SKB CPNS Pengelola Layanan Kelautan dan Perikanan 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Layanan Kelautan dan Perikanan, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengelola Layanan Kelautan dan Perikanan, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Pengelola Layanan Kelautan dan Perikanan

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Layanan Kelautan dan Perikanan berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Pedoman tentang pembudidayaan ikan
  • Pengetahuan umum terkait bidang kelautan dan perikanan
  • Peraturan terkait sektor Kelautan dan Perikanan terkait UU dan PP
  • Peraturan Kelautan dan Perikanan
  • Hukum dan Dasar Kebijakan Perikanan Tangkap
  • Sistem manajemen keamanan pangan
  • Harmonisasi sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan
  • Pengenalan bahan baku hasil perikanan
  • Strategi Kebijakan Ekonomi Biru Bidang Kelautan dan Perikanan
  • Dasar-dasar/falsafah penyuluhan perikanan
  • Inovasi Difusi dan Adopsi
  • Pengelolaan sarana dan prasarana serta pengelolaan kawasan perikanan budidaya
  • Pengelolaan Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan
  • Pengelolaan Bahan Baku Pakan Ikan dan Pakan Ikan
  • Cara Penanganan Ikan yang Baik
  • Pengelolaan logistik hasil kelautan dan perikanan
  • Peningkatan Kewirausahaan Pengolahan Hasil Kelautan dan Perikanan
  • Peningkatan Akses Pasar Dalam Negeri
  • Penerapan standar mutu dan keamanan hasil kelautan dan perikanan
  • Uji terap teknik produk kelautan dan perikanan
  • Identifikasi data kesesuaian dan kelayakan kawasan
  • Identifikasi data kesesuaian perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan keanekaragaman hayati laut pada tingkat spesies dan genetik jenis ikan
  • Pengumpulan dan Pengolahan Data dan Informasi Materi Teknis Kawasan
  • Kelompok Sumberdaya Ikan
  • Identifikasi komponen kapal perikanan
  • Identifikasi Sertifikasi Awak Kapal Perikanan
  • Identifikasi komponen mesin dan alat penangkapan ikan
  • Identifikasi sarana dan prasarana pelabuhan perikanan
  • Sistem manajemen keamanan pangan
  • Sistem manajemen mutu pengujian
  • Pelaksanaan jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan sektor tangkap
  • Ketertelusuran dan penarikan produk pangan
  • Pengawasan pengelolaan sumber daya perikanan
  • Pengelolaan sistem pemantauan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan
  • Pengoperasian armada pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan
  • Kelembagaan Sektor Kelautan dan Perikanan
  • Akses teknologi dan informasi sektor kelautan dan perikanan
  • Kemitraan Usaha dan Pembiayaan/permodalan sektor kelautan dan perikanan
  • Pengolahan Data, Produktivitas dan Skala usaha Pelaku Utama dan/atau Pelaku Usaha Perikanan

Simulasi Tryout SKB CPNS Pengelola Layanan Kelautan dan Perikanan

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Layanan Kelautan dan Perikanan, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Pengelola Layanan Kelautan dan Perikanan. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Pengelola Layanan Kelautan dan Perikanan

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Layanan Kelautan dan Perikanan.

Soal 1
Strategi Ekonomi Biru yang menjadi prioritas utama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam menjaga ekosistem laut adalah...
A. Pemberian subsidi bahan bakar tanpa batas
B. Pembangunan pelabuhan perikanan di setiap desa
C. Penghapusan pajak ekspor hasil perikanan
D. Peningkatan armada kapal penangkap ikan asing
E. Perluasan kawasan konservasi laut
Jawaban: E
Berdasarkan Strategi Kebijakan Ekonomi Biru KKP, pilar pertama adalah memperluas kawasan konservasi laut untuk menjaga keberlanjutan ekosistem dan keanekaragaman hayati.
Soal 2
Setiap orang yang melakukan usaha perikanan di bidang pembudidayaan ikan wajib memiliki izin yang disebut...
A. Sertifikat Cara Budidaya Ikan yang Baik
B. SIUP (Surat Izin Usaha Perikanan)
C. Tanda Daftar Usaha Perikanan
D. SIKPI (Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan)
E. SIPI (Surat Izin Penangkapan Ikan)
Jawaban: B
Sesuai dengan UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, setiap orang yang melakukan usaha perikanan wajib memiliki SIUP.
