SKB CPNS Pengembang Sistem Intelijen 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengembang Sistem Intelijen, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengembang Sistem Intelijen, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Pengembang Sistem Intelijen

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengembang Sistem Intelijen berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara
  • Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 jo. UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
  • Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP)
  • Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PSTE)
  • Etika Profesi Pengembang Sistem dan Prinsip Kerahasiaan (Need to Know Basis)
  • Kebijakan Keamanan Siber Nasional dan Manajemen Keadaan Darurat Siber
  • Siklus Hidup Pengembangan Sistem (SDLC) dengan Framework DevSecOps
  • Arsitektur Sistem Intelijen: Integrasi Data, Middleware, dan Lapisan Penyajian
  • Teori CIA Triad dalam Keamanan Informasi: Confidentiality, Integrity, dan Availability
  • Konsep Zero Trust Architecture: Prinsip 'Never Trust, Always Verify' dalam akses sistem
  • Manajemen Basis Data Skala Besar: Implementasi SQL dan NoSQL untuk Big Data Analytics
  • Kriptografi Lanjut: Algoritma Enkripsi (AES, RSA) dan Infrastruktur Kunci Publik (PKI)
  • Penerapan Kecerdasan Buatan (AI): Machine Learning untuk Pattern Recognition dan Analisis Prediktif
  • Teknologi Pemrosesan Bahasa Alami (NLP) untuk pengolahan data teks intelijen
  • Interoperabilitas Sistem: Pengembangan API (Application Programming Interface) untuk pertukaran data antar instansi
  • Teori Defense in Depth: Strategi Keamanan Berlapis pada Infrastruktur TI
  • Teknis Keamanan Jaringan: Firewall, Intrusion Detection and Prevention System (IDPS), dan VPN
  • Manajemen Risiko TI: Identifikasi kerentanan dan ancaman berdasarkan standar ISO/IEC 27001
  • Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System/DSS) dalam konteks intelijen strategis
  • Dasar-dasar Forensik Digital: Penanganan bukti elektronik dan log audit sistem
  • Teori Penerimaan Teknologi (Technology Acceptance Model/TAM) dalam implementasi sistem di organisasi

Simulasi Tryout SKB CPNS Pengembang Sistem Intelijen

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengembang Sistem Intelijen, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Pengembang Sistem Intelijen. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Pengembang Sistem Intelijen

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengembang Sistem Intelijen.

Soal 1
Berdasarkan UU Nomor 17 Tahun 2011, intelijen yang diselenggarakan oleh lembaga negara untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka pencapaian tujuan nasional disebut sebagai...
A. Intelijen Penegakan Hukum
B. Intelijen Keamanan
C. Intelijen Pertahanan
D. Intelijen Negara
E. Intelijen Strategis
Jawaban: D
Menurut Pasal 1 Angka 2 UU No. 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara, Intelijen Negara adalah penyelenggara Intelijen yang merupakan bagian integral dari sistem keamanan nasional yang memiliki wewenang untuk menyelenggarakan fungsi Intelijen.
Soal 2
Dalam konsep keamanan informasi CIA Triad, upaya untuk memastikan bahwa data tidak dapat diubah oleh pihak yang tidak berwenang selama proses transmisi disebut...
A. Confidentiality
B. Authenticity
C. Non-repudiation
D. Integrity
E. Availability
Jawaban: D
Integrity (Integritas) dalam CIA Triad menjamin bahwa data tetap akurat, konsisten, dan tidak mengalami perubahan yang tidak sah selama siklus hidupnya atau saat dikirimkan.
Soal 3
Prinsip utama dalam pengembangan sistem berbasis DevSecOps adalah...
A. Melakukan audit keamanan secara manual setiap enam bulan sekali
B. Menghapus tahap Deployment untuk meningkatkan keamanan kode
C. Mengintegrasikan keamanan hanya pada tahap akhir pengujian
D. Mengintegrasikan keamanan di setiap tahap siklus pengembangan sistem
E. Memisahkan tim pengembang dengan tim keamanan agar fokus
Jawaban: D
DevSecOps bertujuan untuk mengintegrasikan praktik keamanan secara otomatis dan berkelanjutan di setiap tahap SDLC, mulai dari perencanaan hingga pemeliharaan (Security by Design).
Soal 4
Berdasarkan UU Nomor 27 Tahun 2022 (UU PDP), salah satu kewajiban Pengendali Data Pribadi saat melakukan pemrosesan data adalah...
