SKB CPNS Nakhoda Kapal Kelas III 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap
Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Nakhoda Kapal Kelas III, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Nakhoda Kapal Kelas III, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Nakhoda Kapal Kelas III
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Nakhoda Kapal Kelas III berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Matematika Terapan
Fisika Terapan
Teknologi Informatika
Ilmu Pelayaran Datar
Ilmu Pelayaran Astronomi
Sistem Navigasi Elektronik
Kompas dan Sistem Kemudi
Meteorologi
Peraturan Pencegahan Tubrukan di Laut
Dinas Jaga
Prosedur Darurat dan SAR
Isyarat Visual
Olah Gerak Kapal
Penanganan dan Pengaturan Muatan
Kepedulian Lingkungan dan Pencegahan Polusi
Konstruksi dan Stabilitas Kapal
Pemadaman Kebakaran di Kapal
Teknik Penyelamatan diri
Pertolongan Pertama pada Kecelakaan
Regulasi Pelayaran
Kepemimpinan dan Kerja sama tim
Simulasi Tryout SKB CPNS Nakhoda Kapal Kelas III
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Nakhoda Kapal Kelas III, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Nakhoda Kapal Kelas III.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Nakhoda Kapal Kelas III
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Nakhoda Kapal Kelas III.
Soal 1
Dalam Aturan 15 P2TL (COLREG), ketika dua buah kapal tenaga sedang bertemu pada arah yang menyilang sehingga mengakibatkan bahaya tubrukan, tindakan apa yang harus diambil oleh kapal yang melihat kapal lain di sisi lambung kanannya?
A. Tetap mempertahankan haluan dan kecepatan.
B. Memberikan isyarat bunyi satu tiupan pendek dan tetap pada jalurnya.
C. Mengubah haluan ke kiri dengan segera.
D. Menyimpang untuk menjauhi kapal lain tersebut dan dilarang memotong di depan kapal lain.
E. Menambah kecepatan agar dapat melewati kapal lain lebih cepat.
Jawaban: D
Sesuai Aturan 15 P2TL (Situasi Menyilang), kapal yang memiliki kapal lain di sisi kanannya wajib menyimpang dan jika keadaan mengizinkan, menghindari memotong di depan kapal lain tersebut.
Soal 2
Berapakah jarak minimum yang aman untuk pembuangan limbah sisa makanan yang sudah dihancurkan (comminuted) ke laut di luar area khusus menurut MARPOL Annex V?
A. 3 mil laut dari daratan terdekat.
B. 12 mil laut dari daratan terdekat.
C. Tidak boleh dibuang sama sekali.
D. 50 mil laut dari daratan terdekat.
E. 25 mil laut dari daratan terdekat.
Jawaban: A
Menurut Regulasi 4 MARPOL Annex V, sisa makanan yang telah dihancurkan atau digiling (melewati saringan tidak lebih dari 25mm) boleh dibuang pada jarak minimal 3 mil laut dari daratan terdekat.
Soal 3
Koreksi pada sextant yang disebabkan oleh ketidaksejajaran antara cermin besar (index glass) dengan bidang sextant disebut...
A. Kesalahan Kolimasi (Collimation Error).
B. Indeks Error.
C. Koreksi Penundaman (Dip).
D. Kesalahan Pertegakan (Perpendicularity Error).
E. Kesalahan Samping (Side Error).
Jawaban: D
Perpendicularity error terjadi jika cermin besar tidak tegak lurus terhadap bidang sextant. Ini adalah salah satu kesalahan yang dapat disesuaikan oleh navigator.
Soal 4
Seorang Nakhoda harus memastikan bahwa stabilitas kapal tetap positif. Apa yang terjadi pada stabilitas kapal jika titik berat (G) berada di atas titik metasentris (M)?
A. Kapal dalam kondisi stabil netral.
B. Kapal memiliki stabilitas negatif dan berisiko terbalik (capsizing).
C. Kapal akan kembali tegak dengan cepat setelah miring.
D. Lengan penegak (GZ) akan bertambah besar.
E. Kapal memiliki stabilitas positif yang sangat kuat.
Jawaban: B
Jika G di atas M, maka tinggi metasentris (GM) bernilai negatif. Hal ini menyebabkan kapal tidak memiliki momen penegak dan justru akan terus miring hingga terbalik.
Soal 5
Dalam sistem ECDIS, kategori tampilan informasi yang wajib ada dan tidak dapat dihilangkan dari layar disebut...
