Kisi-Kisi Resmi PermenPAN-RB 2026

SKB CPNS Penata Perlindungan Saksi dan Korban

Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Penata Perlindungan Saksi dan Korban. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.

Instansi Pembina
K/L Terkait
Silabus Materi
1 Jenjang / Sub-bidang
Durasi Ujian
90 Menit CAT BKN

Materi Pokok SKB CPNS Penata Perlindungan Saksi dan Korban

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penata Perlindungan Saksi dan Korban berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

Penata Perlindungan Saksi dan Korban Ahli Pertama

Ahli Pertama

Kemampuan Umum

11 Indikator
Tugas dan Fungsi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban
Definisi Perlindungan
Definisi Subyek Perlindungan
Syarat Permohonan Perlindungan
Tata Cara Pengajuan Permohonan
Jangka Waktu Permohonan Perlindungan
Persiapan Layanan Permohonan Perlindungan
Jenis Tindak Pidana Dalam Pemberian Perlindungan
Hak Saksi dan Korban
Jenis Layanan Perlindungan
Jangka Waktu Pemberian Perlindungan

Kemampuan Khusus

15 Indikator
Investigasi
Asesmen
Penelaahan Dokumen Permohonan Perlindungan
Telaah Materiil Permohonan
Risalah Permohonan
Keputusan Pemberian Perlindungan
Teknis Perlindungan Fisik
Teknis Pemberian Bantuan Medis dan Rehabilitasi Psikologis
Teknis Pemenuhan Hak Prosedural
Teknis Pemberian Rehabilitasi Psikososial
Teknis Pemenuhan Hak Saksi Pelaku
Teknis Pemenuhan Hak atas Pembiayaan
Teknis Perpanjangan atau Pemberhentian Perlindungan
Teknis Pemberian Perlindungan Hukum
Teknis Pemberian Hak atas Informasi

Simulasi Tryout SKB CAT Penata Perlindungan Saksi dan Korban

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Perlindungan Saksi dan Korban, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Katalog Semua Tryout
Sedang Disusun Tim Ahli

Tryout CAT SKB Penata Perlindungan Saksi dan Korban Sedang Disiapkan

Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Penata Perlindungan Saksi dan Korban berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.

Sistem CAT BKN
Durasi 90 menit & skema CAT resmi
Kisi-Kisi Terbaru
Sesuai materi pokok & tupoksi jabatan
Pembahasan Lengkap
Analisis jawaban & referensi regulasi
Ranking Nasional
Bandingkan skor se-Indonesia

Contoh Soal SKB Penata Perlindungan Saksi dan Korban & Pembahasan

Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.

