SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. πŸ”₯

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama

  • Kebijakan terkait Analis Pasar Hasil Pertanian
  • Pengetahuan umum tentang pertanian dan ekonomi pertanian
  • Akses informasi dan teknologi, akses kelembagaan keuangan, alat mesin pertanian, sarana produksi
  • Pengetahuan tentang organisasi, kerjasama dan perdagangan Internasional
  • Ekonomi pertanian aspek produksi atau usahatani
  • Ekonomi pertanian aspek pasar dan pemasaran
  • Penyebarluasan informasi pasar

Analis Pasar Hasil Pertanian Terampil

  • Kebijakan terkait Analis Pasar Hasil Pertanian
  • Pengetahuan umum tentang pertanian dan ekonomi pertanian
  • Ekonomi pertanian aspek produksi atau usahatani
  • Ekonomi pertanian aspek pasar dan pemasaran
  • Metodologi analis pasar hasil pertanian

Simulasi Tryout SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Analis Pasar Hasil Pertanian. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian.

Soal 1 Ahli Pertama
Dalam konteks tugas Analis Pasar Hasil Pertanian, regulasi utama yang mengatur tentang perlindungan dan pemberdayaan petani di Indonesia adalah ...
A. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan
B. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi
C. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
D. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan
E. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan
Jawaban: C
Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani (UUP3) merupakan payung hukum utama yang mengatur perlindungan dan pemberdayaan petani, termasuk aspek pemasaran hasil pertanian. Regulasi ini menjadi landasan bagi analis pasar dalam memahami hak dan kewajiban petani serta intervensi kebijakan.

Materi: Kebijakan terkait Analis Pasar Hasil Pertanian
Soal 2 Ahli Pertama
Konsep elastisitas harga permintaan dalam ekonomi pertanian menggambarkan ...
A. kepekaan penawaran terhadap perubahan harga input
B. respons petani terhadap perubahan teknologi
C. hubungan antara harga suatu komoditas dengan harga komoditas lain
D. kepekaan jumlah yang diminta terhadap perubahan harga
E. perubahan pendapatan petani akibat fluktuasi harga
Jawaban: D
Elastisitas harga permintaan mengukur seberapa besar perubahan jumlah yang diminta akibat perubahan harga[cite: 289]. Dalam pertanian, permintaan komoditas pangan pokok cenderung inelastis karena merupakan kebutuhan dasar[cite: 290].

Materi: Pengetahuan umum tentang pertanian dan ekonomi pertanian
Soal 3 Ahli Pertama
Dalam akses kelembagaan keuangan bagi petani, program KUR (Kredit Usaha Rakyat) diatur berdasarkan suku bunga maksimal yang ditetapkan pemerintah. Berdasarkan regulasi terbaru (2024), plafon KUR untuk sektor pertanian mencapai ...
A. Rp 100 juta
B. Rp 350 juta
C. Rp 1 miliar
D. Rp 500 juta
E. Rp 200 juta
Jawaban: D
Berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat (KUR), plafon KUR untuk sektor pertanian ditetapkan maksimal Rp500 juta dengan suku bunga 6% efektif per tahun, dengan skema KUR Mikro dan KUR Kecil.

Materi: Akses informasi dan teknologi, akses kelembagaan keuangan, alat mesin pertanian, sarana produksi
Soal 4 Ahli Pertama
Organisasi internasional yang mengatur tata niaga perdagangan komoditas pertanian antarnegara dan menangani sengketa dagang adalah ...
A. WFP (World Food Programme)
B. IFAD (International Fund for Agricultural Development)
C. ASEAN Secretariat
D. WTO (World Trade Organization)
E. FAO (Food and Agriculture Organization)
Jawaban: D
World Trade Organization (WTO) adalah organisasi internasional yang mengatur perdagangan antarnegara, termasuk komoditas pertanian, melalui perjanjian-perjanjian seperti Agreement on Agriculture (AoA). WTO juga memiliki mekanisme penyelesaian sengketa (Dispute Settlement Body).

Materi: Pengetahuan tentang organisasi, kerjasama dan perdagangan Internasional
Soal 5 Ahli Pertama
Fungsi produksi Cobb-Douglas dalam analisis usaha tani menggambarkan hubungan antara ...
A. harga input dengan harga output
B. harga output dengan jumlah input
C. pendapatan petani dengan luas lahan
D. biaya produksi dengan keuntungan
E. input produksi dengan output yang dihasilkan
Jawaban: E
Fungsi produksi Cobb-Douglas menggambarkan hubungan antara input dengan output. Bentuk umumnya Q = A * L^Ξ± * K^Ξ². Istilah 'usaha tani' menurut KBBI ditulis dengan spasi.

Materi: Ekonomi pertanian aspek produksi atau usahatani
Soal 6 Ahli Pertama
Saluran pemasaran yang paling efisien menurut konsep margin pemasaran adalah yang memiliki ...
A. biaya transportasi tertinggi
B. margin pemasaran terendah dengan pelayanan memadai
C. margin pemasaran tertinggi
D. jumlah lembaga pemasaran terbanyak
E. harga di tingkat petani paling rendah
Jawaban: B
Efisiensi pemasaran diukur dari margin pemasaran yang rendah namun tetap memberikan keuntungan yang wajar bagi setiap lembaga pemasaran. Margin pemasaran yang terlalu tinggi menunjukkan ketidakefisienan atau adanya praktek monopoli. Saluran dengan margin terkecil biasanya paling efisien jika kualitas pelayanan setara.

Materi: Ekonomi pertanian aspek pasar dan pemasaran
Soal 7 Ahli Pertama
Berdasarkan Permentan Nomor 34/Permentan/OT.140/6/2020 tentang Sistem Informasi Pasar Pertanian Nasional (SIPPN), informasi harga yang disajikan harus memenuhi prinsip ...
A. hanya untuk komoditas ekspor
B. berbasis asumsi semata
C. kerahasiaan dan eksklusivitas
D. akurasi, ketepatan waktu, dan aksesibilitas
E. mengutamakan harga eceran tertinggi
Jawaban: D
Permentan 34/2020 menekankan bahwa informasi harga harus akurat, tepat waktu, mudah diakses, dan dapat dipertanggungjawabkan. Prinsip TIMELY (tepat waktu) menjadi kunci karena informasi harga yang terlambat tidak berguna bagi pelaku pasar.

Materi: Penyebarluasan informasi pasar
Soal 8 Ahli Pertama
Kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah dan beras di Indonesia saat ini ditetapkan oleh ...
A. Badan Pangan Nasional (Bapanas)
B. Badan Pusat Statistik
C. Komisi Pengawas Persaingan Usaha
D. Perum Bulog secara sepihak
E. Kementerian Keuangan
Jawaban: A
Berdasarkan regulasi terbaru (Peraturan Badan Pangan Nasional), HPP gabah dan beras ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas), bukan lagi secara langsung oleh Kementerian Perdagangan atau Pertanian melalui Permendag/Permentan lama.

