SKB CPNS Penata Laksana Sumber Daya Air Terampil 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap
Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Sumber Daya Air Terampil, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Penata Laksana Sumber Daya Air Terampil, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Penata Laksana Sumber Daya Air Terampil
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Sumber Daya Air Terampil berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Kebijakan/Peraturan Perundang-undangan terkait pengelolaan sumber daya air
Teori-teori pada bidang keilmuan yang terkait pengelolaan dan pembangunan infrastruktur sumber daya air
Pengelolaan Sumber Daya Air
Pengelolaan Sungai
Pengelolaan Daerah Pantai
Pengelolaan Drainase Utama Perkotaan
Pengelolaan Daerah Irigasi
Pengelolaan Daerah Rawa
Pengelolaan Daerah Air Tanah & Air Baku
Pengelolaan Bendungan
Pengelolaan Tampungan Air Lainnya (Danau, Situ, Embung)
Simulasi Tryout SKB CPNS Penata Laksana Sumber Daya Air Terampil
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Sumber Daya Air Terampil, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Penata Laksana Sumber Daya Air Terampil.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Penata Laksana Sumber Daya Air Terampil
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Sumber Daya Air Terampil.
Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, pengelolaan sumber daya air dilakukan berasaskan prinsip-prinsip berikut, kecuali...
A. Keberlanjutan
B. Kemandirian ekonomi mutlak
C. Keseimbangan
D. Keadilan
E. Kemanfaatan umum
Jawaban: B
Menurut Pasal 2 UU No. 17 Tahun 2019, pengelolaan SDA berasaskan kemanfaatan umum, keadilan, keseimbangan, kemandirian, kelestarian, keberlanjutan, keterpaduan, keterbukaan, dan akuntabilitas. 'Kemandirian ekonomi mutlak' tidak termasuk dalam asas tersebut.
Soal 2
Dalam siklus hidrologi, proses penguapan air dari permukaan tanah dan badan air ke atmosfer disebut...
A. Perkolasi
B. Infiltrasi
C. Kondensasi
D. Evaporasi
E. Transpirasi
Jawaban: D
Evaporasi adalah proses penguapan air dari permukaan tanah atau badan air, sedangkan transpirasi adalah penguapan dari jaringan tumbuhan. Kombinasi keduanya disebut evapotranspirasi.
Soal 3
Pengelolaan sumber daya air terdiri atas tiga pilar utama. Pilar yang berkaitan dengan upaya memelihara keberadaan serta keberlanjutan keadaan, sifat, dan fungsi sumber daya air disebut...
A. Konservasi Sumber Daya Air
B. Pendayagunaan Sumber Daya Air
C. Pengendalian Daya Rusak Air
D. Sistem Informasi Sumber Daya Air
E. Pemberdayaan Masyarakat
Jawaban: A
Konservasi SDA adalah upaya memelihara keberadaan serta keberlanjutan keadaan, sifat, dan fungsi sumber daya air agar senantiasa tersedia dalam kuantitas dan kualitas yang memadai.
Soal 4
Berdasarkan peraturan tentang sempadan sungai, garis sempadan pada sungai tidak bertanggul di dalam kawasan perkotaan ditetapkan sekurang-kurangnya berapa meter dari tepi kiri dan kanan palung sungai?
A. 20 meter
B. 30 meter
C. 50 meter
D. 5 meter
E. 10 meter
Jawaban: E
Sesuai Permen PUPR No. 28/PRT/M/2015, garis sempadan sungai tidak bertanggul di dalam kawasan perkotaan ditentukan paling sedikit 10 m untuk sungai dengan kedalaman kurang dari atau sama dengan 3 m.
Soal 5
Bangunan pengaman pantai yang dibangun sejajar dengan garis pantai dan berfungsi untuk menahan gelombang serta melindungi daratan di belakangnya disebut...
A. Seawall (Tembok Laut)
B. Groyne
C. Jetty
D. Breakwater lepas pantai
E. Revetmen
Jawaban: A
Seawall adalah bangunan yang dibangun sejajar pantai untuk memisahkan daratan dari air dan menahan serangan gelombang secara langsung.