50 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/50
0%
Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014, apa yang menjadi tugas utama Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK)?
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 12A ayat (1) UU No. 31 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No. 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, LPSK bertugas menerima permohonan Perlindungan, melakukan penelaahan, dan memberikan keputusan pemberian Perlindungan dan/atau Bantuan.
Materi Terkait: Tugas dan Fungsi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban
Soal 2
Menurut UU Perlindungan Saksi dan Korban, definisi dari 'Perlindungan' adalah segala upaya pemenuhan hak dan pemberian bantuan untuk memberikan rasa aman kepada Saksi dan/atau Korban yang wajib dilaksanakan oleh...
Kunci Jawaban: C
Menurut Pasal 1 angka 6 UU No. 31 Tahun 2014, Perlindungan adalah segala upaya pemenuhan hak dan pemberian bantuan untuk memberikan rasa aman kepada Saksi dan/atau Korban yang wajib dilaksanakan oleh LPSK atau lembaga lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Materi Terkait: Definisi Perlindungan
Soal 3
Dalam sistem peradilan pidana, seorang tersangka, terdakwa, atau terpidana yang bekerja sama dengan penegak hukum untuk mengungkap suatu tindak pidana yang sama dan merupakan subyek perlindungan LPSK disebut...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 1 angka 2 UU No. 31 Tahun 2014, Saksi Pelaku (Justice Collaborator) adalah tersangka, terdakwa, atau terpidana yang bekerja sama dengan penegak hukum untuk mengungkap suatu tindak pidana dalam kasus yang sama.
Materi Terkait: Definisi Subyek Perlindungan
Soal 4
Sesuai dengan Pasal 28 UU No. 31 Tahun 2014, perlindungan dan bantuan oleh LPSK diberikan dengan mempertimbangkan syarat-syarat berikut ini, KECUALI...
Kunci Jawaban: B
Pasal 28 UU No. 31 Tahun 2014 menyatakan syarat perlindungan mempertimbangkan: sifat pentingnya keterangan, tingkat ancaman, hasil analisis medis/psikolog, dan rekam jejak tindak pidana pemohon. Status sosial dan tingkat ekonomi tidak menjadi syarat permohonan.
Materi Terkait: Syarat Permohonan Perlindungan
Soal 5
Bagaimanakah tata cara pengajuan permohonan perlindungan ke LPSK jika pemohon tidak dapat membaca atau menulis?
Kunci Jawaban: A
Sesuai Pasal 30 ayat (2) UU No. 31 Tahun 2014, jika pemohon tidak dapat membaca atau menulis, permohonan dapat disampaikan secara lisan dan akan dituangkan dalam bentuk tertulis oleh pejabat yang ditunjuk oleh LPSK.
Materi Terkait: Tata Cara Pengajuan Permohonan
Soal 6
LPSK wajib memberikan keputusan tertulis terhadap permohonan perlindungan paling lambat dalam jangka waktu... terhitung sejak permohonan dicatat dalam buku registrasi.
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Pasal 31 ayat (2) UU No. 31 Tahun 2014, Keputusan LPSK diberikan secara tertulis paling lambat 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak permohonan perlindungan dicatat dalam buku registrasi.
Materi Terkait: Jangka Waktu Permohonan Perlindungan
Soal 7
Dalam tahap persiapan layanan permohonan perlindungan, apabila pemohon berada dalam keadaan darurat yang mengancam nyawa, tindakan apa yang berwenang dilakukan oleh LPSK?
Kunci Jawaban: E
Menurut Pasal 32 ayat (1) UU No. 31 Tahun 2014, dalam keadaan darurat yang memerlukan keputusan cepat, Pimpinan LPSK dapat segera memberikan perlindungan sementara sebelum diadakan Rapat Paripurna.
Materi Terkait: Persiapan Layanan Permohonan Perlindungan
Soal 8
Berikut ini adalah jenis tindak pidana tertentu di mana Saksi dan Korban berhak mendapatkan prioritas perlindungan dari LPSK, KECUALI...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Pasal 5 ayat (2) UU No. 31 Tahun 2014, perlindungan diprioritaskan untuk tindak pidana tertentu seperti pelanggaran HAM berat, korupsi, pencucian uang, terorisme, narkotika, psikotropika, kekerasan seksual anak, dan penyiksaan. Pencurian kendaraan bermotor biasa tidak termasuk prioritas tertentu kecuali ada ancaman jiwa yang disetujui LPSK.
Materi Terkait: Jenis Tindak Pidana Dalam Pemberian Perlindungan
Soal 9
Seorang Korban tindak pidana berhak mendapatkan informasi mengenai perkembangan kasusnya dari penegak hukum. Hal ini merupakan perwujudan dari...
Kunci Jawaban: E
Mendapatkan informasi mengenai perkembangan kasus merupakan bagian dari hak prosedural dalam proses peradilan pidana, sebagaimana tercantum dalam Pasal 5 ayat (1) UU Perlindungan Saksi dan Korban.
Materi Terkait: Hak Saksi dan Korban
Soal 10
Layanan perlindungan yang diberikan oleh LPSK berupa penempatan Saksi dan/atau Korban di rumah aman (safe house) dikategorikan sebagai jenis layanan...
Kunci Jawaban: D
Penempatan di rumah aman (safe house), pengawalan, dan pengamanan melekat merupakan bentuk nyata dari layanan Perlindungan Fisik untuk mencegah ancaman secara langsung terhadap keselamatan fisik subyek perlindungan.
Materi Terkait: Jenis Layanan Perlindungan
Soal 11
