Kisi-Kisi Resmi PermenPAN-RB 2026

SKB CPNS Komediator

Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Komediator. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.

Instansi Pembina
K/L Terkait
Silabus Materi
1 Jenjang / Sub-bidang
Durasi Ujian
90 Menit CAT BKN

Materi Pokok SKB CPNS Komediator

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Komediator berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

Kompetensi Umum

6 Indikator
Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia
Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia
Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa
Fungsi dan Kewenangan Komnas HAM dalam Perubahan Iklim Hukum di Indonesia
Prinsip Dasar HAM: Kesetaraan, Non-diskriminasi, dan Kewajiban Negara
Etika ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK

Kompetensi Khusus

10 Indikator
Dukungan Administrasi Mediasi: Penyiapan berkas perkara, surat pemanggilan para pihak, dan penjadwalan sidang mediasi
Teknik Dokumentasi Persidangan: Penyusunan Berita Acara Mediasi dan Notulensi poin-poin kesepakatan secara akurat
Manajemen Data Kasus: Pengelolaan sistem informasi dan pengarsipan dokumen penyelesaian kasus pelanggaran HAM
Prosedur Pemeriksaan Pendahuluan: Verifikasi kelengkapan berkas pengaduan sebelum naik ke tahap mediasi
Teknik Komunikasi dan Pendampingan: Memberikan penjelasan teknis prosedur penyelesaian kasus kepada para pihak
Penyusunan Draf Kesepakatan: Membantu Mediator dalam merancang poin-poin Perjanjian Perdamaian (Settlement Agreement)
Mekanisme Monitoring Evaluasi: Teknis pemantauan pelaksanaan kesepakatan yang telah ditandatangani oleh para pihak
Logistik dan Tata Ruang Mediasi: Pengaturan teknis ruang mediasi untuk menjamin keamanan dan kenyamanan para pihak
Identifikasi Awal Sengketa: Pemetaan teknis mengenai pihak-pihak yang terlibat dan pokok permasalahan dalam pengaduan
Pemahaman UU ITE dalam Mediasi: Pengamanan data digital dan bukti elektronik selama proses penyelesaian kasus

Simulasi Tryout SKB CAT Komediator

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Komediator, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Katalog Semua Tryout
Sedang Disusun Tim Ahli

Tryout CAT SKB Komediator Sedang Disiapkan

Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Komediator berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.

Sistem CAT BKN
Durasi 90 menit & skema CAT resmi
Kisi-Kisi Terbaru
Sesuai materi pokok & tupoksi jabatan
Pembahasan Lengkap
Analisis jawaban & referensi regulasi
Ranking Nasional
Bandingkan skor se-Indonesia

Contoh Soal SKB Komediator & Pembahasan

Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.

