Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Analis Pengusahaan Jasa Kelautan. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.
Materi Pokok SKB CPNS Analis Pengusahaan Jasa Kelautan
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Analis Pengusahaan Jasa Kelautan berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Analis Pengusahaan Jasa Kelautan Ahli Pertama
Ahli Pertama
Kemampuan Umum
1 Indikator
Peraturan terkait sektor Kelautan dan Perikanan terkait UU dan PP
Kompetensi Teknis
8 Indikator
Wilayah pesisir dan laut sebagai penyedia jasa ekosistem
Wilayah pesisir dan laut sebagai penyedia jasa bahan bioaktif dari biota perairan untuk pengembangan biofarmokologi
Jenis air laut, faktor fisik dan kimia yang mempengaruhi dan manfaat nya
Reklamasi di wilayah pesisir dan pulau kecil
Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT)
Bangunan dan instalasi laut
Pemahaman pariwisata secara umum
Perencanaan, pengembangan, dan pengelolaan wisata bahari
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Analis Pengusahaan Jasa Kelautan, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout CAT SKB Analis Pengusahaan Jasa Kelautan Sedang Disiapkan
Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Analis Pengusahaan Jasa Kelautan berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.
Drill ratusan soal kompetensi bidang teknis lengkap dengan analisis pembahasan komprehensif untuk memaksimalkan peluang lulus ranking 1 di formasi Anda.
✓ Sesuai Kisi-kisi CAT BKN✓ Pembahasan Analisis Mendalam✓ Update Soal Rutin✓ Akses Aktif 1 Tahun
Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.
50 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/50
0%
Soal 1
Dalam konsep pembangunan berkelanjutan, wilayah pesisir dan laut berfungsi sebagai penyedia jasa ekosistem. Yang dimaksud dengan jasa ekosistem penyediaan (provisioning services) adalah...
Kunci Jawaban: B
Jasa ekosistem penyediaan (provisioning services) mencakup produk-produk yang diperoleh langsung dari ekosistem, seperti hasil perikanan, air laut untuk bahan baku, dan sumber daya mineral. Opsi D (pengendalian banjir) adalah jasa pengaturan (regulating services), opsi C (nilai estetika) adalah jasa budaya (cultural services), opsi A (daur ulang nutrisi) adalah jasa pendukung (supporting services), dan opsi E (rekreasi) juga merupakan jasa budaya.
Materi Terkait: Wilayah pesisir dan laut sebagai penyedia jasa ekosistem
Soal 2
Dalam pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, izin lokasi pemanfaatan ruang untuk kegiatan reklamasi diterbitkan oleh Pemerintah Pusat. Dasar hukum terbaru yang mengatur kewenangan ini adalah...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja menjadi UU (yang mencabut/menggantikan UU 11/2020), kewenangan penerbitan izin lokasi/KKPPL untuk reklamasi berada di tangan Pemerintah Pusat.
Materi Terkait: Reklamasi di wilayah pesisir dan pulau kecil
Soal 3
Senyawa bioaktif yang berasal dari biota laut seperti spons (porifera) dan alga coklat (Phaeophyceae) saat ini banyak dikembangkan untuk biofarmakologi. Berikut ini yang merupakan contoh pemanfaatan bahan bioaktif dari biota laut adalah...
Kunci Jawaban: D
Ara-C (Cytarabine) merupakan senyawa antikanker yang pertama kali diisolasi dari spons laut Tectitethya crypta. Ini adalah contoh pengembangan biofarmakologi berbasis biota laut. Sementara opsi A, B, C, dan E merupakan pemanfaatan sumber daya laut secara konvensional atau nutrisi, bukan biofarmakologi tingkat lanjut.
Materi Terkait: Wilayah pesisir dan laut sebagai penyedia jasa bahan bioaktif dari biota perairan untuk pengembangan biofarmokologi
Soal 4
Jenis air laut berdasarkan tingkat salinitasnya di wilayah muara sungai (estuari) umumnya termasuk dalam kategori...
Kunci Jawaban: C
Air payau adalah campuran antara air tawar dari sungai dan air asin dari laut, dengan kisaran salinitas antara 0,5 hingga 30 ppt. Estuari (muara sungai) secara definitif adalah perairan payau yang dipengaruhi oleh pasang surut.
