Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Benih Tanaman, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengawas Benih Tanaman, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Pengawas Benih Tanaman
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Benih Tanaman berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Pengawas Benih Tanaman Ahli Pertama
Regulasi bidang pertanian
Pengetahuan budidaya tanaman (produksi benih, seleksi/detaseling)
Biologi umum (pemuliaan tanaman, morfologi, fisiologi)
Regulasi perbenihan nasional
Pengawasan benih tanaman (sertifikasi, pengawasan peredaran, pengujian mutu benih dan penilaian pelepasan varietas)
Pengawas Benih Tanaman Pemula
Regulasi bidang pertanian
Pengetahuan budidaya tanaman (produksi benih, seleksi/detaseling)
Biologi umum (pemuliaan tanaman, morfologi, fisiologi)
Regulasi perbenihan nasional
Pengawasan benih tanaman (sertifikasi, pengawasan peredaran, pengujian mutu benih dan penilaian pelepasan varietas)
Pengawas Benih Tanaman Terampil
Regulasi bidang pertanian
Pengetahuan budidaya tanaman (produksi benih, seleksi/detaseling)
Biologi umum (pemuliaan tanaman, morfologi, fisiologi)
Regulasi perbenihan nasional
Pengawasan benih tanaman (sertifikasi, pengawasan peredaran, pengujian mutu benih dan penilaian pelepasan varietas)
Simulasi Tryout SKB CPNS Pengawas Benih Tanaman
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Benih Tanaman, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Pengawas Benih Tanaman.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Pengawas Benih Tanaman
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Benih Tanaman.
Soal 1
Berdasarkan UU No. 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan, benih bina yang diedarkan wajib melalui proses...
A. Sertifikasi
B. Hibridisasi
C. Aklimatisasi
D. Domestikasi
E. Verifikasi mandiri
Jawaban: A
Pasal 28 UU No. 22 Tahun 2019 menyatakan bahwa setiap benih bina yang diedarkan wajib memenuhi standar mutu, menyesuaikan jenisnya, dan wajib melalui sertifikasi.
Soal 2
Dalam memproduksi benih jagung hibrida, kegiatan 'detaseling' dilakukan dengan tujuan...
A. Membuang gulma di sekitar tanaman tetua betina
B. Mempercepat pematangan tongkol jagung
C. Menghilangkan serangan hama penggerek batang
D. Mengambil serbuk sari dari tanaman jantan
E. Mencegah penyerbukan sendiri pada tetua betina
Jawaban: E
Detaseling adalah pembuangan bunga jantan (tassel) pada baris tanaman betina agar tidak terjadi penyerbukan sendiri (selfing), sehingga terjadi penyerbukan silang dari tetua jantan yang diinginkan.
Soal 3
Warna label untuk Benih Penjenis (Breeder Seed) menurut regulasi perbenihan di Indonesia adalah...
A. Biru
B. Ungu
C. Hijau
D. Putih
E. Kuning
Jawaban: E
Sesuai Permentan No. 12 Tahun 2018, label Benih Penjenis (BS) berwarna kuning, Benih Dasar (FS) putih, Benih Pokok (SS) ungu, dan Benih Sebar (ES) biru.
Soal 4
Proses masuknya air ke dalam benih yang mengawali proses perkecambahan disebut...
A. Fotosintesis
B. Imbibisi
C. Gulasi
D. Transpirasi
E. Respirasi
Jawaban: B
Imbibisi adalah tahap awal perkecambahan dimana benih menyerap air dari lingkungan yang mengakibatkan pelunakan kulit benih dan aktivasi enzim.
Soal 5
Lembaga yang bertugas melakukan penilaian dan pengujian terhadap varietas baru sebelum dilepas sebagai varietas unggul adalah...
A. Pusat Perlindungan Varietas Tanaman (PPVT)
B. Badan Pusat Statistik
C. Direktorat Jenderal Perkebunan
D. Tim Penilai Varietas (TPV)
E. Balai Besar Karantina Pertanian
Jawaban: D
Tim Penilai Varietas (TPV) bertugas mengevaluasi data hasil uji adaptasi/observasi untuk merekomendasikan pelepasan varietas kepada Menteri Pertanian.
Soal 6
Pada pemeriksaan lapangan pertama untuk sertifikasi benih padi, fokus utama pengawas benih adalah pada...
A. Daya simpan benih setelah panen
B. Kebenaran varietas dan isolasi jarak/waktu
C. Jumlah karung yang akan digunakan
D. Kadar air biji di lapangan
E. Persentase beras pecah
Jawaban: B
Pemeriksaan lapangan pendahuluan/pertama bertujuan memastikan bahwa lahan bersih dari sisa varietas lain dan memenuhi syarat isolasi agar tidak terjadi persilangan liar.
Soal 7
Dalam hukum Mendel, persilangan dua individu dengan satu sifat beda disebut...
A. Polihibrid
B. Monohibrid
C. Back cross
D. Dihibrid
E. Test cross
Jawaban: B
Monohibrid adalah persilangan antara dua individu yang hanya memperhatikan satu sifat beda (misal: warna bunga saja).
Soal 8
Syarat isolasi jarak minimal untuk produksi benih jagung bersertifikat antar varietas yang berbeda adalah sekitar...
A. 500 meter
B. 200 meter
C. 10 meter
D. 2 meter
E. 50 meter
Jawaban: B
Untuk tanaman menyerbuk silang seperti jagung, isolasi jarak minimal diperlukan (umumnya 200m) untuk menjaga kemurnian genetik dari kontaminasi serbuk sari varietas lain.
Soal 9
Berdasarkan Permentan No. 12 Tahun 2018, pengawasan peredaran benih dilakukan terhadap hal-hal berikut, kecuali...
A. Kebenaran label
B. Kualitas kemasan
C. Harga jual eceran tertinggi di tingkat petani
D. Warna label
E. Masa berlaku label
Jawaban: C
Fokus pengawasan benih tanaman adalah pada mutu teknis (label, kemasan, masa berlaku). Harga jual biasanya bukan objek pengawasan teknis benih oleh PBT.
