Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Asisten Pembimbing Kemasyarakatan Terampil, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Asisten Pembimbing Kemasyarakatan Terampil, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Asisten Pembimbing Kemasyarakatan Terampil
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Asisten Pembimbing Kemasyarakatan Terampil berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Asisten Pembimbing Kemasyarakatan Terampil, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Asisten Pembimbing Kemasyarakatan Terampil.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Asisten Pembimbing Kemasyarakatan Terampil.
Soal 1
Menurut UU No. 22 Tahun 2022, sistem pemasyarakatan diselenggarakan dalam rangka membentuk Warga Binaan agar menjadi manusia seutuhnya, menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi tindak pidana sehingga dapat diterima kembali oleh lingkungan masyarakat. Hal ini merupakan perwujudan dari tujuan...
A. Balas dendam negara
B. Retribusi dan penjeraan
C. Eksklusi sosial
D. Reintegrasi sosial
E. Inkapasitasi
Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 2 UU No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, sistem pemasyarakatan diselenggarakan dengan tujuan meningkatkan kualitas kepribadian dan kemandirian agar Warga Binaan dapat berintegrasi secara sehat dengan masyarakat (Reintegrasi Sosial).
Soal 2
Dalam Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), proses penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana disebut dengan istilah...
A. Restitusi
B. Asimilasi
C. Diversi
D. Mediasi
E. Rehabilitasi
Jawaban: C
Berdasarkan UU No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, Diversi adalah pengalihan penyelesaian perkara Anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana.
Soal 3
Seorang Asisten Pembimbing Kemasyarakatan sedang melakukan wawancara dengan klien untuk menggali data riwayat hidup dan latar belakang sosial. Teknik mendengarkan di mana petugas memberikan respon verbal dan non-verbal untuk menunjukkan pemahaman disebut...
A. Sympathizing
B. Active listening
C. Directing
D. Listening barrier
E. Passive listening
Jawaban: B
Active listening (mendengarkan aktif) adalah teknik komunikasi di mana pendengar memberikan perhatian penuh dan respon yang menunjukkan pemahaman terhadap pesan yang disampaikan pembicara.
Soal 4
Dokumen tertulis yang merupakan hasil penelitian kemasyarakatan yang dilakukan oleh Pembimbing Kemasyarakatan untuk digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam penyelesaian perkara adalah...
A. Laporan Hasil Penelitian Kemasyarakatan (Litmas)
B. Berita Acara Pemeriksaan (BAP)
C. Laporan Pengawasan Pidana
D. Rekomendasi Hakim
E. Surat Keterangan Berkelakuan Baik
Jawaban: A
Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) adalah kegiatan penelitian untuk mengetahui latar belakang kehidupan warga binaan yang hasilnya dituangkan dalam laporan untuk kepentingan peradilan atau integrasi.
Soal 5
Dalam sosiologi, norma yang memiliki sanksi paling tegas apabila dilanggar karena telah diformalkan dalam bentuk aturan tertulis oleh negara adalah...
A. Laws (Hukum)
B. Mores (Tata kelakuan)
C. Custom (Adat istiadat)
D. Usage (Cara)
E. Folkways (Kebiasaan)
Jawaban: A
Laws atau Hukum adalah norma yang tertulis dan memiliki sanksi yang tegas, nyata, dan dipaksakan oleh perangkat negara (Polisi, Jaksa, Hakim).
Soal 6
Metode penelitian yang bertujuan untuk mendalami fenomena sosial secara mendalam dengan data berupa kata-kata, narasi, atau dokumen, bukan berupa angka, disebut...
A. Penelitian Survei
B. Penelitian Kuantitatif
C. Penelitian Statistik
D. Penelitian Eksperimen
E. Penelitian Kualitatif
Jawaban: E
Penelitian kualitatif berfokus pada pemahaman mendalam tentang fenomena sosial melalui deskripsi kata-kata dan analisis data non-numerik.
Soal 7
Pemberian bimbingan psiko-sosial kepada Klien Pemasyarakatan agar mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan masyarakat setelah menjalani masa pidana merupakan bagian dari tugas...