Jangka waktu pemberian layanan perlindungan oleh LPSK kepada Terlindung diatur berdasarkan perjanjian tertulis, dan umumnya dievaluasi untuk dilakukan perpanjangan dalam periode setiap...
Kunci Jawaban: D
Dalam praktiknya berdasarkan SOP dan Peraturan LPSK, pelaksanaan perlindungan ditinjau dan dievaluasi efektivitasnya secara berkala, umumnya dilakukan perpanjangan atau penghentian dalam jangka waktu per 6 (enam) bulan berdasarkan hasil evaluasi atas tingkat ancaman.
Materi Terkait: Jangka Waktu Pemberian Perlindungan
Soal 12
Tujuan utama pelaksanaan tahap Investigasi oleh tim LPSK sebelum menyetujui permohonan perlindungan adalah...
Kunci Jawaban: B
Investigasi di LPSK bertujuan untuk memperoleh fakta dan informasi terkait tingkat ancaman (threat assessment), pentingnya keterangan, serta kebenaran peristiwa tindak pidana untuk menentukan kelayakan permohonan perlindungan, bukan untuk penyidikan Pro Justitia.
Materi Terkait: Investigasi
Soal 13
Proses untuk mengidentifikasi tingkat trauma psikologis dan kebutuhan penanganan medis dari seorang korban kekerasan seksual yang mengajukan permohonan ke LPSK disebut tahapan...
Kunci Jawaban: C
Asesmen (khususnya psikologis dan medis) adalah proses penilaian terukur oleh ahli (psikolog/dokter) yang dilakukan LPSK untuk mengetahui tingkat trauma, cedera, dan kebutuhan layanan rehabilitasi bagi korban.
Materi Terkait: Asesmen
Soal 14
Penelaahan Dokumen Permohonan Perlindungan (Formil) di LPSK meliputi pemeriksaan terhadap keabsahan dokumen berikut, KECUALI...
Kunci Jawaban: D
Penelaahan dokumen formil mencakup kelengkapan identitas, formulir permohonan, dan bukti/dokumen laporan kepolisian. Sertifikat kepemilikan aset tidak menjadi syarat formil pengajuan perlindungan di LPSK.
Materi Terkait: Penelaahan Dokumen Permohonan Perlindungan
Soal 15
Dalam melakukan Telaah Materiil terhadap permohonan seorang Justice Collaborator, aspek paling kritis yang harus dianalisis oleh Penelaah LPSK adalah...
Kunci Jawaban: C
Syarat mutlak seorang Saksi Pelaku (Justice Collaborator) sesuai Pasal 28 ayat (2) UU 31/2014 dan SEMA No. 4/2011 adalah yang bersangkutan BUKAN merupakan pelaku utama dalam tindak pidana yang diungkapkannya. Ini adalah inti telaah materiil untuk JC.
Materi Terkait: Telaah Materiil Permohonan
Soal 16
Dokumen resmi yang memuat simpulan hasil investigasi, asesmen, dan telaah hukum yang disusun oleh Biro Penelaahan Permohonan sebagai bahan rekomendasi dalam Rapat Paripurna disebut...
Kunci Jawaban: D
Di lingkungan LPSK, dokumen komprehensif yang berisi resume kasus, hasil investigasi, asesmen, serta rekomendasi penelaah untuk disajikan dalam Rapat Paripurna Pimpinan disebut Risalah Permohonan.
Materi Terkait: Risalah Permohonan
Soal 17
Siapakah yang berwenang mengambil keputusan akhir mengenai diterima atau ditolaknya suatu permohonan perlindungan dalam kondisi normal di LPSK?
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan UU No. 31 Tahun 2014, Keputusan LPSK terkait pemberian atau penolakan perlindungan dan bantuan diambil berdasarkan musyawarah mufakat atau pemungutan suara dalam Rapat Paripurna Pimpinan LPSK.
Materi Terkait: Keputusan Pemberian Perlindungan
Soal 18
Penggunaan rompi anti peluru dan pengawalan bersenjata saat Saksi hadir di persidangan merupakan bentuk dari pelayanan...
Kunci Jawaban: A
Pengawalan melekat, pengamanan jalur, serta penggunaan peralatan pengamanan (seperti rompi anti peluru) adalah pelaksanaan riil dari Perlindungan Fisik guna mencegah ancaman fisik terhadap Terlindung.
Materi Terkait: Teknis Perlindungan Fisik
Soal 19
Layanan pemulihan kejiwaan dan trauma bagi korban pelanggaran HAM berat masa lalu yang diberikan secara berkala oleh psikiater mitra LPSK termasuk dalam kategori...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 6 UU No. 31 Tahun 2014, Korban tindak pidana tertentu berhak memperoleh bantuan medis dan rehabilitasi psikologis. Penanganan trauma oleh psikolog/psikiater secara langsung masuk ke dalam Rehabilitasi Psikologis.
Materi Terkait: Teknis Pemberian Bantuan Medis dan Rehabilitasi Psikologis
Soal 20
LPSK memfasilitasi Terlindung agar dapat memberikan keterangan di persidangan tanpa harus bertatap muka langsung dengan terdakwa menggunakan sarana teleconference. Hal ini merupakan pelaksanaan...
Kunci Jawaban: B
Pasal 9 UU No. 31 Tahun 2014 menjamin hak saksi/korban untuk tidak dihadapkan langsung dengan terdakwa. Pemberian keterangan melalui sarana elektronik (teleconference) adalah wujud teknis Pemenuhan Hak Prosedural di peradilan.
Materi Terkait: Teknis Pemenuhan Hak Prosedural
Soal 21
PRO
Pelatihan kewirausahaan dan pemberian modal kerja bagi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) agar mereka dapat kembali mandiri di masyarakat termasuk dalam layanan...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan Pasal 6 ayat (1) UU 31/2014, rehabilitasi psikososial bertujuan untuk memulihkan kondisi sosial dan ekonomi korban, yang bentuk teknisnya bisa berupa pelatihan keterampilan, kewirausahaan, atau bantuan modal/pekerjaan.
Materi Terkait: Teknis Pemberian Rehabilitasi Psikososial

