SKB CPNS Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Komunikasi Efektif
  • Komunikasi Interpersonal
  • Advokasi
  • Pengorganisasian kegiatan epidemiologi
  • Manajerial Epidemiologi
  • Surveilans Epidemiologi
  • Manajemen Data Epidemiologi
  • Penyelidikan Epidemiologi dan Penanggulangan KLB/wabah
  • Pemberdayaan masyarakat dalam deteksi dini penyakit dan masalah kesehatan
  • Kajian Epidemiologi
  • Kewaspadaan Dini KLB

Simulasi Tryout SKB CPNS Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama.

Soal 1
Kegiatan analisis secara sistematis dan terus menerus terhadap penyakit dan masalah kesehatan serta kondisi yang mempengaruhi terjadinya peningkatan dan penularan penyakit disebut...
A. Investigasi Lapangan
B. Monitoring Kesehatan
C. Penyelidikan Epidemiologi
D. Surveilans Epidemiologi
E. Kajian Epidemiologi
Jawaban: D
Berdasarkan Permenkes Nomor 45 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Surveilans Kesehatan, Surveilans Kesehatan adalah kegiatan analisis secara sistematis dan terus menerus terhadap penyakit dan masalah kesehatan.
Soal 2
Dalam komunikasi efektif, unsur yang berupa tanggapan atau respons dari penerima pesan kepada pengirim pesan disebut sebagai...
A. Feedback
B. Encoding
C. Channel
D. Message
E. Receiver
Jawaban: A
Feedback (umpan balik) adalah elemen penting dalam komunikasi efektif yang memastikan pesan telah diterima dan dipahami dengan benar oleh komunikan.
Soal 3
Suatu daerah dinyatakan mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) jika terjadi peningkatan kejadian kesakitan dua kali lipat atau lebih dibandingkan dengan periode sebelumnya. Kriteria ini merujuk pada...
A. UU Nomor 17 Tahun 2023
B. PP Nomor 40 Tahun 1991
C. Permenkes Nomor 2 Tahun 2023
D. Permenkes Nomor 1501/MENKES/PER/X/2010
E. Kepmenkes Nomor 1116 Tahun 2003
Jawaban: D
Permenkes Nomor 1501/MENKES/PER/X/2010 mengatur tentang jenis penyakit menular tertentu yang dapat menimbulkan wabah dan tata cara penanggulangannya, termasuk kriteria KLB (rata-rata per bulan dalam satu tahun menunjukkan kenaikan dua kali lipat).
Soal 4
Strategi komunikasi yang dilakukan untuk mendapatkan dukungan dari para pengambil keputusan terhadap suatu kebijakan kesehatan disebut...
A. Bina Suasana
B. Kemitraan
C. Advokasi
D. Promosi Kesehatan
E. Pemberdayaan Masyarakat
Jawaban: C
Advokasi adalah usaha untuk mempengaruhi para penentu kebijakan (stakeholders) agar memberikan dukungan berupa kebijakan, regulasi, atau sumber daya terhadap program kesehatan.
Soal 5
Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) di Indonesia mewajibkan laporan mingguan dikirimkan paling lambat pada hari...
A. Jumat
B. Kamis
C. Rabu
D. Selasa
E. Senin
Jawaban: D
Dalam pedoman SKDR, laporan mingguan (minggu epidemiologi) harus dikirimkan paling lambat hari Selasa pukul 23.59 pada minggu berikutnya.
Soal 6
Tahapan pertama yang harus dilakukan dalam manajemen data epidemiologi setelah data terkumpul adalah...
A. Entry Data
B. Transformasi Data
C. Cleaning Data
D. Visualisasi Data
E. Analisis Data
Jawaban: C
Cleaning data (pembersihan data) bertujuan untuk mengecek konsistensi, kelengkapan, dan kebenaran data sebelum dilakukan analisis.
Soal 7
Studi epidemiologi deskriptif bertujuan untuk menggambarkan distribusi penyakit berdasarkan tiga variabel utama, yaitu...
A. Populasi, Sampel, Parameter
B. Orang, Tempat, Waktu
C. Agen, Host, Environment
D. Insidens, Prevalens, Attack Rate
E. Sebab, Akibat, Solusi
Jawaban: B
Epidemiologi deskriptif memfokuskan pada variabel Person (Orang), Place (Tempat), dan Time (Waktu) untuk memahami sebaran masalah kesehatan.
