SKB CPNS Pengendali Hama dan Penyakit Ikan 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengendali Hama dan Penyakit Ikan, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengendali Hama dan Penyakit Ikan, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Pengendali Hama dan Penyakit Ikan

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengendali Hama dan Penyakit Ikan berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

Pengendali Hama dan Penyakit Ikan Ahli Pertama

  • Undang-undang nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan
  • Undang-undang 21 tahun 2019 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan
  • Peraturan Pemerintah nomor 60 tahun 2007 tentang konservasi SDI
  • Organisasi kesehatan hewan aquatik dunia (World Organisation for Animal Health, WOAH)
  • Permen PAN RB nomor 46 tahun 2022
  • Kepmen KP nomor 1 tahun 2021 tentang Jenis ikan yang dilindungi, dan aturan KKP lain yang berkaitan dengan jenis ikan dilindungi/dibatasi
  • Undang-undang 21 tahun 2019 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan - mampu menyebutkan dan menjelaskan tugas dan fungsi karantina
  • Sanitary Phytosanitary (SPS) Agreement terhadap perlindungan kesehatan manusia, hewan dan tumbuhan
  • Organisasi kesehatan hewan aquatik dunia (World Organisation for Animal Health, WOAH)
  • Peraturan Pemerintah nomor 85 tahun 2021 tentang PNBP
  • Permen KP nomor 11 tahun 2019 tentang Pemasukan media pembawa
  • Permen KP nomor 38 tahun 2019 tentang pengeluaran media pembawa
  • Permen KP nomor 9 tahun 2019 tentang Instalasi Karantina Ikan (IKI)
  • Permen KP nomor 32 tahun 2012 tentang jenis, tata cara, penerbitan dan format dokumen tindakan karantina
  • Permen KP nomor 19 tahun 2020 tentang larangan pemasukan, pembudidayaan, peredaran dan pengeluaran jenis ikan yang berbahaya
  • Permen KP nomor 8 tahun 2022 tentang jenis komoditas wajib periksa karantina ikan mutu dan keamanan hasil perikanan
  • Kepmen KP nomor 1 tahun 2021 tentang Jenis ikan yang dilindungi, dan aturan KKP lain yang berkaitan dengan jenis ikan dilindungi/dibatasi
  • Kepmen KP nomor 55 tahun 2022 tentang pemasukan dan pengeluaran media jenis ikan yang membahayakan dan/atau merugikan ke dalam dan dari wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia
  • Kepmen 17 tahun 2021 tentang penetapan jenis PIK organisme penyebab golongan dan media pembawa
  • Pedoman Pemantauan Penyakit Ikan karantina
  • Pedoman pemetaan sebaran jenis ikan bersifat invasif
  • Pengelolaan laboratorium
  • Teknik pengambilan sampel

Pengendali Hama dan Penyakit Ikan Terampil

  • Undang-undang nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan
  • Undang-undang 21 tahun 2019 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan
  • Peraturan Pemerintah nomor 60 tahun 2007 tentang konservasi SDI
  • Organisasi kesehatan hewan aquatik dunia (World Organisation for Animal Health, WOAH)
  • Permen PAN RB nomor 46 tahun 2022
  • Kepmen KP nomor 1 tahun 2021 tentang Jenis ikan yang dilindungi, dan aturan KKP lain yang berkaitan dengan jenis ikan dilindungi/dibatasi
  • Undang-undang 21 tahun 2019 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan - mampu menyebutkan dan menjelaskan tugas dan fungsi karantina
  • Sanitary Phytosanitary (SPS) Agreement terhadap perlindungan kesehatan manusia, hewan dan tumbuhan
  • Organisasi kesehatan hewan aquatik dunia (World Organisation for Animal Health, WOAH)
  • Peraturan Pemerintah nomor 85 tahun 2021 tentang PNBP
  • Permen KP nomor 11 tahun 2019 tentang Pemasukan media pembawa
  • Permen KP nomor 38 tahun 2019 tentang pengeluaran media pembawa
  • Permen KP nomor 9 tahun 2019 tentang Instalasi Karantina Ikan (IKI)
  • Permen KP nomor 32 tahun 2012 tentang jenis, tata cara, penerbitan dan format dokumen tindakan karantina
  • Permen KP nomor 19 tahun 2020 tentang larangan pemasukan, pembudidayaan, peredaran dan pengeluaran jenis ikan yang berbahaya
  • Permen KP nomor 8 tahun 2022 tentang jenis komoditas wajib periksa karantina ikan mutu dan keamanan hasil perikanan
  • Kepmen KP nomor 1 tahun 2021 tentang Jenis ikan yang dilindungi, dan aturan KKP lain yang berkaitan dengan jenis ikan dilindungi/dibatasi
  • Kepmen KP nomor 55 tahun 2022 tentang pemasukan dan pengeluaran media jenis ikan yang membahayakan dan/atau merugikan ke dalam dan dari wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia
  • Kepmen 17 tahun 2021 tentang penetapan jenis PIK organisme penyebab golongan dan media pembawa
  • Pedoman Pemantauan Penyakit Ikan karantina
  • Pedoman pemetaan sebaran jenis ikan bersifat invasif
  • Pengelolaan laboratorium
  • Teknik pengambilan sampel

Simulasi Tryout SKB CPNS Pengendali Hama dan Penyakit Ikan

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengendali Hama dan Penyakit Ikan, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Pengendali Hama dan Penyakit Ikan. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Pengendali Hama dan Penyakit Ikan

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengendali Hama dan Penyakit Ikan.

Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, setiap orang yang melakukan usaha perikanan di bidang pembudidayaan ikan wajib memiliki Izin Usaha Perikanan (IUP). Hal ini dikecualikan bagi...
A. Instansi pemerintah yang melakukan riset
B. Nelayan kecil dan pembudidaya ikan kecil
C. Koperasi unit desa
D. Badan usaha milik daerah
E. Perusahaan asing yang bekerja sama dengan pemerintah
Jawaban: B
Pasal 26 UU No. 31 Tahun 2004 menyebutkan bahwa kewajiban memiliki IUP tidak berlaku bagi nelayan kecil dan/atau pembudidaya ikan kecil.
