SKB CPNS Teknisi Akuakultur Terampil 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Teknisi Akuakultur Terampil, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Teknisi Akuakultur Terampil, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Teknisi Akuakultur Terampil

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Teknisi Akuakultur Terampil berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Pedoman tentang pembudidayaan ikan
  • Pengelolaan sarana, prasarana, dan kawasan budidaya perikanan
  • Pengelolaan perbenihan ikan
  • Pembinaan unit pembenihan ikan
  • Pengelolaan bahan baku pakan ikan dan pakan ikan
  • Pengelolaan sertifikasi bidang perikanan budidaya
  • Pengelolaan dan rehabilitasi lingkungan budidaya

Simulasi Tryout SKB CPNS Teknisi Akuakultur Terampil

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Teknisi Akuakultur Terampil, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Teknisi Akuakultur Terampil. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Teknisi Akuakultur Terampil

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Teknisi Akuakultur Terampil.

Soal 1
Berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan, rangkaian kegiatan untuk menghasilkan ikan dalam wadah yang terkontrol guna memberikan manfaat ekonomi disebut...
A. Konservasi Ikan
B. Pemuliaan Ikan
C. Penangkapan Ikan
D. Pembudidayaan Ikan
E. Domestikasi Ikan
Jawaban: D
Sesuai dengan UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, Pembudidayaan Ikan adalah kegiatan untuk memelihara, membesarkan, dan/atau membiakkan ikan serta memanen hasilnya dalam lingkungan yang terkontrol.
Soal 2
Prinsip utama dalam Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) yang berkaitan dengan keamanan pangan adalah...
A. Menggunakan antibiotik sebagai pencegahan rutin
B. Memperkecil biaya pakan dengan bahan baku yang tidak teruji
C. Meningkatkan jumlah tebar benih sebanyak mungkin
D. Menjamin produk hasil budidaya bebas dari kontaminan kimia dan biologi
E. Memilih lokasi budidaya di daerah industri agar dekat pemasaran
Jawaban: D
CBIB sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan bertujuan menjamin mutu dan keamanan pangan hasil budidaya dari cemaran fisik, kimia, maupun biologis.
Soal 3
Sistem zonasi dalam pengelolaan kawasan budidaya perikanan bertujuan untuk...
A. Memonopoli satu jenis komoditas di suatu daerah
B. Menurunkan harga lahan di sekitar pesisir
C. Meminimalkan konflik pemanfaatan ruang dan menjaga daya dukung lingkungan
D. Mempercepat proses reklamasi pantai
E. Menghilangkan hak akses nelayan tangkap
Jawaban: C
Pengelolaan kawasan budidaya berdasarkan Peraturan Menteri KP No. 35/PERMEN-KP/2016 menekankan pentingnya daya dukung lingkungan dan keterpaduan tata ruang wilayah.
Soal 4
Parameter kualitas air yang paling kritis dan sering menjadi faktor pembatas pada budidaya sistem intensif adalah...
A. Salinitas
B. Kecerahan
C. Alkalinitas
D. Oksigen Terlarut (DO)
E. pH
Jawaban: D
Dalam sistem intensif dengan kepadatan tinggi, kebutuhan metabolisme ikan meningkat sehingga konsumsi oksigen sangat tinggi. DO menjadi parameter paling kritis untuk dijaga agar tidak drop.
Soal 5
Unit yang berfungsi untuk menghasilkan benih ikan mulai dari pemeliharaan induk sampai dengan menghasilkan larva disebut...
A. Unit Pendederan
B. Unit Pembenihan (Hatchery)
C. Unit Pembesaran
D. Unit Pengolahan
E. Unit Karantina
Jawaban: B
Hatchery atau unit pembenihan adalah fasilitas utama dalam pengelolaan perbenihan ikan yang fokus pada proses pemijahan dan penetasan telur.
Soal 6
Salah satu persyaratan teknis dalam pemilihan induk ikan yang berkualitas menurut SNI adalah...
A. Memiliki umur yang sangat tua agar lebih bijak
B. Dipilih dari benih yang pertumbuhannya paling lambat
C. Berasal dari galur murni dan tidak terjadi inbreeding
D. Ukuran tubuh yang kecil agar hemat ruang
E. Memiliki cacat fisik agar mudah dikenali
Jawaban: C
Pengelolaan perbenihan ikan mensyaratkan penggunaan induk unggul yang bebas dari perkawinan sedarah (inbreeding) untuk menjaga kualitas genetik benih yang dihasilkan.
Soal 7
Dalam pembinaan unit pembenihan ikan, penerapan Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB) dibuktikan dengan kepemilikan...
