SKB CPNS Penelaah Bahan Rekrutmen Hakim Agung 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap
Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Penelaah Bahan Rekrutmen Hakim Agung, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Penelaah Bahan Rekrutmen Hakim Agung, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Penelaah Bahan Rekrutmen Hakim Agung
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penelaah Bahan Rekrutmen Hakim Agung berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Manajemen ASN Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2023
Prinsip Dasar Pelayanan Publik dan UU No. 25 Tahun 2009
Etika Birokrasi, Integritas, dan Nilai-Nilai Anti-Korupsi
Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB)
Tugas, Fungsi, dan Wewenang Komisi Yudisial Berdasarkan UUD 1945
Wawasan Kebangsaan dan Sistem Ketatanegaraan Indonesia
UU No. 18 Tahun 2011 tentang Perubahan atas UU No. 22 Tahun 2004 tentang Komisi Yudisial
UU No. 3 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua atas UU No. 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung
Persyaratan Calon Hakim Agung (PCHA) Jalur Karier dan Non-Karier
Tahapan Seleksi Hakim Agung: Administrasi, Kualitas, Kesehatan/Kepribadian, Rekam Jejak, dan Wawancara
Kriteria Integritas dan Kepribadian Tidak Tercela bagi Calon Hakim Agung
Teknik Penelaahan Berkas Administrasi dan Keabsahan Dokumen Rekrutmen
Metode Penilaian Rekam Jejak (Track Record) dan Investigasi Calon Hakim
Konsep Fit and Proper Test di Komisi Yudisial dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
Regulasi tentang Seleksi Hakim Ad Hoc di Mahkamah Agung (Tipikor, PHI, dll)
Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPP) sebagai Instrumen Penilaian Karakter
Manajemen Data Peserta Seleksi dan Kerahasiaan Dokumen Negara
Analisis Kebutuhan Hakim Agung dan Pemetaan Kompetensi Hukum Spesifik
Simulasi Tryout SKB CPNS Penelaah Bahan Rekrutmen Hakim Agung
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penelaah Bahan Rekrutmen Hakim Agung, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Penelaah Bahan Rekrutmen Hakim Agung.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Penelaah Bahan Rekrutmen Hakim Agung
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Penelaah Bahan Rekrutmen Hakim Agung.
Soal 1
Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, manakah dari nilai berikut yang merupakan bagian dari core values ASN 'BerAKHLAK'?
A. Adil dan Mandiri
B. Jujur dan Bertanggung Jawab
C. Disiplin dan Efisien
D. Profesional dan Inovatif
E. Harmonis dan Loyal
Jawaban: E
Pasal 3 UU No. 20 Tahun 2023 menyebutkan core values ASN adalah BerAKHLAK yang merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Soal 2
Dalam penyelenggaraan pelayanan publik sebagaimana diatur dalam UU No. 25 Tahun 2009, prinsip 'tidak membedakan suku, ras, agama, dan antar golongan' merujuk pada asas...
A. Kepentingan umum
B. Kepastian hukum
C. Keterbukaan
D. Profesionalisme
E. Persamaan perlakuan/tidak diskriminatif
Jawaban: E
UU No. 25 Tahun 2009 Pasal 4 menetapkan asas pelayanan publik, di mana poin g adalah persamaan perlakuan/tidak diskriminatif.
Soal 3
Berdasarkan Pasal 24B ayat (1) UUD 1945, wewenang Komisi Yudisial dalam rekrutmen Hakim Agung adalah...
A. Memberikan pertimbangan kepada Presiden terkait nama calon
B. Mengangkat Hakim Agung secara mandiri
C. Melantik Hakim Agung terpilih
D. Melakukan fit and proper test terakhir di DPR
E. Mengusulkan pengangkatan hakim agung kepada DPR
Jawaban: E
Pasal 24B ayat (1) UUD 1945 menyatakan Komisi Yudisial berwenang mengusulkan pengangkatan hakim agung dan mempunyai wewenang lain dalam rangka menjaga kehormatan hakim.
Soal 4
Manakah yang merupakan syarat pengalaman kerja bagi calon hakim agung dari jalur karier menurut UU No. 3 Tahun 2009?
A. Berpengalaman paling sedikit 20 tahun di bidang hukum
B. Berpengalaman paling sedikit 15 tahun menjadi hakim
C. Berpengalaman paling sedikit 10 tahun menjadi hakim tinggi
D. Berpengalaman paling sedikit 20 tahun menjadi hakim
E. Berpengalaman paling sedikit 5 tahun menjadi hakim tinggi
Jawaban: C
Pasal 7 angka 1 huruf a angka 4 UU No. 3 Tahun 2009 mensyaratkan calon hakim agung jalur karier berpengalaman paling sedikit 20 tahun menjadi hakim, termasuk paling sedikit 3 tahun menjadi hakim tinggi (diperbarui oleh Putusan MK menjadi 10 tahun).