Soal 6
Faktor utama yang menentukan besarnya debit banjir rencana dalam perencanaan drainase perkotaan dengan metode Rasional adalah...
A. Koefisien aliran, intensitas curah hujan, dan luas daerah tangkapan
B. Kedalaman air tanah dan kadar garam
C. Volume tampungan dan luas penampang sungai
D. Jumlah penduduk dan luas perkerasan jalan
E. Tekanan air, kecepatan angin, dan kelembaban
Jawaban: A
Rumus metode Rasional adalah Q = 0,278 x C x I x A, di mana C adalah koefisien aliran, I intensitas hujan, dan A luas daerah tangkapan.
Soal 7
Saluran irigasi yang berfungsi membawa air dari bangunan bagi/sadap menuju petak-petak tersier disebut...
A. Saluran Gendong
B. Saluran Pembuang
C. Saluran Suplesi
D. Saluran Sekunder
E. Saluran Primer
Jawaban: D
Saluran primer membawa air dari bendung ke saluran sekunder. Saluran sekunder membawa air ke bangunan bagi/sadap tersier. Saluran tersier membawa air ke petak sawah.
Soal 8
Sistem pengelolaan lahan rawa yang menggunakan pintu air untuk mengatur keluar masuknya air akibat pengaruh pasang surut laut disebut...
A. Sistem Pompa
B. Sistem Aliran Bebas
C. Sistem Handil
D. Sistem Anjir
E. Sistem Polder
Jawaban: C
Handil adalah saluran di lahan rawa pasang surut yang bermuara ke sungai dan berfungsi untuk drainase sekaligus irigasi pasang surut secara tradisional.
Soal 9
Lapisan batuan di bawah permukaan tanah yang dapat menyimpan dan mengalirkan air dalam jumlah yang cukup disebut...
A. Topsoil
B. Akuifer
C. Akuifug
D. Akuitar
E. Akuiklud
Jawaban: B
Akuifer adalah formasi geologi yang mengandung air dan memungkinkan air mengalir melaluinya dalam kondisi alami.
Soal 10
Bangunan pelimpah (spillway) pada sebuah bendungan berfungsi untuk...
A. Sebagai jalan akses kendaraan menuju tubuh bendungan
B. Menampung sedimen agar tidak masuk ke turbin
C. Membuang kelebihan air waduk agar bendungan tidak meluap (overtopping)
D. Mengalirkan air untuk kebutuhan irigasi harian
E. Menutup aliran sungai saat konstruksi dimulai
Jawaban: C
Pelimpah (spillway) adalah bangunan pelengkap bendungan yang berfungsi untuk mengalirkan debit banjir agar tidak membahayakan keamanan tubuh bendungan.
Soal 11
Istilah 'Embung' dalam konteks tampungan air berukuran kecil di Indonesia biasanya bertujuan untuk...
A. Sarana transportasi kapal besar
B. Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir
C. Pengeringan lahan basah secara permanen
D. Pembuangan limbah industri cair
E. Konservasi air dan suplesi irigasi pada musim kemarau
Jawaban: E
Embung berfungsi menampung air hujan/limpasan untuk persediaan air bagi pertanian atau kebutuhan ternak pada musim kemarau.
Soal 12
Wewenang pengelolaan sumber daya air pada wilayah sungai lintas provinsi berada di tangan...
A. Pemerintah Pusat (Menteri)
B. Pemerintah Provinsi
C. DPRD Provinsi
D. Pemerintah Kabupaten
E. Lembaga Swadaya Masyarakat
Jawaban: A
Berdasarkan Pasal 10 UU No. 17 Tahun 2019, Pemerintah Pusat berwenang mengelola SDA pada wilayah sungai lintas provinsi, lintas negara, dan wilayah sungai strategis nasional.
Soal 13
Besarnya gaya tekan air pada sebuah pintu air yang terendam dipengaruhi oleh hal-hal berikut, kecuali...
