SKB CPNS Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap
Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. π₯
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Dasar-dasar Ilmu Hukum dan Ilmu-ilmu Sosial
Dasar-dasar Metode Penelitian Sosial
Komunikasi Efektif
Konseling
Sistem Peradilan Pidana Indonesia
Konsep Dasar Pembimbingan Kemasyarakatan
Sistem Pemasyarakatan Indonesia
Tugas dan Fungsi Pembimbing Kemasyarakatan
Simulasi Tryout SKB CPNS Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama.
Soal 1
Sosiologi hukum menelaah hubungan timbal balik antara hukum dan fenomena sosial lainnya. Tokoh yang dikenal dengan konsep 'Solidaritas Mekanis dan Organis' dalam memandang perkembangan hukum dan masyarakat adalah...
A. Auguste Comte
B. Max Weber
C. Roscoe Pound
D. Karl Marx
E. Emile Durkheim
Jawaban: E
Emile Durkheim membagi masyarakat berdasarkan tingkat solidaritasnya, yaitu mekanis (hukum represif) dan organis (hukum restitutif). Pandangan ini merupakan pondasi dasar ilmu sosial dalam melihat sanksi pidana.
Soal 2
Dalam penelitian sosial terkait tingkat residivisme, seorang Pembimbing Kemasyarakatan mengumpulkan data berupa angka-angka statistik dari buku register Bapas selama 5 tahun terakhir. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah...
A. Kuantitatif
B. Eksploratif
C. Fenomenologi
D. Kualitatif
E. Historis
Jawaban: A
Pendekatan kuantitatif adalah penelitian yang menggunakan data berupa angka-angka dan analisis statistik (seperti data register atau persentase residivisme) untuk menjawab rumusan masalah secara terukur.
Soal 3
Komunikasi nonverbal memegang peranan penting saat PK melakukan wawancara dengan Klien Pemasyarakatan. Salah satu bentuk komunikasi nonverbal yang menunjukkan gestur keterbukaan dan penerimaan (attending skill) adalah...
A. Mengetukkan jari ke meja secara berulang dengan tempo cepat
B. Posisi tubuh condong ke depan dan kontak mata terjaga proporsional
C. Menghindari kontak mata dan terus melihat ke arah pintu
D. Menggaruk leher berulang kali meskipun tidak ada keluhan gatal
E. Melipat kedua tangan di dada sambil bersandar di kursi
Jawaban: B
Posisi tubuh sedikit condong ke depan (leaning forward) dan menjaga kontak mata menunjukkan ketertarikan, kesiapan mendengarkan, empati, dan keterbukaan dalam komunikasi interpersonal.
Soal 4
Dalam proses konseling, keterampilan konselor untuk memantulkan kembali perasaan yang disampaikan oleh Klien dengan bahasa konselor sendiri agar Klien merasa dipahami disebut teknik...
A. Directing
B. Reflection of feeling
C. Probing
D. Summarizing
E. Paraphrasing
Jawaban: B
Reflection of feeling (memantulkan perasaan) adalah teknik konseling di mana konselor menyatakan kembali atau merefleksikan emosi/perasaan yang tersirat dari ucapan klien untuk menunjukkan empati mendalam.
Soal 5
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, batas minimum usia Anak yang Berkonflik dengan Hukum (ABH) yang dapat dimintai pertanggungjawaban pidana adalah...
A. 18 Tahun
B. 14 Tahun
C. 10 Tahun
D. 16 Tahun
E. 12 Tahun
Jawaban: E
Menurut Pasal 1 Angka 3 UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), Anak yang Berkonflik dengan Hukum adalah anak yang telah berumur 12 tahun, tetapi belum berumur 18 tahun yang diduga melakukan tindak pidana.
Soal 6
Pembimbingan Kemasyarakatan merupakan bagian tak terpisahkan dari subsistem Pemasyarakatan. Fokus utama dan tujuan akhir dari program pembimbingan kemasyarakatan adalah...
