SKB CPNS Pengawas Benih Tanaman Ahli Pertama 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Benih Tanaman Ahli Pertama, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengawas Benih Tanaman Ahli Pertama, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Pengawas Benih Tanaman Ahli Pertama

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Benih Tanaman Ahli Pertama berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Regulasi bidang pertanian
  • Pengetahuan budidaya tanaman (produksi benih, seleksi/detaseling)
  • Biologi umum (pemuliaan tanaman, morfologi, fisiologi)
  • Regulasi perbenihan nasional
  • Pengawasan benih tanaman (sertifikasi, pengawasan peredaran, pengujian mutu benih dan penilaian pelepasan varietas)

Simulasi Tryout SKB CPNS Pengawas Benih Tanaman Ahli Pertama

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Benih Tanaman Ahli Pertama, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Pengawas Benih Tanaman Ahli Pertama. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Pengawas Benih Tanaman Ahli Pertama

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Benih Tanaman Ahli Pertama.

Soal 1
Tahap awal dalam proses perkecambahan benih yang ditandai dengan penyerapan air secara pasif oleh benih kering akibat perbedaan potensial air disebut...
A. Transpirasi
B. Imbibisi
C. Osmosis
D. Guttasi
E. Plasmolisis
Jawaban: B
Imbibisi adalah proses fisika berupa masuknya atau meresapnya air ke dalam ruang antar sel benih yang kering akibat perbedaan potensial air. Proses ini merupakan tahap pertama yang memicu hidrasi jaringan dan reaktivasi enzim perkecambahan.
Soal 2
Dalam standar sertifikasi benih di Indonesia, warna label yang digunakan untuk mengidentifikasi kelas Benih Dasar (Foundation Seed) adalah...
A. Biru
B. Kuning
C. Merah
D. Putih
E. Ungu
Jawaban: D
Berdasarkan pedoman sertifikasi benih, sistem pewarnaan label adalah: Kuning untuk Benih Penjenis (Breeder Seed), Putih untuk Benih Dasar (Foundation Seed), Ungu untuk Benih Pokok (Registered Seed), dan Biru untuk Benih Sebar (Certified Seed).
Soal 3
Undang-Undang yang menjadi landasan utama mengenai Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan di Indonesia saat ini, yang di dalamnya juga mengatur perbenihan, adalah...
A. UU No. 12 Tahun 1992
B. UU No. 22 Tahun 2019
C. UU No. 18 Tahun 2012
D. UU No. 13 Tahun 2010
E. UU No. 29 Tahun 2000
Jawaban: B
UU No. 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan merupakan dasar hukum terbaru pengganti UU No. 12 Tahun 1992, yang mengatur berbagai aspek pertanian termasuk standar dan peredaran benih.
Soal 4
Tujuan utama dilakukannya proses pencabutan bunga jantan (detaseling) pada tanaman tetua betina dalam produksi benih jagung hibrida adalah...
A. Memaksimalkan penyerapan unsur hara dari dalam tanah
B. Mencegah terjadinya penyerbukan silang dengan serbuk sari liar
C. Meningkatkan ukuran tongkol pada tanaman induk betina
D. Mempercepat umur panen benih jagung hibrida
E. Mencegah terjadinya penyerbukan sendiri (selfing) pada tetua betina
Jawaban: E
Detaseling wajib dilakukan pada induk betina sebelum bunga jantan mekar agar tidak memproduksi serbuk sari. Tujuannya adalah memastikan tetua betina hanya diserbuki oleh tetua jantan yang sudah ditentukan, sehingga menghindari penyerbukan sendiri (selfing).
Soal 5
Metode yang direkomendasikan dan diakui sebagai metode standar oleh ISTA (International Seed Testing Association) untuk penentuan kadar air benih di laboratorium adalah...
A. Spektroskopi Inframerah
B. Titrasi Karl Fischer
C. Metode Oven (Oven method)
D. Penggunaan alat uji kelembapan elektronik portabel
E. Pengeringan udara terbuka
Jawaban: C
Menurut aturan ISTA, pengujian kadar air baku dilakukan menggunakan Metode Oven (Oven method), yaitu menghitung selisih berat benih sebelum dan sesudah dipanaskan pada suhu dan durasi tertentu (karena air akan menguap).