A. Menyebarluaskan data pribadi untuk kepentingan komersial tanpa izin
B. Menjual data pribadi kepada pihak ketiga tanpa dasar hukum
C. Menyimpan data pribadi selamanya meskipun tujuan pemrosesan telah tercapai
D. Mengabaikan permintaan pemutakhiran data dari subjek data
E. Menjamin keamanan data pribadi dari akses yang tidak sah
Jawaban: E
Pasal 35 UU No. 27 Tahun 2022 menyatakan bahwa Pengendali Data Pribadi wajib menjaga kerahasiaan Data Pribadi dan melindunginya dari akses yang tidak sah atau pemrosesan yang melawan hukum.
Soal 5
Strategi keamanan berlapis yang menggunakan berbagai mekanisme pertahanan untuk melindungi infrastruktur TI organisasi dikenal dengan istilah...
A. Zero Trust Architecture
B. Perimeter Defense
C. Single Point of Failure
D. Air-Gapped System
E. Defense in Depth
Jawaban: E
Defense in Depth adalah strategi keamanan informasi yang menggunakan lapisan keamanan ganda untuk melindungi aset data. Jika satu lapisan gagal, lapisan lainnya tetap memberikan perlindungan.
Soal 6
Dalam manajemen risiko TI berdasarkan ISO/IEC 27001, langkah pertama yang harus dilakukan setelah menentukan ruang lingkup adalah...
A. Monitoring risiko (Risk Monitoring)
B. Identifikasi risiko (Risk Identification)
C. Evaluasi risiko (Risk Evaluation)
D. Penerimaan risiko (Risk Acceptance)
E. Penanganan risiko (Risk Treatment)
Jawaban: B
Dalam siklus manajemen risiko menurut standar ISO/IEC 27001, identifikasi risiko merupakan tahap awal untuk mendata ancaman, kerentanan, dan dampak yang mungkin terjadi pada aset informasi.
Soal 7
Algoritma kriptografi yang menggunakan kunci yang sama untuk proses enkripsi dan dekripsi disebut...
A. Asimetris
B. Simetris
C. Public Key
D. Hashing
E. Digital Signature
Jawaban: B
Kriptografi simetris menggunakan satu kunci rahasia yang sama untuk mengenkripsi pesan dan mendekripsinya kembali. Contohnya adalah AES.
Soal 8
Prinsip 'Need to Know Basis' dalam etika profesi intelijen berarti...
A. Data intelijen bebas diakses oleh masyarakat umum melalui API publik
B. Semua pegawai harus mengetahui semua data sistem
C. Pengembang boleh membagikan data kepada keluarga untuk keperluan diskusi
D. Informasi hanya diberikan kepada pihak yang membutuhkannya untuk pelaksanaan tugas
E. Akses diberikan berdasarkan senioritas jabatan semata tanpa melihat tugas
Jawaban: D
Need to Know Basis adalah prinsip keamanan di mana akses ke informasi rahasia hanya diberikan kepada individu yang benar-benar memerlukannya untuk menyelesaikan tugas spesifiknya.
Soal 9
Teknologi AI yang digunakan untuk memproses dan menganalisis data berupa teks dalam jumlah besar untuk mencari makna atau entitas tertentu adalah...
A. Natural Language Processing (NLP)
B. Computer Vision
C. Robotics
D. Reinforcement Learning
E. Speech Recognition
Jawaban: A
Natural Language Processing (NLP) adalah cabang AI yang berfokus pada interaksi antara komputer dan bahasa manusia, sangat krusial untuk mengolah data teks intelijen.
Soal 10
Sistem yang dirancang untuk mendeteksi sekaligus mencegah aktivitas mencurigakan pada jaringan secara real-time disebut...
A. IPS (Intrusion Prevention System)
B. VPN (Virtual Private Network)
C. Firewall
D. Proxy Server
E. IDS (Intrusion Detection System)
Jawaban: A
IPS (Intrusion Prevention System) memiliki kemampuan tidak hanya mendeteksi (seperti IDS) tetapi juga mengambil tindakan otomatis untuk memblokir atau mencegah serangan yang terdeteksi.
Soal 11
Menurut UU ITE, informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik dapat dijadikan alat bukti hukum yang sah, KECUALI untuk...