A. Isolasi pelaku tindak pidana agar tidak menularkan kejahatan
B. Pengekangan hak asasi secara penuh selama masa pidana berlangsung
C. Reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan ke dalam masyarakat
D. Pemberian efek jera yang masif melalui penahanan sel maksimal
E. Penuntutan hukuman yang lebih berat bagi pelaku residivis
Jawaban: C
Berdasarkan UU No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, fokus utama dan filosofi pemasyarakatan (termasuk pembimbingan oleh Bapas) adalah Reintegrasi Sosial, yaitu memfasilitasi Klien agar dapat kembali diterima dan berperan aktif di masyarakat.
Soal 7
Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan diundangkan karena undang-undang sebelumnya dianggap sudah tidak sesuai dengan perkembangan hukum dan hak asasi manusia. Undang-undang pemasyarakatan sebelumnya yang dicabut adalah...
A. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995
B. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999
C. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012
D. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1997
E. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981
Jawaban: A
Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan mencabut dan secara resmi menggantikan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan.
Soal 8
Laporan teknis utama yang disusun oleh Pembimbing Kemasyarakatan untuk memberikan bahan pertimbangan objektif bagi aparat penegak hukum dalam menangani perkara tindak pidana disebut...
A. Surat Keputusan Pembebasan dan Asimilasi (SKPA)
B. Penelitian Kemasyarakatan (Litmas)
C. Laporan Perkembangan Pembinaan Narapidana (LPPN)
D. Laporan Eksekusi Pidana Pengadilan (LEPP)
E. Laporan Hasil Observasi Lapangan (LHOL)
Jawaban: B
Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) adalah kegiatan penelitian untuk mengetahui latar belakang kehidupan Warga Binaan yang hasilnya disusun menjadi laporan resmi. Laporan Litmas ini digunakan sebagai bahan pertimbangan utama dalam proses peradilan maupun program pembinaan.
Soal 9
Asas hukum pidana yang bermakna bahwa tidak ada suatu perbuatan yang dapat dipidana kecuali atas kekuatan aturan pidana dalam peraturan perundang-undangan yang telah ada sebelum perbuatan dilakukan, lazim disebut asas...
A. Nasionalitas aktif
B. Ne bis in idem
C. Teritorialitas
D. Presumption of innocence
E. Legalitas
Jawaban: E
Asas legalitas tertuang dalam Pasal 1 ayat (1) KUHP (Nullum delictum nulla poena sine praevia lege poenali) yang mensyaratkan harus adanya aturan hukum tertulis terlebih dahulu sebelum seseorang dapat dipidana.
Soal 10
Pengambilan sampel dalam penelitian di Bapas di mana PK memilih klien secara sembarang, yakni siapa saja klien yang sedang melaksanakan wajib lapor pada hari tersebut karena kemudahan akses, disebut teknik sampling...
A. Cluster sampling
B. Stratified random sampling
C. Purposive sampling
D. Accidental sampling / Convenience sampling
E. Snowball sampling
Jawaban: D
Accidental sampling atau Convenience sampling adalah teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dan dianggap cocok atau mudah diakses sebagai sumber data.
Soal 11
Gangguan (noise) dalam komunikasi dapat berupa hambatan fisik maupun psikologis. Contoh dari hambatan psikologis yang sangat mungkin dialami PK dan memengaruhi objektivitas saat mewawancarai tersangka adalah...
A. Jarak tempat duduk yang terlalu jauh dan terhalang jeruji
B. Koneksi internet yang tidak stabil saat wawancara daring
C. Suhu ruangan wawancara yang terlalu panas dan pengap
D. Suara bising dari sel tahanan yang sedang diperbaiki
E. Prasangka (prejudice) internal PK terhadap jenis kejahatan klien
Jawaban: E
Gangguan/hambatan psikologis bersumber dari faktor internal individu. Prasangka, stigma negatif, atau emosi personal pewawancara terhadap tindak pidana tertentu dapat menutup objektivitas dan empati dalam proses komunikasi.
Soal 12
Pendekatan konseling yang sangat populer di Pemasyarakatan karena berfokus pada perubahan pemikiran (kognisi) yang irasional menjadi rasional agar dapat menghentikan pola perilaku menyimpang Klien adalah pendekatan...
