SKB CPNS Pengawas Jaminan Produk Halal Ahli Pertama 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Jaminan Produk Halal Ahli Pertama, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengawas Jaminan Produk Halal Ahli Pertama, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Pengawas Jaminan Produk Halal Ahli Pertama

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Jaminan Produk Halal Ahli Pertama berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal
  • Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang
  • Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal
  • Peraturan Menteri Agama Nomor 20 Tahun 2021 tentang Sertifikasi Halal Bagi Pelaku Usaha Mikro dan Kecil
  • Peraturan Menteri Agama Nomor 13 Tahun 2022 tentang Pelatihan Sertifikasi dan Kompetensi Auditor Halal dan Penyelia Halal
  • Peraturan Menteri Agama Nomor 72 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama
  • Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal
  • Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal
  • Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2023 tentang Sertifikasi Halal Obat, Produk Biologi, dan Alat Kesehatan
  • Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 12 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional Pengawas Jaminan Produk Halal
  • Keputusan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Nomor 57 Tahun 2021 tentang Kriteria Sistem Jaminan Produk Halal
  • Keputusan Menteri Agama Nomor 748 Tahun 2021 tentang Jenis Produk yang Wajib Bersertifikat Halal
  • Keputusan Menteri Agama Nomor 1360 Tahun 2021 tentang Bahan yang Dikecualikan dari Kewajiban Bersertifikat Halal

Simulasi Tryout SKB CPNS Pengawas Jaminan Produk Halal Ahli Pertama

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Jaminan Produk Halal Ahli Pertama, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Pengawas Jaminan Produk Halal Ahli Pertama. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Pengawas Jaminan Produk Halal Ahli Pertama

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Jaminan Produk Halal Ahli Pertama.

Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014, lembaga yang berwenang menyelenggarakan Jaminan Produk Halal (JPH) dan berkedudukan di bawah Menteri Agama adalah...
A. Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)
B. Majelis Ulama Indonesia (MUI)
C. Komite Akreditasi Nasional (KAN)
D. Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam
E. Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM)
Jawaban: A
Pasal 5 UU No. 33 Tahun 2014 menyatakan bahwa Pemerintah membentuk Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk menyelenggarakan JPH.
Soal 2
Sesuai dengan perubahan dalam UU Nomor 6 Tahun 2023 (UU Cipta Kerja), masa berlaku Sertifikat Halal adalah...
A. Berlaku selama 7 tahun
B. Berlaku selama 10 tahun
C. Berlaku selama 5 tahun
D. Berlaku selama 4 tahun
E. Berlaku selamanya selama tidak ada perubahan komposisi bahan dan PPH
Jawaban: E
Pasal 42 UU No. 6 Tahun 2023 menyatakan bahwa Sertifikat Halal berlaku sejak diterbitkan dan tetap berlaku sepanjang tidak terdapat perubahan komposisi bahan dan/atau Proses Produk Halal (PPH).
Soal 3
Penetapan kehalalan produk melalui Sidang Fatwa Halal menurut UU No. 6 Tahun 2023 harus diputuskan dalam jangka waktu paling lama...
A. 5 hari kerja
B. 7 hari kerja
C. 3 hari kerja
D. 14 hari kerja
E. 10 hari kerja
Jawaban: C
Pasal 33 UU No. 6 Tahun 2023 menetapkan bahwa Sidang Fatwa Halal memutuskan kehalalan produk paling lama 3 (tiga) hari kerja sejak menerima laporan hasil pemeriksaan atau pengujian produk.
Soal 4
Menurut PP Nomor 39 Tahun 2021, penahapan kewajiban bersertifikat halal bagi produk makanan, minuman, hasil sembelihan, dan jasa penyembelihan dimulai sejak 17 Oktober 2019 dan berakhir pada...
A. 17 Oktober 2024
B. 17 Oktober 2026
C. 17 Oktober 2023
D. 17 Oktober 2021
E. 17 Oktober 2022
Jawaban: A
Sesuai Pasal 140 PP No. 39 Tahun 2021, penahapan pertama kewajiban bersertifikat halal untuk makanan dan minuman berakhir pada 17 Oktober 2024.
Soal 5
Mekanisme sertifikasi halal melalui pernyataan pelaku usaha (self-declare) diperuntukkan bagi...
