SKB CPNS Penyuluh Sosial Ahli Pertama 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap
Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Sosial Ahli Pertama, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Penyuluh Sosial Ahli Pertama, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Penyuluh Sosial Ahli Pertama
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Sosial Ahli Pertama berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Pemahaman konsep dasar, langkah-langkah perumusan, implementasi, monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan kesejahteraan sosial
Advokasi kebijakan pelayanan kesejahteraan sosial serta monitoring dan evaluasi hasil advokasi
Penerapan konsep dasar, teknik, metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur dalam penyusunan perencanaan penyuluhan sosial
Pemahaman konsep dasar, teknik, metode, peraturan dan mekanisme, tata cara prosedur dalam melakukan pemetaan potensi kerawanan sosial
Pemahaman dan pengumpulan bahan bahan terkait penyelenggaraan penyuluhan sosial
Penerapan konsep dasar, teknik, metode, peraturan dan mekanisme dalam melakukan pengembangan kualitas penyuluhan sosial
Pemahaman konsep dasar, teknik, metode, peraturan dan mekanisme dalam melakukan pengembangan kerjasama penyuluhan kemasyarakatan
Simulasi Tryout SKB CPNS Penyuluh Sosial Ahli Pertama
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Sosial Ahli Pertama, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Penyuluh Sosial Ahli Pertama.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Penyuluh Sosial Ahli Pertama
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Sosial Ahli Pertama.
Soal 1
Dalam siklus kebijakan kesejahteraan sosial, tahapan yang bertujuan untuk menentukan prioritas masalah yang akan diselesaikan disebut...
A. Adopsi Kebijakan
B. Penyusunan Agenda
C. Implementasi Kebijakan
D. Evaluasi Kebijakan
E. Formulasi Kebijakan
Jawaban: B
Penyusunan agenda (agenda setting) adalah langkah awal dalam perumusan kebijakan untuk menentukan masalah mana yang dianggap penting oleh publik dan pemerintah sehingga layak menjadi kebijakan sosial.
Soal 2
Berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2009, penyelenggaraan kesejahteraan sosial ditujukan kepada siapa?
A. Penyandang disabilitas fisik
B. Korban bencana alam saja
C. Anak telantar dan lanjut usia
D. Hanya penduduk miskin
E. Perseorangan, keluarga, kelompok, dan/atau masyarakat
Jawaban: E
Sesuai UU No. 11 Tahun 2009, penyelenggaraan kesejahteraan sosial ditujukan kepada perseorangan, keluarga, kelompok, dan/atau masyarakat yang memiliki hambatan dalam menjalankan fungsi sosialnya.
Soal 3
Apa yang dimaksud dengan advokasi kebijakan dalam pelayanan kesejahteraan sosial?
A. Melakukan penyuluhan di desa
B. Mempengaruhi pembuat keputusan untuk perubahan kebijakan
C. Mendistribusikan sembako
D. Memberikan bantuan tunai langsung
E. Melakukan rehabilitasi sosial
Jawaban: B
Advokasi kebijakan adalah upaya sistematis untuk mempengaruhi pembuat kebijakan agar melahirkan keputusan atau kebijakan yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat.
Soal 4
Tahap pertama dalam perencanaan penyuluhan sosial yang berkaitan dengan identifikasi karakteristik sasaran disebut...
A. Penentuan Materi
B. Pelaksanaan Kegiatan
C. Evaluasi Dampak
D. Identifikasi Kebutuhan
E. Pemilihan Media
Jawaban: D
Asesmen atau identifikasi kebutuhan adalah tahap awal untuk memahami karakteristik, masalah, dan potensi sasaran agar program penyuluhan tepat sasaran.
Soal 5
Indikator utama dalam pemetaan potensi kerawanan sosial yang berkaitan dengan ketimpangan ekonomi adalah...