Materi: Kebijakan terkait Analis Pasar Hasil Pertanian
Soal 9 Ahli Pertama
Indeks yang digunakan untuk mengukur perubahan harga yang diterima petani (It) dan harga yang dibayar petani (Ib) dalam analisis Nilai Tukar Petani (NTP) adalah ...
A. Indeks Gini
B. Indeks harga yang diterima dan indeks harga yang dibayar
C. Indeks Herfindahl-Hirschman
D. Indeks LQ (Location Quotient)
E. Indeks Harga Konsumen
Jawaban: B
Nilai Tukar Petani (NTP) dihitung sebagai rasio antara indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib). NTP mencerminkan daya beli petani. BPS secara rutin merilis NTP setiap bulan.

Materi: Pengetahuan umum tentang pertanian dan ekonomi pertanian
Soal 10 Ahli Pertama
Dalam Program Penyediaan Sarana Produksi Pertanian, pupuk bersubsidi diatur berdasarkan Permentan Nomor 01 Tahun 2024 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi. Jenis pupuk yang termasuk dalam kelompok bersubsidi adalah ...
A. Urea, NPK, dan pupuk organik
B. ZA, NPK, dan pupuk hayati
C. Urea, SP-36, dan KCL
D. Pupuk cair, Urea, dan ZA
E. KCL, Urea, dan ZA
Jawaban: A
Permentan 01/2024 menetapkan pupuk bersubsidi terdiri dari Urea, NPK, dan pupuk organik (untuk tanaman tertentu). Pupuk ZA, SP-36, dan NPK formula khusus juga termasuk dalam skema subsidi sesuai alokasi. KCL tidak lagi disubsidi karena dianggap sebagai pupuk non-prioritas.

Materi: Akses informasi dan teknologi, akses kelembagaan keuangan, alat mesin pertanian, sarana produksi
Soal 11 Ahli Pertama
Perjanjian perdagangan bebas ASEAN yang mencakup sektor pertanian dan telah diperluas dengan negara mitra seperti China, Korea, Jepang adalah ...
A. NAFTA (North American Free Trade Agreement)
B. MERCOSUR (Southern Common Market)
C. AFTA (ASEAN Free Trade Area)
D. APEC (Asia-Pacific Economic Cooperation)
E. CAFTA-DR (Dominican Republic-Central America FTA)
Jawaban: C
AFTA (ASEAN Free Trade Area) adalah perjanjian perdagangan bebas di antara negara-negara ASEAN. Pengembangannya menjadi ACFTA (dengan China), AKFTA (dengan Korea), AJCEP (dengan Jepang). Semua perjanjian ini mencakup komoditas pertanian dengan skema penurunan tarif.

Materi: Pengetahuan tentang organisasi, kerjasama dan perdagangan Internasional
Soal 12 Ahli Pertama
Konsep skala ekonomi (economies of scale) dalam usaha tani terjadi apabila ...
A. harga output turun karena persaingan
B. efisiensi menurun akibat kompleksitas manajemen
C. biaya rata-rata produksi menurun seiring peningkatan output
D. biaya total meningkat lebih cepat dari output
E. produktivitas tenaga kerja menurun
Jawaban: C
Skala ekonomi terjadi ketika peningkatan skala produksi menyebabkan biaya rata-rata jangka panjang menurun[cite: 321]. Dalam pertanian, hal ini bisa dicapai melalui mekanisasi, penggunaan input efisien, dan manajemen yang baik[cite: 322]. Skala ekonomi sering menjadi pertimbangan dalam kebijakan korporasi petani[cite: 323].

Materi: Ekonomi pertanian aspek produksi atau usahatani
Soal 13 Ahli Pertama
Fungsi utama dari Lembaga Pemasaran seperti Koperasi dalam sistem pemasaran hasil pertanian adalah ...
A. menjual hasil panen dengan harga terendah
B. menggantikan peran pemerintah secara penuh
C. membatasi akses petani ke pasar modern
D. memperpendek saluran pemasaran dan meningkatkan posisi tawar petani
E. memperpanjang rantai pemasaran agar lebih banyak pelaku usaha
Jawaban: D
Koperasi pertanian berperan mengurangi rantai pemasaran, meningkatkan posisi tawar petani, menyediakan akses input dan modal, serta membantu stabilisasi harga. Dengan adanya koperasi, margin pemasaran yang biasanya diambil tengkulak dapat dinikmati petani.

Materi: Ekonomi pertanian aspek pasar dan pemasaran
Soal 14 Ahli Pertama
Sistem Informasi Pasar Pertanian Nasional (SIPPN) yang dikelola Kementerian Pertanian bertujuan untuk ...
A. menyediakan informasi harga dan pasokan untuk mengurangi asimetri informasi
B. menetapkan harga maksimum komoditas
C. menggantikan fungsi BPS dalam pengumpulan data
D. memasarkan produk pertanian melalui e-commerce pemerintah
E. menjaga kerahasiaan data harga petani
Jawaban: A
SIPPN merupakan sistem yang menyediakan informasi harga, pasokan, dan kebutuhan komoditas pertanian secara real-time. Tujuannya adalah mengurangi asimetri informasi, membantu petani dalam menentukan waktu dan tempat penjualan, serta mendukung stabilisasi harga.

Materi: Penyebarluasan informasi pasar
Soal 15 Ahli Pertama
Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Permentan 14/2022 tentang Pengembangan Kawasan Pertanian, kriteria kawasan pertanian yang mendapat prioritas fasilitasi adalah ...
A. kawasan yang hanya mengembangkan satu jenis tanaman
B. kawasan yang jauh dari pusat pertumbuhan
C. kawasan yang belum memiliki akses jalan
D. kawasan yang memiliki kelembagaan petani aktif dan komoditas unggulan
E. kawasan dengan konflik lahan yang belum selesai
Jawaban: D
Permentan 10/2023 menekankan bahwa kawasan pertanian prioritas adalah yang memiliki infrastruktur dasar memadai, komoditas unggulan, dan telah terbentuk kelembagaan petani yang aktif. Hal ini untuk efektivitas alokasi anggaran dan pendampingan.

Materi: Kebijakan terkait Analis Pasar Hasil Pertanian
Soal 16 Ahli Pertama
Alat dan mesin pertanian (alsintan) yang mendapatkan bantuan dari pemerintah melalui program swasembada pangan biasanya diberikan dengan skema ...
A. pinjaman tanpa bunga dari bank
B. kredit lunak perorangan
C. pengadaan langsung oleh petani tanpa pendampingan
D. hibah kepada kelompok tani
E. sewa dengan opsi beli
Jawaban: D
Bantuan alsintan dari pemerintah diberikan kepada kelompok tani atau gapoktan dengan skema hibah. Istilah baku yang digunakan adalah 'alat dan mesin pertanian' (alsintan).

Materi: Akses informasi dan teknologi, akses kelembagaan keuangan, alat mesin pertanian, sarana produksi
Soal 17 Ahli Pertama
Dampak dari pemberlakuan tarif impor yang tinggi terhadap suatu komoditas pertanian adalah ...
A. meningkatkan harga produk impor dan mendorong produksi lokal
B. menurunkan produksi petani lokal
C. menghilangkan seluruh produk impor
D. meningkatkan volume impor
E. menurunkan harga produk dalam negeri
Jawaban: A
Tarif impor yang tinggi akan meningkatkan harga barang impor di dalam negeri. Hal ini membuat produk dalam negeri lebih kompetitif secara harga, sehingga mendorong peningkatan produksi lokal dan mengurangi ketergantungan impor.