Soal 10
Suatu benih dikatakan dorman apabila...
A. Benih mati dan membusuk
B. Benih tidak berkecambah meskipun kondisi lingkungan optimal
C. Benih kekurangan air
D. Benih diserang oleh cendawan
E. Benih berkecambah terlalu cepat
Jawaban: B
Dormansi benih adalah keadaan dimana benih hidup namun gagal berkecambah meskipun faktor lingkungan (air, oksigen, suhu) sudah terpenuhi.
Soal 11
Metode pengujian kadar air benih yang paling umum digunakan di laboratorium perbenihan sesuai standar ISTA adalah...
A. Metode Kimia
B. Metode Oven (pemanasan)
C. Metode Tekanan Air
D. Metode Visual
E. Metode Perabaan
Jawaban: B
Metode Oven suhu tinggi (130-133 derajat Celsius) atau suhu rendah (103 derajat Celsius) adalah standar internasional untuk menentukan kadar air benih secara akurat.
Soal 12
Jenis varietas yang dihasilkan dari persilangan antara dua tetua galur murni disebut...
A. Varietas Introduksi
B. Varietas Sintetik
C. Varietas Hibrida
D. Varietas Lokal
E. Varietas Komposit
Jawaban: C
Hibrida adalah keturunan pertama (F1) dari persilangan dua atau lebih tetua galur murni yang memiliki sifat unggul dibandingkan tetuanya (heterosis).
Soal 13
Tujuan dari pengujian kemurnian fisik benih di laboratorium adalah untuk memisahkan benih murni dengan...
A. Benih varietas lain dan kotoran fisik
B. Benih yang berwarna hitam saja
C. Benih yang sudah kadaluwarsa
D. Benih yang berukuran kecil saja
E. Benih hasil rekayasa genetika
Jawaban: A
Uji kemurnian membagi sampel menjadi tiga komponen: Benih Murni, Benih Tanaman Lain/Varietas Lain, dan Bahan Asing (Kotoran).
Soal 14
Bagian biji yang berfungsi sebagai cadangan makanan bagi embrio selama proses perkecambahan adalah...
A. Radikula
B. Endosperma
C. Testa
D. Plumula
E. Koleoptil
Jawaban: B
Endosperma atau kotiledon (tergantung jenis tanaman) mengandung nutrisi yang dibutuhkan embrio untuk tumbuh sebelum mampu berfotosintesis.
Soal 15
Apa yang dimaksud dengan 'Roguing' dalam kegiatan produksi benih?
A. Pembuangan tanaman yang tidak sesuai tipe (off-type)
B. Pencampuran dua varietas yang berbeda
C. Pengeringan benih di bawah sinar matahari
D. Pemberian pestisida dosis tinggi
E. Pemanenan benih secara dini
Jawaban: A
Roguing adalah kegiatan mengidentifikasi dan membuang tanaman liar, tanaman varietas lain, atau tanaman menyimpang (off-type) untuk menjaga kemurnian genetik.
Soal 16
Sesuai UU 22/2019, pelepasan varietas unggul dilakukan oleh...
A. Kepala Desa setempat
B. Direktur Utama PT Sang Hyang Seri
C. Ketua Kelompok Tani
D. Menteri Pertanian
E. Gubernur
Jawaban: D
Pelepasan varietas unggul pertanian di tingkat nasional secara resmi ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pertanian.
Soal 17
Tanaman yang memiliki bunga jantan dan bunga betina dalam satu individu namun terletak di posisi berbeda disebut...
A. Monoecious (Berumah satu)
B. Hermafrodit
C. Steril
D. Partenokarpi
E. Dioecious (Berumah dua)
Jawaban: A
Monoecious (berumah satu) berarti bunga jantan dan betina terpisah tetapi masih pada satu tanaman yang sama (contoh: Jagung).
Soal 18
Salah satu syarat benih dapat diedarkan adalah memiliki label yang masih berlaku. Masa berlaku label untuk benih padi umumnya adalah...
A. 5 tahun
B. 2 tahun
C. 6 bulan
D. 1 bulan
E. Selamanya
Jawaban: C
Masa berlaku label benih berbeda-beda tergantung jenis, namun untuk tanaman pangan seperti padi umumnya berkisar antara 6 bulan dan dapat diperpanjang setelah uji ulang.
Soal 19
Alat yang digunakan untuk mengambil sampel benih dari dalam karung secara representatif disebut...
A. Seed Trier (Sonde)
B. Termometer
C. Timbangan analitik
D. Desikator
E. Mikroskop
Jawaban: A
Seed Trier atau sonde digunakan untuk mengambil contoh benih dari berbagai posisi di dalam wadah/karung agar sampel bersifat mewakili seluruh lot.
Soal 20
Penilaian varietas melalui uji BUS bertujuan untuk mengetahui...
A. Benih Unggul Sertifikasi
B. Besar, Unggul, Sehat
C. Banyak, Untung, Sejahtera
D. Harga jual varietas di pasar
E. Baru, Unik, Seragam, Stabil
Jawaban: E
Uji BUS (Baru, Unik, Seragam, Stabil) adalah syarat perlindungan varietas tanaman dan pelepasan varietas untuk memastikan identitas varietas tersebut.
Soal 21
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan, apa yang dimaksud dengan benih tanaman?
A. Sisa pertanaman yang sudah tidak memiliki daya tumbuh.
B. Bagian tanaman yang digunakan untuk dikonsumsi manusia dan hewan.
C. Hasil olahan tanaman yang siap dipasarkan di industri pangan.
D. Tanaman atau bagiannya yang digunakan untuk memperbanyak dan/atau mengembangbiakkan tanaman.
E. Zat kimia yang digunakan untuk mempercepat pertumbuhan tanaman.
Jawaban: D
Menurut UU No. 22 Tahun 2019 Pasal 1 angka 5, Benih Tanaman adalah tanaman atau bagiannya yang digunakan untuk memperbanyak dan/atau mengembangbiakkan tanaman.
