SKB CPNS Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. πŸ”₯

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Pengambilan, penanganan, pengiriman, dan penyimpanan spesimen laboratorium kesehatan
  • Audit mutu internal (IQC) dan verifikasi pengendalian mutu internal laboratorium
  • Quality management laboratorium
  • Sistem pelayanan laboratorium
  • Pemeriksaan darah lengkap dan hemostasis
  • Urinalisis, pemeriksaan feses lengkap, pemeriksaan kimia darah, dan cairan tubuh
  • Pemeriksaan imunologi dasar
  • Pemeriksaan mikroskopik preparat, BTA, malaria, protozoa, helmintologi, dan mikologi
  • Pemeriksaan Sito-Histoteknologi (prosesing jaringan, sitopatologi, mikrotom, potong beku jaringan)
  • Diagnostik molekuler (isolasi, amplifikasi, dan identifikasi asam nukleat)

Simulasi Tryout SKB CPNS Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama.

Soal 1
Seorang teknisi laboratorium akan melakukan pengambilan darah vena pada pasien dewasa. Lokasi utama yang paling disarankan untuk melakukan pungsi vena adalah...
A. Vena jugularis
B. Vena saphena
C. Vena mediana cubiti
D. Vena dorsalis pedis
E. Vena femoralis
Jawaban: C
Berdasarkan pedoman phlebotomy standar (CLSI), vena mediana cubiti merupakan pilihan utama karena letaknya yang superfisial, lebih besar, dan memiliki risiko cedera saraf yang lebih rendah dibandingkan vena lainnya di area fossa cubiti.
Soal 2
Berapa lama waktu maksimal penundaan pemeriksaan urin rutin pada suhu ruang agar tidak terjadi degradasi analit secara signifikan?
A. 24 jam
B. 2 jam
C. 4 jam
D. 15 menit
E. 8 jam
Jawaban: B
Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 43 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Laboratorium Klinik yang Baik, spesimen urin harus segera diperiksa dalam waktu maksimal 2 jam setelah pengambilan. Jika lebih dari itu, diperlukan pengawet atau penyimpanan pada suhu 2-8Β°C untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan degradasi elemen seluler.
Soal 3
Dalam grafik Levey-Jennings, jika ditemukan satu nilai kontrol keluar dari batas Β±3 SD, maka aturan Westgard yang dilanggar adalah...
A. 1 2s
B. 4 1s
C. R 4s
D. 1 3s
E. 2 2s
Jawaban: D
Aturan Westgard 1 3s merujuk pada kondisi di mana satu nilai kontrol melebihi batas Β±3 Standar Deviasi (SD). Aturan ini bersifat 'rejection' karena mengindikasikan adanya kesalahan acak yang besar atau awal dari kesalahan sistematis yang signifikan.
Soal 4
Tujuan utama dari dilakukannya audit internal secara periodik di laboratorium kesehatan sesuai standar akreditasi adalah...
A. Mencari kesalahan personel untuk diberikan sanksi
B. Meningkatkan jumlah kunjungan pasien
C. Menilai kepatuhan terhadap sistem manajemen mutu yang telah ditetapkan
D. Mengurangi biaya operasional laboratorium
E. Mengganti seluruh prosedur lama dengan yang baru
Jawaban: C
Audit internal berfungsi sebagai instrumen evaluasi mandiri untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan laboratorium berjalan sesuai dengan Pedoman Mutu dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mengacu pada regulasi seperti PMK No. 43 Tahun 2013.
Soal 5
Siklus manajemen mutu yang terdiri dari tahapan Plan-Do-Check-Action (PDCA) dipopulerkan oleh...
A. Edward Deming
B. Louis Pasteur
C. Walter Shewhart
D. Joseph Juran
E. James Westgard
Jawaban: A
Edward Deming mempopulerkan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Action) sebagai metode manajemen untuk perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) dalam kualitas produk maupun layanan, termasuk di laboratorium.
Soal 6
Standar internasional yang secara spesifik mengatur tentang persyaratan mutu dan kompetensi laboratorium medik adalah...
A. ISO 9001
B. ISO 14001
C. ISO 45001
D. ISO 15189
E. ISO 17025
Jawaban: D
ISO 15189 adalah standar global yang digunakan untuk akreditasi laboratorium medik guna memastikan kompetensi teknis dan sistem manajemen mutu yang spesifik untuk lingkungan layanan kesehatan.
Soal 7
Tahapan pelayanan laboratorium yang meliputi pendaftaran pasien, pengambilan sampel, dan identifikasi spesimen disebut tahapan...