Soal 6
Pada struktur biji tumbuhan dikotil, bagian embrio yang pertama kali akan memecah kulit biji dan berkembang menjadi sistem perakaran utama adalah...
A. Radikula
B. Kotiledon
C. Plumula
D. Hipokotil
E. Epikotil
Jawaban: A
Radikula (akar lembaga) adalah calon akar yang merupakan bagian embrio yang pertama kali tumbuh membelah kulit biji pada saat perkecambahan, dan nantinya akan membentuk akar primer.
Soal 7
Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian tentang Pelepasan Varietas Tanaman, tujuan utama diberikannya izin pelepasan varietas adalah...
A. Mengontrol harga jual benih di tingkat petani
B. Membatasi varietas unggul agar tidak diekspor
C. Menghapus varietas lokal dari pasaran
D. Memberikan legalitas agar varietas unggul baru dapat diedarkan secara komersial
E. Memberikan subsidi kepada penangkar benih
Jawaban: D
Pelepasan varietas dilakukan melalui evaluasi Tim Penilai (TP2V). Apabila lulus, Keputusan Menteri Pertanian akan diterbitkan yang bertujuan memberikan legalitas hukum sehingga varietas unggul baru tersebut sah untuk diproduksi dan diedarkan secara komersial.
Soal 8
Dalam prosedur pengambilan contoh benih (seed sampling) dari sebuah kelompok benih (seed lot), contoh yang terbentuk dari penggabungan seluruh contoh primer (primary sample) disebut...
A. Contoh murni (Pure sample)
B. Contoh kerja (Working sample)
C. Contoh kiriman (Submitted sample)
D. Contoh komposit (Composite sample)
E. Contoh duplikat (Duplicate sample)
Jawaban: D
Menurut pedoman ISTA, urutan pengambilan contoh benih adalah: Contoh primer diambil dari berbagai titik, kemudian dicampur seluruhnya secara merata menjadi contoh komposit. Dari contoh komposit ini dikurangi menjadi contoh kiriman untuk dikirim ke laboratorium.
Soal 9
Dalam tahapan produksi benih, isolasi jarak sangat mutlak diperlukan, khususnya untuk tanaman yang menyerbuk silang. Tujuan dari isolasi jarak adalah...
A. Mengurangi penyebaran penyakit tular tanah
B. Memaksimalkan sinar matahari pada lahan produksi
C. Memudahkan alat mesin pertanian bermanuver
D. Menghindari kontaminasi serbuk sari (polen) dari varietas atau jenis lain
E. Mencegah serangan hama serangga dari lahan sekitar
Jawaban: D
Isolasi jarak (distance isolation) dilakukan untuk memastikan tanaman penghasil benih tidak terserbuki oleh polen dari varietas lain yang terbawa angin atau serangga, sehingga kemurnian genetik varietas tetap terjamin.
Soal 10
Penyimpangan tipe tanaman atau munculnya tipe simpang (off-type) pada lahan sertifikasi benih harus dikendalikan melalui suatu proses eliminasi fisik yang disebut...
A. Emaskulasi
B. Pruning
C. Roguing
D. Detaseling
E. Skarifikasi
Jawaban: C
Roguing adalah kegiatan mengidentifikasi dan mencabut/membuang tanaman-tanaman yang menyimpang dari ciri-ciri deskripsi varietas aslinya (tipe simpang/off-type) di lapangan produksi benih untuk menjaga kemurnian genetik.
Soal 11
Untuk mendapatkan galur murni (inbred line) pada pemuliaan tanaman yang menyerbuk silang secara alami (seperti jagung), metode yang paling umum dilakukan pemulia tanaman adalah...
A. Kultur jaringan
B. Mutasi radiasi sinar gamma
C. Penyerbukan sendiri (selfing) secara berulang-ulang
D. Penyerbukan silang ganda (double cross)
E. Sambung pucuk (grafting)
Jawaban: C
Galur murni diperoleh dengan cara memaksa tanaman melakukan penyerbukan sendiri (selfing) secara terus-menerus selama beberapa generasi (biasanya 5-7 generasi) hingga homozigositas alel mencapai persentase maksimal (mendekati 100%).
