Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Penilik Angkutan Perairan. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penilik Angkutan Perairan berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Kompetensi Umum
5 Indikator
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran
Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2010 tentang Angkutan di Perairan
Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2011 tentang Perubahan atas PP No. 20 Tahun 2010
Struktur Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan (Ditjen Perhubungan Darat)
Etika ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK dalam pengawasan transportasi
Kompetensi Khusus
10 Indikator
Prosedur Pengawasan dan Penilikan Izin Operasional Angkutan Perairan Darat (Sungai dan Danau)
Manajemen Lintas Penyeberangan: Penetapan lintasan, jadwal, dan kapasitas angkut
Teknis Pengawasan Pemuatan Penumpang dan Kendaraan pada Kapal Penyeberangan (Stowage)
Standar Pelayanan Minimal (SPM) Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP)
Pemeriksaan Kelaikan Fasilitas Pelabuhan Sungai dan Danau serta Dermaga Penyeberangan
Pengawasan Tarif Angkutan Perairan dan Tata Cara Pembayaran Jasa Transportasi
Pencegahan dan Penanganan Muatan Berbahaya pada Angkutan Perairan Darat
Monitoring Ketepatan Waktu (On-Time Performance) Operasional Kapal dan Penanganan Keterlambatan
Pengawasan Kelengkapan Dokumen Kapal dan Awak Kapal di Perairan Darat dan Penyeberangan
Prosedur Penilikan Keselamatan dan Keamanan Penumpang serta Mitigasi Kecelakaan Perairan
Simulasi Tryout SKB CAT Penilik Angkutan Perairan
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penilik Angkutan Perairan, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout CAT SKB Penilik Angkutan Perairan Sedang Disiapkan
Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Penilik Angkutan Perairan berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.
Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.
50 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/50
0%
Soal 1
Menurut UU No. 17 Tahun 2008, segala sesuatu yang berkaitan dengan angkutan di perairan, kepelabuhanan, keselamatan dan keamanan, serta perlindungan lingkungan maritim disebut sebagai...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 1 angka 1 UU No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, Pelayaran adalah satu kesatuan sistem yang terdiri atas angkutan di perairan, kepelabuhanan, keselamatan dan keamanan, serta perlindungan lingkungan maritim.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran
Soal 2
Dalam struktur organisasi Kementerian Perhubungan, subsektor yang secara spesifik menangani teknis sarana dan prasarana transportasi sungai, danau, dan penyeberangan berada di bawah...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan SOTK Kementerian Perhubungan, urusan Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) dikelola oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.
Materi Terkait: Struktur Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan (Ditjen Perhubungan Darat)
Soal 3
Kegiatan mengangkut penumpang dan/atau barang dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain di dalam negeri dengan menggunakan kapal berbendera Indonesia merupakan definisi dari...
Kunci Jawaban: D
Pasal 8 UU No. 17 Tahun 2008 menegaskan prinsip Cabotage, yaitu kegiatan angkutan laut dalam negeri dilakukan oleh perusahaan angkutan laut nasional dengan menggunakan kapal berbendera Indonesia serta diawaki oleh Awak Kapal berkebangsaan Indonesia.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran
Soal 4
Berdasarkan PP No. 20 Tahun 2010, izin usaha angkutan sungai dan danau diberikan oleh...
Kunci Jawaban: B
Sesuai PP No. 20 Tahun 2010 tentang Angkutan di Perairan, izin usaha angkutan sungai dan danau diberikan oleh Bupati/Walikota sesuai dengan domisili perusahaan angkutan sungai dan danau.
Materi Terkait: Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2010 tentang Angkutan di Perairan
Soal 5
Seorang Penilik Angkutan Perairan menolak gratifikasi dari pemilik kapal saat melakukan pemeriksaan dokumen. Tindakan ini mencerminkan nilai dasar ASN BerAKHLAK, yaitu...
Kunci Jawaban: A
Nilai Akuntabel mencakup melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi, termasuk menolak gratifikasi.
Materi Terkait: Etika ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK dalam pengawasan transportasi
Soal 6
Penyediaan fasilitas pemadam kebakaran dan pelampung (life jacket) di kapal penyeberangan merupakan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (ASDP) pada aspek...
Kunci Jawaban: E
Fasilitas pemadam kebakaran dan alat keselamatan jiwa (life jacket) merupakan indikator pada aspek Keselamatan dalam SPM Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan.
Materi Terkait: Standar Pelayanan Minimal (SPM) Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP)
Soal 7
Penetapan lintasan penyeberangan antarprovinsi dilakukan oleh...
