Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Arsiparis Terampil, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Arsiparis Terampil, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Arsiparis Terampil
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Arsiparis Terampil berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Peraturan perundangan dalam rangka pembinaan kearsipan
Bimbingan teknis kearsipan
Simulasi Tryout SKB CPNS Arsiparis Terampil
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Arsiparis Terampil, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Arsiparis Terampil.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Arsiparis Terampil
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Arsiparis Terampil.
Soal 1
Dalam konsep teori kearsipan, sekumpulan arsip yang memiliki kesamaan jenis, fungsi, atau hasil dari aktivitas yang sama disebut dengan istilah...
A. Seri arsip
B. Berkas arsip
C. Rubrik arsip
D. Daftar arsip
E. Unit kearsipan
Jawaban: A
Dalam teori organisasi arsip, seri arsip adalah kelompok arsip yang memiliki kesamaan fungsi, hasil dari aktivitas yang sama, atau memiliki kesamaan bentuk fisik. Sedangkan berkas adalah himpunan arsip yang terkait dalam satu urusan.
Soal 2
Menurut UU No. 43 Tahun 2009, arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan pencipta arsip dan disimpan dalam jangka waktu tertentu adalah...
A. Arsip Statis
B. Arsip Dinamis
C. Arsip Terjaga
D. Arsip Aktif
E. Arsip Vital
Jawaban: B
Berdasarkan Pasal 1 angka 3 UU Nomor 43 Tahun 2009, arsip dinamis didefinisikan sebagai arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan pencipta arsip.
Soal 3
Tahapan dalam pengelolaan arsip dinamis yang meliputi pengaturan fisik dan informasi arsip untuk memudahkan penemuan kembali disebut...
A. Penciptaan
B. Penggunaan
C. Pemusnahan
D. Pemeliharaan
E. Penyusutan
Jawaban: D
Teori pengelolaan arsip dinamis menempatkan pengaturan (filing) sebagai bagian dari pemeliharaan arsip untuk menjamin ketersediaan arsip.
Soal 4
Berdasarkan PP No. 28 Tahun 2012, pencipta arsip wajib menyediakan akses arsip dinamis kepada publik untuk kepentingan pelayanan publik, kecuali...
A. Arsip yang dikecualikan berdasarkan hukum
B. Arsip mengenai kebijakan negara
C. Arsip mengenai realisasi anggaran
D. Arsip mengenai struktur organisasi
E. Arsip mengenai program kerja
Jawaban: A
Sesuai PP No. 28 Tahun 2012, akses diberikan secara terbuka kecuali untuk arsip yang bersifat tertutup atau dikecualikan sesuai peraturan perundangan.
Soal 5
Penciptaan arsip harus memenuhi prinsip autentisitas. Manakah di bawah ini yang merupakan instrumen dalam penciptaan arsip?
A. Sistem Klasifikasi Keamanan dan Akses
B. Jadwal Retensi Arsip
C. Daftar Pencarian Arsip
D. Skema Klasifikasi Keamanan
E. Tata Naskah Dinas
Jawaban: E
Tata naskah dinas merupakan instrumen wajib dalam penciptaan arsip untuk menjamin keseragaman format dan autentisitas naskah.
Soal 6
Pada pemberkasan arsip aktif, unit informasi terkecil yang terdiri dari satu lembar atau lebih yang saling berkaitan disebut...
A. Guide
B. Series
C. Berkas
D. Item
E. Folder
Jawaban: D
Dalam teknik pemberkasan, 'item' adalah dokumen tunggal atau lampirannya yang menjadi satuan terkecil dalam satu urusan.
Soal 7
Langkah pertama dalam melakukan penataan arsip inaktif yang belum teratur adalah...
A. Penyusunan daftar arsip
B. Pindah ke depo
C. Pelabelan box
D. Identifikasi dan pendataan
E. Pemusnahan dokumen
Jawaban: D
Kegiatan penataan arsip inaktif dimulai dengan identifikasi untuk mengetahui asal usul (provenance) dan konteks arsip tersebut.
Soal 8
Arsip statis adalah arsip yang dihasilkan oleh pencipta arsip yang memiliki nilai guna...
A. Operasional
B. Administrasi
C. Hukum
D. Keuangan
E. Kesejarahan
Jawaban: E
Berdasarkan teori kearsipan, arsip statis disimpan selamanya karena memiliki nilai guna sekunder berupa nilai pertanggungjawaban nasional atau sejarah.
Soal 9
Lembaga Kearsipan Nasional (ANRI) melakukan akuisisi arsip statis dari...
A. Lembaga Negara dan badan pemerintahan pusat
B. Organisasi masyarakat lokal
C. Lembaga pendidikan swasta
D. Perusahaan asing
E. Perorangan tanpa syarat
Jawaban: A
UU No. 43 Tahun 2009 mewajibkan ANRI untuk melakukan akuisisi arsip statis dari lembaga negara di tingkat pusat.
Soal 10
Tindakan fisik yang bertujuan untuk memperbaiki arsip yang rusak agar dapat terbaca kembali dan bertahan lama disebut...
A. Fumigasi
B. Restorasi
C. Laminasi
D. Preservasi preventif
E. Enkapsulasi
Jawaban: B
Restorasi merupakan bagian dari preservasi kuratif untuk memperbaiki fisik arsip yang sudah mengalami kerusakan.
