SKB CPNS Penilai Aset 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Penilai Aset, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Penilai Aset, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Penilai Aset

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penilai Aset berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara
  • Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
  • Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 jo PP Nomor 28 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah
  • Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)
  • Nilai-Nilai Kementerian Keuangan: Integritas, Profesionalisme, Sinergi, Pelayanan, dan Kesempurnaan
  • Etika ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK
  • Konsep Dasar Penilaian: Definisi nilai, harga, biaya, dan prinsip-prinsip ekonomi dalam penilaian (Highest and Best Use, Substitution, Supply and Demand)
  • Standar Penilaian Indonesia (SPI) dan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) sebagai acuan profesi
  • Pendekatan Penilaian: Teknik penerapan Pendekatan Pasar (Market Approach), Pendekatan Biaya (Cost Approach), dan Pendekatan Pendapatan (Income Approach)
  • Penilaian Properti: Prosedur penilaian tanah dan bangunan (Real Property) serta faktor-faktor yang mempengaruhinya
  • Penilaian Aset Tak Berwujud (Intangible Assets): Konsep dasar penilaian hak kekayaan intelektual, goodwill, dan brand
  • Penilaian Bisnis: Metode Discounted Cash Flow (DCF) dan kapitalisasi pendapatan dalam menilai entitas bisnis
  • Penilaian Sumber Daya Alam (SDA): Teknik penilaian untuk sektor perikanan, kehutanan, dan pertambangan
  • Penilaian Personal Property: Prosedur penilaian mesin, peralatan berat, kendaraan, dan perabot kantor
  • Manajemen Data dan Analisis Pasar: Teknik pengumpulan data primer/sekunder serta analisis pembanding pasar
  • Penyusunan Laporan Penilaian: Struktur laporan, pengungkapan asumsi, syarat pembatas, dan opini nilai
  • Regulasi Teknis Penilaian Pemerintah: Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait pedoman penilaian BMN dan penilaian untuk tujuan tertentu
  • Identifikasi Objek Penilaian: Teknik survei lapangan, pengukuran fisik, dan pemeriksaan legalitas/dokumen kepemilikan aset

Simulasi Tryout SKB CPNS Penilai Aset

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penilai Aset, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Penilai Aset. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Penilai Aset

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Penilai Aset.

Soal 1
Menurut Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003, siapa yang memegang kekuasaan tertinggi pengelolaan keuangan negara sebagai bagian dari kekuasaan pemerintahan?
A. Ketua Badan Pemeriksa Keuangan
B. Presiden
C. Gubernur Bank Indonesia
D. Menteri Keuangan
E. Dewan Perwakilan Rakyat
Jawaban: B
Berdasarkan Pasal 6 ayat (1) UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Presiden memegang kekuasaan pengelolaan keuangan negara sebagai bagian dari kekuasaan pemerintahan.
Soal 2
Berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 2004, dokumen yang menjadi acuan bahwa suatu kegiatan telah selesai dilaksanakan dan hak tagih negara muncul adalah...
A. Bukti Pengeluaran Kas Negara
B. Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D)
C. Kuitansi Pembayaran
D. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA)
E. Surat Perintah Membayar (SPM)
Jawaban: B
UU No. 1 Tahun 2004 menjelaskan mekanisme perbendaharaan di mana SP2D merupakan dokumen otorisasi pencairan dana yang menandakan pengeluaran negara telah terjadi.
Soal 3
Sesuai PP Nomor 28 Tahun 2020, jangka waktu maksimal untuk Pemanfaatan Barang Milik Negara dalam bentuk Sewa adalah...
A. 2 tahun dan dapat diperpanjang
B. 3 tahun tanpa perpanjangan
C. 10 tahun dan dapat diperpanjang
D. 5 tahun dan dapat diperpanjang
E. 20 tahun dan tidak dapat diperpanjang
Jawaban: D
Pasal 28 PP Nomor 27 Tahun 2014 sebagaimana telah diubah dengan PP Nomor 28 Tahun 2020 menyatakan jangka waktu sewa BMN paling lama 5 tahun dan dapat diperpanjang.