A. Transaksi perbankan online
B. Email korespondensi bisnis
C. Pencatatan data kependudukan
D. Kontrak kerja digital
E. Surat yang menurut Undang-Undang harus dibuat dalam bentuk tertulis
Jawaban: E
Pasal 5 ayat (4) UU ITE menyebutkan bahwa dokumen elektronik tidak berlaku untuk surat yang menurut UU harus dibuat tertulis (seperti akta notaris) atau surat berharga.
Soal 12
Komponen dalam arsitektur sistem intelijen yang berfungsi sebagai jembatan komunikasi antar aplikasi atau sistem yang berbeda disebut...
A. User Interface
B. Hardware Layer
C. Middleware
D. Presentation Layer
E. Database Layer
Jawaban: C
Middleware adalah perangkat lunak yang bertindak sebagai lapisan perantara untuk menghubungkan berbagai aplikasi, data, dan pengguna dalam lingkungan sistem yang heterogen.
Soal 13
Basis data yang lebih cocok digunakan untuk menyimpan data intelijen yang tidak terstruktur dan memerlukan skalabilitas horizontal yang sangat tinggi adalah...
A. MySQL
B. Oracle Database
C. NoSQL (seperti MongoDB)
D. SQL Server
E. PostgreSQL
Jawaban: C
NoSQL dirancang untuk menangani big data dengan skema yang fleksibel dan skalabilitas horizontal, sangat cocok untuk data tidak terstruktur seperti log aktivitas atau media sosial.
Soal 14
Dalam manajemen keadaan darurat siber nasional, langkah 'Containment' bertujuan untuk...
A. Menganalisis penyebab utama serangan
B. Mengembalikan sistem ke kondisi normal
C. Menghapus jejak penyerang dari sistem
D. Membatasi ruang lingkup serangan agar tidak meluas
E. Melaporkan kejadian kepada media massa
Jawaban: D
Containment (Isolasi) adalah langkah dalam respons insiden siber untuk menghentikan penyebaran ancaman dan meminimalkan kerusakan pada infrastruktur lain.
Soal 15
Standar prosedur dalam forensik digital untuk memastikan bukti elektronik tidak berubah sejak ditemukan hingga dipersidangan disebut...
A. Chain of Custody
B. Write Blocker
C. Anti-Forensics
D. Log Audit
E. Data Recovery
Jawaban: A
Chain of Custody (Rantai Penjagaan) adalah dokumentasi kronologis yang mencatat pengambilan, pengamanan, kontrol, transfer, dan analisis bukti fisik atau digital.
Soal 16
Berdasarkan PP Nomor 71 Tahun 2019, Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Publik wajib melakukan pendaftaran sistem elektroniknya kepada...
A. Badan Siber dan Sandi Negara
B. Kepolisian Republik Indonesia
C. Badan Intelijen Negara
D. Presiden secara langsung
E. Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang komunikasi dan informatika
Jawaban: E
PP No. 71 Tahun 2019 Pasal 6 mewajibkan setiap PSE Lingkup Publik dan Privat untuk melakukan pendaftaran sistem elektroniknya kepada Menteri (Kominfo).
Soal 17
Dalam Technology Acceptance Model (TAM), dua faktor utama yang mempengaruhi niat pengguna untuk menggunakan sistem baru adalah...
A. Perceived Usefulness dan Perceived Ease of Use
B. Harga dan Ketersediaan
C. Kecanggihan dan Popularitas
D. Kecepatan dan Keamanan
E. Instruksi Pimpinan dan Reward
Jawaban: A
TAM mengusulkan bahwa Persepsi Kegunaan (Perceived Usefulness) dan Persepsi Kemudahan Penggunaan (Perceived Ease of Use) adalah penentu utama penerimaan teknologi.
Soal 18
Penggunaan antarmuka pemrograman aplikasi (API) dalam sistem intelijen antarinstansi bertujuan untuk...
A. Menggantikan peran analis intelijen manusia
B. Menutup akses data dari instansi lain
C. Mewujudkan interoperabilitas dan pertukaran data yang efisien
D. Meningkatkan biaya pengembangan sistem
E. Mempersulit integrasi data
Jawaban: C
API memungkinkan sistem yang berbeda untuk saling berkomunikasi dan bertukar data secara terstandarisasi, yang merupakan kunci dari interoperabilitas.
Soal 19
Sistem Pendukung Keputusan (DSS) dalam konteks intelijen strategis berfungsi untuk...
