Kisi-Kisi Resmi PermenPAN-RB 2026

SKB CPNS Pengelola Administrasi Intelijen

Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Pengelola Administrasi Intelijen. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.

Instansi Pembina
K/L Terkait
Silabus Materi
1 Jenjang / Sub-bidang
Durasi Ujian
90 Menit CAT BKN
Bank Soal
230+ Soal Latihan

Materi Pokok SKB CPNS Pengelola Administrasi Intelijen

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Administrasi Intelijen berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

Kompetensi Umum

7 Indikator
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara beserta peraturan pelaksanaannya
Kedudukan, struktur organisasi, tugas, fungsi, dan wewenang Badan Intelijen Negara (BIN)
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan manajemen kepegawaian
Wawasan kebangsaan, nilai-nilai dasar Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika
Nilai dasar ASN (BerAKHLAK) dan Kode Etik Intelijen Negara (Velox et Exactus)
Sistem Tata Kelola Pemerintahan yang Baik (Good Governance) dan Reformasi Birokrasi
Prinsip dasar kerahasiaan negara, Hak Asasi Manusia (HAM), dan supremasi hukum

Kompetensi Khusus

13 Indikator
Manajemen administrasi perkantoran, ketatausahaan, dan standar pelayanan di lingkungan instansi pemerintah
Tata Naskah Dinas: penyusunan, format, dan tata cara korespondensi surat menyurat berklasifikasi
Pengelolaan kearsipan (dinamis dan statis) berdasarkan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan
Sistem Keamanan Dokumen: prosedur penanganan, klasifikasi tingkat kerahasiaan, penyimpanan, dan pemusnahan dokumen intelijen
Penerapan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) dan e-office dalam birokrasi
Konsep dasar Siklus Intelijen (Intelligence Cycle) dengan fokus pada dukungan administrasi operasi dan kegiatan
Administrasi pelaporan intelijen: teknik pencatatan, penyusunan rekapitulasi, dan notulensi rapat/kegiatan rahasia
Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan personel, materiil, dan informasi di lingkungan kantor intelijen
Administrasi dukungan operasional: tata kelola pertanggungjawaban keuangan, dana taktis, dan pembukuan sederhana
Manajemen inventarisasi, logistik perkantoran, dan administrasi pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dasar
Kesadaran Keamanan Informasi (Information Security Awareness) dan mitigasi kebocoran data dalam administrasi digital
Pengoperasian perangkat lunak perkantoran tingkat lanjut (word processing, pengolahan spreadsheet, dan presentasi) untuk mendukung tugas administrasi
Protokoler dasar, etika birokrasi, dan tata cara penyelenggaraan rapat/kegiatan terbatas

Simulasi Tryout SKB CAT Pengelola Administrasi Intelijen

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Administrasi Intelijen, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Katalog Semua Tryout
Sedang Disusun Tim Ahli

Tryout CAT SKB Pengelola Administrasi Intelijen Sedang Disiapkan

Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Pengelola Administrasi Intelijen berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.

Sistem CAT BKN
Durasi 90 menit & skema CAT resmi
Kisi-Kisi Terbaru
Sesuai materi pokok & tupoksi jabatan
Pembahasan Lengkap
Analisis jawaban & referensi regulasi
Ranking Nasional
Bandingkan skor se-Indonesia
Bank Soal Drill SKB 2026

Akses 230 Soal SKB Pengelola Administrasi Intelijen Lengkap

Drill ratusan soal kompetensi bidang teknis lengkap dengan analisis pembahasan komprehensif untuk memaksimalkan peluang lulus ranking 1 di formasi Anda.

✓ Sesuai Kisi-kisi CAT BKN ✓ Pembahasan Analisis Mendalam ✓ Update Soal Rutin ✓ Akses Aktif 1 Tahun
Harga Spesial
Rp25.000
Sekali bayar • Akses 365 hari
Lihat Bank Soal

Contoh Soal SKB Pengelola Administrasi Intelijen & Pembahasan

Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.