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 22
PRO
Rekomendasi tertulis yang diberikan oleh LPSK kepada Jaksa Penuntut Umum atau Hakim agar seorang Justice Collaborator diberikan keringanan pidana merupakan pelaksanaan dari...
Kunci Jawaban: C
Sesuai Pasal 10A ayat (3) UU 31/2014, LPSK memberikan rekomendasi secara tertulis kepada penuntut umum dan hakim agar Saksi Pelaku (Justice Collaborator) mendapatkan penghargaan berupa keringanan penjatuhan pidana.
Materi Terkait: Teknis Pemenuhan Hak Saksi Pelaku

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 23
PRO
Biaya transportasi, penginapan, dan konsumsi bagi saksi yang berdomisili di luar kota untuk hadir memberikan kesaksian di persidangan ditanggung oleh LPSK berdasarkan prinsip...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 5 ayat (1) huruf k UU 31/2014, saksi/korban berhak mendapat penggantian biaya transportasi. Secara teknis, ini masuk dalam pemberian hak atas pembiayaan agar proses penegakan hukum berjalan tanpa membebani finansial saksi.
Materi Terkait: Teknis Pemenuhan Hak atas Pembiayaan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 24
PRO
Perlindungan terhadap seorang Saksi dapat diberhentikan oleh LPSK sebelum masa perjanjian berakhir, KECUALI apabila...
Kunci Jawaban: B
Pasal 32 UU 13/2006 jo UU 31/2014 menyebutkan alasan penghentian perlindungan antara lain: pemohon meninggal dunia, atas permintaan sendiri, melanggar ketentuan perjanjian, atau perkaranya selesai. Pindah alamat tidak serta-merta memberhentikan perlindungan, melainkan hanya memerlukan penyesuaian teknis pengamanan.
Materi Terkait: Teknis Perpanjangan atau Pemberhentian Perlindungan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 25
PRO
Saksi, Korban, Saksi Pelaku, dan/atau Pelapor tidak dapat dituntut secara hukum, baik pidana maupun perdata atas kesaksian yang akan, sedang, atau telah diberikannya. Jaminan ini disebut...
Kunci Jawaban: D
Pasal 10 ayat (1) UU No. 31 Tahun 2014 menegaskan bahwa Saksi, Korban, Saksi Pelaku, dan/atau Pelapor tidak dapat dituntut secara pidana maupun perdata atas laporan, kesaksian yang akan, sedang, atau telah diberikannya. Hal ini merupakan substansi dari Perlindungan Hukum.
Materi Terkait: Teknis Pemberian Perlindungan Hukum