Soal 4
Salah satu fungsi dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dalam struktur Kementerian Keuangan adalah...
A. Perumusan kebijakan di bidang piutang negara dan kekayaan negara dipisahkan
B. Pengaturan kebijakan moneter nasional
C. Pelaksanaan pemungutan pajak negara
D. Penyusunan anggaran belanja pegawai kementerian
E. Pengawasan perbankan secara makro
Jawaban: A
Tugas DJKN meliputi perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang barang milik negara, kekayaan negara dipisahkan, piutang negara, penilaian, dan lelang.
Soal 5
Dalam Nilai-Nilai Kementerian Keuangan, nilai yang menekankan pada bekerja dengan tulus, jujur, dan menjaga martabat adalah...
A. Sinergi
B. Pelayanan
C. Profesionalisme
D. Kesempurnaan
E. Integritas
Jawaban: E
Integritas berarti berpikir, berkata, berperilaku, dan bertindak dengan baik dan benar serta memegang teguh kode etik dan prinsip-prinsip moral.
Soal 6
Panduan perilaku yang menunjukkan nilai 'Akuntabel' dalam core values ASN BerAKHLAK adalah...
A. Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan
B. Membangun kerja sama yang sinergis
C. Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya
D. Melakukan tugas dengan jujur dan bertanggung jawab
E. Cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan
Jawaban: D
Akuntabel dalam BerAKHLAK berarti bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan, tercermin dalam perilaku jujur, disiplin, dan berintegritas tinggi.
Soal 7
Definisi 'Biaya' (Cost) dalam konsep dasar penilaian secara teknis merujuk pada...
A. Jumlah uang yang diminta untuk suatu barang atau jasa
B. Opini mengenai nilai ekonomi suatu aset pada waktu tertentu
C. Manfaat masa depan yang didiskontokan ke nilai sekarang
D. Harga transaksi yang terjadi di pasar terbuka
E. Sejumlah uang yang dikeluarkan untuk memproduksi atau menciptakan aset
Jawaban: E
Biaya merujuk pada pengorbanan sumber daya (uang) untuk menciptakan atau memproduksi sebuah objek, berbeda dengan harga (transaksi) atau nilai (opini).
Soal 8
Prinsip ekonomi yang menyatakan bahwa nilai suatu aset dipengaruhi oleh ketersediaan aset sejenis yang dapat dibeli oleh calon pembeli adalah...
A. Prinsip Antisipasi
B. Prinsip Kontribusi
C. Prinsip Highest and Best Use
D. Prinsip Substitusi
E. Prinsip Perubahan
Jawaban: D
Prinsip Substitusi menyatakan bahwa seseorang tidak akan membayar lebih untuk suatu properti dibandingkan biaya untuk memperoleh properti pengganti yang setara.
Soal 9
Standar Penilaian Indonesia (SPI) yang mengatur tentang Etika Penilai disebut dengan...
A. SPI 102
B. SPI 101
C. KEPI
D. SPI 105
E. SPI 103
Jawaban: C
KEPI (Kode Etik Penilai Indonesia) adalah landasan etika bagi profesi penilai di Indonesia yang digunakan bersama dengan SPI.
Soal 10
Dalam Pendekatan Pasar, teknik yang digunakan untuk menyetarakan data pembanding dengan objek penilaian disebut...
A. Rekonsiliasi
B. Depresiasi
C. Diskonto
D. Kapitalisasi
E. Penyesuaian (Adjustment)
Jawaban: E
Penyesuaian atau adjustment dilakukan terhadap data transaksi pasar agar sebanding dengan karakteristik objek penilaian (lokasi, fisik, waktu).
Soal 11
Berdasarkan konsep Highest and Best Use (HBU), penggunaan lahan harus memenuhi kriteria berikut, KECUALI...
A. Secara fisik memungkinkan
B. Diizinkan secara hukum
C. Paling dekat dengan pusat kota
D. Layak secara finansial
E. Memberikan produktivitas maksimal
Jawaban: C
Empat kriteria HBU adalah: 1. Legally permissible, 2. Physically possible, 3. Financially feasible, dan 4. Maximally productive.