Soal 3
Dalam manajemen keamanan pangan hasil perikanan, bahaya kimia yang sering menjadi perhatian pada ikan yang tidak ditangani dengan suhu dingin yang tepat adalah...
A. Pecahan kaca
B. Formalin
C. Residu antibiotik
D. Histamin
E. Merkuri
Jawaban: D
Histamin adalah racun yang terbentuk akibat aktivitas bakteri pembentuk histamin pada ikan (terutama famili Scombridae) yang tidak ditangani dengan rantai dingin yang baik.
Soal 4
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) diklasifikasikan sebagai pelabuhan perikanan tipe...
A. Tipe B
B. Tipe C
C. Tipe E
D. Tipe A
E. Tipe D
Jawaban: D
Berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan, Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) merupakan tipe A yang melayani kapal perikanan yang beroperasi di laut lepas/ZEEI.
Soal 5
Falsafah penyuluhan perikanan yang menekankan pada 'belajar dengan mengerjakan' dikenal dengan istilah...
A. Learning by seeing
B. Learning by doing
C. Problem based learning
D. Action learning
E. Teaching by doing
Jawaban: B
Dasar penyuluhan perikanan mengadopsi falsafah 'Learning by doing' agar pelaku utama dapat memahami teknologi secara langsung melalui praktik.
Soal 6
Komponen kapal perikanan yang berfungsi untuk menjaga kestabilan kapal saat berlayar adalah...
A. Gading (Frame)
B. Anjungan (Bridge)
C. Lunas (Keel)
D. Baling-baling (Propeller)
E. Geladak (Deck)
Jawaban: C
Lunas (Keel) merupakan bagian paling bawah dari kapal yang berfungsi sebagai struktur utama sekaligus memberikan stabilitas pada kapal.
Soal 7
Ikan yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di laut tetapi bermigrasi ke air tawar untuk memijah disebut...
A. Anadromus
B. Oseanodromus
C. Katadromus
D. Demersal
E. Potamadromus
Jawaban: A
Ikan anadromus (seperti Salmon) bermigrasi dari laut ke air tawar untuk reproduksi. Sebaliknya, katadromus (seperti Sidat) bermigrasi dari air tawar ke laut.
Soal 8
Tahapan dalam proses adopsi inovasi di mana individu mulai mencoba inovasi dalam skala kecil disebut...
A. Tahap Menerima (Adoption)
B. Tahap Menyadari (Awareness)
C. Tahap Mencoba (Trial)
D. Tahap Menilai (Evaluation)
E. Tahap Minat (Interest)
Jawaban: C
Menurut teori Inovasi Difusi, tahap Trial (Mencoba) adalah saat pelaku utama mulai mempraktikkan inovasi dalam skala terbatas untuk membuktikan manfaatnya.
Soal 9
Suhu penyimpanan ikan segar yang ideal menggunakan es dalam rantai dingin (cold chain) adalah...
A. Kamar (25 derajat Celcius)
B. 0 derajat Celcius sampai 4 derajat Celcius
C. minus 18 derajat Celcius
D. 10 derajat Celcius sampai 15 derajat Celcius
E. 5 derajat Celcius sampai 10 derajat Celcius
Jawaban: B
Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB) mensyaratkan ikan segar disimpan pada suhu mendekati titik cair es (0-4°C) untuk menghambat pembusukan.
Soal 10
Dokumen yang memuat data kesesuaian lahan untuk usaha budidaya ikan di suatu wilayah disebut...
A. SIUP Budidaya
B. Laporan Tahunan Perikanan
C. Peta Indikatif Kesesuaian Lahan
D. Rencana Tata Ruang Wilayah
E. Analisis Dampak Lingkungan
Jawaban: C
Identifikasi data kesesuaian kawasan diperlukan untuk menentukan kelayakan teknis lahan (seperti pH tanah, debit air) bagi keberlangsungan perikanan budidaya.
Soal 11
Salah satu pilar utama Ekonomi Biru KKP adalah pengembangan perikanan budidaya di laut, pesisir, dan darat yang berkelanjutan. Hal ini bertujuan untuk...
