Kisi-Kisi Resmi PermenPAN-RB 2026

SKB CPNS Pemantau Gunung Api

Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Pemantau Gunung Api. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.

Instansi Pembina
K/L Terkait
Silabus Materi
1 Jenjang / Sub-bidang
Durasi Ujian
90 Menit CAT BKN
Bank Soal
300+ Soal Latihan

Materi Pokok SKB CPNS Pemantau Gunung Api

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pemantau Gunung Api berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

Kompetensi Umum

5 Indikator
Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana
Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana
Struktur Organisasi, Tugas, dan Fungsi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)
Pengetahuan dasar mengenai mitigasi bencana geologi di Indonesia
Etika ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK dalam pelayanan publik

Kompetensi Khusus

10 Indikator
Prinsip Dasar Vulkanologi: Pembentukan magma, tipe erupsi, dan klasifikasi gunung api (Tipe A, B, dan C)
Metode Pemantauan Gunung Api secara Visual: Pengamatan asap, perubahan kubah lava, dan fenomena permukaan
Metode Pemantauan Instrumental Seismik: Analisis gempa vulkanik (VA, VB), gempa tektonik, dan tremor
Metode Pemantauan Geodesi dan Deformasi: Penggunaan Tiltmeter, GPS, dan EDM (Electronic Distance Measurement)
Metode Pemantauan Geokimia: Analisis gas vulkanik (SO2, CO2, H2S) dan suhu mata air panas
Sistem Peringatan Dini dan Status Tingkat Aktivitas Gunung Api (Level I - IV)
Pengelolaan dan Pemeliharaan Peralatan Pemantauan di Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA)
Pemahaman Peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Api dan Jalur Evakuasi
Prosedur Pelaporan Data Pengamatan melalui aplikasi MAGMA Indonesia
Komunikasi dan Edukasi Mitigasi Bencana kepada masyarakat di sekitar kawasan rawan

Simulasi Tryout SKB CAT Pemantau Gunung Api

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pemantau Gunung Api, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Katalog Semua Tryout
Sedang Disusun Tim Ahli

Tryout CAT SKB Pemantau Gunung Api Sedang Disiapkan

Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Pemantau Gunung Api berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.

Sistem CAT BKN
Durasi 90 menit & skema CAT resmi
Kisi-Kisi Terbaru
Sesuai materi pokok & tupoksi jabatan
Pembahasan Lengkap
Analisis jawaban & referensi regulasi
Ranking Nasional
Bandingkan skor se-Indonesia
Bank Soal Drill SKB 2026

Akses 300 Soal SKB Pemantau Gunung Api Lengkap

Drill ratusan soal kompetensi bidang teknis lengkap dengan analisis pembahasan komprehensif untuk memaksimalkan peluang lulus ranking 1 di formasi Anda.

✓ Sesuai Kisi-kisi CAT BKN ✓ Pembahasan Analisis Mendalam ✓ Update Soal Rutin ✓ Akses Aktif 1 Tahun
Harga Spesial
Rp25.000
Sekali bayar • Akses 365 hari
Lihat Bank Soal

Contoh Soal SKB Pemantau Gunung Api & Pembahasan

Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.

