SKB CPNS Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Pertama 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Pertama, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Pertama, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Pertama

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Pertama berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Kebijakan/Peraturan Perundang-undangan terkait Infrastruktur Jalan dan Jembatan
  • Teori - teori pada bidang keilmuan yang terkait pengelolaan dan pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan
  • Perencanaan Teknis Jalan, Jembatan dan Terowongan
  • Pelaksanaan Konstruksi Jalan
  • Pelaksanaan Konstruksi Jembatan dan Terowongan
  • Preservasi Jalan, Jembatan dan Terowongan
  • Lingkungan dan Keselamatan Jalan
  • Pengadaan Lahan dan Dampak Sosial
  • Pendanaan Jalan, Jembatan dan Terowongan
  • Pengoperasian Lalu Lintas
  • Bahan Uji Mutu

Simulasi Tryout SKB CPNS Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Pertama

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Pertama, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Pertama. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Pertama

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Pertama.

Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, wewenang penyelenggaraan jalan umum dibagi menjadi beberapa tingkatan. Siapakah yang memiliki wewenang dalam penyelenggaraan jalan nasional?
A. Pemerintah Daerah Provinsi
B. Pemerintah Pusat
C. Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota
D. Badan Pengatur Jalan Tol
E. Kementerian Perhubungan
Jawaban: B
Menurut UU No. 2 Tahun 2022 tentang Jalan, wewenang penyelenggaraan jalan nasional berada pada Pemerintah Pusat, yang dalam pelaksanaannya diselenggarakan oleh kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang jalan (Kementerian PUPR).
Soal 2
Ruang jalan dibagi menjadi tiga bagian utama. Ruang yang meliputi ruang manfaat jalan dan sejalur tanah tertentu di luar ruang manfaat jalan yang diperuntukkan bagi ruang bebas jalan, pelebaran jalan, dan penambahan jalur lalu lintas di masa datang disebut...
A. Ruang Sempadan Jalan
B. Ruang Bebas Jalan
C. Ruang Manfaat Jalan (Rumaja)
D. Ruang Milik Jalan (Rumija)
E. Ruang Pengawasan Jalan (Ruwasja)
Jawaban: D
Berdasarkan PP No. 34 Tahun 2006 tentang Jalan, Ruang Milik Jalan (Rumija) adalah sejalur tanah tertentu di luar ruang manfaat jalan yang dibatasi dengan tanda batas rumija yang diperuntukkan bagi ruang bebas, pelebaran jalan, dan penambahan jalur lalu lintas di masa datang.
Soal 3
Dalam teori mekanika tanah yang relevan untuk perencanaan pondasi infrastruktur jalan, parameter kuat geser tanah ditentukan oleh dua komponen utama yang dikemukakan dalam kriteria keruntuhan Mohr-Coulomb, yaitu...
A. Berat isi tanah dan angka pori
B. Indeks plastisitas dan batas susut
C. Modulus elastisitas dan angka Poisson
D. Kohesi dan sudut geser dalam
E. Kadar air dan batas cair
Jawaban: D
Menurut teori keruntuhan Mohr-Coulomb, kuat geser tanah (shear strength) dipengaruhi oleh dua parameter utama, yaitu kohesi (c) dan sudut geser dalam (phi). Persamaannya adalah τ = c + σ tan(phi).
Soal 4
Jarak yang diperlukan oleh pengemudi untuk menghentikan kendaraannya dengan aman setelah melihat adanya rintangan di depannya pada perencanaan geometrik jalan disebut...
A. Jarak Pandang Bebas (JPB)
B. Jarak Pandang Henti (JPH)
C. Jarak Pandang Menyiap (JPM)
D. Jarak Pandang Rintangan (JPR)
E. Jarak Pandang Persimpangan (JPP)
Jawaban: B
Jarak Pandang Henti (JPH) adalah jarak minimum yang dibutuhkan oleh setiap pengemudi untuk menghentikan kendaraannya dengan aman setelah melihat adanya rintangan pada jalur jalannya, berdasarkan pedoman Perencanaan Geometrik Jalan.
Soal 5
Pada pelaksanaan konstruksi perkerasan lentur (flexible pavement), lapisan aspal cair yang disemprotkan di atas permukaan lapis pondasi agregat kelas A (base course) yang belum beraspal bertujuan untuk menutup pori dan memberikan ikatan disebut...
A. Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC)
B. Tack Coat (Lapis Perekat)
C. Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC)
D. Seal Coat (Lapis Penutup)
E. Prime Coat (Lapis Resap Pengikat)
Jawaban: E
Prime Coat (Lapis Resap Pengikat) disemprotkan pada permukaan yang belum beraspal (misal: Lapis Pondasi Agregat) agar aspal meresap ke dalam pori, kedap air, dan mengikat lapisan agregat dengan lapisan aspal di atasnya.
Soal 6
Metode pelaksanaan konstruksi jembatan bentang panjang sering menggunakan elemen beton pracetak yang dirakit bersegmen. Metode perakitan segmen yang dilakukan secara seimbang dari pilar menuju tengah bentang disebut...
A. Falsework Method
B. Precast Half Slab Method
C. Balanced Cantilever Method
D. Cable Stayed Method
E. Incremental Launching Method
Jawaban: C
Balanced Cantilever Method adalah metode konstruksi jembatan dimana segmen-segmen girder dicetak atau dipasang secara bertahap dan seimbang (kantilever) dari pilar utama ke arah kedua sisi secara bersamaan.
Soal 7
Penanganan kerusakan jalan berupa lubang (pothole) kecil pada perkerasan lentur umumnya dilakukan dengan metode penambalan. Tindakan ini merupakan bagian dari kegiatan...
A. Rekonstruksi Jalan
B. Pelebaran Jalan
C. Pemeliharaan Rutin
D. Pemeliharaan Berkala
E. Rehabilitasi Jalan
Jawaban: C
Pemeliharaan rutin jalan adalah kegiatan merawat serta memperbaiki kerusakan-kerusakan yang sifatnya lokal atau ringan, seperti penambalan lubang (patching), perbaikan tepi perkerasan, dan pembersihan drainase, yang dilakukan sepanjang tahun.
Soal 8
Suatu pemeriksaan formal dan independen terhadap suatu ruas jalan, baik yang masih dalam tahap desain maupun yang sudah beroperasi, untuk mengidentifikasi potensi bahaya keselamatan lalu lintas disebut...
A. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)
B. Manajemen Rekayasa Lalu Lintas
C. Inspeksi Keselamatan Jalan
D. Audit Keselamatan Jalan (AKJ)
E. Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN)
Jawaban: D
Audit Keselamatan Jalan (AKJ) adalah suatu pemeriksaan formal, komprehensif, dan independen pada tahapan perencanaan, desain, konstruksi, maupun operasional jalan untuk mengidentifikasi potensi masalah keselamatan lalu lintas.
Soal 9
Berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum, tahapan penyelenggaraan pengadaan tanah terdiri atas empat tahap yang berurutan, yaitu...
A. Perencanaan, Persiapan, Pelaksanaan, Penyerahan Hasil
B. Konsultasi, Perencanaan, Penilaian, Pembayaran
C. Sosialisasi, Perencanaan, Eksekusi, Penyerahan Hasil
D. Perencanaan, Pelaksanaan, Pembayaran, Penyerahan
E. Persiapan, Perencanaan, Pelaksanaan, Pengawasan
Jawaban: A
Pasal 13 UU No. 2 Tahun 2012 menyatakan bahwa pengadaan tanah untuk kepentingan umum diselenggarakan melalui 4 tahapan: Perencanaan, Persiapan, Pelaksanaan, dan Penyerahan Hasil.
Soal 10
Dalam pendanaan infrastruktur melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), terdapat mekanisme pengembalian investasi berupa pembayaran berkala oleh pemerintah kepada Badan Usaha atas tersedianya layanan infrastruktur sesuai spesifikasi. Skema ini dikenal dengan...
A. Project Development Facility (PDF)
B. Availability Payment (AP)
C. Viability Gap Fund (VGF)
D. User Charge
E. Corporate Social Responsibility (CSR)
Jawaban: B
Availability Payment (Pembayaran Ketersediaan Layanan) adalah mekanisme pembayaran berkala oleh Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah kepada Badan Usaha Pelaksana atas tersedianya layanan infrastruktur yang sesuai dengan kualitas atau kriteria dalam perjanjian KPBU.
