SKB CPNS Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Kebijakan/Peraturan Perundang-undangan terkait Infrastruktur Jalan dan Jembatan
  • Teori - teori pada bidang keilmuan yang terkait pengelolaan dan pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan
  • Perencanaan Teknis Jalan, Jembatan dan Terowongan
  • Pelaksanaan Konstruksi Jalan
  • Pelaksanaan Konstruksi Jembatan dan Terowongan
  • Preservasi Jalan, Jembatan dan Terowongan
  • Lingkungan dan Keselamatan Jalan
  • Pengadaan Lahan dan Dampak Sosial
  • Pendanaan Jalan, Jembatan dan Terowongan
  • Pengoperasian Lalu Lintas
  • Bahan Uji Mutu

Simulasi Tryout SKB CPNS Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil.

Soal 1
Berdasarkan UU No. 2 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas UU No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan, wewenang pemerintah pusat dalam penyelenggaraan jalan meliputi hal-hal berikut, kecuali...
A. Penyelenggaraan jalan nasional secara umum
B. Penyusunan pedoman dan standar teknis jalan
C. Pemberian bantuan teknis dan biaya kepada daerah
D. Penyusunan rencana umum jaringan jalan nasional
E. Penetapan status jalan kabupaten secara langsung oleh Menteri
Jawaban: E
Dalam UU No. 2 Tahun 2022, penetapan status jalan kabupaten tetap merupakan wewenang Pemerintah Kabupaten (Bupati), bukan ditetapkan langsung oleh Menteri (Pemerintah Pusat).
Soal 2
Jalan umum yang berfungsi melayani angkutan utama dengan ciri perjalanan jarak jauh, kecepatan rata-rata tinggi, dan jumlah jalan masuk dibatasi secara berdaya guna, didefinisikan sebagai...
A. Jalan Lokal
B. Jalan Arteri
C. Jalan Khusus
D. Jalan Lingkungan
E. Jalan Kolektor
Jawaban: B
Sesuai PP No. 34 Tahun 2006 tentang Jalan, Jalan Arteri adalah jalan umum yang berfungsi melayani angkutan utama dengan ciri perjalanan jarak jauh dan kecepatan rata-rata tinggi.
Soal 3
Dalam perencanaan geometrik jalan, komponen alinemen horizontal yang berfungsi untuk mengimbangi gaya sentrifugal kendaraan saat menikung disebut...
A. Kelandaian
B. Tebal Perkerasan
C. Lajur Pendakian
D. Jarak Pandang Henti
E. Superelevasi
Jawaban: E
Superelevasi adalah kemiringan melintang jalan pada tikungan yang bertujuan untuk mengimbangi gaya sentrifugal kendaraan agar tidak terpental keluar jalur.
Soal 4
Pada pelaksanaan konstruksi jalan aspal, lapisan perkerasan yang letaknya paling atas dan berfungsi sebagai lapis aus serta penyedia kerataan permukaan adalah...
A. Lapis Resap Pengikat (Prime Coat)
B. Lapis Pondasi Atas (Base Course)
C. Lapis Pondasi Bawah (Sub-base Course)
D. Tanah Dasar (Subgrade)
E. Lapis Permukaan (Surface Course)
Jawaban: E
Lapis Permukaan (Surface Course) adalah bagian perkerasan yang paling atas yang bersentuhan langsung dengan ban kendaraan dan berfungsi sebagai lapis aus.
Soal 5
Komponen struktur jembatan yang berfungsi untuk meneruskan beban dari gelagar atau superstruktur ke pondasi disebut...
A. Abutment / Pilar
B. Sandaran (Railing)
C. Expansion Joint
D. Pelat Lantai
E. Diafragma
Jawaban: A
Abutment (pangkal jembatan) atau Pilar (pier) merupakan struktur bawah jembatan yang menyalurkan beban dari bangunan atas ke tanah pondasi.
Soal 6
Kegiatan pemeliharaan jalan yang dilakukan secara berulang-ulang setiap tahun untuk menjaga kondisi jalan tetap fungsional pada tingkat layanan tertentu disebut...
A. Pemeliharaan Berkala
B. Pembangunan Baru
C. Rekonstruksi Jalan
D. Rehabilitasi Jalan
E. Pemeliharaan Rutin
Jawaban: E
Pemeliharaan rutin meliputi kegiatan yang dilakukan secara terus menerus atau berulang dalam satu tahun untuk menjaga kondisi jalan (seperti pembersihan saluran dan penambalan lubang).
