISO 45001
B. ISO 31000
C. ISO 9001
D. ISO 14001
E. ISO 19011
Jawaban: E
ISO 19011 merupakan standar internasional yang memberikan panduan (guidelines) mengenai tata cara melakukan audit sistem manajemen, kompetensi auditor, serta evaluasi auditor.
Soal 18
Kegiatan rutin yang dilakukan oleh Pengawas Alsintan apabila menjumpai produk mesin pertanian di pasaran yang mencantumkan logo SNI namun spesifikasinya secara fisik terbukti menyimpang dari standar yang ditetapkan adalah...
A. Merekomendasikan kepada lembaga sertifikasi (LSPro) untuk meninjau ulang, membekukan, atau mencabut SPPT SNI produk tersebut
B. Membeli produk tersebut untuk dibagikan gratis kepada petani
C. Mengubah sendiri label SNI tersebut di lokasi pasar
D. Melarang seluruh produk dari merek tersebut beredar di luar negeri
E. Memberikan subsidi kepada distributor alat tersebut
Jawaban: A
Pengawas alsintan memiliki fungsi post-market surveillance. Jika ditemukan pelanggaran kesesuaian produk berlabel SNI, pengawas berhak dan wajib merekomendasikan LSPro untuk melakukan tindakan perbaikan, pembekuan, atau pencabutan sertifikat.
Soal 19
Instrumen untuk mengukur ketahanan atau kekerasan fisik profil tanah (*soil penetration resistance*), yang sangat berguna untuk evaluasi prapengolahan tanah oleh traktor, disebut...
A. Higrometer
B. Barometer
C. Altimeter
D. Penetrometer
E. Spektrometer
Jawaban: D
Penetrometer tanah (soil cone penetrometer) adalah alat ukur yang dirancang untuk mengukur tahanan tanah (kekerasan/kepadatan tanah) terhadap penetrasi ujung kerucut, dinyatakan dalam satuan tekanan.
Soal 20
Dalam perkembangan mekanisasi pertanian presisi (Smart Farming), penerapan pupuk, pestisida, atau benih yang disesuaikan secara bervariasi sesuai dengan kebutuhan spesifik di titik koordinat lahan tertentu dikenal dengan teknologi...
A. Geographic Information System (GIS)
B. Variable Rate Technology (VRT)
C. Zero Tillage System
D. Automated Guided Vehicle (AGV)
E. Internet of Things (IoT)
Jawaban: B
Variable Rate Technology (VRT) adalah komponen kunci dari pertanian presisi yang memungkinkan petani mengaplikasikan air, nutrisi, atau input lainnya pada tarif atau dosis yang bervariasi di area ladang secara otomatis berbasis peta atau sensor.
Soal 21 Premium
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2012 tentang Alat dan Mesin Peternakan dan Kesehatan Hewan, pemerintah mengatur bahwa alat dan mesin peternakan yang diproduksi dan diedarkan harus memenuhi standar...
A. Ekspor ke negara Uni Eropa
B. Kesehatan masyarakat veteriner dan kesejahteraan hewan
C. Estetika desain dan warna yang seragam
D. Bebas dari bahan logam sepenuhnya
E. Bobot maksimal 500 kg untuk semua alat
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 22 Premium
Menurut pedoman pengujian alsintan, salah satu pengujian wajib adalah *Endurance Test* (Pengujian Ketahanan/Beban Berkesinambungan). Tujuan utama dari pengujian ini adalah...
A. Mengidentifikasi kerusakan dini dan menilai keandalan mesin saat dioperasikan secara terus-menerus pada kondisi beban kerja tertentu
B. Mengevaluasi kesesuaian harga jual alsintan di pasaran lokal
C. Mengetahui kecepatan maksimum traktor di jalan aspal raya
D. Mengukur kehalusan permukaan cat dan desain ergonomis alat
E. Menghitung tingkat penyusutan mesin dalam analisis ekonomi
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 23 Premium
Untuk mengetahui apakah investasi pembelian alat panen jagung (Corn Combine Harvester) menguntungkan secara finansial, salah satu indikator kelayakan yang digunakan adalah *Internal Rate of Return* (IRR). Investasi dikatakan layak apabila nilai IRR...
A. Selalu konstan setiap bulan
B. Lebih besar dari tingkat suku bunga acuan (*discount rate*) yang berlaku
C. Lebih kecil dari angka 0 (nol)
D. Sama dengan tingkat inflasi nasional
E. Lebih rendah dari rasio penyusutan alat
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 24 Premium
Lembaga Akreditasi yang melakukan penilaian dan memberikan pengakuan formal atas kompetensi Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) dan Laboratorium Uji Alsintan di Indonesia adalah...
A. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
B. Kamar Dagang dan Industri (KADIN)
C. Badan Pusat Statistik (BPS)
D. Lembaga Administrasi Negara (LAN)
E. Komite Akreditasi Nasional (KAN)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 25 Premium
Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian tentang Pedoman Pengawasan Alsintan, jika pada tahap peredaran ditemukan alsintan yang diwajibkan ber-SNI tidak memiliki SPPT SNI, tindakan administratif awal yang berhak dilakukan pengawas adalah...
A. Memberikan subsidi kepada pabrik pembuat agar segera mendaftar SNI
B. Melaporkan dan merekomendasikan penarikan produk tersebut dari peredaran kepada instansi berwenang
C. Membeli semua produk tersebut dengan dana pemerintah
D. Memalsukan logo SNI agar produk dapat segera dijual
E. Membiarkan karena hal tersebut wewenang kepolisian
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 26 Premium
Komponen sistem transmisi pada traktor roda empat yang berfungsi membedakan kecepatan putar antara roda kiri dan roda kanan pada saat traktor berbelok adalah...
A. Kopling utama (*Main clutch*)
B. Final drive
C. Gearbox
D. Gardan / Differential gear
E. Power Take Off (PTO)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 27 Premium
Dalam skema sertifikasi mutu produk alsintan (Tipe 5), kegiatan penilaian kesesuaian pasca-penerbitan sertifikat yang dilakukan secara berkala oleh LSPro untuk memastikan pabrik pembuat konsisten menjaga mutu produksi disebut...
A. Sertifikasi personil
B. Pengujian verifikasi acak (*Surveillance* / Surveilan)
C. Asesmen awal
D. Tinjauan manajemen
E. Penerbitan ulang SNI
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 28 Premium
Penerapan sistem budidaya yang mengombinasikan mekanisasi alat tanam dengan metode pengolahan tanah sangat minim atau tanpa olah tanah (TOT) pada sistem budidaya berkelanjutan dikenal dengan nama...
A. Puddle farming
B. Contour farming
C. Subsoiling system
D. Deep tillage system
E. Zero Tillage / No-Till Farming
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 29 Premium
Instrumen pada mesin uji traktor roda empat yang dipasang di bagian belakang traktor untuk mengukur gaya tarik maksimum dan mengukur kekuatan *drawbar pull* adalah...
A. Accelerometer
B. Pitot tube
C. Voltmeter
D. Flowmeter
E. Load cell / Dinamometer Traksi
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 30 Premium
Dalam K3 penggunaan alat dan mesin pertanian berputar seperti mesin perontok (*Power Thresher*), kelengkapan perlindungan keselamatan utama yang mutlak dipasang pada *pulley* dan sabuk transmisi (*v-belt*) adalah...
A. Lampu rotator merah
B. Kipas pendingin (cooling fan)
C. Gembok digital
D. Roller pelumas
E. Tutup pengaman (Guard / Safety shield)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 31 Premium
Sesuai dengan standar prosedur di Laboratorium Uji Alsintan, kalibrasi alat ukur harus dilakukan secara terjadwal dengan tujuan untuk...
A. Menjaga dan menjamin ketertelusuran pengukuran (traceability) instrumen ukur terhadap standar nasional maupun internasional
B. Menurunkan nilai penyusutan alat tersebut secara akuntansi
C. Meningkatkan harga jual jasa pengujian alsintan
D. Mendapatkan subsidi listrik dari pemerintah
E. Mempercantik penampilan fisik instrumen laboratorium
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 32 Premium
Peraturan Menteri Pertanian tentang Pemasukan dan Pengeluaran Benih dan/atau Alat dan Mesin Pertanian memiliki tujuan kontrol kualitas untuk mencegah masuknya alsintan impor yang...
A. Sudah dilengkapi dengan sistem navigasi otonom
B. Memiliki fitur AC (Air Conditioner) yang mewah
C. Harganya sangat murah dibandingkan produk lokal
D. Memiliki ukuran yang terlalu kecil
E. Tidak jelas fungsi serta kualitasnya, tidak sesuai agroekosistem, dan membahayakan keselamatan operator
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 33 Premium
Untuk mengetahui tingkat getaran dari pegangan kemudi (handle) pada traktor tangan yang diakibatkan oleh mesin dan operasional lapang guna mengukur dampaknya terhadap kesehatan lengan operator (HAVS), digunakan alat ukur...
