SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. πŸ”₯

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama

  • Kebijakan terkait Analis Pasar Hasil Pertanian
  • Pengetahuan umum tentang pertanian dan ekonomi pertanian
  • Akses informasi dan teknologi, akses kelembagaan keuangan, alat mesin pertanian, sarana produksi
  • Pengetahuan tentang organisasi, kerjasama dan perdagangan Internasional
  • Ekonomi pertanian aspek produksi atau usahatani
  • Ekonomi pertanian aspek pasar dan pemasaran
  • Penyebarluasan informasi pasar

Analis Pasar Hasil Pertanian Terampil

  • Kebijakan terkait Analis Pasar Hasil Pertanian
  • Pengetahuan umum tentang pertanian dan ekonomi pertanian
  • Ekonomi pertanian aspek produksi atau usahatani
  • Ekonomi pertanian aspek pasar dan pemasaran
  • Metodologi analis pasar hasil pertanian

Simulasi Tryout SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Analis Pasar Hasil Pertanian. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian.

Soal 1
Dalam konteks tugas Analis Pasar Hasil Pertanian, regulasi utama yang mengatur tentang perlindungan dan pemberdayaan petani di Indonesia adalah ...
A. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
B. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan
C. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi
D. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan
E. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan
Jawaban: A
Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani (UUP3) merupakan payung hukum utama yang mengatur perlindungan dan pemberdayaan petani, termasuk aspek pemasaran hasil pertanian. Regulasi ini menjadi landasan bagi analis pasar dalam memahami hak dan kewajiban petani serta intervensi kebijakan.
Soal 2
Konsep elastisitas harga permintaan dalam ekonomi pertanian menggambarkan ...
A. respons petani terhadap perubahan teknologi
B. hubungan antara harga suatu komoditas dengan harga komoditas lain
C. perubahan pendapatan petani akibat fluktuasi harga
D. kepekaan jumlah yang diminta terhadap perubahan harga
E. kepekaan penawaran terhadap perubahan harga input
Jawaban: D
Elastisitas harga permintaan mengukur seberapa besar perubahan jumlah yang diminta akibat perubahan harga[cite: 289]. Dalam pertanian, permintaan komoditas pangan pokok cenderung inelastis karena merupakan kebutuhan dasar[cite: 290].
Soal 3
Dalam akses kelembagaan keuangan bagi petani, program KUR (Kredit Usaha Rakyat) diatur berdasarkan suku bunga maksimal yang ditetapkan pemerintah. Berdasarkan regulasi terbaru (2024), plafon KUR untuk sektor pertanian mencapai ...
A. Rp 500 juta
B. Rp 200 juta
C. Rp 100 juta
D. Rp 350 juta
E. Rp 1 miliar
Jawaban: A
Berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat (KUR), plafon KUR untuk sektor pertanian ditetapkan maksimal Rp500 juta dengan suku bunga 6% efektif per tahun, dengan skema KUR Mikro dan KUR Kecil.
Soal 4
Organisasi internasional yang mengatur tata niaga perdagangan komoditas pertanian antarnegara dan menangani sengketa dagang adalah ...
A. ASEAN Secretariat
B. WFP (World Food Programme)
C. WTO (World Trade Organization)
D. IFAD (International Fund for Agricultural Development)
E. FAO (Food and Agriculture Organization)
Jawaban: C
World Trade Organization (WTO) adalah organisasi internasional yang mengatur perdagangan antarnegara, termasuk komoditas pertanian, melalui perjanjian-perjanjian seperti Agreement on Agriculture (AoA). WTO juga memiliki mekanisme penyelesaian sengketa (Dispute Settlement Body).
Soal 5
Fungsi produksi Cobb-Douglas dalam analisis usaha tani menggambarkan hubungan antara ...
A. biaya produksi dengan keuntungan
B. harga output dengan jumlah input
C. harga input dengan harga output
D. input produksi dengan output yang dihasilkan
E. pendapatan petani dengan luas lahan
Jawaban: D
Fungsi produksi Cobb-Douglas menggambarkan hubungan antara input dengan output. Bentuk umumnya Q = A * L^Ξ± * K^Ξ². Istilah 'usaha tani' menurut KBBI ditulis dengan spasi.
Soal 6
Saluran pemasaran yang paling efisien menurut konsep margin pemasaran adalah yang memiliki ...
A. margin pemasaran tertinggi
B. margin pemasaran terendah dengan pelayanan memadai
C. harga di tingkat petani paling rendah
D. biaya transportasi tertinggi
E. jumlah lembaga pemasaran terbanyak
Jawaban: B
Efisiensi pemasaran diukur dari margin pemasaran yang rendah namun tetap memberikan keuntungan yang wajar bagi setiap lembaga pemasaran. Margin pemasaran yang terlalu tinggi menunjukkan ketidakefisienan atau adanya praktek monopoli. Saluran dengan margin terkecil biasanya paling efisien jika kualitas pelayanan setara.
Soal 7
Berdasarkan Permentan Nomor 34/Permentan/OT.140/6/2020 tentang Sistem Informasi Pasar Pertanian Nasional (SIPPN), informasi harga yang disajikan harus memenuhi prinsip ...
A. kerahasiaan dan eksklusivitas
B. akurasi, ketepatan waktu, dan aksesibilitas
C. mengutamakan harga eceran tertinggi
D. berbasis asumsi semata
E. hanya untuk komoditas ekspor
Jawaban: B
Permentan 34/2020 menekankan bahwa informasi harga harus akurat, tepat waktu, mudah diakses, dan dapat dipertanggungjawabkan. Prinsip TIMELY (tepat waktu) menjadi kunci karena informasi harga yang terlambat tidak berguna bagi pelaku pasar.
Soal 8
Kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah dan beras di Indonesia saat ini ditetapkan oleh ...
A. Badan Pangan Nasional (Bapanas)
B. Badan Pusat Statistik
C. Kementerian Keuangan
D. Komisi Pengawas Persaingan Usaha
E. Perum Bulog secara sepihak
Jawaban: A
Berdasarkan regulasi terbaru (Peraturan Badan Pangan Nasional), HPP gabah dan beras ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas), bukan lagi secara langsung oleh Kementerian Perdagangan atau Pertanian melalui Permendag/Permentan lama.
Soal 9
Indeks yang digunakan untuk mengukur perubahan harga yang diterima petani (It) dan harga yang dibayar petani (Ib) dalam analisis Nilai Tukar Petani (NTP) adalah ...