Soal 12
Pada analisis kemurnian fisik benih di laboratorium, contoh kerja dipisahkan menjadi tiga komponen utama, yaitu...
A. Benih sehat, benih terserang penyakit, dan benih gulma
B. Benih utuh, benih pecah, dan benih abnormal
C. Benih murni, benih tanaman lain, dan kotoran benih
D. Benih ortodoks, benih rekalsitran, dan serasah
E. Benih primer, benih sekunder, dan materi lembam
Jawaban: C
Aturan pengujian ISTA membagi komponen analisis kemurnian fisik menjadi tiga, yaitu: Benih Murni (Pure Seed), Benih Tanaman Lain (Other Crop Seed), dan Kotoran Benih (Inert Matter/materi lembam dan bagian mati).
Soal 13
Hormon tumbuhan yang secara alami berperan krusial dalam mematahkan dormansi benih dengan cara memicu produksi enzim alfa-amilase di lapisan aleuron adalah...
A. Auksin
B. Sitokinin
C. Etilen
D. Giberelin
E. Asam Absisat (ABA)
Jawaban: D
Giberelin (GA) adalah fitohormon yang merangsang perkecambahan dengan cara berdifusi ke lapisan aleuron dan memicu sintesis enzim hidrolitik seperti alfa-amilase yang memecah pati endosperma menjadi gula bagi pertumbuhan embrio.
Soal 14
Berdasarkan Undang-Undang No. 29 Tahun 2000, perlindungan atas hak kekayaan intelektual yang diberikan oleh negara kepada pemulia atas varietas tanaman yang dihasilkannya disebut...
A. Hak Paten Pertanian
B. Hak Cipta Plasma Nutfah
C. Hak Pelepasan Varietas
D. Hak Perlindungan Varietas Tanaman (PVT)
E. Sertifikat Indikasi Geografis
Jawaban: D
UU No. 29 Tahun 2000 mengatur tentang Perlindungan Varietas Tanaman (PVT), yaitu hak khusus yang diberikan negara kepada pemulia/pemegang hak PVT untuk menggunakan varietasnya secara komersial selama waktu tertentu.
Soal 15
Sertifikasi benih tanaman pangan di Indonesia dilaksanakan oleh institusi resmi pemerintah daerah yang berwenang, yaitu...
A. Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal)
B. Direktorat Jenderal Perbenihan
C. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP)
D. Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB)
E. Karantina Pertanian
Jawaban: D
Di tingkat daerah (Provinsi), lembaga yang berwenang melakukan inspeksi lapangan, pengujian laboratorium, dan penerbitan sertifikat label benih adalah BPSB (Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih) atau instansi penyelenggara urusan perbenihan setingkat.
Soal 16
Dalam evaluasi daya kecambah benih di laboratorium, struktur kecambah yang menunjukkan pertumbuhan seluruh struktur penting yang utuh, sehat, dan memiliki potensi untuk berkembang menjadi tanaman normal disebut...
A. Kecambah kuat (Vigorous seedling)
B. Benih keras
C. Benih segar tidak tumbuh
D. Kecambah abnormal
E. Kecambah normal
Jawaban: E
Kriteria ISTA untuk uji daya kecambah mengklasifikasikan kecambah yang memiliki akar, pucuk, dan struktur esensial lainnya yang sehat serta proporsional sebagai 'Kecambah normal'. Kecambah ini dihitung untuk menentukan persentase daya kecambah (germination rate).
Soal 17
Tipe perkecambahan di mana hipokotil memanjang sehingga kotiledon terangkat ke atas permukaan tanah (seperti pada tanaman kedelai dan kacang tanah) dinamakan tipe...
A. Skutelum
B. Ortodoks
C. Hipogeal
D. Vivipari
E. Epigeal
Jawaban: E
Perkecambahan epigeal ditandai dengan pertumbuhan ruas batang bawah daun lembaga (hipokotil) yang mendorong kotiledon dan plumula muncul ke atas permukaan tanah. Sebaliknya, pada tipe hipogeal (misal jagung), kotiledon tertinggal di dalam tanah.