Materi: Pengetahuan tentang organisasi, kerjasama dan perdagangan Internasional
Soal 18 Ahli Pertama
Analisis titik impas (*break-even point*) dalam usaha tani digunakan untuk menentukan ...
A. tingkat produksi minimal agar tidak rugi
B. jumlah tenaga kerja optimal
C. luas lahan maksimum
D. keuntungan maksimum
E. harga jual tertinggi
Jawaban: A
*Break-even point* adalah titik di mana total penerimaan sama dengan total biaya. Penulisan 'usaha tani' harus dipisah dan istilah asing dicetak miring.

Materi: Ekonomi pertanian aspek produksi atau usahatani
Soal 19 Ahli Pertama
Strategi diferensiasi produk dalam pemasaran hasil pertanian bertujuan untuk ...
A. menjual produk dengan harga serendah mungkin
B. memperluas pasar dengan harga diskon
C. meningkatkan volume penjualan tanpa perubahan produk
D. menghilangkan pesaing dari pasar
E. menciptakan nilai tambah dan keunikan produk
Jawaban: E
Diferensiasi produk adalah upaya membuat produk yang berbeda dari pesaing dalam hal kualitas, kemasan, merek, atau atribut lain. Tujuannya agar produk memiliki keunikan sehingga konsumen bersedia membayar harga premium dan perusahaan memiliki keunggulan kompetitif.

Materi: Ekonomi pertanian aspek pasar dan pemasaran
Soal 20 Ahli Pertama
Media yang paling efektif untuk menyebarluaskan informasi harga hasil pertanian secara real-time kepada petani di era digital adalah ...
A. papan pengumuman di kantor desa
B. siaran radio lokal
C. spanduk di pasar tradisional
D. koran daerah
E. aplikasi mobile dan platform digital
Jawaban: E
Penggunaan aplikasi berbasis ponsel pintar dan platform digital seperti SIPPN mobile, WhatsApp, atau aplikasi agribisnis memungkinkan informasi harga sampai cepat dan interaktif. Ini lebih efektif daripada media konvensional karena jangkauan luas dan waktu nyata.

Materi: Penyebarluasan informasi pasar
Soal 21 Terampil
Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani mengamanatkan bahwa pemerintah wajib melakukan stabilisasi harga hasil pertanian. Lembaga yang berperan dalam pelaksanaan stabilisasi harga tersebut adalah ...
A. Komisi Nasional Pengendalian Tembakau
B. Badan Urusan Logistik (Bulog)
C. Badan Pusat Statistik (BPS)
D. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)
E. Kementerian Pertanian
Jawaban: B
Berdasarkan UU No. 19/2013, Badan Urusan Logistik (Bulog) ditugaskan untuk melakukan stabilisasi harga pangan strategis, termasuk hasil pertanian, melalui operasi pasar dan pengelolaan stok. Opsi lain seperti Kementerian Pertanian lebih ke kebijakan, KPPU terkait persaingan usaha, dan Komisi Pengawas tidak relevan.

Materi: Kebijakan terkait Analis Pasar Hasil Pertanian
Soal 22 Terampil
Konsep elastisitas harga permintaan (price elasticity of demand) dalam ekonomi pertanian mengukur ...
A. Perubahan pendapatan petani akibat perubahan iklim
B. Perubahan jumlah penawaran akibat perubahan teknologi
C. Perubahan biaya produksi akibat perubahan skala usaha
D. Perubahan jumlah yang diminta akibat perubahan harga
E. Perubahan harga akibat perubahan pendapatan konsumen
Jawaban: D
Elastisitas harga permintaan adalah persentase perubahan jumlah yang diminta akibat persentase perubahan harga. Sifat elastis (Ed>1) menunjukkan permintaan sensitif terhadap perubahan harga, yang penting bagi analis pasar hasil pertanian untuk memprediksi respon konsumen.

Materi: Pengetahuan umum tentang pertanian dan ekonomi pertanian
Soal 23 Terampil
Dalam analisis usahatani, titik impas (break even point) tercapai ketika ...
A. Keuntungan maksimum tercapai
B. Penerimaan total lebih besar dari biaya total
C. Biaya variabel sama dengan biaya tetap
D. Penerimaan total sama dengan biaya total
E. Harga jual sama dengan biaya variabel rata-rata
Jawaban: D
Break Even Point (BEP) adalah kondisi di mana total penerimaan (TR) sama dengan total biaya (TC). Pada titik ini usahatani tidak untung dan tidak rugi, menjadi acuan penting bagi analis untuk menilai kelayakan finansial suatu komoditas.

Materi: Ekonomi pertanian aspek produksi atau usahatani
Soal 24 Terampil
Fungsi utama dari sistem pemasaran hasil pertanian adalah ...
A. Menurunkan harga di tingkat konsumen
B. Meningkatkan harga di tingkat petani
C. Menyalurkan produk dari produsen ke konsumen
D. Mengurangi jumlah pedagang perantara
E. Mengendalikan produksi petani
Jawaban: C
Sistem pemasaran memiliki tiga fungsi utama: fungsi pertukaran (pembelian dan penjualan), fungsi fisik (penyimpanan, pengolahan, transportasi), dan fungsi fasilitas (standarisasi, pembiayaan, penanggungan risiko). Semua ini bertujuan menyalurkan produk dari produsen ke konsumen secara efisien.

Materi: Ekonomi pertanian aspek pasar dan pemasaran
Soal 25 Terampil
Metode pengumpulan data primer yang paling tepat untuk memahami perilaku pembelian konsumen terhadap produk pertanian organik adalah ...
A. Observasi pasif tanpa interaksi
B. Eksperimen laboratorium
C. Studi dokumentasi data sekunder
D. Wawancara mendalam (in-depth interview) tanpa panduan
E. Survei dengan kuesioner terstruktur
Jawaban: E
Survei dengan kuesioner terstruktur memungkinkan pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif dari sampel konsumen yang representatif, sehingga dapat dianalisis preferensi dan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian.

Materi: Metodologi analis pasar hasil pertanian
Soal 26 Terampil
Peraturan Menteri Pertanian Nomor 40/Permentan/OT.140/10/2015 tentang Fasilitasi Pemasaran Hasil Pertanian menekankan pentingnya ...
A. Penggunaan teknologi bioteknologi
B. Pembentukan kelembagaan pemasaran yang kuat
C. Pencetakan lahan pertanian baru
D. Pembatasan impor hasil pertanian
E. Pemberian subsidi pupuk langsung ke petani
Jawaban: B
Permentan 40/2015 mengatur fasilitasi pemasaran melalui pengembangan kelembagaan petani, kemitraan usaha, dan promosi. Pembentukan kelembagaan pemasaran yang kuat menjadi fokus untuk meningkatkan daya saing dan akses pasar.