A. Analitik
B. Interpretasi
C. Verifikasi
D. Pasca-analitik
E. Pra-analitik
Jawaban: E
Tahapan pra-analitik mencakup seluruh proses sebelum sampel diuji di instrumen, mulai dari persiapan pasien, pengambilan spesimen, hingga transportasi. Statistik menunjukkan bahwa lebih dari 60% kesalahan laboratorium terjadi di tahap ini.
Soal 8
Antikoagulan yang paling tepat digunakan untuk pemeriksaan Darah Lengkap (Complete Blood Count) karena kemampuannya menjaga morfologi sel adalah...
A. Natrium Fluorida
B. Heparin
C. Natrium Sitrat 3,2%
D. EDTA (Ethylenediamine Tetraacetic Acid)
E. Kalium Oksalat
Jawaban: D
EDTA bekerja dengan cara mengikat kalsium (khelasi) dan merupakan pilihan utama untuk hematologi karena tidak mengubah ukuran sel darah merah dan menjaga integritas morfologi leukosit dalam waktu yang cukup lama.
Soal 9
Pemeriksaan hemostasis yang bertujuan untuk mengecek jalur ekstrinsik dan jalur bersama adalah...
A. APTT (Activated Partial Thromboplastin Time)
B. Rumple Leede
C. PT (Prothrombin Time)
D. Thrombin Time
E. Bleeding Time
Jawaban: C
Prothrombin Time (PT) sensitif terhadap penurunan faktor pembekuan pada jalur ekstrinsik (Faktor VII) dan jalur bersama (Faktor X, V, Prothrombin, dan Fibrinogen).
Soal 10
Pada pemeriksaan urin, keberadaan silinder (cast) terbentuk di bagian sistem urinaria mana?
A. Tubulus ginjal
B. Pelvis renalis
C. Vesika urinaria
D. Ureter
E. Uretra
Jawaban: A
Silinder terbentuk melalui presipitasi protein Tamm-Horsfall di lumen tubulus ginjal (terutama tubulus distal dan duktus kolektivus), yang kemudian mencetak bentuk tubulus tersebut.
Soal 11
Reagen yang digunakan pada metode Jaffe untuk pemeriksaan kadar kreatinin darah adalah...
A. Asam sulfosalisilat
B. Kalium hidroksida
C. Natrium hidroksida encer
D. Asam pikrat jenuh
E. Reagen Benedict
Jawaban: D
Prinsip metode Jaffe adalah reaksi antara kreatinin dengan asam pikrat dalam suasana basa yang akan membentuk kompleks kreatinin pikrat berwarna kuning kemerahan (oranye).
Soal 12
Metode pemeriksaan imunologi yang menggunakan prinsip pengikatan antigen-antibodi dengan label enzim untuk menghasilkan perubahan warna disebut...
A. Presipitasi
B. ELISA (Enzyme-Linked Immunosorbent Assay)
C. Imunofluoresensi
D. Aglutinasi latex
E. Western Blot
Jawaban: B
ELISA merupakan teknik biokimia yang menggunakan antibodi dan perubahan warna yang dimediasi oleh enzim (seperti HRP atau AP) untuk mendeteksi keberadaan antigen atau antibodi dalam sampel.
Soal 13
Pewarnaan bakteri tahan asam (BTA) yang menggunakan pemanasan untuk membantu masuknya zat warna utama ke dalam dinding sel bakteri adalah metode...
A. Albert
B. Giemsa
C. Gram
D. Kinyoun-Gabbet
E. Ziehl-Neelsen
Jawaban: E
Metode Ziehl-Neelsen disebut juga pewarnaan panas (hot stain) karena menggunakan uap panas saat pemberian Carbol Fuchsin agar zat warna dapat menembus dinding sel Mycobacterium yang kaya akan lemak/asam mikolat.
Soal 14
Ciri khas morfologi Plasmodium falciparum pada sediaan darah tepi stadium gametosit adalah...
A. Berbentuk seperti cincin halus
B. Pigmen kasar berwarna coklat tua
C. Inti terbelah menjadi 12-24 merozoit
D. Berbentuk seperti bulan sabit atau pisang
E. Sel inang membesar dan berbintik Schuffner
Jawaban: D
Gametosit Plasmodium falciparum memiliki bentuk yang sangat khas yaitu memanjang melengkung menyerupai pisang atau bulan sabit.
Soal 15
Cairan fiksatif yang paling umum digunakan untuk fiksasi rutin jaringan histopatologi (gold standard) adalah...
