Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Bibit Ternak Terampil, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengawas Bibit Ternak Terampil, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Pengawas Bibit Ternak Terampil
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Bibit Ternak Terampil berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Pengetahuan produksi benih dan bibit ternak (produksi benih, bibit, seleksi)
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Bibit Ternak Terampil, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Pengawas Bibit Ternak Terampil.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Bibit Ternak Terampil.
Soal 1
Metode seleksi yang dilakukan berdasarkan pada performa individu itu sendiri tanpa memperhatikan silsilah keturunannya disebut dengan seleksi...
A. Silsilah
B. Indeks
C. Uji Zuriat
D. Massa
E. Famili
Jawaban: D
Seleksi massa atau individual selection adalah metode pemilihan bibit berdasarkan performa fenotipe atau data produktivitas individu itu sendiri.
Soal 2
Karakteristik fisik khas yang membedakan Sapi Bali dengan bangsa sapi lainnya di Indonesia adalah adanya...
A. Punuk yang sangat besar
B. Warna putih di bagian pantat (white mirror) dan keempat kaki bawah
C. Gelambir yang sangat panjang
D. Warna tubuh yang selalu hitam sejak lahir
E. Tanduk yang menjuntai ke bawah
Jawaban: B
Sapi Bali memiliki ciri khas berupa warna putih pada bagian pantat (cermin) dan kaki bagian bawah (kaos kaki putih) serta garis hitam (garis belut) di punggung.
Soal 3
Dalam istilah peternakan, angka yang menunjukkan perbandingan antara jumlah pakan yang dihabiskan dengan kenaikan bobot badan yang dihasilkan disebut...
A. Dry Matter Intake
B. TDN
C. Average Daily Gain
D. Body Condition Score
E. Feed Conversion Ratio
Jawaban: E
Feed Conversion Ratio (FCR) atau rasio konversi pakan adalah perhitungan jumlah pakan yang dibutuhkan untuk menghasilkan satu kilogram bobot badan.
Soal 4
Sistem pemeliharaan ternak di mana ternak dikandangkan secara terus-menerus dan pakan disediakan penuh oleh peternak disebut sistem...
A. Ekstensif
B. Nomaden
C. Semi-intensif
D. Intensif
E. Pasture
Jawaban: D
Sistem intensif adalah pemeliharaan di mana ternak berada di dalam kandang sepanjang waktu (Zero Grazing), pakan dan minum disediakan sepenuhnya oleh manusia.
Soal 5
Sapi Peranakan Ongole (PO) merupakan hasil persilangan antara sapi lokal Indonesia dengan sapi...
A. Simmental
B. Limousin
C. Ongole
D. Brahman
E. Shorthorn
Jawaban: C
Sapi PO adalah hasil persilangan antara sapi Jawa/lokal dengan sapi Ongole asal India yang telah melalui proses seleksi dan adaptasi lama di Indonesia.
Soal 6
Proses pengeluaran semen dari ternak jantan dengan menggunakan alat vagina buatan atau elektro-ejakulator disebut...
A. Deposisi
B. Koleksi Semen
C. Inseminasi
D. Handling
E. Thawing
Jawaban: B
Koleksi semen adalah tahap awal dalam produksi semen beku/cair yang melibatkan pengambilan sperma dari pejantan unggul.
Soal 7
Pakan hijauan yang difermentasi dalam kondisi anaerob di dalam silo untuk cadangan pakan musim kemarau disebut...
A. Konsentrat
B. Pakan lengkap
C. Leguminosa
D. Hay
E. Silase
Jawaban: E
Silase adalah hijauan makanan ternak yang diawetkan melalui proses fermentasi asam laktat dalam kondisi tanpa udara (anaerob).
Soal 8
Istilah 'Partus' dalam siklus reproduksi ternak merujuk pada proses...
A. Masa menyusui
B. Penyapihan
C. Masa birahi
D. Kawin suntik
E. Kelahiran
Jawaban: E
Partus adalah istilah medis veteriner dan peternakan untuk proses fisiologis pengeluaran janin/kelahiran.
Soal 9
Kambing Peranakan Etawah (PE) memiliki ciri khas fisik yang sangat mencolok pada bagian...
A. Telinga panjang, terkulai, dan berlipat
B. Telinga pendek tegak
C. Bulu yang sangat keriting
D. Kaki yang sangat pendek
E. Tidak memiliki tanduk
Jawaban: A
Kambing PE dicirikan dengan profil muka cembung, telinga panjang terkulai dan terlipat, serta adanya bulu panjang (rewos) di bagian belakang paha.
Soal 10
Tindakan pemisahan anak ternak (pedet/cempe) dari induknya setelah mencapai umur tertentu disebut...
A. Culling
B. Kastrasi
C. Penyapihan
D. Recording
E. Dipping
Jawaban: C
Penyapihan (weaning) adalah proses menghentikan pemberian air susu induk kepada anak ternak agar anak mulai mengonsumsi pakan padat secara mandiri.
Soal 11
Seleksi bibit berdasarkan catatan silsilah atau performa nenek moyangnya disebut...
A. Seleksi Massa
B. Culling
C. Performance Test
D. Progeny Test
E. Pedigree Selection
Jawaban: E
Seleksi silsilah (pedigree) dilakukan dengan melihat catatan prestasi tetua dan leluhur individu tersebut untuk memprediksi potensi genetiknya.
Soal 12
Bangsa sapi potong yang berasal dari Inggris, berwarna merah kecokelatan, tidak memiliki punuk, dan sangat populer untuk penggemukan adalah...