Soal 8
Kegiatan Survei Mawas Diri (SMD) merupakan salah satu bentuk keterlibatan masyarakat dalam...
A. Penyusunan Anggaran Desa
B. Pengadaan Obat Puskesmas
C. Audit Medik
D. Evaluasi kinerja tenaga kesehatan
E. Deteksi dini masalah kesehatan secara mandiri
Jawaban: E
SMD adalah kegiatan pengenalan, pengumpulan, dan pengkajian masalah kesehatan oleh tokoh masyarakat dan kader setempat untuk menumbuhkan kesadaran diri.
Soal 9
Dalam pengorganisasian kegiatan epidemiologi di Puskesmas, pembentukan Tim Gerak Cepat (TGC) bertujuan untuk...
A. Melakukan investigasi dan penanggulangan awal KLB secara cepat
B. Melakukan penyuluhan rutin bulanan
C. Membantu administrasi keuangan
D. Melayani pasien di Unit Gawat Darurat
E. Mengelola data kepegawaian
Jawaban: A
Tim Gerak Cepat (TGC) adalah tim lintas profesi yang bertugas melakukan deteksi dini dan respon cepat terhadap sinyal KLB di wilayah kerja.
Soal 10
Prinsip manajerial epidemiologi yang berkaitan dengan evaluasi pencapaian target program melalui indikator yang telah ditetapkan disebut...
A. Budgeting
B. Organizing
C. Planning
D. Actuating
E. Controlling (Monitoring & Evaluasi)
Jawaban: E
Controlling atau pengawasan dan evaluasi diperlukan untuk memastikan program berjalan sesuai rencana dan mencapai target epidemiologis yang diinginkan.
Soal 11
Keterampilan mendengarkan aktif dan menunjukkan empati saat melakukan wawancara kepada keluarga penderita penyakit menular termasuk dalam...
A. Komunikasi Massa
B. Komunikasi Organisasi
C. Komunikasi Intrapersonal
D. Komunikasi Interpersonal
E. Komunikasi Terapeutik
Jawaban: D
Komunikasi interpersonal adalah interaksi tatap muka antar individu yang memerlukan keterampilan mendengar dan empati untuk membangun kepercayaan.
Soal 12
Surveilans yang dilakukan dengan cara mendatangi unit pelayanan kesehatan atau masyarakat untuk mencari kasus secara aktif disebut...
A. Surveilans Sentinel
B. Surveilans Terpadu
C. Surveilans Khusus
D. Surveilans Pasif
E. Surveilans Aktif
Jawaban: E
Surveilans aktif melibatkan petugas yang proaktif mencari data kasus di lapangan, berbeda dengan pasif yang hanya menunggu laporan dari fasilitas kesehatan.
Soal 13
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1991, penetapan daerah wabah dilakukan oleh...
A. Kepala Puskesmas
B. Gubernur
C. Menteri Kesehatan
D. Bupati/Walikota
E. Kepala Dinas Kesehatan
Jawaban: C
Pasal 4 PP No. 40 Tahun 1991 tentang Penanggulangan Wabah Penyakit Menular menyatakan bahwa penetapan daerah wabah dilakukan oleh Menteri Kesehatan.
Soal 14
Penampilan data epidemiologi dalam bentuk peta untuk melihat distribusi kasus secara geografis merupakan teknik...
A. Grafik Histogram
B. Diagram Lingkar
C. Mapping (Pemetaan)
D. Analisis Statistik Inferensial
E. Tabulasi
Jawaban: C
Pemetaan (GIS/Mapping) sangat krusial dalam manajemen data epidemiologi untuk mengidentifikasi 'hotspot' atau area berisiko tinggi. [cite: 800]
Soal 15
Tahapan dalam advokasi di mana kita menyusun pesan yang relevan dan menentukan sasaran tokoh yang berpengaruh disebut...
A. Evaluasi
B. Mobilisasi Massa
C. Persiapan dan Perencanaan
D. Pelaksanaan Tindakan
E. Monitoring
Jawaban: C
Persiapan dan perencanaan mencakup identifikasi sasaran, pengembangan argumen/pesan, dan pemilihan media advokasi.
Soal 16
Analisis yang dilakukan untuk mengidentifikasi adanya penyimpangan dari tren normal data mingguan dalam SKDR disebut...