Materi Terkait: Jenis air laut, faktor fisik dan kimia yang mempengaruhi dan manfaat nya
Soal 5
Salah satu faktor kimia terpenting di perairan laut yang memengaruhi distribusi biota dan proses fotosintesis adalah...
Kunci Jawaban: B
Nutrien (seperti nitrat dan fosfat) adalah faktor kimia utama yang membatasi produktivitas primer. Opsi A, C, D, dan E dikategorikan sebagai faktor fisik oseanografi.
Materi Terkait: Jenis air laut, faktor fisik dan kimia yang mempengaruhi dan manfaat nya
Soal 6
Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) yang ditemukan di perairan Indonesia merupakan kekayaan negara. Berdasarkan peraturan perundang-undangan, status kepemilikan BMKT yang tidak diketahui pemiliknya adalah...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (yang mengubah UU No. 5/1992 tentang Benda Cagar Budaya) dan Peraturan Pemerintah, BMKT yang telah berusia 50 tahun atau lebih dikategorikan sebagai Benda Cagar Budaya (BCB) yang dimiliki negara. BMKT yang belum berusia 50 tahun dan tidak diketahui pemiliknya ditetapkan sebagai kekayaan negara yang dikuasai oleh negara.
Materi Terkait: Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT)
Soal 7
Bangunan dan instalasi laut, seperti anjungan lepas pantai, memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai atraksi wisata bahari. Jenis pariwisata yang memanfaatkan struktur buatan di laut ini dikenal dengan istilah...
Kunci Jawaban: E
Wisata buatan (artificial tourism) memanfaatkan struktur buatan manusia sebagai daya tarik. Opsi C (ekowisata) berbasis alam alami, Opsi A (budaya) terkait adat, Opsi D (minat khusus) hobi spesifik, dan Opsi B (MICE) untuk pertemuan.
Materi Terkait: Bangunan dan instalasi laut
Soal 8
Dalam pengelolaan pariwisata bahari, konsep *Carrying Capacity* (daya dukung) sangat penting diterapkan. Daya dukung lingkungan mengacu pada...
Kunci Jawaban: D
Daya dukung lingkungan (environmental carrying capacity) adalah kemampuan lingkungan untuk mendukung aktivitas manusia tanpa mengalami kerusakan yang berarti. Dalam konteks wisata bahari, ini berarti jumlah maksimum pengunjung yang dapat ditampung oleh suatu kawasan tanpa menyebabkan degradasi ekosistem (seperti kerusakan terumbu karang atau pencemaran).
Materi Terkait: Perencanaan, pengembangan, dan pengelolaan wisata bahari
Soal 9
Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, termasuk standar kualitas air dan pencemaran laut pasca terbitnya UU Cipta Kerja adalah...
Kunci Jawaban: D
PP Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah regulasi pelaksana UU Cipta Kerja yang mengatur standar baku mutu lingkungan, termasuk kualitas air laut dan pengendalian pencemaran. PP 5/2021 lebih fokus pada perizinan berusaha berbasis risiko.
Materi Terkait: Peraturan terkait sektor Kelautan dan Perikanan terkait UU dan PP
Soal 10
Salah satu prinsip utama dalam Perencanaan Ruang Laut berdasarkan UU Cipta Kerja adalah adanya pendelegasian kewenangan perizinan melalui sistem PKKPRL. Kepanjangan dari PKKPRL adalah...
Kunci Jawaban: C
PKKPRL adalah singkatan dari Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut. Ini merupakan instrumen perizinan tunggal yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat untuk kegiatan pemanfaatan ruang laut, menggantikan berbagai perizinan sektoral sebelumnya berdasarkan UU Cipta Kerja.
Materi Terkait: Peraturan terkait sektor Kelautan dan Perikanan terkait UU dan PP
Soal 11
Faktor fisik oseanografi yang paling berperan dalam proses upwelling (pengangkatan massa air) yang kaya nutrien ke permukaan laut adalah...
Kunci Jawaban: C
Upwelling disebabkan oleh angin yang menggerakkan massa air permukaan menjauhi pantai (Eckman transport). Opsi A adalah arus akibat tekanan, Opsi B adalah profil suhu, Opsi D lebih pada pencampuran dangkal, dan Opsi E adalah gelombang seismik.
Materi Terkait: Jenis air laut, faktor fisik dan kimia yang mempengaruhi dan manfaat nya
Soal 12
Dalam pengelolaan wisata bahari, pendekatan *Community Based Tourism* (CBT) bertujuan untuk...