Soal 2
Tujuan utama penyelenggaraan Karantina Ikan menurut UU No. 21 Tahun 2019 adalah untuk mencegah masuk, keluar, dan tersebarnya...
A. Hama dan Penyakit Ikan Karantina (HPIK)
B. Ikan hasil tangkapan ilegal
C. Limbah industri perikanan
D. Zat kimia berbahaya pada pakan ikan
E. Alat tangkap yang dilarang
Jawaban: A
Sesuai Pasal 7 UU No. 21 Tahun 2019, tujuan karantina adalah mencegah masuk, keluar, dan tersebarnya Hama dan Penyakit Hewan Karantina, Hama dan Penyakit Ikan Karantina, serta Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina.
Soal 3
Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2007, konservasi sumber daya ikan dikategorikan menjadi tiga kegiatan utama. Manakah yang termasuk di dalamnya?
A. Rehabilitasi, reklamasi, dan restock
B. Pelindungan, pelestarian, dan pemanfaatan
C. Budidaya, penangkapan, dan pengolahan
D. Zonasi, perizinan, dan pengawasan
E. Konservasi ekosistem, jenis ikan, dan genetika ikan
Jawaban: E
Berdasarkan PP No. 60 Tahun 2007 Pasal 3, konservasi SDI meliputi konservasi ekosistem, konservasi jenis ikan, dan konservasi genetika ikan.
Soal 4
Organisasi dunia yang bertanggung jawab untuk meningkatkan kesehatan hewan di seluruh dunia dan menetapkan standar internasional untuk perdagangan hewan akuatik adalah...
A. WHO
B. WTO
C. WOAH (dahulu OIE)
D. FAO
E. CITES
Jawaban: C
World Organisation for Animal Health (WOAH) adalah organisasi antar pemerintah yang fokus pada kesehatan hewan dan menetapkan Aquatic Animal Health Code.
Soal 5
Berdasarkan Permen PAN RB Nomor 46 Tahun 2022, jabatan fungsional Pengendali Hama dan Penyakit Ikan termasuk dalam klasifikasi jabatan...
A. Teknis kelautan
B. Ilmu hayat
C. Penyuluh perikanan
D. Lingkungan hidup
E. Pengawas perikanan
Jawaban: B
Permen PAN RB No. 46 Tahun 2022 mengatur tentang Jabatan Fungsional PHPI yang masuk dalam rumpun ilmu hayat.
Soal 6
Sesuai Kepmen KP No. 1 Tahun 2021, jenis ikan yang statusnya ditetapkan sebagai jenis ikan yang dilindungi secara penuh adalah...
A. Arwana Irian
B. Ikan Terubuk
C. Ikan Capungan Banggai
D. Ikan Napoleon
E. Ikan Hiu Paus
Jawaban: E
Kepmen KP No. 1 Tahun 2021 menetapkan status perlindungan penuh bagi Ikan Hiu Paus (Rhincodon typus).
Soal 7
Dalam UU No. 21 Tahun 2019, pejabat fungsional yang diberikan tugas untuk melakukan tindakan karantina disebut sebagai...
A. Teknisi Laboratorium
B. Analis Pasar Hasil Perikanan
C. Penyidik Pegawai Negeri Sipil
D. Pengawas Perikanan
E. Pejabat Karantina
Jawaban: E
Pasal 1 angka 14 UU No. 21 Tahun 2019 mendefinisikan Pejabat Karantina sebagai pegawai ASN yang diberi tugas untuk melakukan Tindakan Karantina.
Soal 8
Persetujuan Sanitary and Phytosanitary (SPS Agreement) di bawah WTO bertujuan agar anggota tidak menerapkan kebijakan kesehatan yang bersifat...
A. Transparan terhadap perdagangan
B. Berdasarkan bukti ilmiah
C. Sesuai standar internasional
D. Hambatan perdagangan yang diskriminatif dan terselubung
E. Melindungi keanekaragaman hayati
Jawaban: D
SPS Agreement memastikan anggota menerapkan langkah kesehatan hanya sejauh yang diperlukan untuk melindungi nyawa tanpa menjadi hambatan perdagangan terselubung.
Soal 9
Setiap jenis pelayanan jasa pada instansi karantina ikan dikenakan biaya yang masuk ke dalam kas negara sebagai...
A. Bea masuk
B. Dana hibah perikanan
C. Pajak ekspor
D. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)
E. Retribusi daerah
Jawaban: D
PP No. 85 Tahun 2021 mengatur tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Soal 10
Persyaratan administrasi utama untuk pemasukan media pembawa ikan hidup ke dalam wilayah NKRI menurut Permen KP No. 11 Tahun 2019 adalah...
A. Surat keterangan domisili impor
B. Hasil uji lab swasta
C. Bukti pembayaran pabean
D. Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP)
E. Sertifikat Kesehatan (Health Certificate) dari negara asal
Jawaban: E
Permen KP No. 11 Tahun 2019 mewajibkan Health Certificate (HC) yang diterbitkan oleh institusi berwenang di negara asal untuk setiap pemasukan media pembawa.
Soal 11
Dalam pengeluaran media pembawa (ekspor) menurut Permen KP No. 38 Tahun 2019, pemeriksaan fisik dilakukan untuk memastikan...
A. Metode pembayaran pembeli
B. Warna kemasan yang menarik
C. Nama pemilik perusahaan
D. Harga jual di negara tujuan
E. Kesesuaian jumlah, jenis, dan ukuran media pembawa
Jawaban: E
Permen KP No. 38 Tahun 2019 menekankan bahwa tindakan karantina meliputi pemeriksaan untuk memastikan kebenaran isi, jumlah, dan bebas HPIK.
Soal 12
Berdasarkan Permen KP No. 9 Tahun 2019, sarana yang digunakan untuk melaksanakan tindakan karantina ikan disebut...
A. Instalasi Karantina Ikan (IKI)
B. Balai Benih Ikan
C. Pasar Ikan Modern
D. Gudang Pabean
E. Kolam Penampungan Umum
Jawaban: A
Permen KP No. 9 Tahun 2019 mengatur tentang tata cara penetapan dan persyaratan Instalasi Karantina Ikan (IKI).