Soal 12
Rumus dasar dalam Pendekatan Biaya untuk menentukan nilai pasar sebuah bangunan adalah...
A. Harga Pasar - Biaya Renovasi
B. Biaya Penggantian Baru - Penyusutan + Nilai Tanah
C. Biaya Reproduksi Baru + Nilai Tanah
D. Biaya Material + Upah Buruh
E. Nilai Tanah x Indeks Lokasi
Jawaban: B
Pendekatan biaya menghitung nilai properti dengan menjumlahkan nilai tanah dan estimasi biaya pembuatan baru bangunan dikurangi dengan penyusutan fisik/fungsional/ekonomis.
Soal 13
Aset tak berwujud yang muncul dari reputasi perusahaan, hubungan pelanggan, dan efisiensi operasional disebut...
A. Goodwill
B. Merek Dagang
C. Hak Paten
D. Hak Cipta
E. Waralaba
Jawaban: A
Goodwill adalah aset tak berwujud yang mencerminkan nilai lebih suatu entitas di atas nilai pasar aset bersihnya, seringkali karena faktor reputasi.
Soal 14
Dalam penilaian personal property, apa yang dimaksud dengan 'Mesin dan Peralatan'?
A. Saham perusahaan manufaktur
B. Aset berwujud yang digunakan untuk operasi selain tanah dan bangunan
C. Piutang usaha dari penjualan mesin
D. Hak sewa gedung kantor
E. Tanah yang digunakan untuk industri
Jawaban: B
Mesin dan peralatan termasuk dalam kategori personal property (aset bergerak) yang memiliki umur ekonomis tertentu dan digunakan dalam proses produksi.
Soal 15
Metode kapitalisasi pendapatan secara langsung (Direct Capitalization) biasanya digunakan ketika...
A. Hanya ada satu data pembanding di pasar
B. Pendapatan aset sangat fluktuatif setiap tahun
C. Pendapatan aset bersifat stabil atau tumbuh secara konstan
D. Aset akan dijual dalam waktu kurang dari satu bulan
E. Aset tidak menghasilkan pendapatan sama sekali
Jawaban: C
Kapitalisasi langsung digunakan jika properti menghasilkan pendapatan yang stabil dengan membagi pendapatan tahun pertama dengan tingkat kapitalisasi.
Soal 16
Langkah pertama dalam melakukan identifikasi objek penilaian di lapangan adalah...
A. Mengambil foto udara tanpa izin
B. Menghitung nilai pasar akhir
C. Memeriksa dokumen legalitas dan mencocokkan dengan kondisi fisik
D. Menyusun laporan penilaian
E. Melakukan wawancara dengan pembeli potensial
Jawaban: C
Identifikasi awal wajib melibatkan pemeriksaan legalitas (sertifikat/dokumen) untuk memastikan objek yang dinilai secara fisik sesuai dengan dokumen kepemilikannya.
Soal 17
Bagian dari laporan penilaian yang menjelaskan hal-hal yang tidak dijamin oleh penilai dan membatasi tanggung jawab hukumnya disebut...
A. Struktur Laporan
B. Syarat Pembatas (Limiting Conditions)
C. Opini Nilai
D. Lingkup Penugasan
E. Asumsi Khusus
Jawaban: B
Syarat pembatas digunakan untuk melindungi penilai dengan menyatakan batasan-batasan dalam pemeriksaan aset, misalnya tidak melakukan tes struktur tanah.
Soal 18
Dalam manajemen data penilaian, data yang diperoleh langsung dari pelaku pasar melalui observasi atau wawancara disebut data...
A. Tersier
B. Primer
C. Normatif
D. Historis
E. Sekunder
Jawaban: B
Data primer adalah data yang dikumpulkan sendiri oleh penilai dari sumber asli (lapangan/pelaku pasar) untuk keperluan penilaian tertentu.
Soal 19
Penilaian sumber daya alam sektor kehutanan seringkali menggunakan teknik penilaian berdasarkan...