Soal 22
Dalam memproduksi benih jagung hibrida, dilakukan kegiatan detasseling. Apa tujuan utama dari kegiatan tersebut?
A. Mencegah terjadinya penyerbukan sendiri (selfing) pada galur betina.
B. Mempercepat proses pengeringan biji di lapangan.
C. Meningkatkan kandungan protein pada biji jagung.
D. Merangsang pertumbuhan akar agar tanaman lebih kokoh.
E. Mencegah serangan hama ulat grayak pada tongkol jagung.
Jawaban: A
Detasseling adalah pembuangan bunga jantan (tassel) pada baris tanaman betina dalam produksi benih hibrida untuk memastikan terjadinya penyerbukan silang dari tanaman jantan yang dikehendaki dan mencegah penyerbukan sendiri.
Soal 23
Urutan kelas benih dalam sertifikasi benih di Indonesia dari tingkat tertinggi ke terendah adalah...
A. Benih Dasar (BD), Benih Pokok (BP), Benih Sebar (BR), Benih Unggul.
B. Benih Penjenis (BS), Benih Dasar (BD), Benih Pokok (BP), Benih Sebar (BR).
C. Benih Sebar (BR), Benih Pokok (BP), Benih Dasar (BD), Benih Penjenis (BS).
D. Benih Inti, Benih Kelas I, Benih Kelas II, Benih Kelas III.
E. Benih Penjenis (BS), Benih Pokok (BP), Benih Dasar (BD), Benih Sebar (BR).
Jawaban: B
Berdasarkan regulasi perbenihan nasional (Kepmentan No. 966/KPTS/OT.050/M/4/2022), alur kelas benih adalah Breeder Seed (BS/Penjenis), Foundation Seed (BD/Dasar), Stock Seed (BP/Pokok), dan Extension Seed (BR/Sebar).
Soal 24
Pada pengujian mutu benih di laboratorium, parameter 'Daya Berkecambah' menunjukkan...
A. Kadar air maksimal yang terkandung di dalam benih saat disimpan.
B. Jumlah benih yang terinfeksi oleh jamur patogen.
C. Kecepatan benih dalam menyerap nutrisi dari media tanam.
D. Persentase berat benih murni dibandingkan dengan kotoran.
E. Kemampuan benih untuk tumbuh menjadi kecambah normal pada kondisi lingkungan yang optimum.
Jawaban: E
Daya berkecambah adalah persentase benih yang mampu menghasilkan kecambah normal dalam jangka waktu tertentu pada kondisi lingkungan yang terkendali dan optimum.
Soal 25
Kondisi di mana benih yang hidup gagal berkecambah meskipun berada pada kondisi lingkungan yang mendukung (air, suhu, oksigen cukup) disebut...
A. Dormansi
B. Skarifikasi
C. Vigor rendah
D. Senesens
E. Imbibisi
Jawaban: A
Dormansi benih adalah keadaan di mana benih tidak mau berkecambah meskipun faktor lingkungan luar mendukung, biasanya disebabkan oleh faktor internal seperti kulit benih yang keras atau embrio yang belum masak.
Soal 26
Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian tentang sertifikasi benih, label warna biru digunakan untuk benih kelas...
A. Benih Sebar (BR)
B. Benih Pokok (BP)
C. Benih Lokal
D. Benih Dasar (BD)
E. Benih Penjenis (BS)
Jawaban: A
Dalam sistem sertifikasi benih di Indonesia: Putih untuk BD, Ungu untuk BP, dan Biru untuk BR (Benih Sebar).
Soal 27
Pemeriksaan lapangan dalam proses sertifikasi benih bertujuan untuk memastikan...
A. Kadar air benih setelah dipanen.
B. Jumlah pupuk yang digunakan oleh produsen.
C. Harga jual benih di tingkat petani.
D. Kebenaran varietas dan kemurnian genetik di lapangan.
E. Efektivitas pestisida yang diaplikasikan.
Jawaban: D
Pemeriksaan lapangan dilakukan oleh Pengawas Benih Tanaman untuk memverifikasi isolasi jarak/waktu, memeriksa adanya 'off-type' (tanaman simpangan), dan memastikan kemurnian varietas.
Soal 28
Metode pemuliaan tanaman yang dilakukan dengan menggabungkan dua galur murni yang berbeda untuk mendapatkan keturunan dengan keunggulan tertentu disebut...
A. Seleksi Massa
B. Mutasi induksi
C. Polisari
D. Persilangan (Hibridisasi)
E. Kultur Jaringan
Jawaban: D
Hibridisasi adalah perkawinan silang antara dua individu tanaman yang berbeda genetiknya untuk mendapatkan kombinasi genetik baru atau efek heterosis.
Soal 29
Apa yang dimaksud dengan 'Rouging' dalam produksi benih?
A. Proses pembersihan benih dari kotoran fisik seperti tanah dan kerikil.
B. Pemberian label pada kemasan benih sebelum diedarkan.
C. Pengujian daya tumbuh benih di bak perkecambahan.
D. Kegiatan mengidentifikasi dan membuang tanaman yang tidak sesuai deskripsi varietas atau tanaman penyakit.
E. Pengaturan jarak tanam agar populasi tanaman optimal.
Jawaban: D
Rouging adalah pembuangan tanaman simpangan (off-types), tanaman varietas lain, atau tanaman yang terserang penyakit menular di lapangan produksi benih guna menjaga kemurnian genetik.
Soal 30
Dalam pengujian mutu benih, 'Kemurnian Fisik' diukur dengan memisahkan komponen benih murni dari...
A. Bakteri dan jamur terbawa benih.
B. Kadar air yang berlebihan.
C. Gen yang sudah bermutasi.
D. Benih tanaman lain dan kotoran fisik.
E. Zat pengatur tumbuh (ZPT).
Jawaban: D
Analisis kemurnian fisik memisahkan contoh benih menjadi tiga komponen: Benih Murni, Benih Tanaman Lain (termasuk biji gulma), dan Kotoran Benih (tanah, sekam, pecahan batu).