A. Vibration Meter / Accelerometer
B. Micrometer screw gauge
C. Voltmeter
D. Anemometer
E. Refraktometer
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 34 Premium
Berapakah putaran poros *Power Take Off* (PTO) standar yang direkomendasikan pada mesin traktor pertanian berdasarkan standar kelengkapan alat implement secara global?
A. 540 rpm dan 1000 rpm
B. 1500 rpm dan 3000 rpm
C. 300 rpm dan 600 rpm
D. 2000 rpm dan 2500 rpm
E. 100 rpm dan 250 rpm
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 35 Premium
Mesin *Planter* sering kali dibedakan secara fungsi dengan mesin *Seeder*. Perbedaan paling mendasar adalah...
A. Seeder digunakan untuk biji-bijian berukuran kecil secara baris/acak, sedangkan Planter khusus untuk menempatkan biji besar atau umbi secara presisi pada jarak tertentu
B. Seeder digerakkan oleh tenaga manusia, sedangkan Planter menggunakan tenaga diesel
C. Seeder hanya dipakai untuk padi, sedangkan planter untuk rumput
D. Seeder dipakai di dataran tinggi, Planter dipakai di lahan basah
E. Planter berfungsi untuk menyemprotkan air, sedangkan Seeder menabur kapur
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 36 Premium
Dalam analisis keekonomian traktor pertanian, perhitungan *Break Even Point* (BEP) dapat diartikan sebagai...
A. Batas terendah kecepatan potong pada mesin panen
B. Nilai keuntungan maksimal yang diperoleh oleh penyedia jasa alsintan
C. Titik di mana traktor mulai mengalami kerusakan berat secara teknis
D. Titik di mana total pendapatan operasional tepat menutupi total biaya operasi (biaya tetap dan biaya variabel)
E. Waktu terbaik untuk menjual traktor bekas di pasaran
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 37 Premium
Berdasarkan prinsip kerja dan spesifikasinya, mesin pascapanen perkebunan yang berfungsi untuk memecah atau melepaskan kulit keras buah kopi setelah proses pengeringan dinamakan...
A. Coffee Roaster
B. Coffee Polisher
C. Coffee Huller
D. Coffee Grinder
E. Coffee Pulper
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 38 Premium
Alat pascapanen pada komoditas peternakan khususnya susu, yang sangat vital untuk menekan pertumbuhan bakteri setelah susu diperah dengan cara menurunkan suhu secara cepat disebut...
A. Milk Cooling Tank (Tangki Pendingin Susu)
B. Incubator
C. Cream Separator
D. Homogenizer
E. Pasteurizer
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 39 Premium
Dalam proses sertifikasi produk alsintan yang menggunakan standar SNI, keberadaan SDM penilai (asesor) sangat menentukan objektivitas hasil. Dokumen panduan ISO manakah yang mengatur kriteria dan kompetensi seorang asesor atau auditor sistem manajemen?
A. ISO/IEC 17065
B. ISO 31000
C. ISO 14001
D. ISO 9001
E. ISO 19011
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 40 Premium
Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 secara implisit memberikan dukungan besar kepada pengrajin/produsen alsintan dalam negeri karena mewajibkan kementerian untuk mengalokasikan persentase tertentu dari nilai anggaran belanja pengadaannya bagi...
A. Pembelian alsintan bekas
B. Penelitian antariksa berbasis agrikultur
C. Perusahaan multinasional dari Eropa
D. Bea cukai luar negeri
E. Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 41 Premium
Ketika melakukan pengawasan peredaran pompa air irigasi untuk pertanian, pengawas memastikan kesesuaian antara pelat nama produk (*name plate*) dengan hasil uji mutu di parameter...
A. Efisiensi pengupasan gabah
B. Kadar air biji-bijian yang dapat disedot
C. Berat kotor kemasan kardus
D. Total head dan debit air maksimum
E. Jari-jari lingkaran traktor
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 42 Premium
Pada instrumen pengukuran efisiensi pembakaran atau konsumsi bahan bakar (SFC - *Specific Fuel Consumption*) motor bakar traktor, rumus yang dipakai secara umum di laboratorium adalah...
A. Jumlah bahan bakar yang dikonsumsi per satuan waktu dibagi dengan daya keluaran poros (g/kWh)
B. Rasio udara dibagi dengan massa jenis bahan bakar diesel
C. Debit bahan bakar yang terbakar dibagi dengan kecepatan putar roda
D. Nilai kalor bahan bakar dikali volume silinder mesin
E. Volume tangki bahan bakar dibagi tenaga maksimum traktor
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 43 Premium
Proses mekanisasi yang berhubungan dengan budidaya hortikultura (sayuran) menuntut adanya kehati-hatian. Mesin bedengan yang dipasang di belakang traktor tangan khusus difungsikan untuk...
