SKB CPNS Pranata Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Terampil 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pranata Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Terampil, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pranata Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Terampil, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Pranata Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Terampil

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pranata Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Terampil berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Pengelolaan Data dan Informasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
  • Pengelolaan Dukungan Kegiatan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
  • Pengamanan Data dan Informasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Simulasi Tryout SKB CPNS Pranata Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Terampil

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pranata Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Terampil, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Pranata Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Terampil. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Pranata Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Terampil

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pranata Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Terampil.

Soal 1
Berdasarkan prinsip pengolahan data, tahapan awal dalam siklus pengelolaan data dan informasi pemberantasan tindak pidana korupsi adalah...
A. Pemusnahan data
B. Pengumpulan data
C. Penyimpanan data
D. Diseminasi informasi
E. Analisis data
Jawaban: B
Siklus pengelolaan data dimulai dengan pengumpulan data (data collection) sebagai bahan mentah yang nantinya akan diproses menjadi informasi. Hal ini sejalan dengan manajemen data organisasi sektor publik.
Soal 2
Dalam mendukung kegiatan pemberantasan korupsi, pengelolaan barang rampasan negara dilakukan secara spesifik untuk menjaga nilai ekonomisnya. Hal tersebut merupakan bagian dari lingkup...
A. Audit forensik digital
B. Intelijen tindak pidana korupsi
C. Perumusan kebijakan preventif
D. Pengamanan data
E. Pengelolaan dukungan kegiatan
Jawaban: E
Pengelolaan dukungan kegiatan mencakup aspek administratif dan logistik operasional, termasuk pengelolaan aset atau barang rampasan hasil tindak pidana korupsi agar tetap terjaga nilainya sesuai peraturan terkait pemulihan aset (asset recovery).
Soal 3
Prinsip utama dalam pengamanan informasi yang memastikan bahwa informasi hanya dapat diakses oleh pihak yang berwenang disebut...
A. Integrity
B. Confidentiality
C. Authenticity
D. Non-repudiation
E. Availability
Jawaban: B
Confidentiality (Kerahasiaan) adalah aspek pengamanan informasi yang menjamin data tidak tersedia atau tidak diungkapkan kepada individu, entitas, atau proses yang tidak berwenang.
Soal 4
Berdasarkan UU Nomor 19 Tahun 2019, KPK berwenang melakukan penyadapan. Pengelolaan data hasil penyadapan harus dilakukan secara aman untuk mencegah kebocoran. Siapakah yang bertanggung jawab menetapkan standar pengamanan data tersebut?
A. Jaksa Agung
B. Pimpinan KPK
C. Kepala Kepolisian
D. Menteri Komunikasi dan Informatika
E. Ketua DPR
Jawaban: B
Berdasarkan UU No. 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas UU No. 30 Tahun 2002, Pimpinan KPK bertanggung jawab atas tata kelola dan pengamanan operasional lembaga, termasuk hasil penyadapan.
Soal 5
Dalam sistem pengelolaan data LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara), verifikasi administrasi bertujuan untuk...
A. Menilai kewajaran harta
B. Menyita harta yang tidak dilaporkan
C. Mencari bukti tindak pidana
D. Memastikan kelengkapan dokumen pendukung dan formulir
E. Mempublikasikan harta ke media
Jawaban: D
Verifikasi administrasi dalam pengelolaan data LHKPN berfokus pada pemenuhan syarat formal dan kelengkapan berkas yang dikirimkan oleh wajib lapor sebelum dilakukan pemeriksaan substantif.
Soal 6
Pengelolaan dukungan kegiatan operasional seperti Operasi Tangkap Tangan (OTT) memerlukan kerahasiaan tinggi. Manakah tindakan pengelolaan yang tidak tepat?