Soal 11
Dalam pengoperasian lalu lintas dan perencanaan jalan, kinerja suatu ruas jalan salah satunya dinilai dari perbandingan antara volume lalu lintas dengan kapasitas jalan. Parameter ini disebut...
A. Level of Service (LoS)
B. Passenger Car Equivalent (PCE)
C. Degree of Saturation (Derajat Kejenuhan)
D. Free Flow Speed
E. Volume to Demand Ratio
Jawaban: C
Degree of Saturation (Derajat Kejenuhan) atau rasio V/C adalah rasio antara volume arus lalu lintas terhadap kapasitas ruas jalan tersebut pada waktu tertentu, yang menjadi parameter penentu kinerja jalan menurut MKJI/PKJI.
Soal 12
Pengujian abrasi untuk mengetahui tingkat ketahanan agregat kasar terhadap keausan mekanis (tumbukan dan gesekan) dalam bahan uji perkerasan jalan umumnya menggunakan mesin uji...
A. Sand Cone Test
B. Los Angeles Test
C. Marshall Test
D. Dynamic Cone Penetrometer (DCP) Test
E. California Bearing Ratio (CBR) Test
Jawaban: B
Pengujian abrasi menggunakan Mesin Los Angeles (SNI 2417:2008) berfungsi untuk mengetahui tingkat keausan agregat kasar akibat proses mekanis, yang merupakan indikator keuletan bahan material perkerasan jalan.
Soal 13
Dalam perencanaan alinyemen horizontal jalan, bagian peralihan antara bagian jalan lurus ke bagian jalan berbentuk lingkaran penuh yang dirancang agar gaya sentrifugal bekerja secara bertahap disebut...
A. Jari-jari tikungan
B. Daerah bebas samping
C. Superelevasi
D. Pelebaran tikungan
E. Lengkung peralihan (Transition Curve)
Jawaban: E
Lengkung peralihan (Transition Curve / Spiral) adalah lengkung yang disisipkan antara bagian jalan lurus dan lengkung lingkaran (circle) penuh untuk memberikan ruang bagi gaya sentrifugal agar berubah secara berangsur-angsur.
Soal 14
Pada pelaksanaan pekerjaan erection girder (pemasangan balok jembatan) di atas sungai yang lebar, jika akses crane dari bawah tidak memungkinkan, alat bantu khusus peluncur balok yang sering digunakan adalah...
A. Motor Grader
B. Launcher Gantry
C. Excavator
D. Bored Pile Machine
E. Tandem Roller
Jawaban: B
Launcher Gantry atau girder launcher adalah struktur rangka baja khusus yang digunakan untuk mengangkat dan meluncurkan balok girder (precast) ke atas pilar/abutment jembatan tanpa membutuhkan penyangga dari bawah (sungai/lembah).
Soal 15
Pekerjaan pelapisan ulang (overlay) dengan aspal pada permukaan jalan yang telah menurun tingkat layanannya tanpa adanya perubahan geometrik utama merupakan bentuk dari kegiatan...
A. Relokasi Jalan
B. Rehabilitasi / Pemeliharaan Berkala
C. Pemeliharaan Rutin
D. Pembangunan Jalan Baru
E. Peningkatan Kapasitas Geometrik
Jawaban: B
Pelapisan ulang (overlay) diklasifikasikan sebagai pemeliharaan berkala atau rehabilitasi karena bertujuan mengembalikan nilai kondisi kemantapan struktural dan fungsional perkerasan jalan tanpa melakukan rekonstruksi total dari tanah dasar.
Soal 16
Dalam teori hidrologi untuk perencanaan saluran samping jalan, waktu yang diperlukan oleh air limpasan permukaan dari titik terjauh di daerah tangkapan (catchment area) hingga mencapai titik kontrol penampang drainase disebut...
A. Debit Puncak (Peak Discharge)
B. Intensitas Curah Hujan
C. Waktu Konsentrasi (Time of Concentration)
D. Koefisien Pengaliran (Runoff Coefficient)
E. Periode Ulang (Return Period)
Jawaban: C
Waktu Konsentrasi (Time of concentration / Tc) adalah waktu tempuh yang dibutuhkan air untuk mengalir dari titik terjauh pada daerah aliran menuju ke titik kontrol / outlet saluran yang ditinjau.
Soal 17
Dalam regulasi perlindungan lingkungan hidup, pembangunan infrastruktur berskala besar seperti Jalan Tol yang dipastikan memberikan dampak penting terhadap lingkungan hidup wajib menyusun...
A. Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL)
B. Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)
C. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL)
D. Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL)
E. Audit Keselamatan Jalan
Jawaban: C
AMDAL wajib disusun untuk usaha dan/atau kegiatan yang memiliki dampak penting terhadap lingkungan hidup, termasuk proyek berskala besar seperti pembangunan jalan tol baru, sesuai UU Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Soal 18
Menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Jalan, untuk menjamin ketersediaan dana pemeliharaan agar kemantapan jalan selalu terjaga, pemerintah dimungkinkan membentuk instrumen pendanaan khusus yang disebut...
A. Dana Preservasi Jalan
B. Dana Alokasi Khusus (DAK) Infrastruktur
C. Sovereign Wealth Fund
D. Dana Bagi Hasil Cukai
E. Bantuan Keuangan Provinsi
Jawaban: A
UU No. 2 Tahun 2022 Pasal 81A mengatur tentang Dana Preservasi Jalan, yaitu dana yang dihimpun, dikelola, dan disalurkan secara khusus untuk kegiatan preservasi jalan agar kemantapan jalan nasional dapat dipertahankan secara berkelanjutan.
Soal 19
Dalam manajemen lalu lintas berdasarkan PP No. 34 Tahun 2006 tentang Jalan, jalan arteri primer dirancang berdasarkan kecepatan rencana paling rendah adalah...
A. 40 km/jam
B. 80 km/jam
C. 100 km/jam
D. 60 km/jam
E. 50 km/jam
Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 12 PP No. 34 Tahun 2006, jalan arteri primer didesain berdasarkan kecepatan rencana paling rendah 60 (enam puluh) kilometer per jam dengan lebar badan jalan paling sedikit 11 meter.
Soal 20
Dalam pembuatan campuran aspal panas (Hot Mix Asphalt), pengujian utama di laboratorium untuk menentukan Stabilitas dan Kelelehan (Flow) campuran dilakukan melalui...
A. Uji Penetrasi Aspal
B. Uji Titik Lembek (Softening Point)
C. Uji Marshall
D. Uji Viskositas Kinematik
E. Uji Daktilitas
Jawaban: C
Uji Marshall digunakan secara luas dalam desain campuran aspal panas untuk mengevaluasi stabilitas (kemampuan menerima beban) dan flow (kelelehan atau deformasi plastis) dari briket campuran aspal dan agregat.
Soal 21 Premium
Penanganan tebing di sisi jalan untuk mencegah longsor sering kali memanfaatkan perkuatan tanah menggunakan besi/baja penjangkar yang dimasukkan ke dalam lereng kemudian diinjeksi semen (grouting). Metode konstruksi ini disebut...
A. Retaining Wall Konvensional
B. Bored Pile Retaining System
C. Soil Nailing
D. Bronjong (Gabion)
E. Geotextile Wall
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 22 Premium
Perencanaan tebal perkerasan jalan lentur di Indonesia (contohnya berdasarkan Manual Desain Perkerasan) mempertimbangkan akumulasi beban lalu lintas rencana. Beban Standar Gandar (Standard Axle Load) yang digunakan sebagai ekuivalensi beban adalah gandar tunggal roda ganda sebesar...
A. 10 ton
B. 5,4 ton
C. 8,16 ton
D. 6,5 ton
E. 7,2 ton
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 23 Premium
Nilai kemiringan melintang pada tikungan jalan yang bertujuan untuk mengimbangi gaya sentrifugal yang dialami kendaraan disebut...
A. Camber
B. Superelevasi
C. Climbing lane
D. Kelandaian memanjang
E. Cross fall
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 24 Premium
Tahapan pemadatan campuran aspal panas (Hot Mix Asphalt) di lapangan terdiri dari tiga fase utama: breakdown rolling, intermediate rolling, dan finish rolling. Alat berat yang umumnya disyaratkan untuk fase intermediate rolling adalah...
A. Three Wheel Roller
B. Tandem Roller
C. Pneumatic Tire Roller (PTR)
D. Vibratory Roller
E. Motor Grader
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 25 Premium
Komponen jembatan yang terbuat dari bahan karet sintetis berlapis pelat baja, ditempatkan di antara gelagar (girder) dan kepala jembatan (abutment/pier), yang berfungsi untuk meneruskan beban serta mengakomodasi pergerakan dan rotasi struktur disebut...