A. Menghapus log audit sistem secara periodik
B. Menyebarkan hoaks ke pihak lawan
C. Mengambil keputusan secara otomatis tanpa campur tangan manusia
D. Menyediakan informasi dan model analisis untuk membantu pengambil keputusan
E. Menyimpan seluruh data penduduk secara acak
Jawaban: D
DSS dirancang untuk membantu manajer atau pengambil keputusan dalam memecahkan masalah semi-terstruktur dengan menyediakan akses ke data dan model analisis.
Soal 20
Prinsip utama dari 'Zero Trust Architecture' dalam akses sistem adalah...
A. Never trust, always verify
B. Percaya pada semua pengguna di dalam jaringan internal
C. Menghapus semua password sistem
D. Memberikan hak akses penuh kepada administrator tanpa audit
E. Hanya melakukan verifikasi pada akses dari luar negeri
Jawaban: A
Zero Trust adalah model keamanan yang mengasumsikan bahwa tidak ada pengguna atau sistem yang dapat dipercaya secara otomatis, baik di dalam maupun di luar jaringan organisasi.
Soal 21 Premium
Pasal 31 UU Nomor 17 Tahun 2011 mengatur wewenang khusus bagi Badan Intelijen Negara (BIN) untuk melakukan...
A. Eksekusi hukuman mati bagi spionase asing
B. Penggalian informasi melalui penyadapan berdasarkan peraturan perundang-undangan
C. Penangkapan dan penahanan tersangka teroris
D. Pembentukan tentara bayaran untuk operasi luar negeri
E. Penyitaan aset secara sepihak tanpa putusan pengadilan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 22 Premium
Dalam implementasi Big Data Analytics untuk intelijen, properti 'Velocity' merujuk pada...
A. Volume data yang sangat besar
B. Kecepatan data dihasilkan dan harus diproses
C. Nilai ekonomi dari data tersebut
D. Keakuratan dan keandalan data
E. Keragaman format data
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 23 Premium
Dalam algoritma kriptografi RSA, keamanan sistem sangat bergantung pada tingkat kesulitan dalam melakukan...
A. Penjumlahan bilangan prima besar
B. Perkalian matriks dimensi tinggi
C. Konversi teks dari ASCII ke Hexadesimal
D. Faktorisasi bilangan bulat yang merupakan hasil kali dua bilangan prima besar
E. Penyelesaian algoritma pengurutan data
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 24 Premium
Pada framework DevSecOps, tahap di mana pemindaian keamanan kode dilakukan secara otomatis segera setelah pengembang melakukan 'push' kode disebut...
A. Manual Code Review
B. Dynamic Application Security Testing (DAST)
C. User Acceptance Testing (UAT)
D. Static Application Security Testing (SAST)
E. Penetration Testing
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 25 Premium
Menurut UU PDP, jangka waktu bagi Pengendali Data Pribadi untuk melaporkan kegagalan pelindungan data (data breach) kepada subjek data dan otoritas adalah...
A. Paling lambat 14 hari
B. Paling lambat 24 jam
C. Paling lambat 30 hari
D. Paling lambat 7 hari kerja
E. Paling lambat 3 x 24 jam
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 26 Premium
Teknik AI yang memungkinkan sistem mengenali pola perilaku tidak wajar dalam lalu lintas jaringan intelijen untuk mendeteksi ancaman baru disebut...
A. Regression Analysis
B. Anomaly Detection
C. Content Filtering
D. Supervised Learning
E. Decision Tree
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 27 Premium
Dalam arsitektur sistem intelijen, fungsi dari 'Presentation Layer' atau 'Presentation Tier' adalah...
A. Mengelola protokol komunikasi antar server
B. Menyajikan informasi dalam format yang mudah dipahami oleh pengguna (Visualisasi)
C. Menyimpan data mentah dari berbagai sensor
D. Menghubungkan API internal dengan API eksternal
E. Melakukan enkripsi data pada level database
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 28 Premium
Kebijakan keamanan siber nasional yang mengatur koordinasi penanganan insiden siber antar instansi pemerintah di Indonesia dikelola oleh...
A. BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara)
B. Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia)
C. BAIS (Badan Intelijen Strategis)
D. BIN (Badan Intelijen Negara)
E. Kominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 29 Premium
Dalam manajemen risiko berdasarkan ISO 27001, opsi 'Risk Transfer' dapat diimplementasikan dengan cara...