Materi: Kebijakan terkait Analis Pasar Hasil Pertanian
Soal 27 Terampil
Nilai Tukar Petani (NTP) merupakan indikator yang mencerminkan ...
A. Luas lahan pertanian yang tersedia
B. Jumlah kredit yang disalurkan ke sektor pertanian
C. Produktivitas tenaga kerja sektor pertanian
D. Volume ekspor komoditas pertanian
E. Daya tukar hasil pertanian terhadap barang dan jasa yang dikonsumsi petani
Jawaban: E
NTP adalah rasio antara indeks harga yang diterima petani (It) dengan indeks harga yang dibayar petani (Ib). NTP > 100 menunjukkan petani mengalami surplus atau kesejahteraan meningkat karena harga produk naik relatif lebih tinggi dibanding inflasi konsumsi rumah tangga dan biaya produksi.

Materi: Pengetahuan umum tentang pertanian dan ekonomi pertanian
Soal 28 Terampil
Dalam konsep ekonomi produksi pertanian, daerah I (Stage I) pada fungsi produksi menunjukkan ...
A. Produk marginal negatif
B. Produk total menurun
C. Produk marginal lebih kecil dari produk rata-rata
D. Produk marginal meningkat dan lebih besar dari produk rata-rata
E. Produk marginal sama dengan nol
Jawaban: D
Daerah I pada fungsi produksi dengan satu input variabel adalah daerah dengan produk marginal (MP) meningkat dan lebih besar dari produk rata-rata (AP). Ini merupakan tahap produksi yang tidak efisien karena penambahan input masih meningkatkan produktivitas rata-rata. Petani rasional akan berproduksi di daerah II.

Materi: Ekonomi pertanian aspek produksi atau usahatani
Soal 29 Terampil
Margin pemasaran yang tinggi pada komoditas cabai merah sering disebabkan oleh ...
A. Rendahnya biaya transportasi
B. Panjangnya rantai pasok dan banyaknya perantara
C. Kebijakan harga dasar yang efektif
D. Meningkatnya produktivitas petani
E. Ketersediaan informasi harga yang transparan
Jawaban: B
Margin pemasaran yang besar umumnya terjadi karena rantai pasok panjang, banyaknya lembaga pemasaran, dan inefisiensi sistem. [cite: 1325]

Materi: Ekonomi pertanian aspek pasar dan pemasaran
Soal 30 Terampil
Teknik analisis yang digunakan untuk memproyeksikan harga komoditas pertanian berdasarkan data historis adalah ...
A. Analisis regresi cross-section
B. Analisis diskriminan
C. Analisis klaster
D. Analisis faktor
E. Analisis deret waktu (time series)
Jawaban: E
Time series analysis menggunakan data harga historis untuk mengidentifikasi pola tren, musiman, dan siklis guna membuat peramalan harga di masa depan, sangat penting dalam analisis pasar hasil pertanian.

Materi: Metodologi analis pasar hasil pertanian
Soal 31 Terampil
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi, yang dimaksud dengan cadangan pangan pemerintah adalah ...
A. Persediaan pangan yang dikuasai pemerintah untuk stabilisasi harga dan penanganan darurat
B. Persediaan pangan yang diimpor oleh importir swasta
C. Stok pangan yang disimpan oleh setiap rumah tangga petani
D. Cadangan yang dikelola oleh koperasi petani
E. Cadangan pangan yang dimiliki oleh swasta untuk tujuan ekspor
Jawaban: A
PP 17/2015 mendefinisikan cadangan pangan pemerintah sebagai persediaan pangan yang dikuasai dan dikelola oleh pemerintah untuk menjamin ketersediaan pangan, stabilisasi harga, dan penanganan darurat. Pengelolaan dilakukan oleh Badan Urusan Logistik (Bulog).

Materi: Kebijakan terkait Analis Pasar Hasil Pertanian
Soal 32 Terampil
Salah satu indikator makroekonomi yang secara signifikan memengaruhi permintaan hasil pertanian adalah ...
A. Tingkat suku bunga kredit
B. Kurs mata uang asing
C. Jumlah uang beredar
D. Pendapatan per kapita
E. Nilai tukar petani
Jawaban: D
Pendapatan per kapita merupakan penentu utama daya beli konsumen yang memengaruhi permintaan produk pertanian. [cite: 1332]

Materi: Pengetahuan umum tentang pertanian dan ekonomi pertanian
Soal 33 Terampil
Dalam usahatani padi, biaya yang dikeluarkan untuk pembelian benih, pupuk, dan pestisida termasuk dalam kategori ...
A. Biaya tetap (fixed cost)
B. Biaya marjinal (marginal cost)
C. Biaya variabel (variable cost)
D. Biaya peluang (opportunity cost)
E. Biaya total (total cost)
Jawaban: C
Biaya variabel adalah biaya yang berubah seiring dengan skala produksi. Benih, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja langsung termasuk biaya variabel karena jumlahnya tergantung luas tanam. Biaya tetap seperti pajak lahan, sewa lahan dalam jangka panjang tidak berubah dalam rentang produksi tertentu.

Materi: Ekonomi pertanian aspek produksi atau usahatani
Soal 34 Terampil
Konsep harga pokok penjualan (HPP) dalam pemasaran hasil pertanian sangat penting untuk ...
A. Menentukan harga jual yang kompetitif dan menguntungkan
B. Mengukur tingkat kepuasan konsumen
C. Memperoleh sertifikasi mutu
D. Mengendalikan persediaan barang
E. Menghitung besarnya pajak penjualan
Jawaban: A
HPP adalah total biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan produk hingga siap dijual. Menentukan HPP dengan tepat memungkinkan pelaku usaha menetapkan harga jual yang kompetitif namun tetap memberikan keuntungan yang wajar, sekaligus menghindari kerugian.

Materi: Ekonomi pertanian aspek pasar dan pemasaran
Soal 35 Terampil
Dalam metodologi survei pasar, teknik sampling yang memberikan peluang sama bagi setiap anggota populasi untuk terpilih disebut ...
A. Quota sampling
B. Accidental sampling
C. Simple random sampling
D. Purposive sampling
E. Snowball sampling
Jawaban: C
Probability sampling, khususnya simple random sampling, memberikan kesempatan yang sama bagi setiap unit populasi untuk terpilih, sehingga menghasilkan sampel yang representatif dan dapat digeneralisasi. Metode ini sesuai untuk analisis pasar hasil pertanian yang memerlukan validitas statistik.

Materi: Metodologi analis pasar hasil pertanian
Soal 36 Terampil
Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Harga Acuan Pembelian di Tingkat Produsen dan Harga Acuan Penjualan di Tingkat Konsumen mengatur bahwa ...
A. Harga acuan ditetapkan untuk komoditas pangan strategis guna memberikan kepastian harga di tingkat produsen dan konsumen
B. Harga acuan bersifat rekomendasi tanpa sanksi bagi pelaku usaha
C. Harga acuan tidak memperhitungkan biaya transportasi distribusi
D. Harga acuan hanya ditetapkan untuk komoditas yang ditujukan untuk ekspor
E. Penetapan harga acuan hanya dilakukan oleh pemerintah daerah
Jawaban: A
Permendag 26/2017 telah digantikan oleh Peraturan Badan Pangan Nasional (seperti Perbadan 11/2022 dan 7/2022) seiring dengan dialihkannya kewenangan pangan strategis ke Bapanas. Harga acuan ini bertujuan memberikan perlindungan harga bagi petani (produsen) dan menjaga daya beli masyarakat (konsumen).