Soal 13
Dokumen tindakan karantina yang diterbitkan untuk menyatakan bahwa ikan telah bebas dari HPIK dan layak dilepasliarkan di tempat tujuan adalah...
A. Berita Acara Pemeriksaan
B. Sertifikat Pembebasan
C. Surat Penolakan
D. Sertifikat Pelepasan (KI-D12)
E. Surat Persetujuan Muat
Jawaban: D
Permen KP No. 32 Tahun 2012 merinci berbagai format dokumen, di mana Sertifikat Pelepasan diterbitkan setelah ikan dinyatakan sehat/bebas HPIK.
Soal 14
Permen KP Nomor 19 Tahun 2020 melarang pemasukan jenis ikan berbahaya. Contoh ikan yang dilarang masuk karena bersifat invasif dan membahayakan ekosistem adalah...
A. Ikan Piranha
B. Ikan Cupang
C. Ikan Mas
D. Ikan Lele Lokal
E. Ikan Gurami
Jawaban: A
Ikan Piranha (Serrasalmus spp.) termasuk dalam daftar ikan berbahaya yang dilarang masuk ke Indonesia menurut Permen KP No. 19 Tahun 2020.
Soal 15
Sesuai Permen KP No. 8 Tahun 2022, komoditas wajib periksa karantina meliputi ikan dan hasil perikanan yang memiliki risiko...
A. Ekonomi rendah
B. Kekurangan pakan
C. Kelebihan populasi
D. Perubahan warna air
E. Penyebaran penyakit dan penurunan mutu
Jawaban: E
Permen KP No. 8 Tahun 2022 mengatur komoditas wajib periksa untuk menjamin kesehatan, mutu, dan keamanan hasil perikanan.
Soal 16
Media pembawa Hama dan Penyakit Ikan Karantina (HPIK) dapat berupa...
A. Hanya pakan ikan
B. Hanya ikan hidup
C. Ikan hidup, ikan mati, dan bagian-bagiannya
D. Hanya air tambak
E. Hanya wadah angkut
Jawaban: C
Media pembawa adalah ikan dan/atau benda lain yang dapat membawa HPIK, mencakup ikan hidup, mati, segar, beku, atau olahan.
Soal 17
Tindakan awal yang dilakukan oleh PHPI saat menerima sampel ikan sakit di laboratorium adalah...
A. Langsung membedah ikan
B. Memberi makan ikan
C. Anamnesa (pengumpulan data latar belakang sampel)
D. Membuang air sampel
E. Mencuci ikan dengan sabun
Jawaban: C
Dalam pengelolaan laboratorium, anamnesa atau pencatatan riwayat sampel sangat penting untuk menentukan arah diagnosis.
Soal 18
Teknik pengambilan sampel organ untuk pemeriksaan bakteriologi pada ikan ukuran kecil sebaiknya dilakukan secara...
A. Terbuka di ruang terbuka
B. Aseptis
C. Non-destruktif
D. Menggunakan tangan kosong
E. Setelah ikan diawetkan formalin
Jawaban: B
Pengambilan sampel untuk bakteriologi harus aseptis guna mencegah kontaminasi dari lingkungan sekitar.
Soal 19
Pemantauan penyakit ikan dilakukan secara rutin dengan tujuan untuk...
A. Menambah jumlah populasi ikan
B. Mengurangi penggunaan air
C. Mempercepat pertumbuhan ikan
D. Mengetahui status dan sebaran HPIK di suatu wilayah
E. Meningkatkan harga jual ikan
Jawaban: D
Pedoman Pemantauan Penyakit Ikan bertujuan untuk surveilans guna mengetahui peta sebaran HPIK di wilayah RI.
Soal 20
Kriteria utama ikan disebut bersifat invasif menurut pedoman pemetaan sebaran adalah...
A. Ikan asli daerah setempat
B. Ikan yang hanya makan pelet
C. Ikan introduksi yang mendominasi dan merusak ekosistem lokal
D. Ikan yang sulit berkembang biak
E. Ikan yang memiliki warna cantik
Jawaban: C
Ikan invasif adalah jenis ikan dari luar habitat aslinya yang mengancam keanekaragaman hayati lokal melalui kompetisi atau predasi.
Soal 21
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, setiap orang yang melakukan usaha perikanan di bidang pembudidayaan ikan wajib memiliki surat izin yang disebut...
A. SIPA
B. SIPI
C. SIPPI
D. SIUP
E. SIKPI
Jawaban: D
Berdasarkan UU No. 31 Tahun 2004 Pasal 26, setiap orang yang melakukan usaha perikanan di bidang penangkapan, pembudidayaan, pengangkutan, pengolahan, dan pemasaran ikan wajib memiliki Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP).
Soal 22
Tujuan utama penyelenggaraan Karantina Ikan menurut Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 adalah untuk...
A. Menjaga harga pasar ikan domestik agar tetap stabil
B. Mencegah masuk, keluar, dan tersebarnya Hama dan Penyakit Ikan Karantina
C. Melindungi nelayan lokal dari persaingan ikan impor
D. Mengumpulkan data statistik perikanan nasional
E. Meningkatkan ekspor komoditas perikanan setinggi-mungkin
Jawaban: B
Sesuai Pasal 7 UU No. 21 Tahun 2019, tujuan karantina adalah mencegah masuknya, tersebarnya, dan keluarnya HPIK (Hama dan Penyakit Ikan Karantina).
Soal 23
Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2007, konservasi sumber daya ikan dikelola melalui tiga kegiatan utama, kecuali...
A. Konservasi pemanfaatan lahan
B. Konservasi jenis ikan
C. Perlindungan habitat
D. Konservasi ekosistem
E. Konservasi genetik ikan
Jawaban: A
PP No. 60 Tahun 2007 Pasal 3 menyebutkan konservasi SDI meliputi konservasi ekosistem, konservasi jenis ikan, dan konservasi genetik ikan. Konservasi pemanfaatan lahan bukan bagian di dalamnya.