A. Shear Connector
B. Expansion Joint
C. Base Plate
D. Elastomeric Bearing Pad
E. Diaphragm
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 26 Premium
Dalam konstruksi terowongan modern, metode penggalian yang memanfaatkan kapasitas dukung intrinsik (tegangan in-situ) dari massa batuan di sekeliling terowongan dengan memberikan penyangga fleksibel (seperti shotcrete dan rockbolt) dikenal sebagai...
A. New Austrian Tunneling Method (NATM)
B. Immersed Tube Method
C. Pipe Roofing Method
D. Tunnel Boring Machine (TBM) Method
E. Cut and Cover Method
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 27 Premium
Parameter numerik skala 0 hingga 100 yang banyak digunakan dalam manajemen preservasi jalan untuk mengindikasikan kondisi kerusakan struktural dan fungsional permukaan perkerasan secara visual adalah...
A. California Bearing Ratio (CBR)
B. International Roughness Index (IRI)
C. Structural Number (SN)
D. Equivalent Single Axle Load (ESAL)
E. Pavement Condition Index (PCI)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 28 Premium
Pemasangan pita penggaduh (rumble strips) melintang pada permukaan jalan mendekati persimpangan atau perlintasan kereta api bertujuan untuk...
A. Meningkatkan daya cengkeram ban saat hujan
B. Sebagai batas wilayah administrasi jalan
C. Mengarahkan aliran air permukaan agar tidak menggenang
D. Menyebabkan getaran dan suara mekanik untuk menyadarkan pengemudi agar mengurangi kecepatan
E. Menambah nilai estetika jalan secara visual
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 29 Premium
Berdasarkan Pasal 36 UU Nomor 2 Tahun 2012, pemberian ganti kerugian atas objek pengadaan tanah dapat diberikan dalam berbagai bentuk. Berikut ini yang BUKAN merupakan opsi bentuk ganti kerugian menurut UU tersebut adalah...
A. Permukiman kembali (Relokasi)
B. Gelar kehormatan
C. Kepemilikan saham
D. Uang tunai
E. Tanah pengganti
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 30 Premium
Dalam pendanaan proyek KPBU Jalan Tol, apabila suatu proyek memiliki nilai kelayakan ekonomi yang tinggi (bermanfaat bagi publik) namun kelayakan finansialnya marginal bagi pihak swasta, maka Pemerintah dapat memberikan dukungan kelayakan berupa kontribusi dana tunai pembangunan sebagian konstruksi yang disebut...
A. Foreign Direct Investment
B. Viability Gap Fund (VGF)
C. Availability Payment
D. Project Development Fund
E. Sovereign Guarantee
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 31 Premium
Dalam perhitungan kapasitas dan volume lalu lintas sesuai Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) atau Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI), berbagai jenis kendaraan dikonversi menjadi satu nilai standar agar dapat dijumlahkan. Satuan konversi tersebut disebut...
A. Ekuivalen Gandar Standar
B. Faktor Koreksi Kapasitas
C. Kecepatan Arus Bebas
D. Tingkat Pelayanan (Level of Service)
E. Satuan Mobil Penumpang (SMP)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 32 Premium
Dalam tahap evaluasi mutu tanah dasar (subgrade) pada pembangunan jalan baru, uji geoteknik yang dilakukan dengan menusukkan piston silinder standar ke dalam sampel tanah untuk mengetahui nilai perbandingan beban penetrasinya terhadap batu pecah standar adalah...
A. Uji Konsolidasi
B. Uji Triaxial
C. Uji Direct Shear
D. Uji CBR (California Bearing Ratio)
E. Uji Pemadatan Proctor
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 33 Premium
Menurut Undang-Undang, Jalan Tol dikategorikan sebagai jalan umum yang merupakan bagian dari sistem jaringan jalan dan sebagai jalan nasional. Syarat teknis paling utama yang membedakan jalan tol (jalan bebas hambatan) dengan jalan arteri primer biasa adalah...