Soal 31
Isolasi jarak pada produksi benih tanaman penyerbuk silang (seperti jagung) sangat penting untuk...
A. Mencegah kontaminasi serbuk sari dari varietas lain yang tidak diinginkan.
B. Menghindari persaingan penyerapan unsur hara antar tanaman.
C. Mencegah penyebaran hama penggerek batang.
D. Memudahkan alat mesin pertanian masuk ke lahan.
E. Meningkatkan intensitas cahaya matahari yang diterima daun.
Jawaban: A
Isolasi jarak atau isolasi waktu diperlukan untuk menjaga kemurnian genetik agar serbuk sari dari varietas luar tidak membuahi tanaman di lahan produksi benih.
Soal 32
Struktur morfologi benih monokotil (seperti padi) berbeda dengan dikotil. Salah satu ciri khas benih monokotil adalah memiliki...
A. Dua keping biji (kotiledon).
B. Kambium pada batang sejak fase bibit.
C. Akar tunggang yang dominan.
D. Bunga dengan kelipatan 4 atau 5.
E. Satu keping biji dan endosperma sebagai cadangan makanan utama.
Jawaban: E
Tanaman monokotil memiliki satu kotiledon (keping biji) dan pada bijinya cadangan makanan umumnya disimpan di endosperma.
Soal 33
Pelepasan varietas merupakan proses penting sebelum benih diedarkan. Siapakah yang berwenang menetapkan pelepasan varietas tanaman pangan di Indonesia?
A. Direktur Utama BUMN Perbenihan.
B. Kepala Desa setempat.
C. Ketua Asosiasi Perbenihan Indonesia.
D. Menteri Pertanian.
E. Gubernur wilayah produksi.
Jawaban: D
Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian tentang pelepasan varietas, keputusan pelepasan varietas ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pertanian setelah melalui sidang penilaian oleh Tim Penilai Pelepas Varietas (TPPV).
Soal 34
Berdasarkan regulasi perbenihan, benih yang diedarkan wajib memiliki label yang memuat informasi berikut, kecuali...
A. Nama pemilik lahan tempat benih ditanam.
B. Daya berkecambah.
C. Masa akhir edar (kedaluwarsa).
D. Nama dan alamat produsen.
E. Nama varietas.
Jawaban: A
Label benih sesuai aturan wajib memuat: Nama/Alamat Produsen, Jenis/Varietas, Kelas Benih, No. Lot, Kadar Air, Kemurnian, Daya Berkecambah, dan Masa Akhir Edar. Nama pemilik lahan bukan syarat wajib pada label.
Soal 35
Suatu varietas dikatakan 'Baru' dalam perlindungan varietas tanaman jika...
A. Belum pernah diperdagangkan atau sudah diperdagangkan tapi dalam jangka waktu tertentu sesuai aturan.
B. Ditemukan secara tidak sengaja di hutan belantara.
C. Diciptakan oleh seorang Pengawas Benih Tanaman.
D. Memiliki hasil panen dua kali lipat dari varietas lokal.
E. Warna bunganya berbeda dengan warna bunga pada umumnya.
Jawaban: A
Berdasarkan UU No. 29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman (PVT), unsur kebaruan (novelty) diukur dari aspek komersialisasi sebelumnya di dalam atau luar negeri.
Soal 36
Kebutuhan cahaya matahari untuk tanaman melakukan fotosintesis sangat dipengaruhi oleh pigmen...
A. Antosianin
B. Xantofil
C. Karotenoid
D. Klorofil
E. Fikobilin
Jawaban: D
Klorofil adalah pigmen utama pada kloroplas yang berfungsi menyerap energi cahaya matahari untuk diubah menjadi energi kimia dalam proses fotosintesis.
Soal 37
Pada pengujian laboratorium, jika ditemukan benih gulma yang bersifat berbahaya dalam contoh kerja, maka benih tersebut dikategorikan sebagai...
A. Biji Gulma Jahat/Berbahaya (Noxious Weed Seeds).
B. Tanaman Simpangan
C. Inert Matter
D. Kotoran Benih
E. Benih Murni
Jawaban: A
Dalam standar ISTA dan pengujian mutu, biji gulma yang dilarang atau sangat merugikan jika tumbuh di lahan petani disebut Noxious Weed Seeds.
Soal 38
Salah satu ciri benih yang memiliki vigor tinggi adalah...
A. Mudah terserang jamur saat penyimpanan.
B. Membutuhkan air yang sangat banyak untuk berkecambah.
C. Mampu tumbuh serempak dan cepat pada kondisi lingkungan yang suboptimal.
D. Memiliki ukuran yang sangat besar dibandingkan rata-rata.
E. Hanya bisa tumbuh di laboratorium.
Jawaban: C
Vigor benih adalah kemampuan benih untuk tumbuh secara cepat, serempak, dan menghasilkan bibit normal pada kondisi lapangan yang tidak ideal (suboptimal).
Soal 39
Tugas utama seorang Pengawas Benih Tanaman (PBT) dalam pengawasan peredaran benih di pasar adalah...
A. Memeriksa kesesuaian label benih dengan sertifikat dan masa edarnya.
B. Menjual benih secara langsung kepada pengecer.
C. Mengatur logistik pengiriman benih antar pulau.
D. Membuat pupuk untuk dicampur dengan benih.
E. Menetapkan harga jual benih agar murah.
Jawaban: A
PBT melakukan pengawasan di tingkat pengedar/toko untuk memastikan benih yang dijual berlabel sah, mutunya masih berlaku (belum kedaluwarsa), dan kemasannya tidak rusak.
Soal 40
Dalam proses perkecambahan, tahap awal masuknya air ke dalam benih secara pasif melalui mikropil disebut...
A. Translokasi
B. Evaporasi
C. Difusi aktif
D. Osmosis
E. Imbibisi
Jawaban: E
Imbibisi adalah proses penyerapan air oleh benih akibat perbedaan potensi air, yang mengakibatkan benih membengkak dan memicu aktivitas enzim untuk metabolisme.