A. Pembimbingan Kemasyarakatan
B. Eksekusi Putusan
C. Penuntutan
D. Pencatatan Sipil
E. Penyidikan
Jawaban: A
Pembimbingan Kemasyarakatan dilakukan oleh PK/Asisten PK untuk membantu klien menyesuaikan diri kembali ke masyarakat (reintegrasi).
Soal 8
Salah satu teknik dalam konseling di mana konselor memantulkan kembali perasaan yang diungkapkan klien untuk memvalidasi emosi klien disebut...
A. Interogasi
B. Konfrontasi
C. Interpretasi
D. Saran
E. Refleksi perasaan
Jawaban: E
Refleksi perasaan adalah teknik konseling yang digunakan untuk merespons perasaan klien agar klien merasa dipahami.
Soal 9
Berdasarkan UU No. 22 Tahun 2022, jabatan fungsional yang melakukan penelitian kemasyarakatan, pembimbingan, pengawasan, dan pendampingan terhadap Klien di dalam dan di luar proses peradilan pidana adalah...
A. Pembimbing Kemasyarakatan
B. Sipir Penjara
C. Penyidik Pegawai Negeri Sipil
D. Pekerja Sosial Medis
E. Ajudan Hakim
Jawaban: A
UU No. 22 Tahun 2022 mendefinisikan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) sebagai petugas yang memiliki wewenang tersebut.
Soal 10
Proses pengumpulan data primer dalam pembuatan Litmas yang dilakukan dengan cara datang langsung ke rumah kediaman keluarga klien disebut...
A. Home Visit
B. Studi Dokumentasi
C. Kuesioner Online
D. Eksperimen Lapangan
E. Observasi Laboratorium
Jawaban: A
Home Visit (kunjungan rumah) adalah teknik pengumpulan data lapangan untuk melihat kondisi objektif lingkungan keluarga dan tempat tinggal klien.
Soal 11
Asas yang menyatakan bahwa setiap orang dianggap tidak bersalah sampai adanya putusan hakim yang berkekuatan hukum tetap disebut...
A. Asas Oportunitas
B. Asas Ne Bis In Idem
C. Asas Praduga Tak Bersalah
D. Asas Legalitas
E. Asas Equality before the Law
Jawaban: C
Presumption of Innocence atau Asas Praduga Tak Bersalah menjamin hak terdakwa untuk diperlakukan sebagai orang yang belum bersalah sebelum ada vonis tetap.
Soal 12
Tujuan utama dilaksanakannya penelitian kemasyarakatan (Litmas) bagi Anak yang berkonflik dengan hukum pada tahap penyidikan adalah...
A. Menjadi syarat mutlak penahanan
B. Untuk menghukum anak seberat-beratnya
C. Mengganti peran pengacara anak
D. Untuk menentukan apakah anak bersalah atau tidak
E. Memberikan rekomendasi demi kepentingan terbaik bagi anak dan diversi
Jawaban: E
Sesuai UU SPPA, Litmas bertujuan memberikan informasi objektif untuk rekomendasi tindakan/putusan yang paling tepat bagi masa depan anak.
Soal 13
Hambatan komunikasi yang terjadi karena perbedaan makna kata atau istilah yang digunakan antara petugas dan klien disebut hambatan...
A. Semantik
B. Ekologis
C. Fisik
D. Mekanis
E. Psikologis
Jawaban: A
Hambatan semantik berkaitan dengan kesalahan penafsiran simbol atau bahasa antara komunikator dan komunikan.
Soal 14
Lembaga yang bertugas menyimpan benda sitaan dan barang rampasan negara dalam sistem pemasyarakatan Indonesia adalah...
A. RUPBASAN
B. BAPAS
C. LPKA
D. LAPAS
E. Rutan
Jawaban: A
Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (RUPBASAN) adalah tempat penyimpanan benda sitaan dan barang rampasan negara.
Soal 15
Syarat pemberian Pembebasan Bersyarat (PB) bagi narapidana menurut regulasi terbaru minimal telah menjalani masa pidana sebesar...
