SKB CPNS Petugas Pengaman Hutan dan Hasil Hutan 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Petugas Pengaman Hutan dan Hasil Hutan, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Petugas Pengaman Hutan dan Hasil Hutan, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Petugas Pengaman Hutan dan Hasil Hutan

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Petugas Pengaman Hutan dan Hasil Hutan berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • UU No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya
  • UU No 41 tahun 1999 tentang kehutanan
  • UU No 18 tahun 2013 Pencegahan dan pemberantasan Perusakan Hutan
  • PP No 7 Tahun 1999 tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa
  • PP No 8 Tahun 1999 tentang pemanfaatan jenis tumbuhan dan satwa liar
  • PP No.45 tahun 2004 tentang Perlindungan Hutan
  • PP Nomor 23 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Kehutanan
  • PP No.28 tahun 2011 tentang Pengelolaan KSA dan KPA
  • Penjagaan
  • Patroli
  • Pengawalan
  • Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara
  • Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran hutan
  • Kesamaptaan
  • Materi Keterampilan Teknis
  • Tugas Pokok, Fungsi dan Peran Tenaga Pengamanan Hutan dan Hasil Hutan (TP3H)

Simulasi Tryout SKB CPNS Petugas Pengaman Hutan dan Hasil Hutan

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Petugas Pengaman Hutan dan Hasil Hutan, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Petugas Pengaman Hutan dan Hasil Hutan. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Petugas Pengaman Hutan dan Hasil Hutan

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Petugas Pengaman Hutan dan Hasil Hutan.

Soal 1
Menurut UU No. 5 Tahun 1990, konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya berasaskan...
A. Keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan ekologi
B. Kelestarian pemanfaatan dan perlindungan sistem penyangga
C. Kelestarian pemanfaatan sumber daya alam hayati dan ekosistemnya
D. Pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan konservasi
E. Keutuhan kawasan hutan dan perlindungan keanekaragaman
Jawaban: C
Pasal 2 UU No. 5 Tahun 1990 menegaskan bahwa konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya berasaskan kelestarian pemanfaatan sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.
Soal 2
Berdasarkan UU No. 41 Tahun 1999, hutan yang memiliki fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air dan mencegah banjir adalah...
A. Hutan Adat
B. Hutan Lindung
C. Hutan Suaka Alam
D. Hutan Konservasi
E. Hutan Produksi
Jawaban: B
Pasal 1 angka 8 UU No. 41 Tahun 1999 mendefinisikan Hutan Lindung sebagai kawasan hutan yang memiliki fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan.
Soal 3
Kegiatan mengamati, mengawasi, dan memeriksa kawasan hutan secara berulang dalam kurun waktu tertentu untuk mencegah pelanggaran hukum disebut...
A. Penyelidikan
B. Pengawalan
C. Penjagaan
D. Patroli
E. Monitoring
Jawaban: D
Patroli adalah upaya pengamanan hutan yang dilakukan dengan cara bergerak dari satu titik ke titik lain untuk memantau kondisi lapangan secara langsung.
Soal 4
Tujuan utama dari pemberian garis kuning (line) di Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh petugas pengamanan hutan adalah...
A. Memberikan informasi kepada masyarakat tentang adanya tindak pidana
B. Menakuti pelaku agar tidak kembali ke lokasi
C. Memudahkan proses lelang barang bukti
D. Menjaga status quo agar TKP tidak berubah atau terkontaminasi
E. Menandai bahwa lokasi tersebut adalah milik negara
Jawaban: D
Dalam prosedur TPTKP, menjaga status quo sangat penting agar jejak dan barang bukti tidak hilang atau rusak sebelum tim olah TKP tiba.
Soal 5
Unsur apa saja yang membentuk 'Segitiga Api' yang menjadi dasar dalam teknik penanggulangan kebakaran hutan?
A. Bahan Kimia, Air, dan Tanah
B. Panas, Kayu Kering, dan Lahan Gambut
C. Api, Asap, dan Arang
D. Oksigen, Karbon, dan Angin
E. Panas, Bahan Bakar, dan Oksigen
Jawaban: E
Segitiga api terdiri dari tiga unsur yaitu Panas (Heat), Bahan Bakar (Fuel), dan Oksigen (Oxygen). Jika salah satu dihilangkan, api akan padam.
Soal 6
UU No. 18 Tahun 2013 mengatur tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Apakah yang dimaksud dengan 'Korporasi' menurut undang-undang ini?