A. Sertifikat CPIB
B. Surat Izin Mengemudi Kapal
C. Sertifikat Layak Jual
D. Sertifikat Halal pakan
E. Sertifikat Amdal
Jawaban: A
Berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 5 Tahun 2021, unit pembenihan wajib menerapkan dan memiliki sertifikat CPIB untuk menjamin mutu benih secara teknis.
Soal 8
Bahan baku pakan ikan yang berfungsi sebagai sumber energi utama dari kelompok karbohidrat adalah...
A. Premiks Vitamin
B. Tepung Jagung
C. Tepung Ikan
D. Minyak Ikan
E. Tepung Kepala Udang
Jawaban: B
Jagung dan dedak merupakan bahan baku pakan sumber karbohidrat, sedangkan tepung ikan adalah sumber protein.
Soal 9
Feed Conversion Ratio (FCR) merupakan indikator untuk mengukur...
A. Efisiensi penggunaan pakan terhadap pertumbuhan bobot ikan
B. Waktu yang dibutuhkan untuk memijah
C. Jumlah ikan yang mati setiap hari
D. Kecepatan renang ikan
E. Kadar oksigen dalam air
Jawaban: A
FCR dihitung dari jumlah pakan yang diberikan dibagi dengan berat total pertumbuhan ikan. Semakin kecil angka FCR, semakin efisien pakan tersebut.
Soal 10
Sertifikasi yang ditujukan untuk memastikan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial dalam perikanan budidaya adalah...
A. Sertifikasi Kompetensi Satpam
B. Sertifikat Tanah Tambak
C. IndoGAP (Indonesian Good Agriculture Practices)
D. ISO 9001
E. Sertifikasi SNI Produk Jadi
Jawaban: C
IndoGAP atau cara budidaya/pembenihan ikan yang baik merupakan standar nasional yang mencakup aspek keamanan pangan, kesehatan ikan, dan kelestarian lingkungan.
Soal 11
Upaya untuk memulihkan kembali fungsi lingkungan budidaya yang telah mengalami penurunan kualitas disebut...
A. Deforestasi
B. Eksploitasi
C. Rehabilitasi Lingkungan
D. Sedimentasi
E. Eutrofikasi
Jawaban: C
Rehabilitasi lingkungan budidaya bertujuan memperbaiki ekosistem yang rusak akibat polusi organik atau kerusakan fisik agar layak digunakan kembali.
Soal 12
Penerapan sistem biosekuriti pada tambak udang bertujuan untuk...
A. Meningkatkan jumlah pengunjung ke tambak
B. Meningkatkan penggunaan pestisida kimia
C. Mengurangi waktu tidur teknisi
D. Memperindah tampilan gerbang tambak
E. Mencegah masuk dan menyebarnya patogen atau penyakit ke dalam sistem budidaya
Jawaban: E
Biosekuriti adalah langkah pencegahan utama dalam pembudidayaan ikan/udang untuk meminimalkan risiko serangan penyakit lintas wilayah.
Soal 13
Wadah budidaya ikan yang menggunakan jaring yang digantung pada kerangka di perairan umum (waduk/laut) disebut...
A. Kolam Air Deras
B. Longline
C. Sistem Recirculating Aquaculture (RAS)
D. Tambak Intensif
E. Keramba Jaring Apung (KJA)
Jawaban: E
KJA merupakan sarana budidaya di perairan terbuka yang pengelolaannya diatur agar tidak melebihi kapasitas beban pencemaran perairan (carrying capacity).
Soal 14
Hormon buatan yang sering digunakan untuk merangsang proses pemijahan ikan secara buatan (induced spawning) adalah...
A. Adrenalin
B. Ovaprim
C. Tirosin
D. Insulin
E. Melatonin
Jawaban: B
Ovaprim mengandung analog GnRH dan antidopamin yang efektif merangsang ovulasi dan pemijahan pada banyak komoditas ikan budidaya.
Soal 15
Persyaratan lokasi unit pembenihan yang baik adalah memiliki sumber air yang...
A. Sangat keruh agar ikan tidak stres
B. Tersedia sepanjang tahun dan bebas dari kontaminasi
C. Hanya tersedia saat musim hujan
D. Dekat dengan pembuangan limbah industri agar hangat
E. Mengandung kadar amonia yang tinggi
Jawaban: B
Ketersediaan air secara berkelanjutan dan kualitas air yang bersih merupakan syarat mutlak dalam pembinaan unit pembenihan (CPIB).