Soal 7
Pemasangan pagar pengaman (guardrail) pada sisi jalan yang memiliki jurang atau tikungan tajam merupakan upaya dalam materi...
A. Pendanaan Jalan
B. Dampak Sosial
C. Keselamatan Jalan
D. Uji Mutu Bahan
E. Pengadaan Lahan
Jawaban: C
Guardrail atau pagar pengaman jalan adalah perlengkapan jalan yang dipasang untuk meningkatkan keselamatan jalan dengan mencegah kendaraan keluar dari badan jalan pada area berisiko tinggi.
Soal 8
Berdasarkan UU No. 2 Tahun 2012, tahap pertama dalam proses pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum adalah...
A. Penilaian
B. Perencanaan
C. Pelaksanaan
D. Persiapan
E. Penyerahan Hasil
Jawaban: B
Tahapan pengadaan tanah menurut UU No. 2 Tahun 2012 meliputi: 1. Perencanaan, 2. Persiapan, 3. Pelaksanaan, dan 4. Penyerahan Hasil.
Soal 9
Skema pendanaan pembangunan jalan yang melibatkan kerja sama antara pemerintah dan badan usaha swasta dikenal dengan istilah...
A. Dana Alokasi Khusus
B. Hibah
C. KPBU
D. APBN
E. Pinjaman Luar Negeri
Jawaban: C
KPBU (Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha) merupakan skema penyediaan infrastruktur melalui investasi swasta dengan pembagian risiko di antara para pihak.
Soal 10
Rasio antara volume lalu lintas terhadap kapasitas jalan yang digunakan untuk menilai kinerja lalu lintas disebut...
A. Tingkat Okupansi
B. Headway
C. Kepadatan Lalu Lintas
D. Kecepatan Arus Bebas
E. V/C Ratio
Jawaban: E
V/C Ratio (Volume/Capacity Ratio) adalah angka perbandingan antara volume kendaraan dengan kapasitas maksimal jalan untuk menentukan tingkat pelayanan (Level of Service).
Soal 11
Pengujian laboratorium yang bertujuan untuk menentukan nilai stabilitas dan kelelehan (flow) dari campuran aspal panas disebut pengujian...
A. Sand Cone
B. Slump Test
C. Marshall Test
D. CBR Laboratorium
E. DCP (Dynamic Cone Penetrometer)
Jawaban: C
Marshall Test digunakan untuk mengukur karakteristik campuran aspal seperti stabilitas dan kelelehan guna memastikan campuran memenuhi spesifikasi teknis.
Soal 12
Sistem jaringan jalan yang bersifat menerus yang memberikan pelayanan kepada seluruh wilayah nasional, yang semua simpul jasanya terhubungkan, disebut...
A. Sistem Jaringan Jalan Lokal
B. Sistem Jaringan Jalan Sekunder
C. Sistem Jaringan Jalan Desa
D. Sistem Jaringan Jalan Khusus
E. Sistem Jaringan Jalan Primer
Jawaban: E
Berdasarkan PP No. 34 Tahun 2006, sistem jaringan jalan primer melayani distribusi barang dan jasa untuk seluruh wilayah nasional.
Soal 13
Berdasarkan klasifikasi menurut status, jalan yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi dan menghubungkan ibu kota provinsi dengan ibu kota kabupaten/kota disebut...
A. Jalan Provinsi
B. Jalan Nasional
C. Jalan Tol
D. Jalan Kabupaten
E. Jalan Strategis Nasional
Jawaban: A
Jalan Provinsi meliputi jalan kolektor primer yang menghubungkan ibu kota provinsi dengan ibu kota kabupaten/kota, antar-ibu kota kabupaten/kota, dan jalan strategis provinsi.
Soal 14
Dalam perencanaan alinyemen vertikal jalan, bagian yang menghubungkan dua garis dengan kelandaian yang berbeda disebut...
A. Superelevasi
B. Radius Putar
C. Miring Melintang
D. Lengkung Horizontal
E. Lengkung Vertikal
Jawaban: E
Lengkung vertikal digunakan pada perencanaan geometrik untuk menghubungkan dua gradien jalan yang berbeda guna kenyamanan dan keselamatan pengendara.
Soal 15
Bahan pengikat cair yang disemprotkan di atas lapis pondasi tanpa bahan pengikat sebelum lapis aspal diletakkan, berfungsi untuk memberikan ikatan antara kedua lapis tersebut, disebut...
A. Buras
B. Tack Coat
C. Slurry Seal
D. Seal Coat
E. Prime Coat
Jawaban: E
Prime Coat (Lapis Resap Pengikat) adalah lapisan aspal cair yang diletakkan di atas lapis pondasi agregat untuk meresap ke pori-pori dan memberikan ikatan dengan lapis aspal di atasnya.