Soal 41
Tahap awal dalam proses perkecambahan benih yang ditandai dengan penyerapan air secara pasif oleh benih kering akibat perbedaan potensial air disebut...
A. Transpirasi
B. Imbibisi
C. Osmosis
D. Guttasi
E. Plasmolisis
Jawaban: B
Imbibisi adalah proses fisika berupa masuknya atau meresapnya air ke dalam ruang antar sel benih yang kering akibat perbedaan potensial air. Proses ini merupakan tahap pertama yang memicu hidrasi jaringan dan reaktivasi enzim perkecambahan.
Soal 42
Dalam standar sertifikasi benih di Indonesia, warna label yang digunakan untuk mengidentifikasi kelas Benih Dasar (Foundation Seed) adalah...
A. Biru
B. Kuning
C. Merah
D. Putih
E. Ungu
Jawaban: D
Berdasarkan pedoman sertifikasi benih, sistem pewarnaan label adalah: Kuning untuk Benih Penjenis (Breeder Seed), Putih untuk Benih Dasar (Foundation Seed), Ungu untuk Benih Pokok (Registered Seed), dan Biru untuk Benih Sebar (Certified Seed).
Soal 43
Undang-Undang yang menjadi landasan utama mengenai Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan di Indonesia saat ini, yang di dalamnya juga mengatur perbenihan, adalah...
A. UU No. 12 Tahun 1992
B. UU No. 22 Tahun 2019
C. UU No. 18 Tahun 2012
D. UU No. 13 Tahun 2010
E. UU No. 29 Tahun 2000
Jawaban: B
UU No. 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan merupakan dasar hukum terbaru pengganti UU No. 12 Tahun 1992, yang mengatur berbagai aspek pertanian termasuk standar dan peredaran benih.
Soal 44
Tujuan utama dilakukannya proses pencabutan bunga jantan (detaseling) pada tanaman tetua betina dalam produksi benih jagung hibrida adalah...
A. Memaksimalkan penyerapan unsur hara dari dalam tanah
B. Mencegah terjadinya penyerbukan silang dengan serbuk sari liar
C. Meningkatkan ukuran tongkol pada tanaman induk betina
D. Mempercepat umur panen benih jagung hibrida
E. Mencegah terjadinya penyerbukan sendiri (selfing) pada tetua betina
Jawaban: E
Detaseling wajib dilakukan pada induk betina sebelum bunga jantan mekar agar tidak memproduksi serbuk sari. Tujuannya adalah memastikan tetua betina hanya diserbuki oleh tetua jantan yang sudah ditentukan, sehingga menghindari penyerbukan sendiri (selfing).
Soal 45
Metode yang direkomendasikan dan diakui sebagai metode standar oleh ISTA (International Seed Testing Association) untuk penentuan kadar air benih di laboratorium adalah...
A. Spektroskopi Inframerah
B. Titrasi Karl Fischer
C. Metode Oven (Oven method)
D. Penggunaan alat uji kelembapan elektronik portabel
E. Pengeringan udara terbuka
Jawaban: C
Menurut aturan ISTA, pengujian kadar air baku dilakukan menggunakan Metode Oven (Oven method), yaitu menghitung selisih berat benih sebelum dan sesudah dipanaskan pada suhu dan durasi tertentu (karena air akan menguap).
Soal 46
Pada struktur biji tumbuhan dikotil, bagian embrio yang pertama kali akan memecah kulit biji dan berkembang menjadi sistem perakaran utama adalah...
A. Radikula
B. Kotiledon
C. Plumula
D. Hipokotil
E. Epikotil
Jawaban: A
Radikula (akar lembaga) adalah calon akar yang merupakan bagian embrio yang pertama kali tumbuh membelah kulit biji pada saat perkecambahan, dan nantinya akan membentuk akar primer.
Soal 47
Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian tentang Pelepasan Varietas Tanaman, tujuan utama diberikannya izin pelepasan varietas adalah...
A. Mengontrol harga jual benih di tingkat petani
B. Membatasi varietas unggul agar tidak diekspor
C. Menghapus varietas lokal dari pasaran
D. Memberikan legalitas agar varietas unggul baru dapat diedarkan secara komersial
E. Memberikan subsidi kepada penangkar benih
Jawaban: D
Pelepasan varietas dilakukan melalui evaluasi Tim Penilai (TP2V). Apabila lulus, Keputusan Menteri Pertanian akan diterbitkan yang bertujuan memberikan legalitas hukum sehingga varietas unggul baru tersebut sah untuk diproduksi dan diedarkan secara komersial.
Soal 48
Dalam prosedur pengambilan contoh benih (seed sampling) dari sebuah kelompok benih (seed lot), contoh yang terbentuk dari penggabungan seluruh contoh primer (primary sample) disebut...
A. Contoh murni (Pure sample)
B. Contoh kerja (Working sample)
C. Contoh kiriman (Submitted sample)
D. Contoh komposit (Composite sample)
E. Contoh duplikat (Duplicate sample)
Jawaban: D
Menurut pedoman ISTA, urutan pengambilan contoh benih adalah: Contoh primer diambil dari berbagai titik, kemudian dicampur seluruhnya secara merata menjadi contoh komposit. Dari contoh komposit ini dikurangi menjadi contoh kiriman untuk dikirim ke laboratorium.
Soal 49
Dalam tahapan produksi benih, isolasi jarak sangat mutlak diperlukan, khususnya untuk tanaman yang menyerbuk silang. Tujuan dari isolasi jarak adalah...
A. Mengurangi penyebaran penyakit tular tanah
B. Memaksimalkan sinar matahari pada lahan produksi
C. Memudahkan alat mesin pertanian bermanuver
D. Menghindari kontaminasi serbuk sari (polen) dari varietas atau jenis lain
E. Mencegah serangan hama serangga dari lahan sekitar
Jawaban: D
Isolasi jarak (distance isolation) dilakukan untuk memastikan tanaman penghasil benih tidak terserbuki oleh polen dari varietas lain yang terbawa angin atau serangga, sehingga kemurnian genetik varietas tetap terjamin.
