SKB CPNS Perisalah Legislatif Ahli Pertama 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap
Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Perisalah Legislatif Ahli Pertama, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Perisalah Legislatif Ahli Pertama, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Perisalah Legislatif Ahli Pertama
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Perisalah Legislatif Ahli Pertama berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Kelembagaan Negara dan Sejarah Indonesia
Manajemen ASN dan Pembentukan Perundang-Undangan
Kelembagaan DPR
Jabatan Fungsional Perisalah Legislatif dan penulisan sesuai PUEBI
Instansi Pembina dan Instansi Pengguna Jabatan Fungsional Perisalah Legislatif
Simulasi Tryout SKB CPNS Perisalah Legislatif Ahli Pertama
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Perisalah Legislatif Ahli Pertama, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Perisalah Legislatif Ahli Pertama.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Perisalah Legislatif Ahli Pertama
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Perisalah Legislatif Ahli Pertama.
Soal 1
Sidang pertama BPUPKI yang dilaksanakan pada tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945 secara khusus membahas tentang...
A. Wilayah kekuasaan negara
B. Rancangan batang tubuh UUD
C. Bentuk negara kesatuan
D. Sistem pemerintahan presidensial
E. Dasar Negara Indonesia
Jawaban: E
Sidang pertama BPUPKI (29 Mei - 1 Juni 1945) fokus pada perumusan Dasar Negara Indonesia, di mana Muhammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno menyampaikan usulannya.
Soal 2
Lembaga negara yang memiliki kewenangan untuk memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh UUD adalah...
A. Dewan Perwakilan Rakyat
B. Mahkamah Konstitusi
C. Komisi Yudisial
D. Mahkamah Agung
E. Majelis Permusyawaratan Rakyat
Jawaban: B
Berdasarkan Pasal 24C ayat (1) UUD 1945, Mahkamah Konstitusi berwenang memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh UUD.
Soal 3
Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, yang termasuk dalam jajaran Nilai Dasar ASN 'BerAKHLAK' adalah, kecuali...
A. Loyal
B. Harmonis
C. Kompeten
D. Akuntabel
E. Kompetitif
Jawaban: E
Nilai Dasar ASN BerAKHLAK meliputi: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. 'Kompetitif' tidak termasuk dalam core values tersebut.
Soal 4
Dalam hierarki peraturan perundang-undangan di Indonesia menurut UU No. 12 Tahun 2011, posisi Peraturan Pemerintah (PP) berada di bawah...
A. Undang-Undang/Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang
Alat kelengkapan DPR yang bersifat tetap dan mempunyai tugas khusus di bidang legislasi, anggaran, dan pengawasan sesuai ruang lingkup tugasnya disebut...
A. Mahkamah Kehormatan Dewan
B. Badan Anggaran
C. Badan Musyawarah
D. Badan Kerja Sama Antar-Parlemen
E. Komisi
Jawaban: E
Komisi merupakan alat kelengkapan DPR yang bersifat tetap dan membidangi urusan tertentu sesuai dengan mitra kerja kementerian/lembaga terkait.
Soal 6
Hak DPR untuk melakukan penyelidikan terhadap pelaksanaan suatu undang-undang atau kebijakan pemerintah yang penting, strategis, dan berdampak luas disebut...
A. Hak Angket
B. Hak Menyatakan Pendapat
C. Hak Interpelasi
D. Hak Budget
E. Hak Imunitas
Jawaban: A
Hak Angket adalah hak DPR untuk melakukan penyelidikan terhadap pelaksanaan UU atau kebijakan pemerintah yang strategis dan berdampak luas pada kehidupan masyarakat.
Soal 7
Tugas utama seorang Perisalah Legislatif dalam sebuah persidangan atau rapat di lembaga legislatif adalah...
A. Menyusun regulasi secara mandiri
B. Menjadi juru bicara fraksi
C. Memimpin jalannya rapat
D. Mencatat dan menyusun risalah rapat secara autentik
E. Melakukan pengamanan di ruang sidang
Jawaban: D
Perisalah Legislatif bertugas melakukan kegiatan risalah yang meliputi pencatatan, penyusunan, dan pengolahan hasil pembicaraan dalam rapat-rapat legislatif.