50 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/50
0%
Soal 1
Menurut Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, setiap orang berhak untuk hidup, mempertahankan hidup dan meningkatkan taraf kehidupannya. Hak ini secara hukum diklasifikasikan sebagai...
Kunci Jawaban: A
Pasal 4 UU No. 39 Tahun 1999 menyebutkan bahwa hak untuk hidup adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun (non-derogable rights).
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia
Soal 2
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000, Pengadilan Hak Asasi Manusia merupakan pengadilan khusus yang dibentuk dan berkedudukan di lingkungan...
Kunci Jawaban: E
Pasal 2 UU No. 26 Tahun 2000 dengan tegas menyatakan bahwa Pengadilan Hak Asasi Manusia merupakan pengadilan khusus yang berada di lingkungan Peradilan Umum.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia
Soal 3
Menurut UU Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa, jika proses musyawarah tidak mencapai kesepakatan, para pihak dapat menggunakan alternatif penyelesaian sengketa. Bentuk akhir kesepakatan dari proses mediasi tersebut wajib dituangkan dalam...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan UU No. 30 Tahun 1999 Pasal 6, penyelesaian sengketa melalui alternatif penyelesaian sengketa yang mencapai keberhasilan harus dituangkan dalam kesepakatan secara tertulis.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa
Soal 4
Dalam menjalankan fungsinya di bidang mediasi, Komnas HAM memiliki sejumlah wewenang. Manakah dari opsi berikut yang TIDAK termasuk dalam wewenang Komnas HAM menurut ketentuan yang berlaku?
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan Pasal 89 ayat (4) UU No. 39 Tahun 1999, wewenang Komnas HAM mencakup perdamaian, penyelesaian dengan konsultasi/mediasi, saran penyelesaian di pengadilan, dan rekomendasi. Komnas HAM tidak memiliki wewenang untuk menjatuhkan vonis pidana/denda.
Materi Terkait: Fungsi dan Kewenangan Komnas HAM dalam Perubahan Iklim Hukum di Indonesia
Soal 5
Kewajiban negara dalam hak asasi manusia sering diistilahkan dengan 'to respect, to protect, dan to fulfill'. Prinsip 'to fulfill' (memenuhi) mewajibkan negara untuk...
Kunci Jawaban: C
Kewajiban 'to fulfill' mewajibkan negara untuk mengambil langkah-langkah positif (kebijakan, fasilitas, anggaran) untuk memastikan warganya dapat sepenuhnya menikmati hak asasi mereka.
Materi Terkait: Prinsip Dasar HAM: Kesetaraan, Non-diskriminasi, dan Kewajiban Negara
Soal 6
Seorang Komediator senantiasa berupaya mengembangkan kompetensinya dengan belajar hal-hal baru terkait resolusi konflik dan bersedia membagikan ilmunya kepada rekan kerja. Perilaku ini mencerminkan nilai dasar ASN BerAKHLAK yaitu...
Kunci Jawaban: B
Meningkatkan kompetensi diri dan membantu orang lain belajar adalah panduan perilaku dari nilai 'Kompeten' dalam Core Values ASN BerAKHLAK.
Materi Terkait: Etika ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK
Soal 7
Dalam prosedur dukungan administrasi mediasi, surat pemanggilan kepada para pihak harus dikirim secara tertulis dan memperhatikan tenggang waktu yang wajar. Alasan utama diberikannya tenggang waktu tersebut adalah...
Kunci Jawaban: D
Tenggang waktu yang patut dalam pemanggilan mediasi bertujuan memenuhi asas kepatutan, di mana para pihak diberi waktu cukup untuk mempersiapkan berkas, argumen, dan mental untuk proses mediasi.
Materi Terkait: Dukungan Administrasi Mediasi: Penyiapan berkas perkara, surat pemanggilan para pihak, dan penjadwalan sidang mediasi
Soal 8
Dalam menyusun Berita Acara Mediasi, dokumentasi yang dilakukan harus bersifat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Unsur esensial yang harus selalu tercantum di dalamnya adalah...
Kunci Jawaban: C
Berita acara yang sah secara hukum wajib memuat elemen identitas, waktu, tempat kejadian (lokus/tempus), kronologi (ringkasan proses), dan pengesahan (tanda tangan) para pihak yang terlibat.
Materi Terkait: Teknik Dokumentasi Persidangan: Penyusunan Berita Acara Mediasi dan Notulensi poin-poin kesepakatan secara akurat
Soal 9
Prinsip utama dalam pengarsipan dokumen dugaan pelanggaran HAM adalah keamanan dan kerahasiaan. Tindakan manajerial yang tepat dalam sistem informasi digital adalah...
Kunci Jawaban: A
Dalam manajemen kasus, data korban/pelapor sangat sensitif. Oleh karena itu, akses ke database harus dibatasi dan dikelola dengan sistem otorisasi (role-based access control) untuk mencegah kebocoran informasi.
Materi Terkait: Manajemen Data Kasus: Pengelolaan sistem informasi dan pengarsipan dokumen penyelesaian kasus pelanggaran HAM
Soal 10
Sebelum masuk ke tahap mediasi, verifikasi kelengkapan berkas pada tahap pemeriksaan pendahuluan perlu dilakukan. Jika pelapor menggunakan jasa kuasa hukum, dokumen mutlak yang harus dilampirkan adalah...
Kunci Jawaban: C
Dalam pemeriksaan pendahuluan secara formil, seseorang yang diwakili oleh pihak lain (seperti kuasa hukum) wajib melampirkan Surat Kuasa Khusus sebagai legal standing (kedudukan hukum) yang sah.
Materi Terkait: Prosedur Pemeriksaan Pendahuluan: Verifikasi kelengkapan berkas pengaduan sebelum naik ke tahap mediasi
Soal 11
Seorang Komediator sedang memberikan pendampingan kepada pelapor pelanggaran HAM yang tidak mengerti istilah hukum. Teknik komunikasi yang paling tepat adalah...
Kunci Jawaban: B
Teknik komunikasi dan pendampingan yang baik berprinsip pada efektivitas dan empati. Penggunaan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami (plain language) sangat dianjurkan agar para pihak paham hak dan kewajiban mereka tanpa mengurangi makna yuridis.