A. Indeks harga yang diterima dan indeks harga yang dibayar
B. Indeks LQ (Location Quotient)
C. Indeks Herfindahl-Hirschman
D. Indeks Harga Konsumen
E. Indeks Gini
Jawaban: A
Nilai Tukar Petani (NTP) dihitung sebagai rasio antara indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib). NTP mencerminkan daya beli petani. BPS secara rutin merilis NTP setiap bulan.
Soal 10
Dalam Program Penyediaan Sarana Produksi Pertanian, pupuk bersubsidi diatur berdasarkan Permentan Nomor 01 Tahun 2024 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi. Jenis pupuk yang termasuk dalam kelompok bersubsidi adalah ...
A. ZA, NPK, dan pupuk hayati
B. Urea, NPK, dan pupuk organik
C. KCL, Urea, dan ZA
D. Urea, SP-36, dan KCL
E. Pupuk cair, Urea, dan ZA
Jawaban: B
Permentan 01/2024 menetapkan pupuk bersubsidi terdiri dari Urea, NPK, dan pupuk organik (untuk tanaman tertentu). Pupuk ZA, SP-36, dan NPK formula khusus juga termasuk dalam skema subsidi sesuai alokasi. KCL tidak lagi disubsidi karena dianggap sebagai pupuk non-prioritas.
Soal 11
Perjanjian perdagangan bebas ASEAN yang mencakup sektor pertanian dan telah diperluas dengan negara mitra seperti China, Korea, Jepang adalah ...
A. AFTA (ASEAN Free Trade Area)
B. CAFTA-DR (Dominican Republic-Central America FTA)
C. MERCOSUR (Southern Common Market)
D. NAFTA (North American Free Trade Agreement)
E. APEC (Asia-Pacific Economic Cooperation)
Jawaban: A
AFTA (ASEAN Free Trade Area) adalah perjanjian perdagangan bebas di antara negara-negara ASEAN. Pengembangannya menjadi ACFTA (dengan China), AKFTA (dengan Korea), AJCEP (dengan Jepang). Semua perjanjian ini mencakup komoditas pertanian dengan skema penurunan tarif.
Soal 12
Konsep skala ekonomi (economies of scale) dalam usaha tani terjadi apabila ...
A. biaya total meningkat lebih cepat dari output
B. produktivitas tenaga kerja menurun
C. harga output turun karena persaingan
D. biaya rata-rata produksi menurun seiring peningkatan output
E. efisiensi menurun akibat kompleksitas manajemen
Jawaban: D
Skala ekonomi terjadi ketika peningkatan skala produksi menyebabkan biaya rata-rata jangka panjang menurun[cite: 321]. Dalam pertanian, hal ini bisa dicapai melalui mekanisasi, penggunaan input efisien, dan manajemen yang baik[cite: 322]. Skala ekonomi sering menjadi pertimbangan dalam kebijakan korporasi petani[cite: 323].
Soal 13
Fungsi utama dari Lembaga Pemasaran seperti Koperasi dalam sistem pemasaran hasil pertanian adalah ...
A. memperpendek saluran pemasaran dan meningkatkan posisi tawar petani
B. membatasi akses petani ke pasar modern
C. menjual hasil panen dengan harga terendah
D. memperpanjang rantai pemasaran agar lebih banyak pelaku usaha
E. menggantikan peran pemerintah secara penuh
Jawaban: A
Koperasi pertanian berperan mengurangi rantai pemasaran, meningkatkan posisi tawar petani, menyediakan akses input dan modal, serta membantu stabilisasi harga. Dengan adanya koperasi, margin pemasaran yang biasanya diambil tengkulak dapat dinikmati petani.
Soal 14
Sistem Informasi Pasar Pertanian Nasional (SIPPN) yang dikelola Kementerian Pertanian bertujuan untuk ...
A. menyediakan informasi harga dan pasokan untuk mengurangi asimetri informasi
B. menetapkan harga maksimum komoditas
C. menggantikan fungsi BPS dalam pengumpulan data
D. memasarkan produk pertanian melalui e-commerce pemerintah
E. menjaga kerahasiaan data harga petani
Jawaban: A
SIPPN merupakan sistem yang menyediakan informasi harga, pasokan, dan kebutuhan komoditas pertanian secara real-time. Tujuannya adalah mengurangi asimetri informasi, membantu petani dalam menentukan waktu dan tempat penjualan, serta mendukung stabilisasi harga.
Soal 15
Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Permentan 14/2022 tentang Pengembangan Kawasan Pertanian, kriteria kawasan pertanian yang mendapat prioritas fasilitasi adalah ...
A. kawasan yang jauh dari pusat pertumbuhan
B. kawasan dengan konflik lahan yang belum selesai
C. kawasan yang hanya mengembangkan satu jenis tanaman
D. kawasan yang memiliki kelembagaan petani aktif dan komoditas unggulan
E. kawasan yang belum memiliki akses jalan
Jawaban: D
Permentan 10/2023 menekankan bahwa kawasan pertanian prioritas adalah yang memiliki infrastruktur dasar memadai, komoditas unggulan, dan telah terbentuk kelembagaan petani yang aktif. Hal ini untuk efektivitas alokasi anggaran dan pendampingan.
Soal 16
Alat dan mesin pertanian (alsintan) yang mendapatkan bantuan dari pemerintah melalui program swasembada pangan biasanya diberikan dengan skema ...
A. pinjaman tanpa bunga dari bank
B. hibah kepada kelompok tani
C. pengadaan langsung oleh petani tanpa pendampingan
D. sewa dengan opsi beli
E. kredit lunak perorangan
Jawaban: B
Bantuan alsintan dari pemerintah diberikan kepada kelompok tani atau gapoktan dengan skema hibah. Istilah baku yang digunakan adalah 'alat dan mesin pertanian' (alsintan).
Soal 17
Dampak dari pemberlakuan tarif impor yang tinggi terhadap suatu komoditas pertanian adalah ...
A. meningkatkan volume impor
B. menghilangkan seluruh produk impor
C. meningkatkan harga produk impor dan mendorong produksi lokal
D. menurunkan harga produk dalam negeri
E. menurunkan produksi petani lokal
Jawaban: C
Tarif impor yang tinggi akan meningkatkan harga barang impor di dalam negeri. Hal ini membuat produk dalam negeri lebih kompetitif secara harga, sehingga mendorong peningkatan produksi lokal dan mengurangi ketergantungan impor.