A. Importir produk luar negeri
B. Lembaga Pemerintah
C. Perusahaan skala besar
D. Rumah Potong Hewan milik Pemda
E. Pelaku usaha mikro dan kecil (UMK)
Jawaban: E
PMA No. 20 Tahun 2021 mengatur bahwa sertifikasi halal melalui pernyataan pelaku usaha dikhususkan bagi Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang memenuhi kriteria tertentu.
Soal 6
Sesuai PMA Nomor 13 Tahun 2022, Penyelia Halal wajib memiliki sertifikat kompetensi yang diterbitkan oleh...
A. Kementerian Agama
B. BPJPH
C. BNSP
D. Lembaga Pemeriksa Halal (LPH)
E. MUI
Jawaban: C
Pasal 10 PMA No. 13 Tahun 2022 menyatakan bahwa sertifikat kompetensi penyelia halal diterbitkan oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).
Soal 7
Berdasarkan Permenpan RB Nomor 12 Tahun 2023, Jabatan Fungsional Pengawas Jaminan Produk Halal termasuk dalam kategori...
A. Kategori Keahlian
B. Kategori Keterampilan
C. Kategori Struktural
D. Kategori Teknis
E. Kategori Administrasi
Jawaban: A
Permenpan RB No. 12 Tahun 2023 menetapkan Jabatan Fungsional Pengawas JPH sebagai jabatan fungsional kategori keahlian.
Soal 8
Dalam Kriteria Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) berdasarkan Keputusan Kepala BPJPH Nomor 57 Tahun 2021, berapakah jumlah kriteria yang harus dipenuhi perusahaan?
A. 7 kriteria
B. 11 kriteria
C. 3 kriteria
D. 5 kriteria
E. 9 kriteria
Jawaban: D
Keputusan Kepala BPJPH No. 57 Tahun 2021 menetapkan 5 kriteria SJPH, yaitu: Komitmen dan Tanggung Jawab, Bahan, Proses Produk Halal, Produk, serta Pemantauan dan Evaluasi.
Soal 9
Bahan yang berasal dari alam berupa tumbuhan yang tidak melalui proses pengolahan lebih lanjut menurut KMA Nomor 1360 Tahun 2021 termasuk dalam...
A. Bahan kritis
B. Bahan haram
C. Bahan penolong
D. Bahan tambahan pangan
E. Bahan yang dikecualikan dari kewajiban bersertifikat halal
Jawaban: E
KMA No. 1360 Tahun 2021 memuat daftar bahan yang dikecualikan dari kewajiban bersertifikat halal, salah satunya adalah bahan dari tumbuhan yang segar/alami tanpa pengolahan.
Soal 10
Berdasarkan KMA Nomor 748 Tahun 2021, manakah kelompok produk yang wajib bersertifikat halal pada tahap pertama penahapan?
A. Makanan dan Minuman
B. Obat-obatan keras
C. Barang gunaan berupa tas kulit
D. Kosmetik riasan
E. Alat tulis kantor
Jawaban: A
Tahap pertama (2019-2024) difokuskan pada produk makanan, minuman, jasa sembelihan, dan hasil sembelihan sesuai KMA No. 748 Tahun 2021.
Soal 11
Sesuai UU No. 33 Tahun 2014, Pelaku Usaha yang tidak menjaga kehalalan produk yang telah memperoleh sertifikat halal dikenai sanksi administratif berupa...
A. Pemberian label 'Haram' secara paksa
B. Pencabutan sertifikat halal
C. Hukuman penjara
D. Penyitaan seluruh aset perusahaan
E. Denda sebesar 1 miliar rupiah secara otomatis
Jawaban: B
Pasal 27 UU No. 33 Tahun 2014 dan aturan turunannya menyebutkan sanksi administratif dapat berupa peringatan tertulis, denda administratif, atau pencabutan sertifikat halal.
Soal 12
Pemeriksaan dan/atau pengujian kehalalan produk dalam proses sertifikasi halal reguler dilakukan oleh...
A. BPJPH
B. Lembaga Pemeriksa Halal (LPH)
C. Kepala Desa setempat
D. Satgas Halal Daerah
E. MUI
Jawaban: B
Pasal 1 UU No. 33 Tahun 2014 menyebutkan bahwa Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) bertugas melakukan pemeriksaan dan/atau pengujian kehalalan Produk.
Soal 13
Menurut UU No. 6 Tahun 2023, dalam hal Sidang Fatwa Halal melampaui batas waktu yang ditentukan, maka penetapan kehalalan produk dilakukan oleh...