Soal 16
Pakan alami yang sangat penting untuk larva ikan pada fase awal (starter) karena ukurannya yang kecil dan nilai gizinya yang tinggi adalah...
A. Pelet tenggelam
B. Dedak padi
C. Roti afkir
D. Kangkung
E. Rotifera dan Artemia
Jawaban: E
Larva ikan yang baru menetas membutuhkan pakan dengan ukuran bukaan mulut yang sesuai, sehingga Rotifera dan Artemia menjadi pilihan utama pakan alami.
Soal 17
Pelaksana audit atau penilaian dalam rangka sertifikasi CBIB dilakukan oleh...
A. Sopir pengangkut benih
B. Satpam kawasan
C. Auditor/Evaluator dari Dinas Perikanan atau lembaga sertifikasi resmi
D. Pemilik pakan
E. Pedagang ikan di pasar
Jawaban: C
Proses sertifikasi bidang perikanan budidaya melibatkan tenaga ahli (auditor) yang telah memiliki kompetensi untuk menilai kesesuaian unit budidaya dengan standar.
Soal 18
Penanaman mangrove di sekitar kawasan pertambakan merupakan contoh kegiatan...
A. Pembangunan dermaga
B. Intensifikasi pakan
C. Budidaya sistem bioflok
D. Rehabilitasi ekosistem pesisir
E. Pencemaran lingkungan
Jawaban: D
Mangrove berfungsi sebagai biofilter dan pelindung kawasan budidaya tambak dari abrasi serta membantu menetralisir limbah budidaya secara alami.
Soal 19
Sistem budidaya yang mengandalkan pertumbuhan mikroorganisme untuk mengolah limbah nitrogen menjadi protein mikroba yang dapat dimakan kembali oleh ikan/udang disebut...
A. Sistem Ekstensif
B. Sistem Kolam Air Deras
C. Sistem Jaring Tancap
D. Sistem Bioflok
E. Sistem Keramba Kayu
Jawaban: D
Bioflok adalah teknologi budidaya berbasis manajemen komunitas mikroba dalam media air untuk meningkatkan efisiensi pakan dan menjaga kualitas air.
Soal 20
Gudang pakan di unit budidaya ikan harus memiliki ventilasi yang cukup dan menggunakan palet untuk menyimpan pakan dengan tujuan...
A. Meningkatkan suhu pakan agar hangat
B. Agar pakan mudah dicuri
C. Mencegah kelembapan dan pertumbuhan jamur pada pakan
D. Menambah biaya operasional
E. Mempercepat kedaluwarsa pakan
Jawaban: C
Sesuai pedoman CPPIB dan CBIB, penyimpanan pakan harus di atas palet agar tidak bersentuhan langsung dengan lantai yang lembap, menjaga nutrisi pakan tetap stabil.
Soal 21 Premium
Jika seorang teknisi memberikan pakan sebanyak 150 kg selama satu siklus budidaya dan menghasilkan pertambahan berat ikan (biomassa) sebesar 100 kg, berapakah nilai FCR-nya?
A. 0.67
B. 2.0
C. 15.0
D. 1.5
E. 1.0
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 22 Premium
Dalam sistem Recirculating Aquaculture System (RAS), komponen yang berfungsi untuk mengubah amonia (NH3) yang beracun menjadi nitrat (NO3) yang lebih aman melalui proses nitrifikasi adalah...
A. Protein Skimmer
B. Biofilter
C. UV Sterilizer
D. Oxygen Cone
E. Drum Filter
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 23 Premium
Berdasarkan Permen KP No 75 Tahun 2016, pembuangan air limbah tambak udang intensif wajib melalui...
A. Saluran irigasi langsung
B. Tambak tetangga
C. Hutan bakau tanpa diolah
D. Sumur resapan penduduk
E. Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang terdiri dari bak pengendapan dan biosekuriti
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 24 Premium
Metode seleksi induk yang dilakukan dengan cara memilih individu yang memiliki karakter fenotipe terbaik di atas rata-rata populasi disebut...
A. Triploidisasi
B. Hibridisasi
C. Ginogenesis
D. Seleksi Famili
E. Seleksi Massa
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 25 Premium
Asam amino esensial yang sering menjadi pembatas pada bahan baku pakan nabati (seperti kedelai) bagi ikan karnivora adalah...
A. Vitamin C
B. Lisina dan Metionina
C. Glukosa
D. Kalsium
E. Zat Besi
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 26 Premium
Sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), benih ikan nila yang dinyatakan sehat secara visual harus memiliki ciri...