Soal 18
Masa berlaku atau batas kadaluarsa benih yang diedarkan di pasar dapat diketahui oleh Pengawas Benih Tanaman melalui...
A. Tanggal pemasukan ke gudang
B. Tanggal pembuatan kemasan plastik
C. Tanggal panen di lapangan
D. Tanggal permohonan sertifikasi
E. Tanggal akhir masa berlaku yang tertera pada label sertifikasi
Jawaban: E
Peredaran benih diawasi oleh PBT dengan memeriksa keabsahan label, yang salah satu atribut utamanya adalah 'Tanggal Akhir Masa Berlaku Label' (masa edar) yang ditetapkan setelah uji laboratorium (biasanya 3-6 bulan tergantung komoditas dan kemasan).
Soal 19
Berdasarkan alur perbanyakan benih, kelas Benih Pokok (Registered Seed) diproduksi dari perbanyakan generasi kelas benih...
A. Benih Lokal Bebas Label
B. Benih Sebar (Certified Seed)
C. Benih Dasar (Foundation Seed)
D. Benih Hibrida F1
E. Benih Penjenis (Breeder Seed)
Jawaban: C
Alur turunan atau hierarki kelas benih bersertifikat adalah: Benih Penjenis (BS) -> diperbanyak menjadi Benih Dasar (BD) -> diperbanyak menjadi Benih Pokok (BP) -> diperbanyak menjadi Benih Sebar (BR). Jadi, Benih Pokok berasal dari Benih Dasar.
Soal 20
Kemampuan fisiologis benih untuk dapat berkecambah dan tumbuh dengan cepat serta serempak, meskipun ditanam pada kondisi lapang yang kurang optimal, diistilahkan sebagai...
A. Kemurnian benih
B. Vigor benih
C. Viabilitas benih
D. Longevitas benih
E. Dormansi benih
Jawaban: B
Vigor benih (kekuatan tumbuh) adalah sekumpulan sifat yang menentukan potensi benih untuk tumbuh secara cepat, serempak, dan normal menjadi bibit yang sehat, bahkan dalam kondisi lingkungan sub-optimum (cekaman).
Soal 21 Premium
Sesuai amanat UU No. 22 Tahun 2019, setiap Benih Bina yang diedarkan wajib memenuhi standar mutu dan harus...
A. Dikemas dalam karung berkapasitas 50 kg
B. Diimpor dari luar negeri
C. Diproduksi oleh Badan Usaha Milik Negara
D. Bersertifikat dan berlabel
E. Dibagikan secara gratis kepada kelompok tani
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 22 Premium
Pembuahan ganda pada tanaman Angiospermae (biji tertutup) menghasilkan zigot (2n) dan endosperma (3n). Endosperma terbentuk dari peleburan antara inti sperma (generatif) dengan...
A. Inti kandung lembaga sekunder
B. Sel sinergid
C. Sel telur (ovum)
D. Sel antipoda
E. Sel nuselus
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 23 Premium
Berdasarkan sifat fisiologis penyimpanannya, benih yang dapat dikeringkan hingga kadar air rendah (5-10%) dan disimpan pada suhu rendah tanpa mengalami kerusakan embrio tergolong benih...
A. Semi-rekalsitran
B. Ortodoks
C. Rekalsitran
D. Apomiktik
E. Vivipar
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 24 Premium
Uji Tetrazolium (TZ test) adalah metode pengujian cepat (quick test) untuk mengetahui viabilitas benih secara biokimia. Benih yang hidup akan bereaksi dengan cairan TZ sehingga jaringan embrionya berubah warna menjadi...
A. Kuning kemasan
B. Merah
C. Hitam pekat
D. Hijau
E. Biru
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 25 Premium
Di pasar bebas sering beredar berbagai kemasan benih padi dan jagung yang dibeli oleh petani. Benih bersertifikat turunan terakhir yang paling banyak dibeli petani berkelas Benih Sebar (Certified Seed) memiliki label berwarna...
A. Merah muda
B. Kuning
C. Putih
D. Ungu
E. Biru
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 26 Premium
Dalam regulasi pertanian, pendaftaran varietas lokal yang belum ada kepemilikannya bertujuan untuk perlindungan plasma nutfah. Siapakah yang berhak dan wajib mendaftarkan varietas lokal tersebut?