A. Penggunaan jalur komunikasi terenkripsi
B. Pencatatan penggunaan anggaran secara akuntabel
C. Pembatasan akses informasi personel
D. Pendokumentasian kegiatan secara terbuka di media sosial
E. Koordinasi logistik yang tertutup
Jawaban: D
Pendokumentasian operasional intelijen atau penindakan secara terbuka melanggar prinsip kerahasiaan dan dapat menggagalkan kegiatan pemberantasan korupsi.
Soal 7
Jenis pengamanan data yang melibatkan teknik mengubah data asli menjadi kode-kode tertentu agar tidak dapat dibaca oleh penyusup disebut...
A. Enkripsi
B. Backup
C. Hashing
D. Antivirus
E. Firewall
Jawaban: A
Enkripsi adalah proses mengamankan informasi dengan cara mengubah teks biasa menjadi ciphertext yang hanya bisa dibuka dengan kunci (key) tertentu.
Soal 8
Pranata Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi mengelola data pengaduan masyarakat. Menurut Peraturan Pemerintah No. 43 Tahun 2018, apa hak yang dimiliki oleh pelapor?
A. Hak untuk menentukan tersangka
B. Hak untuk ikut melakukan penyidikan
C. Hak untuk mendapatkan bagian dari uang sitaan
D. Hak atas perlindungan hukum dan kerahasiaan identitas
E. Hak untuk membatalkan proses hukum
Jawaban: D
Berdasarkan PP No. 43 Tahun 2018, masyarakat yang memberikan informasi terkait dugaan korupsi berhak atas perlindungan hukum dan kerahasiaan identitas.
Soal 9
Integrasi data antara instansi penegak hukum dan kementerian/lembaga lain dalam satu sistem data merupakan implementasi dari...
A. UU Perbankan
B. Peraturan Pemerintah tentang Desa
C. Perpres Satu Data Indonesia
D. UU Hak Cipta
E. UU Keterbukaan Informasi Publik
Jawaban: C
Perpres No. 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia mengatur integrasi data antar instansi untuk menciptakan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dibagipakaikan, termasuk untuk kepentingan pemberantasan korupsi.
Soal 10
Dukungan administratif dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi meliputi penyusunan administrasi penyidikan. Produk administrasi yang menandakan dimulainya penyidikan adalah...
A. P-21
B. Sprindik
C. Putusan Hakim
D. BAP
E. Surat Dakwaan
Jawaban: B
Sprindik (Surat Perintah Penyidikan) adalah dokumen administrasi yang menjadi dasar bagi penyidik untuk melakukan tindakan penyidikan sesuai hukum acara pidana.
Soal 11
Penanganan insiden keamanan informasi di lembaga pemberantasan korupsi harus mengikuti prosedur standar. Tahap setelah identifikasi insiden adalah...
A. Penghapusan log
B. Pemulihan data
C. Penahanan atau pembendungan (Containment)
D. Pemusnahan perangkat
E. Publikasi ke media
Jawaban: C
Sesuai kerangka kerja penanganan insiden (seperti NIST atau ISO 27035), setelah insiden terdeteksi, langkah selanjutnya adalah pembendungan (containment) untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
Soal 12
Dalam manajemen data, 'data cleansing' atau pembersihan data dilakukan untuk...
A. Memperbaiki atau menghapus data yang tidak akurat, ganda, atau tidak lengkap
B. Menghapus data yang memberatkan tersangka
C. Mencuci uang hasil korupsi
D. Menyembunyikan identitas pelapor
E. Membuat data palsu untuk intelijen
Jawaban: A
Data cleansing adalah proses mendeteksi dan mengoreksi (atau menghapus) catatan yang korup atau tidak akurat dari kumpulan data agar analisis informasi menjadi valid.
Soal 13
Pengamanan fisik terhadap pusat data (data center) di instansi pemberantasan korupsi meliputi penggunaan...
A. Update software otomatis
B. Antivirus
C. Kebijakan privasi
D. Password komputer
E. Kontrol akses biometrik dan CCTV
Jawaban: E
Pengamanan fisik berfokus pada perlindungan perangkat keras dan infrastruktur. Contohnya adalah pembatasan akses masuk ke ruang server menggunakan biometrik dan pemantauan CCTV.