A. Neutral Buffered Formalin (NBF) 10%
B. Asam Asetat Glasial
C. Eter-Alkohol
D. Alkohol 70%
E. Larutan Bouin
Jawaban: A
Neutral Buffered Formalin (NBF) 10% adalah fiksatif terbaik untuk histoteknologi rutin karena kemampuannya menjaga struktur jaringan dengan baik, penetrasi yang stabil, dan kompatibel dengan hampir semua pewarnaan.
Soal 16
Proses pengeluaran sisa air dari dalam jaringan sebelum dilakukan tahap clearing disebut...
A. Embedding
B. Dehidrasi
C. Impregnasi
D. Fiksasi
E. Sectioning
Jawaban: B
Dehidrasi adalah tahap mengeluarkan air dari jaringan menggunakan cairan penarik air seperti alkohol dengan konsentrasi meningkat (bertingkat), agar jaringan dapat dimasuki zat penjernih (clearing agent).
Soal 17
Dalam diagnostik molekuler, teknik yang digunakan untuk menggandakan (amplifikasi) segmen DNA secara spesifik disebut...
A. Sekuensing DNA
B. Hibridisasi
C. PCR (Polymerase Chain Reaction)
D. Kromatografi
E. Elektroforesis
Jawaban: C
PCR adalah metode standar molekuler yang menggunakan siklus suhu untuk menduplikasi segmen DNA target hingga jutaan kali lipat menggunakan enzim DNA polimerase dan primer spesifik.
Soal 18
Urutan tahapan dalam satu siklus PCR yang benar adalah...
A. Denaturasi - Ekstensi - Annealing
B. Annealing - Denaturasi - Ekstensi
C. Ekstensi - Annealing - Denaturasi
D. Denaturasi - Annealing - Ekstensi
E. Ekstensi - Denaturasi - Annealing
Jawaban: D
Siklus PCR dimulai dengan Denaturasi (pemisahan rantai ganda pada suhu ~95Β°C), diikuti Annealing (penempelan primer pada suhu ~55-65Β°C), dan diakhiri dengan Ekstensi (pemanjangan rantai oleh enzim pada suhu ~72Β°C).
Soal 19
Pemeriksaan kimia darah yang bertujuan untuk memantau rata-rata kadar glukosa dalam darah selama kurun waktu 2-3 bulan terakhir adalah...
A. Fruktosamin
B. Glukosa Puasa
C. TTGO (Tes Toleransi Glukosa Oral)
D. HbA1c
E. Glukosa Sewaktu
Jawaban: D
HbA1c (Hemoglobin terglikasi) mencerminkan rata-rata konsentrasi glukosa plasma selama masa hidup eritrosit (sekitar 120 hari), sehingga ideal untuk evaluasi manajemen diabetes.
Soal 20
Zat yang digunakan sebagai penjernih (clearing agent) yang paling sering digunakan dalam prosesing jaringan karena sifatnya yang cepat dan efektif adalah...
A. Metanol
B. Kloroform
C. Xilol (Xylene)
D. Aseton
E. Asam Klorida
Jawaban: C
Xilol adalah agen penjernih paling populer karena mampu menarik alkohol keluar dari jaringan dan bersifat larut dalam parafin, meskipun memiliki toksisitas yang perlu diperhatikan.
Soal 21 Premium
Penanganan spesimen darah yang akan diperiksa kadar glukosanya jika pemeriksaan tertunda lebih dari 1 jam tanpa menggunakan tabung inhibitor glikolisis akan menyebabkan...
A. Kadar glukosa tidak berubah
B. Terjadi pembekuan prematur
C. Kadar glukosa menurun karena aktivitas metabolisme sel darah
D. Kadar glukosa menjadi fluktuatif
E. Kadar glukosa meningkat karena hemolisis
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 22 Premium
Dalam manajemen laboratorium, kebijakan yang mengatur tentang tata cara penanganan limbah medis tajam sesuai regulasi lingkungan hidup adalah penyimpanan dalam wadah...
A. Tempat sampah terbuka
B. Kantong plastik kuning
C. Kantong plastik hitam
D. Kantong plastik ungu
E. Safety box tahan tusukan dan air
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 23 Premium
Kriteria penilaian hasil pewarnaan Gram pada bakteri Gram Positif yang benar adalah bakteri akan berwarna...
A. Merah karena mengikat Safranin
B. Ungu karena mempertahankan kompleks Kristal Violet-Iodin
C. Tidak berwarna
D. Biru karena mengikat Methylene Blue
E. Hijau karena mengikat Malachite Green
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 24 Premium
Aturan Westgard R 4s digunakan untuk mendeteksi adanya kesalahan...