Kunci Jawaban: C
Community Based Tourism (CBT) atau Pariwisata Berbasis Masyarakat adalah model pengelolaan pariwisata yang memberikan kewenangan dan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat lokal. Tujuannya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar sekaligus melestarikan sumber daya, bukan hanya mengejar keuntungan investor besar (A) atau sekadar membatasi jumlah wisatawan (B).
Materi Terkait: Perencanaan, pengembangan, dan pengelolaan wisata bahari
Soal 13
Kegiatan reklamasi di wilayah pesisir memiliki dampak signifikan terhadap lingkungan. Dampak langsung yang paling umum terjadi akibat reklamasi adalah...
Kunci Jawaban: A
Reklamasi mengubah garis pantai yang berdampak langsung pada hidrodinamika (pola arus). Opsi E (kehilangan biodiversitas) adalah dampak ekologis, sementara opsi C (tsunami) tidak terkait langsung.
Materi Terkait: Reklamasi di wilayah pesisir dan pulau kecil
Soal 14
Berdasarkan klasifikasi pariwisata, objek wisata Taman Laut Kepulauan Seribu termasuk dalam kategori...
Kunci Jawaban: E
Taman Laut adalah kawasan konservasi perairan yang dimanfaatkan untuk pariwisata alam dan rekreasi. Ini secara spesifik merupakan wisata alam bahari, berbeda dengan wisata budaya (A) yang berbasis adat, wisata buatan (B) seperti mall atau anjungan, atau wisata MICE (D) yang berbasis event.
Materi Terkait: Pemahaman pariwisata secara umum
Soal 15
Proses pengangkatan dan pemanfaatan Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) harus mendapatkan izin dari Menteri. Dalam hal BMKT diduga merupakan benda cagar budaya, penanganannya dikoordinasikan dengan...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan UU No. 11/2010 tentang Cagar Budaya dan UU Cipta Kerja, jika BMKT diduga merupakan benda cagar budaya (berusia minimal 50 tahun atau memiliki nilai sejarah), maka proses pengelolaannya menjadi kewenangan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) selaku pembina kebudayaan, meskipun lokasinya di laut.
Materi Terkait: Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT)
Soal 16
Dalam pengembangan wisata bahari, analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) merupakan instrumen pencegahan pencemaran. Kategori usaha yang wajib dilengkapi AMDAL di kawasan pesisir ditentukan berdasarkan...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan PP 5/2021 dan Peraturan Pemerintah tentang Lingkungan Hidup, kewajiban AMDAL ditentukan oleh skala usaha dan tingkat risiko terhadap lingkungan. Dampak potensial (A) adalah output analisis, bukan penentu. Lokasi strategis (B) adalah salah satu faktor, tetapi bukan satu-satunya. Ukuran perusahaan (C) kurang tepat karena yang dilihat adalah skala kegiatan (misal luas lahan reklamasi, jumlah kamar hotel).
Materi Terkait: Perencanaan, pengembangan, dan pengelolaan wisata bahari
Soal 17
Manfaat ekologis dari ekosistem mangrove yang paling utama sebagai penyedia jasa ekosistem adalah...
Kunci Jawaban: B
Fungsi utama ekosistem mangrove secara ekologis adalah sebagai daerah asuhan (nursery ground) bagi berbagai biota laut. Penahan abrasi (C) dan penyerap karbon (A) adalah fungsi tambahan yang sangat penting, namun fungsi penyediaan habitat merupakan jasa pendukung utama bagi keberlanjutan perikanan.
Materi Terkait: Wilayah pesisir dan laut sebagai penyedia jasa ekosistem
Soal 18
Dalam pengusahaan jasa kelautan, konsep *Blue Economy* (Ekonomi Biru) yang dipromosikan oleh pemerintah menekankan pada...
Kunci Jawaban: E
Ekonomi Biru adalah konsep pembangunan ekonomi kelautan yang berkelanjutan, dimana pertumbuhan ekonomi tidak lagi mengeksploitasi sumber daya secara berlebihan, tetapi menjaga kesehatan ekosistem laut sebagai fondasi. Fokusnya adalah pada peningkatan nilai tambah sumber daya secara berkelanjutan dan inovasi, bukan hanya pada peningkatan volume eksploitasi (C) atau sekadar pertumbuhan PDB (D).