Materi Terkait: Teknik Komunikasi dan Pendampingan: Memberikan penjelasan teknis prosedur penyelesaian kasus kepada para pihak
Soal 12
Dalam menyusun draf Perjanjian Perdamaian (Settlement Agreement), pasal yang mengatur mengenai tanggung jawab apabila salah satu pihak tidak mematuhi kesepakatan (wanprestasi) dinamakan...
Kunci Jawaban: B
Dalam draf kesepakatan, Klausul sanksi atau akibat hukum digunakan untuk mengatur langkah-langkah atau penalti apabila salah satu pihak cedera janji (wanprestasi) atas apa yang telah disepakati.
Materi Terkait: Penyusunan Draf Kesepakatan: Membantu Mediator dalam merancang poin-poin Perjanjian Perdamaian (Settlement Agreement)
Soal 13
Pelaksanaan hasil mediasi harus dipantau. Kegiatan yang dilakukan oleh institusi mediasi untuk memastikan bahwa pihak-pihak menunaikan poin Perjanjian Perdamaian secara berkala disebut sebagai...
Kunci Jawaban: A
Monitoring dan evaluasi (Monev) adalah tahapan pasca-mediasi di mana pelaksana (Komnas HAM/Mediator) memantau tingkat kepatuhan dan implementasi dari kesepakatan yang telah ditandatangani para pihak.
Materi Terkait: Mekanisme Monitoring Evaluasi: Teknis pemantauan pelaksanaan kesepakatan yang telah ditandatangani oleh para pihak
Soal 14
Tata letak tempat duduk dalam ruang mediasi sangat penting untuk menciptakan atmosfer yang netral dan non-konfrontatif. Konfigurasi tempat duduk yang paling disarankan dalam praktik mediasi adalah...
Kunci Jawaban: A
Meja bundar atau tata letak melingkar menciptakan kesan kesetaraan, menghilangkan hierarki, serta mengurangi ketegangan psikologis karena pihak-pihak tidak diposisikan secara konfrontatif langsung.
Materi Terkait: Logistik dan Tata Ruang Mediasi: Pengaturan teknis ruang mediasi untuk menjamin keamanan dan kenyamanan para pihak
Soal 15
Dalam proses identifikasi awal sengketa, seorang Komediator harus mampu membedakan antara tuntutan yang diutarakan secara lisan (position) dengan kebutuhan dasar yang sebenarnya diinginkan (interest). Mengapa pemetaan 'interest' ini penting?
Kunci Jawaban: B
Pemetaan Interest (kepentingan sebenarnya) merupakan fondasi mediasi yang efektif. Membedakan Position (apa yang diklaim) dengan Interest memungkinkan mediator menggali opsi-opsi kreatif yang memuaskan kebutuhan dasar kedua belah pihak (win-win solution).
Materi Terkait: Identifikasi Awal Sengketa: Pemetaan teknis mengenai pihak-pihak yang terlibat dan pokok permasalahan dalam pengaduan
Soal 16
Dalam penyelesaian mediasi, seringkali bukti yang diajukan berupa rekaman CCTV atau tangkapan layar percakapan elektronik. Berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2008 jo UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang ITE, kedudukan hukum informasi/dokumen elektronik tersebut adalah...
Kunci Jawaban: B
Pasal 5 UU ITE secara tegas menyatakan bahwa Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik dan/atau hasil cetaknya merupakan alat bukti hukum yang sah dan merupakan perluasan dari alat bukti yang sah sesuai dengan Hukum Acara yang berlaku di Indonesia.
Materi Terkait: Pemahaman UU ITE dalam Mediasi: Pengamanan data digital dan bukti elektronik selama proses penyelesaian kasus
Soal 17
Berdasarkan UU No. 39 Tahun 1999, setiap anak berhak atas perlindungan oleh orang tua, keluarga, masyarakat, dan negara. Batasan usia yang dikategorikan sebagai anak menurut undang-undang ini adalah...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan Pasal 1 angka 5 UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM, anak adalah setiap manusia yang berusia di bawah 18 (delapan belas) tahun dan belum menikah, termasuk anak yang masih dalam kandungan.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia
Soal 18
Kewenangan untuk melakukan penuntutan terhadap perkara pelanggaran hak asasi manusia yang berat berdasarkan UU No. 26 Tahun 2000 secara eksklusif diberikan kepada...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan Pasal 21 ayat (1) UU No. 26 Tahun 2000, penyidikan dan penuntutan perkara pelanggaran hak asasi manusia yang berat dilakukan oleh Jaksa Agung.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia
Soal 19
Putusan arbitrase dalam penyelesaian sengketa menurut UU No. 30 Tahun 1999 memiliki sifat...
Kunci Jawaban: C
Sesuai Pasal 60 UU No. 30 Tahun 1999, putusan arbitrase bersifat final dan mempunyai kekuatan hukum tetap dan mengikat para pihak (final and binding).
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa
Soal 20
Dalam melaksanakan fungsi penyuluhan dan mediasi, Komnas HAM berwenang untuk melakukan pemanggilan kepada pengadu/korban dan pihak yang diadukan (subpoena power) untuk meminta keterangan. Sifat pemanggilan tersebut dalam konteks fungsi mediasi adalah...
Kunci Jawaban: E
Pasal 89 ayat (3) dan Pasal 95 UU No. 39/1999 mengatur bahwa bila panggilan tertulis diabaikan sebanyak 3 kali berturut-turut, Komnas HAM dapat meminta bantuan Ketua Pengadilan Negeri untuk melakukan pemanggilan paksa.
Materi Terkait: Fungsi dan Kewenangan Komnas HAM dalam Perubahan Iklim Hukum di Indonesia
Soal 21
PRO
Prinsip Kesetaraan (Equality) dan Non-Diskriminasi merupakan dua sisi dari satu koin yang sama dalam HAM. Tindakan berikut yang termasuk pelanggaran prinsip non-diskriminasi adalah...
Kunci Jawaban: C
Penolakan layanan publik atas dasar agama/keyakinan (SARA) adalah bentuk diskriminasi langsung. Opsi lain (seperti kuota perempuan, cuti melahirkan, dan bantuan sosial) adalah bentuk tindakan afirmasi (affirmative action) yang diperbolehkan dalam HAM untuk mencapai kesetaraan.
Materi Terkait: Prinsip Dasar HAM: Kesetaraan, Non-diskriminasi, dan Kewajiban Negara