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 26
PRO
Dalam hal Saksi Pelapor menghadapi tuntutan pencemaran nama baik (gugatan balik) dari pihak tersangka/terdakwa, tindakan yang dapat dimohonkan LPSK kepada instansi penegak hukum adalah...
Kunci Jawaban: A
Menurut Pasal 10 ayat (2) UU No. 31 Tahun 2014, jika terdapat tuntutan hukum terhadap Pelapor/Saksi atas kesaksiannya, tuntutan tersebut wajib ditunda pelaksanaannya sampai kasus yang ia laporkan telah diputus oleh pengadilan dan berkekuatan hukum tetap.
Materi Terkait: Teknis Pemberian Perlindungan Hukum

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 27
PRO
Pemberitahuan kepada Korban mengenai waktu keluarnya terpidana dari lembaga pemasyarakatan merupakan bagian dari teknis pemenuhan...
Kunci Jawaban: C
Pasal 5 ayat (1) huruf j UU No. 31 Tahun 2014 menyatakan Saksi dan Korban berhak mendapat informasi mengenai putusan pengadilan, dan dalam teknisnya juga informasi mengenai pembebasan terpidana agar Korban dapat mengantisipasi ancaman keamanan (Hak atas Informasi).
Materi Terkait: Teknis Pemberian Hak atas Informasi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 28
PRO
Apa yang menjadi fokus utama dalam Telaah Materiil terhadap permohonan kompensasi bagi Korban Tindak Pidana Terorisme?
Kunci Jawaban: D
Dalam permohonan Kompensasi, telaah materiil difokuskan pada penilaian dan perhitungan kewajaran kerugian kekayaan/penghasilan, penderitaan (imateriil), serta biaya perawatan medis/psikologis yang diderita Korban tindak pidana terorisme untuk diajukan ke persidangan (Pasal 7 UU 31/2014).
Materi Terkait: Telaah Materiil Permohonan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 29
PRO
Penandatanganan Perjanjian Perlindungan antara LPSK dengan Terlindung dilakukan pada tahapan...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan pedoman operasional LPSK, setelah Rapat Paripurna menyetujui pemberian perlindungan (Keputusan Pemberian Perlindungan), langkah teknis selanjutnya adalah mengikat hak dan kewajiban antara LPSK dan Terlindung melalui penandatanganan Perjanjian Perlindungan.
Materi Terkait: Keputusan Pemberian Perlindungan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 30
PRO
Kewenangan LPSK untuk secara mandiri menjemput saksi/korban yang dalam kondisi terancam dan memindahkannya ke rumah aman (safe house) diatur sebagai bagian dari fungsi...
Kunci Jawaban: C
Kewenangan memberikan rasa aman melalui evakuasi, penempatan di rumah aman, dan pengawalan adalah wujud pelaksanaan Perlindungan Fisik yang menjadi salah satu core mandate LPSK berdasarkan UU No. 31 Tahun 2014.
Materi Terkait: Teknis Perlindungan Fisik