Materi Terkait: Peraturan terkait sektor Kelautan dan Perikanan terkait UU dan PP
Soal 19
Salah satu jenis instalasi laut yang umum ditemukan di lepas pantai untuk eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi adalah...
Kunci Jawaban: B
Anjungan lepas pantai (*offshore platform*) adalah struktur bangunan laut yang digunakan untuk eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi. *Jacket* adalah struktur penyangga, *Floating Production Unit* (FPU) adalah jenis khusus, tetapi secara umum istilah yang paling dikenal adalah anjungan lepas pantai. *Riser* adalah pipa tegak, *Subsea manifold* adalah sistem bawah laut.
Materi Terkait: Bangunan dan instalasi laut
Soal 20
Dalam pengelolaan wisata bahari, zonasi kawasan konservasi perairan yang diperuntukkan bagi kegiatan wisata bahari seperti snorkeling dan diving adalah zona...
Kunci Jawaban: C
Zona pemanfaatan dialokasikan untuk pariwisata bahari. Opsi E (inti) untuk perlindungan ketat, opsi D (perikanan) untuk penangkapan ikan, opsi B (rehabilitasi) untuk pemulihan, dan opsi A (tradisional) untuk warga lokal.
Materi Terkait: Perencanaan, pengembangan, dan pengelolaan wisata bahari
Soal 21
PRO
Pengembangan biofarmakologi dari bahan aktif laut saat ini sedang gencar dilakukan. Tahapan paling awal dalam proses eksplorasi bahan aktif tersebut adalah...
Kunci Jawaban: B
Tahapan awal adalah bioprospecting (bioprospeksi) untuk mencari sumber daya hayati yang potensial. Opsi E (isolasi) dan opsi C (karakterisasi) dilakukan setelah sampel ditemukan, sedangkan opsi A (uji klinis) adalah tahap lanjut.
Materi Terkait: Wilayah pesisir dan laut sebagai penyedia jasa bahan bioaktif dari biota perairan untuk pengembangan biofarmokologi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut, hasil sedimentasi berupa pasir laut yang berasal dari pengerukan alur pelayaran dapat dimanfaatkan untuk...
Kunci Jawaban: B
PP 26/2023 mengatur secara spesifik bahwa hasil sedimentasi (termasuk pasir laut) dari kegiatan pengerukan alur pelayaran, kolam pelabuhan, atau pemeliharaan infrastruktur, dapat dimanfaatkan untuk kegiatan reklamasi, penimbunan, atau kepentingan strategis lainnya setelah mendapatkan persetujuan dari pemerintah, dan tidak diperbolehkan untuk diekspor dalam bentuk mentah.
Materi Terkait: Peraturan terkait sektor Kelautan dan Perikanan terkait UU dan PP
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam analisis jasa ekosistem terumbu karang, nilai ekonomi yang dihasilkan dari kegiatan diving dan snorkeling termasuk dalam kategori nilai...
Kunci Jawaban: A
Nilai manfaat langsung berasal dari pemanfaatan nyata. Opsi B (tidak langsung) contohnya pelindung pantai, opsi D (pilihan) untuk masa depan, opsi C (warisan) untuk anak cucu, dan opsi E (keberadaan) adalah nilai kepuasan mengetahui ekosistem tersebut ada.
Materi Terkait: Wilayah pesisir dan laut sebagai penyedia jasa ekosistem
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Kegiatan reklamasi di pulau-pulau kecil memiliki batasan yang lebih ketat dibandingkan di pesisir daratan utama. Berdasarkan regulasi, reklamasi di pulau-pulau kecil...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan UU Cipta Kerja (yang mengubah UU PWP3K) dan Perpres tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional, reklamasi di pulau-pulau kecil dilarang secara mutlak karena pulau-pulau kecil memiliki ekosistem yang rentan dan keseimbangan hidrologis yang sensitif. Hanya kegiatan yang mendukung pertahanan keamanan atau kepentingan strategis yang sangat terbatas yang dapat dipertimbangkan dengan kajian khusus.
Materi Terkait: Reklamasi di wilayah pesisir dan pulau kecil
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Parameter kimia air laut yang penting untuk pertumbuhan terumbu karang (zooxanthellae) adalah derajat keasaman (pH). Penurunan pH air laut (asidifikasi laut) berdampak buruk pada karang karena...
Kunci Jawaban: D
Asidifikasi laut menyebabkan berkurangnya ketersediaan ion karbonat, yang merupakan bahan dasar pembentukan kerangka kalsium karbonat (CaCO3) oleh karang. Hal ini menghambat proses kalsifikasi.