A. Existential Logotherapy
B. Cognitive Behavioral Therapy (CBT)
C. Client-Centered Therapy
D. Gestalt Therapy
E. Psychoanalysis (Freudian)
Jawaban: B
Cognitive Behavioral Therapy (CBT) bertujuan mengubah pola pikir kriminal (kognisi) yang menjadi pemicu atau justifikasi atas perilaku menyimpang (behavior), sehingga sangat relevan diterapkan pada pelaku kejahatan.
Soal 13
Upaya penyelesaian perkara pidana anak di luar proses peradilan pidana formal yang melibatkan pelaku, korban, keluarga, dan pihak terkait untuk mencari penyelesaian adil dengan menekankan pemulihan (bukan pembalasan) disebut...
A. Praperadilan
B. Grasi
C. Kasasi
D. Diversi
E. Abolisi
Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 1 Angka 7 UU No. 11 Tahun 2012 (SPPA), Diversi adalah pengalihan penyelesaian perkara Anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana yang berlandaskan Keadilan Restoratif.
Soal 14
Proses di mana Klien Bapas diawasi dan dibimbing agar tidak mengulangi tindak pidana, serta difasilitasi untuk beradaptasi kembali ke dalam lingkungan masyarakat secara sehat, merupakan implementasi dari tujuan pemidanaan modern, yaitu...
A. Inkapasitasi radikal
B. Retribusi proporsional
C. Reintegrasi Sosial
D. Restitusi murni
E. Deterrence (Pencegahan umum)
Jawaban: C
Reintegrasi sosial adalah tujuan sentral sistem pemasyarakatan. Proses ini berupaya mengembalikan dan menyatukan kembali pelanggar hukum ke dalam tatanan masyarakat agar bisa kembali menjadi warga yang berguna dan mematuhi hukum.
Soal 15
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, Sistem Pemasyarakatan diselenggarakan berdasarkan seperangkat asas yang humanis. Berikut ini asas yang *TIDAK* termasuk di dalamnya adalah...
A. Non-diskriminasi
B. Pengayoman
C. Pembalasan dendam berimbang (Lex Talionis)
D. Keadilan
E. Kemanusiaan
Jawaban: C
Asas penyelenggaraan sistem pemasyarakatan menurut Pasal 2 UU No. 22 Tahun 2022 meliputi pengayoman, kemanusiaan, keadilan, non-diskriminasi, dll. Pembalasan (retributif) adalah paradigma kepenjaraan klasik yang ditolak oleh sistem pemasyarakatan modern.
Soal 16
Selain melakukan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas), tugas pokok Pembimbing Kemasyarakatan (PK) pada setiap tahapan peradilan Anak Berhadapan dengan Hukum di Pengadilan adalah bertindak sebagai...
A. Pendamping Anak
B. Hakim Anggota yang berhak memutus perkara
C. Penasihat Hukum utama (Pengacara) bagi anak
D. Saksi Ahli hukum pidana yang memberatkan
E. Jaksa Penuntut Umum pengganti anak
Jawaban: A
Berdasarkan UU SPPA, PK Bapas wajib hadir sebagai 'Pendamping' bagi Anak dalam setiap tingkatan pemeriksaan (Penyidikan, Penuntutan, hingga Persidangan di Pengadilan) guna memastikan terpenuhinya hak-hak anak dan menyampaikan hasil Litmas.
Soal 17
Dalam sosiologi tentang perilaku menyimpang, teori yang menegaskan bahwa seseorang menjadi kriminal akibat proses belajar dari interaksi intens dengan kelompok yang memiliki definisi menguntungkan atas pelanggaran hukum adalah...
A. Labeling Theory (Howard Becker)
B. Control Theory (Travis Hirschi)
C. Strain Theory (Robert K. Merton)
D. Routine Activity Theory (Cohen & Felson)
E. Differential Association Theory (Edwin Sutherland)
Jawaban: E
Differential Association Theory (Teori Asosiasi Diferensial) oleh Edwin Sutherland menjelaskan bahwa kejahatan bukanlah bawaan, melainkan dipelajari melalui komunikasi dan interaksi intim dengan orang lain yang membenarkan pelanggaran hukum.
Soal 18
Instrumen pengumpulan data paling utama yang digunakan Pembimbing Kemasyarakatan untuk menggali data komprehensif dari Klien, saksi korban, dan keluarga guna penyusunan Litmas adalah...