A. Memperluas pemukiman di wilayah pesisir
B. Menjamin ketahanan pangan dan kelestarian ekosistem
C. Menghabiskan stok ikan alam
D. Meningkatkan impor ikan dari luar negeri
E. Mengganti seluruh nelayan tangkap dengan pembudidaya
Jawaban: B
Ekonomi biru menekankan pada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan, melalui budidaya yang ramah lingkungan (pilar ke-2 dan ke-3 KKP).
Soal 12
Penanganan limbah laboratorium kesehatan ikan harus dilakukan dengan benar untuk mencegah...
A. Penurunan harga pakan ikan
B. Hilangnya alat-alat laboratorium
C. Kenaikan suhu air kolam budidaya
D. Peningkatan pertumbuhan plankton berlebih
E. Pencemaran lingkungan dan penyebaran patogen
Jawaban: E
Pengelolaan Lab Kesehatan Ikan dan Lingkungan mewajibkan sterilisasi limbah (biosekuriti) agar sisa sampel yang terinfeksi tidak mencemari perairan umum.
Soal 13
Komponen pakan ikan yang paling mahal dan menjadi sumber protein utama adalah...
A. Tepung Ikan
B. Minyak Kelapa
C. Dedak Padi
D. Tepung Tapioka
E. Vitamin Mix
Jawaban: A
Tepung ikan mengandung profil asam amino lengkap yang dibutuhkan ikan, namun ketersediaannya terbatas sehingga harganya tinggi dalam pengelolaan bahan baku pakan.
Soal 14
Upaya untuk mempermudah distribusi hasil perikanan dari hulu ke hilir dengan biaya rendah disebut dengan...
A. Produktivitas Alat Tangkap
B. Sistem Informasi Budidaya
C. Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN)
D. Kemitraan Usaha Mikro
E. Akses Pasar Global
Jawaban: C
SLIN (Sistem Logistik Ikan Nasional) merupakan bagian dari pengelolaan logistik untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan stok ikan di seluruh wilayah Indonesia.
Soal 15
Pemberian nilai tambah pada produk ikan melalui proses pengolahan (seperti pengalengan atau pemindangan) bertujuan untuk...
A. Menghilangkan kandungan protein
B. Meningkatkan biaya impor
C. Mempercepat proses pembusukan
D. Meningkatkan daya saing dan kewirausahaan
E. Menurunkan kualitas ikan
Jawaban: D
Hilirisasi atau pengolahan hasil perikanan mendorong tumbuhnya jiwa kewirausahaan dan memperpanjang masa simpan produk.
Soal 16
Sertifikat yang menjamin bahwa unit pengolahan ikan (UPI) telah menerapkan prinsip higiene dan sanitasi adalah...
A. HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point)
B. SKP (Sertifikat Kelayakan Pengolahan)
C. SIUP (Surat Izin Usaha Perikanan)
D. CPPIB (Cara Pembenihan Ikan yang Baik)
E. CPIB (Cara Budidaya Ikan yang Baik)
Jawaban: B
SKP adalah persyaratan dasar bagi UPI untuk memastikan produk yang dihasilkan aman sebelum berlanjut ke sistem manajemen keamanan pangan yang lebih kompleks.
Soal 17
Kegiatan menguji teknologi baru di bidang perikanan sebelum disebarluaskan kepada masyarakat disebut...
A. Monitoring rutin
B. Sensus perikanan
C. Uji terap teknik
D. Audit internal
E. Pembiayaan modal
Jawaban: C
Uji terap dilakukan untuk memastikan bahwa produk atau teknik baru (seperti alat tangkap ramah lingkungan) efektif dan layak digunakan oleh nelayan/pembudidaya.
Soal 18
Data yang digunakan untuk mengidentifikasi keberadaan spesies ikan yang dilindungi secara genetik bertujuan untuk...
A. Melindungi keanekaragaman hayati dari kepunahan
B. Mempercepat proses penangkapan ikan di laut
C. Mengurangi populasi predator alami
D. Meningkatkan penggunaan pakan buatan
E. Meningkatkan jumlah ekspor ikan hias tanpa izin
Jawaban: A
Identifikasi data perlindungan dan pelestarian hayati laut sangat penting untuk menjaga integritas genetik dan populasi ikan langka.
Soal 19
Penyajian data dan informasi materi teknis kawasan perikanan budidaya sebaiknya menggunakan sistem...