A. Perusahaan swasta saja
B. Pemilik izin usaha industri pengolahan kayu
C. Kumpulan orang dan/atau kekayaan yang terorganisasi, baik badan hukum maupun bukan
D. Instansi pemerintah yang mengelola hutan
E. Organisasi masyarakat di sekitar hutan
Jawaban: C
Berdasarkan Pasal 1 angka 11 UU No. 18 Tahun 2013, korporasi adalah kumpulan orang dan/atau kekayaan yang terorganisasi baik yang merupakan badan hukum maupun bukan badan hukum.
Soal 7
Dalam PP No. 45 Tahun 2004, perlindungan hutan bertujuan untuk menjaga agar fungsi hutan tidak terganggu oleh...
A. Hama, penyakit, kebakaran, dan daya-daya alam
B. Bencana alam skala besar seperti tsunami
C. Perubahan iklim global dan pemanasan suhu
D. Aktivitas penelitian mahasiswa
E. Perbuatan manusia, ternak, kebakaran, hama, dan penyakit
Jawaban: E
PP No. 45 Tahun 2004 Pasal 2 menyatakan perlindungan hutan bertujuan menjaga hutan dari kerusakan akibat perbuatan manusia, ternak, kebakaran, hama, dan penyakit.
Soal 8
Penjagaan terhadap hasil hutan yang sedang dalam proses pengangkutan untuk memastikan legalitas dokumennya disebut kegiatan...
A. Pengecekan fisik
B. Patroli fungsional
C. Monitoring distribusi
D. Operasi yustisi
E. Pengawalan
Jawaban: E
Pengawalan adalah kegiatan pengamanan yang dilakukan terhadap orang atau barang (hasil hutan) yang bergerak dari satu tempat ke tempat lain.
Soal 9
Menurut PP No. 23 Tahun 2021, kawasan hutan dengan ciri khas tertentu yang mempunyai fungsi pokok sebagai kawasan pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya adalah...
A. Hutan Produksi Terbatas
B. Hutan Kemasyarakatan
C. Kawasan Hutan dengan Tujuan Istimewa
D. Hutan Lindung
E. Kawasan Suaka Alam (KSA)
Jawaban: E
Berdasarkan Pasal 1 angka 13 PP No. 23 Tahun 2021, Kawasan Suaka Alam (KSA) adalah kawasan dengan ciri khas tertentu untuk pengawetan keanekaragaman tumbuhan, satwa, dan ekosistemnya.
Soal 10
Status perlindungan terhadap jenis tumbuhan dan satwa liar dapat berubah berdasarkan PP No. 7 Tahun 1999 apabila...
A. Masyarakat lokal menginginkannya untuk dikonsumsi
B. Terdapat instruksi langsung dari Gubernur
C. Jenis tersebut dianggap sebagai hama oleh petani
D. Populasinya telah mencapai tingkat yang aman dari kepunahan
E. Permintaan ekspor meningkat tajam
Jawaban: D
Perubahan status (dari dilindungi ke tidak dilindungi atau sebaliknya) didasarkan pada evaluasi ilmiah terhadap populasi dan ancaman kepunahan sesuai PP No. 7 Tahun 1999.
Soal 11
Kegiatan fisik yang dilakukan secara rutin oleh petugas pengamanan hutan untuk menjaga kebugaran dan kesiapan mental dalam bertugas disebut...
A. Latihan yudha
B. Keterampilan teknis
C. Olah raga rekreasi
D. Kesamaptaan
E. Baris berbaris
Jawaban: D
Kesamaptaan adalah kondisi siap siaga fisik dan mental yang harus dimiliki setiap petugas pengamanan untuk menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Soal 12
Jenis pengamanan hutan yang bersifat pre-emtif dilakukan melalui kegiatan...
A. Penyuluhan dan penyadartahuan kepada masyarakat
B. Proses persidangan di pengadilan
C. Penangkapan pelaku ilegal logging
D. Penyitaan barang bukti kayu di pelabuhan
E. Pemusnahan kamp ilegal di dalam hutan
Jawaban: A
Tindakan pre-emtif adalah upaya menghilangkan niat jahat melalui edukasi, komunikasi, dan pembinaan masyarakat agar tidak melakukan pelanggaran.
Soal 13
Berdasarkan PP No. 28 Tahun 2011, pengelolaan Kawasan Suaka Alam (KSA) meliputi kegiatan berikut, kecuali...