A. Lembaga Pemeriksa Halal terkait
B. Komite Fatwa Produk Halal
C. Kepala BPJPH secara mandiri
D. Menteri Agama secara langsung
E. Pengadilan Agama
Jawaban: B
UU No. 6 Tahun 2023 Pasal 33A menyatakan jika MUI melampaui batas waktu, maka penetapan kehalalan dilakukan oleh Komite Fatwa Produk Halal bentukan Pemerintah.
Soal 14
Berdasarkan PP No. 39 Tahun 2021, auditor halal pada LPH diangkat dan diberhentikan oleh LPH dan wajib memenuhi syarat...
A. Mampu berbahasa Arab secara aktif
B. Berpendidikan paling rendah sarjana di bidang terkait
C. Boleh non-Muslim asalkan ahli kimia
D. Minimal lulusan S2
E. Minimal lulusan SMA
Jawaban: B
Pasal 41 PP No. 39 Tahun 2021 mensyaratkan auditor halal harus beragama Islam, berkewarganegaraan Indonesia, berpendidikan minimal sarjana di bidang pangan/kimia/biologi/farmasi/kedokteran, dan memiliki sertifikat auditor.
Soal 15
Pernyataan Pelaku Usaha (self-declare) pada sertifikasi halal UMK harus diverifikasi dan divalidasi oleh...
A. Auditor Halal LPH
B. Ketua MUI setempat
C. Satpam Perusahaan
D. Pendamping Proses Produk Halal (Pendamping PPH)
E. Staf Administrasi BPJPH
Jawaban: D
Berdasarkan UU No. 6 Tahun 2023, pernyataan pelaku usaha UMK diverifikasi dan divalidasi oleh Pendamping Proses Produk Halal (Pendamping PPH).
Soal 16
Penyelia Halal di perusahaan memiliki tugas utama untuk...
A. Melakukan audit teknis di laboratorium LPH
B. Menandatangani sertifikat halal yang diterbitkan BPJPH
C. Mengeluarkan penetapan fatwa kehalalan produk
D. Melakukan pemeriksaan dokumen ekspor-impor
E. Mengawasi Proses Produk Halal (PPH) di perusahaan
Jawaban: E
Berdasarkan Pasal 28 UU No. 33 Tahun 2014, Penyelia Halal bertanggung jawab mengawasi jalannya PPH di dalam perusahaan agar tetap sesuai standar, melakukan tindakan koreksi, dan mendampingi Auditor Halal saat pemeriksaan.
Soal 17
Menurut PMA Nomor 72 Tahun 2022, pusat yang menangani kerja sama dan standardisasi di BPJPH adalah...
A. Pusat Hubungan Internasional
B. Pusat Kerja Sama dan Standardisasi Halal
C. Pusat Audit dan Investigasi
D. Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu
E. Pusat Pengembangan SDM
Jawaban: B
Struktur BPJPH sesuai PMA No. 72 Tahun 2022 terdiri atas beberapa pusat, salah satunya Pusat Kerja Sama dan Standardisasi Halal.
Soal 18
Produk yang berasal dari bahan yang diharamkan dikecualikan dari kewajiban bersertifikat halal, namun wajib mencantumkan...
A. Tulisan 'Bebas Sertifikat'
B. Warna kemasan hitam
C. Gambar tengkorak
D. Keterangan tidak halal
E. Logo MUI yang disilang
Jawaban: D
Pasal 18 UU No. 33 Tahun 2014 mewajibkan pelaku usaha yang menggunakan bahan tidak halal untuk mencantumkan keterangan tidak halal pada produknya.
Soal 19
Berdasarkan UU No. 6 Tahun 2023, jangka waktu yang diberikan kepada Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) untuk melakukan pemeriksaan dan/atau pengujian kehalalan produk di dalam negeri adalah...
A. 5 hari kerja
B. 15 hari kerja
C. 10 hari kerja
D. 25 hari kerja
E. 3 hari kerja
Jawaban: B
Pasal 31 UU No. 6 Tahun 2023 menyatakan bahwa pemeriksaan dan/atau pengujian kehalalan produk oleh LPH dilakukan dalam jangka waktu paling lama 15 hari kerja sejak penetapan Auditor Halal.
Soal 20
PMA Nomor 20 Tahun 2021 mewajibkan UMK yang ikut program self-declare memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha) yang berbasis...