A. Polling/kuesioner daring anonim
B. Wawancara mendalam (In-depth interview)
C. Eksperimen laboratorium sosial
D. Angket tertutup skala likert
E. Analisis wacana kritis dari media sosial
Jawaban: B
Litmas membutuhkan data kualitatif dan kronologis yang holistik tentang latar belakang sosial, ekonomi, dan psikologis klien. Wawancara mendalam (In-depth interview) adalah teknik paling efektif untuk menggali informasi sensitif secara terperinci.
Soal 19
Keterampilan mendengarkan dalam komunikasi konseling tidak sekadar menangkap gelombang suara, melainkan melibatkan seluruh indra untuk memahami makna, emosi, dan bahasa tubuh Klien. Keterampilan ini dinamakan...
A. Ignorant listening
B. Selective listening
C. Defensive listening
D. Active listening (Mendengarkan Aktif)
E. Passive listening
Jawaban: D
Mendengarkan aktif (active listening) adalah proses keterlibatan penuh konselor yang berfokus pada klien, memberikan respons yang sesuai, dan memvalidasi perasaan klien sehingga komunikasi berjalan efektif dan empatik.
Soal 20
Ketika seorang Klien selesai menceritakan masalah beratnya secara panjang lebar, konselor Bapas merespons: 'Jadi, secara singkat, Saudara merasa sangat terpukul karena keluarga menolak Saudara kembali pulang ke rumah.' Respons konselor ini merupakan aplikasi teknik...
A. Questioning (Bertanya tertutup)
B. Confrontation (Konfrontasi)
C. Directing (Mengarahkan perintah)
D. Paraphrasing / Summarizing (Pemfrasean/Merangkum)
E. Advice giving (Pemberian nasihat teknis)
Jawaban: D
Teknik ini meringkas dan menyusun ulang esensi pernyataan klien (paraphrasing/summarizing). Tujuannya untuk mengecek kepahaman konselor dan meyakinkan klien bahwa ia benar-benar didengarkan dan dimengerti.
Soal 21 Premium
Dalam struktur Sistem Peradilan Pidana (Criminal Justice System) di Indonesia, institusi Kejaksaan memiliki kedudukan fungsional sebagai pilar yang bertugas untuk...
A. Menjatuhkan vonis dan memutus perkara di dalam persidangan
B. Bertindak sebagai Penuntut Umum sekaligus pelaksana (eksekutor) putusan pengadilan
C. Memberikan pembimbingan dan pengawasan Klien di masyarakat
D. Melakukan penyidikan tunggal untuk semua tindak pidana tanpa kecuali
E. Menyediakan layanan penasihat hukum gratis bagi tersangka
Salah satu prinsip fundamental dalam Pembimbingan Kemasyarakatan adalah prinsip 'Individualisasi Pidana/Pembinaan'. Makna esensial dari prinsip tersebut adalah...
A. Klien diwajibkan melakukan pembinaan secara mandiri tanpa bantuan petugas
B. Setiap Klien harus ditempatkan secara individual dalam sel isolasi
C. Penilaian dan asesmen Klien hanya dilakukan satu kali pada tahap registrasi awal
D. Metode pembinaan harus mengutamakan sanksi fisik secara perorangan
E. Program pembimbingan harus dirancang spesifik menyesuaikan tingkat risiko dan kebutuhan kriminogenik tiap individu
Tahapan pembinaan luar lembaga di mana Narapidana yang telah memenuhi persyaratan diperbolehkan menjalani sisa masa pidananya di luar Lapas dengan pengawasan Pembimbing Kemasyarakatan Bapas disebut...
Sebelum memberikan rekomendasi program integrasi seperti Pembebasan Bersyarat (PB), dokumen administratif dan substantif yang MUTLAK harus disusun oleh PK Bapas dan dibahas dalam Sidang TPP adalah...
A. Laporan Mingguan Perkembangan Narapidana
B. Surat Pernyataan Bebas dari Perkara Baru yang disahkan Notaris
C. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polres setempat
D. Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) untuk Pembebasan Bersyarat
Merujuk pada hierarki Peraturan Perundang-undangan Republik Indonesia (UU No. 12 Tahun 2011 yang telah diubah dengan UU No. 13 Tahun 2022), produk hukum yang kedudukannya tepat berada di bawah UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah...