A. Nilai tegakan (Stumpage Value)
B. Biaya penggantian pupuk
C. Nilai tukar kayu di pasar gelap
D. Kapitalisasi sewa kantor perhutani
E. Harga tanah per meter persegi di perkotaan
Jawaban: A
Stumpage value adalah nilai kayu saat masih berdiri di hutan, dihitung dari harga jual kayu log dikurangi biaya penebangan dan pengangkutan.
Soal 20
Peraturan Menteri Keuangan yang secara spesifik mengatur tentang Pedoman Penilaian Barang Milik Negara adalah...
A. PMK Nomor 173/PMK.06/2020
B. PMK Nomor 21/PMK.01/2022
C. PMK Nomor 111/PMK.06/2016
D. PMK Nomor 101/PMK.01/2014
E. PMK Nomor 144/PMK.06/2014
Jawaban: A
PMK 173/PMK.06/2020 mengatur tentang Penilaian Barang Milik Negara yang menjadi pedoman teknis bagi penilai pemerintah.
Soal 21 Premium
Dalam UU Nomor 1 Tahun 2004, Bendahara Umum Negara (BUN) dijabat oleh...
A. Presiden
B. Direktur Jenderal Perbendaharaan
C. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional
D. Menteri Keuangan
E. Gubernur Bank Indonesia
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 22 Premium
Sesuai PP 27/2014, pemindahtanganan BMN dalam bentuk Penjualan dilakukan dengan pertimbangan...
A. Optimalisasi BMN yang tidak digunakan untuk tugas dan fungsi
B. Untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya bagi pejabat
C. Memberikan aset secara cuma-cuma kepada swasta
D. Memenuhi permintaan kolega politik
E. Menghabiskan anggaran di akhir tahun
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 23 Premium
Struktur organisasi DJKN yang membidangi urusan pemberian bimbingan teknis penilaian dan pelaksanaan penilaian adalah...
A. Direktorat Lelang
B. Direktorat Barang Milik Negara
C. Direktorat Piutang Negara
D. Direktorat Penilaian
E. Direktorat Hukum dan Humas
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 24 Premium
Nilai-Nilai Kementerian Keuangan 'Kesempurnaan' memiliki perilaku utama berupa...
A. Menjaga kerahasiaan data negara
B. Melakukan perbaikan terus menerus dan memberikan yang terbaik
C. Bekerja sama secara tim dalam mencapai tujuan
D. Memberikan layanan yang melampaui harapan pemangku kepentingan
E. Mengikuti aturan tanpa melakukan inovasi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 25 Premium
Seorang ASN Penilai Aset menolak gratifikasi dari pemilik aset saat survei lapangan. Tindakan ini mencerminkan core value BerAKHLAK...
A. Harmonis
B. Akuntabel
C. Adaptif
D. Kompeten
E. Loyal
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 26 Premium
Dalam penilaian, apa yang dimaksud dengan 'Nilai Pasar' (Market Value)?
A. Nilai yang diinginkan oleh pemilik aset agar cepat laku
B. Harga yang disepakati oleh pembeli dan penjual yang memiliki hubungan istimewa
C. Estimasi jumlah uang pada tanggal penilaian yang dapat diperoleh dari transaksi jual beli
D. Biaya yang dikeluarkan untuk membangun kembali gedung yang sama
E. Nilai yang ditetapkan oleh pemerintah untuk dasar pajak
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 27 Premium
SPI 202 secara khusus membahas tentang penilaian terhadap...
A. Properti Pertanian
B. Properti Real (Tanah dan Bangunan)
C. Aset Tak Berwujud
D. Instrumen Keuangan
E. Mesin dan Peralatan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 28 Premium
Faktor eksternal yang mempengaruhi nilai sebuah properti real (tanah/bangunan) antara lain...
A. Luas bangunan dan jumlah kamar
B. Desain arsitektur interior
C. Kualitas material konstruksi
D. Kondisi fisik atap yang bocor
E. Perubahan kebijakan zonasi tata kota
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 29 Premium
Dalam metode Discounted Cash Flow (DCF), nilai terminal (Terminal Value) merepresentasikan...