Soal 14
Sistem informasi yang digunakan untuk mengelola alur penanganan perkara dari penyelidikan hingga eksekusi disebut...
A. Case Management System (CMS)
B. Social Media Dashboards
C. E-Katalog
D. E-Learning
E. E-Budgeting
Jawaban: A
Case Management System (CMS) adalah sistem pendukung kegiatan yang mendokumentasikan setiap tahapan penanganan perkara korupsi untuk transparansi dan efektivitas kerja.
Soal 15
Aspek hukum dalam pengamanan data pribadi warga negara yang dikelola instansi pemerintah diatur dalam...
A. UU Nomor 27 Tahun 2022
B. UU Nomor 20 Tahun 2001
C. UU Nomor 5 Tahun 2014
D. UU Nomor 1 Tahun 2024
E. UU Nomor 17 Tahun 2003
Jawaban: A
UU No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (PDP) adalah regulasi utama yang mengatur kewajiban pengelola data dalam menjaga keamanan data pribadi.
Soal 16
Data intelijen yang dikelola oleh Pranata Pemberantasan Korupsi sering kali bersifat 'unstructured data'. Contoh dari data ini adalah...
A. Formulir input data penduduk
B. Laporan keuangan formal
C. Tabel Excel
D. Rekaman percakapan dan rekaman video
E. Basis data SQL
Jawaban: D
Unstructured data adalah data yang tidak memiliki format tetap atau tidak terorganisir dalam skema tertentu, seperti multimedia, email, dan catatan teks bebas.
Soal 17
Dukungan kegiatan dalam bentuk koordinasi antar lembaga penegak hukum untuk memantau penanganan perkara korupsi dikenal dengan istilah...
A. Supervisi
B. Eksekusi
C. Litigasi
D. Mediasi
E. Sosialisasi
Jawaban: A
Supervisi adalah kewenangan KPK untuk memantau, meneliti, atau menelaah instansi yang berwenang melakukan pemberantasan korupsi agar berjalan efektif.
Soal 18
Teknik pengamanan data dengan membuat salinan data di lokasi yang berbeda untuk mengantisipasi kerusakan sistem disebut...
A. Data Archiving
B. Data Encryption
C. Data Mining
D. Data Masking
E. Data Backup and Recovery
Jawaban: E
Backup and recovery adalah strategi krusial dalam pengamanan data untuk memastikan ketersediaan (availability) data jika terjadi kegagalan sistem atau bencana.
Soal 19
Laporan hasil analisis (LHA) dari PPATK merupakan sumber informasi penting dalam pengelolaan data korupsi. Fokus utama data PPATK adalah...
A. Pendaftaran merek dagang
B. Transaksi keuangan mencurigakan
C. Hasil pemilihan umum
D. Data ekspor impor barang mewah
E. Data penduduk miskin
Jawaban: B
PPATK mengelola data intelijen keuangan. Data LHA PPATK sangat vital bagi penyidikan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berasal dari korupsi.
Soal 20
Administrasi pengarsipan berkas perkara tindak pidana korupsi harus memperhatikan retensi arsip. Apa yang dimaksud dengan retensi arsip?
A. Kerahasiaan arsip
B. Biaya penyimpanan arsip
C. Jenis kertas yang digunakan untuk arsip
D. Jangka waktu penyimpanan arsip sebelum dimusnahkan atau diserahkan ke ANRI
E. Metode pemindaian arsip
Jawaban: D
Jadwal Retensi Arsip (JRA) menentukan berapa lama arsip harus disimpan berdasarkan nilai guna dan hukum, sebelum akhirnya dieksekusi pemusnahan atau pelestarian.
Soal 21 Premium
Dalam analisis data pemberantasan korupsi, metode 'Network Analysis' atau analisis jaringan digunakan untuk...