50 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/50
0%
Soal 1
Berdasarkan UU No. 24 Tahun 2007, serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana disebut...
Kunci Jawaban: B
Menurut UU Nomor 24 Tahun 2007 Pasal 1 angka 9, mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana
Soal 2
Gunung api yang pernah meletus sekurang-kurangnya satu kali sesudah tahun 1600 diklasifikasikan sebagai...
Kunci Jawaban: E
Dalam klasifikasi vulkanologi di Indonesia, Gunung Api Tipe A adalah gunung api yang memiliki catatan sejarah letusan sejak tahun 1600.
Materi Terkait: Prinsip Dasar Vulkanologi: Pembentukan magma, tipe erupsi, dan klasifikasi gunung api (Tipe A, B, dan C)
Soal 3
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) berada di bawah koordinasi unit organisasi...
Kunci Jawaban: A
PVMBG merupakan salah satu unit di bawah Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) yang bertugas melaksanakan penelitian, penyelidikan, dan pelayanan di bidang vulkanologi dan mitigasi bencana geologi.
Materi Terkait: Struktur Organisasi, Tugas, dan Fungsi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)
Soal 4
Status tingkat aktivitas gunung api yang menunjukkan adanya peningkatan kegiatan yang semakin nyata, di mana secara visual maupun instrumental mulai terjadi perubahan yang signifikan namun belum mengancam pemukiman adalah...
Kunci Jawaban: A
Level II (Waspada) menandakan adanya peningkatan aktivitas di atas level normal, baik secara visual maupun instrumental, namun ancaman belum mencapai pemukiman penduduk.
Materi Terkait: Sistem Peringatan Dini dan Status Tingkat Aktivitas Gunung Api (Level I - IV)
Soal 5
Dalam memantau gunung api secara visual, pengamatan terhadap warna asap kawah sangatlah penting. Asap yang berwarna putih tebal biasanya menunjukkan dominasi kandungan...
Kunci Jawaban: B
Asap kawah yang berwarna putih (solfatara/fumarola) biasanya didominasi oleh uap air (H2O). Jika asap berwarna abu-abu hingga hitam, barulah menunjukkan adanya material abu vulkanik yang terbawa.
Materi Terkait: Metode Pemantauan Gunung Api secara Visual: Pengamatan asap, perubahan kubah lava, dan fenomena permukaan
Soal 6
Alat yang digunakan untuk memantau perubahan kemiringan lereng gunung api akibat tekanan magma dari dalam bumi adalah...
Kunci Jawaban: E
Tiltmeter adalah instrumen geodesi yang digunakan untuk mengukur perubahan kemiringan (tilt) permukaan bumi yang sangat kecil, yang sering kali mengindikasikan adanya inflasi atau deflasi pada tubuh gunung api.
Materi Terkait: Metode Pemantauan Geodesi dan Deformasi: Penggunaan Tiltmeter, GPS, dan EDM (Electronic Distance Measurement)
Soal 7
Aplikasi resmi yang digunakan oleh PVMBG untuk menyebarluaskan data pengamatan, status gunung api, dan peringatan dini secara real-time kepada masyarakat adalah...
Kunci Jawaban: E
MAGMA (Multiplatform Application for Geohazard Mitigation and Assessment) Indonesia adalah aplikasi yang dikembangkan PVMBG untuk melaporkan data aktivitas gunung api, gempa bumi, dan gerakan tanah.
Materi Terkait: Prosedur Pelaporan Data Pengamatan melalui aplikasi MAGMA Indonesia
Soal 8
Nilai dasar ASN 'Berorientasi Pelayanan' mengharuskan seorang Pemantau Gunung Api untuk...
Kunci Jawaban: A
Nilai 'Berorientasi Pelayanan' dalam BerAKHLAK berarti ASN berkomitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat, yang meliputi sikap ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan.
Materi Terkait: Etika ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK dalam pelayanan publik
Soal 9
Gempa vulkanik yang memiliki ciri frekuensi tinggi dan fase awal yang tajam, biasanya terjadi karena proses rekahan batuan di dalam tubuh gunung api pada kedalaman tertentu, disebut...
Kunci Jawaban: C
Gempa Vulkanik Dalam (VA) atau Volcano-Tectonic Deep (VT-A) disebabkan oleh peretakan batuan akibat tekanan magma di kedalaman (biasanya 2-10 km atau lebih).
Materi Terkait: Metode Pemantauan Instrumental Seismik: Analisis gempa vulkanik (VA, VB), gempa tektonik, dan tremor
Soal 10
Gas vulkanik yang sangat berbahaya, tidak berwarna, dan cenderung berkumpul di lembah-lembah karena massanya lebih berat dari udara adalah...
Kunci Jawaban: E
CO2 atau Karbon Dioksida dalam konsentrasi tinggi sangat berbahaya karena tidak berbau dan tidak berwarna, serta memiliki berat jenis yang lebih besar dari udara sehingga mengendap di cekungan atau lembah (lembah maut).
Materi Terkait: Metode Pemantauan Geokimia: Analisis gas vulkanik (SO2, CO2, H2S) dan suhu mata air panas
Soal 11
Kawasan yang memiliki potensi terancam oleh aliran lava, awan panas, dan gas beracun secara langsung saat terjadi letusan gunung api dimasukkan ke dalam...
Kunci Jawaban: D
KRB III adalah kawasan yang paling dekat dengan sumber erupsi dan berpotensi terlanda awan panas, aliran lava, guguran batu, dan gas beracun. Kawasan ini tidak disarankan untuk pemukiman tetap.
Materi Terkait: Pemahaman Peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Api dan Jalur Evakuasi
Soal 12
Dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana menurut PP No. 21 Tahun 2008, tahap prabencana dalam situasi tidak terjadi bencana meliputi...