Soal 50
Penyimpangan tipe tanaman atau munculnya tipe simpang (off-type) pada lahan sertifikasi benih harus dikendalikan melalui suatu proses eliminasi fisik yang disebut...
A. Emaskulasi
B. Pruning
C. Roguing
D. Detaseling
E. Skarifikasi
Jawaban: C
Roguing adalah kegiatan mengidentifikasi dan mencabut/membuang tanaman-tanaman yang menyimpang dari ciri-ciri deskripsi varietas aslinya (tipe simpang/off-type) di lapangan produksi benih untuk menjaga kemurnian genetik.
Soal 51
Untuk mendapatkan galur murni (inbred line) pada pemuliaan tanaman yang menyerbuk silang secara alami (seperti jagung), metode yang paling umum dilakukan pemulia tanaman adalah...
A. Kultur jaringan
B. Mutasi radiasi sinar gamma
C. Penyerbukan sendiri (selfing) secara berulang-ulang
D. Penyerbukan silang ganda (double cross)
E. Sambung pucuk (grafting)
Jawaban: C
Galur murni diperoleh dengan cara memaksa tanaman melakukan penyerbukan sendiri (selfing) secara terus-menerus selama beberapa generasi (biasanya 5-7 generasi) hingga homozigositas alel mencapai persentase maksimal (mendekati 100%).
Soal 52
Pada analisis kemurnian fisik benih di laboratorium, contoh kerja dipisahkan menjadi tiga komponen utama, yaitu...
A. Benih sehat, benih terserang penyakit, dan benih gulma
B. Benih utuh, benih pecah, dan benih abnormal
C. Benih murni, benih tanaman lain, dan kotoran benih
D. Benih ortodoks, benih rekalsitran, dan serasah
E. Benih primer, benih sekunder, dan materi lembam
Jawaban: C
Aturan pengujian ISTA membagi komponen analisis kemurnian fisik menjadi tiga, yaitu: Benih Murni (Pure Seed), Benih Tanaman Lain (Other Crop Seed), dan Kotoran Benih (Inert Matter/materi lembam dan bagian mati).
Soal 53
Hormon tumbuhan yang secara alami berperan krusial dalam mematahkan dormansi benih dengan cara memicu produksi enzim alfa-amilase di lapisan aleuron adalah...
A. Auksin
B. Sitokinin
C. Etilen
D. Giberelin
E. Asam Absisat (ABA)
Jawaban: D
Giberelin (GA) adalah fitohormon yang merangsang perkecambahan dengan cara berdifusi ke lapisan aleuron dan memicu sintesis enzim hidrolitik seperti alfa-amilase yang memecah pati endosperma menjadi gula bagi pertumbuhan embrio.
Soal 54
Berdasarkan Undang-Undang No. 29 Tahun 2000, perlindungan atas hak kekayaan intelektual yang diberikan oleh negara kepada pemulia atas varietas tanaman yang dihasilkannya disebut...
A. Hak Paten Pertanian
B. Hak Cipta Plasma Nutfah
C. Hak Pelepasan Varietas
D. Hak Perlindungan Varietas Tanaman (PVT)
E. Sertifikat Indikasi Geografis
Jawaban: D
UU No. 29 Tahun 2000 mengatur tentang Perlindungan Varietas Tanaman (PVT), yaitu hak khusus yang diberikan negara kepada pemulia/pemegang hak PVT untuk menggunakan varietasnya secara komersial selama waktu tertentu.
Soal 55
Sertifikasi benih tanaman pangan di Indonesia dilaksanakan oleh institusi resmi pemerintah daerah yang berwenang, yaitu...
A. Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal)
B. Direktorat Jenderal Perbenihan
C. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP)
D. Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB)
E. Karantina Pertanian
Jawaban: D
Di tingkat daerah (Provinsi), lembaga yang berwenang melakukan inspeksi lapangan, pengujian laboratorium, dan penerbitan sertifikat label benih adalah BPSB (Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih) atau instansi penyelenggara urusan perbenihan setingkat.
Soal 56
Dalam evaluasi daya kecambah benih di laboratorium, struktur kecambah yang menunjukkan pertumbuhan seluruh struktur penting yang utuh, sehat, dan memiliki potensi untuk berkembang menjadi tanaman normal disebut...
A. Kecambah kuat (Vigorous seedling)
B. Benih keras
C. Benih segar tidak tumbuh
D. Kecambah abnormal
E. Kecambah normal
Jawaban: E
Kriteria ISTA untuk uji daya kecambah mengklasifikasikan kecambah yang memiliki akar, pucuk, dan struktur esensial lainnya yang sehat serta proporsional sebagai 'Kecambah normal'. Kecambah ini dihitung untuk menentukan persentase daya kecambah (germination rate).
Soal 57
Tipe perkecambahan di mana hipokotil memanjang sehingga kotiledon terangkat ke atas permukaan tanah (seperti pada tanaman kedelai dan kacang tanah) dinamakan tipe...
A. Skutelum
B. Ortodoks
C. Hipogeal
D. Vivipari
E. Epigeal
Jawaban: E
Perkecambahan epigeal ditandai dengan pertumbuhan ruas batang bawah daun lembaga (hipokotil) yang mendorong kotiledon dan plumula muncul ke atas permukaan tanah. Sebaliknya, pada tipe hipogeal (misal jagung), kotiledon tertinggal di dalam tanah.
Soal 58
Masa berlaku atau batas kadaluarsa benih yang diedarkan di pasar dapat diketahui oleh Pengawas Benih Tanaman melalui...
A. Tanggal pemasukan ke gudang
B. Tanggal pembuatan kemasan plastik
C. Tanggal panen di lapangan
D. Tanggal permohonan sertifikasi
E. Tanggal akhir masa berlaku yang tertera pada label sertifikasi
Jawaban: E
Peredaran benih diawasi oleh PBT dengan memeriksa keabsahan label, yang salah satu atribut utamanya adalah 'Tanggal Akhir Masa Berlaku Label' (masa edar) yang ditetapkan setelah uji laboratorium (biasanya 3-6 bulan tergantung komoditas dan kemasan).