Materi: Kebijakan terkait Analis Pasar Hasil Pertanian
Soal 37 Terampil
Sistem resi gudang (Warehouse Receipt System) yang diatur dalam UU No. 9/2011 bertujuan untuk ...
A. Mempermudah ekspor hasil pertanian
B. Memberikan akses kredit dengan jaminan komoditas yang disimpan
C. Menyediakan pupuk subsidi bagi petani
D. Menggantikan peran Bulog dalam stabilisasi harga
E. Mewajibkan petani menjual hasil panen ke pemerintah
Jawaban: B
Undang-Undang Sistem Resi Gudang memberikan skema pembiayaan bagi petani dengan menjadikan komoditas yang disimpan di gudang sebagai jaminan kredit. Petani dapat memperoleh modal tanpa harus menjual produk saat harga rendah, sehingga meningkatkan daya tawar dan stabilitas harga.

Materi: Kebijakan terkait Analis Pasar Hasil Pertanian
Soal 38 Terampil
Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian Indonesia pada tahun 2023 mengalami pertumbuhan positif didorong oleh ...
A. Penurunan harga komoditas ekspor
B. Kebijakan moratorium impor semua komoditas
C. Peningkatan produksi perkebunan dan hortikultura
D. Impor beras yang melonjak tajam
E. Penurunan luas panen padi
Jawaban: C
Berdasarkan data BPS, pertumbuhan PDB pertanian didorong oleh peningkatan produksi komoditas perkebunan (kelapa sawit, karet) dan hortikultura yang ekspornya meningkat serta program optimalisasi lahan. Sektor tanaman pangan juga berkontribusi stabil.

Materi: Pengetahuan umum tentang pertanian dan ekonomi pertanian
Soal 39 Terampil
Dalam analisis kelayakan usahatani, kriteria Net Present Value (NPV) yang positif menunjukkan bahwa ...
A. Tingkat pengembalian internal lebih rendah dari suku bunga
B. Lama pengembalian modal tidak terdefinisi
C. Usahatani mengalami kerugian
D. Biaya investasi lebih besar dari manfaat
E. Usahatani layak secara finansial
Jawaban: E
NPV positif berarti nilai sekarang dari arus kas masuk lebih besar dari nilai sekarang arus kas keluar (investasi), sehingga usahatani layak secara finansial. NPV > 0 mengindikasikan proyek memberikan keuntungan di atas tingkat diskonto yang digunakan.

Materi: Ekonomi pertanian aspek produksi atau usahatani
Soal 40 Terampil
Strategi diferensiasi produk dalam pemasaran hasil pertanian bertujuan untuk ...
A. Meningkatkan volume produksi tanpa memperhatikan mutu
B. Memperluas saluran distribusi secara massal
C. Menurunkan biaya produksi melalui skala ekonomi
D. Menciptakan keunikan produk sehingga konsumen bersedia membayar lebih
E. Mengurangi risiko fluktuasi harga
Jawaban: D
Diferensiasi produk menciptakan nilai unik (misalnya organik, kemasan menarik, sertifikasi) yang membedakan dari pesaing. Tujuannya agar konsumen bersedia membayar harga premium karena persepsi kualitas atau keunikan yang lebih tinggi.

