SKB CPNS Perawat Ahli Pertama 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap
Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Perawat Ahli Pertama, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Perawat Ahli Pertama, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Perawat Ahli Pertama
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Perawat Ahli Pertama berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Praktik Keperawatan Berdasarkan Etik (Standar Profesi perawat)
Praktik Keperawatan Berdasarkan Legal (Standar Profesi Perawat)
Praktik Keperawatan Berdasarkan Peka Budaya (Standar Profesi Perawat)
Area Praktik Keperawatan Profesional (Standar Profesi Perawat)
Area Kepemimpinan dan Manajemen (Standar Profesi Perawat)
Area Pendidikan dan Penelitian (Standar Profesi Perawat)
Area Pengembangan Kualitas Personal dan Profesional (Standar Profesi Perawat)
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Perawat Ahli Pertama, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Perawat Ahli Pertama.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Perawat Ahli Pertama
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Perawat Ahli Pertama.
Soal 1
Seorang perawat memberikan informasi yang jujur mengenai kondisi pasien yang sebenarnya meskipun keluarga meminta untuk merahasiakannya demi menjaga perasaan pasien. Prinsip etik yang diterapkan oleh perawat tersebut adalah...
A. Veracity
B. Justice
C. Beneficence
D. Fidelity
E. Autonomy
Jawaban: A
Prinsip Veracity (kejujuran) menekankan pada kewajiban tenaga kesehatan untuk menyampaikan informasi yang benar dan akurat kepada pasien.
Soal 2
Berdasarkan UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, kebijakan terbaru mengenai Surat Tanda Registrasi (STR) bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan adalah...
A. Hanya berlaku di satu tempat praktik
B. Berlaku selama 5 tahun dan wajib diperpanjang
C. Berlaku seumur hidup
D. Berlaku selama 10 tahun
E. Berlaku selama 2 tahun
Jawaban: C
Pasal 260 UU No. 17 Tahun 2023 menetapkan bahwa STR berlaku seumur hidup selama tenaga kesehatan tersebut memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Soal 3
Perawat melakukan pengkajian terhadap kebiasaan makan pasien yang berasal dari suku tertentu untuk menyesuaikan diet yang diberikan agar tidak bertentangan dengan keyakinan budaya pasien. Tindakan ini mencerminkan...
A. Subjektivitas perawat
B. Pelanggaran standar diet RS
C. Kelemahan kompetensi klinis
D. Diskriminasi pelayanan
E. Praktik keperawatan peka budaya
Jawaban: E
Peka budaya dalam keperawatan (Transcultural Nursing) melibatkan pemahaman dan penghormatan terhadap latar belakang budaya pasien dalam memberikan asuhan.
Soal 4
Dalam metode komunikasi SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation), bagian 'Recommendation' berisi tentang...
A. Riwayat penyakit masa lalu pasien
B. Diagnosis medis yang ditetapkan dokter
C. Keluhan utama pasien saat ini
D. Tindakan atau solusi yang diusulkan kepada dokter/tim medis
E. Hasil analisa pemeriksaan fisik
Jawaban: D
Bagian Recommendation digunakan perawat untuk menyampaikan saran atau intervensi apa yang diusulkan untuk mengatasi masalah pasien saat ini.
Soal 5
Seorang perawat melakukan penelitian tentang efektivitas cuci tangan terhadap penurunan infeksi nosokomial. Tahap pertama yang harus dilakukan sesuai metodologi penelitian adalah...
A. Pengumpulan data di lapangan
B. Publikasi jurnal ilmiah
C. Identifikasi dan perumusan masalah
D. Analisa data statistik
E. Penyusunan laporan hasil
Jawaban: C
Tahap awal dalam penelitian ilmiah adalah mengidentifikasi dan merumuskan masalah yang akan diteliti.
Soal 6
Pasien laki-laki usia 55 tahun mengeluh nyeri dada kiri yang menjalar ke lengan kiri dan rahang. Tindakan mandiri perawat yang paling prioritas adalah...
A. Memberikan kompres hangat pada dada
B. Melatih relaksasi nafas dalam selama 30 menit
C. Melakukan pemeriksaan rontgen
D. Memberikan makan minum
E. Mengatur posisi semi-fowler dan membatasi aktivitas (bedrest)
Jawaban: E
Nyeri dada yang mengarah ke serangan jantung memerlukan tindakan segera untuk menurunkan beban jantung dengan cara mengistirahatkan pasien (Bedrest) dan memberikan posisi nyaman.
Soal 7
Seorang ibu post-partum hari pertama mengeluh ASI belum keluar dan payudara terasa kencang. Tindakan keperawatan yang tepat adalah...