A. Dibiayai murni dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa
B. Jalan tol tidak memiliki persilangan sebidang dan dilengkapi pagar rumija
C. Terdapat lampu lalu lintas di setiap simpang besar
D. Dapat diakses melalui setiap properti pribadi di sepanjang jalan
E. Diperuntukkan untuk kendaraan roda dua dan roda empat
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 34 Premium
Teori klasik yang menjelaskan model distribusi atau penyebaran tegangan (stress distribution) di dalam massa tanah yang homogen, isotropis, dan elastis akibat beban titik di permukaan (misalnya beban roda), adalah...
A. Teori Coulomb
B. Teori Terzaghi
C. Teori Boussinesq
D. Teori Rankine
E. Teori Prandtl
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 35 Premium
Kelandaian memanjang (grade) maksimum suatu ruas jalan dibatasi dalam Perencanaan Teknis Jalan. Alasan utama pembatasan kelandaian vertikal, terutama pada jalan di pegunungan, adalah untuk...
A. Memastikan truk berat mampu mendaki dengan kecepatan minimum yang aman dan turun tanpa rem blong
B. Mengurangi biaya pengadaan tanah lereng
C. Memperpanjang jarak rute agar lebih banyak akses
D. Mencegah aspal mencair akibat panas bumi
E. Meningkatkan nilai keindahan lingkungan sekitar
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 36 Premium
Dalam pengecoran jalan beton (rigid pavement) atau struktur jembatan, uji slump (Slump Test) dilakukan segera setelah beton segar (fresh concrete) tiba di lapangan. Uji ini pada dasarnya bertujuan untuk mengetahui parameter...
A. Kadar udara dalam beton
B. Waktu ikat awal (Initial Setting Time)
C. Kerapatan massa (Density)
D. Workability (kemudahan pengerjaan / kelecakan)
E. Kuat tekan rencana beton
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 37 Premium
Struktur pembantu sementara dalam konstruksi jembatan beton cast-in-place yang berfungsi menyokong beban cetakan beton (bekisting) serta beton cair hingga beton mencapai kekuatan yang cukup untuk menyokong beratnya sendiri disebut...
A. Abutment
B. Slab
C. Box Girder
D. Pier Head
E. Perancah (Falsework / Scaffolding)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 38 Premium
Kerusakan struktural pada perkerasan lentur yang ditandai dengan retak yang saling berhubungan membentuk poligon-poligon kecil yang menyerupai kulit buaya (Alligator Cracking) umumnya mengindikasikan masalah...
A. Pengecatan marka jalan yang bereaksi kimia dengan aspal
B. Campuran aspal terlalu kaya (excessive asphalt content)
C. Suhu aspal terlalu tinggi saat pencampuran di AMP
D. Oksidasi aspal di permukaan saja akibat paparan matahari berlebih
E. Kelelahan (fatigue) pada lapis permukaan atau pondasi akibat beban berulang yang melampaui daya dukungnya
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 39 Premium
Dokumen lingkungan sangat esensial pada masa prakonstruksi. Dalam dokumen AMDAL, selain dokumen ANDAL (Analisis Dampak Lingkungan), harus dilampirkan juga dokumen RKL dan RPL. Kepanjangan RKL adalah...
A. Rincian Konstruksi Lanjutan
B. Rencana Keamanan Lingkungan
C. Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup
D. Rencana Kinerja Lingkungan
E. Rekomendasi Keselamatan Lalu-lintas
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 40 Premium
Dalam tahapan pelaksanaan pengadaan tanah untuk kepentingan umum (seperti jalan tol), pihak yang secara hukum memiliki kewenangan profesional untuk menghitung dan menetapkan besaran nilai ganti kerugian atas tanah milik masyarakat adalah...
A. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
B. Penilai Pertanahan (Appraisal Independen)
C. Badan Pertanahan Nasional (BPN)
D. Kontraktor Pelaksana Proyek
E. Gubernur atau Bupati
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 41 Premium
Pembangunan jalan tol dimungkinkan dengan skema pendanaan yang mengandalkan prinsip pengembalian biaya investasi dari pengguna jalan secara langsung. Prinsip pendanaan tersebut dikenal sebagai...
A. Tax Increment Financing
B. User Pay Principle
C. Cross Subsidy
D. Social Cost Benefit
E. Non-revenue Water
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 42 Premium
Ukuran kualitatif yang mencerminkan persepsi pengemudi tentang kualitas arus lalu lintas (seperti kebebasan bermanuver, kecepatan, dan kenyamanan) disebut Tingkat Pelayanan (Level of Service/LoS). Jika V/C ratio mendekati atau melampaui 1,0 yang berarti terjadi kemacetan parah dan arus tertahan, maka jalan berada pada LoS tingkat...