Soal 18
Analisis titik impas (*break-even point*) dalam usaha tani digunakan untuk menentukan ...
A. jumlah tenaga kerja optimal
B. harga jual tertinggi
C. keuntungan maksimum
D. luas lahan maksimum
E. tingkat produksi minimal agar tidak rugi
Jawaban: E
*Break-even point* adalah titik di mana total penerimaan sama dengan total biaya. Penulisan 'usaha tani' harus dipisah dan istilah asing dicetak miring.
Soal 19
Strategi diferensiasi produk dalam pemasaran hasil pertanian bertujuan untuk ...
A. memperluas pasar dengan harga diskon
B. menghilangkan pesaing dari pasar
C. meningkatkan volume penjualan tanpa perubahan produk
D. menciptakan nilai tambah dan keunikan produk
E. menjual produk dengan harga serendah mungkin
Jawaban: D
Diferensiasi produk adalah upaya membuat produk yang berbeda dari pesaing dalam hal kualitas, kemasan, merek, atau atribut lain. Tujuannya agar produk memiliki keunikan sehingga konsumen bersedia membayar harga premium dan perusahaan memiliki keunggulan kompetitif.
Soal 20
Media yang paling efektif untuk menyebarluaskan informasi harga hasil pertanian secara real-time kepada petani di era digital adalah ...
A. siaran radio lokal
B. papan pengumuman di kantor desa
C. koran daerah
D. spanduk di pasar tradisional
E. aplikasi mobile dan platform digital
Jawaban: E
Penggunaan aplikasi berbasis ponsel pintar dan platform digital seperti SIPPN mobile, WhatsApp, atau aplikasi agribisnis memungkinkan informasi harga sampai cepat dan interaktif. Ini lebih efektif daripada media konvensional karena jangkauan luas dan waktu nyata.
Soal 21
Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani mengamanatkan bahwa pemerintah wajib melakukan stabilisasi harga hasil pertanian. Lembaga yang berperan dalam pelaksanaan stabilisasi harga tersebut adalah ...
A. Badan Pusat Statistik (BPS)
B. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)
C. Komisi Nasional Pengendalian Tembakau
D. Kementerian Pertanian
E. Badan Urusan Logistik (Bulog)
Jawaban: E
Berdasarkan UU No. 19/2013, Badan Urusan Logistik (Bulog) ditugaskan untuk melakukan stabilisasi harga pangan strategis, termasuk hasil pertanian, melalui operasi pasar dan pengelolaan stok. Opsi lain seperti Kementerian Pertanian lebih ke kebijakan, KPPU terkait persaingan usaha, dan Komisi Pengawas tidak relevan.
Soal 22
Konsep elastisitas harga permintaan (price elasticity of demand) dalam ekonomi pertanian mengukur ...
A. Perubahan jumlah yang diminta akibat perubahan harga
B. Perubahan harga akibat perubahan pendapatan konsumen
C. Perubahan biaya produksi akibat perubahan skala usaha
D. Perubahan pendapatan petani akibat perubahan iklim
E. Perubahan jumlah penawaran akibat perubahan teknologi
Jawaban: A
Elastisitas harga permintaan adalah persentase perubahan jumlah yang diminta akibat persentase perubahan harga. Sifat elastis (Ed>1) menunjukkan permintaan sensitif terhadap perubahan harga, yang penting bagi analis pasar hasil pertanian untuk memprediksi respon konsumen.
Soal 23
Dalam analisis usahatani, titik impas (break even point) tercapai ketika ...
A. Keuntungan maksimum tercapai
B. Penerimaan total lebih besar dari biaya total
C. Penerimaan total sama dengan biaya total
D. Biaya variabel sama dengan biaya tetap
E. Harga jual sama dengan biaya variabel rata-rata
Jawaban: C
Break Even Point (BEP) adalah kondisi di mana total penerimaan (TR) sama dengan total biaya (TC). Pada titik ini usahatani tidak untung dan tidak rugi, menjadi acuan penting bagi analis untuk menilai kelayakan finansial suatu komoditas.
Soal 24
Fungsi utama dari sistem pemasaran hasil pertanian adalah ...
A. Menurunkan harga di tingkat konsumen
B. Mengendalikan produksi petani
C. Mengurangi jumlah pedagang perantara
D. Menyalurkan produk dari produsen ke konsumen
E. Meningkatkan harga di tingkat petani
Jawaban: D
Sistem pemasaran memiliki tiga fungsi utama: fungsi pertukaran (pembelian dan penjualan), fungsi fisik (penyimpanan, pengolahan, transportasi), dan fungsi fasilitas (standarisasi, pembiayaan, penanggungan risiko). Semua ini bertujuan menyalurkan produk dari produsen ke konsumen secara efisien.
Soal 25
Metode pengumpulan data primer yang paling tepat untuk memahami perilaku pembelian konsumen terhadap produk pertanian organik adalah ...
A. Studi dokumentasi data sekunder
B. Survei dengan kuesioner terstruktur
C. Eksperimen laboratorium
D. Wawancara mendalam (in-depth interview) tanpa panduan
E. Observasi pasif tanpa interaksi
Jawaban: B
Survei dengan kuesioner terstruktur memungkinkan pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif dari sampel konsumen yang representatif, sehingga dapat dianalisis preferensi dan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian.
Soal 26
Peraturan Menteri Pertanian Nomor 40/Permentan/OT.140/10/2015 tentang Fasilitasi Pemasaran Hasil Pertanian menekankan pentingnya ...
A. Pembentukan kelembagaan pemasaran yang kuat
B. Pembatasan impor hasil pertanian
C. Penggunaan teknologi bioteknologi
D. Pemberian subsidi pupuk langsung ke petani
E. Pencetakan lahan pertanian baru
Jawaban: A
Permentan 40/2015 mengatur fasilitasi pemasaran melalui pengembangan kelembagaan petani, kemitraan usaha, dan promosi. Pembentukan kelembagaan pemasaran yang kuat menjadi fokus untuk meningkatkan daya saing dan akses pasar.
Soal 27
Nilai Tukar Petani (NTP) merupakan indikator yang mencerminkan ...
A. Produktivitas tenaga kerja sektor pertanian
B. Daya tukar hasil pertanian terhadap barang dan jasa yang dikonsumsi petani
C. Volume ekspor komoditas pertanian
D. Jumlah kredit yang disalurkan ke sektor pertanian
E. Luas lahan pertanian yang tersedia
Jawaban: B
NTP adalah rasio antara indeks harga yang diterima petani (It) dengan indeks harga yang dibayar petani (Ib). NTP > 100 menunjukkan petani mengalami surplus atau kesejahteraan meningkat karena harga produk naik relatif lebih tinggi dibanding inflasi konsumsi rumah tangga dan biaya produksi.