A. Analisis Multivariat
B. Analisis Korelasi
C. Analisis Deskriptif Kasus
D. Analisis Regresi
E. Analisis Sinyal (Alert)
Jawaban: E
SKDR menghasilkan sinyal (alert) secara otomatis jika jumlah kasus melebihi nilai ambang batas (threshold) yang telah ditentukan.
Soal 17
Dalam investigasi KLB, langkah yang dilakukan segera setelah diagnosis dipastikan dan adanya KLB dikonfirmasi adalah...
A. Membuat Laporan Akhir
B. Menghentikan Semua Kegiatan Ekonomi
C. Menyusun Definisi Kasus
D. Melakukan Analisis Data Multivariat
E. Melakukan Vaksinasi Massal
Jawaban: C
Setelah konfirmasi KLB, langkah kritis selanjutnya adalah menyusun definisi kasus (standard case definition) untuk pencarian kasus secara sistematis.
Soal 18
Metode studi epidemiologi yang membandingkan kelompok orang yang sakit dengan kelompok orang yang tidak sakit untuk mencari faktor risiko di masa lalu adalah...
A. Studi Kohort
B. Studi Case-Control
C. Eksperimen Murni
D. Studi Cross-sectional
E. Studi Ekologi
Jawaban: B
Studi Case-Control bersifat retrospektif, mencari hubungan antara efek (sakit) dengan paparan (faktor risiko) yang terjadi sebelumnya.
Soal 19
Hambatan komunikasi yang terjadi karena adanya perbedaan persepsi atau penggunaan istilah medis yang terlalu teknis bagi masyarakat awam disebut...
A. Hambatan Lingkungan
B. Hambatan Psikologis
C. Hambatan Mekanik
D. Hambatan Fisik
E. Hambatan Semantik
Jawaban: E
Hambatan semantik berkaitan dengan bahasa, simbol, atau istilah yang tidak dipahami dengan cara yang sama oleh pengirim dan penerima pesan.
Soal 20
Manajerial epidemiologi dalam siklus manajemen Puskesmas tercermin dalam dokumen P1 yang merupakan...
A. Pengawasan, Pengendalian, dan Penilaian
B. Perencanaan (Planning)
C. Penggerakan Pelaksanaan
D. Laporan Keuangan
E. Pelaksanaan Kegiatan
Jawaban: B
P1 adalah Perencanaan, P2 adalah Penggerakan Pelaksanaan (Lokmin), dan P3 adalah Pengawasan, Pengendalian, dan Penilaian.
Soal 21 Premium
Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, penyelenggaraan surveilans kesehatan bertujuan untuk pencegahan dan pengendalian penyakit serta...
A. Peningkatan Kewaspadaan Dini terhadap KLB dan Wabah
B. Pengaturan tarif layanan rumah sakit
C. Penyediaan logistik obat nasional
D. Pengelolaan data jaminan kesehatan
E. Peningkatan PAD Daerah
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 22 Premium
Grafik yang menunjukkan distribusi kasus berdasarkan waktu onset gejala dalam suatu KLB disebut...
A. Diagram Boxplot
B. Histogram Frekuensi
C. Scatter Plot
D. Diagram Radar
E. Kurva Epidemi (Epidemic Curve)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 23 Premium
Ukuran asosiasi yang digunakan dalam studi Case-Control untuk menyatakan besarnya risiko paparan terhadap kejadian penyakit adalah...
A. Case Fatality Rate (CFR)
B. Odds Ratio (OR)
C. Attack Rate (AR)
D. Relative Risk (RR)
E. Prevalence Ratio (PR)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 24 Premium
Dalam manajemen data, proses validasi data epidemiologi dilakukan untuk memastikan bahwa data yang dikumpulkan memiliki kualitas tinggi, yang diukur dari...
A. Akurasi, Presisi, Kelengkapan, dan Ketepatan Waktu
B. Nama petugas pengumpul data
C. Kemudahan data untuk diubah-ubah
D. Warna folder penyimpanan data
E. Hanya jumlah data yang banyak
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 25 Premium
Analisis situasi yang menjadi dasar dalam perencanaan program kesehatan dengan mempertimbangkan Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman disebut...