Soal 8
Manakah penulisan gelar akademik yang sesuai dengan kaidah PUEBI/EYD terbaru?
A. DR. IR. Budi Santoso. MM.
B. Doktor Insinyur Budi Santoso MM
C. Dr Ir Budi Santoso, MM
D. Dr. Ir. Budi Santoso, M.M.
E. Dr, Ir, Budi Santoso M.M
Jawaban: D
Gelar akademik ditulis dengan tanda titik sebagai penyekat antarhuruf dalam singkatan gelar, dan koma digunakan untuk memisahkan nama dengan gelar.
Soal 9
Instansi Pembina Jabatan Fungsional Perisalah Legislatif di Indonesia adalah...
A. Kementerian Hukum dan HAM
B. Kementerian PAN-RB
C. Sekretariat Jenderal DPR RI
D. Sekretariat Negara
E. Badan Kepegawaian Negara
Jawaban: C
Sekretariat Jenderal DPR RI merupakan instansi pembina bagi Jabatan Fungsional Perisalah Legislatif.
Soal 10
Lembaga legislatif di tingkat daerah yang menjadi salah satu instansi pengguna Jabatan Fungsional Perisalah Legislatif adalah...
A. Kantor Wilayah Kemenkumham
B. Dinas Daerah
C. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
D. Sekretariat DPRD
E. Sekretariat Daerah
Jawaban: D
Instansi pengguna Jabatan Fungsional Perisalah Legislatif adalah Sekretariat DPR RI, Sekretariat DPD RI, dan Sekretariat DPRD (Provinsi/Kabupaten/Kota).
Soal 11
Perubahan (Amandemen) UUD 1945 yang pertama kali dilaksanakan pada tahun 1999 difokuskan pada...
A. Pembentukan Mahkamah Konstitusi
B. Pemilihan Presiden secara langsung
C. Pembatasan masa jabatan Presiden
D. Pelaksanaan otonomi daerah
E. Penambahan anggota DPD
Jawaban: C
Amandemen pertama (1999) fokus pada pergeseran kekuasaan legislatif dari Presiden ke DPR dan pembatasan masa jabatan Presiden (Pasal 7).
Soal 12
Lembaga negara yang memiliki tugas mengusulkan pengangkatan Hakim Agung kepada DPR adalah...
A. Presiden
B. Mahkamah Konstitusi
C. Dewan Pertimbangan Presiden
D. Kejaksaan Agung
E. Komisi Yudisial
Jawaban: E
Komisi Yudisial (Pasal 24B UUD 1945) memiliki wewenang mengusulkan pengangkatan Hakim Agung dan menjaga kehormatan hakim.
Soal 13
Manakah pernyataan yang benar mengenai status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menurut UU No. 20 Tahun 2023?
A. PPPK adalah Pegawai ASN yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu
B. PPPK bukan merupakan bagian dari Aparatur Sipil Negara
C. PPPK memiliki hak pensiun yang berbeda total dengan PNS dalam undang-undang terbaru
D. PPPK tidak memiliki hak atas pengembangan kompetensi
E. PPPK hanya bekerja di instansi swasta yang bermitra dengan pemerintah
Jawaban: A
UU 20/2023 menetapkan Pegawai ASN terdiri atas PNS dan PPPK. PPPK diangkat sesuai kebutuhan instansi dan perjanjian kerja.
Soal 14
Tahapan pembentukan undang-undang setelah tahap penyusunan naskah akademik dan draf RUU adalah...
A. Pembahasan
B. Penetapan
C. Penyebarluasan
D. Harmonisasi
E. Pengundangan
Jawaban: D
Setelah penyusunan, dilakukan harmonisasi, pembulatan, dan pemantapan konsepsi sebelum RUU diajukan ke tahap pembahasan di legislatif.
Soal 15
Alat kelengkapan DPR yang memiliki tugas untuk menetapkan jadwal acara rapat DPR adalah...
A. Badan Legislasi
B. Badan Musyawarah
C. Badan Anggaran
D. Sekretariat Jenderal
E. Badan Urusan Rumah Tangga
Jawaban: B
Badan Musyawarah (Bamus) bertugas menetapkan agenda rapat DPR, waktu persidangan, dan jadwal acara rapat.