A. All Other Information Display.
B. Standard Display.
C. Safety Contour Display.
D. Full Information Display.
E. Base Display.
Jawaban: E
Display Base adalah tingkat informasi minimum yang harus selalu ditampilkan pada ECDIS menurut standar IMO, mencakup garis pantai, bahaya navigasi, dan rambu tetap.
Soal 6
Pada radar, fitur yang berfungsi untuk membantu dalam memperkirakan apakah sebuah target akan mengakibatkan tubrukan dengan melakukan simulasi perubahan haluan/kecepatan sendiri adalah...
A. Echo Stretch.
B. Parallel Indexing.
C. Trial Manoeuvre.
D. Sea Clutter.
E. Guard Zone.
Jawaban: C
Trial Manoeuvre pada ARPA/Radar digunakan oleh perwira navigasi untuk mensimulasikan tindakan penghindaran sebelum benar-benar melakukan perubahan haluan atau kecepatan.
Soal 7
Efek samping dari putaran baling-baling tunggal arah kanan (right-handed propeller) saat mesin maju yang cenderung mendorong buritan kapal ke arah kanan dan haluan ke kiri disebut...
A. Squat effect.
B. Interaction effect.
C. Transverse thrust (Propeller walk).
D. Bank cushion.
E. Suction effect.
Jawaban: C
Transverse thrust adalah gaya samping yang dihasilkan oleh putaran baling-baling. Untuk propeller arah kanan saat maju, gaya ini cenderung mendorong buritan ke kanan.
Soal 8
Menurut STCW, berapa lamakah periode maksimal seorang personel boleh bertugas tanpa mendapatkan waktu istirahat?
A. 10 jam.
B. 24 jam.
C. 14 jam.
D. 6 jam.
E. 12 jam.
Jawaban: C
Sesuai regulasi STCW 2010 Bagian A-VIII/1, jumlah jam kerja tidak boleh melebihi 14 jam dalam periode 24 jam manapun, atau istirahat minimal 10 jam.
Soal 9
Alat keselamatan yang berfungsi secara otomatis memancarkan sinyal radio identitas dan posisi kapal saat tenggelam melalui satelit adalah...
A. NAVTEX.
B. SART.
C. EPIRB.
D. AIS-SART.
E. VHF DSC.
Jawaban: C
Emergency Position Indicating Radio Beacon (EPIRB) dirancang untuk melepaskan diri secara otomatis (float-free) dan memancarkan sinyal distress pada frekuensi 406 MHz ke satelit COSPAS-SARSAT.
Soal 10
Dalam meteorologi maritim, garis pada peta cuaca yang menghubungkan tempat-tempat dengan tekanan udara yang sama disebut...
A. Isobar.
B. Isogon.
C. Isohyet.
D. Isotherm.
E. Isallobar.
Jawaban: A
Isobar adalah garis-garis yang menghubungkan titik-titik dengan tekanan atmosfer yang sama. Kerapatan antar isobar menunjukkan kekuatan angin di wilayah tersebut.
Soal 11
Garis lintang yang dilalui oleh kapal jika berlayar tepat di sepanjang khatulistiwa adalah...
A. 90° Selatan.
B. 23,5° Utara.
C. 0°.
D. 180° Timur/Barat.
E. 90° Utara.
Jawaban: C
Khatulistiwa atau Ekuator adalah lingkaran besar bumi yang berada pada posisi Lintang 0°.
Soal 12
Metode pemadaman kebakaran dengan cara memisahkan bahan bakar dari sumber api disebut...
A. Starvation.
B. Cooling.
C. Inhibition.
D. Dilution.
E. Smothering.
Jawaban: A
Starvation adalah teknik memadamkan api dengan cara memutus atau menjauhkan suplai bahan bakar (fuel) dari titik api.
Soal 13
Isyarat visual berupa bendera internasional berkombinasi 'N' di atas 'C' berarti...
A. Kapal sedang melakukan latihan menembak.
B. Kapal membutuhkan bantuan medis segera.
C. Kapal dalam bahaya dan memerlukan bantuan segera (Distress).
D. Kapal akan segera berangkat.
E. Kapal sedang dalam karantina.
Jawaban: C
Sesuai International Code of Signals, kombinasi bendera November (N) dan Charlie (C) merupakan isyarat marabahaya visual internasional.
Soal 14
Ruangan di dalam kapal yang berfungsi untuk menampung air sisa pembersihan palka atau air yang masuk ke got disebut...