A. Menghitung jumlah kerugian negara
B. Menghapus data di media sosial
C. Mengunduh file dari server luar negeri
D. Memperbaiki jaringan internet kantor
E. Memetakan hubungan antar individu atau organisasi dalam sebuah skema korupsi
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 22 Premium
Pengamanan informasi menggunakan klasifikasi label. Label 'Sangat Rahasia' diberikan pada informasi korupsi yang jika bocor dapat mengakibatkan...
A. Peningkatan jumlah pelapor
B. Kerugian finansial kecil pada instansi
C. Gangguan administrasi ringan
D. Bahaya serius terhadap keamanan negara atau keselamatan jiwa
E. Penurunan popularitas pejabat
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 23 Premium
Dukungan logistik untuk kegiatan pemeriksaan lapangan memerlukan pengelolaan anggaran yang patuh pada prinsip...
A. Fleksibilitas tanpa batas
B. Kerahasiaan tanpa pencatatan laporan
C. Penggunaan dana tunai sebanyak mungkin
D. Akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi
E. Pemberian gratifikasi kepada penyedia
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 24 Premium
Analisis data 'Forensik Akuntansi' dalam pengelolaan informasi perkara bertujuan untuk...
A. Mencetak laporan tahunan
B. Mendaftarkan NPWP tersangka
C. Membayar gaji pegawai
D. Menelusuri aliran dana (follow the money) dan menghitung kerugian keuangan negara
E. Menghitung pajak kendaraan dinas
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 25 Premium
Prinsip pengamanan 'Least Privilege' berarti bahwa pengguna sistem informasi korupsi diberikan...
A. Akses tanpa perlu menggunakan password
B. Akses minimum yang diperlukan untuk menjalankan tugasnya
C. Akses hanya pada hari kerja
D. Akses yang sama untuk semua jenjang jabatan
E. Akses seluas-luasnya untuk memudahkan kerja
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 26 Premium
Manakah yang termasuk dalam kegiatan pendukung operasional penindakan?
A. Pembuatan poster kampanye antikorupsi
B. Rapat kerja membahas anggaran pembangunan gedung
C. Sosialisasi ke sekolah-sekolah
D. Pengadaan alat sadap dan pemeliharaan laboratorium forensik digital
E. Lomba menulis artikel hukum
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 27 Premium
Sistem Whistleblowing (KWS) mengelola data pengaduan internal. Pengamanan data yang paling krusial dalam sistem ini adalah...
A. Kecepatan loading data
B. Anonymity atau kerahasiaan identitas pelapor
C. Jumlah tombol di dashboard
D. Ketersediaan formulir cetak
E. Warna tampilan website
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 28 Premium
Pengelolaan data aset hasil korupsi menggunakan sistem pangkalan data bertujuan untuk...
A. Memberikan barang tersebut kepada penyidik
B. Menghilangkan barang bukti
C. Menghitung pajak penjualan barang
D. Memonitor status dan kondisi fisik barang sitaan secara real-time
E. Menyembunyikan aset dari kejaran hukum
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 29 Premium
Apa peran utama Pranata Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dalam persidangan?
A. Menjadi penasihat hukum terdakwa
B. Mengatur jadwal makan para saksi
C. Menjadi hakim pemutus perkara
D. Memberikan dukungan teknis pengolahan data alat bukti di depan persidangan
E. Membawa massa pendukung ke ruang sidang
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 30 Premium
Jenis serangan siber yang bertujuan untuk mengunci data penting dengan enkripsi dan meminta tebusan uang disebut...
A. DDoS
B. Ransomware
C. SQL Injection
D. Phishing
E. Spyware
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 31 Premium
Dalam standar Satu Data Indonesia, data yang dikelola harus memiliki 'Interoperabilitas'. Artinya data tersebut...
A. Harus sangat rahasia
B. Tidak boleh dihapus selamanya
C. Hanya boleh dibaca oleh satu aplikasi
D. Dapat dibagipakaikan antar sistem elektronik yang berbeda
E. Dibuat dengan tulisan tangan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 32 Premium
Penanggung jawab keamanan data pada suatu instansi wajib melakukan 'Audit Keamanan Informasi' secara berkala. Hal ini bertujuan untuk...