50 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/50
0%
Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011, Intelijen Negara memiliki peran yang sangat strategis. Dalam konteks tersebut, apa yang menjadi definisi utama dari Intelijen Negara?
Kunci Jawaban: B
Menurut Pasal 1 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara, Intelijen Negara adalah penyelenggara intelijen yang merupakan bagian integral dari sistem keamanan nasional yang memiliki wewenang untuk menyelenggarakan fungsi penyelidikan, pengamanan, dan penggalangan guna mencegah berbagai ancaman.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara beserta peraturan pelaksanaannya
Soal 2
Dalam struktur ketatanegaraan Republik Indonesia, kedudukan Badan Intelijen Negara (BIN) sebagai lembaga pemerintah nonkementerian berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara, serta Peraturan Presiden Nomor 90 Tahun 2012 tentang BIN, Badan Intelijen Negara (BIN) adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden.
Materi Terkait: Kedudukan, struktur organisasi, tugas, fungsi, dan wewenang Badan Intelijen Negara (BIN)
Soal 3
Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, unsur kepegawaian ASN secara resmi terdiri dari...
Kunci Jawaban: D
Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, ditegaskan bahwa pegawai ASN terdiri atas dua kategori utama, yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tenaga honorer tidak lagi diklasifikasikan sebagai bagian resmi dari struktur ASN.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan manajemen kepegawaian
Soal 4
Sebagai seorang Pengelola Administrasi Intelijen, menjaga kerahasiaan dokumen negara merupakan bentuk pengamalan wawasan kebangsaan, khususnya pada nilai Pancasila ke-3, yaitu Persatuan Indonesia. Apa esensi tindakan tersebut terkait sila ke-3?
Kunci Jawaban: C
Pengamalan Sila ke-3 (Persatuan Indonesia) menuntut setiap ASN untuk rela berkorban demi kepentingan negara dan bangsa. Dalam konteks intelijen, menjaga rahasia negara adalah wujud nyata menempatkan kepentingan, keamanan, dan keutuhan bangsa di atas kepentingan pribadi atau golongan.
Materi Terkait: Wawasan kebangsaan, nilai-nilai dasar Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika
Soal 5
Setiap personel yang bertugas di lingkungan Badan Intelijen Negara memegang teguh semboyan 'Velox et Exactus'. Makna fundamental dari semboyan tersebut dalam pelaksanaan tugas administrasi adalah...
Kunci Jawaban: C
Motto atau semboyan BIN adalah 'Velox et Exactus' yang berasal dari bahasa Latin. Velox berarti Cepat, dan Exactus berarti Tepat. Dalam tata administrasi, hal ini bermakna setiap pelaporan dan dukungan dokumen harus disajikan secara cepat (tepat waktu) dan akurat/tepat sasaran.
Materi Terkait: Nilai dasar ASN (BerAKHLAK) dan Kode Etik Intelijen Negara (Velox et Exactus)
Soal 6
Penerapan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik (Good Governance) mensyaratkan adanya prinsip transparansi (keterbukaan). Namun, dalam instansi intelijen, hal ini berbenturan dengan asas kerahasiaan. Bagaimana instansi intelijen menyikapi dilema ini?
Kunci Jawaban: E
Menurut prinsip Good Governance dan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), transparansi wajib dilakukan oleh badan publik. Namun, Pasal 17 UU KIP mengecualikan informasi yang dapat membahayakan pertahanan dan keamanan negara. Sehingga, transparansi di BIN hanya berlaku untuk administrasi umum (seperti rekrutmen atau aset yang tidak rahasia), namun dibatasi pada operasi intelijen.
Materi Terkait: Sistem Tata Kelola Pemerintahan yang Baik (Good Governance) dan Reformasi Birokrasi
Soal 7
Pelaksanaan tugas administrasi maupun operasi intelijen harus menjunjung tinggi prinsip supremasi hukum. Apa implikasi nyata dari supremasi hukum terhadap tugas-tugas intelijen?
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan UU Nomor 17 Tahun 2011, asas penyelenggaraan intelijen negara salah satunya adalah supremasi hukum dan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia. Ini berarti setiap tindakan, pelaporan, dan operasi harus berlandaskan peraturan perundang-undangan dan menghargai HAM.
Materi Terkait: Prinsip dasar kerahasiaan negara, Hak Asasi Manusia (HAM), dan supremasi hukum
Soal 8
Dalam manajemen administrasi perkantoran di lingkungan instansi pemerintah, fungsi utama dari ketatausahaan (clerical work) yang paling relevan dengan pekerjaan harian staf adalah...
Kunci Jawaban: A
Secara teori administrasi perkantoran modern, tugas dan fungsi pokok ketatausahaan meliputi kegiatan: menghimpun (mengumpulkan), mencatat, mengolah, menggandakan, mengirim, serta menyimpan dokumen/informasi secara sistematis agar siap digunakan pimpinan untuk mengambil keputusan.
Materi Terkait: Manajemen administrasi perkantoran, ketatausahaan, dan standar pelayanan di lingkungan instansi pemerintah
Soal 9
Dalam penyusunan Tata Naskah Dinas, korespondensi yang memuat informasi dengan klasifikasi 'Rahasia' harus diberikan perlindungan fisik. Penandaan yang benar pada amplop naskah dinas tersebut adalah...
Kunci Jawaban: A
Sesuai standar Tata Naskah Dinas (termasuk Peraturan ANRI atau aturan internal BIN mengenai pengamanan dokumen), surat dengan klasifikasi rahasia menggunakan sistem sampul/amplop ganda. Amplop dalam diberi cap RAHASIA (warna merah/sesuai ketentuan), kemudian dimasukkan ke dalam amplop luar yang tidak menampakkan bahwa isinya rahasia agar aman dalam pengiriman.
Materi Terkait: Tata Naskah Dinas: penyusunan, format, dan tata cara korespondensi surat menyurat berklasifikasi
Soal 10
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, arsip yang masih digunakan secara langsung dalam perencanaan, pelaksanaan, dan penyelenggaraan kehidupan kebangsaan pada umumnya, disebut...
Kunci Jawaban: C
Menurut UU Nomor 43 Tahun 2009 Pasal 1, Arsip Dinamis adalah arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan pencipta arsip dan disimpan selama jangka waktu tertentu. Sedangkan arsip statis adalah arsip yang tidak digunakan langsung dan bernilai guna kesejarahan.
Materi Terkait: Pengelolaan kearsipan (dinamis dan statis) berdasarkan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan
Soal 11
Ketika dokumen intelijen berklasifikasi 'Sangat Rahasia' telah habis masa retensinya dan diinstruksikan untuk dimusnahkan, prosedur keamanan yang mutlak harus dilakukan oleh Pengelola Administrasi Intelijen adalah...
Kunci Jawaban: B
Dalam Sistem Keamanan Dokumen dan ketentuan penyusutan arsip (UU No 43/2009), pemusnahan arsip rahasia tidak boleh dilakukan sembarangan. Wajib dibuat Daftar Arsip Musnah dan Berita Acara Pemusnahan yang disaksikan oleh unit pengamanan (security) dan unit hukum, guna menghindari penyalahgunaan dan memastikan keabsahan pemusnahan.
Materi Terkait: Sistem Keamanan Dokumen: prosedur penanganan, klasifikasi tingkat kerahasiaan, penyimpanan, dan pemusnahan dokumen intelijen
Soal 12
Pemerintah Indonesia menerapkan aplikasi SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) dalam bidang kearsipan guna mendukung e-office. Aplikasi yang diwajibkan untuk digunakan oleh instansi pemerintah pusat maupun daerah tersebut dinamakan...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan Keputusan Menteri PANRB Nomor 679 Tahun 2020, aplikasi umum bidang kearsipan dinamis yang ditetapkan secara nasional untuk mewujudkan e-office dan SPBE adalah SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi), yang dikembangkan bersama oleh ANRI, Kominfo, BSSN, dan Kemenpan RB.
Materi Terkait: Penerapan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) dan e-office dalam birokrasi
Soal 13
Siklus Intelijen (Intelligence Cycle) merupakan proses mengubah informasi mentah menjadi intelijen yang siap digunakan oleh pembuat kebijakan. Tugas seorang tenaga administrasi yang mencatat, mendistribusikan blanko pengumpulan data, dan mengarsipkan laporan awal paling relevan berada pada tahap...