A. Tingkat pendidikan
B. Jumlah penduduk lansia
C. Jumlah tempat ibadah
D. Kesenjangan pendapatan
E. Luas wilayah
Jawaban: D
Kesenjangan sosial ekonomi sering kali menjadi akar kerawanan sosial yang dapat memicu konflik atau masalah kesejahteraan lainnya di suatu wilayah.
Soal 6
Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) merupakan basis data sasaran utama dalam penyuluhan sosial yang dikumpulkan melalui...
A. Laporan Kepolisian
B. Verifikasi dan Validasi Data
C. Data Pajak
D. Sensus Ekonomi
E. Kuesioner Pendidikan
Jawaban: B
DTKS adalah basis data primer untuk penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang dikelola oleh Kementerian Sosial sebagai acuan sasaran program.
Soal 7
Untuk meningkatkan kualitas penyuluhan sosial, seorang penyuluh harus menggunakan metode yang bersifat 'partisipatif', artinya...
A. Hanya satu arah dari penyuluh
B. Menggunakan teknologi canggih
C. Dilakukan secara tertutup
D. Melibatkan sasaran secara aktif
E. Bersifat formal dan kaku
Jawaban: D
Metode partisipatif melibatkan sasaran penyuluhan secara aktif dalam proses diskusi dan pemecahan masalah, bukan sekadar menjadi pendengar pasif.
Soal 8
Pengembangan kerjasama dalam penyuluhan kemasyarakatan dengan pihak swasta melalui program CSR bertujuan untuk...
A. Melakukan audit keuangan
B. Mengambil alih tugas pemerintah
C. Sinergi sumber daya dalam penanganan masalah sosial
D. Menambah beban pajak perusahaan
E. Menghilangkan peran LSM
Jawaban: C
Kerjasama dengan pihak swasta bertujuan untuk memperluas dukungan sumber daya dan sinergi dalam penanganan masalah sosial melalui tanggung jawab sosial perusahaan.
Soal 9
Proses pemantauan yang dilakukan selama kebijakan kesejahteraan sosial berjalan untuk memastikan kegiatan sesuai dengan rencana disebut...
A. Evaluasi Sumatif
B. Terminasi
C. Asesmen
D. Monitoring
E. Audit
Jawaban: D
Monitoring dilakukan selama proses implementasi untuk mendeteksi penyimpangan dan melakukan koreksi segera agar kebijakan berjalan sesuai rencana.
Soal 10
Salah satu teknik advokasi kebijakan yang dilakukan dengan menjalin hubungan personal dengan pembuat keputusan disebut...
A. Lobi
B. Kampanye
C. Mobilisasi Massa
D. Litigasi
E. Bicara Publik
Jawaban: A
Lobi (lobbying) adalah teknik advokasi melalui pendekatan informal atau personal kepada individu pembuat keputusan untuk mempengaruhi pandangan mereka.
Soal 11
Bahan penyuluhan sosial yang berisi ringkasan poin-poin penting untuk dibagikan kepada audiens disebut...
A. Laporan Tahunan
B. Buku Saku
C. Leaflet
D. Modul Pendidikan
E. Jurnal Ilmiah
Jawaban: C
Leaflet atau brosur adalah bahan cetak yang efisien untuk membagikan informasi ringkas dan praktis kepada sasaran penyuluhan.
Soal 12
Dalam memetakan potensi kerawanan sosial, metode 'Focus Group Discussion' (FGD) digunakan untuk...
A. Menghitung statistik penduduk
B. Melakukan sensus bangunan
C. Membagikan bantuan
D. Menggali perspektif dan akar masalah sosial secara kolektif
E. Menetapkan tersangka tindak pidana
Jawaban: D
FGD bertujuan untuk menggali informasi mendalam, persepsi, dan pendapat kelompok masyarakat mengenai potensi konflik atau masalah sosial di lingkungannya.
Soal 13
Evaluasi kebijakan yang dilakukan setelah program selesai untuk melihat dampak jangka panjang disebut...
A. Monitoring Input
B. Audit Kepatuhan
C. Evaluasi Formatif
D. Evaluasi Dampak
E. Evaluasi Proses
Jawaban: D
Evaluasi dampak (Impact Evaluation) fokus pada perubahan yang terjadi pada sasaran setelah menerima intervensi kebijakan dalam jangka waktu tertentu.