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 22
PRO
Dalam melayani pihak pengadu yang datang dari wilayah terpencil dengan kelengkapan berkas yang minim, seorang ASN Komediator mendampingi dengan ramah, solutif, dan tanpa membedakan latar belakangnya. Hal ini sangat selaras dengan core value ASN...
Kunci Jawaban: B
Sikap ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan dalam melayani masyarakat (pengadu) adalah indikator panduan perilaku dari nilai 'Berorientasi Pelayanan'.
Materi Terkait: Etika ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 23
PRO
Apabila saat sidang mediasi salah satu pihak berhalangan hadir dengan alasan sah (misal: sakit keras), tindakan administratif yang paling tepat dilakukan oleh tim pendukung mediasi adalah...
Kunci Jawaban: A
Jika terdapat alasan sah atas ketidakhadiran, tata tertib mediasi mengharuskan penjadwalan ulang. Administrasi dukungan membuat BA Penundaan dan mengeluarkan surat pemanggilan baru untuk menjaga asas iktikad baik dan mendengarkan kedua belah pihak (audi et alteram partem).
Materi Terkait: Dukungan Administrasi Mediasi: Penyiapan berkas perkara, surat pemanggilan para pihak, dan penjadwalan sidang mediasi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 24
PRO
Dalam teknik penyusunan notulensi mediasi, kalimat yang dicatat oleh notulis hendaknya menghindari bahasa emosional yang diucapkan pihak saat bertengkar, melainkan...
Kunci Jawaban: A
Notulensi mediasi harus bersifat objektif, fokus pada pokok perkara, usulan, dan komitmen para pihak. Menghindari kata-kata kasar/emosional ke dalam notulensi resmi menjaga netralitas dan objektivitas dokumen.
Materi Terkait: Teknik Dokumentasi Persidangan: Penyusunan Berita Acara Mediasi dan Notulensi poin-poin kesepakatan secara akurat