A. Sapi Madura
B. Sapi Bali
C. Sapi Limousin
D. Sapi Hereford
E. Sapi Brahman
Jawaban: D
Sapi Hereford berasal dari Inggris, dikenal sebagai sapi potong yang efisien dalam mengonversi rumput menjadi daging dan tidak berpunuk.
Soal 13
Istilah 'Laktasi' merujuk pada periode di mana ternak betina...
A. Sedang dalam masa birahi
B. Sedang memproduksi susu
C. Sedang mengandung
D. Sedang istirahat setelah kawin
E. Sedang mengalami kemajalan
Jawaban: B
Masa laktasi adalah periode menyusui atau periode produksi susu yang dimulai sejak kelahiran anak sampai ternak tersebut kering kandang.
Soal 14
Berapakah suhu standar penyimpanan semen beku di dalam kontainer nitrogen cair agar kualitas sperma tetap terjaga?
A. -273 derajat Celsius
B. -10 derajat Celsius
C. -79 derajat Celsius
D. -196 derajat Celsius
E. 0 derajat Celsius
Jawaban: D
Nitrogen cair (N2 cair) memiliki suhu stabil -196 derajat Celsius yang digunakan untuk membekukan sel sperma dalam kondisi metabolisme berhenti sementara.
Soal 15
Penyediaan blok mineral (Mineral Block) di dalam kandang bertujuan untuk...
A. Menambah nafsu makan
B. Agar ternak cepat tidur
C. Memenuhi kebutuhan unsur hara mikro dan makro bagi ternak
D. Untuk membersihkan gigi ternak
E. Sebagai pengganti rumput
Jawaban: C
Mineral block disediakan agar ternak dapat menjilat sesuai kebutuhan garam dan mineral esensial guna mendukung pertumbuhan dan reproduksi.
Soal 16
Domba yang dikenal memiliki tanduk besar melingkar pada jantan dan sering digunakan untuk ketangkasan di Jawa Barat adalah...
A. Domba Ekor Tipis
B. Domba Merino
C. Domba Suffolk
D. Domba Ekor Gemuk
E. Domba Garut
Jawaban: E
Domba Garut (Priangan) memiliki ciri khas tanduk yang besar dan bervariasi pada jantan, serta memiliki bentuk telinga kecil (hadipe atau rumpung).
Soal 17
Dalam manajemen kesehatan ternak, istilah 'Biosecurity' berarti...
A. Pemberian vaksin secara massal
B. Asuransi bagi ternak mati
C. Pemberian obat pada ternak sakit
D. Pemeriksaan daging di RPH
E. Sistem keamanan untuk mencegah masuk dan menyebarnya penyakit ke peternakan
Jawaban: E
Biosecurity adalah serangkaian manajemen prosedur untuk meminimalkan risiko masuknya agen penyakit ke dalam suatu populasi ternak.
Soal 18
Ternak Ruminansia adalah hewan yang memiliki karakteristik lambung dengan empat bagian, yaitu...
A. Rumen, Retikulum, Omasum, Abomasum
B. Rumen, Retikulum, Ileum, Abomasum
C. Lambung, Hati, Empedu, Pankreas
D. Duodenum, Jejunum, Ileum, Kolon
E. Rumen, Ventrikulus, Omasum, Abomasum
Jawaban: A
Sistem pencernaan ruminansia terdiri atas empat lambung: rumen (perut besar), retikulum (perut jala), omasum (perut kitab), dan abomasum (perut masam/sebenarnya).
Soal 19
Penyakit 'Anthrax' pada ternak merupakan penyakit zoonosis, yang artinya...
A. Dapat menular dari hewan ke manusia
B. Hanya disebabkan oleh kekurangan pakan
C. Hanya menyerang ternak muda
D. Penyakit yang tidak mematikan
E. Penyakit yang disebabkan oleh cacing
Jawaban: A
Zoonosis adalah jenis penyakit infeksi yang menular dari hewan ke manusia atau sebaliknya.
Soal 20
Kriteria seleksi bibit sapi potong yang baik secara fisik (eksterior) meliputi hal-hal berikut, kecuali...
A. Performa tubuh simetris
B. Bulu yang sangat panjang dan kusam
C. Kaki kuat dan tegak
D. Dada lebar dan dalam
E. Mata cerah dan hidung basah (sehat)
Jawaban: B
Bulu panjang dan kusam biasanya merupakan indikasi ternak sedang sakit atau mengalami defisiensi nutrisi/infeksi parasit, bukan kriteria bibit yang baik.
Soal 21 Premium
Berdasarkan UU No. 18 Tahun 2009 jo UU No. 41 Tahun 2014, bibit adalah ternak yang mempunyai sifat unggul dan mewariskan serta memenuhi...
Teknologi reproduksi yang bertujuan untuk meningkatkan mutu genetik melalui penggunaan sel telur betina unggul yang dibuahi dan ditanam pada induk pengganti (resipien) disebut...
Upaya peningkatan mutu genetik dengan cara mengawinkan ternak betina lokal dengan pejantan unggul dari bangsa yang sama secara terus menerus disebut...
Bangsa kambing yang dikembangkan untuk tujuan produksi daging, memiliki tubuh sangat besar, berasal dari Afrika Selatan, dan sering memiliki kepala berwarna cokelat adalah...
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Bibit Ternak Terampil semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Bibit Ternak Terampil, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
SKB CPNS Pengawas Bibit Ternak Terampil adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengawas Bibit Ternak Terampil meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengawas Bibit Ternak Terampil, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengawas Bibit Ternak Terampil tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengawas Bibit Ternak Terampil tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.