A. Jumlah utang perusahaan saat ini
B. Nilai investasi pada tahun pertama
C. Nilai sisa aset di akhir periode proyeksi pendapatan
D. Biaya pajak yang harus dibayar perusahaan
E. Selisih antara aset dan kewajiban
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 30 Premium
Pendekatan penilaian yang paling tepat digunakan untuk menilai sebuah Brand yang sudah terkenal adalah...
A. Pendekatan Fisik
B. Pendekatan Pendapatan (Royalty Relief)
C. Pendekatan Luas Wilayah
D. Pendekatan Historis
E. Pendekatan Biaya
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 31 Premium
Salah satu tantangan utama dalam penilaian Sumber Daya Alam sektor Pertambangan adalah ketidakpastian mengenai...
A. Jumlah cadangan terbukti (Proven Reserves)
B. Warna baju seragam pekerja
C. Jenis komputer yang digunakan di kantor tambang
D. Merk kendaraan operasional Direktur
E. Harga tiket masuk area tambang
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 32 Premium
Dalam penilaian kendaraan (Personal Property), penyusutan yang disebabkan oleh munculnya teknologi baru yang lebih efisien disebut...
A. Kemunduran Ekonomis
B. Amortisasi
C. Kemunduran Fungsional (Functional Obsolescence)
D. Penyusutan Fisik
E. Penyusutan Pajak
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 33 Premium
Sumber data sekunder yang sering digunakan untuk melakukan analisis pembanding pasar tanah adalah...
A. Pengukuran luas tanah dengan meteran manual
B. Data transaksi dari situs marketplace properti atau laporan broker
C. Pengecekan patok batas tanah
D. Wawancara langsung dengan pemilik tanah di lokasi
E. Pengamatan kondisi fisik tanah secara visual
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 34 Premium
Pengungkapan 'Asumsi Khusus' dalam laporan penilaian diperlukan jika...
A. Laporan akan diberikan kepada masyarakat umum
B. Penilai tidak mau memberikan opini nilai
C. Nilai aset sangat rendah
D. Kondisi aset benar-benar normal dan sesuai sertifikat
E. Terdapat kondisi luar biasa yang berbeda dari fakta saat tanggal penilaian
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 35 Premium
Berdasarkan PMK terkait penilaian BMN, pendekatan penilaian yang dilarang digunakan untuk tujuan penyusunan Neraca Pemerintah Pusat adalah...
A. Pendekatan Biaya
B. Pendekatan Pendapatan
C. Semua pendekatan diperbolehkan sesuai jenis asetnya
D. Pendekatan Pasar
E. Pendekatan Spekulasi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 36 Premium
Teknik survei lapangan 'Pengukuran Fisik' untuk bangunan gedung bertujuan untuk mendapatkan data...
A. Luas lantai bangunan yang sebenarnya (As-built)
B. Status sengketa hukum di pengadilan
C. Nama pemilik asli gedung
D. Jumlah pajak tahunan yang belum dibayar
E. Nilai NJOP dari kantor pajak
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 37 Premium
Nilai sisa (Salvage Value) dalam penilaian mesin biasanya merujuk pada nilai aset saat...
A. Baru saja keluar dari pabrik
B. Sedang mengalami perbaikan total
C. Akan dijual setelah umur ekonomisnya berakhir
D. Masih dalam masa garansi
E. Berada pada puncak produktivitasnya
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 38 Premium
Kriteria 'Maximally Productive' dalam analisis HBU berarti penggunaan lahan harus menghasilkan...
A. Volume limbah paling sedikit
B. Jumlah tenaga kerja paling banyak
C. Hubungan baik dengan tetangga sekitar
D. Nilai tanah tertinggi di antara alternatif yang layak lainnya
E. Biaya konstruksi paling murah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 39 Premium
Penilai pemerintah di bawah Kementerian Keuangan bekerja untuk organisasi...
A. DJKN
B. Bappenas
C. BPK
D. Setjen
E. DJP
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 40 Premium
Prinsip dalam KEPI yang menuntut penilai untuk tidak terpengaruh oleh kepentingan pihak manapun yang dapat mengganggu objektivitasnya adalah...