A. 3/4 dari masa pidana
B. 1/2 dari masa pidana
C. Seluruh masa pidana
D. 2/3 dari masa pidana, dengan ketentuan minimal 9 bulan
E. 1/3 dari masa pidana
Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 10 UU No. 22 Tahun 2022, narapidana yang memenuhi syarat dapat diberikan PB setelah menjalani sekurang-kurangnya 2/3 masa pidananya, dengan ketentuan 2/3 tersebut tidak kurang dari 9 bulan.
Soal 16
Dalam konseling, sikap 'Empathy' berarti...
A. Merasakan apa yang dirasakan klien tanpa kehilangan jati diri sendiri
B. Memberikan uang bantuan kepada klien
C. Mengambil alih semua masalah klien
D. Menyetujui semua tindakan kejahatan klien
E. Ikut menangis bersama klien
Jawaban: A
Empati adalah kemampuan memahami dunia pribadi klien seolah-olah itu adalah dunianya sendiri, namun tetap objektif (as if quality).
Soal 17
Penelitian yang dilakukan dengan cara mengambil sampel dari populasi tertentu untuk digeneralisasi hasilnya disebut...
A. Studi kasus
B. Etnografi
C. Penelitian Survey
D. Penelitian Sejarah
E. Grounded Theory
Jawaban: C
Survey biasanya menggunakan kuesioner pada sampel untuk menggambarkan karakteristik populasi secara luas.
Soal 18
Keadilan yang menekankan pada pemulihan hubungan antara pelaku, korban, dan masyarakat melalui musyawarah disebut...
A. Keadilan Distributif
B. Keadilan Korektif
C. Keadilan Formal
D. Keadilan Restoratif
E. Keadilan Retributif
Jawaban: D
Restorative Justice (Keadilan Restoratif) berfokus pada pemulihan keadaan seperti semula, bukan sekadar pembalasan.
Soal 19
Pihak yang bertanggung jawab melakukan pendampingan terhadap anak selama proses pemeriksaan di kepolisian adalah...
A. Hakim Anak
B. Pembimbing Kemasyarakatan (PK)
C. Sipir
D. Panitera
E. Jaksa Penuntut Umum
Jawaban: B
Sesuai UU SPPA, PK wajib mendampingi anak dalam setiap tingkatan pemeriksaan.
Soal 20
Berikut yang bukan merupakan fungsi dari BAPAS (Balai Pemasyarakatan) adalah...
A. Melaksanakan Pembimbingan Klien Dewasa
B. Melaksanakan Pengawasan Klien
C. Menjatuhkan vonis penjara kepada terdakwa
D. Melaksanakan Penelitian Kemasyarakatan
E. Melaksanakan Pendampingan Anak
Jawaban: C
Menjatuhkan vonis adalah wewenang Hakim di Pengadilan, bukan fungsi BAPAS.
Soal 21 Premium
Dalam teori kriminologi, teori yang menyatakan bahwa kejahatan terjadi karena seseorang mempelajari perilaku menyimpang dari pergaulan kelompok yang intens disebut...
Instrumen penilaian yang digunakan oleh Pembimbing Kemasyarakatan untuk mengukur tingkat risiko pengulangan tindak pidana dan kebutuhan intervensi narapidana disebut...
Sesuai Peraturan Pemerintah No. 31 Tahun 1999, pembinaan narapidana dilakukan secara bertahap. Tahap di mana narapidana telah menjalani 1/2 masa pidana disebut...
Seorang Asisten PK membantu klien mencari pekerjaan dan memberikan motivasi agar klien tidak merasa rendah diri di masyarakat. Kegiatan ini secara spesifik termasuk dalam fungsi...
Populasi penelitian adalah seluruh objek penelitian. Jika peneliti mengambil sebagian kecil dari populasi untuk diteliti, maka bagian tersebut disebut...
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Asisten Pembimbing Kemasyarakatan Terampil semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Asisten Pembimbing Kemasyarakatan Terampil, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
SKB CPNS Asisten Pembimbing Kemasyarakatan Terampil adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Asisten Pembimbing Kemasyarakatan Terampil meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Asisten Pembimbing Kemasyarakatan Terampil, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Asisten Pembimbing Kemasyarakatan Terampil tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Asisten Pembimbing Kemasyarakatan Terampil tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.