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 25
PRO
Penggunaan metadata dalam sistem informasi pengarsipan dokumen mediasi pelanggaran HAM sangat vital. Fungsi utama metadata dalam manajemen kasus adalah...
Kunci Jawaban: B
Metadata (seperti nomor kasus, tanggal, nama pihak, jenis kasus) berfungsi sebagai indeks untuk mempercepat penelusuran dokumen (searchability) dan klasifikasi di dalam sistem informasi (database).
Materi Terkait: Manajemen Data Kasus: Pengelolaan sistem informasi dan pengarsipan dokumen penyelesaian kasus pelanggaran HAM

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 26
PRO
Seorang pengadu menyampaikan laporan melalui surat elektronik. Pada tahap verifikasi pendahuluan, ditemukan bahwa identitas pelapor anonim dan kronologi tidak jelas. Tindakan sesuai prosedur (SOP) adalah...
Kunci Jawaban: E
Setiap pengaduan terkait HAM memerlukan kejelasan subjek hukum (identitas/legal standing). Jika anonim dan tidak jelas, pengaduan tidak bisa diregister, melainkan diminta untuk dilengkapi terlebih dahulu oleh pengirim (jika ada kontak balasan) atau diarsipkan sementara.
Materi Terkait: Prosedur Pemeriksaan Pendahuluan: Verifikasi kelengkapan berkas pengaduan sebelum naik ke tahap mediasi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 27
PRO
Ketika memberikan pendampingan kepada kelompok masyarakat adat yang berkonflik dengan perusahaan tambang, sikap komunikasi seorang Komediator harus memegang teguh prinsip...
Kunci Jawaban: D
Prinsip kerja mediasi dan pendampingannya harus dilandasi oleh netralitas/imparsialitas. Mediator mendampingi tanpa memihak (non-partisan), melainkan memfasilitasi komunikasi yang rasional dengan menjelaskan aturan hukum secara objektif.
Materi Terkait: Teknik Komunikasi dan Pendampingan: Memberikan penjelasan teknis prosedur penyelesaian kasus kepada para pihak

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 28
PRO
Perjanjian perdamaian hasil mediasi sebaiknya memiliki klausul eksekusi. Di Indonesia, agar kesepakatan damai (akta perdamaian) memiliki kekuatan eksekutorial yang sama seperti putusan hakim tingkat pertama, maka kesepakatan tersebut harus...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung (Perma) No. 1 Tahun 2016, Kesepakatan Perdamaian dapat diajukan ke Pengadilan untuk dikuatkan menjadi Akta Perdamaian (Acta van Dading) sehingga memiliki kekuatan eksekutorial.
Materi Terkait: Penyusunan Draf Kesepakatan: Membantu Mediator dalam merancang poin-poin Perjanjian Perdamaian (Settlement Agreement)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 29
PRO
Pemantauan (monitoring) pelaksanaan rekomendasi atau kesepakatan mediasi memerlukan parameter yang terukur. Salah satu cara paling efektif adalah dengan menggunakan indikator kepatuhan (compliance indicators) yang berisi...
Kunci Jawaban: D
Monev yang terukur memerlukan baseline dan indikator kepatuhan, seperti tenggat waktu pemenuhan (timeline) dan bukti fisik atau administratif atas pelaksanaan komitmen (misalnya resi ganti rugi, SK pengembalian jabatan, dll).
Materi Terkait: Mekanisme Monitoring Evaluasi: Teknis pemantauan pelaksanaan kesepakatan yang telah ditandatangani oleh para pihak

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 30
PRO
Keamanan dan kenyamanan ruang mediasi merupakan elemen vital, khususnya dalam sengketa berintensitas tinggi. Pengaturan logistik yang dianjurkan untuk mengantisipasi letupan emosi tak terduga adalah...
Kunci Jawaban: C
Risk management (manajemen risiko) dalam logistik mediasi mengedepankan safety (keselamatan). Benda berbahaya harus disingkirkan, pencahayaan dan sirkulasi udara harus nyaman, serta ketersediaan jalur evakuasi untuk antisipasi insiden.
Materi Terkait: Logistik dan Tata Ruang Mediasi: Pengaturan teknis ruang mediasi untuk menjamin keamanan dan kenyamanan para pihak