Soal 16
Alat berat yang paling efektif digunakan untuk memadatkan lapisan tanah dasar (subgrade) pada pekerjaan jalan adalah...
A. Sheep Foot Roller / Smooth Wheel Roller
B. Asphalt Finisher
C. Concrete Mixer
D. Excavator
E. Bulldozer
Jawaban: A
Roller (penggilas) seperti Sheep Foot Roller digunakan untuk pemadatan tanah kohesif, sedangkan Smooth Wheel Roller untuk pemadatan agregat atau tanah pasir.
Soal 17
Metode konstruksi jembatan yang dilakukan dengan memasang segmen-segmen beton pracetak secara bertahap dari arah pilar menuju ke tengah bentang disebut...
A. Cast in situ
B. Balanced Cantilever
C. Incremental Launching
D. Scaffolding
E. Metode Konvensional
Jawaban: B
Balanced Cantilever adalah metode pelaksanaan jembatan bentang panjang di mana struktur dibangun secara seimbang ke arah kiri dan kanan pilar tanpa penyangga bawah.
Soal 18
Penanganan kerusakan jalan berupa pengelupasan butiran aspal karena kurangnya daya ikat disebut...
A. Rutting (Alur)
B. Ravelling (Pelepasan Butiran)
C. Bleeding (Kegemukan)
D. Cracking (Retak)
E. Potholes (Lubang)
Jawaban: B
Ravelling adalah jenis kerusakan perkerasan aspal di mana butiran agregat terlepas dari campuran aspal akibat kurangnya bahan pengikat atau kualitas aspal rendah.
Soal 19
Sesuai standar operasional, pengujian kekentalan beton segar di lapangan sebelum pengecoran untuk memastikan workability dilakukan dengan...
A. Uji Penetrasi
B. Uji Slump
C. Uji Tekan Silinder
D. Uji Tarik Baja
E. Uji Lentur Balok
Jawaban: B
Slump Test (Uji Slump) digunakan untuk menentukan konsistensi atau kemudahan pengerjaan (workability) dari campuran beton segar.
Soal 20
Dokumen yang mengkaji dampak lingkungan dari rencana usaha atau kegiatan pembangunan jalan berskala besar yang wajib disusun adalah...
A. UKL-UPL
B. SPPL
C. AMDAL
D. ANDALALIN
E. SOP
Jawaban: C
AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) wajib disusun untuk proyek infrastruktur jalan berskala besar yang diperkirakan memiliki dampak penting bagi lingkungan.
Soal 21 Premium
Berdasarkan Permen PUPR No. 13 Tahun 2011, kegiatan pemeliharaan jembatan yang meliputi pengecatan elemen baja dan pembersihan sambungan ekspansi (expansion joint) secara rutin masuk dalam kategori...
A. Rehabilitasi Jembatan
B. Perbaikan Darurat Jembatan
C. Pemeliharaan Berkala Jembatan
D. Penggantian Jembatan
E. Pemeliharaan Rutin Jembatan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 22 Premium
Dalam struktur terowongan jalan, sistem penyangga sementara yang menggunakan beton yang disemprotkan ke dinding terowongan segera setelah penggalian disebut...
A. Steel Rib
B. Shotcrete
C. Lining beton
D. Rock Bolt
E. Forepoling
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 23 Premium
Nilai CBR (Californian Bearing Ratio) yang didapat dari pengujian di lapangan menggunakan alat penusuk kerucut dinamis secara cepat disebut...
A. Uji Beban Plat
B. CBR DCP
C. Uji Penetrasi Standar
D. CBR Laboratorium
E. CBR Desain
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 24 Premium
Parameter perencanaan teknis jembatan yang memperhitungkan gaya akibat rem kendaraan dan gaya akibat perubahan suhu pada struktur disebut...
A. Beban Primer
B. Beban Khusus
C. Beban Hidup
D. Beban Sekunder
E. Beban Mati
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 25 Premium
Pada pengerjaan perkerasan kaku (Rigid Pavement), sambungan melintang yang berfungsi untuk mengendalikan retak akibat susut beton disebut...
A. Isolation Joint
B. Longitudinal Joint
C. Expansion Joint
D. Contraction Joint
E. Construction Joint
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 26 Premium
Berdasarkan UU No. 2 Tahun 2022, jalan tol didefinisikan sebagai jalan umum yang merupakan bagian dari sistem jaringan jalan dan sebagai jalan nasional yang penggunanya diwajibkan membayar...