Soal 28
Dalam konsep ekonomi produksi pertanian, daerah I (Stage I) pada fungsi produksi menunjukkan ...
A. Produk marginal lebih kecil dari produk rata-rata
B. Produk marginal negatif
C. Produk marginal sama dengan nol
D. Produk total menurun
E. Produk marginal meningkat dan lebih besar dari produk rata-rata
Jawaban: E
Daerah I pada fungsi produksi dengan satu input variabel adalah daerah dengan produk marginal (MP) meningkat dan lebih besar dari produk rata-rata (AP). Ini merupakan tahap produksi yang tidak efisien karena penambahan input masih meningkatkan produktivitas rata-rata. Petani rasional akan berproduksi di daerah II.
Soal 29
Margin pemasaran yang tinggi pada komoditas cabai merah sering disebabkan oleh ...
A. Rendahnya biaya transportasi
B. Meningkatnya produktivitas petani
C. Kebijakan harga dasar yang efektif
D. Ketersediaan informasi harga yang transparan
E. Panjangnya rantai pasok dan banyaknya perantara
Jawaban: E
Margin pemasaran yang besar umumnya terjadi karena rantai pasok panjang, banyaknya lembaga pemasaran, dan inefisiensi sistem. [cite: 1325]
Soal 30
Teknik analisis yang digunakan untuk memproyeksikan harga komoditas pertanian berdasarkan data historis adalah ...
A. Analisis diskriminan
B. Analisis regresi cross-section
C. Analisis deret waktu (time series)
D. Analisis faktor
E. Analisis klaster
Jawaban: C
Time series analysis menggunakan data harga historis untuk mengidentifikasi pola tren, musiman, dan siklis guna membuat peramalan harga di masa depan, sangat penting dalam analisis pasar hasil pertanian.
Soal 31
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi, yang dimaksud dengan cadangan pangan pemerintah adalah ...
A. Persediaan pangan yang diimpor oleh importir swasta
B. Persediaan pangan yang dikuasai pemerintah untuk stabilisasi harga dan penanganan darurat
C. Cadangan yang dikelola oleh koperasi petani
D. Cadangan pangan yang dimiliki oleh swasta untuk tujuan ekspor
E. Stok pangan yang disimpan oleh setiap rumah tangga petani
Jawaban: B
PP 17/2015 mendefinisikan cadangan pangan pemerintah sebagai persediaan pangan yang dikuasai dan dikelola oleh pemerintah untuk menjamin ketersediaan pangan, stabilisasi harga, dan penanganan darurat. Pengelolaan dilakukan oleh Badan Urusan Logistik (Bulog).
Soal 32
Salah satu indikator makroekonomi yang secara signifikan memengaruhi permintaan hasil pertanian adalah ...
A. Pendapatan per kapita
B. Tingkat suku bunga kredit
C. Jumlah uang beredar
D. Nilai tukar petani
E. Kurs mata uang asing
Jawaban: A
Pendapatan per kapita merupakan penentu utama daya beli konsumen yang memengaruhi permintaan produk pertanian. [cite: 1332]
Soal 33
Dalam usahatani padi, biaya yang dikeluarkan untuk pembelian benih, pupuk, dan pestisida termasuk dalam kategori ...
A. Biaya variabel (variable cost)
B. Biaya marjinal (marginal cost)
C. Biaya peluang (opportunity cost)
D. Biaya tetap (fixed cost)
E. Biaya total (total cost)
Jawaban: A
Biaya variabel adalah biaya yang berubah seiring dengan skala produksi. Benih, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja langsung termasuk biaya variabel karena jumlahnya tergantung luas tanam. Biaya tetap seperti pajak lahan, sewa lahan dalam jangka panjang tidak berubah dalam rentang produksi tertentu.
Soal 34
Konsep harga pokok penjualan (HPP) dalam pemasaran hasil pertanian sangat penting untuk ...
A. Mengukur tingkat kepuasan konsumen
B. Mengendalikan persediaan barang
C. Menentukan harga jual yang kompetitif dan menguntungkan
D. Memperoleh sertifikasi mutu
E. Menghitung besarnya pajak penjualan
Jawaban: C
HPP adalah total biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan produk hingga siap dijual. Menentukan HPP dengan tepat memungkinkan pelaku usaha menetapkan harga jual yang kompetitif namun tetap memberikan keuntungan yang wajar, sekaligus menghindari kerugian.
Soal 35
Dalam metodologi survei pasar, teknik sampling yang memberikan peluang sama bagi setiap anggota populasi untuk terpilih disebut ...
A. Purposive sampling
B. Snowball sampling
C. Accidental sampling
D. Simple random sampling
E. Quota sampling
Jawaban: D
Probability sampling, khususnya simple random sampling, memberikan kesempatan yang sama bagi setiap unit populasi untuk terpilih, sehingga menghasilkan sampel yang representatif dan dapat digeneralisasi. Metode ini sesuai untuk analisis pasar hasil pertanian yang memerlukan validitas statistik.
Soal 36
Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Harga Acuan Pembelian di Tingkat Produsen dan Harga Acuan Penjualan di Tingkat Konsumen mengatur bahwa ...
A. Harga acuan ditetapkan untuk komoditas pangan strategis guna memberikan kepastian harga di tingkat produsen dan konsumen
B. Harga acuan bersifat rekomendasi tanpa sanksi bagi pelaku usaha
C. Penetapan harga acuan hanya dilakukan oleh pemerintah daerah
D. Harga acuan tidak memperhitungkan biaya transportasi distribusi
E. Harga acuan hanya ditetapkan untuk komoditas yang ditujukan untuk ekspor
Jawaban: A
Permendag 26/2017 telah digantikan oleh Peraturan Badan Pangan Nasional (seperti Perbadan 11/2022 dan 7/2022) seiring dengan dialihkannya kewenangan pangan strategis ke Bapanas. Harga acuan ini bertujuan memberikan perlindungan harga bagi petani (produsen) dan menjaga daya beli masyarakat (konsumen).
Soal 37
Sistem resi gudang (Warehouse Receipt System) yang diatur dalam UU No. 9/2011 bertujuan untuk ...