A. LoS C
B. LoS F
C. LoS B
D. LoS D
E. LoS A
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 43 Premium
Spesifikasi aspal keras (asphalt cement) yang paling umum digunakan di Indonesia sebagai bahan pengikat perkerasan lentur biasanya diklasifikasikan berdasarkan nilai penetrasinya. Uji penetrasi aspal dilakukan pada suhu standar sebesar...
A. 25 Derajat Celcius
B. 160 Derajat Celcius
C. 100 Derajat Celcius
D. 60 Derajat Celcius
E. 135 Derajat Celcius
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 44 Premium
Dalam konstruksi terowongan menembus batuan keras yang sangat panjang, metode konvensional (drill and blast) sering digantikan dengan metode pengeboran menggunakan mesin mekanis raksasa berbentuk silinder berputar karena lebih cepat dan aman. Alat tersebut disebut...
A. Shield Tunneler
B. Pneumatic Breaker
C. Tunnel Boring Machine (TBM)
D. Jumbo Drill
E. Roadheader
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 45 Premium
Syarat kepadatan lapangan untuk Lapis Pondasi Agregat (LPA) Kelas A pada pelaksanaan konstruksi jalan harus memenuhi persentase tertentu terhadap Kepadatan Kering Maksimum (Maximum Dry Density/MDD) hasil pengujian laboratorium. Nilai yang disyaratkan umumnya minimal...
A. 75%
B. 110%
C. 90%
D. 100%
E. 80%
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 46 Premium
Suatu jembatan gantung (suspension bridge) telah mengalami keausan signifikan pada sambungan siar muainya (expansion joint) dan memerlukan penggantian secara menyeluruh namun struktur utama masih kokoh. Pekerjaan penggantian sambungan jembatan ini diklasifikasikan sebagai...
A. Pemeliharaan Rutin
B. Pembangunan Baru
C. Inspeksi Visual Jembatan
D. Pemeliharaan Berkala / Rehabilitasi
E. Pembersihan Area
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 47 Premium
Fasilitas pelengkap jalan yang dipasang di bahu jalan, berupa pagar dari baja bergelombang (corrugated steel) untuk menahan dan mengarahkan kendaraan yang kehilangan kendali agar tidak terperosok ke jurang adalah...
A. Guardrail
B. Delineator
C. Kerb
D. Impact Attenuator
E. Guide Post
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 48 Premium
Dalam standar spesifikasi aspal, Berat Jenis (Specific Gravity) aspal keras merupakan informasi yang mutlak diperlukan dalam tahap mix design perkerasan aspal, terutama untuk menghitung...
A. Suhu maksimum pembakaran aspal
B. Analisis volume dan rongga (VIM, VMA, VFA) pada campuran padat
C. Titik leleh aspal cair
D. Kekuatan tarik beton aspal
E. Biaya transportasi truk aspal
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 49 Premium
Parameter penting dari lapis tanah dasar (subgrade) dalam teori perencanaan perkerasan lentur modern (metode analitis-mekanistik) yang menggambarkan kekakuan (stiffness) tanah saat menerima pembebanan dinamis lalu lintas berulang tanpa mengalami keruntuhan (hanya regangan elastis) disebut...
A. Modulus Subgrade Reaction (k)
B. Plasticity Index (PI)
C. Sudut Geser Dalam
D. Modulus Resilien (Mr)
E. Angka Poisson (Poisson's Ratio)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 50 Premium
Menurut PP No. 34 Tahun 2006, Ruang Pengawasan Jalan (Ruwasja) yang berada di luar Ruang Milik Jalan memiliki fungsi utama untuk memastikan bahwa...
A. Pandangan bebas pengemudi tidak terhalang oleh bangunan dan konstruksi jalan tidak terganggu
B. Hanya pihak tol yang boleh menggunakan lahan di luar pagar
C. Semua tanaman di sekitarnya harus ditebang
D. Penduduk bebas berjualan di atas drainase
E. Kendaraan dapat parkir secara permanen di tepi jalan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Pertama

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Pertama semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Pertama, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Pertama

SKB CPNS Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Pertama adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Pertama meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Pertama, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Pertama tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Pertama tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.