A. Mengabaikan risiko karena biayanya mahal
B. Membeli asuransi siber atau melakukan outsourcing ke pihak ketiga
C. Melakukan patching pada seluruh server
D. Menambah jumlah firewall pada perimeter jaringan
E. Menutup sistem yang memiliki kerentanan tinggi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 30 Premium
Infrastruktur Kunci Publik (PKI) menggunakan mekanisme sertifikat digital untuk menjamin...
A. Kapasitas penyimpanan data yang besar
B. Jumlah user yang mengakses sistem secara bersamaan
C. Identitas pengirim dan integritas pesan
D. Ketersediaan (Availability) jaringan 100%
E. Kecepatan akses data ke database
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 31 Premium
Pada teknik digital forensik, metode pengambilan data dari RAM (Random Access Memory) yang bersifat volatil disebut...
A. Live Acquisition
B. Data Mining
C. Physical Imaging
D. Dead Forensics
E. Static Acquisition
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 32 Premium
Implementasi 'Micro-segmentation' dalam jaringan intelijen merupakan penerapan nyata dari konsep...
A. Natural Language Processing
B. Big Data Analytics
C. Zero Trust Architecture
D. Technology Acceptance Model
E. Decision Support System
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 33 Premium
Berdasarkan PP No. 71 Tahun 2019, data elektronik yang dikelola oleh PSE Lingkup Publik harus ditempatkan di...
A. Server luar negeri agar lebih aman
B. Laptop pribadi masing-masing administrator
C. Media sosial untuk transparansi
D. Pusat Data di dalam wilayah Indonesia
E. Cloud provider swasta tanpa perlu audit
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 34 Premium
Fungsi utama dari teknologi 'Load Balancer' dalam menjaga ketersediaan (Availability) sistem intelijen adalah...
A. Mendeteksi virus pada lampiran email
B. Mendekripsi paket data yang masuk
C. Membagi beban trafik secara merata ke beberapa server
D. Mengonversi bahasa SQL ke NoSQL secara otomatis
E. Menyimpan password pengguna secara aman
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 35 Premium
Dalam manajemen risiko, variabel 'Vulnerability' (Kerentanan) didefinisikan sebagai...
A. Jumlah total kerugian finansial akibat serangan
B. Sesuatu yang berpotensi merugikan aset
C. Probabilitas terjadinya bencana alam
D. Kelemahan pada sistem atau prosedur yang dapat dieksploitasi oleh ancaman
E. Kekuatan fisik dari gedung pusat data
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 36 Premium
Seorang pengembang sistem intelijen dilarang memasukkan 'backdoor' ke dalam sistem yang dikembangkannya. Hal ini merupakan pelanggaran terhadap etika profesi pada aspek...
A. Efisiensi Kerja
B. Integritas dan Kejujuran (Integrity)
C. Kerahasiaan (Confidentiality)
D. Interoperabilitas
E. Skalabilitas
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 37 Premium
Manakah dari berikut ini yang merupakan karakteristik utama dari sistem 'NoSQL' jenis 'Key-Value Store'?
A. Data harus dinormalisasi hingga bentuk normal ketiga
B. Sangat cepat untuk pembacaan/penulisan data berdasarkan kunci yang unik
C. Tidak bisa dijalankan pada lingkungan cluster
D. Data disimpan dalam bentuk baris dan kolom yang kaku
E. Hanya mendukung query yang sangat kompleks seperti SQL
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 38 Premium
Dalam pengembangan sistem intelijen, penggunaan 'Token-based Authentication' (seperti JWT) pada API bermanfaat untuk...
A. Memastikan data tidak bisa dibaca oleh analis intelijen
B. Mengurangi beban server dengan tidak menyimpan state sesi di server (Stateless)
C. Menghindari penggunaan firewall dalam jaringan
D. Menghapus kebutuhan akan enkripsi TLS
E. Meningkatkan ukuran file database secara signifikan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 39 Premium
Teknik NLP yang digunakan untuk mengelompokkan dokumen-dokumen intelijen berdasarkan topik tanpa label yang ditentukan sebelumnya disebut...
A. Part-of-Speech Tagging
B. Named Entity Recognition (NER)
C. Topic Modeling
D. Sentiment Analysis
E. Machine Translation
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 40 Premium
Berdasarkan UU ITE (Revisi 2016), sanksi pidana bagi setiap orang yang dengan sengaja melakukan akses ilegal terhadap sistem elektronik milik orang lain dengan maksud memperoleh informasi adalah...