A. Menggantikan peran Bulog dalam stabilisasi harga
B. Mempermudah ekspor hasil pertanian
C. Memberikan akses kredit dengan jaminan komoditas yang disimpan
D. Menyediakan pupuk subsidi bagi petani
E. Mewajibkan petani menjual hasil panen ke pemerintah
Jawaban: C
Undang-Undang Sistem Resi Gudang memberikan skema pembiayaan bagi petani dengan menjadikan komoditas yang disimpan di gudang sebagai jaminan kredit. Petani dapat memperoleh modal tanpa harus menjual produk saat harga rendah, sehingga meningkatkan daya tawar dan stabilitas harga.
Soal 38
Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian Indonesia pada tahun 2023 mengalami pertumbuhan positif didorong oleh ...
A. Penurunan harga komoditas ekspor
B. Kebijakan moratorium impor semua komoditas
C. Penurunan luas panen padi
D. Impor beras yang melonjak tajam
E. Peningkatan produksi perkebunan dan hortikultura
Jawaban: E
Berdasarkan data BPS, pertumbuhan PDB pertanian didorong oleh peningkatan produksi komoditas perkebunan (kelapa sawit, karet) dan hortikultura yang ekspornya meningkat serta program optimalisasi lahan. Sektor tanaman pangan juga berkontribusi stabil.
Soal 39
Dalam analisis kelayakan usahatani, kriteria Net Present Value (NPV) yang positif menunjukkan bahwa ...
A. Usahatani mengalami kerugian
B. Lama pengembalian modal tidak terdefinisi
C. Usahatani layak secara finansial
D. Tingkat pengembalian internal lebih rendah dari suku bunga
E. Biaya investasi lebih besar dari manfaat
Jawaban: C
NPV positif berarti nilai sekarang dari arus kas masuk lebih besar dari nilai sekarang arus kas keluar (investasi), sehingga usahatani layak secara finansial. NPV > 0 mengindikasikan proyek memberikan keuntungan di atas tingkat diskonto yang digunakan.
Soal 40
Strategi diferensiasi produk dalam pemasaran hasil pertanian bertujuan untuk ...
A. Menurunkan biaya produksi melalui skala ekonomi
B. Menciptakan keunikan produk sehingga konsumen bersedia membayar lebih
C. Memperluas saluran distribusi secara massal
D. Meningkatkan volume produksi tanpa memperhatikan mutu
E. Mengurangi risiko fluktuasi harga
Jawaban: B
Diferensiasi produk menciptakan nilai unik (misalnya organik, kemasan menarik, sertifikasi) yang membedakan dari pesaing. Tujuannya agar konsumen bersedia membayar harga premium karena persepsi kualitas atau keunikan yang lebih tinggi.
Soal 41 Premium
Kebijakan yang diterapkan pemerintah untuk mengatasi lonjakan harga komoditas pertanian pada saat menjelang hari besar keagamaan adalah melalui ...
A. pemberian subsidi langsung tunai
B. penghentian sementara produksi
C. operasi pasar dan gerakan pangan murah
D. pembatasan distribusi
E. peningkatan tarif impor
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 42 Premium
Konsep efisiensi alokatif dalam ekonomi pertanian tercapai ketika ...
A. output maksimum dicapai dengan biaya berapa pun
B. biaya total terendah tanpa memperhatikan output
C. produk marginal tenaga kerja sama dengan nol
D. nilai produk marginal setiap input sama dengan harga input
E. produktivitas lahan tertinggi
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 43 Premium
Dalam rangka meningkatkan akses petani terhadap permodalan, pemerintah melaksanakan program Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) yang diatur oleh ...
A. Kementerian Pertanian
B. Bank Indonesia
C. Kementerian Koperasi dan UKM
D. Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
E. Lembaga Penjamin Simpanan
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 44 Premium
Organisasi internasional yang menyediakan bantuan teknis dan pendanaan untuk proyek-proyek pertanian di negara berkembang, termasuk Indonesia, adalah ...
A. World Bank
B. WTO
C. FAO
D. IFAD
E. IMF
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 45 Premium
Dalam teori usaha tani, konsep *risk aversion* (penghindaran risiko) menjelaskan bahwa petani cenderung ...
A. memilih teknologi dengan risiko tinggi untuk keuntungan besar
B. menanam komoditas tunggal untuk spesialisasi
C. mengabaikan risiko karena adanya jaminan pemerintah
D. tidak menggunakan input apapun untuk menghindari kerugian
E. memilih teknologi yang lebih aman meskipun keuntungan lebih rendah
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 46 Premium
Indeks yang digunakan untuk mengukur tingkat konsentrasi pasar, misalnya dalam pasar komoditas pertanian, adalah ...
A. Indeks Williamson
B. Indeks Gini
C. Indeks Herfindahl-Hirschman
D. Indeks Theil
E. Indeks LQ
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 47 Premium
Metode yang paling tepat untuk mengestimasi harga komoditas pertanian pada waktu panen raya berdasarkan data historis adalah ...
A. analisis deskriptif
B. analisis input-output
C. analisis regresi sederhana
D. analisis time series (ARIMA)
E. analisis biaya manfaat
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 48 Premium
Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 9 Tahun 2024 tentang Standar Mutu dan Keamanan Hasil Pertanian, sertifikasi yang wajib dimiliki oleh produk pertanian yang akan diekspor ke Uni Eropa adalah ...
A. Sertifikat GAP (Good Agricultural Practices) dan Phytosanitary
B. Sertifikat SNI
C. Sertifikat Halal
D. Sertifikat Asal Usul
E. Sertifikat Organik
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 49 Premium
Fenomena *price spread* yang lebar antara harga di tingkat petani dan harga di tingkat konsumen menunjukkan ...
A. efisiensi pemasaran tinggi
B. permintaan yang stabil
C. pasokan melimpah
D. inefisiensi pemasaran dan rendahnya *farmer's share*
E. kualitas produk yang sangat baik
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 50 Premium
Dalam konteks penyebarluasan informasi pasar, istilah β€œasimetri informasi” merujuk pada kondisi ...
A. informasi tidak tersedia sama sekali
B. informasi hanya tersedia di pusat kota
C. salah satu pihak memiliki informasi lebih banyak dari pihak lain
D. semua pihak memiliki informasi yang sama
E. informasi bersifat rahasia
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 51 Premium
Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) diatur dalam Permentan Nomor 40 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Permentan 15/2022. Premi AUTP dibayar oleh ...