Materi: Ekonomi pertanian aspek pasar dan pemasaran
Soal 41 Ahli Pertama Premium
Kebijakan yang diterapkan pemerintah untuk mengatasi lonjakan harga komoditas pertanian pada saat menjelang hari besar keagamaan adalah melalui ...
A. pemberian subsidi langsung tunai
B. operasi pasar dan gerakan pangan murah
C. pembatasan distribusi
D. penghentian sementara produksi
E. peningkatan tarif impor
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 42 Ahli Pertama Premium
Konsep efisiensi alokatif dalam ekonomi pertanian tercapai ketika ...
A. output maksimum dicapai dengan biaya berapa pun
B. produktivitas lahan tertinggi
C. produk marginal tenaga kerja sama dengan nol
D. biaya total terendah tanpa memperhatikan output
E. nilai produk marginal setiap input sama dengan harga input
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 43 Ahli Pertama Premium
Dalam rangka meningkatkan akses petani terhadap permodalan, pemerintah melaksanakan program Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) yang diatur oleh ...
A. Kementerian Pertanian
B. Lembaga Penjamin Simpanan
C. Bank Indonesia
D. Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
E. Kementerian Koperasi dan UKM
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 44 Ahli Pertama Premium
Organisasi internasional yang menyediakan bantuan teknis dan pendanaan untuk proyek-proyek pertanian di negara berkembang, termasuk Indonesia, adalah ...
A. WTO
B. FAO
C. World Bank
D. IFAD
E. IMF
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 45 Ahli Pertama Premium
Dalam teori usaha tani, konsep *risk aversion* (penghindaran risiko) menjelaskan bahwa petani cenderung ...
A. mengabaikan risiko karena adanya jaminan pemerintah
B. memilih teknologi dengan risiko tinggi untuk keuntungan besar
C. tidak menggunakan input apapun untuk menghindari kerugian
D. menanam komoditas tunggal untuk spesialisasi
E. memilih teknologi yang lebih aman meskipun keuntungan lebih rendah
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 46 Ahli Pertama Premium
Indeks yang digunakan untuk mengukur tingkat konsentrasi pasar, misalnya dalam pasar komoditas pertanian, adalah ...
A. Indeks Williamson
B. Indeks Theil
C. Indeks Gini
D. Indeks LQ
E. Indeks Herfindahl-Hirschman
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 47 Ahli Pertama Premium
Metode yang paling tepat untuk mengestimasi harga komoditas pertanian pada waktu panen raya berdasarkan data historis adalah ...
A. analisis input-output
B. analisis biaya manfaat
C. analisis regresi sederhana
D. analisis time series (ARIMA)
E. analisis deskriptif
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 48 Ahli Pertama Premium
Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 9 Tahun 2024 tentang Standar Mutu dan Keamanan Hasil Pertanian, sertifikasi yang wajib dimiliki oleh produk pertanian yang akan diekspor ke Uni Eropa adalah ...
A. Sertifikat GAP (Good Agricultural Practices) dan Phytosanitary
B. Sertifikat Organik
C. Sertifikat SNI
D. Sertifikat Asal Usul
E. Sertifikat Halal
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 49 Ahli Pertama Premium
Fenomena *price spread* yang lebar antara harga di tingkat petani dan harga di tingkat konsumen menunjukkan ...
A. inefisiensi pemasaran dan rendahnya *farmer's share*
B. kualitas produk yang sangat baik
C. pasokan melimpah
D. efisiensi pemasaran tinggi
E. permintaan yang stabil
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 50 Ahli Pertama Premium
Dalam konteks penyebarluasan informasi pasar, istilah β€œasimetri informasi” merujuk pada kondisi ...
A. informasi tidak tersedia sama sekali
B. informasi bersifat rahasia
C. informasi hanya tersedia di pusat kota
D. semua pihak memiliki informasi yang sama
E. salah satu pihak memiliki informasi lebih banyak dari pihak lain
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 51 Ahli Pertama Premium
Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) diatur dalam Permentan Nomor 40 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Permentan 15/2022. Premi AUTP dibayar oleh ...
A. petani 100%
B. swasta 50%, petani 50%
C. pemerintah 80%, petani 20%
D. pemerintah daerah 100%
E. pemerintah pusat 100%
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 52 Ahli Pertama Premium
Konsep β€œvalue chain” dalam pertanian mencakup seluruh tahapan mulai dari ...
A. pengolahan hingga ekspor
B. pemasaran hingga ritel
C. petani hingga pedagang besar
D. pengadaan input hingga konsumen akhir
E. produksi hingga konsumsi tanpa pengolahan
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 53 Ahli Pertama Premium
Akses petani terhadap teknologi pertanian presisi (precision farming) dapat ditingkatkan melalui program ...
A. penghentian penyuluhan
B. subsidi pupuk saja
C. pembatasan penggunaan teknologi
D. program digitalisasi pertanian dan bantuan alsintan presisi
E. impor alat berat
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 54 Ahli Pertama Premium
Perjanjian yang mengatur tentang penerapan tarif preferensi bagi negara berkembang dalam perdagangan internasional, termasuk untuk komoditas pertanian, adalah ...
A. SPS (Sanitary and Phytosanitary Measures)
B. GSP (Generalized System of Preferences)
C. TRIPS (Trade-Related Aspects of Intellectual Property Rights)
D. TBT (Technical Barriers to Trade)
E. MFN (Most Favored Nation)
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 55 Ahli Pertama Premium
Dalam analisis usaha tani, metode yang digunakan untuk mengukur efisiensi teknis dengan membandingkan output aktual dengan output maksimum melalui pendekatan non-parametrik adalah ...
A. analisis biaya volume laba
B. *Data Envelopment Analysis* (DEA)
C. analisis SWOT
D. analisis kebijakan
E. analisis regresi berganda
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 56 Ahli Pertama Premium
Strategi pemasaran yang menetapkan harga produk pertanian lebih tinggi karena kualitas unggul dan segmentasi pasar kelas atas disebut ...
A. penetration pricing
B. premium pricing
C. psychological pricing
D. economy pricing
E. price skimming
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 57 Ahli Pertama Premium
Platform digital yang dikembangkan oleh Kementerian Pertanian untuk menyediakan informasi harga, ketersediaan, dan rekomendasi pemasaran komoditas pertanian adalah ...
A. e-Purchasing LKPP
B. SIAP (Sistem Informasi Agribisnis Pangan)
C. Marketplace Pangan
D. Aplikasi iTani
E. SIPPN (Sistem Informasi Pasar Pertanian Nasional)
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 58 Ahli Pertama Premium
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Perpres 117/2022 tentang Kebijakan Pangan, komoditas yang menjadi fokus utama dalam pencapaian swasembada pangan strategis adalah ...
A. cabai, bawang merah, dan bawang putih
B. kopi, kakao, dan kelapa sawit
C. ubi kayu, ubi jalar, dan sagu
D. buah-buahan tropis
E. beras, jagung, kedelai, tebu, daging sapi/kerbau
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 59 Ahli Pertama Premium
Teori keseimbangan pasar (market equilibrium) dalam ekonomi pertanian tercapai ketika ...
A. jumlah penjual lebih banyak dari pembeli
B. harga yang ditawarkan lebih tinggi dari harga yang diminta
C. harga stabil meskipun ada kelebihan penawaran
D. pemerintah menetapkan harga
E. kuantitas yang ditawarkan sama dengan kuantitas yang diminta
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 60 Ahli Pertama Premium
Program yang menyediakan akses permodalan bagi petani tanpa agunan dengan sistem tanggung renteng melalui kelompok tani adalah ...
A. Pinjaman dari rentenir
B. Kredit Modal Kerja
C. KUR Perorangan
D. KUR Kelompok dengan tanggung renteng
E. Kredit Investasi
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 61 Ahli Pertama Premium
Perjanjian multilateral yang membahas tentang pembatasan subsidi ekspor dan akses pasar untuk produk pertanian di WTO adalah ...
A. SPS Agreement
B. TRIPS Agreement
C. Agreement on Agriculture (AoA)
D. TBT Agreement
E. GATS Agreement
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 62 Ahli Pertama Premium
Konsep yang menggambarkan hubungan antara biaya total, biaya tetap, biaya variabel, dan keuntungan dalam jangka pendek dalam usaha tani adalah ...
A. analisis regresi
B. analisis *break-even point*
C. analisis biaya-volume-laba (CVP)
D. analisis sensitivitas
E. analisis marginal