A. Risiko
B. Wilayah
C. Sektoral
D. Karyawan
E. Modal
Jawaban: A
PMA No. 20 Tahun 2021 mensyaratkan UMK memiliki NIB berbasis risiko rendah atau menengah rendah.
Soal 21 Premium
Berdasarkan Perpres Nomor 6 Tahun 2023, penahapan kewajiban bersertifikat halal untuk Obat Keras dimulai pada tanggal...
A. 17 Oktober 2023
B. 17 Oktober 2026
C. 17 Oktober 2024
D. 17 Oktober 2029
E. 17 Oktober 2021
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 22 Premium
Permenpan RB Nomor 12 Tahun 2023 menyebutkan bahwa tugas jabatan Pengawas JPH meliputi kegiatan berikut, kecuali...
A. Perencanaan pengawasan JPH
B. Pemantauan tindak lanjut hasil pengawasan
C. Menyusun kurikulum pelatihan penyelia halal nasional
D. Pelaksanaan pengawasan JPH
E. Evaluasi dan pelaporan pengawasan JPH
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 23 Premium
Manakah yang merupakan kriteria 'Bahan' dalam Kriteria SJPH berdasarkan Keputusan Kepala BPJPH Nomor 57 Tahun 2021?
A. Bahan harus selalu diuji di lab BPOM
B. Bahan boleh apa saja asal dicuci 7 kali
C. Bahan harus diimpor dari negara anggota OKI
D. Bahan tidak berasal dari bahan haram/najis dan didukung bukti dokumen
E. Bahan harus dibeli dari pasar tradisional
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 24 Premium
KMA Nomor 1360 Tahun 2021 menetapkan bahwa bahan kimia hasil tambang yang tidak melalui proses pemurnian lanjut termasuk bahan...
A. Dilarang digunakan
B. Sangat Kritis
C. Dikecualikan dari kewajiban bersertifikat halal
D. Wajib Sertifikasi
E. Kritis
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 25 Premium
Dalam pengawasan JPH, jika Pengawas JPH menemukan ketidaksesuaian kritis di lapangan, tindakan yang dilakukan menurut Permenpan RB No. 12 Tahun 2023 adalah...
A. Memberikan sanksi denda administratif secara tunai di lokasi
B. Mencabut izin usaha pelaku usaha secara langsung di tempat
C. Menyita seluruh aset perusahaan sebagai jaminan
D. Melakukan verifikasi dan pelaporan hasil temuan sesuai prosedur
E. Membatalkan ijazah auditor halal yang bertugas
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 26 Premium
Berdasarkan UU Cipta Kerja No. 6 Tahun 2023, Sertifikat Halal diterbitkan oleh BPJPH paling lama... setelah penetapan kehalalan produk diterima dari MUI.
A. 1 jam
B. 7 hari kerja
C. 1 hari kerja
D. 3 hari kerja
E. 5 hari kerja
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 27 Premium
Kriteria SJPH mengenai 'Pemantauan dan Evaluasi' (Keputusan Kepala BPJPH 57/2021) mewajibkan perusahaan melakukan...
A. Studi banding ke luar negeri
B. Iklan besar-besaran di TV
C. Audit internal dan kaji ulang manajemen
D. Penggantian seluruh mesin setiap bulan
E. Wawancara dengan seluruh tetangga pabrik
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 28 Premium
Dalam penahapan kewajiban halal, Perpres Nomor 6 Tahun 2023 menetapkan penahapan untuk Produk Biologi dimulai pada tanggal...
A. 17 Oktober 2021
B. 17 Oktober 2019
C. 17 Oktober 2026
D. 17 Oktober 2024
E. 17 Oktober 2023
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 29 Premium
Audit jarak jauh (Remote Audit) oleh LPH menurut PP No. 39 Tahun 2021 dapat dilakukan apabila...
A. Biaya operasional perjalanan auditor melampaui anggaran LPH
B. Terjadi kendala geografis yang sulit dijangkau atau kondisi darurat
C. Pelaku usaha merupakan perusahaan asing yang tidak memiliki kantor di Indonesia
D. Terjadi kondisi bencana atau keadaan darurat yang ditetapkan pemerintah
E. Terdapat permintaan khusus dari pelaku usaha tanpa alasan yang mendesak
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 30 Premium
Dalam KMA Nomor 748 Tahun 2021, kelompok barang gunaan yang wajib bersertifikat halal pada penahapan kedua meliputi...