A. petani 100%
B. pemerintah daerah 100%
C. pemerintah 80%, petani 20%
D. pemerintah pusat 100%
E. swasta 50%, petani 50%
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 52 Premium
Konsep β€œvalue chain” dalam pertanian mencakup seluruh tahapan mulai dari ...
A. pengadaan input hingga konsumen akhir
B. produksi hingga konsumsi tanpa pengolahan
C. pemasaran hingga ritel
D. pengolahan hingga ekspor
E. petani hingga pedagang besar
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 53 Premium
Akses petani terhadap teknologi pertanian presisi (precision farming) dapat ditingkatkan melalui program ...
A. subsidi pupuk saja
B. program digitalisasi pertanian dan bantuan alsintan presisi
C. penghentian penyuluhan
D. impor alat berat
E. pembatasan penggunaan teknologi
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 54 Premium
Perjanjian yang mengatur tentang penerapan tarif preferensi bagi negara berkembang dalam perdagangan internasional, termasuk untuk komoditas pertanian, adalah ...
A. TBT (Technical Barriers to Trade)
B. TRIPS (Trade-Related Aspects of Intellectual Property Rights)
C. SPS (Sanitary and Phytosanitary Measures)
D. GSP (Generalized System of Preferences)
E. MFN (Most Favored Nation)
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 55 Premium
Dalam analisis usaha tani, metode yang digunakan untuk mengukur efisiensi teknis dengan membandingkan output aktual dengan output maksimum melalui pendekatan non-parametrik adalah ...
A. *Data Envelopment Analysis* (DEA)
B. analisis kebijakan
C. analisis biaya volume laba
D. analisis regresi berganda
E. analisis SWOT
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 56 Premium
Strategi pemasaran yang menetapkan harga produk pertanian lebih tinggi karena kualitas unggul dan segmentasi pasar kelas atas disebut ...
A. premium pricing
B. penetration pricing
C. price skimming
D. economy pricing
E. psychological pricing
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 57 Premium
Platform digital yang dikembangkan oleh Kementerian Pertanian untuk menyediakan informasi harga, ketersediaan, dan rekomendasi pemasaran komoditas pertanian adalah ...
A. Marketplace Pangan
B. e-Purchasing LKPP
C. Aplikasi iTani
D. SIPPN (Sistem Informasi Pasar Pertanian Nasional)
E. SIAP (Sistem Informasi Agribisnis Pangan)
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 58 Premium
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Perpres 117/2022 tentang Kebijakan Pangan, komoditas yang menjadi fokus utama dalam pencapaian swasembada pangan strategis adalah ...
A. cabai, bawang merah, dan bawang putih
B. kopi, kakao, dan kelapa sawit
C. buah-buahan tropis
D. ubi kayu, ubi jalar, dan sagu
E. beras, jagung, kedelai, tebu, daging sapi/kerbau
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 59 Premium
Teori keseimbangan pasar (market equilibrium) dalam ekonomi pertanian tercapai ketika ...
A. kuantitas yang ditawarkan sama dengan kuantitas yang diminta
B. harga yang ditawarkan lebih tinggi dari harga yang diminta
C. harga stabil meskipun ada kelebihan penawaran
D. jumlah penjual lebih banyak dari pembeli
E. pemerintah menetapkan harga
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 60 Premium
Program yang menyediakan akses permodalan bagi petani tanpa agunan dengan sistem tanggung renteng melalui kelompok tani adalah ...
A. Kredit Modal Kerja
B. Pinjaman dari rentenir
C. KUR Perorangan
D. Kredit Investasi
E. KUR Kelompok dengan tanggung renteng
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 61 Premium
Perjanjian multilateral yang membahas tentang pembatasan subsidi ekspor dan akses pasar untuk produk pertanian di WTO adalah ...
A. SPS Agreement
B. GATS Agreement
C. Agreement on Agriculture (AoA)
D. TRIPS Agreement
E. TBT Agreement
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 62 Premium
Konsep yang menggambarkan hubungan antara biaya total, biaya tetap, biaya variabel, dan keuntungan dalam jangka pendek dalam usaha tani adalah ...
A. analisis *break-even point*
B. analisis biaya-volume-laba (CVP)
C. analisis marginal
D. analisis sensitivitas
E. analisis regresi
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 63 Premium
Metode penentuan harga jual produk pertanian berdasarkan biaya produksi ditambah margin keuntungan yang diinginkan disebut ...
A. market-based pricing
B. value-based pricing
C. cost-plus pricing
D. dynamic pricing
E. competition-based pricing
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 64 Premium
Kanal informasi yang digunakan oleh Kementerian Pertanian untuk menyebarluaskan informasi pasar secara cepat dan luas kepada petani adalah ...
A. pengumuman di masjid
B. siaran televisi lokal
C. surat edaran ke kepala desa
D. hanya melalui koran nasional
E. website SIPPN, aplikasi mobile, dan media sosial
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 65 Premium
Dalam kebijakan pengembangan pasar lelang komoditas pertanian, peran utama pemerintah adalah sebagai ...
A. operator pasar
B. fasilitator dan regulator
C. penentu harga tunggal
D. pelaku utama pembeli
E. pemasok komoditas
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 66 Premium
Penyebab utama terjadinya *price volatility* pada komoditas pertanian di tingkat petani adalah ...
A. campur tangan pemerintah yang berlebihan
B. ketersediaan informasi yang melimpah
C. permintaan yang selalu konstan
D. sifat musiman produksi dan ketidakpastian iklim
E. kestabilan produksi sepanjang tahun
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 67 Premium
Teknologi yang memanfaatkan drone untuk pemetaan lahan dan pemantauan kesehatan tanaman termasuk dalam kategori ...
A. big data analytics
B. remote sensing dan precision agriculture
C. artificial intelligence
D. Internet of Things (IoT)
E. blockchain
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 68 Premium
Dalam konteks Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), salah satu tantangan bagi analis pasar hasil pertanian Indonesia adalah ...
A. penurunan ekspor karena hambatan tarif
B. pembatasan tenaga kerja asing
C. peningkatan persaingan produk impor dari negara ASEAN
D. penurunan investasi asing
E. monopoli pasar oleh BUMN
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 69 Premium
Konsep β€œmargin pemasaran” didefinisikan sebagai ...
A. keuntungan bersih petani
B. total biaya pemasaran
C. selisih antara harga konsumen dan harga di tingkat petani
D. biaya transportasi per unit
E. selisih antara harga eceran dan harga grosir
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 70 Premium
Untuk meningkatkan efektivitas penyebarluasan informasi pasar, seorang analis pasar hasil pertanian sebaiknya melakukan ...