Soal 11
Kegiatan menyajikan arsip kepada publik guna memberikan informasi sejarah dan edukasi disebut...
A. Publikasi arsip
B. Sosialisasi arsip
C. Pameran arsip
D. Deskripsi arsip
E. Layanan arsip
Jawaban: C
Pameran arsip bertujuan untuk mendayagunakan nilai informasi arsip statis sebagai sumber edukasi dan kebudayaan.
Soal 12
Upaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan kearsipan melalui pemberian pedoman, standar, dan bimbingan disebut...
A. Audit kearsipan
B. Evaluasi kearsipan
C. Pembinaan kearsipan
D. Pengawasan kearsipan
E. Monitoring kearsipan
Jawaban: C
Pembinaan kearsipan meliputi koordinasi, bimbingan, konsultasi, dan pendidikan pelatihan untuk mewujudkan penyelenggaraan kearsipan yang handal.
Soal 13
Penyelenggaraan kearsipan nasional merupakan tanggung jawab ANRI selaku...
A. Pusat data nasional
B. Pencipta arsip
C. Lembaga eksekutif
D. Unit kearsipan I
E. Lembaga Kearsipan Nasional
Jawaban: E
Pasal 7 UU No. 43 Tahun 2009 menyatakan bahwa ANRI sebagai Lembaga Kearsipan Nasional bertanggung jawab atas pembinaan kearsipan secara nasional.
Soal 14
Pelaksanaan bimbingan teknis kearsipan ditujukan bagi sumber daya manusia kearsipan agar memiliki...
A. Kompetensi teknis kearsipan
B. Jabatan struktural
C. Kemampuan fisik
D. Wewenang politik
E. Gelar akademis baru
Jawaban: A
Bimbingan teknis bertujuan meningkatkan kompetensi praktis SDM kearsipan dalam mengelola arsip sesuai standar.
Soal 15
Nilai guna yang berkaitan dengan kegunaan arsip bagi kepentingan lembaga pencipta sebagai bukti operasional disebut nilai guna...
A. Sekunder
B. Primer
C. Intrinsik
D. Informasional
E. Kebijakan
Jawaban: B
Nilai guna primer adalah nilai arsip bagi penciptanya yang mencakup aspek administrasi, hukum, keuangan, dan ilmiah/teknis.
Soal 16
Instansi yang bertanggung jawab atas pembinaan kearsipan di tingkat Provinsi adalah...
A. Dinas Pendidikan
B. Lembaga Kearsipan Provinsi
C. Kantor Wilayah
D. Dinas Sosial
E. Sekretariat Negara
Jawaban: B
Sesuai UU 43/2009, lembaga kearsipan provinsi memiliki wewenang pembinaan kearsipan terhadap kabupaten/kota dan instansi di lingkup provinsi.
Soal 17
Sistem yang digunakan untuk mengelompokkan arsip berdasarkan kesamaan masalah dalam suatu organisasi disebut...
A. Klasifikasi Keamanan
B. Klasifikasi Alfabet
C. Klasifikasi Arsip
D. Klasifikasi Wilayah
E. Klasifikasi Jabatan
Jawaban: C
Klasifikasi arsip adalah pola pengaturan arsip secara berjenjang dari hasil pelaksanaan fungsi dan tugas organisasi.
Soal 18
Salah satu komponen dalam naskah dinas adalah 'Kop Naskah Dinas'. Komponen ini berfungsi untuk...
A. Menandai selesainya surat
B. Memberikan nomor urut
C. Menyebutkan lampiran
D. Menjelaskan isi ringkas
E. Menunjukkan identitas instansi pencipta
Jawaban: E
Kop naskah dinas berisi lambang dan nama instansi sebagai identitas resmi pencipta naskah tersebut.
Soal 19
Penyusutan arsip merupakan kegiatan pengurangan jumlah arsip dengan cara berikut, kecuali...
A. Pemusnahan arsip
B. Penggandaan arsip aktif
C. Pemindahan arsip inaktif
D. Penyerahan ke lembaga kearsipan
E. Penyerahan arsip statis
Jawaban: B
Berdasarkan Pasal 49 UU 43/2009, penyusutan hanya meliputi pemindahan, pemusnahan, dan penyerahan arsip statis.
Soal 20
Dalam manajemen kearsipan, JRA (Jadwal Retensi Arsip) ditetapkan oleh...
A. Pimpinan Pencipta Arsip setelah mendapat persetujuan Kepala ANRI
B. Kepala Lembaga Kearsipan setelah mendapat persetujuan
C. Kepala Arsiparis
D. Pimpinan Unit Kerja
E. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara
Jawaban: A
JRA ditetapkan oleh pimpinan instansi masing-masing setelah mendapat pertimbangan atau persetujuan dari Kepala ANRI.
Soal 21 Premium
Alat bantu yang ditempatkan di depan berkas sebagai pembatas antara kelompok satu dengan yang lain dalam laci filing cabinet disebut...
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Arsiparis Terampil semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Arsiparis Terampil, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Arsiparis Terampil
SKB CPNS Arsiparis Terampil adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Arsiparis Terampil meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Arsiparis Terampil, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Arsiparis Terampil tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Arsiparis Terampil tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.