A. Wawancara terbuka
B. Penyuluhan lisan
C. Buku jurnal penelitian saja
D. Sistem Akuntansi Manual
E. SIG (Sistem Informasi Geografis)
Jawaban: E
SIG memudahkan pengolahan data spasial kawasan perikanan sehingga pemetaan kelayakan lahan lebih akurat dan informatif.
Soal 20
Siapakah yang berwenang menetapkan jenis-jenis ikan yang dilindungi di wilayah Indonesia?
A. Direktur Utama Perusahaan Ikan
B. Ketua Kelompok Nelayan
C. Menteri Kelautan dan Perikanan
D. Gubernur setempat
E. Kepala Desa Pesisir
Jawaban: C
Berdasarkan UU Nomor 31 Tahun 2004 Pasal 7, Menteri memiliki wewenang untuk menetapkan jenis ikan yang dilindungi berdasarkan kriteria tertentu.
Soal 21 Premium
Sertifikat kompetensi yang wajib dimiliki oleh nakhoda pada kapal penangkap ikan dengan ukuran tertentu sesuai regulasi internasional adalah...
A. Surat Keterangan Kecakapan (SKK) 30 Mil
B. Sertifikat Pengolah Ikan
C. Sertifikat Budidaya Madya
D. Buku Pelaut saja
E. ANPIN (Ahli Nautika Kapal Penangkap Ikan)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 22 Premium
Alat tangkap ikan yang bekerja dengan cara menjerat operkulum ikan pada mata jaring disebut...
A. Trawl (Pukat Harimau)
B. Gillnet (Jaring Insang)
C. Purse Seine (Pukat Cincin)
D. Bubu (Trap)
E. Long Line (Rawai)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 23 Premium
Dalam sistem manajemen mutu pengujian laboratorium (ISO/IEC 17025), tindakan yang dilakukan untuk memastikan hasil pengujian tetap valid adalah...
A. Membeli alat yang paling murah
B. Menghapus data hasil yang meragukan
C. Menambah jumlah staf administrasi
D. Mengurangi waktu pengujian
E. Kalibrasi alat secara periodik
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 24 Premium
Penerapan jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan pada sektor tangkap dimulai sejak...
A. Ikan sampai di pasar ritel
B. Ikan masuk ke pabrik pengolahan
C. Ikan diangkat dari air ke atas kapal
D. Ikan dibeli oleh konsumen
E. Kapal baru berangkat dari pelabuhan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 25 Premium
Apabila ditemukan produk hasil perikanan di pasar yang mengandung zat berbahaya, tindakan yang harus dilakukan oleh pengelola layanan sesuai sistem ketertelusuran adalah...
A. Menurunkan harga produk tersebut
B. Memberikan diskon kepada pembeli
C. Menunggu sampai produk habis terjual
D. Mengganti kemasan produk saja
E. Penarikan produk (product recall) dari peredaran
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 26 Premium
Pengawasan terhadap kegiatan Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing dilakukan melalui sistem pemantauan kapal yang disebut...
A. VMS (Vessel Monitoring System)
B. CCTV di pelabuhan saja
C. GPS Handheld
D. Logbook Manual tanpa verifikasi
E. Radio Komunikasi AM
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 27 Premium
Pusat Pengendalian (Control Center) KKP yang memantau data VMS dan AIS berfungsi dalam pengelolaan sistem...
A. Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi
B. Sistem Keuangan Internal
C. Sistem Informasi Geografis Pemasaran
D. Monitoring, Control, and Surveillance (MCS)
E. Database Pegawai KKP
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 28 Premium
Armada pengawasan KKP yang bertugas melakukan pengejaran dan penangkapan kapal pencuri ikan dipimpin oleh...
A. Syahbandar di Pelabuhan Perikanan
B. Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas
C. Nakhoda Kapal Pengawas
D. Petugas Kebersihan Pelabuhan
E. Penyuluh Perikanan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 29 Premium
Kelembagaan yang mewadahi pelaku utama perikanan di tingkat desa untuk meningkatkan daya saing usaha adalah...
