Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Analis Pertahanan Negara, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Analis Pertahanan Negara, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Analis Pertahanan Negara
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Analis Pertahanan Negara berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara
Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata)
Dasar Hukum: UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara
Tugas dan Fungsi Kementerian Pertahanan RI
Pemahaman mengenai kedaulatan negara dan integritas teritorial
Analisis strategi pertahanan militer dan non-militer
Identifikasi dan pemetaan ancaman (Aktual, Potensial, dan Hibrida)
Pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan negara (Komponen Cadangan dan Pendukung)
Kerja sama pertahanan internasional dan diplomasi pertahanan
Analisis kebijakan strategis di bidang keamanan nasional
Teknis penyusunan telaahan staf dan rekomendasi kebijakan pertahanan
Pemahaman mengenai doktrin pertahanan negara
Geopolitik dan geostrategi dalam konteks pertahanan kawasan
Simulasi Tryout SKB CPNS Analis Pertahanan Negara
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Analis Pertahanan Negara, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Analis Pertahanan Negara.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Analis Pertahanan Negara
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Analis Pertahanan Negara.
Soal 1
Berdasarkan UU No. 3 Tahun 2002, apa yang menjadi komponen utama dalam sistem pertahanan negara menghadapi ancaman militer?
A. Komponen Cadangan dan Komponen Pendukung
B. Kepolisian Negara Republik Indonesia
C. Sumber daya nasional dan sarana prasarana
D. Tentara Nasional Indonesia
E. Warga negara yang terlatih
Jawaban: D
Menurut Pasal 7 ayat (2) UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, sistem pertahanan negara dalam menghadapi ancaman militer menempatkan Tentara Nasional Indonesia sebagai komponen utama.
Soal 2
Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) memiliki ciri kerakyatan, yang berarti...
A. Pertahanan diorganisir oleh rakyat secara mandiri tanpa campur tangan negara
B. Pertahanan dilakukan secara menyeluruh ke seluruh wilayah NKRI
C. Rakyat memiliki kewajiban untuk membeli senjata secara mandiri
D. Orientasi pertahanan diabdikan oleh dan untuk kepentingan seluruh rakyat
E. Seluruh wilayah negara merupakan satu kesatuan pertahanan yang utuh
Jawaban: D
Ciri kerakyatan dalam Sishankamrata mengandung makna bahwa orientasi pertahanan negara diabdikan oleh dan untuk kepentingan seluruh rakyat.
Soal 3
Ancaman yang menggunakan faktor-faktor non-militer yang dinilai mempunyai kemampuan membahayakan kedaulatan negara, namun dikelola oleh lembaga pemerintah di luar bidang pertahanan disebut...
A. Ancaman Militer
B. Ancaman Potensial
C. Ancaman Non-militer
D. Ancaman Aktual
E. Ancaman Hibrida
Jawaban: C
Ancaman non-militer adalah ancaman yang menggunakan faktor-faktor non-militer seperti ekonomi, politik, sosial budaya, yang penanganannya melibatkan kementerian/lembaga di luar bidang pertahanan.
Soal 4
Salah satu nilai dasar Bela Negara yang menekankan pada kerelaan untuk mendahulukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan adalah...
A. Kemampuan Awal Bela Negara
B. Sadar Berbangsa dan Bernegara
C. Rela Berkorban untuk Bangsa dan Negara
D. Setia pada Pancasila sebagai Ideologi Negara
E. Cinta Tanah Air
Jawaban: C
Rela Berkorban untuk Bangsa dan Negara mencakup kesediaan menyumbangkan tenaga, pikiran, dan materi untuk kepentingan bangsa.
Soal 5
Kementerian Pertahanan RI mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pertahanan. Fungsi utamanya mencakup...
A. Pemberian perlindungan suaka bagi warga negara asing
B. Pelaksanaan operasi militer perang secara mandiri
C. Penegakan hukum di wilayah perairan yurisdiksi Indonesia
D. Penyusunan anggaran belanja kepolisian negara
E. Perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang pertahanan
Jawaban: E
Sesuai Peraturan Presiden terkait organisasi kementerian, fungsi Kemhan meliputi perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pertahanan negara.