Soal 24
Organisasi internasional yang menetapkan standar kesehatan hewan akuatik global untuk perdagangan internasional adalah...
A. WTO
B. FAO
C. WOAH (sebelumnya OIE)
D. WHO
E. UNEP
Jawaban: C
World Organisation for Animal Health (WOAH), yang sebelumnya dikenal sebagai OIE, adalah organisasi internasional yang bertanggung jawab atas kesehatan hewan akuatik secara global.
Soal 25
Sesuai Permen PAN RB Nomor 46 Tahun 2022, jabatan fungsional Pengendali Hama dan Penyakit Ikan termasuk dalam klasifikasi...
A. Keahlian dan Keterampilan
B. Manajerial
C. Administrasi
D. Peneliti
E. Teknisi
Jawaban: A
Permen PAN RB No. 46 Tahun 2022 mengatur jabatan fungsional PHPI yang terdiri dari kategori keterampilan dan kategori keahlian.
Soal 26
Berdasarkan Kepmen KP Nomor 1 Tahun 2021, jenis ikan yang statusnya dilindungi penuh di seluruh wilayah Indonesia adalah...
A. Ikan Sidat
B. Ikan Napoleon
C. Ikan Hiu Paus
D. Ikan Arwana Irian
E. Ikan Terubuk
Jawaban: C
Ikan Hiu Paus (Rhincodon typus) ditetapkan sebagai jenis ikan yang dilindungi secara penuh berdasarkan Kepmen KP No. 1 Tahun 2021.
Soal 27
Perjanjian SPS (Sanitary and Phytosanitary) dalam kerangka WTO bertujuan untuk...
A. Menghilangkan seluruh tarif pajak ekspor
B. Mewajibkan penggunaan bahan kimia pada semua produk perikanan
C. Memastikan standar kesehatan tidak menjadi hambatan perdagangan yang terselubung
D. Menentukan harga jual ikan di pasar internasional
E. Melarang perdagangan ikan antar benua
Jawaban: C
SPS Agreement bertujuan untuk melindungi kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan dengan memastikan kebijakan tersebut berbasis sains dan tidak digunakan untuk proteksionisme perdagangan secara sembunyi-sembunyi.
Soal 28
Kegiatan pemantauan penyakit ikan dilakukan untuk mengetahui tingkat serangan dan penyebaran HPIK. Hal ini diatur dalam...
A. Kepmen Komunikasi
B. UU Kehutanan
C. Permen Hubungan Internasional
D. Pedoman Pemantauan Penyakit Ikan Karantina
E. UU Lalu Lintas
Jawaban: D
Pemantauan penyakit ikan merupakan tugas teknis PHPI yang diatur dalam pedoman pemantauan untuk memetakan keberadaan penyakit di suatu wilayah.
Soal 29
Pada teknik pengambilan sampel untuk pemeriksaan laboratorium, jumlah sampel yang diambil harus memenuhi kaidah statistik agar...
A. Mempercepat waktu pengujian secara drastis
B. Laboratorium terlihat sibuk
C. Hasil pemeriksaan dapat mewakili populasi (representatif)
D. Meningkatkan jumlah limbah laboratorium
E. Mengurangi biaya operasional laboratorium
Jawaban: C
Teknik pengambilan sampel yang benar bertujuan agar sampel yang diuji secara statistik dapat mewakili kondisi kesehatan populasi ikan di lapangan.
Soal 30
Permen KP Nomor 9 Tahun 2019 mengatur tentang persyaratan teknis sarana dan prasarana...
A. Instalasi Karantina Ikan (IKI)
B. Pelabuhan Perikanan
C. Pasar Ikan Modern
D. Kapal Perikanan
E. Pabrik Pakan Ikan
Jawaban: A
Permen KP No. 9 Tahun 2019 khusus mengatur tentang tata cara penetapan dan persyaratan Instalasi Karantina Ikan (IKI).
Soal 31
Prinsip dasar dalam pengelolaan laboratorium kesehatan ikan untuk menjaga keselamatan personel dari agen biologi disebut...
A. Biosecurity
B. Biosafety
C. Biofuel
D. Bioprospecting
E. Biodiversity
Jawaban: B
Biosafety adalah penerapan pengetahuan, teknik, dan peralatan untuk melindungi personel laboratorium dan lingkungan dari paparan agen berbahaya.
Soal 32
Penyakit ikan yang bersifat zoonosis menurut WOAH berarti penyakit tersebut...
A. Hanya ditemukan di air laut
B. Hanya menyerang udang
C. Dapat disembuhkan dengan antibiotik
D. Dapat menular dari hewan ke manusia
E. Hanya menyerang ikan hias
Jawaban: D
Zoonosis adalah penyakit yang dapat ditularkan secara alami dari hewan (termasuk ikan) ke manusia atau sebaliknya.
Soal 33
Setiap Media Pembawa yang dimasukkan ke dalam wilayah NKRI wajib dilengkapi dengan Sertifikat Kesehatan dari negara asal. Ini merupakan fungsi karantina...
A. Pemusnahan media
B. Perlindungan sumber daya
C. Pencegahan ekspor
D. Pemeriksaan dokumen
E. Persyaratan administrasi
Jawaban: E
Berdasarkan UU 21/2019, melengkapi sertifikat kesehatan adalah salah satu kewajiban/persyaratan karantina saat pemasukan media pembawa.
Soal 34
Dalam PP Nomor 85 Tahun 2021, biaya pemeriksaan laboratorium untuk tindakan karantina termasuk dalam jenis...
A. Hibah luar negeri
B. Retribusi daerah
C. Dana Alokasi Khusus
D. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)
E. Pajak Penghasilan
Jawaban: D
PP No. 85 Tahun 2021 mengatur tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Soal 35
Ikan yang bersifat invasif dilarang untuk dimasukkan ke wilayah Indonesia karena...
A. Harganya sangat mahal
B. Tidak memiliki nilai ekonomis
C. Sulit untuk dibudidayakan
D. Warna tubuhnya kurang menarik
E. Dapat merusak ekosistem asli dan mendesak populasi ikan lokal
Jawaban: E
Ikan invasif dilarang karena sifatnya yang agresif, kompetitif, dan adaptif sehingga dapat mengancam biodiversitas lokal.