A. Peraturan Daerah Provinsi
B. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat (TAP MPR)
C. Peraturan Presiden (Perpres)
D. Undang-Undang / Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang
Konsep 'Johari Window' membagi kesadaran diri dalam komunikasi. Kuadran yang berisi informasi, motif, atau rahasia yang diketahui oleh individu itu sendiri, namun sengaja disembunyikan agar tidak diketahui oleh konselor/orang lain, disebut...
Klien Bapas sering mengalami guncangan psikologis. Menurut model Lima Tahap Kesedihan (Grief) yang diusulkan oleh Elizabeth Kubler-Ross, tahapan penerimaan (acceptance) dicapai setelah melewati fase-fase berikut, *KECUALI*...
Filosofi utama SPPA menetapkan bahwa penahanan atau pemidanaan penjara bagi Anak Berhadapan dengan Hukum merupakan opsi yang paling dihindari. Asas ini menyatakan perampasan kemerdekaan adalah...
Sasaran utama dari tugas Pembimbingan Kemasyarakatan adalah Klien Bapas. Di antara status hukum berikut, yang *BUKAN* termasuk dalam kategori Klien Pemasyarakatan pada Bapas adalah...
A. Tersangka dewasa yang sedang ditahan di Rutan dalam proses penyidikan Kepolisian
B. Narapidana yang resmi menjalani masa Pembebasan Bersyarat (PB)
C. Narapidana yang tengah menjalani program Cuti Menjelang Bebas (CMB)
D. Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH) yang mendapat putusan pidana bersyarat dari Hakim
E. Anak yang dikembalikan ke orang tua (AKO) melalui putusan penetapan pengadilan
Sesuai ketentuan Pasal 51 UU Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, apabila terjadi keadaan darurat seperti bencana alam masif di dalam Lapas, tindakan terukur yang wajib dilakukan Kepala Lapas adalah...
A. Membebaskan Narapidana secara definitif tanpa jaminan demi menjunjung HAM
B. Melakukan tindakan penyelamatan, evakuasi Narapidana ke tempat aman, atau pemindahan ke Lapas/Rutan lain
C. Mengunci seluruh pintu blok secara permanen agar narapidana tidak membaur dengan warga sipil
D. Menyerahkan seluruh komando dan tanggung jawab penjagaan murni kepada BPBD setempat
E. Menembak di tempat (eksekusi) terhadap Narapidana yang berusaha menyelamatkan diri
Dalam melaksanakan pengawasan berkelanjutan, PK menemukan bahwa Klien Pembebasan Bersyarat (PB) yang dibimbingnya tertangkap tangan melakukan tindak pidana baru. Langkah hukum dan administratif prosedural yang harus diambil PK adalah...
A. Memberikan surat peringatan pertama (SP 1) sebagai teguran edukatif
B. Membuat laporan pelanggaran dan segera mengusulkan pencabutan SK Pembebasan Bersyarat melalui Sidang TPP
C. Menghapus nama Klien dari buku register Bapas dan memberhentikan pembimbingan seketika
D. Membiarkan proses peradilan tindak pidana baru berjalan tanpa perlu membuat laporan ke pusat
E. Membela Klien di Kepolisian agar statistik tingkat keberhasilan PB tidak menurun
Penahanan terhadap seorang tersangka tidak boleh berlarut-larut. Hak tersangka untuk segera mendapat pemeriksaan dari penyidik dan dilimpahkan ke Penuntut Umum agar kepastian hukum lekas terwujud merupakan pengejawantahan dari asas...
A. Asas Retroaktif
B. Asas Oportunitas murni
C. Nebis in Idem
D. Lex specialis derogat legi generali
E. Peradilan Cepat, Sederhana, dan Biaya Ringan (Contante Justitie)
Dalam melakukan penggalian data Litmas, PK diwajibkan menggunakan instrumen standar yang disebut RNR (Risk, Need, Responsivity) Assessment. Kegunaan utama dari instrumen ini di lingkungan Pemasyarakatan adalah untuk...