Soal 14
Penyuluhan sosial yang dilakukan melalui media sosial termasuk dalam kategori penyuluhan...
A. Tidak Langsung
B. Privat
C. Individu
D. Langsung
E. Kelompok Kecil
Jawaban: A
Penyuluhan melalui media sosial atau internet dikategorikan sebagai penyuluhan tidak langsung (indirect extension) karena tidak ada tatap muka fisik.
Soal 15
Manakah yang merupakan langkah awal dalam melakukan advokasi kebijakan?
A. Analisis isu dan pengumpulan bukti
B. Rapat evaluasi akhir
C. Pembuatan spanduk
D. Pengerahan massa
E. Peluncuran petisi online
Jawaban: A
Analisis isu sangat penting untuk memahami substansi masalah, data pendukung, dan pihak-pihak mana yang memiliki otoritas untuk mengubah kebijakan.
Soal 16
Bahan penyuluhan sosial harus memenuhi kriteria 'Aksesibilitas', artinya...
A. Dibuat dengan biaya mahal
B. Mudah dijangkau dan dipahami oleh sasaran
C. Menggunakan bahasa asing
D. Hanya boleh disimpan di kantor
E. Hanya untuk kalangan profesional
Jawaban: B
Aksesibilitas berarti bahan penyuluhan harus mudah diperoleh, dipahami, dan digunakan oleh sasaran penyuluhan sesuai dengan kondisi mereka.
Soal 17
Pemetaan potensi kerawanan sosial yang melibatkan data spasial (peta) disebut...
A. Pemetaan Budaya
B. Pemetaan Demografis
C. Pemetaan Ekonomi
D. Pemetaan Geospasial
E. Pemetaan Statistik
Jawaban: D
Pemetaan geospasial memungkinkan visualisasi titik-titik rawan sosial secara geografis untuk memudahkan intervensi lokasi.
Soal 18
Salah satu prinsip kerjasama penyuluhan kemasyarakatan adalah 'Mutual Benefit', yang artinya...
A. Saling menguntungkan semua pihak
B. Wajib dilakukan secara berkala
C. Dilakukan secara sukarela
D. Hanya menguntungkan penyuluh
E. Gratis tanpa biaya
Jawaban: A
Mutual benefit berarti kerjasama tersebut harus memberikan manfaat atau nilai tambah bagi semua pihak yang terlibat, bukan hanya salah satu pihak.
Soal 19
Langkah pemantauan implementasi kebijakan yang dilakukan dengan turun langsung ke lapangan disebut...
A. Wawancara Telepon
B. Rapat Pleno
C. Desktop Review
D. Kunjungan Lapangan
E. Analisis Dokumen
Jawaban: D
Uji petik atau kunjungan lapangan adalah metode monitoring untuk memverifikasi data laporan dengan kenyataan di lokasi pelaksanaan.
Soal 20
Penyebarluasan informasi mengenai hak-hak penyandang disabilitas dalam akses transportasi publik merupakan contoh...
A. Bantuan Logistik
B. Penelitian Sosial
C. Rehabilitasi Medik
D. Penyuluhan Sosial
E. Investasi Sosial
Jawaban: D
Penyuluhan sosial bertujuan menyebarluaskan informasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atau sasaran mengenai suatu regulasi atau hak tertentu.
Soal 21 Premium
Dalam perumusan kebijakan kesejahteraan sosial, penggunaan metode 'Evidence-Based Policy' menekankan pada...
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Sosial Ahli Pertama semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Sosial Ahli Pertama, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Penyuluh Sosial Ahli Pertama
SKB CPNS Penyuluh Sosial Ahli Pertama adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Penyuluh Sosial Ahli Pertama meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Penyuluh Sosial Ahli Pertama, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Penyuluh Sosial Ahli Pertama tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Penyuluh Sosial Ahli Pertama tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.