Materi Terkait: Jenis air laut, faktor fisik dan kimia yang mempengaruhi dan manfaat nya
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam penanganan BMKT, setelah ditemukan, tahapan yang harus dilakukan sesuai dengan prosedur yang benar adalah...
Kunci Jawaban: D
Prosedur standar penanganan BMKT adalah: 1) Pengamanan lokasi oleh aparat berwenang (Polair/TNI AL), 2) Penetapan status BMKT oleh tim ahli (apakah termasuk cagar budaya atau bukan), 3) Pengangkatan (ekskavasi) oleh pihak yang memiliki izin, 4) Pemanfaatan (konservasi untuk BCB atau lelang untuk non BCB).
Materi Terkait: Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Bangunan dan instalasi laut yang berfungsi untuk melindungi garis pantai dari erosi dengan cara memecah energi gelombang sebelum mencapai pantai disebut...
Kunci Jawaban: E
Offshore breakwater dibangun sejajar garis pantai untuk memecah gelombang. Revetment (A) melapisi tebing, jetty (B) di muara sungai, groin (C) tegak lurus pantai, dan seawall (D) dibangun tepat di garis pantai.
Materi Terkait: Bangunan dan instalasi laut
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam pemasaran pariwisata bahari, strategi digital tourism sangat berkembang. Sebagai Analis Pengusahaan Jasa Kelautan, penerapan strategi ini bertujuan untuk...
Kunci Jawaban: E
Digital tourism memanfaatkan platform digital untuk visibilitas destinasi. Membangun infrastruktur fisik (B) bukan bagian inti dari digital marketing, dan mengurangi kunjungan (C) bukan tujuan dari strategi promosi tersebut.
Materi Terkait: Perencanaan, pengembangan, dan pengelolaan wisata bahari
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) yang menjadi pedoman teknis dalam pengelolaan wisata bahari di kawasan konservasi perairan adalah...
Kunci Jawaban: A
Permen KP Nomor 31 Tahun 2020 mengatur zonasi dan pemanfaatan kawasan konservasi termasuk wisata bahari. Permen 7/2023 (B) tentang perikanan, Permen 28/2019 (D) tentang RTRL, dan Permen 30/2021 (E) tentang BMKT.
Materi Terkait: Peraturan terkait sektor Kelautan dan Perikanan terkait UU dan PP
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Kegiatan pengusahaan jasa kelautan di bidang pariwisata harus memperhatikan konsep Sustainable Tourism. Indikator utama dari keberlanjutan pariwisata adalah...
Kunci Jawaban: C
Sustainable Tourism memiliki tiga pilar utama (ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan). Keseimbangan ketiganya adalah indikator keberhasilan jangka panjang, bukan hanya mengejar keuntungan finansial (E) atau jumlah wisatawan (A).
Materi Terkait: Perencanaan, pengembangan, dan pengelolaan wisata bahari
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam klasifikasi pariwisata berdasarkan motivasi wisatawan, kegiatan *sailing* (berlayar) dan *yachting* termasuk dalam kategori...
Kunci Jawaban: C
Sailing dan yachting adalah aktivitas yang membutuhkan keterampilan khusus dan biasanya dilakukan karena hobi atau tantangan, sehingga termasuk dalam wisata olahraga (sport tourism). Wisata bahari (A) adalah payung besar, wisata petualangan (B) mirip tetapi lebih ke eksplorasi ekstrim, wisata budaya (C) tidak relevan, ekowisata (E) menekankan pada edukasi dan konservasi.
Materi Terkait: Pemahaman pariwisata secara umum
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati laut untuk biofarmakologi harus memperhatikan aspek konservasi. Prinsip bioprospecting yang berkelanjutan mensyaratkan...
Kunci Jawaban: C
Bioprospeksi berkelanjutan mengarahkan pada marikultur. Opsi D (pengambilan besar) dilarang karena merusak populasi.
Materi Terkait: Wilayah pesisir dan laut sebagai penyedia jasa bahan bioaktif dari biota perairan untuk pengembangan biofarmokologi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan UU Cipta Kerja, kewenangan penerbitan PKKPRL untuk kegiatan pemanfaatan ruang laut yang berada di lintas wilayah provinsi dipegang oleh...