A. Lembaga Swadaya Masyarakat Internasional
B. Dewan Perwakilan Rakyat
C. Perusahaan Terbuka (Tbk)
D. Badan Intelijen Negara
E. Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokkan)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 30 Premium
Akses teknologi informasi bagi nelayan dalam memantau daerah penangkapan ikan (fishing ground) dapat dilakukan melalui aplikasi...
A. Aplikasi Percakapan Umum saja
B. E-Katalog Belanja Negara
C. SATU DATA KKP / WANDA
D. Peta Navigasi Manual Kertas
E. Media Sosial Pribadi
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 31 Premium
Skema pembiayaan yang disediakan pemerintah bagi pelaku usaha kecil menengah di sektor perikanan dengan bunga rendah adalah...
A. Bantuan Hibah tanpa pertanggungjawaban
B. Penjualan Aset Pribadi
C. Kredit Usaha Rakyat (KUR) Sektor Perikanan
D. Investasi Saham Luar Negeri
E. Pinjaman Rentenir
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 32 Premium
Kartu identitas tunggal bagi pelaku usaha kelautan dan perikanan yang digunakan untuk memantau produktivitas dan distribusi bantuan disebut...
A. Kartu ATM Bank Swasta
B. KUSUKA (Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan)
C. NPWP Perusahaan
D. SIM (Surat Izin Mengemudi)
E. Kartu Keluarga
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 33 Premium
Penyebab utama rendahnya adopsi teknologi oleh nelayan tradisional menurut teori Difusi Inovasi adalah...
A. Terlalu banyaknya penyuluh perikanan
B. Banyaknya ikan di laut yang mudah ditangkap
C. Kompleksitas teknologi dan biaya tinggi
D. Tingginya harga solar bersubsidi
E. Kurangnya minat untuk kaya
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 34 Premium
Penentuan lokasi budidaya ikan sistem Keramba Jaring Apung (KJA) di laut harus memperhatikan kecepatan arus, tujuannya adalah...
A. Membuat ikan lebih cepat stres
B. Meningkatkan biaya konstruksi jaring
C. Menjamin sirkulasi air dan ketersediaan oksigen terlarut
D. Memudahkan ikan untuk melarikan diri
E. Menghanyutkan seluruh pakan ikan agar tidak dimakan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 35 Premium
Parameter kimia air yang paling sering diuji di laboratorium untuk mengetahui kelayakan lingkungan budidaya adalah...
A. Jumlah perahu di sekitar lokasi
B. pH dan Oksigen Terlarut (DO)
C. Kadar garam pakan ikan
D. Kedalaman lumpur kolam saja
E. Warna air dan kejernihan saja
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 36 Premium
Bahan baku pakan ikan yang berasal dari limbah pertanian dan berfungsi sebagai sumber karbohidrat adalah...
A. Dedak halus atau bekatul
B. Pelet terapung
C. Tepung cumi-cumi
D. Tepung kepala udang
E. Minyak ikan tuna
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 37 Premium
Proses pencucian ikan (washing) pada penanganan ikan bertujuan untuk...
A. Membuat warna ikan menjadi lebih cerah secara buatan
B. Menghilangkan kandungan protein di dalam daging
C. Mempercepat proses pembekuan
D. Menambah berat timbangan ikan
E. Mengurangi jumlah mikroba di permukaan tubuh ikan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 38 Premium
Guna meningkatkan akses pasar dalam negeri, KKP meluncurkan kampanye nasional yang disebut...
A. Kampanye Pengurangan Konsumsi Laut
B. Gerakan Makan Daging Merah
C. Gerakan Cinta Produk Impor
D. Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan)
E. Kampanye Ekspor Besar-besaran
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 39 Premium
Regulasi yang mengatur tentang tata cara ekspor hasil perikanan ke Uni Eropa mewajibkan adanya sertifikat hasil tangkapan yang disebut...
A. Catch Certificate (SHTI)
B. Izin Trayek Kapal
C. Nota Pembelian Ikan
D. Sertifikat Vaksin Awak Kapal
E. Surat Keterangan Jalan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 40 Premium
Bahan baku hasil perikanan diklasifikasikan sebagai komoditas 'perishable food', yang artinya...
A. Tidak memiliki nilai ekonomi
B. Mudah rusak atau membusuk
C. Tahan lama tanpa pengawet
D. Hanya bisa dimakan mentah
E. Mengandung banyak lemak jenuh
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 41 Premium
Dalam kebijakan ekonomi biru, pengelolaan sampah plastik di laut (marine debris) dikategorikan dalam program prioritas...