Soal 5
Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB) yang menuntut pemerintah untuk tidak menggunakan kewenangannya untuk tujuan lain selain yang telah ditentukan adalah asas...
A. Asas Kemanfaatan
B. Asas Kecermatan
C. Asas Tidak Menyalahgunakan Wewenang
D. Asas Keadilan
E. Asas Kepastian Hukum
Jawaban: C
Asas tidak menyalahgunakan wewenang (non-detournement de pouvoir) melarang pejabat publik bertindak di luar lingkup tujuan pemberian wewenang tersebut.
Soal 6
Dalam tahapan seleksi calon hakim agung, penilaian terhadap kepatutan harta kekayaan dan laporan pajak dilakukan pada tahap...
A. Seleksi Kualitas
B. Seleksi Administrasi
C. Penilaian Rekam Jejak dan Investigasi
D. Tes Kesehatan
E. Wawancara Terbuka
Jawaban: C
Analisis terhadap LHKPN dan kepatuhan pajak merupakan bagian krusial dalam tahap penilaian rekam jejak untuk menilai integritas calon.
Soal 7
Sesuai UU No. 18 Tahun 2011, Komisi Yudisial dalam melakukan seleksi calon hakim agung wajib melibatkan...
A. Masyarakat
B. Dewan Perwakilan Rakyat
C. Partai Politik
D. Presiden
E. Mahkamah Konstitusi
Jawaban: A
Pasal 14 UU No. 18 Tahun 2011 menegaskan bahwa dalam memilih calon hakim agung, Komisi Yudisial wajib melibatkan masyarakat.
Soal 8
Seorang Penelaah Bahan Rekrutmen harus menjaga objektivitas. Sikap memegang teguh nilai-nilai kebenaran meskipun ada tekanan eksternal disebut...
A. Profesionalisme
B. Integritas
C. Akuntabilitas
D. Loyalitas
E. Transparansi
Jawaban: B
Integritas adalah konsistensi dan keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan keyakinan.
Soal 9
Apa tujuan utama dari penelaahan berkas administrasi dalam proses rekrutmen hakim agung?
A. Menganalisis putusan hukum yang pernah dibuat
B. Menilai tingkat kecerdasan calon
C. Mengetahui pandangan politik calon
D. Memastikan kesesuaian data fisik dengan persyaratan formal
E. Menentukan skor akhir kelulusan
Jawaban: D
Penelaahan administrasi berfokus pada verifikasi keabsahan dokumen dan pemenuhan syarat-syarat formal yang ditetapkan undang-undang.
Soal 10
Berdasarkan sistem ketatanegaraan Indonesia, lembaga manakah yang memberikan persetujuan terhadap calon hakim agung yang diusulkan oleh KY?
A. MK
B. Mahkamah Agung
C. MPR
D. DPR
E. Presiden
Jawaban: D
Sesuai Pasal 24A ayat (3) UUD 1945, calon hakim agung diusulkan Komisi Yudisial kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan dan ditetapkan oleh Presiden.
Soal 11
Penerapan kode etik dan pedoman perilaku hakim (KEPPH) bagi calon hakim agung bertujuan untuk...
A. Menyeragamkan putusan hakim
B. Mempercepat proses persidangan
C. Membatasi kekuasaan presiden
D. Menjamin kemandirian dan integritas peradilan
E. Meningkatkan gaji hakim agung
Jawaban: D
KEPPH digunakan sebagai instrumen untuk menjaga perilaku, kemandirian, serta integritas hakim dalam menjalankan fungsinya.
Soal 12
Calon hakim agung jalur non-karier harus memiliki gelar doktor dan magister di bidang hukum dengan pengalaman di bidang hukum sekurang-kurangnya...
A. 20 tahun
B. 10 tahun
C. 30 tahun
D. 25 tahun
E. 15 tahun
Jawaban: A
Pasal 7 UU No. 3 Tahun 2009 mensyaratkan bagi jalur non-karier berpengalaman di bidang hukum sekurang-kurangnya 20 tahun.
Soal 13
Penerapan manajemen data peserta seleksi harus memperhatikan kerahasiaan negara. Hal ini diatur dalam prinsip...
A. Efisiensi biaya
B. Kebebasan informasi tanpa batas
C. Keamanan informasi
D. Sentralisasi data
E. Transparansi mutlak
Jawaban: C
Manajemen data rekrutmen melibatkan data pribadi dan catatan rekam jejak yang bersifat rahasia dan harus dijaga keamanannya sesuai regulasi kearsipan dan perlindungan data pribadi.
Soal 14
Hakim Ad Hoc di Mahkamah Agung direkrut untuk menangani perkara tertentu, contohnya adalah...
A. Perkara Perdata Umum
B. Perkara Pidana Militer
C. Perkara Tata Usaha Negara Politik
D. Perkara Pidana Umum
E. Perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)
Jawaban: E
Hakim Ad Hoc di MA tersedia untuk pengadilan khusus seperti Tipikor dan Perselisihan Hubungan Industrial (PHI).