Kunci Jawaban: E
Dalam Siklus Intelijen konvensional (Perencanaan, Pengumpulan, Pengolahan, Analisis, Diseminasi), administrasi blanko pengumpulan data, pencatatan agen masuk, dan penghimpunan bahan keterangan (baket) awal sebelum diolah, masuk dalam ranah mendukung tahap Pengumpulan (Collection).
Materi Terkait: Konsep dasar Siklus Intelijen (Intelligence Cycle) dengan fokus pada dukungan administrasi operasi dan kegiatan
Soal 14
Saat seorang Pengelola Administrasi Intelijen ditugaskan membuat notulensi dalam rapat koordinasi yang berstatus 'Sangat Rahasia', standar operasional pelaporan yang harus dipatuhi adalah...
Kunci Jawaban: D
Untuk kegiatan berklasifikasi Sangat Rahasia, mitigasi kebocoran informasi dilakukan dengan membatasi akses perangkat. Penulisan naskah/notulensi harus dilakukan pada perangkat stand-alone (tidak terkoneksi internet lokal maupun global) dan distribusinya melalui saluran tertutup (kurir fisik khusus atau sistem enkripsi tingkat tinggi), bukan lewat jalur terbuka seperti email biasa/cloud komersial.
Materi Terkait: Administrasi pelaporan intelijen: teknik pencatatan, penyusunan rekapitulasi, dan notulensi rapat/kegiatan rahasia
Soal 15
Dalam penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan informasi di lingkungan kantor intelijen, dikenal istilah *Clear Desk Policy*. Apa tujuan utama dari kebijakan tersebut?
Kunci Jawaban: A
*Clear Desk Policy* (Kebijakan Meja Bersih) adalah SOP keamanan informasi (berstandar ISO 27001 dan berlaku umum di instansi intelijen) yang mewajibkan pegawai untuk mengamankan dan menyimpan dokumen/media penyimpanan ke dalam laci terkunci dan tidak meninggalkannya di atas meja saat tidak diawasi, demi mencegah pencurian data atau mata-mata.
Materi Terkait: Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan personel, materiil, dan informasi di lingkungan kantor intelijen
Soal 16
Administrasi keuangan di instansi intelijen sering melibatkan penggunaan dana taktis untuk mendukung agen di lapangan. Prinsip mendasar tata kelola dana taktis tersebut dari segi administrasi pertanggungjawaban adalah...
Kunci Jawaban: A
Meskipun bersifat taktis dan rahasia, penggunaan anggaran negara (termasuk dana taktis operasi intelijen) tetap harus memegang prinsip akuntabilitas (Berdasarkan UU Perbendaharaan Negara). Pertanggungjawabannya disesuaikan dengan SOP klasifikasi tertutup, misalnya menggunakan inisial, kode agen, atau kwitansi khusus yang diaudit secara internal tanpa membocorkan identitas dan metode operasi ke pihak tidak berwenang.
Materi Terkait: Administrasi dukungan operasional: tata kelola pertanggungjawaban keuangan, dana taktis, dan pembukuan sederhana
Soal 17
Peralatan khusus seperti alat penyadap komunikasi yang dibeli menggunakan uang negara dikategorikan sebagai Barang Milik Negara (BMN). Bagaimana seorang administrator harus mengelola inventarisasi peralatan sensitif ini?
Kunci Jawaban: C
Sesuai pedoman pengelolaan BMN (PP No 27 Tahun 2014 jo. PP No 28 Tahun 2020), seluruh barang yang dibeli dengan APBN adalah BMN dan WAJIB diinventarisasi. Untuk alat khusus intelijen (Alhus Intel), pengadministrasiannya tetap dicatat (dalam DBR/Sakti), namun pengelolaannya menerapkan SOP perlindungan informasi sehingga detail spek teknisnya bersifat terbatas/rahasia (tidak diakses sembarang pihak).
Materi Terkait: Manajemen inventarisasi, logistik perkantoran, dan administrasi pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dasar
Soal 18
Dalam administrasi digital, ancaman serangan siber tidak hanya menargetkan sistem komputer, tetapi juga kelengahan manusia. Bentuk serangan yang memanipulasi psikologis staf administrasi agar membocorkan password atau data rahasia disebut...
Kunci Jawaban: B
Social Engineering (rekayasa sosial) adalah manipulasi psikologis seseorang dengan tujuan untuk mendapatkan informasi rahasia. Contohnya adalah penipu yang menelepon staf administrasi dengan menyamar sebagai teknisi IT pimpinan untuk meminta password login ke dalam sistem database. Membangun *Information Security Awareness* sangat penting untuk mitigasi hal ini.
Materi Terkait: Kesadaran Keamanan Informasi (Information Security Awareness) dan mitigasi kebocoran data dalam administrasi digital
Soal 19
Sebagai dukungan administrasi, Anda diminta atasan membuat surat panggilan pembekalan ke 500 agen daerah secara serentak. Agar lebih efisien, Anda tidak perlu mengetik nama satu per satu, melainkan menggunakan fitur perangkat lunak Word Processing yang terhubung dengan data Spreadsheet. Fitur tersebut adalah...
Kunci Jawaban: C
Mail Merge (Surat Massal) adalah fitur di aplikasi pengolah kata (seperti MS Word) yang memungkinkan pengguna untuk membuat serangkaian dokumen (seperti surat atau sertifikat) yang bentuknya sama, namun ditujukan kepada banyak penerima yang berbeda secara otomatis dengan mengambil data dari sumber eksternal (seperti Excel/Spreadsheet).
Materi Terkait: Pengoperasian perangkat lunak perkantoran tingkat lanjut (word processing, pengolahan spreadsheet, dan presentasi) untuk mendukung tugas administrasi
Soal 20
Dalam tata penyelenggaraan rapat/kegiatan terbatas intelijen yang dihadiri oleh pimpinan tingkat pusat, pengaturan tempat duduk (*seating arrangement*) harus mematuhi UU Keprotokolan. Prinsip dasarnya adalah...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan, Tata Tempat (Preseance) diatur dengan prinsip bahwa orang yang berhak mendapat tata urutan paling tinggi adalah mereka yang memiliki jabatan tertinggi. Secara umum, tempat utama adalah di posisi sentral/tengah menghadap audiens atau menghadap pintu masuk (untuk memudahkan pengawasan visual dan sentralisasi wibawa).
Materi Terkait: Protokoler dasar, etika birokrasi, dan tata cara penyelenggaraan rapat/kegiatan terbatas
Soal 21
PRO
Dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 Pasal 9, Penyelenggara Intelijen Negara tidak hanya terbatas pada satu instansi. Berdasarkan regulasi tersebut, entitas mana saja yang secara sah merupakan Penyelenggara Intelijen Negara di Indonesia?
Kunci Jawaban: A
Sesuai Pasal 9 UU Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara, penyelenggara intelijen negara meliputi: BIN, Intelijen TNI, Intelijen Polri, Intelijen Kejaksaan, dan Intelijen pada kementerian/lembaga pemerintah nonkementerian lainnya (seperti Bea Cukai, Imigrasi). BIN bertindak sebagai koordinator dari penyelenggara intelijen tersebut.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara beserta peraturan pelaksanaannya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 22
PRO
Berdasarkan Peraturan Presiden terkait struktur organisasi Badan Intelijen Negara, pejabat struktural yang memimpin dan bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan tugas pokok BIN adalah...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Perpres Nomor 90 Tahun 2012 (dan perubahannya) tentang Badan Intelijen Negara, pimpinan tertinggi yang mengepalai BIN dinamakan Kepala Badan Intelijen Negara (Kepala BIN).
Materi Terkait: Kedudukan, struktur organisasi, tugas, fungsi, dan wewenang Badan Intelijen Negara (BIN)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 23
PRO
Salah satu pilar dalam reformasi manajemen kepegawaian sesuai UU No 20 Tahun 2023 adalah penerapan Sistem Merit. Apa implementasi Sistem Merit dalam penugasan seorang Pengelola Administrasi Intelijen?
Kunci Jawaban: C
Menurut UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, Sistem Merit adalah kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, yang diberlakukan secara adil dan wajar dengan tanpa diskriminasi latar belakang politis, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, dan lain-lain.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan manajemen kepegawaian