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 63 Ahli Pertama Premium
Metode penentuan harga jual produk pertanian berdasarkan biaya produksi ditambah margin keuntungan yang diinginkan disebut ...
A. dynamic pricing
B. competition-based pricing
C. market-based pricing
D. value-based pricing
E. cost-plus pricing
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 64 Ahli Pertama Premium
Kanal informasi yang digunakan oleh Kementerian Pertanian untuk menyebarluaskan informasi pasar secara cepat dan luas kepada petani adalah ...
A. pengumuman di masjid
B. website SIPPN, aplikasi mobile, dan media sosial
C. surat edaran ke kepala desa
D. siaran televisi lokal
E. hanya melalui koran nasional
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 65 Ahli Pertama Premium
Dalam kebijakan pengembangan pasar lelang komoditas pertanian, peran utama pemerintah adalah sebagai ...
A. operator pasar
B. pemasok komoditas
C. pelaku utama pembeli
D. fasilitator dan regulator
E. penentu harga tunggal
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 66 Ahli Pertama Premium
Penyebab utama terjadinya *price volatility* pada komoditas pertanian di tingkat petani adalah ...
A. permintaan yang selalu konstan
B. sifat musiman produksi dan ketidakpastian iklim
C. campur tangan pemerintah yang berlebihan
D. kestabilan produksi sepanjang tahun
E. ketersediaan informasi yang melimpah
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 67 Ahli Pertama Premium
Teknologi yang memanfaatkan drone untuk pemetaan lahan dan pemantauan kesehatan tanaman termasuk dalam kategori ...
A. remote sensing dan precision agriculture
B. artificial intelligence
C. Internet of Things (IoT)
D. big data analytics
E. blockchain
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 68 Ahli Pertama Premium
Dalam konteks Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), salah satu tantangan bagi analis pasar hasil pertanian Indonesia adalah ...
A. pembatasan tenaga kerja asing
B. monopoli pasar oleh BUMN
C. penurunan ekspor karena hambatan tarif
D. peningkatan persaingan produk impor dari negara ASEAN
E. penurunan investasi asing
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 69 Ahli Pertama Premium
Konsep β€œmargin pemasaran” didefinisikan sebagai ...
A. total biaya pemasaran
B. selisih antara harga eceran dan harga grosir
C. biaya transportasi per unit
D. keuntungan bersih petani
E. selisih antara harga konsumen dan harga di tingkat petani
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 70 Ahli Pertama Premium
Untuk meningkatkan efektivitas penyebarluasan informasi pasar, seorang analis pasar hasil pertanian sebaiknya melakukan ...
A. menyebarkan informasi yang sama ke semua petani tanpa diferensiasi
B. segmentasi sasaran dan pemilihan media yang tepat
C. menunda penyebaran informasi hingga data lengkap
D. mengabaikan feedback dari petani
E. menggunakan hanya satu media massa
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 71 Terampil Premium
Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13/Permentan/HK.140/1/2018 tentang Sistem Informasi Pangan dan Sumber Daya Pertanian, data yang wajib dilaporkan oleh pelaku usaha dalam rangka penyediaan informasi harga adalah ...
A. Harga komoditas pertanian secara berkala
B. Data penggunaan pupuk bersubsidi
C. Data curah hujan dan iklim
D. Jumlah tenaga kerja pertanian
E. Luas lahan dan jenis tanah
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 72 Terampil Premium
Dalam konsep kesejahteraan petani, Nilai Tukar Petani (NTP) subsektor hortikultura akan mengalami penurunan jika terjadi kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib). Faktor manakah yang secara langsung menyebabkan kenaikan Ib tersebut?
A. Kenaikan harga beras di pasar yang menguntungkan petani tanaman pangan
B. Penurunan harga pupuk urea bersubsidi di tingkat pengecer resmi
C. Meningkatnya harga cabai di tingkat konsumen sehingga pedagang untung
D. Turunnya harga bawang merah di tingkat petani akibat terjadinya panen raya
E. Kenaikan harga sarana produksi seperti pupuk, pestisida, dan bibit non-subsidi
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 73 Terampil Premium
Fungsi produksi Cobb-Douglas dalam analisis usahatani memiliki keunggulan karena ...
A. Memiliki bentuk linear dalam variabel tanpa transformasi
B. Dapat digunakan untuk data kualitatif
C. Dapat menangkap efek interaksi antar input secara sempurna
D. Koefisien regresi langsung menunjukkan elastisitas produksi
E. Tidak memerlukan asumsi klasik regresi
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 74 Terampil Premium
Dalam konteks pemasaran hasil pertanian, yang dimaksud dengan saluran pemasaran (marketing channel) adalah ...
A. Metode transportasi produk pertanian
B. Tempat produsen menjual produknya
C. Proses pengolahan pasca panen
D. Lembaga atau perantara yang dilalui produk hingga ke konsumen
E. Strategi promosi yang digunakan petani
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 75 Terampil Premium
Analisis regresi berganda digunakan dalam metodologi analis pasar untuk ...
A. Menguji perbedaan rata-rata antar kelompok
B. Mengukur pengaruh beberapa faktor terhadap variabel pasar secara simultan
C. Membuat peta posisi persaingan produk
D. Memprediksi nilai masa depan berdasarkan pola siklis
E. Mengelompokkan konsumen berdasarkan karakteristik
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 76 Terampil Premium
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2021 tentang Badan Pangan Nasional, tugas Badan Pangan Nasional (Bapanas) antara lain ...
A. Melakukan pengawasan pestisida
B. Menetapkan harga dasar gabah di tingkat petani
C. Mengimpor beras secara langsung
D. Koordinasi kebijakan ketahanan pangan dan stabilisasi harga
E. Memberikan kredit usaha tani
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 77 Terampil Premium
Konsep efisiensi pemasaran dapat diukur dengan menggunakan pendekatan ...
A. Nilai tambah produk olahan
B. Frekuensi transaksi per bulan
C. Volume penjualan per pedagang
D. Jumlah tenaga kerja dalam pemasaran
E. Rasio margin pemasaran terhadap harga
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 78 Terampil Premium
Dalam analisis usahatani, yang dimaksud dengan biaya eksplisit (explicit cost) adalah ...
A. Upah tenaga kerja keluarga yang tidak dibayar
B. Biaya yang tidak dikeluarkan secara tunai
C. Bunga modal sendiri yang tidak dibayarkan
D. Pengeluaran tunai untuk pembelian sarana produksi
E. Nilai sewa lahan milik sendiri
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 79 Terampil Premium
Integrasi pasar vertikal terjadi ketika ...
A. Satu pelaku usaha menguasai dua atau lebih tingkat rantai pasok
B. Produsen menjual langsung ke konsumen melalui e-commerce
C. Harga ditentukan oleh mekanisme lelang
D. Harga di berbagai pasar regional cenderung bergerak bersama
E. Terdapat banyak pedagang perantara yang bersaing
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 80 Terampil Premium
Metode analisis yang digunakan untuk mengukur seberapa besar keragaman harga dapat dijelaskan oleh faktor-faktor tertentu dalam model disebut ...
A. Uji F
B. Standar error
C. Uji t
D. Uji multikolinearitas
E. Koefisien determinasi (RΒ²)
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 81 Terampil Premium
Kebijakan tarif impor yang tinggi terhadap suatu komoditas pertanian bertujuan untuk ...
A. Mendorong ekspor komoditas sejenis
B. Meningkatkan kualitas produk impor
C. Memperlancar arus barang masuk
D. Mengurangi biaya produksi domestik
E. Melindungi produsen dalam negeri dari persaingan harga
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 82 Terampil Premium
Dalam ekonomi pertanian, yang dimaksud dengan surplus konsumen (consumer surplus) adalah ...
A. Jumlah uang yang dibelanjakan konsumen
B. Selisih antara willingness to pay dengan harga aktual
C. Selisih antara harga aktual dengan biaya produksi
D. Keuntungan yang diperoleh produsen dari penjualan
E. Total penerimaan petani dikurangi biaya
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 83 Terampil Premium
Dalam usahatani sayuran organik, penerapan prinsip ekonomi skala (economies of scale) seringkali sulit dicapai karena ...
A. Sertifikasi organik tidak bergantung pada luas lahan
B. Biaya input organik lebih murah dalam jumlah besar
C. Permintaan konsumen hanya untuk skala kecil