Kunci Jawaban: B
Sesuai PP No. 20 Tahun 2010, penetapan lintas penyeberangan antarprovinsi dan/atau antarnegara dilakukan oleh Menteri Perhubungan.
Metode pengaturan posisi muatan di atas kapal agar stabilitas kapal tetap terjaga selama pelayaran disebut...
Kunci Jawaban: C
Stowage adalah tata cara atau pengaturan muatan di dalam palka kapal atau di atas geladak kapal agar kapal tetap seimbang (stabil) dan muatan aman.
Materi Terkait: Teknis Pengawasan Pemuatan Penumpang dan Kendaraan pada Kapal Penyeberangan (Stowage)
Soal 9
Dokumen yang memuat data teknis kapal, seperti panjang, lebar, dan tonase kotor kapal, disebut...
Kunci Jawaban: D
Surat Ukur adalah dokumen kapal yang berisi hasil pengukuran kapal dan data teknis lainnya yang menjadi dasar pendaftaran kapal.
Materi Terkait: Pengawasan Kelengkapan Dokumen Kapal dan Awak Kapal di Perairan Darat dan Penyeberangan
Soal 10
Berikut ini merupakan contoh muatan berbahaya (Dangerous Goods) yang dilarang dimuat sembarangan di angkutan perairan darat tanpa penanganan khusus, kecuali...
Kunci Jawaban: E
Air mineral kemasan bukan termasuk barang berbahaya. Barang berbahaya (Dangerous Goods) diklasifikasikan berdasarkan risiko ledakan, api, racun, atau radiasi.
Materi Terkait: Pencegahan dan Penanganan Muatan Berbahaya pada Angkutan Perairan Darat
Soal 11
Monitoring ketepatan waktu (On-Time Performance) di pelabuhan penyeberangan dilakukan dengan membandingkan...
Kunci Jawaban: E
On-Time Performance (OTP) adalah indikator kinerja yang mengukur tingkat ketepatan waktu operasional kapal berdasarkan jadwal yang telah disahkan.
Materi Terkait: Monitoring Ketepatan Waktu (On-Time Performance) Operasional Kapal dan Penanganan Keterlambatan
Soal 12
Salah satu persyaratan teknis dermaga penyeberangan adalah adanya Moving Bridge (MB). Fungsi utama MB adalah...
Kunci Jawaban: A
Moving Bridge (MB) adalah jembatan yang dapat bergerak naik turun mengikuti permukaan air (pasang surut) agar kendaraan dapat masuk/keluar kapal dengan aman.
Materi Terkait: Pemeriksaan Kelaikan Fasilitas Pelabuhan Sungai dan Danau serta Dermaga Penyeberangan
Sesuai regulasi angkutan perairan, tarif lintas antarprovinsi ditetapkan oleh Menteri Perhubungan, sedangkan lintas antarkabupaten/kota dalam provinsi oleh Gubernur, dan lintas dalam kabupaten/kota oleh Bupati/Walikota.
Materi Terkait: Pengawasan Tarif Angkutan Perairan dan Tata Cara Pembayaran Jasa Transportasi
Soal 14
Apabila terjadi kecelakaan kapal di perairan darat, tindakan pertama dalam prosedur mitigasi keselamatan adalah...
Kunci Jawaban: C
Prioritas utama dalam penanganan kecelakaan transportasi perairan sesuai prosedur keselamatan adalah Search and Rescue (SAR) atau penyelamatan jiwa manusia.
Materi Terkait: Prosedur Penilikan Keselamatan dan Keamanan Penumpang serta Mitigasi Kecelakaan Perairan
Soal 15
Sesuai PP No. 20 Tahun 2010, perusahaan angkutan di perairan wajib mengasuransikan tanggung jawabnya terhadap...
Kunci Jawaban: E
PP No. 20 Tahun 2010 Pasal 189 mewajibkan perusahaan angkutan untuk mengasuransikan tanggung jawabnya terhadap penumpang (asuransi kecelakaan penumpang).
Materi Terkait: Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2010 tentang Angkutan di Perairan
Soal 16
Penilik angkutan perairan menemukan kapal sungai yang memuat barang melebihi garis muat (plimsoll mark). Apa tindakan yang paling tepat?
Kunci Jawaban: D
Kelebihan muatan (overloading) melanggar aturan kelaiklautan dan membahayakan keselamatan. Penilik wajib melarang operasional sampai standar keselamatan terpenuhi.