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 24
PRO
Konsep Bhinneka Tunggal Ika sangat penting bagi keutuhan internal BIN. Jika terdapat kebutuhan untuk membentuk tim khusus penanganan kasus terorisme, bagaimana pengaplikasian nilai tersebut dalam penyusunan tim administrasi dan opsnal?
Kunci Jawaban: A
Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan persatuan dalam keberagaman. Dalam tata kelola SDM Intelijen, rekrutmen dan penugasan tim tidak boleh diskriminatif. Pemilihan personel harus mengedepankan kompetensi dan integritas (meritokrasi) namun tetap menjaga semangat persatuan tanpa sentimen SARA.
Materi Terkait: Wawasan kebangsaan, nilai-nilai dasar Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 25
PRO
Nilai dasar ASN 'BerAKHLAK' mencakup nilai Akuntabel. Bentuk perilaku akuntabel yang paling relevan bagi jabatan Pengelola Administrasi Intelijen adalah...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan pedoman Core Values ASN BerAKHLAK, panduan perilaku (kode etik) untuk nilai 'Akuntabel' meliputi: 1) Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin, berintegritas tinggi. 2) Menggunakan kekayaan dan BMN secara bertanggung jawab, efektif, dan efisien. 3) Tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan.
Materi Terkait: Nilai dasar ASN (BerAKHLAK) dan Kode Etik Intelijen Negara (Velox et Exactus)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 26
PRO
Reformasi Birokrasi (RB) di lingkungan lembaga intelijen memiliki tantangan unik akibat sifat tertutup institusinya. Area perubahan utama dari RB yang dapat diukur kinerjanya pada fungsi Pengelola Administrasi Intelijen adalah...
Kunci Jawaban: C
Delapan area perubahan Reformasi Birokrasi meliputi: Manajemen Perubahan, Penataan Peraturan Perundang-undangan, Penataan dan Penguatan Organisasi, Penataan Tata Laksana (SOP), Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas, Penguatan Pengawasan, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Untuk administrasi intelijen, penataan SOP (Tata Laksana) dan Akuntabilitas arsip/kinerja sangat relevan tanpa melanggar kerahasiaan operasi.
Materi Terkait: Sistem Tata Kelola Pemerintahan yang Baik (Good Governance) dan Reformasi Birokrasi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 27
PRO
Informasi intelijen dikecualikan dari keterbukaan informasi publik karena kerahasiaannya. Berdasarkan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU No. 14 Tahun 2008), batas waktu penahanan informasi yang dikecualikan (masa retensi rahasia) secara umum sebelum diuji konsekuensinya untuk dibuka adalah...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan Pasal 18 jo. Pasal 17 UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang KIP, penetapan jangka waktu pengecualian informasi publik dibatasi selama-lamanya 25 (dua puluh lima) tahun. Jika setelah 25 tahun dinilai masih membahayakan keamanan/pertahanan negara, maka melalui uji konsekuensi, jangka waktu tersebut dapat diperpanjang.
Materi Terkait: Prinsip dasar kerahasiaan negara, Hak Asasi Manusia (HAM), dan supremasi hukum