A. Iuran Pemeliharaan
B. Sewa Jalan
C. Tol
D. Pajak Jalan
E. Retribusi
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 27 Premium
Teori 'Pavement Management System' (PMS) bertujuan utama untuk...
A. Mendesain struktur jembatan bentang panjang
B. Mengoptimalkan pengambilan keputusan dalam pemeliharaan dan rehabilitasi jaringan jalan agar efektif dan efisien
C. Menghitung volume lalu lintas harian
D. Mengatur jadwal kerja operator alat berat
E. Menghitung biaya pembebasan lahan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 28 Premium
Jarak minimal yang dibutuhkan pengemudi untuk menghentikan kendaraannya dengan aman saat melihat rintangan di depan jalur perjalanannya disebut...
A. Jarak Pandang Bebas
B. Jarak Pandang Henti
C. Jarak Antar Kendaraan
D. Jarak Pandang Menyiap
E. Jarak Aman
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 29 Premium
Salah satu metode pengujian aspal di lapangan untuk mengetahui derajat kepadatan lapis aspal yang telah dihamparkan adalah...
A. Sand Cone
B. Vane Shear Test
C. Uji Penetrasi
D. Uji CBR
E. Core Drill
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 30 Premium
Dampak sosial yang sering muncul akibat pembangunan jalan dan jembatan baru adalah terjadinya pemukiman kembali (resettlement). Hal ini diatur untuk meminimalkan kerugian warga dalam tahapan...
A. Pendanaan Infrastruktur
B. Pengadaan Lahan
C. Preservasi Jalan
D. Peralihan Status Jalan
E. Perencanaan Konstruksi
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 31 Premium
Dalam manajemen lalu lintas, penyediaan jalur khusus untuk kendaraan lambat pada jalan arteri di luar kota bertujuan untuk...
A. Menurunkan biaya konstruksi
B. Meningkatkan V/C Ratio
C. Mengurangi penggunaan marka jalan
D. Meningkatkan kapasitas jalan dan keselamatan kendaraan cepat
E. Memperpendek jarak pandang
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 32 Premium
Pada preservasi jembatan, penanganan keretakan pada elemen beton yang berukuran sangat kecil (hairline crack) biasanya menggunakan metode...
A. Pengecatan Sederhana
B. Pemasangan Baja Pengaku
C. Pembongkaran Total
D. Penggantian Beton
E. Injeksi Epoxy
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 33 Premium
Sumber pendanaan jalan yang berasal dari pajak kendaraan bermotor dan dialokasikan untuk perbaikan jalan di daerah kabupaten/kota disebut...
A. Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak
B. Dana Darurat
C. Dana Corporate Social Responsibility (CSR)
D. Dana Hibah Luar Negeri
E. Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 34 Premium
Kriteria utama dalam penentuan elevasi jembatan terhadap permukaan air sungai tertinggi (Muka Air Banjir) adalah tersedianya...
A. Radius lengkung
B. Lajur bahu jalan
C. Superelevasi
D. Kerb jembatan
E. Freeboard (Ruang Bebas)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 35 Premium
Pada pekerjaan tanah untuk jalan, pengujian laboratorium untuk mengetahui kepadatan maksimum tanah dan kadar air optimum dilakukan dengan pengujian...
A. Uji Penetrasi
B. Slump Test
C. Proctor Test
D. Uji Tarik
E. Atterberg Limit
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 36 Premium
Penyebab utama dari kerusakan 'Rutting' (Alur) pada perkerasan lentur jalan raya adalah...
A. Kurangnya penyiraman air saat pemadatan
B. Terlalu banyak semen pada campuran
C. Kenaikan suhu udara
D. Beban kendaraan berlebih (overloading) yang terjadi secara terus menerus pada jalur roda yang sama
E. Adanya akar pohon di pinggir jalan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 37 Premium
Sistem drainase permukaan jalan yang baik dirancang untuk mencegah terjadinya genangan air yang dapat memicu kecelakaan akibat...
A. Aquaplaning / Hydroplaning
B. Superelevasi
C. V/C Ratio
D. Erosi Tebing
E. Pencemaran Udara
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 38 Premium
Jenis jembatan yang menggunakan kabel-kabel tarik untuk menyalurkan beban dari gelagar langsung ke menara (pylon) disebut...
A. Jembatan Pelengkung (Arch)
B. Jembatan Cable-Stayed
C. Jembatan Rangka Baja (Truss)
D. Jembatan Girder Beton
E. Jembatan Gantung (Suspension)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 39 Premium
Penilaian terhadap besarnya ganti kerugian tanah dan bangunan dalam proses pengadaan lahan dilakukan oleh pihak independen yang disebut...