A. Analisis Pohon Masalah
B. Analisis Efektivitas
C. Analisis SWOT
D. Analisis Biaya Manfaat
E. Analisis Fishbone
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 26 Premium
Media advokasi yang paling efektif untuk menyajikan data epidemiologi kepada pimpinan daerah dalam waktu singkat guna mendapatkan kebijakan mendesak adalah...
A. Buku Saku Kader
B. Laporan Tahunan Tebal
C. Siaran Radio Lokal
D. Poster di Jalan Raya
E. Policy Brief atau Infografis Ringkas
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 27 Premium
Dalam pengorganisasian penanggulangan wabah, struktur yang digunakan untuk mengintegrasikan berbagai sektor (Kesehatan, BPBD, Kepolisian) disebut...
A. Sistem Informasi Geografis
B. Rapat Internal Puskesmas
C. Forum Kader Kesehatan
D. Audit Kematian Ibu
E. Sistem Komando Penanganan Darurat
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 28 Premium
Komunikasi yang dilakukan untuk memotivasi penderita penyakit kronis agar patuh minum obat melalui pendekatan personal disebut...
A. Komunikasi Persuasif (Interpersonal)
B. Komunikasi Horizontal
C. Komunikasi Formal
D. Komunikasi Vertikal
E. Komunikasi Massa
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 29 Premium
Sifat pesan dalam komunikasi efektif kesehatan haruslah 'S-M-A-R-T'. Huruf 'T' dalam akronim tersebut merujuk pada...
A. Technical
B. Theoretical
C. Traceable
D. Transparent
E. Time-bound (Berbatas Waktu)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 30 Premium
Threshold atau ambang batas dalam SKDR ditentukan berdasarkan...
A. Keinginan pimpinan daerah
B. Jumlah penduduk total tanpa melihat riwayat kasus
C. Jumlah rata-rata kasus periode sebelumnya ditambah standar deviasi
D. Kapasitas tempat tidur rumah sakit
E. Ketersediaan dana operasional
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 31 Premium
Langkah awal dalam pemberdayaan masyarakat untuk deteksi dini penyakit adalah...
A. Memberi bantuan uang tunai
B. Membagikan obat tanpa resep
C. Sosialisasi dan peningkatan kapasitas (pelatihan kader)
D. Melakukan fogging massal
E. Membangun gedung Puskesmas baru
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 32 Premium
Indikator surveilans yang mengukur persentase laporan yang masuk tepat waktu sesuai jadwal disebut...
A. Ketepatan (Timeliness)
B. Kelengkapan (Completeness)
C. Nilai Prediksi Positif
D. Spesifisitas
E. Sensitivitas
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 33 Premium
Penelitian epidemiologi yang dilakukan dengan mengamati sekelompok individu berdasarkan paparan tertentu dan diikuti selama periode waktu ke depan disebut...
A. Studi Potong Lintang
B. Laporan Kasus
C. Studi Kohort Prospektif
D. Uji Klinis Acak
E. Studi Case-Control
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 34 Premium
Dalam penyelidikan KLB keracunan makanan, ukuran yang paling tepat digunakan untuk mengidentifikasi makanan penyebab adalah...
A. Crude Death Rate
B. Prevalence Rate
C. Incidence Density
D. Maternal Mortality Rate
E. Specific Attack Rate
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 35 Premium
Aplikasi berbasis web yang digunakan secara nasional di Indonesia untuk pelaporan data penyakit menular mingguan (SKDR) adalah...
A. Satu Sehat
B. E-Surveilans / SKDR
C. Simpus
D. SIHA
E. SITB
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 36 Premium
Prinsip 'Active Listening' dalam komunikasi interpersonal mencakup hal-hal berikut, KECUALI...
A. Memperhatikan bahasa tubuh
B. Memberikan respon verbal yang sesuai
C. Sering memotong pembicaraan untuk memberi koreksi
D. Melakukan kontak mata
E. Melakukan paraphrasing (mengulang maksud pembicara)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 37 Premium
Manajerial epidemiologi yang berkaitan dengan penyediaan anggaran untuk operasional penyelidikan epidemiologi diatur dalam mekanisme...
A. Surat Izin Praktik
B. RKA-SKPD / DIPA
C. Sertifikat Akreditasi
D. Pedoman Penulisan Laporan
E. Buku Register Pasien
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 38 Premium
Advokasi kesehatan sering kali menggunakan data 'Beban Penyakit' (Burden of Disease). Satuan yang umum digunakan adalah...