A. Kerjasama internasional dalam konservasi
B. Perlindungan dan Pengamanan
C. Pemanfaatan secara komersial untuk industri kayu
D. Penelitian dan Pengembangan
E. Pengawetan keanekaragaman jenis
Jawaban: C
Kawasan Suaka Alam dilarang keras untuk dimanfaatkan secara komersial dalam bentuk pengambilan hasil hutan kayu menurut PP No. 28 Tahun 2011.
Soal 14
Jika seorang petugas menemukan kayu hasil tebangan ilegal tanpa pelaku di lokasi, langkah pertama yang paling tepat adalah...
A. Langsung mengangkut kayu ke kantor dinas
B. Menunggu di lokasi sampai pelaku datang
C. Mengamankan lokasi dan mencatat koordinat serta jumlah kayu (TPTKP)
D. Mencari pemilik lahan di desa terdekat
E. Membakar kayu di tempat agar tidak dicuri kembali
Jawaban: C
Langkah prosedural adalah melakukan TPTKP, mengamankan TKP, dan mendokumentasikan temuan sebelum dilakukan tindak lanjut pengangkutan.
Soal 15
Apa kepanjangan dari TP3H dalam konteks pengamanan hutan?
A. Tenaga Pengamanan Hutan dan Hasil Hutan
B. Tenaga Pengawas Pemanfaatan Hasil Hutan
C. Tim Pengecek Pengamanan Hasil Hutan
D. Tenaga Pembina Perlindungan dan Pengelolaan Hutan
E. Tenaga Pelaksana Pengamanan Hutan dan Hasil Hutan
Jawaban: A
TP3H adalah Tenaga Pengamanan Hutan dan Hasil Hutan yang memiliki tugas pokok melaksanakan perlindungan dan pengamanan di wilayah kerjanya.
Soal 16
Pemanfaatan jenis tumbuhan dan satwa liar menurut PP No. 8 Tahun 1999 dapat dilakukan dalam bentuk...
A. Penangkapan satwa dilindungi untuk sirkus
B. Pengkajian, penelitian, dan pengembangan
C. Perdagangan lintas batas secara ilegal
D. Perburuan massal tanpa izin
E. Koleksi pribadi untuk status sosial
Jawaban: B
PP No. 8 Tahun 1999 mengatur pemanfaatan yang legal antara lain untuk penelitian, penangkaran, dan wisata alam secara terbatas.
Soal 17
Dalam UU No. 41 Tahun 1999, penyelenggaraan kehutanan bertujuan untuk kemakmuran rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan melalui...
A. Sentralisasi pengelolaan di tingkat kementerian pusat
B. Pengelolaan hutan yang mengoptimalkan aneka fungsi hutan
C. Konversi seluruh hutan menjadi perkebunan kelapa sawit
D. Penutupan seluruh aktivitas ekonomi di dalam hutan
E. Pemberian hak pengelolaan kepada investor asing saja
Jawaban: B
Pasal 3 UU No. 41 Tahun 1999 menekankan optimalisasi aneka fungsi hutan yang meliputi fungsi konservasi, lindung, dan produksi.
Soal 18
Salah satu ciri kebakaran permukaan (surface fire) pada hutan adalah...
A. Asap yang dihasilkan berwarna biru
B. Api merambat di tajuk pohon
C. Api berada di bawah permukaan tanah (lahan gambut)
D. Api hanya membakar batang pohon besar
E. Api membakar serasah, semak, dan tumbuhan bawah
Jawaban: E
Kebakaran permukaan adalah kebakaran yang membakar material di lantai hutan seperti daun kering, ranting, dan semak.
Soal 19
Menurut UU No. 5 Tahun 1990, kawasan dengan ciri khas tertentu yang mempunyai fungsi pokok sebagai kawasan pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya disebut...
A. Kawasan Suaka Alam
B. Kawasan Ekonomi Khusus
C. Kawasan Cagar Budaya
D. Kawasan Pelestarian Alam
E. Kawasan Industri Kehutanan
Jawaban: A
UU No. 5 Tahun 1990 Pasal 1 angka 9 menyebutkan Kawasan Suaka Alam sebagai kawasan dengan ciri khas tertentu untuk pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya.
Soal 20
Dalam penjagaan pos pemeriksaan, tindakan petugas jika menemukan kendaraan pengangkut hasil hutan tanpa dokumen sah adalah...