A. Perusahaan multinasional yang mensponsorinya
B. Menteri Perdagangan
C. Badan Pusat Statistik (BPS)
D. Kepala Daerah (Bupati/Walikota atau Gubernur) tempat varietas itu berasal
E. Kelompok tani penemu varietas tersebut secara individu
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 27 Premium
Respons fisiologis tanaman terhadap panjang relatif siang (terang) dan malam (gelap) yang mempengaruhi transisi fase vegetatif ke fase generatif (pembungaan) dikenal dengan...
A. Vernalisasi
B. Fototropisme
C. Tigmotropisme
D. Fotoperiodisme
E. Termoperiodisme
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 28 Premium
Pada budidaya tanaman jagung untuk benih, penyerbukan silang terjadi sangat dominan secara alamiah karena sifat bunga jantan yang matang dan melepaskan serbuk sari lebih awal daripada kemunculan rambut pada bunga betina. Sifat fisiologis ini disebut...
A. Cleistogamy
B. Protogini
C. Partenokarpi
D. Dioecious
E. Protandri
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 29 Premium
Dalam pemeriksaan kemurnian fisik benih oleh PBT, apabila ditemukan adanya Benih Gulma Karantina (Quarantine Weed Seeds) yang diatur undang-undang, maka batas toleransi maksimum yang diizinkan untuk meluluskan benih tersebut adalah...
A. 0,1%
B. 0,0% (Nol)
C. 5,0%
D. 1,0%
E. 2,0%
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 30 Premium
Berdasarkan UU No. 29 Tahun 2000, masa berlaku Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) untuk tanaman semusim adalah selama...
A. Seumur hidup
B. 10 tahun
C. 15 tahun
D. 25 tahun
E. 20 tahun
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 31 Premium
Dormansi fisik pada benih umumnya disebabkan oleh kulit biji yang sangat keras sehingga impermeabel terhadap air dan gas. Pematahan dormansi fisik secara buatan dengan melukai atau mengikis kulit biji disebut...
A. Skarifikasi
B. Kriopreservasi
C. Stratifikasi
D. Vernalisasi
E. Etiolasi
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 32 Premium
Salah satu komponen pengujian vigor benih adalah Uji Pengusangan Dipercepat (Accelerated Aging Test). Prinsip utama pengujian ini adalah memaparkan benih pada kondisi sub-optimum berupa...
A. Rendaman larutan garam konsentrasi tinggi
B. Suhu sangat rendah (freezing) dan kelembapan rendah
C. Suhu tinggi (di atas 40°C) dan kelembapan relatif (RH) mendekati 100%
D. Sinar ultraviolet tinggi tanpa penyiraman
E. Tekanan udara rendah menyerupai kondisi hampa
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 33 Premium
Isolasi waktu (time isolation) adalah salah satu metode menjaga kemurnian genetik lahan penangkaran benih. Isolasi waktu dilakukan dengan cara...
A. Menghentikan pengairan pada waktu tanaman berbunga
B. Membatasi jam kerja buruh tani di lahan produksi untuk menghindari kontak polen
C. Membatasi waktu panen maksimal 2 hari berturut-turut
D. Mengatur waktu tanam agar fase pembungaan tanaman tidak bersamaan dengan varietas lain di sekitarnya
E. Mempercepat proses pengeringan benih setelah panen
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 34 Premium
Berdasarkan peraturan kepegawaian aparatur sipil negara, kedudukan jabatan Pengawas Benih Tanaman (PBT) secara struktural pemerintahan merupakan...
A. Tenaga harian lepas kementerian
B. Pejabat struktural eselon IV
C. Pejabat eksekutif manajerial
D. Pegawai honorer daerah
E. Pejabat fungsional tertentu/keahlian dan keterampilan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 35 Premium
Menurut UU No. 22 Tahun 2019, setiap orang yang sengaja mengedarkan benih bina yang tidak sesuai dengan label mutu atau memalsukan dokumen sertifikasi benih dapat dikenakan sanksi...
