SKB CPNS Dokumentalis Hukum 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap
Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Dokumentalis Hukum, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Dokumentalis Hukum, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Dokumentalis Hukum
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Dokumentalis Hukum berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik
Pengetahuan umum teknologi dan informasi
Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2012 tentang Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional
Standar Pengelolaan Dokumen dan Informasi Hukum
Konsep dasar, teknik, metode, pedoman dan prosedur dalam pengelolaan informasi hukum
Penyiapan data dan bahan yang dibutuhkan dalam pengelolaan dan pengembangan informasi hukum
Pelaksanaan pengelolaan informasi dan dokumentasi hukum
Simulasi Tryout SKB CPNS Dokumentalis Hukum
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Dokumentalis Hukum, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Dokumentalis Hukum.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Dokumentalis Hukum
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Dokumentalis Hukum.
Soal 1
Berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, jenis peraturan perundang-undangan yang memiliki hierarki tepat di bawah UUD 1945 adalah...
A. Peraturan Daerah
B. Peraturan Presiden
C. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat
D. Peraturan Pemerintah
E. Undang-Undang
Jawaban: C
Sesuai Pasal 7 ayat (1) UU No. 12 Tahun 2011, tata urutan peraturan perundang-undangan di Indonesia adalah: 1. UUD 1945, 2. Ketetapan MPR, 3. UU/Perpu, 4. Peraturan Pemerintah, 5. Peraturan Presiden, 6. Perda Provinsi, 7. Perda Kabupaten/Kota.
Soal 2
Sesuai Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2012, instansi yang bertindak sebagai Pusat Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) adalah...
A. Sekretariat Negara
B. Kementerian Hukum dan HAM
C. Perpustakaan Nasional RI
D. Mahkamah Agung
E. Sekretariat Jenderal DPR RI
Jawaban: B
Pasal 4 Perpres No. 33 Tahun 2012 menetapkan bahwa Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dalam hal ini Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN), bertindak sebagai Pusat JDIHN.
Soal 3
Berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, transformasi digital dalam manajemen ASN bertujuan untuk...
A. Menghilangkan jabatan fungsional
B. Membatasi komunikasi antar instansi
C. Mengurangi hak cuti pegawai
D. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan manajemen ASN
E. Menghapus kewajiban pelatihan pegawai
Jawaban: D
UU No. 20 Tahun 2023 menekankan digitalisasi manajemen ASN untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akurasi pelayanan manajemen ASN secara nasional.
Soal 4
Manakah yang merupakan klasifikasi informasi yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala menurut UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik?
A. Informasi rahasia negara
B. Informasi yang dapat membahayakan pertahanan
C. Informasi rahasia dagang
D. Informasi mengenai hak pribadi seseorang
E. Informasi mengenai profil Badan Publik dan kinerja
Jawaban: E
Pasal 9 UU No. 14 Tahun 2008 mewajibkan Badan Publik untuk mengumumkan informasi secara berkala, seperti informasi profil badan publik, laporan keuangan, dan ringkasan akses informasi.
Soal 5
Dalam standar pengelolaan dokumen hukum, proses mendeskripsikan ciri-ciri fisik dan isi dokumen agar mudah ditemukan kembali disebut...
A. Digitalisasi
B. Diseminasi
C. Metadata/Pengatalogan
D. Fumigasi
E. Preservasi
Jawaban: C
Katalogisasi atau pendeskripsian dokumen dalam manajemen dokumentasi hukum bertujuan untuk mengidentifikasi dokumen secara unik melalui metadata.
Soal 6
Asas pelayanan publik yang menyatakan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pelayanan yang sama tanpa diskriminasi sesuai UU No. 25 Tahun 2009 disebut...
A. Kepastian hukum
B. Persamaan perlakuan
C. Akuntabilitas
D. Ketepatan waktu
E. Keterbukaan
Jawaban: B
Asas persamaan perlakuan/tidak diskriminatif dalam UU No. 25 Tahun 2009 menjamin bahwa pelayanan diberikan secara adil kepada seluruh masyarakat.
Soal 7
Teknologi 'OCR' (Optical Character Recognition) dalam pengelolaan dokumen hukum digital berfungsi untuk...
A. Memberikan password pada dokumen
B. Mengompres ukuran file PDF
C. Mengubah gambar pindaian dokumen menjadi teks yang dapat dicari
D. Menghapus virus di dalam server
E. Mencetak dokumen ke media kertas
Jawaban: C
OCR digunakan untuk mengubah gambar atau dokumen hasil pindai (scan) menjadi teks yang dapat dicari (searchable) dan diolah oleh komputer.