Soal 16
Rapat DPR yang dihadiri oleh seluruh anggota DPR dan dipimpin oleh Pimpinan DPR merupakan jenis rapat...
A. Rapat Dengar Pendapat
B. Rapat Fraksi
C. Rapat Paripurna
D. Rapat Gabungan Komisi
E. Rapat Komisi
Jawaban: C
Rapat Paripurna merupakan forum tertinggi dalam melaksanakan wewenang dan tugas DPR yang dihadiri seluruh anggota.
Soal 17
Laporan tertulis yang memuat secara lengkap seluruh pembicaraan dalam rapat, termasuk interupsi dan keterangan resmi, disebut...
A. Notula Rapat
B. Laporan Singkat
C. Berita Acara
D. Catatan Rapat
E. Risalah
Jawaban: E
Risalah adalah laporan tertulis rapat yang memuat seluruh jalannya pembicaraan secara lengkap/verbatim (kata demi kata).
Soal 18
Manakah penulisan kata depan dan awalan yang benar menurut PUEBI?
A. Dikerjakan di-kantor
B. Dikerjakan dikantor
C. Di kerjakan di kantor
D. Di-kerjakan di-kantor
E. Dikerjakan di kantor
Jawaban: E
Awalan 'di-' ditulis serangkai dengan kata dasarnya (dikerjakan), sedangkan kata depan 'di' yang menunjukkan tempat ditulis terpisah (di kantor).
Soal 19
Pejabat fungsional Perisalah Legislatif yang bekerja di Sekretariat Jenderal DPD RI berkonsultasi mengenai pengembangan profesinya kepada...
A. Menteri PAN-RB
B. Gubernur setempat
C. Setjen DPR RI selaku Instansi Pembina
D. Kepala BKN
E. Ketua DPD RI
Jawaban: C
Meskipun bekerja di DPD RI (instansi pengguna), pengembangan profesi dan pedoman teknis tetap mengacu pada Setjen DPR RI sebagai instansi pembina.
Soal 20
Sekretariat DPRD Provinsi dalam manajemen kepegawaian Perisalah Legislatif bertindak sebagai...
A. Pengawas Eksternal
B. Instansi Pengguna
C. Instansi Pembina
D. Lembaga Diklat
E. Pusat Sertifikasi
Jawaban: B
Sekretariat DPRD (baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota) dikategorikan sebagai instansi pengguna yang mempekerjakan pejabat fungsional tersebut.
Soal 21 Premium
Sejarah ketatanegaraan Indonesia mencatat adanya periode berlakunya UUDS 1950. Bentuk negara Indonesia pada saat berlakunya UUDS 1950 adalah...
Berdasarkan Pasal 11 UUD 1945, Presiden dengan persetujuan DPR menyatakan perang, membuat perdamaian, dan perjanjian dengan negara lain. Hal ini menunjukkan fungsi DPR dalam hal...
Prinsip dalam pembentukan peraturan perundang-undangan yang menyatakan bahwa undang-undang yang khusus mengesampingkan undang-undang yang umum disebut...
Dalam struktur organisasi Sekretariat Jenderal DPR RI, unit kerja yang secara spesifik menangani pembinaan teknis substansi risalah bagi jabatan fungsional perisalah adalah...
Program Legislasi Nasional (Prolegnas) merupakan instrumen perencanaan program pembentukan undang-undang yang disusun secara terencana dan terpadu untuk jangka waktu...
A. 5 tahun (jangka menengah) dan 1 tahun (prioritas tahunan)
Tips Lulus SKB CPNS Perisalah Legislatif Ahli Pertama
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Perisalah Legislatif Ahli Pertama semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Perisalah Legislatif Ahli Pertama, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Perisalah Legislatif Ahli Pertama
SKB CPNS Perisalah Legislatif Ahli Pertama adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Perisalah Legislatif Ahli Pertama meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Perisalah Legislatif Ahli Pertama, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Perisalah Legislatif Ahli Pertama tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Perisalah Legislatif Ahli Pertama tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.