Kunci Jawaban: A
Sistem PKKPRL (Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut) mengatur bahwa kewenangan penerbitan tergantung lokasi. Jika kegiatan berada di lintas wilayah provinsi, atau di wilayah laut di luar 12 mil (ZEEI), atau merupakan proyek strategis nasional, maka kewenangan berada di Pemerintah Pusat (Kementerian Kelautan dan Perikanan selaku pembantu Presiden).
Materi Terkait: Peraturan terkait sektor Kelautan dan Perikanan terkait UU dan PP
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Ekosistem padang lamun (seagrass) memiliki peran penting sebagai penyedia jasa ekosistem, terutama dalam hal...
Kunci Jawaban: C
Padang lamun adalah ekosistem dengan produktivitas primer yang sangat tinggi. Fungsi utamanya adalah sebagai penyerap karbon (blue carbon) yang sangat efektif, melebihi hutan tropis per hektar. Selain itu, ia juga berfungsi sebagai habitat dan tempat asuhan biota. Meskipun juga penahan sedimen (B) dan habitat (C), peran blue carbon-nya sangat menonjol dalam konteks perubahan iklim.
Materi Terkait: Wilayah pesisir dan laut sebagai penyedia jasa ekosistem
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Analis Pengusahaan Jasa Kelautan ditugaskan untuk mengevaluasi proposal reklamasi. Dokumen yang wajib dimiliki oleh pengusul sebelum mendapatkan PKKPRL untuk kegiatan reklamasi adalah...
Kunci Jawaban: B
Sebelum PKKPRL, pengusul wajib memiliki persetujuan lingkungan (AMDAL/UKL-UPL). Opsi C (IMB/PBG) untuk bangunan, opsi D (SLO) untuk teknis operasional, opsi E (SLF) fungsi bangunan, dan opsi A (SIPI) untuk kapal ikan.
Materi Terkait: Reklamasi di wilayah pesisir dan pulau kecil
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam pengelolaan Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT), pemanfaatan BMKT yang telah ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya (BCB) diutamakan untuk...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan UU No. 11/2010 tentang Cagar Budaya, BCB yang ditemukan di perairan (BMKT) adalah milik negara yang tidak dapat dialihkan. Pemanfaatannya diutamakan untuk kepentingan konservasi, edukasi, penelitian, dan museum. Pelelangan komersial (A) tidak diperbolehkan untuk BCB, perorangan (B) dilarang, swasta (C) hanya dalam skema kerja sama yang sangat ketat untuk pelestarian, bukan kepemilikan.
Materi Terkait: Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Faktor fisik oseanografi yang membedakan kondisi perairan di sisi barat dan timur suatu samudra secara umum adalah...
Kunci Jawaban: D
Sisi barat samudra (Western Boundary) cenderung memiliki arus hangat dan cepat (misal: Kuroshio), sedangkan sisi timur (Eastern Boundary) memiliki arus dingin dan upwelling (misal: Arus Peru/California).
Materi Terkait: Jenis air laut, faktor fisik dan kimia yang mempengaruhi dan manfaat nya
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam perencanaan pengembangan wisata bahari, analisis *SWOT* (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) digunakan untuk...
Kunci Jawaban: B
Analisis SWOT adalah alat perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan eksternal (peluang dan ancaman) suatu destinasi. Tujuannya adalah untuk merumuskan strategi pengembangan yang tepat, bukan untuk menghitung biaya (A), menentukan harga (C), mengatur jadwal (D), atau sekadar deskripsi (E).
Materi Terkait: Perencanaan, pengembangan, dan pengelolaan wisata bahari
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Jasa ekosistem pesisir yang termasuk dalam jasa pengaturan (regulating services) adalah...
Kunci Jawaban: C
Jasa pengaturan (regulating services) adalah manfaat yang diperoleh dari proses pengaturan ekosistem. Perlindungan pantai dari badai dan erosi oleh mangrove/terumbu karang adalah contoh klasik. Hasil perikanan (A) adalah jasa penyediaan, rekreasi (B) jasa budaya, daur ulang nutrisi (D) jasa pendukung, keanekaragaman hayati (E) adalah komponen struktur, bukan jasa spesifik.
Materi Terkait: Wilayah pesisir dan laut sebagai penyedia jasa ekosistem
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Pengusahaan jasa kelautan di bidang biofarmakologi memerlukan kerja sama riset yang seringkali melibatkan pihak asing. Regulasi yang mengatur tentang pembatasan dan tata cara kerja sama riset kelautan dengan pihak asing adalah...