A. Warna tubuh pucat
B. Gerakan lamban di dasar kolam
C. Bercak merah pada sirip
D. Responsif terhadap pakan, anggota tubuh lengkap, dan berenang melawan arus
E. Lendir yang sangat banyak dan berbau menyengat
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 27 Premium
Pada unit pembenihan udang (Hatchery), disinfeksi sarana air laut yang paling umum digunakan untuk membunuh bakteri patogen (seperti Vibrio sp.) adalah...
A. Klorinasi (Kaporit)
B. Penurunan suhu air
C. Pemberian Gula Pasir
D. Pemberian tepung tapioka
E. Penambahan pupuk urea
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 28 Premium
Berdasarkan Permen KP Nomor 5 Tahun 2021, masa berlaku Sertifikat Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) bagi unit pembesaran adalah...
A. 4 tahun
B. 1 tahun
C. Seumur hidup selama tidak pindah lokasi
D. 5 tahun
E. 2 tahun
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 29 Premium
Salah satu komponen utama dalam pakan buatan yang berfungsi untuk merekatkan bahan-bahan pakan agar tidak mudah hancur dalam air (water stability) disebut...
A. Binder (Perekat)
B. Attractant
C. Filler
D. Antioxidant
E. Pigmen
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 30 Premium
Teknik fitoremediasi dalam rehabilitasi saluran pembuangan tambak dapat menggunakan tanaman...
A. Padi Gogo
B. Eceng Gondok (di air tawar) atau Gracilaria sp. (di air payau)
C. Mawar
D. Kaktus
E. Kelapa sawit
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 31 Premium
Dalam manajemen kesehatan ikan, tindakan pengobatan menggunakan bahan kimia/obat ikan yang telah dilarang oleh pemerintah (seperti Kloramfenikol) akan berakibat pada...
A. Air kolam menjadi lebih jernih
B. Ikan tumbuh lebih cepat
C. Adanya residu antibiotik yang berbahaya bagi konsumen dan penolakan ekspor
D. Sertifikat CBIB otomatis menjadi Gold
E. Meningkatnya harga jual ikan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 32 Premium
Perhitungan kapasitas daya dukung (Carrying Capacity) perairan untuk budidaya KJA didasarkan pada...
A. Kemampuan perairan untuk menetralisir beban limbah fosfor (P) dan nutrien lainnya
B. Jumlah perahu yang lewat
C. Kekuatan arus laut saja
D. Warna air saat siang hari
E. Panjang garis pantai
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 33 Premium
Penanganan benih ikan selama transportasi sistem tertutup memerlukan penambahan oksigen murni ke dalam kantong plastik dengan perbandingan air dan oksigen sebesar...
A. 3 : 1
B. 5 : 1
C. 1 : 1
D. 10 : 1
E. 1 : 3
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 34 Premium
Program 'Screening' penyakit pada induk udang menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) bertujuan untuk mendeteksi virus...
A. HIV
B. Influenza
C. Rabies
D. Antraks
E. WSSV (White Spot Syndrome Virus)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 35 Premium
Bahan baku pakan lokal yang dapat digunakan sebagai pengganti tepung ikan karena kandungan proteinnya yang cukup tinggi namun perlu pengolahan untuk menghilangkan zat antinutrisi adalah...
A. Batu kapur
B. Tepung biji kapuk atau bungkil kedelai
C. Serbuk gergaji
D. Kulit durian
E. Pasir kuarsa
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 36 Premium
Tingkatan sertifikasi CBIB yang diberikan kepada unit budidaya yang memenuhi hampir seluruh persyaratan (skor sangat baik) biasanya dikategorikan sebagai...
A. Perunggu
B. Sangat Baik (Excellent/Prima 1)
C. Peserta
D. Gagal
E. Cukup
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 37 Premium
Penggunaan kincir air (aerator) pada tambak udang vaname intensif berfungsi selain untuk menyuplai oksigen juga untuk...
A. Menggerakkan limbah organik (feses dan sisa pakan) ke arah pusat pembuangan (central drain)
B. Meningkatkan suhu air tambak
C. Mengurangi kebutuhan pakan
D. Mengusir burung pemakan udang
E. Membunuh bakteri patogen secara langsung
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 38 Premium
Kepadatan tebar larva ikan patin pada tahap pendederan I yang ideal untuk sistem kolam terkontrol berkisar antara...
A. 2000 - 5000 ekor/m2
B. 1 - 5 ekor/m2
C. 10 - 20 ekor/m2
D. 50 - 100 ekor/m2
E. 500 - 1000 ekor/m2
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 39 Premium
Dalam pembuatan pakan mandiri, proses ekstrusi (extrusion) pada mesin pembuat pelet bertujuan untuk menghasilkan pakan yang...