A. Pidana penjara dan/atau denda
B. Pencabutan subsidi pupuk selama 1 tahun
C. Wajib tanam ulang di lahan percobaan
D. Hanya berupa peringatan tertulis
E. Pengasingan dari kelompok tani lokal
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 36 Premium
Fenomena perkembangbiakan pada tumbuhan dimana benih terbentuk dari perkembangan ovulum (bakal biji) tanpa melalui proses pembuahan (fertilisasi) sel telur oleh inti sperma disebut...
A. Kloning somatik
B. Partenokarpi
C. Polinasi
D. Apomiksis
E. Amfimiksis
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 37 Premium
Dalam peralatan laboratorium benih, alat yang digunakan untuk membagi contoh benih agar diperoleh contoh kerja (working sample) yang mewakili (representatif) dan homogen tanpa bias disebut...
A. Seed divider
B. Moisture tester
C. Seed germinator
D. Seed blower
E. Sieve separator
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 38 Premium
Dalam budidaya padi untuk produksi benih, tahapan seleksi roguing (pembuangan tipe simpang) sangat kritis dilakukan pada beberapa fase pertumbuhan. Fase di mana tipe simpang paling mudah diamati dari perbedaan tinggi tanaman, bentuk bendera daun, dan umur berbunga adalah...
A. Fase perkecambahan (seedling)
B. Fase pengisian biji susu
C. Fase vegetatif awal
D. Fase pembungaan (heading/flowering)
E. Fase pascapanen di lantai jemur
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 39 Premium
Berdasarkan aturan regulasi perbenihan, jika suatu perusahaan ingin memasukkan (mengimpor) benih varietas baru dari luar negeri untuk tujuan komersial di Indonesia, syarat mutlak yang harus dipenuhi terlebih dahulu adalah...
A. Harus diuji adaptasi dan dilepas varietasnya di Indonesia terlebih dahulu
B. Telah melampaui masa tanam uji coba 5 tahun oleh petani lokal
C. Pajak impornya dibayar dua kali lipat
D. Harus sudah dikemas dengan label merah berbahasa asing
E. Mendapatkan rekomendasi Kepala Desa
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 40 Premium
Pada morfologi biji serealia seperti padi dan jagung, lapisan tipis bagian paling luar dari endosperma yang kaya akan protein, lemak, serta tempat diproduksinya enzim saat perkecambahan disebut lapisan...
A. Koleoptil
B. Testa
C. Perikarp
D. Skutelum
E. Aleuron
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 41 Premium
Salah satu variabel uji vigor benih adalah kecepatan berkecambah. Menurut standar uji perkecambahan (germination test), parameter yang digunakan untuk mengevaluasi kecepatan tumbuh benih adalah dengan menghitung...
A. Jumlah kecambah normal pada pengamatan (hitungan) pertama
B. Persentase benih keras di akhir pengujian
C. Bobot kering kecambah normal setelah 14 hari
D. Panjang maksimal akar pada hari ke-3
E. Jumlah kecambah abnormal yang gagal berkecambah
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 42 Premium
Pada teknik penanaman pertanaman produksi benih hibrida (jagung), pengaturan rasio baris tanam antara tetua jantan (J) dan tetua betina (B) lazim digunakan untuk memaksimalkan produksi benih. Rasio tanam yang paling umum digunakan adalah...
A. Seluruh lahan ditanam acak campur
B. 1 baris Jantan : 4 baris Betina
C. Ditanam blok terpisah beda kebun
D. 1 baris Jantan : 1 baris Betina
E. 4 baris Jantan : 1 baris Betina
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 43 Premium
Untuk mempercepat dan mempermudah sertifikasi benih, pemerintah melalui Permentan memfasilitasi produsen benih yang memiliki kemampuan internal dan Sistem Manajemen Mutu yang terakreditasi untuk melakukan sertifikasi atas benih yang diproduksinya sendiri. Sistem ini dikenal sebagai...
A. Sertifikasi Mandiri
B. Sertifikasi Lintas Batas
C. Pemutihan Sertifikasi
D. Sertifikasi Otomatis
E. Sertifikasi Pihak Ketiga
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 44 Premium
Dalam regulasi pelestarian sumber daya genetik (SDG) lokal, jika terjadi ancaman kepunahan suatu plasma nutfah asli daerah akibat invasi patogen luar, lembaga tingkat nasional yang paling berwenang mengkoordinasi penyimpanan (konservasi ex situ) di bank gen adalah...