Kunci Jawaban: E
Permen KP Nomor 11 Tahun 2021 tentang Penelitian, Pengembangan, dan Pengkajian Sumber Daya Kelautan dan Perikanan mengatur secara detail tata cara kerja sama riset dengan luar negeri, termasuk mekanisme *Material Transfer Agreement* (MTA), kewajiban pelibatan peneliti lokal, dan perlindungan sumber daya genetik laut, sesuai amanat UU Cipta Kerja dan peraturan terkait.
Materi Terkait: Peraturan terkait sektor Kelautan dan Perikanan terkait UU dan PP
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam pengelolaan wisata bahari, konsep *marine spatial planning* (MSP) sangat penting untuk mencegah konflik ruang. Konflik ruang yang sering terjadi antara sektor pariwisata dan sektor lainnya di wilayah pesisir adalah...
Kunci Jawaban: D
Konflik ruang sering terjadi antara sektor pariwisata (yang menginginkan perairan jernih, bebas polusi, dan terumbu karang utuh) dengan sektor perikanan tangkap, terutama yang menggunakan alat tangkap destruktif (seperti bom atau trawl) yang merusak habitat dasar perairan. Hal ini menjadi isu utama dalam penataan ruang laut.
Materi Terkait: Perencanaan, pengembangan, dan pengelolaan wisata bahari
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Sebagai Analis Pengusahaan Jasa Kelautan, Anda diminta menilai kelayakan pemanfaatan bangunan instalasi laut bekas (decommissioned platform) menjadi atraksi wisata. Aspek keamanan utama yang harus dipastikan adalah...
Kunci Jawaban: E
Konversi anjungan lepas pantai bekas menjadi atraksi wisata (seperti museum atau diving site) harus memastikan aspek keamanan struktur secara menyeluruh. Hal ini mencakup stabilitas struktur (tidak roboh), tidak adanya kontaminan berbahaya (residu minyak, bahan kimia), serta keamanan navigasi. Keselamatan pengunjung adalah prioritas utama. Aspek estetika (A) dan biaya (D) adalah pertimbangan sekunder.
Materi Terkait: Bangunan dan instalasi laut
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Salah satu parameter kimia yang menjadi indikator pencemaran organik di perairan laut adalah tingginya nilai...
Kunci Jawaban: D
Biochemical Oxygen Demand (BOD) adalah ukuran jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh mikroorganisme untuk mengurai bahan organik. Nilai BOD yang tinggi mengindikasikan tingginya kandungan bahan organik (pencemaran) di perairan, yang berasal dari limbah domestik, pertanian, atau industri. DO (A) adalah oksigen terlarut (rendahnya DO indikasi pencemaran), pH (C) untuk keasaman, Salinitas (D) untuk kadar garam, TSS (E) untuk padatan tersuspensi.
Materi Terkait: Jenis air laut, faktor fisik dan kimia yang mempengaruhi dan manfaat nya
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam pengelolaan BMKT, jika ditemukan kapal tenggelam yang membawa muatan bahan berbahaya dan beracun (B3), tindakan prioritas yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah...
Kunci Jawaban: B
Prioritas utama dalam penanganan BMKT yang mengandung B3 adalah penanganan darurat untuk mencegah kebocoran dan pencemaran lingkungan laut. Ini lebih prioritas daripada nilai ekonomi (A), status kepemilikan (B), atau dokumentasi sejarah (C). Keselamatan lingkungan dan masyarakat adalah yang utama.
Materi Terkait: Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Pengembangan pariwisata bahari berbasis masyarakat (CBT) di suatu desa pesisir menghadapi kendala klasik yaitu kurangnya kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan bisnis. Intervensi yang paling tepat dari seorang Analis Pengusahaan Jasa Kelautan adalah...
Kunci Jawaban: C
Permasalahan kapasitas SDM paling tepat diatasi dengan program pendampingan dan pelatihan berkelanjutan (capacity building), bukan dengan mengambil alih (A) yang bertentangan dengan prinsip CBT, memberi modal tanpa pendampingan (B) tidak menyelesaikan akar masalah, mengganti pengelola (D) merusak prinsip pemberdayaan, atau memfokuskan pada infrastruktur (E) yang tidak menyentuh aspek manajemen.