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 31
PRO
Dalam tahap identifikasi sengketa tanah ulayat, selain masyarakat dan perusahaan, didapati keterlibatan oknum aparat desa. Analisis untuk menentukan siapa saja yang berdampak dan berdampak pada konflik ini dinamakan...
Kunci Jawaban: A
Stakeholder mapping atau pemetaan pemangku kepentingan adalah teknik identifikasi untuk memetakan pihak primer, sekunder, dan tersier yang terlibat atau terdampak oleh konflik, yang sangat penting untuk kelengkapan mediasi.
Materi Terkait: Identifikasi Awal Sengketa: Pemetaan teknis mengenai pihak-pihak yang terlibat dan pokok permasalahan dalam pengaduan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 32
PRO
Saat terjadi sengketa dengan bukti pesan instan (WhatsApp), Komediator harus mengamankan bukti elektronik tersebut. Syarat agar informasi elektronik sah dijadikan alat bukti berdasar UU ITE adalah...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 6 UU ITE, Informasi Elektronik dianggap sah sepanjang informasi yang tercantum di dalamnya dapat diakses, ditampilkan, dijamin keutuhannya, dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga menerangkan suatu keadaan (autentikasi dan integritas).
Materi Terkait: Pemahaman UU ITE dalam Mediasi: Pengamanan data digital dan bukti elektronik selama proses penyelesaian kasus

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 33
PRO
Hak asasi manusia di Indonesia bukanlah hak yang sebebas-bebasnya (mutlak tanpa batas). Berdasarkan Pasal 73 UU No. 39 Tahun 1999, pembatasan hak dan kebebasan seseorang hanya dapat dilakukan dengan tujuan semata-mata untuk...
Kunci Jawaban: C
Pasal 73 UU No. 39 Tahun 1999 mengatur bahwa hak setiap orang dibatasi oleh kewajiban menghargai hak asasi manusia orang lain, moral, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 34
PRO
Kejahatan terhadap kemanusiaan merupakan salah satu jenis pelanggaran HAM berat menurut UU No. 26 Tahun 2000. Ciri utama dari kejahatan terhadap kemanusiaan (Crimes Against Humanity) adalah...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan Pasal 9 UU No. 26 Tahun 2000, kejahatan terhadap kemanusiaan adalah perbuatan yang dilakukan sebagai bagian dari serangan yang meluas atau sistematik yang diketahuinya bahwa serangan tersebut ditujukan secara langsung terhadap penduduk sipil.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 35
PRO
Salah satu keunggulan penyelesaian sengketa melalui arbitrase dan mediasi berdasarkan UU No. 30 Tahun 1999 jika dibandingkan dengan pengadilan (litigasi) adalah asas...
Kunci Jawaban: B
Sifat persidangan arbitrase dan alternatif penyelesaian sengketa adalah tertutup untuk umum (asas kerahasiaan), yang melindungi privasi dan reputasi bisnis/personal para pihak yang bersengketa (Pasal 27 UU No. 30/1999).
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 36
PRO
Apabila sebuah kesepakatan damai dalam mediasi terkait penggusuran lahan telah dicapai dan ditandatangani oleh pemda dan warga di hadapan Komnas HAM, kekuatan hukum kesepakatan tersebut adalah...
Kunci Jawaban: D
Sebuah perjanjian perdamaian (kesepakatan) tunduk pada asas 'Pacta Sunt Servanda' (Pasal 1338 KUHPerdata), yaitu berlaku sebagai undang-undang bagi mereka yang membuatnya dan mengikat secara hukum untuk dilaksanakan dengan iktikad baik.
Materi Terkait: Fungsi dan Kewenangan Komnas HAM dalam Perubahan Iklim Hukum di Indonesia

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 37
PRO
Hak untuk tidak diperbudak dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut merupakan contoh dari...
Kunci Jawaban: C
Hak beragama, hak hidup, hak untuk tidak disiksa, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum, dan hak tidak dituntut asas retroaktif adalah hak yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun (Non-derogable rights).
Materi Terkait: Prinsip Dasar HAM: Kesetaraan, Non-diskriminasi, dan Kewajiban Negara