Soal 6
Komponen yang dipersiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan Komponen Utama adalah...
A. Pasukan Keamanan Luar Negeri
B. Komponen Cadangan
C. Paramiliter
D. Komponen Pendukung
E. Lembaga Swadaya Masyarakat
Jawaban: B
Berdasarkan UU No. 23 Tahun 2019, Komponen Cadangan dipersiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperkuat Komponen Utama (TNI).
Soal 7
Dalam identifikasi ancaman, jenis ancaman yang menggabungkan antara taktik konvensional, serangan siber, disinformasi, dan tekanan ekonomi disebut sebagai...
A. Ancaman Proksi
B. Ancaman Global
C. Ancaman Hibrida
D. Ancaman Domestik
E. Ancaman Fisik
Jawaban: C
Ancaman hibrida merupakan kombinasi dari ancaman militer dan non-militer, termasuk perang siber dan informasi untuk mengganggu stabilitas negara.
Soal 8
Wawasan Nusantara sebagai geostrategy Indonesia bertujuan untuk...
A. Meningkatkan ekspor alutsista ke negara-negara berkembang
B. Membatasi mobilitas penduduk antar pulau
C. Memperluas wilayah teritorial Indonesia ke luar batas ZEE
D. Menjamin persatuan dan kesatuan di tengah kebhinekaan bangsa
E. Membangun pakta pertahanan militer dengan negara tetangga
Jawaban: D
Wawasan Nusantara bertujuan untuk mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang mengutamakan kepentingan nasional.
Soal 9
Doktrin pertahanan negara Indonesia menganut prinsip pertahanan yang bersifat...
A. Defensif Aktif
B. Netral Pasif
C. Ekspansionis
D. Ofensif Proaktif
E. Pre-emptive Strike
Jawaban: A
Indonesia menganut doktrin defensif aktif, artinya pertahanan bertujuan untuk melindungi kedaulatan, namun tetap aktif dalam menjaga perdamaian dan siap merespons serangan.
Soal 10
Langkah pertama dalam penyusunan telaahan staf bagi seorang Analis Pertahanan Negara adalah...
A. Melakukan tindakan lapangan
B. Memberikan kesimpulan
C. Mengidentifikasi persoalan atau permasalahan
D. Mengajukan saran kepada pimpinan
E. Menghitung rincian biaya operasional
Jawaban: C
Struktur telaahan staf diawali dengan 'Persoalan' yang berisi identifikasi masalah yang akan dianalisis guna mendapatkan rekomendasi kebijakan.
Soal 11
Kerja sama pertahanan internasional yang dilakukan Indonesia melalui forum ADMM (ASEAN Defence Ministers' Meeting) merupakan bentuk...
A. Operasi Intelijen Bersama
B. Perdagangan Senjata Gelap
C. Aliansi Militer
D. Diplomasi Pertahanan
E. Intervensi Kemanusiaan
Jawaban: D
ADMM adalah bentuk diplomasi pertahanan kawasan untuk meningkatkan kepercayaan dan transparansi di antara kementerian pertahanan negara-negara ASEAN.
Soal 12
Integritas teritorial NKRI mencakup kedaulatan atas...
A. Wilayah darat dan laut saja
B. Wilayah darat dan udara saja
C. Hanya wilayah daratan di pulau-pulau besar
D. Wilayah darat, laut pedalaman, perairan kepulauan, laut teritorial, dan ruang udara di atasnya
E. Seluruh wilayah ASEAN
Jawaban: D
Kedaulatan wilayah mencakup seluruh ruang darat, perairan (pedalaman, kepulauan, teritorial), dan ruang udara sesuai dengan hukum internasional dan nasional.
Soal 13
Manakah yang termasuk dalam ancaman militer bersifat non-agresi?
A. Pendudukan wilayah
B. Invasif
C. Bombardemen
D. Blokade pelabuhan
E. Sabotase dan Spionase
Jawaban: E
Sabotase dan spionase merupakan bentuk ancaman militer namun berbeda dari agresi (serangan fisik terbuka) seperti invasi atau bombardemen.
Soal 14
Penanganan ancaman non-militer menempatkan lembaga pemerintah di luar bidang pertahanan sebagai unsur utama. Hal ini disesuaikan dengan...