Soal 15
Dalam rekrutmen Hakim Agung, Fit and Proper Test di DPR merupakan tahap...
A. Pemberian persetujuan
B. Penilaian kualitas akademik
C. Pelantikan
D. Pemeriksaan kesehatan
E. Seleksi awal
Jawaban: A
Fit and Proper test di DPR adalah mekanisme pemberian persetujuan terhadap calon yang telah diusulkan oleh KY sebelum ditetapkan oleh Presiden.
Soal 16
Penentuan kebutuhan jumlah hakim agung yang akan direkrut didasarkan pada...
A. Permintaan partai politik
B. Keputusan Ketua DPR
C. Jumlah anggaran yang tersedia di KY
D. Visi misi Presiden
E. Analisis beban kerja dan rasio perkara di MA
Jawaban: E
Analisis kebutuhan dilakukan berdasarkan kebutuhan riil institusi Mahkamah Agung untuk menjaga keseimbangan beban penanganan perkara.
Soal 17
Salah satu kriteria utama integritas bagi calon hakim agung adalah 'Kepribadian tidak tercela', yang diukur melalui...
A. Kekuatan fisik dalam bekerja
B. Latar belakang pendidikan tinggi
C. Kedekatan dengan pimpinan lembaga
D. Jumlah kekayaan yang dimiliki
E. Ketaatan pada norma hukum dan kesusilaan
Jawaban: E
Kepribadian tidak tercela diukur dari rekam jejak moral, etika, dan kepatuhan terhadap aturan hidup bermasyarakat dan bernegara.
Soal 18
Manakah lembaga yang berwenang melakukan pemeriksaan kesehatan dalam tahapan seleksi Hakim Agung?
A. Laboratorium swasta pilihan calon
B. Klinik internal Mahkamah Agung
C. Palang Merah Indonesia
D. Rumah Sakit yang ditunjuk oleh Komisi Yudisial
E. Puskesmas setempat
Jawaban: D
Komisi Yudisial biasanya bekerja sama dengan Rumah Sakit Pemerintah (seperti RSPAD Gatot Soebroto) untuk melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh.
Soal 19
Komisi Yudisial bersifat mandiri, yang berarti...
A. Tidak memerlukan anggaran negara
B. Boleh membuat hukum sendiri
C. Berada di bawah struktur kementerian hukum
D. Tidak perlu bertanggung jawab kepada publik
E. Bebas dari pengaruh kekuasaan lainnya
Jawaban: E
Kemandirian KY dimaksudkan agar pelaksanaan wewenangnya objektif dan tidak terintervensi oleh cabang kekuasaan eksekutif maupun legislatif.
Soal 20
Dalam asas AAUPB, 'Asas Keterbukaan' mengamanatkan bahwa...
A. Setiap dokumen rahasia negara harus dibuka ke publik
B. Identitas pelapor pelanggaran harus diumumkan
C. Masyarakat boleh masuk ke ruang kerja pejabat kapan saja
D. Semua rapat instansi harus disiarkan langsung
E. Pemerintah memberikan informasi yang benar, jujur, dan tidak diskriminatif dalam penyelenggaraan pemerintahan
Jawaban: E
Asas keterbukaan adalah asas yang melayani masyarakat untuk mendapatkan akses informasi yang benar terkait penyelenggaraan negara dengan tetap menghormati batasan rahasia negara/pribadi.
Soal 21 Premium
Dalam UU No. 20 Tahun 2023, sistem merit didefinisikan sebagai kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada hal-hal berikut, KECUALI...
Penelaah bahan rekrutmen menemukan adanya ketidakaslian ijazah pada salah satu berkas calon. Tindakan yang paling tepat sesuai etika birokrasi adalah...
A. Meminta uang tutup mulut
B. Menghubungi calon untuk segera mengganti ijazah
C. Menghancurkan berkas tersebut secara diam-diam
D. Mengabaikannya karena calon adalah tokoh penting
E. Melaporkan temuan tersebut kepada pimpinan/panitia seleksi untuk ditindaklanjuti
Sesuai regulasi, rahasia dokumen rekrutmen hakim agung yang termasuk dalam informasi yang dikecualikan menurut UU Keterbukaan Informasi Publik adalah...
Seorang ASN Penelaah Bahan Rekrutmen dilarang menerima pemberian dalam bentuk apa pun yang berkaitan dengan jabatan. Hal ini merupakan upaya pencegahan...
Tips Lulus SKB CPNS Penelaah Bahan Rekrutmen Hakim Agung
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penelaah Bahan Rekrutmen Hakim Agung semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penelaah Bahan Rekrutmen Hakim Agung, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Penelaah Bahan Rekrutmen Hakim Agung
SKB CPNS Penelaah Bahan Rekrutmen Hakim Agung adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Penelaah Bahan Rekrutmen Hakim Agung meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Penelaah Bahan Rekrutmen Hakim Agung, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Penelaah Bahan Rekrutmen Hakim Agung tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Penelaah Bahan Rekrutmen Hakim Agung tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.