Kunci Jawaban: C
Menurut PP No. 21 Tahun 2008 Pasal 5, dalam situasi tidak terjadi bencana, perencanaan penanggulangan bencana merupakan bagian dari tahap prabencana.
Materi Terkait: Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana
Soal 13
Seorang Pemantau Gunung Api harus terus belajar dan mengembangkan kapabilitasnya agar mampu menganalisis data aktivitas gunung api dengan lebih akurat. Hal ini sesuai dengan nilai BerAKHLAK yaitu...
Kunci Jawaban: C
Nilai 'Kompeten' berarti ASN terus belajar dan mengembangkan kapasitas untuk melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik.
Materi Terkait: Etika ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK dalam pelayanan publik
Soal 14
Erupsi yang terjadi karena adanya interaksi antara magma dengan air (baik air tanah maupun air permukaan) sehingga menghasilkan ledakan uap yang sangat kuat disebut...
Kunci Jawaban: E
Erupsi Freatomagmatik terjadi karena adanya interaksi langsung antara magma dengan air, mengakibatkan fragmentasi magma dan ledakan uap air secara bersamaan.
Materi Terkait: Prinsip Dasar Vulkanologi: Pembentukan magma, tipe erupsi, dan klasifikasi gunung api (Tipe A, B, dan C)
Soal 15
Getaran yang terekam secara terus-menerus (kontinu) pada seismograf yang mengindikasikan adanya pergerakan fluida (magma atau gas) di dalam saluran gunung api disebut...
Kunci Jawaban: C
Tremor vulkanik adalah getaran berlanjut yang disebabkan oleh pergerakan fluida atau resonansi saluran magma/gas di bawah gunung api.
Materi Terkait: Metode Pemantauan Instrumental Seismik: Analisis gempa vulkanik (VA, VB), gempa tektonik, dan tremor
Soal 16
Apa tindakan utama yang harus dilakukan oleh petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) ketika terjadi gangguan pada transmisi data seismik dari puncak ke pos?
Kunci Jawaban: C
Pemeliharaan dan pengelolaan peralatan adalah tugas rutin. Jika terjadi gangguan data, petugas harus segera mengidentifikasi sumber masalah dan melakukan perbaikan di lapangan agar data pemantauan tidak terputus.
Materi Terkait: Pengelolaan dan Pemeliharaan Peralatan Pemantauan di Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA)
Soal 17
Berikut ini yang merupakan contoh mitigasi non-struktural dalam penanggulangan bencana gunung api adalah...
Kunci Jawaban: D
Mitigasi non-struktural melibatkan kebijakan, peraturan, penyadaran, dan pendidikan masyarakat untuk mengurangi risiko bencana.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar mengenai mitigasi bencana geologi di Indonesia
Soal 18
Gunung api Tipe C adalah gunung api yang...
Kunci Jawaban: A
Gunung api Tipe C adalah gunung api yang tidak diketahui sejarah letusannya namun masih menunjukkan tanda-tanda kegiatan seperti lapangan solfatara atau fumarola.
Materi Terkait: Prinsip Dasar Vulkanologi: Pembentukan magma, tipe erupsi, dan klasifikasi gunung api (Tipe A, B, dan C)
Soal 19
Penentuan jalur evakuasi dalam mitigasi gunung api harus mempertimbangkan hal berikut, kecuali...
Kunci Jawaban: B
Jalur evakuasi fokus pada keamanan fisik, aksesibilitas, dan jarak aman dari jangkauan material letusan. Sinyal televisi bukan merupakan pertimbangan utama dalam keselamatan jalur.
Materi Terkait: Pemahaman Peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Api dan Jalur Evakuasi
Soal 20
Metode pemantauan gunung api dengan menggunakan Electronic Distance Measurement (EDM) bertujuan untuk mengukur...
Kunci Jawaban: A
EDM digunakan dalam pemantauan deformasi untuk mengukur perubahan jarak yang sangat akurat antara titik tetap (pos) dengan reflektor di badan gunung guna mendeteksi gejala pembengkakan (inflasi).
Materi Terkait: Metode Pemantauan Geodesi dan Deformasi: Penggunaan Tiltmeter, GPS, dan EDM (Electronic Distance Measurement)
Soal 21
PRO
Sesuai PP No. 21 Tahun 2008, dalam hal status keadaan darurat bencana ditetapkan, BNPB dan BPBD memiliki kemudahan akses yang meliputi beberapa hal berikut, kecuali...
Kunci Jawaban: C
Akses kemudahan di masa darurat (Pasal 47-50 PP 21/2008) tidak mencakup pengambilan aset permanen tanpa ganti rugi; semua tindakan didasarkan pada regulasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
Materi Terkait: Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 22
PRO
Salah satu fungsi dari Bidang Mitigasi Gunung Api di PVMBG adalah...
Kunci Jawaban: D
Fungsi PVMBG antara lain melakukan pemantauan, penyelidikan, dan penyusunan peta KRB gunung api sebagai pedoman tata ruang dan kesiapsiagaan.
Materi Terkait: Struktur Organisasi, Tugas, dan Fungsi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 23
PRO
Jika seorang Pemantau Gunung Api mendeteksi peningkatan jumlah gempa vulkanik dangkal (VB) yang sangat signifikan secara mendadak, analisis fisis yang paling mungkin adalah...
Kunci Jawaban: E
Gempa VB (Volcano-Tectonic Shallow) terjadi akibat retakan batuan di dekat permukaan. Peningkatan intensitasnya biasanya menandakan magma bergerak menuju kawah dan erupsi mungkin terjadi dalam waktu dekat.
Materi Terkait: Metode Pemantauan Instrumental Seismik: Analisis gempa vulkanik (VA, VB), gempa tektonik, dan tremor