A. Batu Bata
B. Sandang dan Aksesoris
C. Bensin dan Solar
D. Ban Kendaraan
E. Kabel Listrik
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 31 Premium
Materi pelatihan bagi Penyelia Halal menurut PMA Nomor 13 Tahun 2022 mencakup kompetensi berikut, kecuali...
A. Dokumentasi dan Laporan JPH
B. Ketentuan Syariat Islam terkait Halal dan Haram
C. Audit Internal JPH
D. Teknik Pengemasan dan Pemasaran Produk Ekspor
E. Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 32 Premium
Pengawas JPH dalam melaksanakan tugasnya berkoordinasi dengan Auditor Halal di LPH. Perbedaan utama keduanya adalah...
A. Auditor harus PNS, Pengawas boleh swasta
B. Tidak ada perbedaan, keduanya adalah jabatan yang sama
C. Auditor memeriksa teknis produk, Pengawas mengawasi sistem dan ketaatan regulasi
D. Auditor hanya untuk makanan, Pengawas hanya untuk obat
E. Auditor digaji MUI, Pengawas digaji BPJPH
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 33 Premium
Berdasarkan SJPH (Keputusan BPJPH 57/2021), 'Proses Produk Halal (PPH)' harus dipastikan...
A. Hanya menggunakan tenaga kerja pria
B. Dilakukan di dalam ruangan kaca
C. Terbebas dari kontaminasi bahan haram/najis dan terpisah fasilitasnya
D. Dilakukan hanya pada malam hari
E. Menggunakan robot otomatis seluruhnya
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 34 Premium
Penetapan 'Komite Fatwa Produk Halal' oleh Menteri Agama berdasarkan UU Cipta Kerja bertujuan untuk...
A. Mengadili pelanggar hukum halal di penjara
B. Melakukan sertifikasi terhadap bangunan gedung
C. Menurunkan harga beras di pasar
D. Menggantikan peran MUI secara permanen
E. Mempercepat layanan penetapan kehalalan produk
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 35 Premium
Bahan hewani yang dikecualikan dari kewajiban bersertifikat halal menurut KMA Nomor 1360 Tahun 2021 adalah...
A. Ikan segar dan hewan air lainnya yang alami
B. Kulit babi yang sudah disamak
C. Susu bubuk formula
D. Daging sapi impor
E. Sosis ayam yang sudah dimasak
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 36 Premium
Dalam Kriteria SJPH, kriteria 'Produk' mensyaratkan produk tidak boleh menggunakan nama yang mengarah pada...
A. Nama orang terkenal
B. Warna pelangi
C. Istilah teknis kimia
D. Bahasa daerah yang sulit dimengerti
E. Hal yang haram, maksiat, atau kekufuran
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 37 Premium
Menurut UU Nomor 6 Tahun 2023, verifikasi hasil pemeriksaan LPH oleh BPJPH dilakukan dalam jangka waktu paling lama...
A. 3 hari kerja
B. 5 hari kerja
C. 1 jam
D. 10 hari kerja
E. 1 hari kerja
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 38 Premium
Perpres Nomor 6 Tahun 2023 mengatur bahwa Sertifikat Halal untuk produk biologi berupa Vaksin wajib dimulai penahapannya pada...
A. 17 Oktober 2026
B. 17 Oktober 2022
C. 17 Oktober 2034
D. 17 Oktober 2021
E. 17 Oktober 2024
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 39 Premium
Dalam melaksanakan pengawasan JPH, Pengawas JPH berwenang melakukan pemeriksaan terhadap...
A. Dokumen, fasilitas produksi, dan kepatuhan pelaku usaha
B. Kualitas rasa makanan di restoran
C. Warna cat bangunan pabrik
D. Jumlah keuntungan bersih perusahaan
E. Harga jual produk di pasar swalayan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 40 Premium
Berdasarkan Keputusan BPJPH 57/2021, manajemen puncak harus menetapkan 'Kebijakan Halal'. Kebijakan ini harus...
A. Hanya dibaca oleh Direktur Utama saja
B. Disimpan di dalam brankas terkunci
C. Disosialisasikan dan dipahami oleh seluruh karyawan terkait
D. Diganti setiap minggu
E. Ditulis dalam bahasa Latin
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 41 Premium
Sesuai UU No. 33 Tahun 2014, produk yang bahan dan PPH-nya berasal dari bahan haram/najis wajib mencantumkan keterangan tidak halal berupa...