Soal 36
Berdasarkan Permen KP Nomor 32 Tahun 2012, sertifikat pelepasan karantina ikan dikenal dengan kode dokumen...
A. KI-D7
B. KI-D1
C. KI-D10
D. KI-D5
E. KI-D12
Jawaban: E
KI-D12 adalah kode dokumen karantina untuk Sertifikat Pelepasan (Release Certificate) sesuai Permen KP No. 32 Tahun 2012.
Soal 37
Media pembawa yang keluar dari wilayah NKRI wajib diperiksa kesehatannya. Hal ini diatur secara spesifik dalam...
A. Permen Perhubungan
B. Kepmen Sosial
C. UU Kehutanan
D. PP tentang Bendungan
E. Permen KP Nomor 38 Tahun 2019
Jawaban: E
Permen KP Nomor 38 Tahun 2019 mengatur tentang tata cara pengeluaran media pembawa dari dalam wilayah NKRI.
Soal 38
Jenis organisme penyebab penyakit ikan yang termasuk dalam daftar HPIK ditentukan melalui...
A. Surat Keputusan Camat
B. Peraturan RT/RW
C. Surat Edaran Lurah
D. Peraturan Gubernur
E. Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan
Jawaban: E
Penetapan jenis-jenis HPIK dilakukan melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (contohnya Kepmen 17/2021).
Soal 39
Salah satu media pembawa HPIK yang wajib diperiksa menurut Permen KP Nomor 8 Tahun 2022 adalah...
A. Ikan hidup, produk ikan, dan media lainnya
B. Pakaian nelayan
C. Peralatan pancing bekas
D. Pasir laut tanpa organisme
E. Perahu kayu
Jawaban: A
Komoditas wajib periksa meliputi ikan hidup, hasil perikanan (produk), dan media pembawa lainnya yang berpotensi membawa agen penyakit.
Soal 40
Tindakan karantina yang bertujuan untuk mendeteksi HPIK melalui pengamatan visual dan gejala klinis disebut...
A. Pengasingan
B. Pembebasan
C. Penahanan
D. Pemusnahan
E. Pemeriksaan
Jawaban: E
Pemeriksaan adalah tindakan karantina untuk mengetahui kelengkapan dokumen dan mendeteksi HPIK secara fisik/klinis maupun laboratoris.
Soal 41 Premium
Berdasarkan UU Nomor 21 Tahun 2019, jika suatu media pembawa yang sedang transit di dalam wilayah NKRI diketahui tertular HPIK, maka tindakan yang harus dilakukan adalah...
A. Dibiarkan melanjutkan perjalanan
B. Diberikan pengobatan di pelabuhan transit
C. Dilakukan penolakan dan/atau pemusnahan
D. Dijual ke pasar terdekat
E. Dititipkan di kolam penduduk
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 42 Premium
Dalam penetapan kawasan konservasi perairan (KKP) menurut PP No. 60 Tahun 2007, zona yang hanya boleh digunakan untuk penelitian dan perlindungan mutlak adalah...
A. Zona pemanfaatan
B. Zona inti
C. Zona rehabilitasi
D. Zona perikanan berkelanjutan
E. Zona penyangga
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 43 Premium
WOAH mewajibkan setiap negara anggota untuk melaporkan kejadian penyakit ikan tertentu yang masuk dalam daftar 'Listed Diseases'. Hal ini bertujuan untuk...
A. Promosi wisata bahari
B. Menjatuhkan sanksi ekonomi
C. Mengurangi jumlah nelayan
D. Transparansi status kesehatan hewan dunia
E. Memonopoli pasar benih
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 44 Premium
Menurut SPS Agreement, suatu negara boleh menetapkan standar perlindungan yang lebih tinggi dari standar internasional asalkan...
A. Tidak ada produk lokal sejenis
B. Memiliki justifikasi ilmiah yang kuat (Risk Assessment)
C. Mendapat izin dari negara tetangga
D. Negara pengekspor adalah negara maju
E. Ikan yang diimpor harganya murah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 45 Premium
Kepmen KP No. 55 Tahun 2022 mengatur tentang pemasukan jenis ikan membahayakan. Apa kriteria utama ikan yang dilarang tersebut?
A. Ikan yang tidak memiliki sisik
B. Ikan yang sulit dimasak
C. Ikan yang harganya terlalu mahal
D. Ikan yang bersifat merusak habitat atau memangsa ikan asli
E. Ikan yang memiliki kandungan merkuri tinggi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 46 Premium
Dalam Kepmen 17 Tahun 2021, penyakit ikan yang dikategorikan dalam Golongan I adalah penyakit yang...
A. Sudah tersebar luas di seluruh Indonesia
B. Dapat disembuhkan dengan antibiotik biasa
C. Belum ada di wilayah Indonesia dan bersifat mematikan
D. Hanya menyerang ikan hias
E. Tidak berbahaya bagi manusia
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 47 Premium
Syarat teknis utama IKI (Instalasi Karantina Ikan) agar dapat disetujui menurut Permen KP No. 9 Tahun 2019 adalah memiliki...
A. Sistem biosekuriti yang mampu mencegah pelarian patogen
B. Kantin yang luas
C. Jumlah karyawan minimal 100 orang
D. Lokasi di tengah pemukiman padat
E. Warna cat bangunan yang seragam
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 48 Premium
Pemeriksaan klinis pada tindakan karantina ikan dilakukan dengan cara...
A. Menghitung jumlah sel darah merah secara mikroskopis
B. Pengamatan visual terhadap gejala sakit dan perilaku ikan
C. Mengukur kadar protein daging
D. Menganalisis DNA ikan
E. Mengecek masa kedaluwarsa pakan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 49 Premium
Metode pengawetan sampel ikan untuk pemeriksaan histopatologi yang paling umum digunakan adalah merendam jaringan dalam larutan...
A. Formalin Buffer 10%
B. Larutan gula
C. Alkohol 70%
D. Minyak goreng
E. Air laut
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 50 Premium
Dalam manajemen laboratorium perikanan, kegiatan 'Kalibrasi' alat ukur dilakukan untuk...