A. Kompetensi
B. Perilaku Profesional
C. Integritas
D. Objektivitas
E. Kerahasiaan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 41 Premium
Dalam penilaian bisnis, selisih antara nilai total entitas dengan nilai pasar aset berwujudnya sering diatribusikan sebagai nilai...
A. Persediaan barang
B. Modal kerja
C. Tanah
D. Aset Tak Berwujud (Intangible Assets)
E. Mesin
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 42 Premium
Pemeriksaan dokumen 'IMB' (Izin Mendirikan Bangunan) atau PBG dalam survei lapangan bertujuan untuk memastikan...
A. Jumlah AC yang terpasang
B. Kekuatan pondasi terhadap gempa skala 10 SR
C. Nama arsitek pemenang tender
D. Warna cat bangunan sesuai aturan
E. Legalitas pemanfaatan ruang dan batas fisik bangunan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 43 Premium
Pendekatan Penilaian yang didasarkan pada perkiraan biaya untuk menciptakan aset yang identik atau serupa dengan yang dinilai adalah...
A. Pendekatan Biaya
B. Pendekatan Pendapatan
C. Pendekatan Kualitatif
D. Pendekatan Statistika
E. Pendekatan Pasar
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 44 Premium
Penyusutan ekonomi (Economic Obsolescence) pada suatu pabrik dapat disebabkan oleh...
A. Mesin produksi yang sudah aus
B. Penurunan permintaan pasar terhadap produk yang dihasilkan pabrik tersebut
C. Kesalahan desain tata letak mesin
D. Kerusakan pada atap pabrik
E. Karyawan yang mogok kerja
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 45 Premium
Sesuai regulasi teknis penilaian BMN, penilai wajib melakukan peninjauan lapangan (Site Visit) KECUALI dalam kondisi...
A. Pemilik aset tidak berada di tempat
B. Terjadi bencana alam atau kondisi kahar yang menghalangi akses
C. Aset berada di luar kota
D. Aset memiliki nilai di bawah 1 miliar rupiah
E. Penilai sedang sibuk dengan laporan lain
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 46 Premium
Analisis pembanding pasar mengharuskan penilai melakukan penyesuaian terhadap 'Waktu Transaksi' jika...
A. Bangunan pembanding lebih baru
B. Luas tanah pembanding berbeda
C. Pembanding memiliki sertifikat berbeda
D. Data pembanding berasal dari transaksi yang terjadi setahun yang lalu
E. Lokasi pembanding sangat jauh
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 47 Premium
Dokumen kepemilikan tertinggi untuk tanah di Indonesia yang memberikan hak paling kuat adalah...
A. Hak Pakai
B. Girik
C. Hak Guna Bangunan (HGB)
D. Hak Pengelolaan
E. Hak Milik (SHM)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 48 Premium
Dalam metode kapitalisasi pendapatan, rumus untuk menghitung Nilai (V) adalah...
A. V = Pendapatan Bersih Operasional (NOI) x Tingkat Kapitalisasi
B. V = Luas Tanah x Harga Satuan
C. V = Modal Kerja + Utang
D. V = Harga Jual - Biaya Operasional
E. V = Pendapatan Bersih Operasional (NOI) / Tingkat Kapitalisasi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 49 Premium
Opini nilai yang dihasilkan oleh penilai dalam laporannya harus bersifat...
A. Sesuai keinginan pimpinan kementerian
B. Rahasia dan tidak boleh diketahui siapapun
C. Sama dengan nilai tahun lalu
D. Objektif, independen, dan didukung data yang cukup
E. Selalu lebih tinggi dari harga pasar agar negara untung
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 50 Premium
Dalam pengelolaan BMN, aset yang sudah tidak memiliki nilai ekonomis atau rusak berat dapat dilakukan...
A. Pencatatan sebagai aset produktif
B. Pengadaan baru tanpa lelang
C. Penyewaan kepada pihak ketiga
D. Pemanfaatan kembali
E. Penghapusan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Penilai Aset

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penilai Aset semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penilai Aset, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Penilai Aset

SKB CPNS Penilai Aset adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Penilai Aset meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Penilai Aset, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Penilai Aset tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Penilai Aset tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.