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 31
PRO
Untuk menjamin keselamatan Saksi dari ancaman pihak terdakwa di lingkungan persidangan, teknis perlindungan apa yang tidak boleh dilakukan oleh pengawal LPSK?
Kunci Jawaban: A
Pengawalan dan pengamanan LPSK bersifat defensif dan preventif untuk melindungi keselamatan jiwa Terlindung. Penggunaan senjata api hanya pada kondisi darurat dan membela diri. Menembak tanpa ada serangan langsung melanggar HAM dan hukum acara pidana.
Materi Terkait: Teknis Perlindungan Fisik

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 32
PRO
Seorang anak menjadi korban kekerasan seksual dan membutuhkan visum et repertum serta operasi akibat cedera fisik. LPSK menerbitkan Surat Jaminan Pembiayaan. Layanan ini merupakan bentuk dari...
Kunci Jawaban: D
Penanganan luka, cedera fisik, dan kebutuhan tindakan kedokteran (termasuk visum, rawat inap, operasi) merupakan cakupan dari Bantuan Medis yang dijamin berdasarkan Pasal 6 UU No. 31 Tahun 2014.
Materi Terkait: Teknis Pemberian Bantuan Medis dan Rehabilitasi Psikologis

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 33
PRO
Berdasarkan peraturan yang berlaku, pelaporan hasil evaluasi pelaksanaan perlindungan oleh tim satgas atau satuan kerja teknis kepada Pimpinan LPSK dilakukan dengan menyusun dokumen...
Kunci Jawaban: E
Untuk kepentingan perpanjangan atau penghentian perlindungan, tim pelaksana teknis (Satgas) menyusun 'Laporan Evaluasi Pelaksanaan Perlindungan' yang berisi dinamika ancaman dan perkembangan perkara sebagai dasar putusan Pimpinan LPSK.
Materi Terkait: Teknis Perpanjangan atau Pemberhentian Perlindungan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 34
PRO
Selain Justice Collaborator, istilah bagi pelapor yang beriktikad baik untuk mengungkap tindak pidana korupsi yang juga mendapatkan hak perlindungan khusus di LPSK adalah...
Kunci Jawaban: B
Pelapor tindak pidana (khususnya korupsi) yang beriktikad baik, sering disebut Whistleblower, mendapatkan perlindungan hukum khusus, identitas dirahasiakan, dan keamanan fisik di bawah UU LPSK.
Materi Terkait: Definisi Subyek Perlindungan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 35
PRO
Dokumen Risalah Permohonan yang disiapkan untuk Rapat Paripurna bersifat...
Kunci Jawaban: A
Sesuai asas kerahasiaan dalam UU Perlindungan Saksi dan Korban, identitas pemohon, lokasi perlindungan, serta detail perkara dalam Risalah Permohonan bersifat sangat Rahasia demi keamanan subyek.
Materi Terkait: Risalah Permohonan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 36
PRO
Ganti kerugian yang diberikan oleh Negara kepada Korban karena pelaku tidak mampu memberikan restitusi secara penuh (khusus untuk Korban Tindak Pidana Terorisme) disebut...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Pasal 1 angka 4 UU No. 31 Tahun 2014, Kompensasi adalah ganti kerugian yang diberikan oleh negara karena pelaku tidak mampu memberikan ganti kerugian sepenuhnya yang menjadi tanggung jawabnya (lazimnya pada kasus pelanggaran HAM berat dan Terorisme).
Materi Terkait: Jenis Layanan Perlindungan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 37
PRO
Pelaksanaan asesmen terhadap pemohon di LPSK dapat dilakukan oleh tim internal maupun dengan melibatkan...
Kunci Jawaban: B
Dalam melakukan asesmen psikologis, medis, maupun telaah kerugian restitusi, LPSK sering bekerja sama dengan tenaga ahli profesional (psikolog klinis, psikiater, dokter forensik, atau appraisal) agar penilaian objektif dan valid.
Materi Terkait: Asesmen