A. Mencari kesalahan pegawai
B. Membeli perangkat keras baru
C. Menilai kepatuhan terhadap standar keamanan dan menemukan celah kerentanan
D. Mempromosikan sistem ke instansi lain
E. Menghabiskan sisa anggaran akhir tahun
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 33 Premium
Dukungan kegiatan pemberantasan korupsi juga mencakup kerja sama internasional melalui 'Mutual Legal Assistance' (MLA). Fokus utamanya adalah...
A. Pemberian pinjaman luar negeri
B. Pencetakan paspor diplomatik
C. Pertukaran budaya antar negara
D. Penjualan senjata antar negara
E. Bantuan hukum timbal balik dalam penggeledahan, penyitaan, dan perolehan alat bukti lintas negara
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 34 Premium
Proses validasi data dalam pengelolaan informasi perkara korupsi dilakukan untuk memastikan data tersebut...
A. Sesuai dengan fakta hukum dan dapat dipertanggungjawabkan
B. Tersimpan di server luar negeri
C. Sudah viral di media
D. Dapat diedit oleh tersangka
E. Sesuai dengan keinginan pimpinan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 35 Premium
Berdasarkan UU ITE, pengamanan informasi elektronik harus memperhatikan integritas data. Apa indikator data yang memiliki integritas?
A. Data yang tidak berubah atau tidak dimodifikasi oleh pihak tidak berwenang
B. Data yang sangat panjang
C. Data yang disimpan dalam flashdisk
D. Data yang memiliki banyak salinan
E. Data yang diketik dengan huruf kapital
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 36 Premium
Kegiatan pemusnahan barang bukti korupsi yang sudah inkrah (berkekuatan hukum tetap) harus disertai dengan...
A. Foto selfie tanpa dokumen
B. Iklan di surat kabar nasional
C. Pembayaran kepada pemilik barang
D. Pesta perayaan
E. Berita Acara Pemusnahan dan saksi-saksi
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 37 Premium
Dalam big data analytics, teknik 'Sentiment Analysis' terhadap informasi publik digunakan untuk...
A. Mengirim pesan teks otomatis
B. Menghitung saldo bank tersangka
C. Mengukur suhu udara di kantor
D. Mengetahui opini dan persepsi masyarakat terhadap kinerja pemberantasan korupsi
E. Mendeteksi wajah tersangka
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 38 Premium
Setiap perangkat komputer yang digunakan untuk mengakses data rahasia korupsi wajib dipasang 'Digital Certificate'. Fungsinya adalah...
A. Sebagai tanda bukti kelulusan pegawai
B. Menyimpan file video
C. Sebagai identitas digital untuk autentikasi dan enkripsi komunikasi
D. Menghapus virus secara otomatis
E. Menambah kecepatan internet
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 39 Premium
Dukungan kegiatan operasional pemberantasan korupsi sering melibatkan tenaga ahli (ahli konstruksi, ahli keuangan). Pengelolaan data keterangan ahli dituangkan dalam...
A. Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Ahli
B. Laporan Cuaca
C. Surat Izin Mengemudi
D. Kartu Keluarga
E. Daftar Hadir Rapat
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 40 Premium
Penanganan data dalam sistem manajemen LHKPN mencakup pemeriksaan substantif. Apa yang dilakukan pada tahap ini?
A. Membayar tagihan listrik penyelenggara
B. Membuka pendaftaran CPNS
C. Menganalisis kewajaran profil harta dengan penghasilan penyelenggara negara
D. Mencetak kartu nama penyelenggara
E. Hanya menghitung lembar dokumen
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 41 Premium
Prinsip 'Separation of Duties' dalam pengamanan sistem informasi korupsi bertujuan untuk...