A. Menilai tingkat risiko residivisme Klien dan mengidentifikasi area kebutuhan kriminogenik untuk diintervensi
B. Menghitung secara presisi besaran ganti rugi restitusi bagi korban kejahatan
C. Mengukur kemampuan kognitif Klien untuk penempatan di sel mewah Lapas
D. Sebagai syarat mutlak untuk meminta grasi kepada Presiden RI
E. Menguji kejujuran Klien sebagai pengganti alat tes kebohongan di pengadilan
Dalam sebuah wawancara, PK berkata: 'Dari apa yang baru Saudara sampaikan, sepertinya Saudara merasa frustrasi karena sangat sulit diterima bekerja di masyarakat. Apakah pemahaman saya ini benar?' Teknik ini tergolong ke dalam keterampilan...
Klien Bapas yang terjerat kasus penyalahgunaan narkotika umumnya datang dengan motivasi sembuh yang sangat rendah atau fluktuatif. Pendekatan konseling yang paling dianjurkan untuk mengatasi sikap ambivalensi (ragu-ragu) menuju perubahan perilaku positif adalah...
A. Motivational Interviewing (Wawancara Motivasional)
Upaya Diversi pada Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) wajib diupayakan di setiap tingkatan pemeriksaan. Jika pada tahap penyidikan Kepolisian upaya Diversi dinyatakan GAGAL (tidak tercapai kesepakatan), maka langkah yuridis selanjutnya adalah...
A. Penyidik wajib melanjutkan pemeriksaan tindak pidana Anak ke tahap penuntutan
B. Anak dijatuhi hukuman denda adat sesuai regulasi pemerintah desa
C. Anak langsung dibebaskan dari segala tuntutan demi masa depan
D. Tanggung jawab pidana dilimpahkan kepada kedua orang tua Anak
Pembimbingan Kemasyarakatan merupakan bagian dari konsep Parole/Probation secara global. Sistem yang mengatur pengawasan dan pembatasan gerak Klien agar tetap berada di luar sel penjara dan menjalani aktivitas hidup normal dengan bimbingan Bapas dikenal sebagai sistem...
A. Deterrence intensive mechanism
B. Community Supervision (Pengawasan berbasis masyarakat)
Permenkumham Nomor 35 Tahun 2018 tentang Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan mereformasi sistem klasifikasi penjara. Berdasarkan aturan tersebut, penempatan Narapidana ditentukan secara berjenjang pada Lapas dengan kategori keamanan...
A. Super Maximum, Maximum, Medium, dan Minimum Security
B. Keamanan Ringan, Sedang, Berat, dan Sangat Berat
C. Lapas Anak, Lapas Wanita, Lapas Narkotika, dan Lapas Terbuka
D. Lapas Kelas I, Lapas Kelas IIA, Lapas Kelas IIB, dan Lapas Kelas III
E. Lapas Tertutup Penuh, Lapas Semi-Terbuka, Lapas Terbuka, Lapas Mandiri
Secara birokrasi, Pembimbing Kemasyarakatan (PK) merupakan Jabatan Fungsional Tertentu yang diukur melalui Angka Kredit. Lembaga pemerintah pusat yang bertindak sebagai Instansi Pembina (leading sector) dari Jabatan Fungsional PK ini adalah...
A. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
B. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Penegakan hukum dalam Pemasyarakatan tidak semata mengejar keadilan formal. Teori tentang Tiga Nilai Dasar Hukum (Keadilan, Kepastian Hukum, dan Kemanfaatan) sangat relevan untuk PK. Filsuf hukum ternama asal Jerman yang mencetuskan konsep ini adalah...
Dalam penyusunan metodologi instrumen Litmas, ketepatan hasil sangat diperhatikan. Jika sebuah instrumen Asesmen PK secara konsisten menghasilkan skor pengukuran yang stabil saat dites ulang pada Klien yang kondisinya tidak berubah, maka instrumen tersebut dikategorikan memiliki...
Saat PK Bapas bertugas mewawancarai tersangka Anak di pelosok daerah, hambatan semantik kerap muncul akibat perbedaan literasi bahasa. Solusi komunikasi yang paling efektif bagi PK adalah...