Materi Terkait: Prosedur Pengawasan dan Penilikan Izin Operasional Angkutan Perairan Darat (Sungai dan Danau)
Soal 17
Dalam manajemen lintas penyeberangan, apa yang dimaksud dengan 'Kapasitas Terpasang'?
Kunci Jawaban: C
Kapasitas terpasang merujuk pada total daya tampung muat sarana (kapal) yang beroperasi pada suatu lintas penyeberangan dalam periode tertentu.
Berdasarkan UU Pelayaran, pemanduan kapal di perairan wajib dilakukan pada...
Kunci Jawaban: D
UU No. 17 Tahun 2008 Pasal 198 menyatakan bahwa pada perairan tertentu yang ditetapkan sebagai perairan wajib pandu, kapal wajib menggunakan jasa pemanduan.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran
Soal 19
Prinsip 'Loyal' dalam nilai BerAKHLAK bagi seorang Penilik Angkutan Perairan berarti...
Kunci Jawaban: B
Salah satu panduan perilaku Loyal adalah menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi, dan negara, serta memegang teguh ideologi Pancasila dan UUD 1945.
Materi Terkait: Etika ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK dalam pengawasan transportasi
Soal 20
Fasilitas pengatur sirkulasi udara (AC atau kipas angin) di ruang tunggu pelabuhan merupakan bagian dari SPM aspek...
Kunci Jawaban: B
Kenyamanan dalam SPM mencakup fasilitas sirkulasi udara, kebersihan, dan pencahayaan di area pelayanan penumpang.
Materi Terkait: Standar Pelayanan Minimal (SPM) Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP)
Soal 21
PRO
PP Nomor 22 Tahun 2011 merupakan perubahan atas PP Nomor 20 Tahun 2010. Poin penting yang diatur dalam perubahan tersebut terkait angkutan perairan adalah...
Kunci Jawaban: A
PP No. 22 Tahun 2011 memberikan ruang bagi kapal asing untuk melakukan kegiatan tertentu di perairan Indonesia yang belum dapat dilakukan oleh kapal berbendera Indonesia (pengecualian terbatas asas cabotage).
Materi Terkait: Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2011 tentang Perubahan atas PP No. 20 Tahun 2010
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam manajemen angkutan sungai dan danau, trayek yang melayani wilayah terisolasi dan belum menguntungkan secara komersial disebut...
Kunci Jawaban: E
Trayek perintis adalah pelayanan angkutan di perairan pada lintas yang belum menguntungkan secara komersial namun diperlukan untuk konektivitas wilayah terpencil/terisolasi.
Pemeriksaan kelaikan dermaga penyeberangan meliputi pengecekan kondisi 'Fender'. Fungsi Fender adalah...
Kunci Jawaban: A
Fender adalah bantalan yang dipasang di depan dermaga untuk meredam energi benturan saat kapal bersandar, sehingga melindungi baik dermaga maupun lambung kapal.
Materi Terkait: Pemeriksaan Kelaikan Fasilitas Pelabuhan Sungai dan Danau serta Dermaga Penyeberangan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan prinsip 'Kolaboratif' dalam BerAKHLAK, bagaimana sikap Penilik jika menemukan kendala teknis keselamatan yang melibatkan instansi lain (misal: Basarnas)?
Kunci Jawaban: E
Prinsip Kolaboratif menekankan pada pemberian kesempatan berbagai pihak untuk berkontribusi dan terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah.
Materi Terkait: Etika ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK dalam pengawasan transportasi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Buku yang wajib ada di kapal untuk mencatat semua kejadian penting selama pelayaran, termasuk navigasi dan cuaca, disebut...
Kunci Jawaban: A
Log Book atau Buku Harian Kapal adalah dokumen resmi untuk mencatat aktivitas operasional, posisi kapal, cuaca, dan kejadian penting lainnya selama pelayaran.
Materi Terkait: Pengawasan Kelengkapan Dokumen Kapal dan Awak Kapal di Perairan Darat dan Penyeberangan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Jika muatan berbahaya kelas 3 (cairan mudah terbakar) akan diangkut, salah satu syarat teknis stowage adalah...
Kunci Jawaban: D
Penanganan barang berbahaya (Dangerous Goods) memerlukan pemisahan (segregation) dari sumber api, panas, dan area penumpang untuk mitigasi risiko kebakaran.
Materi Terkait: Pencegahan dan Penanganan Muatan Berbahaya pada Angkutan Perairan Darat
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Sesuai regulasi, setiap awak kapal sungai dan danau wajib memiliki sertifikat kompetensi. Siapa yang berwenang menerbitkan sertifikat kompetensi tersebut?