A. segmentasi sasaran dan pemilihan media yang tepat
B. mengabaikan feedback dari petani
C. menunda penyebaran informasi hingga data lengkap
D. menggunakan hanya satu media massa
E. menyebarkan informasi yang sama ke semua petani tanpa diferensiasi
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 71 Premium
Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13/Permentan/HK.140/1/2018 tentang Sistem Informasi Pangan dan Sumber Daya Pertanian, data yang wajib dilaporkan oleh pelaku usaha dalam rangka penyediaan informasi harga adalah ...
A. Data penggunaan pupuk bersubsidi
B. Jumlah tenaga kerja pertanian
C. Luas lahan dan jenis tanah
D. Data curah hujan dan iklim
E. Harga komoditas pertanian secara berkala
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 72 Premium
Dalam konsep kesejahteraan petani, Nilai Tukar Petani (NTP) subsektor hortikultura akan mengalami penurunan jika terjadi kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib). Faktor manakah yang secara langsung menyebabkan kenaikan Ib tersebut?
A. Meningkatnya harga cabai di tingkat konsumen sehingga pedagang untung
B. Penurunan harga pupuk urea bersubsidi di tingkat pengecer resmi
C. Kenaikan harga sarana produksi seperti pupuk, pestisida, dan bibit non-subsidi
D. Kenaikan harga beras di pasar yang menguntungkan petani tanaman pangan
E. Turunnya harga bawang merah di tingkat petani akibat terjadinya panen raya
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 73 Premium
Fungsi produksi Cobb-Douglas dalam analisis usahatani memiliki keunggulan karena ...
A. Tidak memerlukan asumsi klasik regresi
B. Dapat digunakan untuk data kualitatif
C. Dapat menangkap efek interaksi antar input secara sempurna
D. Koefisien regresi langsung menunjukkan elastisitas produksi
E. Memiliki bentuk linear dalam variabel tanpa transformasi
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 74 Premium
Dalam konteks pemasaran hasil pertanian, yang dimaksud dengan saluran pemasaran (marketing channel) adalah ...
A. Lembaga atau perantara yang dilalui produk hingga ke konsumen
B. Metode transportasi produk pertanian
C. Strategi promosi yang digunakan petani
D. Proses pengolahan pasca panen
E. Tempat produsen menjual produknya
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 75 Premium
Analisis regresi berganda digunakan dalam metodologi analis pasar untuk ...
A. Membuat peta posisi persaingan produk
B. Memprediksi nilai masa depan berdasarkan pola siklis
C. Mengukur pengaruh beberapa faktor terhadap variabel pasar secara simultan
D. Mengelompokkan konsumen berdasarkan karakteristik
E. Menguji perbedaan rata-rata antar kelompok
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 76 Premium
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2021 tentang Badan Pangan Nasional, tugas Badan Pangan Nasional (Bapanas) antara lain ...
A. Mengimpor beras secara langsung
B. Menetapkan harga dasar gabah di tingkat petani
C. Koordinasi kebijakan ketahanan pangan dan stabilisasi harga
D. Melakukan pengawasan pestisida
E. Memberikan kredit usaha tani
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 77 Premium
Konsep efisiensi pemasaran dapat diukur dengan menggunakan pendekatan ...
A. Frekuensi transaksi per bulan
B. Jumlah tenaga kerja dalam pemasaran
C. Volume penjualan per pedagang
D. Rasio margin pemasaran terhadap harga
E. Nilai tambah produk olahan
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 78 Premium
Dalam analisis usahatani, yang dimaksud dengan biaya eksplisit (explicit cost) adalah ...
A. Biaya yang tidak dikeluarkan secara tunai
B. Nilai sewa lahan milik sendiri
C. Bunga modal sendiri yang tidak dibayarkan
D. Pengeluaran tunai untuk pembelian sarana produksi
E. Upah tenaga kerja keluarga yang tidak dibayar
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 79 Premium
Integrasi pasar vertikal terjadi ketika ...
A. Satu pelaku usaha menguasai dua atau lebih tingkat rantai pasok
B. Harga ditentukan oleh mekanisme lelang
C. Harga di berbagai pasar regional cenderung bergerak bersama
D. Produsen menjual langsung ke konsumen melalui e-commerce
E. Terdapat banyak pedagang perantara yang bersaing
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 80 Premium
Metode analisis yang digunakan untuk mengukur seberapa besar keragaman harga dapat dijelaskan oleh faktor-faktor tertentu dalam model disebut ...
A. Uji F
B. Koefisien determinasi (RΒ²)
C. Uji multikolinearitas
D. Standar error
E. Uji t
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 81 Premium
Kebijakan tarif impor yang tinggi terhadap suatu komoditas pertanian bertujuan untuk ...
A. Memperlancar arus barang masuk
B. Melindungi produsen dalam negeri dari persaingan harga
C. Mengurangi biaya produksi domestik
D. Mendorong ekspor komoditas sejenis
E. Meningkatkan kualitas produk impor
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 82 Premium
Dalam ekonomi pertanian, yang dimaksud dengan surplus konsumen (consumer surplus) adalah ...
A. Selisih antara harga aktual dengan biaya produksi
B. Keuntungan yang diperoleh produsen dari penjualan
C. Selisih antara willingness to pay dengan harga aktual
D. Total penerimaan petani dikurangi biaya
E. Jumlah uang yang dibelanjakan konsumen
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 83 Premium
Dalam usahatani sayuran organik, penerapan prinsip ekonomi skala (economies of scale) seringkali sulit dicapai karena ...
A. Biaya input organik lebih murah dalam jumlah besar
B. Permintaan konsumen hanya untuk skala kecil
C. Sertifikasi organik tidak bergantung pada luas lahan
D. Keterbatasan tenaga kerja terampil dan manajemen risiko
E. Teknologi mekanisasi sangat sesuai untuk organik
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 84 Premium
Bauran pemasaran (marketing mix) dalam konteks hasil pertanian mencakup unsur 4P yaitu ...
A. Produk, Pasar, Pelanggan, Promosi
B. Perencanaan, Pelaksanaan, Pengendalian, Evaluasi
C. Produksi, Pengolahan, Pemasaran, Konsumsi
D. Product, Price, Place, Promotion
E. Petani, Pedagang, Pembeli, Pemerintah
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 85 Premium
Dalam metodologi analisis pasar, teknik analisis deskriptif kuantitatif yang umum digunakan untuk menyajikan data harga dan volume adalah ...