A. Mengurangi konsumsi listrik
B. Menambah fungsi baru pada alat
C. Memperbaiki alat yang rusak total
D. Memastikan akurasi dan ketertelusuran hasil pengukuran
E. Mempercantik tampilan alat
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 51 Premium
Pemantauan rutin yang melibatkan peran aktif masyarakat pembudidaya dalam melaporkan penyakit disebut pemantauan...
A. Pasif
B. Invasif
C. Sekunder
D. Laboratoris
E. Aktif
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 52 Premium
Pada peta sebaran jenis ikan invasif, wilayah yang memiliki kepadatan populasi tinggi dan merusak populasi ikan lokal ditandai sebagai zona...
A. Hijau
B. Kuning
C. Merah (Danger/Infected)
D. Biru
E. Putih
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 53 Premium
Media pembawa yang masuk ke wilayah NKRI melalui tempat yang tidak ditetapkan sebagai pintu masuk karantina (jalur tikus) harus dilakukan...
A. Pelepasan langsung ke sungai
B. Pungutan PNBP ganda
C. Pemusnahan atau re-ekspor paksa
D. Pemberian izin darurat
E. Penjualan lelang
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 54 Premium
Jenis ikan Arwana Scleropages formosus menurut CITES dan aturan KKP masuk dalam kategori perlindungan...
A. Tidak dilindungi
B. Dilindungi terbatas
C. Dilindungi penuh
D. Hanya dilindungi di luar negeri
E. Boleh ditangkap tanpa kuota
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 55 Premium
Berdasarkan Permen KP No. 11 Tahun 2019, 'Masa Karantina' untuk ikan hidup impor bertujuan untuk...
A. Menunggu harga pasar naik
B. Observasi gejala penyakit yang mungkin muncul (masa inkubasi)
C. Mengganti air pengiriman dengan air lokal
D. Membersihkan tubuh ikan dari lumpur
E. Melatih ikan makan pakan buatan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 56 Premium
Penerbitan Health Certificate (HC) untuk ekspor hasil perikanan beku diatur dalam Permen KP No. 38 Tahun 2019, di mana syarat mutlaknya adalah...
A. Negara tujuan harus memberikan hibah
B. Memiliki izin dari dinas tata kota
C. Ikan dikemas dengan kemasan berstandar SNI
D. Produk berasal dari unit pengolahan yang memiliki HACCP
E. Kapal pengangkut harus baru
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 57 Premium
Limbah cair dari Instalasi Karantina Ikan (IKI) wajib dikelola melalui IPAL agar...
A. Warna air menjadi bening
B. Tidak mencemari lingkungan dengan patogen potensial
C. Menghemat pajak air tanah
D. Air bisa dijual kembali
E. Mencegah perubahan suhu drastis di perairan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 58 Premium
Dokumen KI-D5 dalam prosedur karantina ikan digunakan untuk tindakan...
A. Penolakan
B. Pemusnahan
C. Pelepasan
D. Penahanan
E. Pemeriksaan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 59 Premium
Penanganan ikan yang dilarang/berbahaya yang masuk secara ilegal menurut Permen KP No. 19 Tahun 2020 adalah...
A. Dibiarkan di pelabuhan
B. Dimusnahkan dengan cara yang tidak mencemari lingkungan
C. Dilepasliarkan ke laut lepas
D. Dijadikan pakan ternak tanpa diolah
E. Dihibahkan ke kebun binatang
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 60 Premium
Sesuai Kepmen 17 Tahun 2021, White Spot Syndrome Virus (WSSV) termasuk dalam HPIK golongan...
A. Hama gudang
B. Penyakit zoonosis
C. Bukan HPIK
D. Golongan I
E. Golongan II
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 61 Premium
Dalam teknik sampling air untuk parameter oksigen terlarut (DO), hal terpenting yang harus diperhatikan adalah...
A. Menambah deterjen ke dalam sampel
B. Mencegah terjadinya aerasi (gelembung udara) saat pengisian botol
C. Menjemur sampel di bawah matahari
D. Mengocok botol sampel sekuat tenaga
E. Menggunakan botol plastik terbuka
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 62 Premium
Pengelolaan bahan kimia berbahaya di laboratorium perikanan wajib dilengkapi dengan...
A. Material Safety Data Sheet (MSDS)
B. Izin gangguan (HO)
C. Daftar harga pasar
D. Standar Operasional Prosedur (SOP) penggunaan ruang
E. Buku inventaris peralatan gelas
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 63 Premium
Tindakan surveilans aktif dalam pemantauan penyakit ikan biasanya dilakukan dengan cara...
A. Menunggu telepon dari nelayan
B. Melihat data tahun lalu saja
C. Petugas turun langsung ke lapangan untuk mengambil sampel secara terjadwal
D. Menutup laboratorium
E. Membaca berita di media sosial
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 64 Premium
Ikan yang memiliki kemampuan adaptasi luas dan tingkat reproduksi tinggi di luar habitat aslinya berpotensi menjadi...
A. Ikan hias favorit
B. Ikan endemik
C. Ikan langka
D. Fosil hidup
E. Spesies invasif
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 65 Premium
Biaya 'Jasa Pemeriksaan Laboratorium' dalam karantina ikan merupakan salah satu komponen PNBP yang diatur dalam...
A. PP Nomor 85 Tahun 2021
B. Inpres Keuangan
C. SK Direktur Bank
D. Peraturan Gubernur
E. UU Pajak Penghasilan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 66 Premium
Berapakah lama waktu standar untuk pelaporan kejadian penyakit darurat (Emergency Disease) ke WOAH oleh negara anggota?
A. Hanya jika ditanya
B. Setiap ganti menteri
C. 1 tahun
D. 1 bulan
E. 24 jam sejak konfirmasi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 67 Premium
Penetapan 'Pintu Masuk' dan 'Pintu Keluar' karantina ikan dilakukan oleh...
A. Duta besar negara tetangga
B. Ketua asosiasi nelayan
C. Pemilik jasa ekspedisi
D. Kepala Desa setempat
E. Menteri Kelautan dan Perikanan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 68 Premium
Penyelundupan telur penyu keluar wilayah Indonesia melanggar UU Perikanan dan UU Karantina. Penyu termasuk dalam kategori ikan yang...