A. Meminta uang denda di tempat
B. Membongkar seluruh muatan di pinggir jalan
C. Mengamankan kendaraan, barang bukti, dan pengemudi untuk diproses
D. Menyuruh pengemudi kembali ke hutan
E. Membiarkan lewat karena bukan kewenangan petugas pos
Jawaban: C
Petugas memiliki wewenang untuk melakukan tindakan pertama berupa pengamanan terhadap tindak pidana kehutanan yang tertangkap tangan.
Soal 21 Premium
Berdasarkan UU No. 18 Tahun 2013, setiap orang dilarang mengangkut, menguasai, atau memiliki hasil hutan kayu yang tidak dilengkapi bersama surat keterangan sahnya hasil hutan. Pelanggaran ini termasuk dalam kategori...
A. Kesalahan teknis prosedur
B. Tindak pidana kehutanan
C. Sengketa lahan perdata
D. Pelanggaran adat
E. Pelanggaran administratif ringan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 22 Premium
Dalam teknik patroli hutan, metode 'Smart Patrol' mengutamakan penggunaan teknologi untuk...
A. Menyadap pembicaraan warga desa
B. Penyimpanan data hasil pengamatan lapangan berbasis spasial
C. Melakukan serangan drone kepada pelaku
D. Menjual hasil hutan secara online
E. Menggantikan peran petugas manusia secara total
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 23 Premium
PP No. 45 Tahun 2004 mengatur bahwa perlindungan terhadap tanah hutan dilakukan melalui kegiatan...
A. Pembakaran serasah secara terkendali setiap bulan
B. Pemberian izin tambang terbuka seluas-luasnya
C. Pemagaran beton di seluruh batas hutan
D. Penggunaan alat berat untuk pembersihan lahan
E. Rehabilitasi, reklamasi, dan pemanfaatan yang sesuai kaidah konservasi
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 24 Premium
Dokumen resmi yang harus menyertai pengangkutan hasil hutan kayu yang berasal dari hutan negara disebut...
A. Sertifikat Hak Milik
B. Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH)
C. KTP Pemilik Kayu
D. Surat Jalan Kepolisian
E. Nota Angkutan Barang
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 25 Premium
Tindakan awal jika ditemukan kebakaran hutan yang masih kecil adalah...
A. Melakukan pemadaman langsung dengan alat pemukul api (gepyok) atau air
B. Membiarkan api padam sendiri karena masih kecil
C. Segera melapor ke pusat dan menunggu perintah
D. Mendokumentasikan kebakaran untuk laporan akhir bulan
E. Menjauh dari lokasi karena takut asap
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 26 Premium
Dalam PP No. 28 Tahun 2011, Kawasan Pelestarian Alam (KPA) meliputi...
A. Zonasi Ekonomi dan Zonasi Industri
B. Hutan Kota dan Hutan Rakyat
C. Hutan Produksi dan Hutan Lindung
D. Cagar Alam dan Suaka Margasatwa
E. Taman Nasional, Taman Hutan Raya, dan Taman Wisata Alam
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 27 Premium
Salah satu prinsip dalam melakukan TPTKP adalah 'Jangan menambah atau mengurangi barang bukti'. Hal ini dikenal dengan istilah...
A. Integritas TKP
B. Objektivitas
C. Kriminalitas
D. Pencitraan
E. Rehabilitasi
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 28 Premium
Wewenang khusus yang diberikan kepada Petugas Pengamanan Hutan tertentu untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana kehutanan disebut...
A. Hakim Ad Hoc Kehutanan
B. Pejabat Pegawai Negeri Sipil (PPNS)
C. Jaksa Kehutanan
D. Polisi Pamong Praja Hutan
E. Intelijen Hutan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 29 Premium
Menurut UU No. 5 Tahun 1990, sanksi pidana bagi setiap orang yang sengaja menangkap, melukai, atau membunuh satwa yang dilindungi adalah...
A. Dihukum kerja sosial di kebun binatang
B. Pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak 100 juta rupiah
C. Hanya dikenakan denda administratif 10 juta rupiah
D. Pidana penjara paling lama 1 tahun
E. Dikenakan hukuman mati atau penjara seumur hidup
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 30 Premium
Dalam kegiatan pengawalan tahanan tindak pidana kehutanan, posisi petugas yang paling aman adalah...