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 24
PRO
Komposisi kimia magma sangat mempengaruhi tipe erupsi. Magma yang memiliki viskositas (kekentalan) tinggi dan kandungan gas yang banyak cenderung menghasilkan letusan tipe...
Kunci Jawaban: C
Magma asam (viskositas tinggi) menghambat gas keluar dengan mudah. Akibatnya, tekanan gas menumpuk dan memicu letusan eksplosif yang dahsyat.
Materi Terkait: Prinsip Dasar Vulkanologi: Pembentukan magma, tipe erupsi, dan klasifikasi gunung api (Tipe A, B, dan C)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 25
PRO
Dalam analisis deformasi gunung api, istilah 'Inflasi' pada tubuh gunung api didefinisikan sebagai...
Kunci Jawaban: E
Inflasi adalah fenomena di mana tubuh gunung api membengkak akibat desakan magma di bawah permukaan sebelum terjadinya erupsi.
Materi Terkait: Metode Pemantauan Geodesi dan Deformasi: Penggunaan Tiltmeter, GPS, and EDM (Electronic Distance Measurement)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 26
PRO
Peningkatan rasio gas SO2/CO2 pada pemantauan geokimia kawah gunung api sering kali diinterpretasikan sebagai...
Kunci Jawaban: E
Kenaikan fluks SO2 biasanya menandakan magma yang kaya gas sudah mendekati permukaan sehingga gas tersebut lepas (exsolution). Ini adalah parameter penting dalam memprediksi erupsi magmatik.
Materi Terkait: Metode Pemantauan Geokimia: Analisis gas vulkanik (SO2, CO2, H2S) and suhu mata air panas