A. Boleh diekspor bebas
B. Merupakan hama
C. Dilindungi penuh
D. Bukan termasuk komoditas karantina
E. Hanya dilindungi jika sudah dewasa
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 69 Premium
Apa yang dimaksud dengan 'Traceability' dalam sistem jaminan mutu hasil perikanan?
A. Kemampuan menggambar ikan
B. Penggunaan alat tangkap modern
C. Pencatatan jumlah gaji karyawan
D. Ketertelusuran asal-usul produk dari hulu ke hilir
E. Proses pembekuan cepat
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 70 Premium
Alat yang digunakan untuk mengambil sampel air pada kedalaman tertentu secara otomatis menutup saat ditarik disebut...
A. Refraktometer
B. Water Sampler (misal: Kemmerer/Van Dorn)
C. Secchi disk
D. Plankton net
E. pH meter
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 71 Premium
Berdasarkan Permen KP Nomor 19 Tahun 2020, pengeluaran jenis ikan yang berbahaya dari wilayah NKRI...
A. Diperbolehkan asalkan membayar pajak
B. Bebas dilakukan oleh siapa saja
C. Dilarang, kecuali untuk kepentingan penelitian dan pengembangan
D. Sangat dianjurkan untuk mengurangi populasi
E. Hanya perlu izin ketua lingkungan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 72 Premium
Penetapan tingkat risiko Hama dan Penyakit Ikan Karantina (HPIK) Golongan I dan Golongan II diatur dalam Kepmen KP No 17 Tahun 2021. Perbedaan utama antara keduanya adalah...
A. Golongan I belum ada di Indonesia, Golongan II sudah ada
B. Golongan I berbentuk virus, Golongan II berbentuk jamur
C. Golongan I pasti mematikan manusia, Golongan II tidak
D. Golongan I hanya menyerang udang, Golongan II hanya ikan
E. Golongan I harganya mahal, Golongan II murah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 73 Premium
Sesuai Kepmen KP Nomor 55 Tahun 2022, tindakan terhadap jenis ikan yang membahayakan yang masuk tanpa izin adalah...
A. Dibiarkan saja di pelabuhan
B. Dijual melalui lelang negara
C. Dipelihara di kolam dinas
D. Diberikan kepada masyarakat untuk dikonsumsi
E. Dilakukan tindakan pemusnahan atau re-ekspor
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 74 Premium
Dalam pengambilan sampel untuk deteksi virus pada ikan, organ target yang paling sering diambil karena merupakan pusat replikasi virus sistemik adalah...
A. Sisik dan sirip
B. Ginjal anterior, limpa, dan otak
C. Tulang ekor
D. Lambung dan usus besar
E. Gelembung renang
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 75 Premium
Instalasi Karantina Ikan (IKI) milik perorangan atau badan hukum dapat ditetapkan jika memenuhi standar biosekuriti. Masa berlaku penetapan IKI tersebut adalah...
A. 3 tahun
B. 2 tahun
C. 1 tahun
D. 5 tahun
E. Selamanya
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 76 Premium
Penyakit 'White Spot Syndrome Virus' (WSSV) pada udang menurut WOAH masuk dalam kategori...
A. Bukan merupakan penyakit virus
B. Penyakit yang hanya menyerang air tawar
C. Penyakit yang wajib dilaporkan (Listed diseases)
D. Penyakit yang tidak wajib lapor
E. Penyakit ringan yang diabaikan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 77 Premium
Penggunaan bahan kimia pengawet (formalin) pada sampel jaringan untuk pemeriksaan histopatologi bertujuan untuk...
A. Menghancurkan DNA virus
B. Memfiksasi struktur sel agar tidak rusak/autolisis
C. Mewarnai sel agar terlihat merah
D. Mematikan bakteri agar tidak bau
E. Mempercepat pertumbuhan jamur
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 78 Premium
Dalam manajemen laboratorium, dokumen MSDS (Material Safety Data Sheet) sangat penting untuk...
A. Informasi keamanan, bahaya, dan penanganan bahan kimia
B. Menyimpan data stok ikan di pasar
C. Menghitung keuntungan PNBP
D. Mencatat daftar absensi pegawai
E. Menulis resep masakan ikan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 79 Premium
Menurut Permen KP Nomor 11 Tahun 2019, pintu masuk (Entry Point) media pembawa ke dalam wilayah Indonesia ditetapkan oleh...
A. Kepala Bea Cukai
B. Menteri Perhubungan
C. Gubernur setempat
D. Presiden
E. Menteri Kelautan dan Perikanan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 80 Premium
Kriteria jenis ikan yang dapat ditetapkan sebagai ikan dilindungi menurut PP No 60 Tahun 2007 meliputi hal berikut, kecuali...
A. Kemampuan reproduksi yang sangat tinggi
B. Kelangkaan
C. Penurunan populasi yang drastis
D. Endemisitas
E. Kekhasan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 81 Premium
Jika dalam pemeriksaan karantina ditemukan media pembawa yang busuk atau rusak, maka tindakan yang diambil petugas karantina adalah...
A. Pengasingan
B. Pemusnahan
C. Penahanan
D. Pembebasan
E. Perlakuan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 82 Premium
Penyakit 'Koi Herpes Virus' (KHV) adalah penyakit ganas yang menyerang ikan Mas dan Koi. Berdasarkan Kepmen 17 Tahun 2021, KHV termasuk dalam HPIK golongan...
A. HPIK Golongan I
B. HPIK Golongan II
C. Bukan HPIK
D. Hanya penyakit lingkungan
E. Penyakit parasit
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 83 Premium
Penerbitan Health Certificate (HC) untuk ekspor ikan dilakukan setelah melalui serangkaian tindakan karantina. Format dan tata cara ini diatur dalam...
A. Kepmen PU
B. Permen KP Nomor 32 Tahun 2012
C. Instruksi Presiden
D. PP tentang Keuangan
E. UU Perkawinan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 84 Premium
Dalam teknik PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk deteksi penyakit ikan, proses pemisahan untai ganda DNA menjadi untai tunggal pada suhu tinggi disebut...