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 28
PRO
Sebagai seorang staf administrasi ketatausahaan, Anda menerima sepucuk surat masuk yang sampulnya diberi cap 'RAHASIA'. Prosedur penanganan surat masuk yang tepat dalam manajemen ketatausahaan adalah...
Kunci Jawaban: A
Dalam manajemen kearsipan dan ketatausahaan instansi pemerintah (khususnya untuk dokumen berklasifikasi), surat yang bersifat Rahasia/Sangat Rahasia tidak boleh dibuka oleh staf administrasi umum (pencatat). Surat harus diadministrasikan (dicatat resinya/sampul luarnya) dan diteruskan dalam keadaan tertutup/tersegel kepada pihak yang dituju atau pejabat struktural yang memiliki akses clearance untuk membuka surat tersebut.
Materi Terkait: Manajemen administrasi perkantoran, ketatausahaan, dan standar pelayanan di lingkungan instansi pemerintah

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 29
PRO
Selain menggunakan cap 'RAHASIA', dalam tata naskah dinas, dokumen intelijen sering diklasifikasikan dengan berbagai tingkatan. Tingkatan klasifikasi kerahasiaan yang sah di lingkungan pemerintahan umumnya secara hierarkis dari yang tertinggi adalah...
Kunci Jawaban: A
Dalam Peraturan Kepala ANRI (dan diadopsi secara umum pada tata naskah dinas kementerian/lembaga keamanan), tingkat klasifikasi kerahasiaan arsip/dokumen disusun berjenjang (hierarkis): Sangat Rahasia (Top Secret), Rahasia (Secret), Terbatas/Konfidensial (Confidential), dan Biasa/Terbuka (Unclassified).
Materi Terkait: Tata Naskah Dinas: penyusunan, format, dan tata cara korespondensi surat menyurat berklasifikasi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 30
PRO
Instansi pembina kearsipan nasional di Indonesia, yang berwenang menetapkan kebijakan dan standar pengelolaan arsip dinamis dan statis (berdasarkan UU No 43/2009) untuk diikuti oleh BIN adalah...
Kunci Jawaban: E
Menurut Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 Pasal 1 angka 10, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) adalah lembaga kearsipan nasional yang melaksanakan tugas negara di bidang kearsipan pada tingkat pusat dan berkedudukan di ibu kota negara.
Materi Terkait: Pengelolaan kearsipan (dinamis dan statis) berdasarkan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 31
PRO
Pemusnahan dokumen intelijen masa kini tidak hanya dalam bentuk fisik (kertas), namun juga elektronik. Metode pemusnahan yang tepat untuk media penyimpanan elektronik berklasifikasi Sangat Rahasia (misalnya Harddisk) agar data tidak bisa direcovery sama sekali adalah...
Kunci Jawaban: A
Dalam Sistem Keamanan Informasi (ISO 27001 dan standar pengamanan fisik BSSN), penghapusan data klasifikasi sangat rahasia pada media magnetik tidak cukup dengan Delete atau Format biasa (karena data masih bisa di-recovery/dipulihkan). Harus digunakan metode Degaussing (alat penghilang magnet) untuk merusak data secara elektromagnetik, atau penghancuran media secara fisik (Shredding/dibor/dihancurkan total).
Materi Terkait: Sistem Keamanan Dokumen: prosedur penanganan, klasifikasi tingkat kerahasiaan, penyimpanan, dan pemusnahan dokumen intelijen