A. Merontokkan biji-bijian
B. Mengemas sayur potong
C. Mengangkut hasil panen buah-buahan
D. Menyemprot pestisida tebang layang
E. Membuat guludan atau bedengan siap tanam (*Bed shaper/ridger*)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 44 Premium
Alat pengukur portabel berbasis resistensi atau kapasitansi listrik yang secara instan digunakan oleh pengawas dan petani untuk mengetahui persentase kandungan air pada biji gabah hasil panen disebut...
A. pH Meter
B. Tensiometer
C. Refraktometer
D. Moisture Meter (Grain Moisture Tester)
E. Spectrophotometer
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 45 Premium
Untuk menjamin keselamatan (K3) pada desain traktor roda empat, keberadaan struktur rigid dari baja berbentuk gawang melengkung yang melindungi operator apabila terjadi kecelakaan terbalik adalah standar SNI yang disebut...
A. Cabin air conditioner
B. Anti-lock braking system (ABS)
C. Roll-Over Protective Structure (ROPS)
D. Power steering control
E. Hydraulic automatic draft control
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 46 Premium
Metode penyusutan (*Depreciation*) mesin alsintan yang mengalokasikan pengurangan nilai dalam jumlah yang persentasenya tetap terhadap nilai buku awal tahun dinamakan metode...
A. Garis Lurus (*Straight line*)
B. Unit produksi (*Units of production*)
C. Jumlah angka tahun (*Sum-of-the-years digits*)
D. Biaya rata-rata tertimbang (*Weighted average cost*)
E. Saldo menurun ganda (*Double declining balance*)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 47 Premium
Dalam evaluasi kesesuaian traktor dan alat pengolah tanah, fenomena *Draft* merujuk pada...
A. Arus angin yang mengenai alat saat beroperasi
B. Keseimbangan statis beban implemen terhadap poros roda traktor
C. Aliran listrik yang menggerakkan panel dasbor
D. Kerusakan struktural pada roda besi (lug wheel)
E. Gaya tarik horizontal sejajar arah lintasan yang dibutuhkan untuk menarik implemen pertanian di dalam tanah
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 48 Premium
Kriteria penilaian dalam pengujian kualitas hasil panen dari mesin panen pemetik kapas (*Cotton Picker*) atau pemanen padi (*Combine*) berfokus pada dua faktor penyusutan kualitas pascapanen, yaitu...
A. Tingkat warna hasil panen dan kandungan gizi biji-bijian
B. Derajat kebisingan dan konsumsi pelumas mesin
C. Lama penyusutan dan tingkat suku bunga alat
D. Jumlah jerami dan berat rangka mesin panen
E. Tingkat persentase kehilangan hasil (losses) dan tingkat biji rusak (damaged grain)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 49 Premium
Sesuai Standar Operasional di Laboratorium Pengujian Alsintan, ruang penyimpanan bahan bakar uji (seperti solar dan bensin) harus memenuhi syarat keselamatan K3 yang ketat. Alat proteksi dini yang wajib disediakan adalah...
A. Oksigen murni bertekanan
B. Helm proyek (Hard hat)
C. Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan jenis Foam atau Dry Chemical
D. Kulkas penyimpan bensin
E. Selimut air
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 50 Premium
Berdasarkan Peraturan Pemerintah yang mengatur tentang Alsintan, jika pabrikan alsintan ingin memodifikasi spesifikasi teknis dari produk yang telah diuji dan bersertifikat, maka pabrikan tersebut diwajibkan untuk...
A. Membatalkan seluruh penjualan di masa lalu
B. Menjual produk tersebut dengan diskon
C. Memalsukan nama mesin menjadi merek baru tanpa melapor instansi
D. Mendaftarkan ulang dan melakukan pengujian atau verifikasi tambahan pada spesifikasi yang diubah tersebut melalui Lembaga Uji / LSPro
E. Mengiklankan fitur modifikasi tersebut kepada petani agar terkesan canggih
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Pengawas Alat dan Mesin Pertanian Ahli Pertama

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Alat dan Mesin Pertanian Ahli Pertama semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Alat dan Mesin Pertanian Ahli Pertama, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengawas Alat dan Mesin Pertanian Ahli Pertama

SKB CPNS Pengawas Alat dan Mesin Pertanian Ahli Pertama adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengawas Alat dan Mesin Pertanian Ahli Pertama meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengawas Alat dan Mesin Pertanian Ahli Pertama, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengawas Alat dan Mesin Pertanian Ahli Pertama tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengawas Alat dan Mesin Pertanian Ahli Pertama tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.