A. Inherent
B. Sistematis
C. Klerikal
D. Gros
E. Acak (Random)
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 25 Premium
Pemeriksaan cairan serebrospinal (LCS) yang menunjukkan hasil jernih, jumlah sel sangat sedikit, namun kadar protein meningkat drastis sering ditemukan pada kondisi...
A. Meningitis bakterial
B. Meningitis tuberkulosis
C. Perdarahan subaraknoid
D. Disosiasi albuminositologis (Sindrom Guillain-BarrΓ©)
E. Normal
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 26 Premium
Pemeriksaan hitung jumlah leukosit secara manual menggunakan larutan pengencer yang berfungsi melisiskan eritrosit dan mewarnai inti leukosit, yaitu...
A. NaCl Fisiologis
B. Larutan Turk
C. Larutan Hayem
D. Larutan Rees Ecker
E. Larutan Gower
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 27 Premium
Pada tes kehamilan imunologi (PP Test), hormon yang dideteksi dalam urine pasien adalah...
A. hCG (human Chorionic Gonadotropin)
B. FSH
C. Progesteron
D. Estrogen
E. LH (Luteinizing Hormone)
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 28 Premium
Media kultur yang bersifat selektif dan diferensial untuk isolasi bakteri enterobacteriaceae seperti Salmonella dan Shigella adalah...
A. SS Agar (Salmonella Shigella Agar)
B. Nutrient Agar
C. Mueller Hinton Agar
D. Blood Agar
E. Chocolate Agar
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 29 Premium
Alat yang digunakan untuk memotong jaringan tipis (seringkali 3-5 mikron) agar dapat diamati di bawah mikroskop disebut...
A. Sentrifus
B. Otoklaf
C. Spektrofotometer
D. Mikrotom
E. Inkubator
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 30 Premium
Prinsip dasar dari isolasi asam nukleat (DNA/RNA) adalah pemisahan asam nukleat dari komponen sel lainnya melalui tahapan utama yaitu...
A. Denaturasi, Annealing, Ekstensi
B. Lisis, Presipitasi, Purifikasi
C. Fiksasi, Clearing, Embedding
D. Aspirasi, Sentrifugasi, Dekantasi
E. Inokulasi, Inkubasi, Identifikasi
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 31 Premium
Seorang teknisi laboratorium menerima sampel darah dalam tabung tutup merah. Setelah disentrifugasi, bagian cair yang berada di lapisan atas disebut...
A. Antikoagulan
B. Buffy coat
C. Serum
D. Plasma
E. Eritrosit
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 32 Premium
Dalam verifikasi metode pemeriksaan baru, parameter yang menunjukkan kemampuan metode untuk memberikan hasil yang sama pada sampel yang sama jika diulang dalam kondisi yang sama disebut...
A. Spesifisitas
B. Sensitivitas
C. Linieritas
D. Presisi (Repeatability)
E. Akurasi
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 33 Premium
Berapa rasio perbandingan yang benar antara darah dengan antikoagulan Natrium Sitrat 3,2% untuk pemeriksaan laju endap darah (LED) metode Westergren?
A. 4 : 1
B. 9 : 1
C. 2 : 1
D. 1 : 9
E. 1 : 4
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 34 Premium
Pada urinalisis, tes yang menggunakan reagen Ehrlich untuk mendeteksi keberadaan zat tertentu yang meningkat pada gangguan fungsi hati atau hemolisis adalah pemeriksaan...
A. Urobilinogen
B. Glukosa
C. Bilirubin
D. Benda keton
E. Protein
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 35 Premium
Pemeriksaan feses lengkap secara mikroskopis menggunakan larutan lugol 1-2% terutama ditujukan untuk mengidentifikasi keberadaan...
A. Telur cacing
B. Jamur
C. Sisa lemak
D. Darah samar
E. Kista protozoa (seperti Entamoeba coli)
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 36 Premium
Metode fiksasi sitopatologi yang dilakukan segera setelah sediaan apus dibuat dengan cara merendam slide dalam cairan fiksatif saat sediaan masih basah disebut...
A. Fiksasi panas
B. Fiksasi kering
C. Fiksasi uap
D. Fiksasi basah (Wet fixation)
E. Fiksasi beku
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 37 Premium
Enzim termostabil yang sangat krusial dalam proses elongasi pada teknik PCR adalah...
A. DNA Ligase
B. RNA Polimerase
C. Restriksi Endonuklease
D. Helikase
E. Taq Polimerase
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 38 Premium
Manakah pernyataan yang benar mengenai pengiriman spesimen infeksius menurut standar keamanan hayati (biosafety)?