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 32
PRO
Meskipun e-office dan aplikasi SRIKANDI mempermudah administrasi, instansi intelijen tetap harus berhati-hati dalam menerapkannya karena terdapat kerentanan (vulnerability). Risiko utama dari penggunaan administrasi digital tanpa pengamanan siber yang mumpuni adalah...
Kunci Jawaban: C
Risiko tertinggi e-office dan administrasi digital di sektor pertahanan/keamanan (intelijen) adalah kerentanan *Cyber Security*. Sistem yang tersambung dalam jaringan dapat menjadi sasaran peretasan (hacking), malware, kebocoran data, dan spionase siber.
Materi Terkait: Penerapan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) dan e-office dalam birokrasi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 33
PRO
Proses pencatatan awal (recording) terkait informasi yang masuk dari sumber tertutup di daerah kepada Markas Pusat memerlukan ketelitian administrasi. Dalam Siklus Intelijen, dukungan tata usaha ini sangat berperan penting mencegah hilangnya baket (bahan keterangan) pada tahap...
Kunci Jawaban: A
Dukungan administrasi pencatatan (agendaris dokumen dari agen lapangan) adalah tulang punggung dari tahapan Pengumpulan (Collection). Data mentah atau baket (Bahan Keterangan) dari lapangan harus tercatat sistematis lalu didistribusikan secara aman ke meja Analis untuk diolah menjadi produk intelijen yang matang (Tahap Pengolahan dan Analisis).
Materi Terkait: Konsep dasar Siklus Intelijen (Intelligence Cycle) dengan fokus pada dukungan administrasi operasi dan kegiatan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 34
PRO
Produk administrasi pelaporan intelijen kepada pimpinan tertinggi sering diwujudkan dalam bentuk Laporan Informasi (LI) atau Laporan Atensi. Prinsip penyusunan kalimat dalam laporan tersebut harus bersifat...
Kunci Jawaban: E
Karakteristik produk pelaporan intelijen yang baik adalah ringkas, padat, mengandung fakta yang tajam (5W+1H), objektif, akurat, dan disajikan dengan sangat cepat (tepat waktu) sehingga relevan digunakan oleh user (pengambil kebijakan). Laporan tidak boleh berisi opini tidak berdasar atau tebak-tebakan.
Materi Terkait: Administrasi pelaporan intelijen: teknik pencatatan, penyusunan rekapitulasi, dan notulensi rapat/kegiatan rahasia

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 35
PRO
Setiap pegawai atau Pengelola Administrasi Intelijen yang baru diterima wajib menjalani proses *Security Clearance* (Penelitian Personel). Tujuan utama SOP pengamanan personel ini adalah...
Kunci Jawaban: C
SOP *Security Clearance* atau Litsus (Penelitian Khusus/Personel) dalam intelijen adalah prosedur mutlak (pengamanan tubuh) yang bertujuan mendeteksi riwayat ideologi, loyalitas, dan meminimalisir risiko infiltrasi/penyusupan dari intelijen lawan atau paham radikal ke dalam tubuh organisasi BIN.
Materi Terkait: Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan personel, materiil, dan informasi di lingkungan kantor intelijen

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 36
PRO
Saat seorang agen intelijen selesai menggunakan dana taktis untuk operasi penyamaran, ia menyerahkan bukti pengeluaran kepada staf administrasi. Jika bukti tersebut berupa kwitansi restoran yang mengungkap lokasi persembunyian, langkah administrasi mitigasi yang harus dilakukan staf tersebut adalah...
Kunci Jawaban: C
Dalam administrasi pertanggungjawaban dana taktis/operasi tertutup, bukti autentik (seperti nota, kwitansi) tetap dikumpulkan secara akuntabel. Namun, untuk menjaga kerahasiaan metode operasi dan identitas, administrator keuangan harus melakukan kodifikasi rahasia (redaksi silang/penutupan informasi spesifik) sesuai SOP LPJ intelijen, sehingga dokumen LPJ tetap bisa diaudit internal tanpa mengorbankan keselamatan agen/operasi.
Materi Terkait: Administrasi dukungan operasional: tata kelola pertanggungjawaban keuangan, dana taktis, dan pembukuan sederhana

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 37
PRO
Sebuah mobil operasional BIN yang telah berumur 15 tahun dan memiliki jejak sistem modifikasi khusus akan dihapus (di-demutasi) dari Barang Milik Negara (BMN) karena rusak berat. Prosedur administrasi dan keamanan yang tepat sebelum kendaraan tersebut dilelang/dimusnahkan adalah...
Kunci Jawaban: A
Penghapusan Barang Milik Negara harus mematuhi Peraturan Menteri Keuangan. Khusus untuk kendaraan/barang Alhus Intel, sebelum dipindahtangankan (lelang atau hibah) atau dimusnahkan, unit logistik dan keamanan harus *sanitasi* (melucuti) segala bentuk identitas kelembagaan, plat nomor rahasia, maupun teknologi penyadapan/komunikasi khusus (demiliterisasi/deklasifikasi fisik).
Materi Terkait: Manajemen inventarisasi, logistik perkantoran, dan administrasi pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dasar

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 38
PRO
Sebagai admin pengelola email dinas, Anda menerima email dari alamat 'admin-IT@bin-update.co.id' (bukan domain resmi pemerintah) yang meminta Anda mengklik tautan untuk memperbarui kata sandi portal kepegawaian. Tindakan ini merupakan metode kejahatan siber yang dikenal sebagai...
Kunci Jawaban: D
Phishing adalah teknik penipuan online yang bertujuan mencuri informasi sensitif (seperti password, NIK, kartu kredit) dengan cara menyamar sebagai pihak atau institusi yang sah melalui email, situs web palsu, atau pesan teks. Pengelola admin intelijen wajib waspada dan tidak sembarangan mengklik tautan tersebut.
Materi Terkait: Kesadaran Keamanan Informasi (Information Security Awareness) dan mitigasi kebocoran data dalam administrasi digital