D. Keterbatasan tenaga kerja terampil dan manajemen risiko
E. Teknologi mekanisasi sangat sesuai untuk organik
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 84 Terampil Premium
Bauran pemasaran (marketing mix) dalam konteks hasil pertanian mencakup unsur 4P yaitu ...
A. Product, Price, Place, Promotion
B. Petani, Pedagang, Pembeli, Pemerintah
C. Produksi, Pengolahan, Pemasaran, Konsumsi
D. Produk, Pasar, Pelanggan, Promosi
E. Perencanaan, Pelaksanaan, Pengendalian, Evaluasi
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 85 Terampil Premium
Dalam metodologi analisis pasar, teknik analisis deskriptif kuantitatif yang umum digunakan untuk menyajikan data harga dan volume adalah ...
A. Uji beda rata-rata t-test
B. Analisis faktor konfirmatori
C. Tabel distribusi frekuensi dan grafik
D. Structural Equation Modeling (SEM)
E. Analisis regresi logistik
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 86 Terampil Premium
Berdasarkan Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 2 Tahun 2023 tentang Registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT), setiap pelaku usaha wajib menjamin produknya memenuhi standar keamanan pangan yang dibuktikan dengan ...
A. Penggunaan pupuk organik secara eksklusif pada seluruh lahan
B. Pemenuhan Batas Maksimum Residu (BMR) pestisida dan cemaran logam berat sesuai standar
C. Mendaftarkan seluruh produk ke Kementerian Pertanian melalui dinas terkait
D. Memperoleh sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal
E. Melakukan penjualan produk hanya melalui sistem lelang komoditas elektronik
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 87 Terampil Premium
Indikator yang menunjukkan seberapa besar kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian nasional adalah ...
A. Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
B. Persentase PDB pertanian terhadap total PDB
C. Rasio ekspor pertanian terhadap impor
D. Luas panen total
E. Nilai Tukar Petani (NTP)
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 88 Terampil Premium
Dalam ekonomi produksi pertanian, konsep diminishing returns (hukum hasil yang semakin berkurang) berlaku ketika ...
A. Produk rata-rata mencapai maksimum
B. Produk marginal mulai menurun
C. Produk total terus meningkat secara linear
D. Produk marginal sama dengan nol
E. Produk total mencapai maksimum
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 89 Terampil Premium
Pasar oligopsoni dalam pemasaran hasil pertanian ditandai dengan ...
A. Sedikit pembeli dan banyak penjual
B. Satu penjual dan banyak pembeli
C. Banyak pembeli dan sedikit penjual
D. Satu pembeli dan banyak penjual
E. Banyak penjual dan banyak pembeli
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 90 Terampil Premium
Dalam analisis data panel (panel data) yang digunakan dalam penelitian pasar hasil pertanian, keunggulan utamanya adalah ...
A. Tidak dapat mendeteksi efek waktu
B. Mengabaikan perbedaan antar individu
C. Hanya memerlukan satu kali observasi
D. Mengontrol heterogenitas individu dan menangkap dinamika waktu
E. Lebih sederhana dari regresi biasa
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 91 Terampil Premium
Berdasarkan Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 6 Tahun 2023 tentang Harga Pembelian Pemerintah dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras, penetapan HPP dilakukan oleh ...
A. Asosiasi petani padi melalui musyawarah nasional tahunan
B. Kepala Badan Pangan Nasional setelah berkoordinasi dengan instansi terkait
C. Gubernur atau Pemerintah Daerah secara mandiri setiap bulan
D. Menteri Pertanian khusus pada saat memasuki puncak panen raya
E. Presiden dengan masa berlaku tetap selama lima tahun anggaran
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 92 Terampil Premium
Konsep keunggulan komparatif (comparative advantage) dalam perdagangan hasil pertanian menunjukkan bahwa suatu negara sebaiknya ...
A. Mengimpor komoditas yang memiliki produktivitas tinggi
B. Mengekspor komoditas yang biaya oportunitasnya lebih rendah
C. Melakukan subsidi ekspor untuk semua komoditas
D. Memproduksi semua komoditas untuk swasembada
E. Melarang impor komoditas yang juga diproduksi dalam negeri
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 93 Terampil Premium
Dalam analisis usahatani, jika nilai rasio Benefit-Cost Ratio (BCR) lebih besar dari 1, maka ...
A. Biaya lebih besar dari manfaat
B. Keuntungan sama dengan nol
C. Tingkat pengembalian internal negatif
D. Usahatani layak dan menguntungkan
E. Usahatani tidak layak dijalankan
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 94 Terampil Premium
E-commerce pertanian seperti platform digital yang menghubungkan petani langsung dengan konsumen dapat meningkatkan efisiensi pasar karena ...
A. Memotong rantai pasok dan memberikan informasi harga transparan
B. Meningkatkan jumlah perantara
C. Mengurangi pilihan bagi konsumen
D. Menghilangkan kebutuhan pasca panen
E. Memperpanjang saluran distribusi
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 95 Terampil Premium
Teknik analisis spasial dalam metodologi analis pasar hasil pertanian digunakan untuk ...
A. Memprediksi harga berdasarkan data historis
B. Menguji hubungan kausal antar variabel
C. Mengelompokkan konsumen berdasarkan pendapatan
D. Melakukan wawancara mendalam dengan petani
E. Memetakan distribusi harga dan produksi secara geografis
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 96 Terampil Premium
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, penyelenggaraan ketahanan pangan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat. Salah satu instrumen yang diamanatkan adalah ...
A. Pencabutan subsidi pupuk
B. Pembatasan luas lahan pertanian
C. Pengembangan cadangan pangan masyarakat
D. Pembangunan pabrik pupuk nasional
E. Penghentian impor seluruh komoditas pangan
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 97 Terampil Premium
Elastisitas pendapatan (income elasticity) untuk produk pertanian bernilai rendah seperti singkong biasanya ...
A. Sama dengan nol
B. Negatif (barang inferior)
C. Positif kurang dari 1 (barang normal pokok)
D. Tidak terdefinisi
E. Positif dan lebih dari 1 (barang mewah)
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 98 Terampil Premium
Dalam usahatani terpadu (integrated farming), keuntungan ekonomi yang diperoleh dari sinergi antara tanaman dan ternak adalah ...
A. Meningkatkan emisi gas rumah kaca
B. Mengurangi biaya input melalui daur ulang sumber daya
C. Meningkatkan ketergantungan pada pupuk kimia
D. Memperbesar risiko gagal panen
E. Memerlukan lahan yang lebih luas
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 99 Terampil Premium
Konsep harga riil (real price) dalam analisis pasar hasil pertanian adalah ...
A. Harga setelah dikurangi biaya pemasaran
B. Harga yang terjadi di pasar saat ini
C. Harga yang ditetapkan pemerintah
D. Harga yang tercatat di bursa berjangka
E. Harga nominal yang disesuaikan dengan inflasi
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 100 Terampil Premium
Dalam pemasaran hasil pertanian, strategi penetapan harga psikologis (psychological pricing) sering digunakan dengan cara ...
A. Menetapkan harga berdasarkan hasil lelang
B. Menetapkan harga sama dengan pesaing
C. Menetapkan harga lebih tinggi untuk produk berkualitas rendah
D. Menetapkan harga sesuai biaya produksi plus margin
E. Menetapkan harga dengan angka yang memberi efek psikologis lebih murah
πŸ”’ Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses

Dasar Hukum dan Regulasi Jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian

Informasi mengenai jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.

  • PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional
  • Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 6 Tahun 2012 tentang Jabatan Fungsional Analis Pasar Hasil Pertanian dan Angka Kreditnya sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 23 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 6 Tahun 2012 tentang Jabatan Fungsional Analis Pasar Hasil Pertanian dan Angka Kreditnya (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 873)
  • Surat Menteri PANRB Nomor B/5457/M.SM.01.00/2024

Tips Lulus SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian

SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.