A. Jumlah botol obat terjual
B. Jumlah tenaga medis
C. Luas wilayah terdampak
D. DALYs (Disability-Adjusted Life Years)
E. Kilogram kasus
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 39 Premium
Kriteria KLB untuk penyakit yang sebelumnya tidak ada atau baru di suatu wilayah (misalnya Polio di daerah yang sudah eliminasi) adalah...
A. Ditemukannya 5 kasus
B. Ditemukannya minimal 1 kasus (Zero Tolerance)
C. Kasus meningkat 10%
D. Menunggu laporan dari laboratorium luar negeri
E. Ditemukan kasus pada orang dewasa saja
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 40 Premium
Dalam kewaspadaan dini, sistem yang melakukan pengumpulan informasi dari media massa, media sosial, dan laporan masyarakat disebut...
A. Indicator-based Surveillance
B. Hospital-based Surveillance
C. Laboratory-based Surveillance
D. Environmental Surveillance
E. Event-based Surveillance (Surveilans Berbasis Kejadian)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 41 Premium
Data outliers dalam dataset epidemiologi sebaiknya...
A. Diverifikasi ulang ke sumber data asli
B. Diganti dengan nilai rata-rata
C. Langsung dihapus tanpa konfirmasi
D. Disembunyikan dari laporan
E. Dibiarkan saja agar data terlihat alami
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 42 Premium
Hambatan fisik dalam komunikasi efektif saat melakukan penyuluhan epidemiologi di lapangan antara lain...
A. Penggunaan dialek daerah
B. Ketidaksetujuan ideologis masyarakat
C. Rasa cemas petugas
D. Kebisingan mesin di sekitar lokasi penyuluhan
E. Kurangnya pengetahuan warga
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 43 Premium
Kegiatan rutin Puskesmas untuk membahas hasil capaian surveilans setiap bulan dan merencanakan tindak lanjut disebut...
A. Musrenbangdesa
B. Lokakarya Mini (Lokmin) Bulanan
C. Giat Bakti Sosial
D. Audit Internal
E. Rapat Koordinasi Kecamatan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 44 Premium
Visi dalam manajemen epidemiologi yang menitikberatkan pada tercapainya kemandirian masyarakat untuk hidup sehat disebut sebagai...
A. Universal Health Coverage
B. Kedaulatan Farmasi
C. Health for All
D. Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)
E. Eliminasi Penyakit
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 45 Premium
Penelitian yang menguji efektivitas vaksin baru di lapangan dengan kelompok kontrol mendapatkan plasebo adalah jenis...
A. Studi Observasional
B. Studi Ekologi
C. Eksperimental (Field Trial)
D. Meta-analisis
E. Kajian Teoretis
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 46 Premium
Dalam manajemen data, penggunaan pivot table di aplikasi spreadsheet sangat membantu Epidemiolog untuk...
A. Mengirim email massal
B. Mengetik surat resmi
C. Menghitung gaji pegawai
D. Membuat ringkasan data (tabulasi silang) secara cepat
E. Menggambar poster kesehatan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 47 Premium
Upaya untuk memastikan kelangsungan hidup program surveilans melalui komitmen politik dan dukungan dana disebut...
A. Edukasi
B. Sosialisasi
C. Reduksi
D. Investigasi
E. Advokasi berkelanjutan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 48 Premium
Langkah penanggulangan KLB yang bersifat memutus rantai penularan pada penyakit DBD adalah...
A. Isolasi di kamar gelap
B. Vaksinasi BCG
C. Pemberian antibiotik
D. Pemberian oralit massal
E. Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan Larvasidasi
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 49 Premium
Informasi minimal yang harus ada dalam formulir pelaporan kewaspadaan dini (W2) adalah...
A. Foto rumah penderita
B. Nama sekolah anak penderita
C. Merk obat yang diminum
D. Hobi penderita
E. Jenis penyakit, Jumlah kasus, dan Jumlah kematian
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 50 Premium
Epidemiolog yang bertugas mengoordinasikan pengumpulan data dari berbagai Puskesmas di tingkat Kabupaten termasuk dalam fungsi...
A. Tenaga Promosi Kesehatan
B. Peneliti Laboratorium
C. Pelaksana Teknis Lapangan
D. Admin Keuangan
E. Manajerial Surveilans Kabupaten
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama

SKB CPNS Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.