Soal 59
Berdasarkan alur perbanyakan benih, kelas Benih Pokok (Registered Seed) diproduksi dari perbanyakan generasi kelas benih...
A. Benih Lokal Bebas Label
B. Benih Sebar (Certified Seed)
C. Benih Dasar (Foundation Seed)
D. Benih Hibrida F1
E. Benih Penjenis (Breeder Seed)
Jawaban: C
Alur turunan atau hierarki kelas benih bersertifikat adalah: Benih Penjenis (BS) -> diperbanyak menjadi Benih Dasar (BD) -> diperbanyak menjadi Benih Pokok (BP) -> diperbanyak menjadi Benih Sebar (BR). Jadi, Benih Pokok berasal dari Benih Dasar.
Soal 60
Kemampuan fisiologis benih untuk dapat berkecambah dan tumbuh dengan cepat serta serempak, meskipun ditanam pada kondisi lapang yang kurang optimal, diistilahkan sebagai...
A. Kemurnian benih
B. Vigor benih
C. Viabilitas benih
D. Longevitas benih
E. Dormansi benih
Jawaban: B
Vigor benih (kekuatan tumbuh) adalah sekumpulan sifat yang menentukan potensi benih untuk tumbuh secara cepat, serempak, dan normal menjadi bibit yang sehat, bahkan dalam kondisi lingkungan sub-optimum (cekaman).
Soal 61
Premium
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 44 Tahun 1995, pengadaan benih melalui impor harus disertai dengan dokumen...
Dalam sertifikasi benih, jika pada pemeriksaan lapangan ditemukan persentase tanaman menyimpang (off-type) melebihi standar, maka tindakan yang diambil adalah...
Metode seleksi pemuliaan tanaman yang dilakukan pada populasi hasil persilangan untuk mendapatkan galur murni pada tanaman menyerbuk sendiri disebut...
Menurut UU No. 22 Tahun 2019, pemerintah memberikan perlindungan khusus kepada petani kecil dalam hal perbenihan, yaitu...
A. Petani kecil dibebaskan mencari benih tanpa label di luar negeri.
B. Petani kecil dilarang menanam varietas unggul.
C. Petani kecil wajib membayar pajak perbenihan dua kali lipat.
D. Petani kecil tidak boleh memiliki lahan sendiri.
E. Hasil budidaya petani kecil (benih lokal/hasil pemuliaan sendiri) boleh diedarkan secara terbatas tanpa kewajiban pelepasan varietas oleh pemerintah.
Pembuahan ganda pada tanaman Angiospermae (biji tertutup) menghasilkan zigot (2n) dan endosperma (3n). Endosperma terbentuk dari peleburan antara inti sperma (generatif) dengan...
Berdasarkan sifat fisiologis penyimpanannya, benih yang dapat dikeringkan hingga kadar air rendah (5-10%) dan disimpan pada suhu rendah tanpa mengalami kerusakan embrio tergolong benih...
Uji Tetrazolium (TZ test) adalah metode pengujian cepat (quick test) untuk mengetahui viabilitas benih secara biokimia. Benih yang hidup akan bereaksi dengan cairan TZ sehingga jaringan embrionya berubah warna menjadi...
Di pasar bebas sering beredar berbagai kemasan benih padi dan jagung yang dibeli oleh petani. Benih bersertifikat turunan terakhir yang paling banyak dibeli petani berkelas Benih Sebar (Certified Seed) memiliki label berwarna...
Dalam regulasi pertanian, pendaftaran varietas lokal yang belum ada kepemilikannya bertujuan untuk perlindungan plasma nutfah. Siapakah yang berhak dan wajib mendaftarkan varietas lokal tersebut?
A. Perusahaan multinasional yang mensponsorinya
B. Menteri Perdagangan
C. Badan Pusat Statistik (BPS)
D. Kepala Daerah (Bupati/Walikota atau Gubernur) tempat varietas itu berasal
E. Kelompok tani penemu varietas tersebut secara individu
Respons fisiologis tanaman terhadap panjang relatif siang (terang) dan malam (gelap) yang mempengaruhi transisi fase vegetatif ke fase generatif (pembungaan) dikenal dengan...
Pada budidaya tanaman jagung untuk benih, penyerbukan silang terjadi sangat dominan secara alamiah karena sifat bunga jantan yang matang dan melepaskan serbuk sari lebih awal daripada kemunculan rambut pada bunga betina. Sifat fisiologis ini disebut...
Dalam pemeriksaan kemurnian fisik benih oleh PBT, apabila ditemukan adanya Benih Gulma Karantina (Quarantine Weed Seeds) yang diatur undang-undang, maka batas toleransi maksimum yang diizinkan untuk meluluskan benih tersebut adalah...
Dormansi fisik pada benih umumnya disebabkan oleh kulit biji yang sangat keras sehingga impermeabel terhadap air dan gas. Pematahan dormansi fisik secara buatan dengan melukai atau mengikis kulit biji disebut...
Salah satu komponen pengujian vigor benih adalah Uji Pengusangan Dipercepat (Accelerated Aging Test). Prinsip utama pengujian ini adalah memaparkan benih pada kondisi sub-optimum berupa...
A. Rendaman larutan garam konsentrasi tinggi
B. Suhu sangat rendah (freezing) dan kelembapan rendah
C. Suhu tinggi (di atas 40°C) dan kelembapan relatif (RH) mendekati 100%
Menurut UU No. 22 Tahun 2019, setiap orang yang sengaja mengedarkan benih bina yang tidak sesuai dengan label mutu atau memalsukan dokumen sertifikasi benih dapat dikenakan sanksi...
Fenomena perkembangbiakan pada tumbuhan dimana benih terbentuk dari perkembangan ovulum (bakal biji) tanpa melalui proses pembuahan (fertilisasi) sel telur oleh inti sperma disebut...