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 27
PRO
Dalam sistem pelaporan MAGMA Indonesia, dokumen VONA (Volcano Observatory Notice for Aviation) ditujukan khusus untuk memberi informasi keamanan kepada...
Kunci Jawaban: A
VONA adalah kode warna (Green, Yellow, Orange, Red) yang dikirimkan kepada otoritas penerbangan untuk menginformasikan adanya abu vulkanik yang dapat membahayakan mesin pesawat.
Materi Terkait: Prosedur Pelaporan Data Pengamatan melalui aplikasi MAGMA Indonesia

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 28
PRO
Pada status Level IV (Awas), tindakan standar yang direkomendasikan oleh PVMBG kepada pihak terkait adalah...
Kunci Jawaban: E
Level IV (Awas) berarti erupsi besar segera atau sedang terjadi. Wilayah bahaya harus dikosongkan total untuk menghindari korban jiwa.
Materi Terkait: Sistem Peringatan Dini dan Status Tingkat Aktivitas Gunung Api (Level I - IV)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 29
PRO
Seorang petugas pemantau gunung api melihat rekan kerjanya memanipulasi data kegempaan agar status gunung terlihat aman demi kepentingan investor wisata. Tindakan yang sesuai dengan nilai 'Akuntabel' dan 'Loyal' adalah...
Kunci Jawaban: A
Loyalitas ASN ditujukan kepada negara dan kode etik profesi. Akuntabilitas berarti berani bertanggung jawab atas kebenaran data demi keselamatan publik.
Materi Terkait: Etika ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK dalam pelayanan publik

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 30
PRO
Aliran material sedimen vulkanik yang bercampur dengan air dan mengalir melalui lembah sungai akibat curah hujan tinggi di puncak gunung disebut...
Kunci Jawaban: E
Lahar hujan adalah ancaman sekunder gunung api yang terjadi ketika material hasil letusan di puncak tersapu oleh air hujan dan mengalir ke hilir melalui sungai.
Materi Terkait: Pengetahuan dasar mengenai mitigasi bencana geologi di Indonesia

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 31
PRO
Dalam pengelolaan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA), pengecekan tegangan baterai dan kondisi solar panel harus dilakukan secara rutin. Hal ini bertujuan untuk...
Kunci Jawaban: B
Sebagian besar alat pemantau berada di lokasi terpencil dengan daya mandiri (Solar System). Kegagalan daya akan menyebabkan data hilang (blank), yang sangat berbahaya saat krisis.
Materi Terkait: Pengelolaan dan Pemeliharaan Peralatan Pemantauan di Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 32
PRO
Tipe letusan yang dicirikan oleh adanya pertumbuhan kubah lava yang kemudian runtuh karena gravitasi dan menghasilkan awan panas guguran (nuée ardente) sering disebut tipe letusan...
Kunci Jawaban: E
Tipe Merapi khas dengan pembentukan kubah lava yang kental, yang jika tidak stabil akan runtuh membentuk awan panas guguran.
Materi Terkait: Prinsip Dasar Vulkanologi: Pembentukan magma, tipe erupsi, dan klasifikasi gunung api (Tipe A, B, dan C)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 33
PRO
Penyampaian informasi mitigasi kepada masyarakat di daerah terpencil yang minim akses internet sebaiknya dilakukan melalui...
Kunci Jawaban: A
Komunikasi mitigasi harus inklusif. Di daerah minim internet, pendekatan tatap muka dan media tradisional (HT/Rambu) lebih efektif menjangkau masyarakat.
Materi Terkait: Komunikasi dan Edukasi Mitigasi Bencana kepada masyarakat di sekitar kawasan rawan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 34
PRO
Gempa yang disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik murni di luar sistem magmatik gunung api namun terekam di seismograf pos pengamatan disebut...
Kunci Jawaban: C
Gempa Tektonik Jauh adalah gempa yang sumbernya berada jauh di luar wilayah gunung api tersebut namun karena kekuatannya besar tetap terekam oleh sensor seismik di gunung.
Materi Terkait: Metode Pemantauan Instrumental Seismik: Analisis gempa vulkanik (VA, VB), gempa tektonik, dan tremor