A. Penggunaan kantong plastik untuk membungkus ikan di laut
B. Pembuangan sampah ke palung laut terdalam
C. Pelarangan seluruh kegiatan pelayaran
D. Pembersihan sampah plastik di laut melalui gerakan partisipasi nelayan
E. Penambahan pabrik plastik di pesisir
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 42 Premium
Prinsip utama dalam UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan terkait pengelolaan sumber daya adalah...
A. Eksploitasi sebesar-besarnya untuk devisa
B. Keberlanjutan dan kelestarian (Sustainable)
C. Penutupan seluruh akses laut bagi asing
D. Pemberian kebebasan penangkapan tanpa alat tangkap standar
E. Sentralisasi kekuasaan di tangan pusat saja
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 43 Premium
Fasilitas pelabuhan perikanan yang berfungsi untuk membongkar hasil tangkapan dari kapal disebut...
A. Bengkel Perbaikan Jaring
B. Menara Pengawas Navigasi
C. Kantor Syahbandar
D. Dermaga Tambat Labuh / Bongkar
E. Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBN)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 44 Premium
Mesin kapal perikanan yang digunakan khusus untuk menggerakkan alat tangkap (seperti power block atau line hauler) disebut...
A. Mesin Kemudi
B. Mesin Utama (Main Engine)
C. Mesin Bantu (Auxiliary Engine)
D. Mesin Pendingin (Freezer)
E. Generator Listrik
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 45 Premium
Penarikan produk pangan dari peredaran wajib dilakukan jika hasil pengujian jaminan mutu menunjukkan adanya residu kimia di atas...
A. Berat bersih (Netto) produk
B. Batas Harga Pasar
C. Kadar air standar
D. Batas Maksimum Residu (BMR)
E. Jumlah produksi tahunan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 46 Premium
Pengolahan data produktivitas nelayan harus dilaporkan secara periodik melalui buku catatan yang diisi di atas kapal, yaitu...
A. Logbook Penangkapan Ikan
B. Surat Izin Berlayar
C. Buku Harian Nakhoda saja
D. Daftar Absensi Awak Kapal
E. Kuitansi Penjualan Ikan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 47 Premium
Masyarakat yang dilibatkan oleh pemerintah untuk membantu pengawasan sumber daya perikanan disebut...
A. Pokwasmas (Kelompok Masyarakat Pengawas)
B. Polisi Perairan
C. Pedagang Ikan Grosir
D. Tentara Nasional Indonesia
E. Satpam Pelabuhan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 48 Premium
Dalam identifikasi komponen kapal perikanan, bagian palka (fish hold) berfungsi untuk...
A. Menyimpan bahan bakar solar
B. Ruang mesin utama
C. Menaruh peralatan dapur
D. Menyimpan hasil tangkapan agar tetap segar
E. Tempat istirahat awak kapal
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 49 Premium
Sistem informasi yang digunakan untuk memantau data kesesuaian perlindungan hayati di tingkat jenis ikan secara nasional adalah...
A. Laporan Keuangan KKP
B. Database Spesies Ikan Dilindungi
C. Kamus Besar Bahasa Indonesia
D. Aplikasi E-Logbook saja
E. Peta Navigasi Umum
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 50 Premium
Strategi kemitraan usaha perikanan antara perusahaan besar dengan nelayan kecil dalam sistem bagi hasil bertujuan untuk...
A. Meningkatkan utang nelayan kepada pengusaha
B. Menghilangkan peran koperasi nelayan
C. Monopoli pasar oleh perusahaan besar
D. Menurunkan produktivitas kapal kecil
E. Pemerataan ekonomi dan kepastian pasar bagi nelayan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Pengelola Layanan Kelautan dan Perikanan

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Layanan Kelautan dan Perikanan semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Layanan Kelautan dan Perikanan, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengelola Layanan Kelautan dan Perikanan

SKB CPNS Pengelola Layanan Kelautan dan Perikanan adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengelola Layanan Kelautan dan Perikanan meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengelola Layanan Kelautan dan Perikanan, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengelola Layanan Kelautan dan Perikanan tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengelola Layanan Kelautan dan Perikanan tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.