Dalam peralatan laboratorium benih, alat yang digunakan untuk membagi contoh benih agar diperoleh contoh kerja (working sample) yang mewakili (representatif) dan homogen tanpa bias disebut...
Dalam budidaya padi untuk produksi benih, tahapan seleksi roguing (pembuangan tipe simpang) sangat kritis dilakukan pada beberapa fase pertumbuhan. Fase di mana tipe simpang paling mudah diamati dari perbedaan tinggi tanaman, bentuk bendera daun, dan umur berbunga adalah...
Berdasarkan aturan regulasi perbenihan, jika suatu perusahaan ingin memasukkan (mengimpor) benih varietas baru dari luar negeri untuk tujuan komersial di Indonesia, syarat mutlak yang harus dipenuhi terlebih dahulu adalah...
A. Harus diuji adaptasi dan dilepas varietasnya di Indonesia terlebih dahulu
B. Telah melampaui masa tanam uji coba 5 tahun oleh petani lokal
C. Pajak impornya dibayar dua kali lipat
D. Harus sudah dikemas dengan label merah berbahasa asing
Pada morfologi biji serealia seperti padi dan jagung, lapisan tipis bagian paling luar dari endosperma yang kaya akan protein, lemak, serta tempat diproduksinya enzim saat perkecambahan disebut lapisan...
Salah satu variabel uji vigor benih adalah kecepatan berkecambah. Menurut standar uji perkecambahan (germination test), parameter yang digunakan untuk mengevaluasi kecepatan tumbuh benih adalah dengan menghitung...
A. Jumlah kecambah normal pada pengamatan (hitungan) pertama
B. Persentase benih keras di akhir pengujian
C. Bobot kering kecambah normal setelah 14 hari
D. Panjang maksimal akar pada hari ke-3
E. Jumlah kecambah abnormal yang gagal berkecambah
Pada teknik penanaman pertanaman produksi benih hibrida (jagung), pengaturan rasio baris tanam antara tetua jantan (J) dan tetua betina (B) lazim digunakan untuk memaksimalkan produksi benih. Rasio tanam yang paling umum digunakan adalah...
Untuk mempercepat dan mempermudah sertifikasi benih, pemerintah melalui Permentan memfasilitasi produsen benih yang memiliki kemampuan internal dan Sistem Manajemen Mutu yang terakreditasi untuk melakukan sertifikasi atas benih yang diproduksinya sendiri. Sistem ini dikenal sebagai...
Dalam regulasi pelestarian sumber daya genetik (SDG) lokal, jika terjadi ancaman kepunahan suatu plasma nutfah asli daerah akibat invasi patogen luar, lembaga tingkat nasional yang paling berwenang mengkoordinasi penyimpanan (konservasi ex situ) di bank gen adalah...
A. Kementerian Perdagangan
B. Karantina Hewan
C. Komisi Nasional Sumber Daya Genetik / Balitbangtan (BSIP)
Penyerbukan yang dibantu oleh angin disebut anemofili. Adaptasi morfologis khas pada bunga tanaman anemofili (seperti padi dan jagung) untuk mensukseskan penyerbukan ini adalah...
A. Kepala sari menutup rapat ovarium
B. Serbuk sari sangat banyak, ringan, dan kepala putik (stigma) memanjang menyerupai bulu
C. Mahkota bunga besar dengan warna sangat mencolok
D. Mengahasilkan nektar dan aroma yang sangat wangi
E. Bunga berukuran sangat kecil tersembunyi di dalam tanah
Apabila saat inspeksi di pasaran Pengawas Benih Tanaman menemukan benih dengan tanggal kadaluarsa (masa edar) yang telah habis namun fisik kemasannya masih tersegel rapi, tindakan legal yang dapat diusulkan oleh produsen adalah...
A. Membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah pasar
B. Membagikan benih secara gratis tanpa label
C. Langsung menempelkan stiker perpanjangan masa kadaluarsa secara sepihak
D. Menjualnya dengan harga diskon 50%
E. Membuat laporan untuk dilakukan Uji Ulang Mutu (Retesting) di laboratorium BPSB
Pascapanen pada buah sayuran berdaging yang benihnya diselimuti lendir (sarcotesta) tebal seperti tomat atau mentimun, memerlukan proses khusus untuk mengekstraksi dan membersihkan lendir tersebut agar daya kecambah tidak terhambat. Proses yang umum dilakukan adalah...
A. Pemberian insektisida sistemik dosis tinggi
B. Pembekuan di dalam freezer
C. Fermentasi benih dengan air atau perlakuan larutan asam (HCL)
Berdasarkan regulasi yang berlaku, rekomendasi izin pemasukan benih untuk tujuan non-komersial, seperti untuk tujuan penelitian dan perakitan varietas, dikeluarkan oleh...
A. Bupati tempat penelitian dilakukan
B. Kepala Balai Desa
C. Direktorat Jenderal Bea Cukai
D. Kementerian Hukum dan HAM
E. Direktorat Jenderal Hortikultura atau Tanaman Pangan (atas nama Menteri Pertanian)
Pada uji perkecambahan benih di laboratorium benih, media perkecambahan yang sangat disarankan oleh ISTA selain pasir dan tanah komposit steril adalah penggunaan substrat kertas. Metode menata benih di atas substrat kertas kemudian digulung biasa disebut dengan metode...
A. Uji Antar Kertas (UAK) atau Uji Kertas Digulung (UKD)
Berdasarkan konsep fisiologi pascapanen benih, indeks yang menunjukkan kadar air benih telah seimbang dengan kelembapan relatif udara sekitarnya pada suhu tertentu sehingga tidak lagi ada pertukaran uap air, dikenal dengan istilah...
A. Titik Layu Permanen
B. Kadar Air Keseimbangan (Equilibrium Moisture Content/EMC)
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Benih Tanaman semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Benih Tanaman, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengawas Benih Tanaman
SKB CPNS Pengawas Benih Tanaman adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengawas Benih Tanaman meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengawas Benih Tanaman, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengawas Benih Tanaman tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengawas Benih Tanaman tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.