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 35
PRO
Berdasarkan UU 24/2007, pendanaan penanggulangan bencana menjadi tanggung jawab bersama antara...
Kunci Jawaban: A
Pasal 6 UU No. 24 Tahun 2007 menyatakan bahwa pemerintah pusat dan pemerintah daerah bertanggung jawab atas penyelenggaraan penanggulangan bencana, termasuk pendanaannya.
Materi Terkait: Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 36
PRO
Pada instrumen seismometer, komponen 'Damping' berfungsi untuk...
Kunci Jawaban: B
Damping (redaman) diperlukan agar sensor tidak terus bergoyang setelah getaran tanah berhenti, sehingga instrumen siap merekam getaran berikutnya dengan akurat.
Materi Terkait: Pengelolaan dan Pemeliharaan Peralatan Pemantauan di Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 37
PRO
Gunung api Tipe B didefinisikan sebagai...
Kunci Jawaban: A
Tipe B adalah gunung api yang tidak punya catatan sejarah letusan sejak 1600, tapi secara fisik masih menunjukkan aktivitas panas bumi (solfatara/fumarola).
Materi Terkait: Prinsip Dasar Vulkanologi: Pembentukan magma, tipe erupsi, dan klasifikasi gunung api (Tipe A, B, dan C)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 38
PRO
Nilai BerAKHLAK 'Kolaboratif' bagi seorang pemantau gunung api dicontohkan dengan...
Kunci Jawaban: E
Kolaboratif berarti memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi dan bekerja sama dalam menghasilkan nilai tambah, terutama dalam manajemen bencana.
Materi Terkait: Etika ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK dalam pelayanan publik

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 39
PRO
Parameter kimiawi mata air panas di lereng gunung api yang dipantau untuk mendeteksi kontribusi fluida magmatik adalah...
Kunci Jawaban: A
Perubahan konsentrasi anion seperti Cl dan SO4 serta rasio antaranya dapat menunjukkan adanya interaksi gas magmatik dengan sistem air tanah di bawah gunung api.
Materi Terkait: Metode Pemantauan Geokimia: Analisis gas vulkanik (SO2, CO2, H2S) and suhu mata air panas

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 40
PRO
Jika pada seismogram muncul gempa yang memiliki amplitudo besar namun frekuensi rendah dan durasinya lama, gempa tersebut kemungkinan adalah...
Kunci Jawaban: D
Gempa yang terkait dengan awan panas (pyroclastic flow) biasanya memiliki durasi yang sangat panjang karena proses aliran material di permukaan bumi yang berlangsung lama.
Materi Terkait: Metode Pemantauan Instrumental Seismik: Analisis gempa vulkanik (VA, VB), gempa tektonik, dan tremor

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 41
PRO
Peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Api terbagi menjadi 3 zona. Zona yang paling luar dan hanya berpotensi terlanda material jatuhan (hujan abu) serta lahar hujan disebut...
Kunci Jawaban: E
KRB I adalah kawasan yang berpotensi terlanda lahar hujan/banjir dan kemungkinan terkena hujan abu/lontaran batu pijar dalam skala kecil/luas jika letusan membesar.
Materi Terkait: Pemahaman Peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Api dan Jalur Evakuasi

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 42
PRO
Letusan gunung api yang mengeluarkan kolom abu sangat tinggi hingga mencapai lapisan stratosfer dan menyebar secara global disebut tipe letusan...
Kunci Jawaban: B
Letusan Plinian adalah letusan paling dahsyat yang menghasilkan kolom erupsi gas dan abu vulkanik hingga ketinggian puluhan kilometer (stratosfer).
Materi Terkait: Prinsip Dasar Vulkanologi: Pembentukan magma, tipe erupsi, dan klasifikasi gunung api (Tipe A, B, dan C)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 43
PRO
Dalam aplikasi MAGMA Indonesia, laporan harian gunung api biasanya mencakup periode pengamatan selama...
Kunci Jawaban: D
Laporan rutin pengamatan gunung api di Indonesia biasanya dibagi dalam interval 6 jam atau 24 jam untuk dilaporkan ke sistem pusat.
Materi Terkait: Prosedur Pelaporan Data Pengamatan melalui aplikasi MAGMA Indonesia