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 38
PRO
Seorang aparatur yang menangani berkas perkara mediasi menolak tawaran uang damai ('gratifikasi') dari salah satu pihak yang bersengketa demi memenangkan posisinya. Tindakan ini mencerminkan integritas dari core value BerAKHLAK yaitu...
Kunci Jawaban: E
Menolak gratifikasi dan melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, disiplin, dan berintegritas tinggi merupakan wujud dari nilai dasar ASN yaitu 'Akuntabel'.
Materi Terkait: Etika ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 39
PRO
Pada surat pemanggilan sidang mediasi (relaas pemanggilan), aturan Tata Naskah Dinas menuntut pencantuman keterangan tembusan (carbon copy/cc). Fungsi tembusan dalam surat pemanggilan hukum adalah...
Kunci Jawaban: B
Tembusan (cc) berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi lintas sektoral agar instansi atau pihak yang punya irisan kewenangan/kepentingan mengetahui proses mediasi yang sedang berjalan.
Materi Terkait: Dukungan Administrasi Mediasi: Penyiapan berkas perkara, surat pemanggilan para pihak, dan penjadwalan sidang mediasi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 40
PRO
Selain pencatatan tertulis (notulensi), mediasi terkadang memerlukan dokumentasi audio/visual. Syarat utama sebelum melakukan perekaman persidangan mediasi sengketa HAM yang sifatnya tertutup adalah...
Kunci Jawaban: A
Sesuai etika dan asas kerahasiaan mediasi, setiap proses perekaman audio atau visual memerlukan persetujuan sadar (informed consent) dari pihak-pihak yang terlibat untuk melindungi privasi mereka.
Materi Terkait: Teknik Dokumentasi Persidangan: Penyusunan Berita Acara Mediasi dan Notulensi poin-poin kesepakatan secara akurat

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 41
PRO
Dalam manajemen arsip penyelesaian sengketa, terdapat konsep Jadwal Retensi Arsip (JRA). Fungsi diterapkannya JRA dalam pengelolaan dokumen perkara HAM adalah...
Kunci Jawaban: B
Jadwal Retensi Arsip (JRA) adalah pedoman yang menentukan berapa lama sebuah arsip harus disimpan secara aktif, inaktif, sebelum akhirnya diputuskan untuk dimusnahkan atau dipermanenkan berdasarkan nilai gunanya.
Materi Terkait: Manajemen Data Kasus: Pengelolaan sistem informasi dan pengarsipan dokumen penyelesaian kasus pelanggaran HAM

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 42
PRO
Terkadang pengadu dalam kasus HAM bukanlah korban langsung, melainkan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat). Pada pemeriksaan pendahuluan, legal standing LSM tersebut dapat diakui jika...
Kunci Jawaban: C
Legal standing lembaga (seperti LSM atau NGO) untuk mewakili korban diatur dengan syarat organisasi tersebut berbadan hukum yang sah dan memiliki Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang berfokus pada advokasi/pembelaan HAM.
Materi Terkait: Prosedur Pemeriksaan Pendahuluan: Verifikasi kelengkapan berkas pengaduan sebelum naik ke tahap mediasi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 43
PRO
Ketika mendengarkan keluhan pengadu yang emosional, teknik komunikasi yang paling disarankan bagi seorang mediator agar pengadu merasa didengar tanpa memihak disebut...
Kunci Jawaban: B
Teknik mendengarkan aktif (active listening) seperti kontak mata, mengangguk, memvalidasi ('saya mengerti Anda marah'), dan memparafrasekan ulang cerita tanpa menghakimi akan meredakan tensi konflik tanpa mengorbankan netralitas.
Materi Terkait: Teknik Komunikasi dan Pendampingan: Memberikan penjelasan teknis prosedur penyelesaian kasus kepada para pihak

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 44
PRO
Draf Perjanjian Perdamaian pada mediasi sengketa keperdataan (seperti ganti rugi tanah) harus memenuhi syarat sahnya perjanjian sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 KUHPerdata, yaitu...
Kunci Jawaban: E
Pasal 1320 KUHPerdata menetapkan 4 syarat sahnya perjanjian: 1. Kesepakatan mereka yang mengikatkan dirinya; 2. Kecakapan untuk membuat suatu perikatan; 3. Suatu pokok persoalan (objek) tertentu; 4. Suatu sebab yang tidak terlarang (halal).
Materi Terkait: Penyusunan Draf Kesepakatan: Membantu Mediator dalam merancang poin-poin Perjanjian Perdamaian (Settlement Agreement)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 45
PRO
Hasil evaluasi dari pelaksanaan kesepakatan mediasi disusun dalam sebuah Laporan Monitoring dan Evaluasi. Fungsi pelaporan Monev ini kepada pimpinan (Komisioner HAM) adalah untuk...
Kunci Jawaban: C
Laporan Monev tidak hanya untuk melihat kepatuhan administratif secara kasuistik, melainkan juga untuk menemukan pola akar masalah (root cause) sebagai dasar pemberian rekomendasi kebijakan perbaikan institusional di masa mendatang.
Materi Terkait: Mekanisme Monitoring Evaluasi: Teknis pemantauan pelaksanaan kesepakatan yang telah ditandatangani oleh para pihak