A. Sertifikat dari kedutaan besar
B. Stiker khusus dari kepolisian
C. Gambar, tulisan, dan/atau nama bahan dengan warna berbeda
D. Nomor seri rahasia
E. Warna ungu
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 42 Premium
Pengawasan terhadap peredaran produk bersertifikat halal di pasar oleh Pengawas JPH bertujuan untuk memastikan...
A. Kesetiaan konsumen terhadap merek tertentu
B. Kesesuaian label/logo halal dengan sertifikat yang berlaku
C. Ketersediaan stok barang di rak toko
D. Masa kedaluwarsa produk secara medis
E. Kebersihan lantai toko ritel
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 43 Premium
Berdasarkan PMA Nomor 13 Tahun 2022, pelatihan auditor halal harus diselenggarakan oleh...
A. Dinas Pendidikan Provinsi
B. Bank Indonesia
C. LSM Internasional
D. Kementerian Pertahanan
E. BPJPH atau lembaga yang bekerja sama dengan BPJPH
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 44 Premium
Penetapan kehalalan produk melalui pernyataan pelaku usaha (self-declare) menurut UU No. 6 Tahun 2023 dilakukan oleh...
A. Komite Fatwa Produk Halal
B. Ketua RW setempat
C. Auditor LPH
D. Presiden Republik Indonesia
E. Satgas Halal KUA
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 45 Premium
PMA Nomor 72 Tahun 2022 menetapkan bahwa BPJPH dipimpin oleh...
A. Ketua Dewan Pembina
B. Menteri Utama
C. Sekretaris Jenderal
D. Direktur Jenderal
E. Kepala Badan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 46 Premium
Kriteria 'Pemantauan dan Evaluasi' dalam SJPH (Keputusan BPJPH 57/2021) mengharuskan audit internal dipimpin oleh...
A. Kepala Gudang
B. Manajer Keuangan
C. Penyelia Halal
D. Pihak luar (konsultan) saja
E. Staf Kebersihan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 47 Premium
Dalam penahapan kewajiban halal untuk Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan menurut Perpres No. 6 Tahun 2023, tahapannya dimulai pada...
A. 17 Oktober 2021
B. 17 Oktober 2034
C. 17 Oktober 2024
D. 17 Oktober 2019
E. 17 Oktober 2026
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 48 Premium
Pelaku usaha yang telah mendapatkan Sertifikat Halal wajib melaporkan perubahan komposisi bahan kepada BPJPH. Kelalaian dalam hal ini dapat mengakibatkan...
A. Kewajiban mengikuti pemilu ulang
B. Sanksi administratif berupa pencabutan sertifikat halal
C. Pemindahan lokasi pabrik ke luar negeri
D. Penghargaan sebagai pelaku usaha kreatif
E. Kenaikan harga produk secara paksa
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 49 Premium
Berdasarkan Keputusan BPJPH 57/2021, perusahaan wajib mendokumentasikan setiap penggunaan bahan. Dokumen ini harus disimpan sekurang-kurangnya selama...
A. 1 tahun saja sejak bahan digunakan
B. Setidaknya selama masa simpan produk (shelf-life) untuk menjamin ketelusuran
C. 10 tahun untuk semua jenis kategori produk
D. Tidak ada kewajiban durasi penyimpanan dokumen
E. 6 bulan setelah produk habis terjual
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 50 Premium
Sesuai regulasi terbaru, sertifikasi halal 'Self-Declare' bagi UMK dikenakan tarif sebesar...
A. Rp 1.000.000,-
B. Rp 0,- (Gratis melalui fasilitasi)
C. Tergantung kesepakatan dengan lurah
D. Rp 500.000,-
E. 1% dari omzet perusahaan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Pengawas Jaminan Produk Halal Ahli Pertama

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Jaminan Produk Halal Ahli Pertama semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Jaminan Produk Halal Ahli Pertama, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengawas Jaminan Produk Halal Ahli Pertama

SKB CPNS Pengawas Jaminan Produk Halal Ahli Pertama adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengawas Jaminan Produk Halal Ahli Pertama meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengawas Jaminan Produk Halal Ahli Pertama, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengawas Jaminan Produk Halal Ahli Pertama tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengawas Jaminan Produk Halal Ahli Pertama tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.