A. Warna cat pintu air
B. Kedalaman pusat berat pintu dari permukaan air
C. Percepatan gravitasi
D. Luas permukaan pintu yang terkena air
E. Massa jenis air
Jawaban: A
Gaya hidrostatik (F) dipengaruhi oleh massa jenis fluida, percepatan gravitasi, kedalaman pusat berat objek, dan luas permukaan (F = rho x g x h x A). Warna cat tidak memiliki pengaruh fisik terhadap besarnya tekanan atau gaya air.
Soal 14
Upaya non-struktural dalam pengendalian daya rusak air meliputi...
A. Pengerukan lumpur
B. Pembangunan waduk
C. Pemasangan tanggul beton
D. Penyusunan peta zonasi rawan banjir dan sistem peringatan dini
E. Normalisasi sungai
Jawaban: D
Upaya non-struktural adalah langkah-langkah yang bersifat manajemen, regulasi, dan kesiapsiagaan tanpa membangun fisik konstruksi besar.
Soal 15
Perpindahan sedimen dasar (bed load) di sungai biasanya terjadi karena...
A. Adanya ikan di sungai
B. Gaya seret aliran (shear stress) yang melebihi gaya tahan butiran
C. Air yang tenang
D. Pertumbuhan eceng gondok
E. Penguapan yang tinggi
Jawaban: B
Sedimen akan bergerak jika kecepatan atau tegangan geser aliran air cukup kuat untuk mengatasi inersia butiran sedimen di dasar sungai.
Soal 16
Fenomena mundurnya garis pantai ke arah daratan akibat hilangnya material pantai oleh gelombang disebut...
A. Intrusi
B. Abrasi
C. Deforestasi
D. Akresi
E. Erupsi
Jawaban: B
Abrasi adalah proses pengikisan pantai oleh tenaga gelombang laut dan arus laut yang bersifat merusak.
Soal 17
Sistem drainase yang bertujuan mengalirkan air hujan secepatnya ke badan air penerima disebut sistem...
A. Eco-drainage
B. Bio-swale
C. Drainase ramah lingkungan
D. Sistem Retensi
E. Drainase konvensional
Jawaban: E
Drainase konvensional berprinsip membuang air sejauh dan secepat mungkin, berbeda dengan eco-drainage yang berprinsip meresapkan kembali air ke tanah.
Soal 18
Alat untuk mengukur kecepatan aliran air di saluran irigasi atau sungai disebut...
A. Theodolite
B. AWLR
C. Current Meter
D. Piezometer
E. Double Ring Infiltrometer
Jawaban: C
Current meter digunakan untuk mengukur kecepatan titik aliran air guna menghitung debit.
Soal 19
Lahan rawa yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut dan memiliki air payau atau asin disebut...
A. Rawa Lebak
B. Waduk
C. Danau Tektonik
D. Rawa Pasang Surut
E. Rawa Pedalaman
Jawaban: D
Rawa pasang surut letaknya dekat pantai dan dipengaruhi oleh fluktuasi air laut harian.
Soal 20
Masuknya air laut ke dalam akuifer air tanah akibat pengambilan air tanah yang berlebihan disebut...
A. Eksfiltrasi
B. Kapilaritas
C. Infiltrasi
D. Intrusi air laut
E. Subsidence
Jawaban: D
Intrusi air laut terjadi ketika tekanan air tawar di akuifer menurun sehingga air laut merembes masuk ke daratan di bawah tanah.
Soal 21 Premium
Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2019, prioritas utama pemenuhan kebutuhan air diberikan untuk...
A. Pariwisata elit
B. Industri besar
C. Kolam renang pribadi
D. Kebutuhan pokok sehari-hari dan pertanian rakyat
Tips Lulus SKB CPNS Penata Laksana Sumber Daya Air Terampil
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Sumber Daya Air Terampil semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Sumber Daya Air Terampil, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Penata Laksana Sumber Daya Air Terampil
SKB CPNS Penata Laksana Sumber Daya Air Terampil adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Penata Laksana Sumber Daya Air Terampil meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Penata Laksana Sumber Daya Air Terampil, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Penata Laksana Sumber Daya Air Terampil tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Penata Laksana Sumber Daya Air Terampil tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.