A. Ballast tank.
B. Coffer dam.
C. Forepeak tank.
D. Deep tank.
E. Bilge well (Sumuran got).
Jawaban: E
Bilge well terletak di bagian paling bawah palka atau kamar mesin untuk mengumpulkan cairan sebelum dipompa keluar melalui sistem filtrasi minyak.
Soal 15
Berdasarkan IAMSAR Manual, pola pencarian yang digunakan jika posisi korban diketahui dengan pasti namun targetnya kecil (seperti orang jatuh ke laut) adalah...
A. Expanding Square Search.
B. Sector Search.
C. Parallel Track Search.
D. Track Line Search.
E. Contour Search.
Jawaban: B
Sector Search (Pola Sektor) sangat efektif untuk area pencarian yang kecil di mana titik referensi (datum) diketahui dengan akurat.
Soal 16
Penanganan muatan berbahaya di atas kapal harus mengikuti ketentuan internasional yang tercantum dalam...
A. IMDG Code.
B. Grain Code.
C. IMSBC Code.
D. ISGOTT.
E. CSS Code.
Jawaban: A
International Maritime Dangerous Goods (IMDG) Code adalah standar internasional untuk pengangkutan barang berbahaya dalam kemasan.
Soal 17
Tindakan pertama P3K yang harus dilakukan pada korban yang terkena sengatan listrik adalah...
A. Menarik korban langsung dengan tangan kosong.
B. Memberikan minum air hangat.
C. Memutus aliran listrik atau menjauhkan korban dengan benda isolator.
D. Melakukan kompres air es.
E. Memberikan bantuan napas segera tanpa memeriksa lokasi.
Jawaban: C
Langkah pertama adalah memastikan keamanan penolong dengan memutus kontak antara korban dan sumber listrik sebelum menyentuh korban.
Soal 18
Dalam manajemen Bridge Resource Management (BRM), apa yang dimaksud dengan 'Situational Awareness'?
A. Kepatuhan penuh terhadap instruksi Nakhoda.
B. Pemahaman yang akurat tentang apa yang terjadi di sekitar kapal saat ini dan apa yang akan terjadi selanjutnya.
C. Keahlian dalam mengoperasikan semua alat navigasi.
D. Kemampuan untuk tetap tenang dalam keadaan darurat.
E. Pengetahuan tentang regulasi pelayaran terbaru.
Jawaban: B
Situational Awareness adalah persepsi terhadap elemen lingkungan, pemahaman maknanya, dan proyeksi statusnya di masa depan demi keselamatan.
Soal 19
Sebuah kapal menempuh jarak 120 mil laut dalam waktu 8 jam. Berapakah kecepatan rata-rata kapal tersebut?
A. 15 knot.
B. 25 knot.
C. 12 knot.
D. 20 knot.
E. 18 knot.
Jawaban: A
Kecepatan = Jarak / Waktu = 120 / 8 = 15 knot.
Soal 20
Dalam teknologi informasi maritim, sistem yang digunakan untuk mendeteksi identitas, posisi, dan haluan kapal lain secara otomatis di sekitar adalah...
A. VDR.
B. SONAR.
C. AIS.
D. GPS.
E. RADAR.
Jawaban: C
AIS (Automatic Identification System) berfungsi mempertukarkan data navigasi secara otomatis antar kapal dan stasiun darat menggunakan frekuensi VHF.
Soal 21 Premium
Dalam perhitungan astronomi pelayaran, sudut jam lokal (LHA) benda angkasa dihitung berdasarkan rumus...
Sesuai konvensi SOLAS, berapa banyak jumlah Lifebuoy (pelampung penolong) minimum yang harus dibawa oleh kapal barang dengan panjang antara 100 meter hingga 150 meter?
Sebuah kapal menggunakan bahan bakar sebanyak 24 ton per hari pada kecepatan 12 knot. Berapa perkiraan konsumsi bahan bakar per hari jika kecepatan dinaikkan menjadi 15 knot? (Menggunakan hukum pangkat tiga kecepatan)
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Nakhoda Kapal Kelas III semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Nakhoda Kapal Kelas III, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Nakhoda Kapal Kelas III
SKB CPNS Nakhoda Kapal Kelas III adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Nakhoda Kapal Kelas III meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Nakhoda Kapal Kelas III, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Nakhoda Kapal Kelas III tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Nakhoda Kapal Kelas III tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.