A. Berjalan jauh di depan tahanan
B. Membiarkan tahanan berjalan sendiri tanpa ikatan
C. Berada di samping kanan atau kiri belakang tahanan
D. Berjalan berpegangan tangan dengan tahanan
E. Duduk di dalam kendaraan sementara tahanan di luar
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 31 Premium
PP No. 23 Tahun 2021 memperkenalkan konsep 'Multi Usaha Kehutanan'. Apa inti dari konsep ini?
A. Penggunaan hutan sebagai lokasi pabrik manufaktur
B. Pembagian hutan kepada seluruh masyarakat secara individu
C. Penjualan kawasan hutan kepada pihak asing secara permanen
D. Penerapan berbagai jenis usaha kehutanan (kayu, non-kayu, jasa lingkungan) dalam satu perizinan
E. Hutan hanya boleh digunakan untuk mengambil kayu
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 32 Premium
Dalam pengenalan jenis kayu, metode yang paling akurat untuk identifikasi lapangan secara manual adalah menggunakan...
A. Kaca pembesar (lup) untuk melihat struktur pori kayu
B. Berat jenis kayu dengan cara dilempar
C. Warna kayu yang terlihat dari jauh
D. Indra penciuman saja
E. Bertanya kepada penduduk lokal tanpa pengecekan fisik
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 33 Premium
Upaya memadamkan api dengan cara membuat sekat bakar agar api tidak mendapatkan bahan bakar baru disebut metode pemadaman...
A. Kimiawi
B. Tidak langsung (indirect attack)
C. Penguraian oksigen
D. Langsung
E. Pendinginan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 34 Premium
Berdasarkan PP No. 8 Tahun 1999, penangkaran tumbuhan dan satwa liar bertujuan untuk...
A. Menciptakan spesies baru hasil rekayasa genetik berbahaya
B. Mendapatkan keturunan dalam lingkungan terkendali untuk mengurangi pengambilan dari alam
C. Menghilangkan sifat liar satwa agar bisa diternakkan seperti sapi
D. Menjadikan satwa sebagai hewan peliharaan rumahan secara bebas
E. Mengeksploitasi sumber daya alam hingga habis
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 35 Premium
Seorang petugas pengamanan hutan harus memiliki kemampuan bela diri. Hal ini termasuk dalam komponen...
A. Wawasan kebangsaan
B. Teknologi informasi
C. Administrasi perkantoran
D. Keterampilan teknis dan kesamaptaan
E. Hubungan masyarakat
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 36 Premium
Barang bukti yang ditemukan di TKP harus segera dibuatkan...
A. Kuitansi pembelian
B. Surat izin mengangkut dari desa
C. Berita Acara Penitipan
D. Berita Acara Penyitaan atau Berita Acara Temuan
E. Daftar harga jual kayu
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 37 Premium
Berdasarkan UU No. 18 Tahun 2013, pejabat yang lalai melakukan pengawasan sehingga terjadi kerusakan hutan yang masif dapat dikenakan...
A. Penghargaan atas kesabaran
B. Kenaikan jabatan secara otomatis
C. Sanksi administratif dan pidana
D. Cuti di luar tanggungan negara
E. Mutasi ke daerah perkotaan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 38 Premium
Kegiatan 'Penyergapan' (ambush) dalam patroli hutan dilakukan dengan tujuan untuk...
A. Mengagetkan satwa agar keluar dari persembunyian
B. Melakukan survei vegetasi secara detail
C. Beristirahat sejenak di tengah hutan
D. Menangkap tangan pelaku saat sedang melakukan tindak pidana
E. Memberikan bantuan kepada pengungsi di hutan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 39 Premium
Menurut PP No. 28 Tahun 2011, pemulihan ekosistem di kawasan suaka alam dilakukan melalui...
A. Penggunaan pupuk kimia secara massal
B. Penanaman pohon eksotis dari luar negeri
C. Pembangunan sarana rekreasi mewah
D. Pembukaan lahan untuk persawahan rakyat
E. Mekanisme alam (suksesi), rehabilitasi, dan restorasi
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 40 Premium
Apa peran utama TP3H dalam mendukung penegakan hukum kehutanan?
A. Menyusun undang-undang baru
B. Menjadi hakim di pengadilan
C. Mencairkan dana bantuan sosial hutan
D. Melakukan lobi politik untuk korporasi
E. Memberikan keterangan sebagai saksi atau pelapor temuan tindak pidana
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 41 Premium
Dalam PP No. 7 Tahun 1999, kriteria jenis tumbuhan dan satwa yang wajib dilindungi adalah, kecuali...