A. Kementerian Perdagangan
B. Karantina Hewan
C. Komisi Nasional Sumber Daya Genetik / Balitbangtan (BSIP)
D. Bupati/Walikota
E. Perusahaan benih swasta nasional
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 45 Premium
Penyerbukan yang dibantu oleh angin disebut anemofili. Adaptasi morfologis khas pada bunga tanaman anemofili (seperti padi dan jagung) untuk mensukseskan penyerbukan ini adalah...
A. Kepala sari menutup rapat ovarium
B. Serbuk sari sangat banyak, ringan, dan kepala putik (stigma) memanjang menyerupai bulu
C. Mahkota bunga besar dengan warna sangat mencolok
D. Mengahasilkan nektar dan aroma yang sangat wangi
E. Bunga berukuran sangat kecil tersembunyi di dalam tanah
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 46 Premium
Apabila saat inspeksi di pasaran Pengawas Benih Tanaman menemukan benih dengan tanggal kadaluarsa (masa edar) yang telah habis namun fisik kemasannya masih tersegel rapi, tindakan legal yang dapat diusulkan oleh produsen adalah...
A. Membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah pasar
B. Membagikan benih secara gratis tanpa label
C. Langsung menempelkan stiker perpanjangan masa kadaluarsa secara sepihak
D. Menjualnya dengan harga diskon 50%
E. Membuat laporan untuk dilakukan Uji Ulang Mutu (Retesting) di laboratorium BPSB
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 47 Premium
Pascapanen pada buah sayuran berdaging yang benihnya diselimuti lendir (sarcotesta) tebal seperti tomat atau mentimun, memerlukan proses khusus untuk mengekstraksi dan membersihkan lendir tersebut agar daya kecambah tidak terhambat. Proses yang umum dilakukan adalah...
A. Pemberian insektisida sistemik dosis tinggi
B. Pembekuan di dalam freezer
C. Fermentasi benih dengan air atau perlakuan larutan asam (HCL)
D. Penggilingan buah secara kering
E. Pemanasan dalam oven 100°C
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 48 Premium
Berdasarkan regulasi yang berlaku, rekomendasi izin pemasukan benih untuk tujuan non-komersial, seperti untuk tujuan penelitian dan perakitan varietas, dikeluarkan oleh...
A. Bupati tempat penelitian dilakukan
B. Kepala Balai Desa
C. Direktorat Jenderal Bea Cukai
D. Kementerian Hukum dan HAM
E. Direktorat Jenderal Hortikultura atau Tanaman Pangan (atas nama Menteri Pertanian)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 49 Premium
Pada uji perkecambahan benih di laboratorium benih, media perkecambahan yang sangat disarankan oleh ISTA selain pasir dan tanah komposit steril adalah penggunaan substrat kertas. Metode menata benih di atas substrat kertas kemudian digulung biasa disebut dengan metode...
A. Uji Antar Kertas (UAK) atau Uji Kertas Digulung (UKD)
B. Topographical Tetrazolium Test
C. Floating Test
D. Planted Agar Media
E. Uji Di Atas Kertas (UDK)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 50 Premium
Berdasarkan konsep fisiologi pascapanen benih, indeks yang menunjukkan kadar air benih telah seimbang dengan kelembapan relatif udara sekitarnya pada suhu tertentu sehingga tidak lagi ada pertukaran uap air, dikenal dengan istilah...
A. Titik Layu Permanen
B. Kadar Air Keseimbangan (Equilibrium Moisture Content/EMC)
C. Relative Turgidity
D. Saturasi Hidrasi (SH)
E. Water Potential Minimum
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Pengawas Benih Tanaman Ahli Pertama

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Benih Tanaman Ahli Pertama semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Benih Tanaman Ahli Pertama, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengawas Benih Tanaman Ahli Pertama

SKB CPNS Pengawas Benih Tanaman Ahli Pertama adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengawas Benih Tanaman Ahli Pertama meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengawas Benih Tanaman Ahli Pertama, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengawas Benih Tanaman Ahli Pertama tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengawas Benih Tanaman Ahli Pertama tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.