A. Melakukan masase rahim
B. Melakukan perawatan payudara dan mengajarkan teknik menyusui
C. Memberikan obat penekan produksi ASI
D. Menyarankan ibu untuk berhenti menyusui
E. Memberikan susu formula segera
Jawaban: B
Perawatan payudara (Breast Care) dan teknik menyusui yang benar membantu merangsang pengeluaran ASI pada ibu post-partum awal.
Soal 8
Penentuan derajat dehidrasi pada anak dengan diare yang ditandai dengan mata sangat cekung, anak malas minum, dan cubitan kulit perut kembali sangat lambat (>2 detik) dikategorikan sebagai...
A. Tanpa dehidrasi
B. Dehidrasi berat
C. Malnutrisi energi protein
D. Syok neurogenik
E. Dehidrasi ringan/sedang
Jawaban: B
Berdasarkan klasifikasi MTBS, gejala tersebut (turgor sangat lambat, malas minum) menunjukkan dehidrasi berat.
Soal 9
Seorang pasien jiwa sering bicara sendiri, tertawa tanpa sebab, dan mengarahkan telinga ke arah tertentu. Masalah keperawatan utama adalah...
A. Risiko perilaku kekerasan
B. Gangguan persepsi sensori: Halusinasi
C. Harga diri rendah kronis
D. Isolasi sosial
E. Defisit perawatan diri
Jawaban: B
Tanda-tanda klinis tersebut merupakan ciri khas dari Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi (pendengaran).
Soal 10
Salah satu program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) adalah memantau penderita hipertensi. Indikator keluarga sehat terkait hal ini adalah...
A. Penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur
B. Keluarga memiliki rumah permanen
C. Penderita hipertensi rutin minum kopi
D. Penderita hipertensi dikurung di kamar
E. Keluarga memiliki asuransi swasta
Jawaban: A
Indikator PIS-PK mengharuskan penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur sesuai standar.
Soal 11
Prinsip etik 'Non-Maleficence' dalam asuhan keperawatan berarti...
A. Tidak merugikan atau tidak mencelakakan pasien
B. Menepati janji yang dibuat
C. Menghargai keputusan pasien
D. Berlaku adil kepada semua pasien
E. Melakukan hal yang baik
Jawaban: A
Non-Maleficence berarti perawat berkewajiban untuk tidak menimbulkan bahaya atau cedera tambahan kepada pasien.
Soal 12
Setiap perawat yang memberikan asuhan keperawatan di fasilitas kesehatan wajib memiliki Surat Izin Praktik Perawat (SIPP). Berapa jumlah maksimal tempat praktik yang diizinkan sesuai regulasi terbaru?
A. Tidak dibatasi
B. 1 tempat
C. 3 tempat
D. 2 tempat
E. 4 tempat
Jawaban: C
Sesuai UU Kesehatan No. 17 Tahun 2023, izin praktik (SIP) bagi tenaga kesehatan diberikan untuk paling banyak 3 (tiga) tempat praktik.
Soal 13
Tahapan proses keperawatan yang meliputi kegiatan pengumpulan data, validasi data, dan pengelompokan data disebut...
A. Intervensi
B. Evaluasi
C. Diagnosis
D. Pengkajian
E. Implementasi
Jawaban: D
Pengkajian adalah tahap awal sistematis untuk mengumpulkan data pasien secara komprehensif.
Soal 14
Kepala ruang keperawatan memberikan wewenang kepada perawat pelaksana untuk mengelola asuhan pada sekelompok pasien. Gaya kepemimpinan yang melibatkan bawahan dalam pengambilan keputusan disebut...
A. Diktator
B. Laissez-faire
C. Birokrasi
D. Otokratis
E. Demokratis
Jawaban: E
Gaya kepemimpinan Demokratis melibatkan partisipasi aktif staf dalam proses pengambilan keputusan.
Soal 15
Seorang perawat yang senantiasa mengikuti pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan keterampilannya menunjukkan pemenuhan terhadap...
A. Pengembangan kualitas personal dan profesional
B. Hobi pribadi
C. Persyaratan gaji
D. Tugas administratif semata
E. Instruksi keluarga
Jawaban: A
Pengembangan Kualitas Profesional melibatkan partisipasi dalam pendidikan berkelanjutan (Continuing Professional Development/CPD).
Soal 16
Penanganan pertama pada pasien dengan luka bakar di area lengan yang baru saja terjadi di rumah adalah...
A. Memberikan es batu langsung pada luka
B. Memecahkan bula yang terbentuk
C. Mengalirkan air bersih bersuhu ruang pada area luka
D. Mengoleskan mentega
E. Memberikan pasta gigi pada luka
Jawaban: C
Penanganan awal luka bakar yang tepat adalah mendinginkan area luka dengan air mengalir (suhu ruang) selama 15-20 menit.
Soal 17
Pemeriksaan Leopold III pada ibu hamil bertujuan untuk...