A. Denaturasi
B. Extension
C. Elusi
D. Annealing
E. Inkubasi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 85 Premium
Prinsip 'Precautionary Principle' dalam perjanjian SPS berarti...
A. Mewajibkan ekspor dilakukan secara gratis
B. Hanya menerima ikan dari negara tetangga
C. Melarang semua impor tanpa alasan
D. Boleh mengambil tindakan proteksi meskipun data ilmiah belum lengkap sepenuhnya demi keamanan
E. Menghapus semua laboratorium kesehatan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 86 Premium
Menurut Permen KP No 8 Tahun 2022, pemeriksaan keamanan hasil perikanan meliputi pengujian terhadap bahaya berikut, kecuali...
A. Logam berat
B. Bahaya Fisik
C. Bahaya Biologi
D. Bahaya Ekonomi
E. Bahaya Kimia
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 87 Premium
Sesuai UU No 21 Tahun 2019, pejabat karantina yang bertugas melakukan tindakan karantina ikan adalah...
A. Pegawai Bank
B. Tenaga Honorer Kebersihan
C. Petugas Parkir Pelabuhan
D. Pejabat Fungsional Pengendali Hama dan Penyakit Ikan (PHPI)
E. Polisi Pamong Praja
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 88 Premium
Kegiatan 'Surveilans' dalam pedoman pemantauan penyakit ikan bertujuan untuk...
A. Mempromosikan pariwisata bahari
B. Membangun pelabuhan baru
C. Menghitung total luas laut Indonesia
D. Mengumpulkan data kesehatan ikan secara terus menerus dan sistematis
E. Menangkap nelayan ilegal
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 89 Premium
Ikan Arwana Irian (Scleropages jardinii) memiliki status perlindungan...
A. Dilindungi terbatas (berdasarkan ukuran/waktu)
B. Dilindungi penuh
C. Punah
D. Tidak dilindungi sama sekali
E. Ikan invasif
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 90 Premium
Berapakah tarif PNBP untuk pemeriksaan klinis ikan hias menurut PP Nomor 85 Tahun 2021 per ekor/per kantong (tergantung jenis)?
A. Selalu gratis
B. Tidak ada PNBP di perikanan
C. Ditetapkan secara rinci dalam lampiran PP tersebut
D. Sesuai kesepakatan pembeli
E. Dibayar dengan emas
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 91 Premium
Ciri khas ikan yang bersifat invasif menurut pedoman pemetaan sebaran adalah...
A. Mudah mati jika air keruh
B. Toleransi yang luas terhadap kondisi lingkungan (eurytopic)
C. Sangat manja terhadap lingkungan
D. Hanya memakan satu jenis makanan saja
E. Pertumbuhan lambat
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 92 Premium
Alat laboratorium yang digunakan untuk menumbuhkan kultur bakteri pada suhu tertentu secara stabil disebut...
A. Sentrifus
B. Inkubator
C. Autoklaf
D. Oven
E. Mikroskop
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 93 Premium
Tindakan 'Perlakuan' dalam karantina ikan dilakukan apabila...
A. Dokumen sudah lengkap
B. Media pembawa terkena HPIK yang masih bisa disembuhkan/disucihamakan
C. Ikan sudah sehat sempurna
D. Pemilik tidak mau membayar PNBP
E. Ikan sudah mati busuk
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 94 Premium
Jenis ikan berbahaya yang dilarang pemasukannya menurut Permen KP 19/2020 contohnya adalah...
A. Ikan Gurami
B. Ikan Mas
C. Ikan Piranha
D. Ikan Nila
E. Ikan Lele Lokal
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 95 Premium
Dalam pengambilan sampel air untuk uji kepadatan bakteri, botol sampel yang digunakan harus bersifat...
A. Steril
B. Bekas minuman ringan
C. Berwarna hitam
D. Terbuka lebar
E. Berlubang
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 96 Premium
Tujuan dari dilakukannya 'Post-entry Quarantine' adalah...
A. Pemantauan media pembawa setelah dilepas dari area karantina di tempat tujuan
B. Pemusnahan massal
C. Pemeriksaan di negara asal
D. Membatalkan ekspor
E. Menjual ikan di bandara
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 97 Premium
Kepmen KP 55/2022 mengatur bahwa setiap orang dilarang melepaskan ikan invasif ke perairan umum. Sanksi bagi pelanggar diatur merujuk pada...
A. Kerja bakti di pantai
B. Ketentuan pidana dalam UU Perikanan dan UU Karantina
C. Tidak ada sanksi
D. Hanya teguran lisan
E. Membayar denda 10 ribu rupiah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 98 Premium
Salah satu syarat petugas pengambil sampel (Sampler) yang kompeten adalah memahami 'Chain of Custody', yaitu...
A. Silsilah keluarga pemilik ikan
B. Cara menangkap ikan dengan jaring
C. Rantai dokumentasi kronologis sampel dari lapangan hingga laboratorium
D. Daftar harga alat pancing
E. Rantai makanan di laut
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 99 Premium
WOAH Aquatic Code menyarankan penggunaan metode pembiakan sel (Cell Culture) untuk mendeteksi...
A. Cacing parasit
B. Virus akuatik
C. Limbah plastik
D. Jamur saprolegnia
E. Kutu ikan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 100 Premium
Dalam klasifikasi jabatan fungsional PHPI, kegiatan memberikan bimbingan teknis pengendalian hama dan penyakit ikan merupakan tugas bagi jenjang...
A. Ahli Madya / Ahli Muda
B. Pelaksana
C. Pemula
D. Pramubakti
E. Siswa magang
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Pengendali Hama dan Penyakit Ikan

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengendali Hama dan Penyakit Ikan semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengendali Hama dan Penyakit Ikan, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengendali Hama dan Penyakit Ikan

SKB CPNS Pengendali Hama dan Penyakit Ikan adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengendali Hama dan Penyakit Ikan meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengendali Hama dan Penyakit Ikan, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengendali Hama dan Penyakit Ikan tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengendali Hama dan Penyakit Ikan tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.