A. Analisis faktor konfirmatori
B. Uji beda rata-rata t-test
C. Structural Equation Modeling (SEM)
D. Tabel distribusi frekuensi dan grafik
E. Analisis regresi logistik
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 86 Premium
Berdasarkan Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 2 Tahun 2023 tentang Registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT), setiap pelaku usaha wajib menjamin produknya memenuhi standar keamanan pangan yang dibuktikan dengan ...
A. Penggunaan pupuk organik secara eksklusif pada seluruh lahan
B. Mendaftarkan seluruh produk ke Kementerian Pertanian melalui dinas terkait
C. Pemenuhan Batas Maksimum Residu (BMR) pestisida dan cemaran logam berat sesuai standar
D. Memperoleh sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal
E. Melakukan penjualan produk hanya melalui sistem lelang komoditas elektronik
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 87 Premium
Indikator yang menunjukkan seberapa besar kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian nasional adalah ...
A. Luas panen total
B. Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
C. Nilai Tukar Petani (NTP)
D. Rasio ekspor pertanian terhadap impor
E. Persentase PDB pertanian terhadap total PDB
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 88 Premium
Dalam ekonomi produksi pertanian, konsep diminishing returns (hukum hasil yang semakin berkurang) berlaku ketika ...
A. Produk rata-rata mencapai maksimum
B. Produk marginal sama dengan nol
C. Produk total terus meningkat secara linear
D. Produk marginal mulai menurun
E. Produk total mencapai maksimum
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 89 Premium
Pasar oligopsoni dalam pemasaran hasil pertanian ditandai dengan ...
A. Banyak pembeli dan sedikit penjual
B. Banyak penjual dan banyak pembeli
C. Sedikit pembeli dan banyak penjual
D. Satu pembeli dan banyak penjual
E. Satu penjual dan banyak pembeli
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 90 Premium
Dalam analisis data panel (panel data) yang digunakan dalam penelitian pasar hasil pertanian, keunggulan utamanya adalah ...
A. Hanya memerlukan satu kali observasi
B. Mengabaikan perbedaan antar individu
C. Tidak dapat mendeteksi efek waktu
D. Mengontrol heterogenitas individu dan menangkap dinamika waktu
E. Lebih sederhana dari regresi biasa
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 91 Premium
Berdasarkan Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 6 Tahun 2023 tentang Harga Pembelian Pemerintah dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras, penetapan HPP dilakukan oleh ...
A. Kepala Badan Pangan Nasional setelah berkoordinasi dengan instansi terkait
B. Menteri Pertanian khusus pada saat memasuki puncak panen raya
C. Gubernur atau Pemerintah Daerah secara mandiri setiap bulan
D. Asosiasi petani padi melalui musyawarah nasional tahunan
E. Presiden dengan masa berlaku tetap selama lima tahun anggaran
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 92 Premium
Konsep keunggulan komparatif (comparative advantage) dalam perdagangan hasil pertanian menunjukkan bahwa suatu negara sebaiknya ...
A. Mengekspor komoditas yang biaya oportunitasnya lebih rendah
B. Mengimpor komoditas yang memiliki produktivitas tinggi
C. Melarang impor komoditas yang juga diproduksi dalam negeri
D. Melakukan subsidi ekspor untuk semua komoditas
E. Memproduksi semua komoditas untuk swasembada
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 93 Premium
Dalam analisis usahatani, jika nilai rasio Benefit-Cost Ratio (BCR) lebih besar dari 1, maka ...
A. Tingkat pengembalian internal negatif
B. Keuntungan sama dengan nol
C. Usahatani layak dan menguntungkan
D. Biaya lebih besar dari manfaat
E. Usahatani tidak layak dijalankan
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 94 Premium
E-commerce pertanian seperti platform digital yang menghubungkan petani langsung dengan konsumen dapat meningkatkan efisiensi pasar karena ...
A. Menghilangkan kebutuhan pasca panen
B. Mengurangi pilihan bagi konsumen
C. Memotong rantai pasok dan memberikan informasi harga transparan
D. Memperpanjang saluran distribusi
E. Meningkatkan jumlah perantara
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 95 Premium
Teknik analisis spasial dalam metodologi analis pasar hasil pertanian digunakan untuk ...
A. Memprediksi harga berdasarkan data historis
B. Mengelompokkan konsumen berdasarkan pendapatan
C. Memetakan distribusi harga dan produksi secara geografis
D. Melakukan wawancara mendalam dengan petani
E. Menguji hubungan kausal antar variabel
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 96 Premium
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, penyelenggaraan ketahanan pangan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat. Salah satu instrumen yang diamanatkan adalah ...
A. Pengembangan cadangan pangan masyarakat
B. Pencabutan subsidi pupuk
C. Pembatasan luas lahan pertanian
D. Pembangunan pabrik pupuk nasional
E. Penghentian impor seluruh komoditas pangan
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 97 Premium
Elastisitas pendapatan (income elasticity) untuk produk pertanian bernilai rendah seperti singkong biasanya ...
A. Tidak terdefinisi
B. Positif dan lebih dari 1 (barang mewah)
C. Sama dengan nol
D. Positif kurang dari 1 (barang normal pokok)
E. Negatif (barang inferior)
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 98 Premium
Dalam usahatani terpadu (integrated farming), keuntungan ekonomi yang diperoleh dari sinergi antara tanaman dan ternak adalah ...
A. Memerlukan lahan yang lebih luas
B. Mengurangi biaya input melalui daur ulang sumber daya
C. Meningkatkan emisi gas rumah kaca
D. Meningkatkan ketergantungan pada pupuk kimia
E. Memperbesar risiko gagal panen
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 99 Premium
Konsep harga riil (real price) dalam analisis pasar hasil pertanian adalah ...
A. Harga yang tercatat di bursa berjangka
B. Harga yang terjadi di pasar saat ini
C. Harga yang ditetapkan pemerintah
D. Harga nominal yang disesuaikan dengan inflasi
E. Harga setelah dikurangi biaya pemasaran
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 100 Premium
Dalam pemasaran hasil pertanian, strategi penetapan harga psikologis (psychological pricing) sering digunakan dengan cara ...
A. Menetapkan harga dengan angka yang memberi efek psikologis lebih murah
B. Menetapkan harga berdasarkan hasil lelang
C. Menetapkan harga sesuai biaya produksi plus margin
D. Menetapkan harga lebih tinggi untuk produk berkualitas rendah
E. Menetapkan harga sama dengan pesaing
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian

SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.