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 46
PRO
Dalam tata letak meja bundar mediasi, posisi tempat duduk mediator idealnya ditempatkan di...
Kunci Jawaban: B
Mediator duduk di tengah (berjarak sama/ekuidistan) sebagai simbol netralitas, memiliki pandangan visual (eye contact) ke semua pihak, dan posisi yang memudahkan kontrol dinamis sirkulasi keluar/masuk ruang sidang.
Materi Terkait: Logistik dan Tata Ruang Mediasi: Pengaturan teknis ruang mediasi untuk menjamin keamanan dan kenyamanan para pihak

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 47
PRO
Seorang pekerja di-PHK dan dalam mediasinya dia menuntut kompensasi 1 Miliar Rupiah (Position). Setelah diidentifikasi secara mendalam oleh Komediator, pekerja tersebut sebenarnya hanya ingin memastikan biaya pendidikan anaknya yang sedang berkuliah tetap terbayar. Keinginan mendasar atas biaya kuliah anak tersebut dikenal sebagai...
Kunci Jawaban: A
Dalam identifikasi masalah mediasi (negosiasi berbasis kepentingan), hal mendasar yang memotivasi seseorang mengajukan tuntutan (seperti kebutuhan keamanan finansial/biaya kuliah anak) disebut Interest (Kepentingan/Kebutuhan Dasar).
Materi Terkait: Identifikasi Awal Sengketa: Pemetaan teknis mengenai pihak-pihak yang terlibat dan pokok permasalahan dalam pengaduan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 48
PRO
Dalam era digital, perjanjian perdamaian seringkali ditandatangani menggunakan Tanda Tangan Elektronik (TTE). Berdasarkan UU ITE, agar TTE tersebut memiliki kekuatan hukum dan akibat hukum yang sah, syaratnya adalah...
Kunci Jawaban: B
Pasal 11 UU ITE mengatur bahwa Tanda Tangan Elektronik (TTE) sah jika dibuat menggunakan sistem yang terautentikasi dan merujuk pada Sertifikat Elektronik sah yang diterbitkan oleh Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) terdaftar.
Materi Terkait: Pemahaman UU ITE dalam Mediasi: Pengamanan data digital dan bukti elektronik selama proses penyelesaian kasus

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 49
PRO
Selain hak hidup dan kebebasan, hak atas kepemilikan juga dilindungi oleh UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM. Salah satu bentuknya adalah perlindungan terhadap hasil karya cipta atau inovasi pikiran seseorang, yang diakui sebagai...
Kunci Jawaban: B
Pasal 14 ayat (1) UU No. 39 Tahun 1999 mengakui dan melindungi hak atas hasil karya cipta (Kekayaan Intelektual) baik materiil maupun spiritual sebagai bagian perlindungan hak milik, demi pengembangan dirinya dan bangsa.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 50
PRO
Dalam penyelesaian dugaan pelanggaran HAM yang berat menurut UU No. 26 Tahun 2000, tahap penyelidikan (investigasi awal) merupakan kewenangan yang diberikan kepada...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 18 ayat (1) UU No. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM, kewenangan penyelidikan terhadap pelanggaran hak asasi manusia yang berat secara hukum diserahkan khusus kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh

Dasar Hukum & Regulasi Jabatan

Informasi mengenai jabatan Komediator pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.

PermenPANRB Nomor 45 Tahun 2022 tentang Jabatan Pelaksana Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Instansi Pemerintah
Dasar Acuan Sah
KepmenPANRB Nomor 282 Tahun 2025 tentang Jabatan Pelaksana Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Instansi Pemerintah
Dasar Acuan Sah

Tips & Strategi Lolos SKB Komediator

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Komediator semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

1

Kuasai Regulasi Pokok

Minimal 20-30% soal SKB menguji pemahaman peraturan perundangan dan tusi instansi pembina.

2

Simulasi Berbasis Studi Kasus

Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.

3

Manajemen Waktu CAT

Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.

4

Evaluasi Melalui Tryout Rutin

Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Komediator, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB Komediator

Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.

Materi SKB CPNS Komediator menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.

Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait

Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.