A. Mencegah kecurangan dengan membagi tanggung jawab kontrol pada lebih dari satu orang
B. Memecat pegawai yang malas
C. Memindahkan kantor ke luar kota
D. Memberikan libur lebih banyak
E. Menggabungkan semua divisi menjadi satu
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 42 Premium
Penyajian data hasil kegiatan pemberantasan korupsi kepada publik harus mematuhi UU Keterbukaan Informasi Publik. Namun, informasi yang dikecualikan adalah...
A. Nama pimpinan instansi
B. Alamat kantor
C. Informasi yang dapat menghambat proses penyelidikan dan penyidikan
D. Daftar aset negara yang legal
E. Jumlah anggaran kantor
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 43 Premium
Metadata merupakan data tentang data. Dalam pengelolaan informasi perkara, kegunaan metadata adalah untuk...
A. Mempercantik tampilan file
B. Mengganti isi file asli
C. Memudahkan pencarian, pengelolaan, dan pelacakan riwayat dokumen digital
D. Menambah kapasitas harddisk
E. Menghapus virus di komputer
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 44 Premium
Teknik 'Social Engineering' adalah ancaman pengamanan data yang dilakukan dengan cara...
A. Menggunakan virus canggih
B. Memanipulasi psikologis orang agar memberikan informasi rahasia atau password
C. Merusak kabel jaringan
D. Mematikan aliran listrik
E. Membakar gedung kantor
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 45 Premium
Manakah yang merupakan wujud dukungan administratif dalam pengelolaan gratifikasi di instansi pemerintah?
A. Pembentukan Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) dan sistem pelaporannya
B. Menyembunyikan laporan gratifikasi
C. Menerima gratifikasi secara sembunyi-sembunyi
D. Membagikan uang gratifikasi ke pegawai
E. Menjual barang gratifikasi di pasar
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 46 Premium
Dalam database korupsi, 'Entity-Relationship Diagram' (ERD) digunakan untuk...
A. Membuat peta lokasi penggeledahan
B. Merancang struktur hubungan antar tabel data dalam basis data
C. Membuat jadwal piket pegawai
D. Menggambar wajah tersangka
E. Menyusun struktur organisasi instansi
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 47 Premium
Sistem deteksi dini korupsi sering menggunakan 'Anomalies Detection'. Hal ini berarti...
A. Menghapus data lama
B. Menghitung jumlah pegawai yang masuk
C. Menyalin data ke cloud
D. Mendeteksi data atau transaksi yang polanya tidak biasa/menyimpang dari kewajaran
E. Mencari data yang polanya normal
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 48 Premium
Dalam manajemen risiko keamanan informasi, langkah 'Risk Assessment' dilakukan untuk...
A. Mengabaikan ancaman siber
B. Membuat laporan keuangan
C. Membayar denda kebocoran data
D. Mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi tingkat risiko terhadap aset data
E. Mencari asuransi jiwa pegawai
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 49 Premium
Penyimpanan data digital jangka panjang harus menggunakan format file yang bersifat 'Open Standard'. Alasannya adalah...
A. Menjamin aksesibilitas data di masa depan meski aplikasi pembuatnya sudah tidak ada
B. Sebagai syarat dari vendor aplikasi
C. Agar file tidak bisa dibuka
D. Agar ukuran file menjadi lebih besar
E. Agar mudah diedit oleh siapa saja
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 50 Premium
Manakah yang merupakan fungsi dari Disaster Recovery Plan (DRP) dalam pengamanan data?
A. Memastikan operasional data dan sistem kembali normal setelah terjadi bencana/kerusakan hebat
B. Mengumpulkan sumbangan bencana
C. Mencegah terjadinya banjir di kantor
D. Membeli asuransi gedung
E. Menghukum pelaku kejahatan siber
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Pranata Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Terampil

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pranata Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Terampil semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pranata Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Terampil, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pranata Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Terampil

SKB CPNS Pranata Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Terampil adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pranata Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Terampil meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pranata Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Terampil, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pranata Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Terampil tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pranata Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Terampil tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.