A. Menentukan bagian janin di fundus
B. Menentukan bagian terbawah janin
C. Menentukan tinggi fundus uteri
D. Menentukan sejauh mana bagian bawah masuk PAP
E. Menentukan posisi punggung janin
Jawaban: B
Leopold III bertujuan menentukan bagian janin yang berada di kutub bawah rahim dan menilai keterikatan bagian tersebut (apakah sudah masuk/terkunci di Pintu Atas Panggul). Evaluasi spesifik mengenai sejauh mana penurunan kepala (perlimaan) dilakukan pada Leopold IV.
Soal 18
Imunisasi dasar yang diberikan pada bayi usia 0-24 jam adalah...
A. Hepatitis B (HB-0)
B. Campak/MR
C. BCG
D. DPT-HB-Hib
E. Polio
Jawaban: A
Imunisasi Hepatitis B (HB-0) wajib diberikan segera setelah lahir untuk mencegah penularan vertikal.
Soal 19
Strategi pelaksanaan (SP) pertama untuk pasien dengan risiko perilaku kekerasan adalah...
A. Latihan cara spiritual
B. Latihan memukul bantal
C. Latihan cara verbal/bicara baik
D. Latihan cara minum obat yang benar
E. Latihan nafas dalam
Jawaban: E
Dalam intervensi Risiko Perilaku Kekerasan (RPK), SP 1 meliputi identifikasi masalah dan latihan kontrol fisik. Latihan nafas dalam adalah teknik kontrol fisik pertama (latihan fisik 1) yang diajarkan sebelum berlanjut ke teknik pukul kasur/bantal (latihan fisik 2).
Soal 20
Perawat komunitas melakukan skrining kesehatan pada kelompok lansia di Posyandu Lansia. Tindakan ini merupakan level pencegahan...
A. Pencegahan primer
B. Promosi kesehatan
C. Rehabilitasi
D. Pencegahan sekunder
E. Pencegahan tersier
Jawaban: D
Pencegahan sekunder meliputi deteksi dini (skrining) dan pengobatan segera untuk mencegah keparahan penyakit.
Soal 21 Premium
Seorang perawat pelaksana tidak sengaja memberikan dosis obat yang salah kepada pasien. Meskipun tidak ada efek fatal, perawat tersebut segera melaporkan kejadian tersebut kepada kepala ruang. Tindakan ini mencerminkan prinsip etik...
Seorang pasien pre-operasi menolak menandatangani informed consent karena merasa kurang penjelasan tentang risiko operasi. Tindakan perawat yang paling tepat adalah...
A. Melaporkan kepada dokter bedah untuk memberikan penjelasan ulang
Metode penugasan keperawatan di mana satu perawat bertanggung jawab penuh selama 24 jam terhadap asuhan keperawatan pasien mulai dari masuk hingga pulang disebut...
Seorang ibu inpartu pembukaan 8 cm mengeluh ingin meneran. Hasil pemeriksaan menunjukkan presentasi kepala, DJJ 140x/m, kontraksi 4x dalam 10 menit selama 45 detik. Tindakan perawat adalah...
A. Menganjurkan ibu untuk bernafas dalam/pendek dan tidak meneran dulu
Pasien dengan risiko bunuh diri tingkat tinggi menunjukkan perilaku mengurung diri dan sudah menyiapkan alat untuk menyakiti diri. Intervensi keperawatan yang paling utama adalah...
A. Menempatkan pasien di ruangan yang aman dan pengawasan ketat
Dalam asuhan keperawatan komunitas, langkah pertama untuk menggerakkan partisipasi masyarakat dalam menyelesaikan masalah kesehatan lingkungan adalah...
Seorang perawat memberikan informasi medis pasien kepada rekan kerjanya yang tidak ikut merawat pasien tersebut di kantin rumah sakit. Perawat tersebut melanggar prinsip...
Penghitungan GCS (Glasgow Coma Scale) pada pasien dengan respon mata membuka saat dipanggil, bicara kacau/bingung, dan mampu melokalisir nyeri adalah...
Anak usia 4 tahun dibawa ke RS. Perawat menggunakan teknik bermain selama prosedur tindakan untuk mengurangi trauma. Hal ini merupakan aplikasi dari...
Seorang perawat memberikan injeksi antibiotik kepada pasien tanpa melakukan skin test terlebih dahulu, lalu pasien mengalami syok anafilaktik. Kejadian ini dikategorikan sebagai...
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Perawat Ahli Pertama semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Perawat Ahli Pertama, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Perawat Ahli Pertama
SKB CPNS Perawat Ahli Pertama adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Perawat Ahli Pertama meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Perawat Ahli Pertama, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Perawat Ahli Pertama tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Perawat Ahli Pertama tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.