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 38
PRO
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) merupakan lembaga mandiri yang bertanggung jawab langsung kepada...
Kunci Jawaban: C
Pasal 13 UU No. 13 Tahun 2006 secara tegas menyatakan bahwa LPSK adalah lembaga yang mandiri dan dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada Presiden.
Materi Terkait: Tugas dan Fungsi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 39
PRO
Hak pemenuhan prosedural yang memungkinkan korban mendapat pendampingan oleh LPSK pada setiap tingkat pemeriksaan dalam proses peradilan pidana bertujuan untuk...
Kunci Jawaban: B
Pendampingan prosedural dilakukan agar korban merasa aman, haknya terpenuhi, memahami proses hukum, dan terhindar dari trauma berulang (revictimization) akibat pertanyaan atau perlakuan di pengadilan.
Materi Terkait: Teknis Pemenuhan Hak Prosedural

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 40
PRO
Dalam investigasi awal suatu permohonan, petugas LPSK wajib memperhatikan asas keberlakuan perlindungan. Perlindungan LPSK difokuskan pada...
Kunci Jawaban: B
Sesuai Pasal 1 dan kewenangannya, LPSK memberikan perlindungan dan bantuan kepada Saksi dan Korban dalam semua tahap proses peradilan pidana. Sengketa perdata, TUN, atau agama tidak termasuk dalam ranah subyek LPSK.
Materi Terkait: Jenis Tindak Pidana Dalam Pemberian Perlindungan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 41
PRO
Untuk menjaga kerahasiaan identitas Terlindung, LPSK berhak membuatkan identitas baru. Ketentuan mengenai pembuatan identitas baru diatur dan pelaksanaannya bekerja sama dengan instansi...
Kunci Jawaban: D
Hak mendapatkan identitas baru dijamin dalam UU 31/2014. Secara teknis, karena menyangkut data kependudukan (KTP, Kartu Keluarga), LPSK berkoordinasi dan bekerja sama dengan instansi terkait, yaitu Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil).
Materi Terkait: Hak Saksi dan Korban

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 42
PRO
Pemenuhan Hak Saksi Pelaku (Justice Collaborator) meliputi hal berikut, kecuali...
Kunci Jawaban: C
Saksi Pelaku tetap harus menjalani proses peradilan karena ia turut serta dalam tindak pidana. Hak yang ia terima berupa pemisahan tahanan, rekomendasi keringanan hukuman, dan remisi khusus, bukan bebas murni secara otomatis.
Materi Terkait: Teknis Pemenuhan Hak Saksi Pelaku

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 43
PRO
Jika LPSK memutuskan untuk memberikan perlindungan kepada Saksi/Korban, putusan tersebut akan dituangkan secara formal dalam...
Kunci Jawaban: D
Setiap permohonan yang disetujui melalui Rapat Paripurna secara legalitas administrasi dituangkan dalam wujud Surat Keputusan LPSK yang ditandatangani oleh Ketua/Pimpinan LPSK.
Materi Terkait: Keputusan Pemberian Perlindungan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 44
PRO
Penelaahan materiil atas permohonan Restitusi bagi korban tindak pidana mencakup penghitungan atas unsur-unsur di bawah ini, KECUALI...
Kunci Jawaban: D
Komponen Restitusi berdasarkan Perma No. 1 Tahun 2022 dan UU LPSK mencakup kehilangan kekayaan/penghasilan, penderitaan (imateriil), dan biaya medis/psikologis. Denda tilang lalu lintas tidak relevan dengan ganti kerugian tindak pidana yang dialami.
Materi Terkait: Telaah Materiil Permohonan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 45
PRO
Sesuai prosedur, dokumen pengajuan permohonan yang masuk pertama kali akan diproses oleh Biro yang membidangi...
Kunci Jawaban: D
Dalam struktur organisasi LPSK, permohonan yang masuk akan diregistrasi dan ditelaah formil serta materiilnya oleh Biro Penelaahan Permohonan (termasuk tim investigasi dan asesmen) sebelum diajukan ke Paripurna.
Materi Terkait: Tata Cara Pengajuan Permohonan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 46
PRO
Jika tingkat ancaman sangat tinggi, LPSK dapat memberikan identitas baru bagi Terlindung. Pemberian identitas baru ini memerlukan penetapan dari...
Kunci Jawaban: C
Perubahan status sipil yang mendasar seperti pergantian nama/identitas baru secara permanen untuk keamanan Terlindung menurut tata usaha negara memerlukan adanya Penetapan dari Pengadilan Negeri yang diajukan oleh LPSK.
Materi Terkait: Teknis Perlindungan Fisik