Soal 8
Salah satu anggota JDIHN menurut Perpres No. 33 Tahun 2012 adalah...
A. Biro Hukum Pemerintah Provinsi dan Bagian Hukum Kabupaten/Kota
B. Toko buku komersial
C. Kantor Notaris pribadi
D. Partai Politik
E. Lembaga Swadaya Masyarakat luar negeri
Jawaban: A
Anggota JDIHN meliputi biro hukum kementerian, lembaga negara, LPNK, sekretariat lembaga negara, biro hukum provinsi, bagian hukum kabupaten/kota, dan perguruan tinggi.
Soal 9
Proses pembentukan UU setelah tahap pembahasan bersama antara DPR dan Presiden selesai adalah tahap...
A. Pengesahan dan Pengundangan
B. Perencanaan
C. Evaluasi
D. Penyusunan
E. Sosialisasi
Jawaban: A
Setelah pembahasan, tahapan berikutnya menurut UU 12/2011 adalah Pengesahan (oleh Presiden) dan dilanjutkan dengan Pengundangan (dalam Lembaran Negara).
Soal 10
Informasi publik yang tidak dapat diberikan oleh Badan Publik karena dapat mengganggu kepentingan perlindungan hak atas kekayaan intelektual disebut...
A. Informasi setiap saat
B. Informasi berkala
C. Informasi publik terbuka
D. Informasi yang dikecualikan
E. Informasi serta-merta
Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 17 UU No. 14 Tahun 2008, informasi yang berkaitan dengan perlindungan HKI dan persaingan usaha tidak sehat merupakan informasi yang dikecualikan.
Soal 11
Berdasarkan UU ASN Nomor 20 Tahun 2023, pengisian jabatan ASN dilakukan berdasarkan...
A. Sistem merit
B. Sistem kekeluargaan
C. Sistem afiliasi politik
D. Sistem senioritas murni
E. Sistem penunjukan langsung tanpa evaluasi
Jawaban: A
UU ASN terbaru tetap mengedepankan sistem merit yang menekankan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja pegawai secara adil dan wajar.
Soal 12
Dalam manajemen data JDIH, format standar penyimpanan dokumen digital yang disarankan karena bersifat permanen dan tidak mudah diubah strukturnya adalah...
A. PDF/A
B. TXT
C. XLSX
D. PPTX
E. DOCX
Jawaban: A
PDF/A (Portable Document Format for Archiving) adalah standar internasional untuk pengarsipan dokumen elektronik dalam jangka panjang.
Soal 13
Asas dalam pembentukan peraturan perundang-undangan yang menyatakan bahwa materi muatan peraturan harus mencerminkan pelindungan dan penghormatan hak asasi manusia adalah...
A. Kemanusiaan
B. Kebangsaan
C. Keadilan
D. Pengayoman
E. Kekeluargaan
Jawaban: A
Asas kemanusiaan mencerminkan pelindungan dan penghormatan hak asasi manusia serta harkat dan martabat setiap warga negara secara proporsional.
Soal 14
Apa fungsi utama dari Metadata dalam portal JDIH?
A. Sebagai pengganti isi dokumen asli
B. Menghasilkan pendapatan dari iklan
C. Membatasi akses pengguna ke situs web
D. Menghapus dokumen yang sudah tidak berlaku
E. Mempermudah penelusuran dan pencarian dokumen hukum
Jawaban: E
Metadata berfungsi untuk memfasilitasi penelusuran, identifikasi, dan pengelolaan dokumen hukum agar pencarian menjadi cepat dan akurat.
Soal 15
Menurut UU No. 25 Tahun 2009, 'Maklumat Pelayanan' adalah...
A. Undang-undang tentang pajak
B. Daftar hadir pegawai
C. Pernyataan janji penyelenggara pelayanan sesuai standar pelayanan
D. Laporan keuangan tahunan
E. Struktur organisasi kementerian
Jawaban: C
Maklumat pelayanan merupakan pernyataan tertulis berisi kesanggupan penyelenggara untuk melaksanakan pelayanan sesuai standar yang ditetapkan.
Soal 16
Penyiapan data hukum yang valid meliputi pengecekan terhadap 'Status Peraturan'. Status peraturan yang menyatakan peraturan tersebut sudah tidak berlaku karena adanya peraturan baru disebut...
A. Diubah
B. Dibatalkan Mahkamah Konstitusi
C. Dicabut
D. Berlaku
E. Dicabut sebagian
Jawaban: C
Status 'Dicabut' menandakan bahwa seluruh materi muatan peraturan tersebut telah dinyatakan tidak berlaku oleh peraturan yang lebih baru atau yang lebih tinggi.