A. Penilai (Appraisal / Kantor Jasa Penilai Publik)
B. Ketua RW setempat
C. Kontraktor Pelaksana
D. Kepala Kantor Pertanahan
E. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 40 Premium
Alat uji laboratorium yang digunakan untuk menentukan batas cair (Liquid Limit) dari suatu sampel tanah adalah...
A. Daktilitas
B. Ring and Ball Test
C. Sand Cone
D. Mesin Los Angeles
E. Alat Casagrande
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 41 Premium
Pada pekerjaan terowongan dengan metode TBM (Tunnel Boring Machine), bagian struktur yang berfungsi sebagai dinding permanen sekaligus penahan tanah setelah mesin lewat disebut...
A. Steel Pipe
B. Shotcrete sementara
C. Segmental Lining Beton
D. Forepoling
E. Rock Bolt
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 42 Premium
Penyediaan fasilitas trotoar, penyeberangan jalan (zebra cross), dan fasilitas disabilitas pada pembangunan jalan baru merupakan pemenuhan terhadap...
A. Hak Pejalan Kaki dan Keselamatan Kelompok Rentan
B. Standar Teknis Jalan Tol
C. Pedoman Penyelenggaraan Jalan Desa
D. Kriteria Desain Alinyemen Vertikal
E. Efisiensi Dana Alokasi Umum
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 43 Premium
Berdasarkan Permen PUPR No. 10 Tahun 2024 (atau regulasi pengganti terkait), proses audit keselamatan jalan dilakukan pada tahap...
A. Saat pemeliharaan rutin saja
B. Hanya pada saat terjadi kecelakaan massal
C. Tahap penyerahan aset
D. Tahap perencanaan teknis, pelaksanaan konstruksi, dan masa operasional
E. Tahap pengadaan lahan saja
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 44 Premium
Pada perkerasan lentur, lapisan pengikat di atas perkerasan aspal lama sebelum dihamparkan lapis aspal baru (overlay) disebut...
A. Grout
B. Prime Coat
C. Tack Coat
D. Seal Coat
E. Emulsi Padat
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 45 Premium
Parameter 'IRI' (International Roughness Index) dalam evaluasi kondisi jalan digunakan untuk mengukur tingkat...
A. Kadar Aspal Campuran
B. Kekuatan Tanah Dasar
C. Kapasitas Lalu Lintas
D. Ketidakrataan Permukaan Jalan
E. Lebar Bahu Jalan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 46 Premium
Pengujian abrasi agregat kasar menggunakan mesin 'Los Angeles' bertujuan untuk mengetahui...
A. Berat jenis agregat
B. Bentuk partikel agregat
C. Kandungan lumpur pada pasir
D. Ketahanan agregat terhadap pemecahan/keausan mekanis
E. Kadar air agregat
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 47 Premium
Beban kendaraan yang disederhanakan menjadi beban poros tunggal seberat 18.000 lbs (8,16 ton) dalam perencanaan tebal perkerasan disebut...
A. MST (Muatan Sumbu Terberat)
B. V/C Ratio
C. ESAL (Equivalent Single Axle Load)
D. JBI (Jumlah Berat di Izinkan)
E. Gross Weight
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 48 Premium
Fungsi utama dari 'Expansion Joint' pada jembatan adalah...
A. Memperkuat pondasi sumuran
B. Menambah estetika tampilan jembatan
C. Menghubungkan tulangan baja antar pilar
D. Mengakomodasi pergerakan struktur akibat pemuaian, penyusutan, dan beban dinamis
E. Mencegah air hujan masuk ke sungai
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 49 Premium
Dampak pembangunan jalan terhadap lingkungan berupa kebisingan dan polusi udara dari kendaraan dapat dimitigasi dengan cara...
A. Penghapusan trotoar
B. Penggunaan aspal warna cerah
C. Peningkatan kecepatan kendaraan
D. Pembangunan Flyover
E. Penanaman barrier vegetasi (jalur hijau) di sisi jalan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 50 Premium
Wewenang penetapan kelas jalan berdasarkan daya dukung sumbu terberat (MST) dilakukan oleh Menteri Perhubungan berdasarkan koordinasi dengan Menteri PUPR. Jalan kelas I adalah jalan arteri dengan MST lebih dari...
A. 20 ton
B. 12 ton
C. 15 ton
D. 10 ton
E. 8 ton
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil

SKB CPNS Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Penata Laksana Jalan dan Jembatan Terampil tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.