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 47
PRO
Berapa lama jangka waktu pemberian perlindungan darurat oleh Pimpinan LPSK sebelum dilakukan Rapat Paripurna untuk memutuskan status akhir permohonan tersebut?
Kunci Jawaban: B
Peraturan teknis LPSK menetapkan bahwa perlindungan darurat diberikan dengan segera atas pertimbangan Pimpinan LPSK dan paling lama dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari harus segera disidangkan dalam Rapat Paripurna untuk mendapatkan keputusan tetap (diterima/ditolak).
Materi Terkait: Jangka Waktu Permohonan Perlindungan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 48
PRO
Bentuk pelaksanaan rehabilitasi psikososial yang bertujuan memperbaiki kondisi sosial Korban anak dari kekerasan seksual adalah dengan memfasilitasi pemenuhan hak...
Kunci Jawaban: A
Bagi korban anak, rehabilitasi psikososial difokuskan pada pemulihan masa depannya, salah satunya melalui pemenuhan hak akses pendidikan. Memfasilitasi anak untuk mutasi sekolah ke tempat yang lebih aman dari pelaku adalah tindakan teknis psikososial yang sering dilakukan LPSK.
Materi Terkait: Teknis Pemberian Rehabilitasi Psikososial

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 49
PRO
Saksi Pelapor (Whistleblower) tidak dapat diberikan perlindungan hukum apabila terbukti...
Kunci Jawaban: B
Berdasarkan Pasal 10 ayat (3) UU No. 31 Tahun 2014, hak perlindungan hukum (kekebalan tuntutan balik) tidak berlaku apabila Saksi/Pelapor terbukti memberikan keterangan yang tidak benar atau beriktikad buruk (memberi laporan palsu).
Materi Terkait: Teknis Pemberian Perlindungan Hukum

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 50
PRO
Penolakan permohonan perlindungan oleh LPSK wajib diberitahukan kepada Pemohon secara tertulis yang memuat...
Kunci Jawaban: B
Prinsip transparansi dan akuntabilitas mewajibkan LPSK untuk memberikan Surat Pemberitahuan Penolakan kepada pemohon secara tertulis, yang disertai dengan alasan penolakan secara logis dan berdasarkan hukum sesuai hasil Paripurna.
Materi Terkait: Keputusan Pemberian Perlindungan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh

Dasar Hukum & Regulasi Jabatan

Informasi mengenai jabatan Penata Perlindungan Saksi dan Korban pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.

PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional
Dasar Acuan Sah
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 62 Tahun 2021 tentang Jabatan Fungsional Penata Perlindungan Saksi dan Korban
Dasar Acuan Sah
Surat Menteri PANRB Nomor B/5457/M.SM.01.00/2024
Dasar Acuan Sah

Tips & Strategi Lolos SKB Penata Perlindungan Saksi dan Korban

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penata Perlindungan Saksi dan Korban semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

1

Kuasai Regulasi Pokok

Minimal 20-30% soal SKB menguji pemahaman peraturan perundangan dan tusi instansi pembina.

2

Simulasi Berbasis Studi Kasus

Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.

3

Manajemen Waktu CAT

Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.

4

Evaluasi Melalui Tryout Rutin

Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Perlindungan Saksi dan Korban, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB Penata Perlindungan Saksi dan Korban

Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.

Materi SKB CPNS Penata Perlindungan Saksi dan Korban menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.

Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait

Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.