A. Tenggelam sangat cepat
B. Berbentuk kotak sempurna
C. Terapung (floating feed)
D. Berwarna hitam
E. Memiliki bau busuk
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 40 Premium
Salah satu ciri terjadinya eutrofikasi pada perairan sekitar kawasan budidaya ikan adalah...
A. Tumbuhnya terumbu karang yang baru
B. Ledakan populasi alga (algae blooming) yang menyebabkan penurunan oksigen di malam hari
C. Jumlah ikan liar meningkat drastis
D. Air menjadi sangat jernih dan bening
E. Kadar garam meningkat
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 41 Premium
Metode pemijahan ikan lele secara 'Semi Alami' dilakukan dengan cara...
A. Mencampur sperma dan telur di dalam wadah plastik
B. Memberikan suntikan hormon lalu membiarkan induk memijah sendiri di kolam khusus
C. Mengurut perut induk betina (stripping)
D. Memasukkan telur ke dalam corong penetasan
E. Membedah perut induk jantan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 42 Premium
Penerapan sistem logbook budidaya pada unit bersertifikat CBIB sangat penting untuk tujuan...
A. Menambah pekerjaan administrasi
B. Mengetahui rahasia bisnis teknisi
C. Mendapatkan subsidi pakan gratis
D. Menghitung jumlah cicilan bank
E. Ketertelusuran (traceability) produk jika terjadi masalah mutu atau penyakit
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 43 Premium
Kandungan protein minimal pakan untuk ikan lele pada tahap pembesaran sesuai standar SNI adalah sekitar...
A. 10 - 15%
B. 60 - 70%
C. 25 - 30%
D. 18 - 20%
E. 45 - 50%
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 44 Premium
Alat yang digunakan untuk mengukur salinitas (kadar garam) air tambak secara praktis di lapangan adalah...
A. Secchi Disk
B. Refraktometer
C. Termometer
D. pH Meter
E. Titran
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 45 Premium
Pada budidaya udang vaname, fase 'Molt' atau pergantian kulit merupakan fase kritis karena...
A. Udang berhenti bernapas
B. Warna udang berubah menjadi ungu
C. Udang berada dalam kondisi tubuh lunak dan rentan terhadap kanibalisme serta kekurangan mineral
D. Udang akan meloncat keluar tambak
E. Udang akan menjadi sangat agresif
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 46 Premium
Manakah dari zat berikut yang merupakan gas beracun hasil dekomposisi anaerobik bahan organik di dasar kolam budidaya?
A. Hidrogen Sulfida (H2S)
B. Oksigen (O2)
C. Helium
D. Nitrogen (N2)
E. Argon
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 47 Premium
Syarat utama pakan ikan dapat diedarkan di Indonesia sesuai regulasi adalah...
A. Memiliki nomor pendaftaran pakan (Nomor Izin Edar) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan
B. Harganya harus paling murah
C. Diimpor dari luar negeri
D. Dapat dimakan oleh manusia
E. Dibungkus dengan plastik warna emas
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 48 Premium
Dalam manajemen induk, istilah 'Ablasi Mata' pada udang betina dilakukan dengan tujuan...
A. Membuat udang tidak bisa melihat musuh
B. Merangsang kematangan gonad dengan menghilangkan organ penghambat hormon perkembangan telur
C. Mengurangi nafsu makan udang
D. Mencegah penyakit mata pada larva
E. Memperindah bentuk tubuh udang
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 49 Premium
Berdasarkan prinsip pembinaan unit pembenihan, tata letak (layout) unit pembenihan harus memisahkan antara area bersih dan area kotor. Yang termasuk area bersih adalah...
A. Saluran pembuangan air limbah
B. Gudang peralatan bekas
C. Ruang pemeliharaan larva dan kultur pakan alami
D. Toilet umum
E. Tempat parkir pengunjung
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 50 Premium
Kegiatan pemantauan residu pada komoditas hasil budidaya bertujuan untuk mendukung pengelolaan...
A. Harga benih di pasar
B. Jumlah teknisi asing
C. Sertifikasi keamanan pangan dan jaminan kesehatan konsumen
D. Warna pelet pakan
E. Sertifikat tanah
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Teknisi Akuakultur Terampil

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Teknisi Akuakultur Terampil semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Teknisi Akuakultur Terampil, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Teknisi Akuakultur Terampil

SKB CPNS Teknisi Akuakultur Terampil adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Teknisi Akuakultur Terampil meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Teknisi Akuakultur Terampil, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Teknisi Akuakultur Terampil tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Teknisi Akuakultur Terampil tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.