Materi Terkait: Perencanaan, pengembangan, dan pengelolaan wisata bahari
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Jasa ekosistem yang dihasilkan oleh ekosistem mangrove berupa serapan karbon yang disimpan dalam biomass dan sedimen disebut sebagai...
Kunci Jawaban: B
Istilah *blue carbon* merujuk pada karbon yang diserap dan disimpan oleh ekosistem pesisir seperti mangrove, padang lamun, dan rawa-rawa pasang surut. Ekosistem ini memiliki kemampuan menyimpan karbon dalam jumlah besar dalam jangka waktu lama. *Green carbon* (A) untuk hutan darat, *brown carbon* (B) untuk aerosol, *black carbon* (D) untuk jelaga, *carbon trading* (E) adalah mekanisme jual beli.
Materi Terkait: Wilayah pesisir dan laut sebagai penyedia jasa ekosistem
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam penataan ruang laut, suatu wilayah ditetapkan sebagai kawasan strategis nasional (KSN) tertentu. Implikasi dari penetapan KSN untuk pengusahaan jasa kelautan adalah...
Kunci Jawaban: D
Kawasan Strategis Nasional (KSN) memiliki kepentingan nasional yang sangat tinggi. Penetapannya menyebabkan pendelegasian kewenangan perizinan (seperti PKKPRL) ditarik ke Pemerintah Pusat untuk menjamin keterpaduan pembangunan, sinkronisasi kebijakan, dan pengendalian pemanfaatan ruang yang strategis, tidak lagi sepenuhnya menjadi kewenangan daerah.
Materi Terkait: Peraturan terkait sektor Kelautan dan Perikanan terkait UU dan PP
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Rencana pengembangan wisata bahari di suatu kawasan harus memperhatikan *zoning* dalam Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K). Zona yang tidak boleh digunakan untuk pembangunan hotel atau resort mewah adalah zona...
Kunci Jawaban: A
Zona inti dalam kawasan konservasi perairan adalah zona dengan perlindungan mutlak. Tidak diperkenankan adanya kegiatan pembangunan apapun selain kegiatan penelitian dan pendidikan yang tidak merusak. Zona perikanan (A), pelabuhan (B), budidaya (D), dan pemanfaatan umum (E) memungkinkan pembangunan dengan ketentuan tertentu.
Materi Terkait: Perencanaan, pengembangan, dan pengelolaan wisata bahari
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Senyawa bioaktif dari rumput laut coklat (Sargassum sp.) yang dikenal memiliki aktivitas sebagai antioksidan dan anti-inflamasi adalah...
Kunci Jawaban: A
Fukoidan adalah polisakarida sulfat dari rumput laut coklat. Opsi B (Agar) dan opsi D (Karagenan) berasal dari rumput laut merah, opsi C (Alginat) adalah polisakarida struktural, dan opsi E (Fikosianin) dari mikroalga.
Materi Terkait: Wilayah pesisir dan laut sebagai penyedia jasa bahan bioaktif dari biota perairan untuk pengembangan biofarmokologi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Proyek reklamasi pantai untuk pengembangan kawasan pariwisata terpadu harus menghitung biaya eksternalitas (*external cost*). Contoh biaya eksternalitas yang paling mungkin timbul dari proyek tersebut adalah...
Kunci Jawaban: E
Eksternalitas negatif adalah dampak yang ditanggung oleh pihak ketiga (masyarakat sekitar) yang tidak terlibat langsung dalam proyek. Penurunan hasil tangkapan nelayan akibat rusaknya habitat pemijahan (terumbu karang/mangrove) akibat reklamasi adalah contoh biaya eksternalitas yang nyata. Biaya konstruksi (A) adalah biaya internal, biaya desain (B) internal, nilai jual properti (C) mungkin naik (internal/keuntungan), retribusi (D) adalah penerimaan pemerintah.
Materi Terkait: Reklamasi di wilayah pesisir dan pulau kecil
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Informasi mengenai jabatan Analis Pengusahaan Jasa Kelautan pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.
PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional
Dasar Acuan Sah
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 26 Tahun 2021 tentang Jabatan Fungsional Analis Pengusahaan Jasa Kelautan
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Analis Pengusahaan Jasa Kelautan semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.
3
Manajemen Waktu CAT
Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.
4
Evaluasi Melalui Tryout Rutin
Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Analis Pengusahaan Jasa Kelautan, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.
Materi SKB CPNS Analis Pengusahaan Jasa Kelautan menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.
Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait
Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.