A. Pencabutan hak sebagai warga negara
B. Pidana penjara paling lama 1 tahun
C. Pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak 600 juta
D. Hanya denda administratif
E. Pidana mati jika sasarannya milik negara
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 41 Premium
Dalam kerangka kerja NIST untuk keamanan siber, kategori 'Respond' mencakup aktivitas...
A. Inventarisasi aset perangkat keras
B. Instalasi perangkat lunak antivirus
C. Komunikasi dan analisis saat terjadi insiden
D. Pelatihan kesadaran keamanan bagi staf
E. Pencadangan data (backup) secara rutin
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 42 Premium
Algoritma AES (Advanced Encryption Standard) yang umum digunakan sebagai standar enkripsi data rahasia intelijen adalah jenis algoritma...
A. Key Exchange Algorithm
B. Hashing Algorithm
C. Block Cipher
D. Stream Cipher
E. Steganography
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 43 Premium
Penerapan strategi 'Defense in Depth' di lapisan data dapat dilakukan dengan cara...
A. Membuat aturan firewall pada level network
B. Menggunakan router dengan spesifikasi tinggi
C. Melakukan enkripsi database dan kontrol akses yang ketat
D. Memberikan training etika kepada user
E. Memasang CCTV di ruang server
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 44 Premium
Komponen utama dalam Decision Support System (DSS) yang berfungsi untuk melakukan pengolahan data menggunakan rumus atau metode tertentu adalah...
A. Output Generator
B. Knowledge Base
C. Data Management
D. User Interface
E. Model Management
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 45 Premium
Dalam model TAM, jika seorang analis intelijen merasa bahwa sistem baru sangat membantu dalam mempercepat pembuatan laporan, maka faktor yang terpenuhi adalah...
A. Output Quality
B. Perceived Ease of Use
C. Subjective Norm
D. Attitude Toward Using
E. Perceived Usefulness
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 46 Premium
Sesuai UU Nomor 17 Tahun 2011, personel intelijen dilarang memberikan informasi atau data yang dikategorikan sebagai Rahasia Negara. Pelanggaran terhadap hal ini diancam dengan pidana...
A. Denda maksimal 10 juta rupiah
B. Pidana penjara paling lama 10 tahun dan/atau denda paling banyak 1 miliar rupiah
C. Hanya sanksi pemberhentian tidak hormat
D. Penjara seumur hidup atau hukuman mati
E. Kurungan paling lama 3 bulan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 47 Premium
Dalam siklus SDLC DevSecOps, pengujian yang dilakukan dengan cara menyerang aplikasi yang sedang berjalan untuk mencari celah keamanan disebut...
A. Unit Testing
B. Dynamic Application Security Testing (DAST)
C. Static Analysis
D. Integration Testing
E. Regression Testing
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 48 Premium
Basis data NoSQL yang menggunakan format dokumen (seperti JSON atau BSON) sangat menguntungkan bagi pengembang sistem intelijen karena...
A. Tidak memerlukan lisensi perangkat lunak apapun
B. Mendukung integrasi data dari sumber yang memiliki struktur berbeda (skema fleksibel)
C. Hanya bisa diakses secara luring (offline)
D. Tidak memerlukan backup rutin
E. Kecepatan prosesnya selalu lambat namun stabil
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 49 Premium
Sebuah sistem VPN (Virtual Private Network) menjamin keamanan komunikasi data intelijen melalui internet dengan cara...
A. Menggunakan satelit militer khusus
B. Mematikan koneksi internet secara otomatis
C. Meningkatkan kecepatan bandwidth internet hingga 2 kali lipat
D. Menghapus semua file log di komputer pengirim
E. Menciptakan terowongan terenkripsi (Encrypted Tunnel) antar titik komunikasi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 50 Premium
Penerapan prinsip 'Data Minimization' dalam UU PDP mengharuskan pengembang sistem untuk...
A. Mengumpulkan data sebanyak-banyaknya untuk cadangan
B. Memperkecil ukuran font pada database agar hemat memori
C. Menghapus seluruh data pengguna setiap hari
D. Mengumpulkan data pribadi hanya seperlunya sesuai tujuan pemrosesan
E. Menyembunyikan keberadaan sistem dari otoritas pengawas
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Pengembang Sistem Intelijen

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengembang Sistem Intelijen semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengembang Sistem Intelijen, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengembang Sistem Intelijen

SKB CPNS Pengembang Sistem Intelijen adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengembang Sistem Intelijen meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengembang Sistem Intelijen, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengembang Sistem Intelijen tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengembang Sistem Intelijen tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.