Soal 17
Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola data dalam jumlah besar di dalam server JDIH disebut...
A. Operating System
B. Database Management System (DBMS)
C. Office Suite
D. Web Browser
E. Antivirus
Jawaban: B
DBMS (Database Management System) adalah perangkat lunak untuk menyimpan, mengelola, dan mengambil data di dalam database.
Soal 18
Dalam teknik dokumentasi hukum, proses meringkas isi peraturan perundang-undangan ke dalam bahasa yang lebih singkat tanpa mengubah maksud asli disebut...
A. Scanning
B. Indexing
C. Printing
D. Abstraksi
E. Klasifikasi
Jawaban: D
Abstraksi atau ringkasan hukum membantu pengguna memahami inti dari suatu peraturan dengan cepat.
Soal 19
Siapakah yang berwenang menetapkan standar pengelolaan dokumen dan informasi hukum nasional?
A. Ketua Mahkamah Konstitusi
B. Menteri Komunikasi dan Informatika
C. Kepala Perpustakaan Nasional
D. Pusat JDIHN (Kementerian Hukum dan HAM)
E. Presiden secara langsung
Jawaban: D
Kementerian Hukum dan HAM melalui BPHN selaku Pusat JDIHN berwenang menetapkan standar teknis dan pedoman bagi seluruh anggota JDIHN.
Soal 20
Sesuai UU No. 14 Tahun 2008, sengketa informasi publik diselesaikan melalui...
A. Komisi Informasi
B. Kantor Urusan Agama
C. Pengadilan Agama
D. Lembaga Sensor Film
E. Komisi Pemberantasan Korupsi
Jawaban: A
Sengketa informasi publik diselesaikan melalui Komisi Informasi (KI) baik di tingkat pusat maupun provinsi melalui ajudikasi non-litigasi.
Soal 21 Premium
Berdasarkan UU No. 12 Tahun 2011, materi muatan mengenai pembentukan, penghapusan, atau penggabungan daerah diatur dengan...
Dalam skema interoperabilitas data JDIHN, standar metadata yang wajib digunakan agar data dapat saling terintegrasi antar anggota JDIHN adalah standar...
Ketentuan mengenai pemberhentian sementara ASN karena menjadi tersangka tindak pidana diatur dalam UU No. 20 Tahun 2023. ASN tersebut diberhentikan sementara jika...
Salah satu kewajiban Anggota JDIHN dalam pengelolaan dokumen adalah melakukan 'Digital Signature' pada dokumen hukum digital. Fungsi utama tanda tangan digital tersebut adalah...
A. Menghapus metadata dokumen
B. Sebagai hiasan di halaman depan
C. Mempercepat proses pengunduhan
D. Menjamin keaslian dan integritas dokumen (non-repudiation)
Status peraturan 'Tidak Berlaku' dapat terjadi karena adanya putusan dari lembaga peradilan. Lembaga yang berwenang membatalkan Peraturan Presiden terhadap Undang-Undang adalah...
Dokumentalis hukum harus memahami teknik 'Indeksasi'. Indeks yang disusun berdasarkan kata kunci atau subjek masalah hukum yang dibahas dalam dokumen disebut...
Pelaksanaan pengelolaan informasi hukum harus mengikuti siklus hidup dokumen. Tahap terakhir setelah dokumen dinyatakan tidak berlaku dan tidak memiliki nilai guna lagi adalah...
Perpres 33/2012 mewajibkan setiap anggota JDIHN untuk melakukan pengunggahan (uploading) data. Data yang diunggah ke portal JDIHN Pusat minimal meliputi...
A. Hanya daftar nama pembuat peraturan
B. Hanya judul peraturan saja
C. Naskah lengkap peraturan (digital) beserta metadatanya
Kriteria penilaian situs web JDIH anggota oleh BPHN (JDIHN Awards) meliputi aspek organisasi, sumber daya manusia, koleksi dokumen, teknis pengelolaan, dan...
Dokumen hukum digital yang dikelola harus memiliki format penamaan file yang standar. Contoh penamaan file yang baik untuk memudahkan identifikasi adalah...
Berdasarkan UU ASN 20/2023, instansi pemerintah dilarang mengangkat tenaga non-ASN (honorer) baru. Penataan tenaga non-ASN wajib diselesaikan paling lambat pada...
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Dokumentalis Hukum semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Dokumentalis Hukum, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Dokumentalis Hukum
SKB CPNS Dokumentalis Hukum adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Dokumentalis Hukum meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Dokumentalis Hukum, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Dokumentalis Hukum tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Dokumentalis Hukum tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.