A. Jumlah penduduk di wilayah tersebut
B. Besarnya anggaran pertahanan
C. Bentuk dan sifat ancaman yang dihadapi
D. Luas wilayah yang terancam
E. Keinginan pimpinan TNI
Jawaban: C
Pasal 7 ayat (3) UU No. 3 Tahun 2002 menyebutkan penanganan ancaman non-militer disesuaikan dengan bentuk dan sifat ancaman oleh unsur utama di luar bidang pertahanan.
Soal 15
Warga negara, sumber daya alam, sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional yang secara langsung atau tidak langsung dapat meningkatkan kekuatan Komponen Utama dan Komponen Cadangan disebut...
A. Komponen Sekunder
B. Komponen Organik
C. Komponen Inti
D. Komponen Masyarakat
E. Komponen Pendukung
Jawaban: E
Sesuai UU No. 23 Tahun 2019, Komponen Pendukung adalah sumber daya nasional yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan komponen lainnya.
Soal 16
Posisi silang Indonesia di antara dua benua dan dua samudra merupakan aspek...
A. Ideologis
B. Sosiologis
C. Geografis
D. Ekonomis
E. Demografis
Jawaban: C
Posisi silang Indonesia di antara Benua Asia dan Australia serta Samudra Hindia dan Pasifik adalah letak geografis yang strategis.
Soal 17
Dalam kebijakan keamanan nasional, strategi 'Total Defence' Indonesia diwujudkan melalui...
A. Penyelenggaraan Sishankamrata
B. Penghapusan wajib militer bagi warga negara
C. Pemisahan antara TNI dan Polri secara mutlak tanpa koordinasi
D. Penyerahan pertahanan negara kepada pihak swasta
E. Pengadaan senjata nuklir
Jawaban: A
Sishankamrata adalah manifestasi dari sistem pertahanan semesta atau 'total defence' yang melibatkan seluruh warga negara dan sumber daya nasional.
Soal 18
Siapakah pemegang kekuasaan tertinggi atas Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara menurut UUD 1945?
A. Panglima TNI
B. Ketua DPR
C. Menteri Pertahanan
D. Ketua MPR
E. Presiden
Jawaban: E
Berdasarkan Pasal 10 UUD 1945, Presiden memegang kekuasaan yang tertinggi atas Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara.
Soal 19
Tindakan Bela Negara bagi PNS dapat diwujudkan melalui...
A. Hanya mengikuti latihan baris-berbaris
B. Bekerja secara profesional dan berintegritas untuk kepentingan negara
C. Menyebarkan informasi rahasia negara kepada publik
D. Melakukan demonstrasi menuntut kenaikan gaji
E. Mengabaikan peraturan demi efisiensi kerja
Jawaban: B
Bela negara bagi profesi tertentu, termasuk PNS, dilakukan melalui pengabdian profesi yang terbaik bagi bangsa dan negara.
Soal 20
Komponen utama dalam menghadapi ancaman non-militer adalah...
A. Partai Politik
B. Lembaga pemerintah di luar bidang pertahanan
C. TNI
D. Resimen Mahasiswa
E. Ormas Keagamaan
Jawaban: B
Pasal 7 ayat (3) UU 3/2002 menjelaskan bahwa ancaman non-militer dihadapi oleh lembaga pemerintah di luar bidang pertahanan sebagai unsur utama.
Soal 21 Premium
UU No. 23 Tahun 2019 mengatur tentang...
A. Industri Pertahanan
B. Keamanan Siber Nasional
C. Penanganan Konflik Sosial
D. Rahasia Negara
E. Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara
Penyelenggaraan pertahanan negara diatur lebih lanjut oleh pemerintah melalui Kebijakan Umum Pertahanan Negara (Jakumhanneg). Siapakah yang menetapkan Jakumhanneg tersebut?
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Analis Pertahanan Negara semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Analis Pertahanan Negara, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Analis Pertahanan Negara
SKB CPNS Analis Pertahanan Negara adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Analis Pertahanan Negara meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Analis Pertahanan Negara, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Analis Pertahanan Negara tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Analis Pertahanan Negara tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.