A. Adanya penurunan tajam pada jumlah individu di alam
B. Daerah penyebarannya yang terbatas (endemik)
C. Mempunyai populasi yang kecil
D. Mempunyai nilai ekonomi yang sangat tinggi untuk dijual
E. Merupakan spesies kunci dalam ekosistem
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 42 Premium
Alat komunikasi utama yang digunakan petugas saat patroli di daerah terpencil tanpa sinyal seluler adalah...
A. Sinyal asap
B. Megafon (pengeras suara)
C. Smartphone dengan 4G
D. Handy Talky (HT) atau Telepon Satelit
E. Mengirim surat lewat burung merpati
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 43 Premium
Penjagaan terhadap peredaran hasil hutan di jalan raya atau perbatasan wilayah sering disebut sebagai kegiatan...
A. Sidak pasar kayu
B. Blokade total
C. Pencatatan statistik kayu
D. Pos Pemeriksaan Hasil Hutan (PPHH)
E. Retribusi jalan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 44 Premium
Menurut UU No. 41 Tahun 1999, penggunaan kawasan hutan untuk kepentingan pembangunan di luar kegiatan kehutanan hanya dapat dilakukan di...
A. Zonasi inti Taman Nasional
B. Seluruh kawasan hutan tanpa kecuali
C. Hutan Cagar Alam
D. Hutan Wisata yang padat pengunjung
E. Hutan Lindung dan Hutan Produksi melalui Izin Pinjam Pakai
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 45 Premium
Penyebab utama kebakaran hutan yang bersifat 'anthropogenic' adalah...
A. Sambaran petir
B. Pemanasan global alami
C. Erupsi gunung berapi
D. Aktivitas manusia seperti pembukaan lahan dengan cara membakar
E. Gesekan dahan kering saat angin kencang
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 46 Premium
Setiap petugas pengamanan hutan harus memahami 'Hierarki Peraturan Perundang-undangan'. Di manakah posisi PP (Peraturan Pemerintah) dalam hierarki tersebut?
A. Paling bawah setelah Perda Kabupaten
B. Sederajat dengan UUD 1945
C. Hanya berlaku untuk pegawai negeri
D. Di bawah Undang-Undang
E. Di atas Undang-Undang
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 47 Premium
Dalam identifikasi barang bukti kayu, 'Log' yang memiliki cacat 'Hati Busuk' akan mempengaruhi...
A. Volume bruto kayu
B. Nama jenis kayu tersebut
C. Panjang kayu secara keseluruhan
D. Volume netto kayu dan kualitasnya
E. Warna kulit kayu
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 48 Premium
Pelaksanaan patroli hutan secara kolaboratif bersama TNI, Polri, dan masyarakat disebut sebagai patroli...
A. Patroli Simpatik
B. Patroli Gabungan atau Patroli Terpadu
C. Patroli Rahasia
D. Patroli Udara
E. Patroli Mandiri
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 49 Premium
Berdasarkan PP No. 45 Tahun 2004, perlindungan hutan dari gangguan ternak dilakukan dengan cara...
A. Meracuni rumput di dalam hutan agar ternak mati
B. Menyediakan lokasi penggembalaan di luar kawasan hutan atau zonasi tertentu
C. Menyita ternak dan memotongnya
D. Membebankan pajak ternak yang tinggi kepada petani
E. Membasmi seluruh predator ternak
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 50 Premium
Etika profesi seorang petugas pengamanan hutan menuntut kejujuran dan keberanian. Tindakan menerima suap dari pelaku ilegal logging adalah pelanggaran terhadap...
A. Kode etik dan hukum pidana (korupsi/gratifikasi)
B. Hak asasi pelaku
C. Prosedur operasional standar (SOP) saja
D. Keseimbangan ekosistem
E. Tata tertib baris berbaris
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Petugas Pengaman Hutan dan Hasil Hutan

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Petugas Pengaman Hutan dan Hasil Hutan semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Petugas Pengaman Hutan dan Hasil Hutan, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Petugas Pengaman Hutan dan Hasil Hutan

SKB CPNS Petugas Pengaman Hutan dan Hasil Hutan adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Petugas Pengaman Hutan dan Hasil Hutan meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Petugas Pengaman Hutan dan Hasil Hutan, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Petugas Pengaman Hutan dan Hasil Hutan tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Petugas Pengaman Hutan dan Hasil Hutan tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.