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 44
PRO
Salah satu ciri visual dari gunung api yang akan mengalami erupsi adalah adanya perubahan pada sumber air di sekitar lereng, yaitu...
Kunci Jawaban: A
Meningkatnya suhu magma akan memanaskan sistem air tanah di sekitarnya (hidrotermal), menyebabkan mata air menguap/kering atau suhunya naik signifikan.
Materi Terkait: Metode Pemantauan Gunung Api secara Visual: Pengamatan asap, perubahan kubah lava, dan fenomena permukaan

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 45
PRO
Menurut PP No. 21 Tahun 2008, mitigasi dilakukan melalui beberapa kegiatan berikut, kecuali...
Kunci Jawaban: D
Pemberian santunan kematian adalah bagian dari tahap pascabencana (rehabilitasi/rekonstruksi) atau bantuan sosial, bukan merupakan bagian dari kegiatan 'Mitigasi' yang sifatnya prabencana.
Materi Terkait: Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 46
PRO
Instrumen GPS Geodetik dalam pemantauan gunung api digunakan untuk mengukur...
Kunci Jawaban: C
GPS Geodetik digunakan untuk mendeteksi pergeseran horisontal maupun vertikal dari stasiun pantau akibat deformasi tubuh gunung api.
Materi Terkait: Metode Pemantauan Geodesi dan Deformasi: Penggunaan Tiltmeter, GPS, and EDM (Electronic Distance Measurement)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 47
PRO
Gas Hidrogen Sulfida (H2S) pada kawah gunung api dapat dikenali dari bau khasnya yaitu seperti...
Kunci Jawaban: E
H2S adalah gas vulkanik yang memiliki bau menyengat seperti telur busuk. Dalam konsentrasi tinggi, gas ini sangat beracun bagi manusia.
Materi Terkait: Metode Pemantauan Geokimia: Analisis gas vulkanik (SO2, CO2, H2S) and suhu mata air panas

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 48
PRO
Apa yang dimaksud dengan 'Erupsi Samping' (Flank Eruption)?
Kunci Jawaban: B
Flank eruption terjadi ketika magma menemukan jalan keluar melalui sisi atau lereng gunung api, seringkali karena adanya sistem rekahan struktural.
Materi Terkait: Prinsip Dasar Vulkanologi: Pembentukan magma, tipe erupsi, dan klasifikasi gunung api (Tipe A, B, dan C)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 49
PRO
Nilai ASN 'Adaptif' bagi seorang Pemantau Gunung Api dalam menghadapi era digitalisasi adalah...
Kunci Jawaban: A
Adaptif berarti terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi perubahan, termasuk perubahan teknologi pemantauan.
Materi Terkait: Etika ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK dalam pelayanan publik

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh
Soal 50
PRO
Penanggung jawab utama dalam menetapkan perubahan status tingkat aktivitas gunung api (misal dari Level II ke Level III) di Indonesia adalah...
Kunci Jawaban: E
Penetapan status aktivitas gunung api secara teknis dilakukan oleh Badan Geologi (KESDM) melalui PVMBG berdasarkan data pemantauan ilmiah.
Materi Terkait: Sistem Peringatan Dini dan Status Tingkat Aktivitas Gunung Api (Level I - IV)

Soal Khusus Member Bromax

Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.

Buka Akses Penuh

Dasar Hukum & Regulasi Jabatan

Informasi mengenai jabatan Pemantau Gunung Api pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.

PermenPANRB Nomor 45 Tahun 2022 tentang Jabatan Pelaksana Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Instansi Pemerintah
Dasar Acuan Sah
KepmenPANRB Nomor 282 Tahun 2025 tentang Jabatan Pelaksana Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Instansi Pemerintah
Dasar Acuan Sah

Tips & Strategi Lolos SKB Pemantau Gunung Api

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pemantau Gunung Api semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

1

Kuasai Regulasi Pokok

Minimal 20-30% soal SKB menguji pemahaman peraturan perundangan dan tusi instansi pembina.

2

Simulasi Berbasis Studi Kasus

Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.

3

Manajemen Waktu CAT

Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.

4

Evaluasi Melalui Tryout Rutin

Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pemantau Gunung Api, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB Pemantau Gunung Api

Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.

Materi SKB CPNS Pemantau Gunung Api menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.

Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait

Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.