Kunci Jawaban: A
Sertifikat kompetensi awak kapal diterbitkan oleh lembaga yang ditunjuk/diakreditasi oleh Pemerintah (Kemenhub) setelah melalui ujian kompetensi.
Materi Terkait: Pengawasan Kelengkapan Dokumen Kapal dan Awak Kapal di Perairan Darat dan Penyeberangan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Penetapan 'Load Line' pada kapal penyeberangan bertujuan untuk...
Kunci Jawaban: B
Load Line (Garis Muat) berfungsi untuk membatasi jumlah muatan agar kapal tetap memiliki lambung bebas (freeboard) yang cukup untuk menjaga cadangan daya apung.
Materi Terkait: Teknis Pengawasan Pemuatan Penumpang dan Kendaraan pada Kapal Penyeberangan (Stowage)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam audit Standar Pelayanan Minimal (SPM), indikator 'Kemudahan' di pelabuhan ASDP dibuktikan dengan adanya...
Kunci Jawaban: E
Aspek Kemudahan dalam SPM mencakup ketersediaan informasi mengenai operasional angkutan dan kemudahan akses bagi pengguna jasa untuk menyampaikan keluhan.
Materi Terkait: Standar Pelayanan Minimal (SPM) Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2008, Syahbandar memiliki tugas pokok sebagai...
Kunci Jawaban: E
Syahbandar adalah pejabat pemerintah di pelabuhan yang diangkat oleh Menteri dan memiliki kewenangan tertinggi untuk menjalankan dan melakukan pengawasan terhadap dipenuhinya ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Tindakan pencegahan pencemaran perairan dari kapal sungai meliputi pengawasan terhadap...
Kunci Jawaban: B
Perlindungan lingkungan maritim/perairan sesuai UU Pelayaran mewajibkan setiap kapal mencegah pembuangan limbah (minyak, sampah, kotoran) secara langsung ke perairan.
Materi Terkait: Prosedur Pengawasan dan Penilikan Izin Operasional Angkutan Perairan Darat (Sungai dan Danau)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Apa yang dimaksud dengan 'Daftar Ukur' dalam proses pemeriksaan fasilitas dermaga?
Kunci Jawaban: D
Daftar ukur atau data teknis fasilitas adalah rujukan untuk memastikan dermaga mampu menampung kapal dengan spesifikasi tertentu (LoA, Breadth, Draft).
Materi Terkait: Pemeriksaan Kelaikan Fasilitas Pelabuhan Sungai dan Danau serta Dermaga Penyeberangan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Penetapan tarif angkutan perairan harus mempertimbangkan dua kepentingan, yaitu...
Kunci Jawaban: D
Kebijakan tarif transportasi publik selalu didasarkan pada keseimbangan antara Ability to Pay/Willingness to Pay masyarakat dan biaya operasional (BOK) perusahaan.
Materi Terkait: Pengawasan Tarif Angkutan Perairan dan Tata Cara Pembayaran Jasa Transportasi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Setiap kapal penyeberangan wajib memiliki 'Mustering Plan'. Apa fungsi dokumen tersebut?
Kunci Jawaban: E
Mustering plan atau sijil darurat berisi instruksi bagi awak kapal dan penumpang mengenai titik kumpul dan langkah-langkah penyelamatan saat terjadi keadaan darurat.
Materi Terkait: Prosedur Penilikan Keselamatan dan Keamanan Penumpang serta Mitigasi Kecelakaan Perairan
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam teknik pengawasan muatan, penggunaan 'Lashing' pada kendaraan di atas kapal penyeberangan bertujuan untuk...
Kunci Jawaban: A
Lashing (pengikatan) muatan kendaraan sangat krusial di kapal penyeberangan untuk mencegah pergeseran titik berat muatan yang bisa mengganggu stabilitas kapal.
Materi Terkait: Teknis Pengawasan Pemuatan Penumpang dan Kendaraan pada Kapal Penyeberangan (Stowage)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Informasi mengenai jabatan Penilik Angkutan Perairan pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.
PermenPANRB Nomor 45 Tahun 2022 tentang Jabatan Pelaksana Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Instansi Pemerintah
Dasar Acuan Sah
KepmenPANRB Nomor 282 Tahun 2025 tentang Jabatan Pelaksana Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Instansi Pemerintah
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penilik Angkutan Perairan semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.
3
Manajemen Waktu CAT
Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.
4
Evaluasi Melalui Tryout Rutin
Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penilik Angkutan Perairan, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB Penilik Angkutan Perairan
Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.
Materi SKB CPNS Penilik Angkutan Perairan menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.
Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait
Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.