A. Memaksakan penggunaan Bahasa Indonesia baku formal tingkat tinggi agar mendidik Anak tersebut
B. Menyesuaikan gaya bahasa menjadi sangat sederhana, menggunakan analogi lokal, dan menghindari jargon hukum yang rumit
C. Mengabaikan jawaban Anak yang membingungkan dan membuat kesimpulan Litmas secara sepihak
D. Berbicara lebih keras secara volume seolah-olah Anak tersebut mengalami gangguan pendengaran
E. Menghentikan wawancara dan menolak melayani pembuatan Litmas bagi anak daerah
PK Bapas menghadapi Klien pengedar narkoba yang mengaku menyesal namun baru saja menggunakan zat adiktif (relapse) karena stress. Sikap empati dengan prinsip 'non-judgmental attitude' yang ditunjukkan PK terefleksi dalam respons...
A. Mencela Klien: 'Saya tidak habis pikir kenapa orang dewasa seperti kamu bisa seceroboh ini jatuh di lubang yang sama.'
B. Menunjukkan kemarahan: 'Kamu membuat saya kecewa berat, padahal saya sudah percaya kamu berjanji bersih.'
C. Memberi ancaman langsung: 'Bila besok tes urine masih positif, SK Pembebasanmu langsung saya usulkan dicabut.'
D. Skeptis penuh: 'Sudah saya duga dari awal. Pecandu memang tidak ada niat untuk sembuh total.'
E. Mengeksplorasi empati: 'Pasti ini situasi berat untukmu. Mari kita cari tahu bersama apa hal yang memicu kembalinya penggunaan ini, agar tidak terulang.'
Penahanan pada peradilan Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) diatur sangat ketat dan singkat demi melindungi psikologis anak. Berdasarkan UU SPPA, jangka waktu maksimum penahanan Anak pada tahap Penyidikan (oleh Penyidik, tidak diakumulasi perpanjangan JPU) adalah...
Terobosan paradigma hukum modern yang menggeser pendekatan penghukuman konvensional (mencari siapa yang salah untuk dihukum tubuh) ke arah dialog musyawarah untuk pemulihan kerugian korban dan pelaku disebut dengan...
Secara substansial, program perlakuan (treatment program) dalam Sistem Pemasyarakatan bertumpu pada 2 (dua) aspek pembinaan utama bagi Narapidana di dalam Lapas, yaitu...
A. Pembinaan Kepribadian dan Pembinaan Kemandirian
B. Pembinaan Vokasional Khusus dan Pembinaan Psikotropika
C. Pembinaan Keamanan dan Pembinaan Ketertiban
D. Pembinaan Akademik Formal dan Pembinaan Jasmani
E. Pembinaan Internal Lapas dan Pembinaan Eksternal
Keberhasilan reintegrasi sosial tidak sekadar berhenti ketika SK Klien habis masa berlakunya. Bapas juga memfasilitasi program pendampingan lanjutan bagi mantan Klien/Narapidana yang sudah bebas murni namun belum stabil secara ekonomi dan sosial. Program ini dikenal dengan...
PK harus memahami hukum acara pidana saat berdiskusi dengan APH lain. Berdasarkan Pasal 184 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), instrumen pembuktian sangat bersifat limitatif. Di bawah ini yang secara yuridis tertulis *BUKAN* merupakan alat bukti sah adalah...
Saat seorang PK menghadapi Klien Anak yang sangat introver, ketakutan, dan enggan berbicara saat dilakukan penggalian data Litmas awal, pendekatan (rapport building) yang paling humanis dan direkomendasikan adalah...
A. Menunjukkan penerimaan (unconditional positive regard), memulai percakapan hangat yang relevan dengan minat anak, dan tidak memaksa segera menginterogasi kasusnya
B. Memanggil paksa orang tua Anak untuk menyidang Anak tersebut di hadapan PK
C. Memberikan gertakan tegas agar Anak ketakutan dan segera merespons pertanyaan PK
D. Menjanjikan hadiah berupa uang tunai secara langsung di depan meja apabila Anak mau mengaku salah
E. Menyodorkan blangko kuesioner panjang dan meminta Anak menulis jawabannya sendiri dalam keheningan total
Tips Lulus SKB CPNS Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama
SKB CPNS Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.