A. Label identitas diletakkan di dalam tabung sampel
B. Spesimen dikirim bersamaan dengan bekal makanan kurir
C. Cukup menggunakan satu lapis plastik transparan
D. Tabung sampel tidak perlu ditutup rapat
E. Menggunakan sistem pengemasan tiga lapis (Triple Packaging System)
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 39 Premium
Tes yang digunakan untuk mendeteksi adanya antibodi terhadap bakteri Salmonella typhi dalam serum pasien demam tifoid adalah...
A. Tes ASTO
B. Tes Mantoux
C. Tes CRP
D. Tes VDRL
E. Tes Widal
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 40 Premium
Seorang pasien menunjukkan hasil pemeriksaan darah: Hemoglobin rendah, MCV rendah, dan MCH rendah. Kondisi ini mengarah pada anemia jenis...
A. Anemia Pernisiosa
B. Anemia Mikrositik Hipokrom
C. Anemia Makrositik Normokrom
D. Anemia Hemolitik
E. Anemia Normositik Normokrom
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 41 Premium
Pemeriksaan mikroskopi jamur dari kerokan kulit menggunakan larutan KOH 10% bertujuan untuk...
A. Mengubah pH spesimen
B. Membunuh bakteri kontaminan
C. Melisiskan debris keratin (sel kulit) agar hifa jamur terlihat jelas
D. Mewarnai spora jamur agar merah
E. Menumbuhkan jamur secara cepat
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 42 Premium
Tahap 'embedding' dalam histoteknologi adalah proses...
A. Pengambilan sampel jaringan dari pasien
B. Pembuatan blok jaringan menggunakan cetakan dan parafin
C. Pengisian jaringan dengan parafin cair
D. Pewarnaan jaringan dengan Hematoxylin-Eosin
E. Pemotongan jaringan menjadi irisan tipis
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 43 Premium
Pemeriksaan diagnostik molekuler yang memantau proses amplifikasi secara langsung (real-time) melalui sinyal fluoresensi adalah...
A. Conventional PCR
B. Reverse Transcription PCR
C. Nested PCR
D. qPCR (Quantitative/Real-Time PCR)
E. Multiplex PCR
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 44 Premium
Jenis pemeriksaan urin yang paling baik untuk pemeriksaan sedimen dan tes kehamilan karena konsentrasinya yang tinggi adalah...
A. Urin pagi hari pertama
B. Urin post-prandial
C. Urin pancar tengah
D. Urin sewaktu
E. Urin 24 jam
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 45 Premium
Dalam audit mutu, penggunaan bahan kontrol yang sudah diketahui nilainya yang berasal dari produsen luar laboratorium disebut sebagai pengendalian mutu...
A. Eksternal (EQA/PME)
B. Subjektif
C. Kualitatif
D. Internal (IQC)
E. Informal
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 46 Premium
Fungsi dari larutan pengencer NaCl 0,9% dalam pemeriksaan mikroskopis feses adalah...
A. Menjaga viabilitas dan morfologi parasit (terutama bentuk trofozoit)
B. Membekukan spesimen
C. Menguapkan sisa makanan
D. Melisiskan telur cacing
E. Mewarnai bakteri
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 47 Premium
Pewarnaan rutin yang digunakan dalam sitopatologi untuk skrining kanker serviks (Pap Smear) adalah pewarnaan...
A. PAS (Periodic Acid Schiff)
B. Papanicolaou
C. Hematoxylin-Eosin
D. Gomori Methenamine Silver
E. Giemsa
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 48 Premium
Pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi adanya gangguan hemostasis jalur intrinsik yang memantau efek terapi heparin adalah...
A. D-dimer
B. INR
C. PT
D. APTT
E. Fibrinogen
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 49 Premium
Nilai kritis (critical value) dalam sistem pelayanan laboratorium didefinisikan sebagai...
A. Hasil pemeriksaan yang mengancam jiwa dan harus segera dilaporkan ke klinisi
B. Hasil pemeriksaan yang tertunda pengirimannya
C. Hasil pemeriksaan yang salah ketik
D. Hasil pemeriksaan yang sangat mahal
E. Hasil pemeriksaan pasien BPJS
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 50 Premium
Alat yang berfungsi untuk memisahkan serum dari sel darah berdasarkan perbedaan berat jenis melalui putaran tinggi adalah...
A. Vortex
B. Waterbath
C. Oven
D. Sentrifus
E. Rotator
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama

SKB CPNS Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.