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 39
PRO
Untuk merekap data rekrutmen pegawai, Anda memiliki dua tabel di Microsoft Excel. Tabel 1 berisi 'ID Pegawai' dan 'Nama'. Tabel 2 berisi 'ID Pegawai' dan 'Nilai Tes'. Anda ditugaskan menarik data 'Nilai Tes' ke Tabel 1 berdasarkan kesamaan ID Pegawai. Fungsi Spreadsheet yang paling tepat dan efisien digunakan adalah...
Kunci Jawaban: A
Fungsi VLOOKUP (Vertical Lookup) atau XLOOKUP di Excel/Spreadsheet secara spesifik dirancang untuk mencari sebuah nilai tertentu (misal: ID Pegawai) dari satu kolom/tabel referensi, dan mengembalikan data yang berkaitan dari kolom lain di baris yang sama (misal: Nilai Tes). Ini adalah skill wajib pengolahan data administrasi tingkat lanjut.
Materi Terkait: Pengoperasian perangkat lunak perkantoran tingkat lanjut (word processing, pengolahan spreadsheet, dan presentasi) untuk mendukung tugas administrasi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 40
PRO
Dalam sebuah rapat intelijen lintas departemen yang sangat rahasia, atasan meminta Anda menjadi notulen rapat. Berdasarkan etika birokrasi dan protokol keamanan tingkat tinggi, peralatan apa yang TIDAK BOLEH Anda gunakan saat rapat berlangsung?
Kunci Jawaban: E
Dalam SOP pengamanan rapat terbatas/rahasia instansi intelijen/militer, membawa dan menggunakan perangkat elektronik pribadi seperti smartphone, smartwatch, atau perekam suara nirkabel sangat DILARANG. Alat tersebut rentan diretas dari jarak jauh untuk menguping (bugging/eavesdropping) jalannya pembicaraan rahasia negara.
Materi Terkait: Protokoler dasar, etika birokrasi, dan tata cara penyelenggaraan rapat/kegiatan terbatas

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 41
PRO
Sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011, dalam melaksanakan fungsi pencegahan ancaman, Badan Intelijen Negara (BIN) diberikan kewenangan khusus. Salah satu wewenang operasional tersebut adalah...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan Pasal 31 dan 32 UU Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara, BIN memiliki wewenang khusus untuk melakukan penyadapan, pemeriksaan aliran dana, dan penggalian informasi dengan syarat mematuhi prosedur yang ketat (atas perintah/izin pengadilan dalam penetapan Ketua Pengadilan Negeri). Intelijen tidak berwenang melakukan penangkapan atau penahanan pro-justitia.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara beserta peraturan pelaksanaannya

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 42
PRO
Secara hierarki organisasi, Badan Intelijen Negara memiliki instansi vertikal di setiap daerah tingkat provinsi. Unit organisasi di tingkat provinsi yang dikepalai oleh perwira tinggi atau pejabat setara disebut...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 90 Tahun 2012 (dan perubahannya tentang susunan organisasi BIN), instansi vertikal BIN yang melaksanakan tugas di wilayah provinsi disebut Badan Intelijen Negara Daerah (Binda), yang dipimpin oleh Kepala Binda (Kabinda).
Materi Terkait: Kedudukan, struktur organisasi, tugas, fungsi, dan wewenang Badan Intelijen Negara (BIN)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 43
PRO
Dalam manajemen PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) sesuai UU ASN Nomor 20 Tahun 2023, pemberhentian hubungan perjanjian kerja dapat dilakukan secara hormat. Manakah di bawah ini yang merupakan alasan sah pemberhentian dengan hormat PPPK?
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2023, pemberhentian PPPK dapat secara hormat maupun tidak dengan hormat. Berakhirnya jangka waktu perjanjian kerja, meninggal dunia, atas permintaan sendiri, atau perampingan organisasi adalah alasan pemberhentian 'dengan hormat'. Sedangkan opsi lainnya (tindak pidana jabatan, partai politik, membocorkan rahasia negara) merupakan alasan pemberhentian 'tidak dengan hormat'.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan manajemen kepegawaian

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 44
PRO
Kegiatan intelijen dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan wujud implementasi bela negara yang dimandatkan langsung oleh konstitusi. Pasal dalam UUD 1945 yang secara gamblang menyatakan 'Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara' adalah...
Kunci Jawaban: B
Dalam UUD 1945, landasan utama bela negara tercantum pada Pasal 27 ayat (3) yang berbunyi: 'Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara'. Pasal ini menjadi fondasi bagi ASN maupun penyelenggara intelijen dalam berbakti pada keamanan NKRI. (Catatan: Pasal 30 ayat 1 berbunyi tentang pertahanan dan keamanan negara).
Materi Terkait: Wawasan kebangsaan, nilai-nilai dasar Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 45
PRO
Seorang Pengelola Administrasi Intelijen yang melanggar Kode Etik Intelijen Negara dalam pelaksanaan tugasnya akan dikenakan sanksi moral maupun sanksi administratif. Pihak yang berwenang melakukan sidang untuk memutuskan pelanggaran kode etik di tubuh BIN adalah...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan Pasal 19 UU Nomor 17 Tahun 2011, Penyelenggara intelijen negara terikat pada Kode Etik Intelijen Negara. Pengawasan internal dan penjatuhan sanksi atas dugaan pelanggaran kode etik profesi intelijen disidangkan dan diputus oleh dewan internal yang disebut Dewan Kehormatan Intelijen.
Materi Terkait: Nilai dasar ASN (BerAKHLAK) dan Kode Etik Intelijen Negara (Velox et Exactus)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 46
PRO
Mewujudkan Good Governance dalam proses tata kelola administrasi menuntut adanya prinsip 'Efektivitas dan Efisiensi'. Bagaimana implementasi prinsip efisiensi oleh staf administrasi di badan intelijen tanpa mengurangi kewaspadaan keamanan?
Kunci Jawaban: B
Prinsip efisiensi dalam pelayanan/administrasi publik (termasuk birokrasi pemerintahan) berarti mencapai hasil yang maksimal dengan prosedur yang cepat, tepat, dan sumber daya yang proporsional. Menyederhanakan birokrasi internal (memangkas red tape) dalam dukungan logistik (tanpa mengorbankan standar keamanan/SOP clearance) adalah contoh efisiensi yang tepat.
Materi Terkait: Sistem Tata Kelola Pemerintahan yang Baik (Good Governance) dan Reformasi Birokrasi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 47
PRO
Penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) dalam operasi intelijen harus bersandar pada Asas Legalitas. Makna dari Asas Legalitas dalam konteks ini adalah...
Kunci Jawaban: C
Dalam sistem hukum administrasi dan pidana (asas penyelenggaraan intelijen, UU 17/2011), 'Asas Legalitas' berarti tidak ada suatu tindakan (kewenangan/operasi intelijen) yang dapat dilakukan tanpa adanya dasar hukum yang mengaturnya (Nullum delictum nulla poena sine praevia lege poenali). Intelijen tidak boleh bertindak sewenang-wenang tanpa pijakan regulasi.
Materi Terkait: Prinsip dasar kerahasiaan negara, Hak Asasi Manusia (HAM), dan supremasi hukum

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 48
PRO
Dalam manajemen kearsipan konvensional, alat bantu registrasi yang esensial dalam ketatausahaan adalah buku agenda. Apa fungsi utama dari 'Buku Agenda Surat Keluar' pada unit kerja intelijen?
Kunci Jawaban: C
Buku Agenda Surat Keluar adalah instrumen pokok ketatausahaan yang digunakan untuk meregistrasi (mencatat tujuan, nomor surat, tanggal, perihal) seluruh korespondensi (naskah dinas) yang akan dikirim keluar dari unit kerja agar terkendali dan mudah dilacak rekam jejaknya.
Materi Terkait: Manajemen administrasi perkantoran, ketatausahaan, dan standar pelayanan di lingkungan instansi pemerintah

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 49
PRO
Dalam tata cara korespondensi dinas, terdapat format naskah dinas bernama 'Nota Dinas'. Karakteristik utama penggunaan Nota Dinas di lingkungan instansi pemerintahan adalah...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Peraturan Kepala ANRI mengenai Tata Naskah Dinas, Nota Dinas adalah naskah dinas intern (internal) yang dibuat oleh pejabat dalam melaksanakan tugas guna menyampaikan laporan, pemberitahuan, pernyataan, permintaan, atau penyampaian pendapat kepada pejabat lain/unit lain yang ruang lingkupnya masih di dalam satu instansi/badan tersebut.
Materi Terkait: Tata Naskah Dinas: penyusunan, format, dan tata cara korespondensi surat menyurat berklasifikasi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 50
PRO
Tujuan utama dari prosedur pemindahan arsip inaktif (yang frekuensi penggunaannya sudah menurun) dari Central File (Unit Pengolah) ke Record Center (Unit Kearsipan Instansi) adalah...
Kunci Jawaban: C
Menurut siklus kearsipan (UU No. 43/2009), arsip inaktif dipindahkan ke Unit Kearsipan (Record Center). Tujuannya adalah untuk mengosongkan ruang kerja fungsional (unit pengolah) dari penumpukan berkas yang jarang diakses, menghemat biaya penyimpanan (efisiensi ruang dan alat), serta menjamin sistem keamanan yang lebih terpusat oleh ahli arsip.
Materi Terkait: Pengelolaan kearsipan (dinamis dan statis) berdasarkan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh

Dasar Hukum & Regulasi Jabatan

Informasi mengenai jabatan Pengelola Administrasi Intelijen pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.

PermenPANRB Nomor 45 Tahun 2022 tentang Jabatan Pelaksana Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Instansi Pemerintah
Dasar Acuan Sah
KepmenPANRB Nomor 282 Tahun 2025 tentang Jabatan Pelaksana Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Instansi Pemerintah
Dasar Acuan Sah

Tips & Strategi Lolos SKB Pengelola Administrasi Intelijen

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Administrasi Intelijen semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

1

Kuasai Regulasi Pokok

Minimal 20-30% soal SKB menguji pemahaman peraturan perundangan dan tusi instansi pembina.

2

Simulasi Berbasis Studi Kasus

Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.

3

Manajemen Waktu CAT

Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.

4

Evaluasi Melalui Tryout Rutin

Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Administrasi Intelijen, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB Pengelola Administrasi Intelijen

Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.

Materi SKB CPNS Pengelola Administrasi Intelijen menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.

Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait

Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.