SKB CPNS Pekerja Sosial 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pekerja Sosial, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pekerja Sosial, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Pekerja Sosial

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pekerja Sosial berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

Pekerja Sosial Ahli Pertama

  • Perumusan kebijakan, implementasi, monitoring dan evaluasi kebijakan kesejahteraan sosial
  • Advokasi kebijakan pelayanan kesejahteraan sosial serta monitoring dan evaluasi hasil advokasi
  • Penyimpan bahan sesuai pedoman kerja/petunjuk teknis terkait Manajemen Pekerjaan Sosial
  • Analisis kelayakan perencanaan pekerjaan sosial sesuai pedoman kerja/petunjuk teknis
  • Penyusunan rancangan sosialisasi program pelayanan kesejahteraan sosial
  • Penerapan layanan pekerjaan sosial sesuai pedoman kerja/petunjuk teknis
  • Pemahaman konsep pembinaan dan pengawasan pekerja sosial

Pekerja Sosial Terampil

  • Perumusan kebijakan, implementasi, monitoring dan evaluasi kebijakan kesejahteraan sosial
  • Advokasi kebijakan pelayanan kesejahteraan sosial serta monitoring dan evaluasi hasil advokasi
  • Penyimpan bahan sesuai pedoman kerja/petunjuk teknis terkait Manajemen Pekerjaan Sosial
  • Analisis kelayakan perencanaan pekerjaan sosial sesuai pedoman kerja/petunjuk teknis
  • Penyusunan rancangan sosialisasi program pelayanan kesejahteraan sosial
  • Penerapan layanan pekerjaan sosial sesuai pedoman kerja/petunjuk teknis
  • Pemahaman konsep pembinaan dan pengawasan pekerja sosial

Simulasi Tryout SKB CPNS Pekerja Sosial

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pekerja Sosial, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Pekerja Sosial. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Pekerja Sosial

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pekerja Sosial.

Soal 1
Dalam tahapan perumusan kebijakan kesejahteraan sosial, langkah pertama yang paling krusial untuk memastikan kebijakan tepat sasaran adalah...
A. Sosialisasi draf kebijakan
B. Pembentukan regulasi turunan
C. Identifikasi dan perumusan masalah sosial
D. Evaluasi kebijakan sebelumnya
E. Penentuan anggaran pelaksanaan
Jawaban: C
Proses perumusan kebijakan dimulai dengan identifikasi dan perumusan masalah. Tanpa pemahaman masalah sosial yang akurat, kebijakan yang dihasilkan tidak akan relevan.
Soal 2
Evaluasi kebijakan kesejahteraan sosial yang dilakukan saat program sedang berjalan untuk mendeteksi penyimpangan disebut...
A. Monitoring
B. Evaluasi formatif
C. Analisis dampak
D. Evaluasi ex-post
E. Evaluasi sumatif
Jawaban: B
Evaluasi formatif (atau on-going evaluation) dilakukan selama program berlangsung untuk memperbaiki pelaksanaan, berbeda dengan sumatif yang dilakukan di akhir.
Soal 3
Pendekatan implementasi kebijakan yang menekankan inisiatif dari para pelaksana di tingkat bawah (akar rumput) dikenal dengan pendekatan...
A. Top-down
B. Elitis
C. Bottom-up
D. Otoriter
E. Linear
Jawaban: C
Pendekatan bottom-up dalam implementasi kebijakan berfokus pada peran aktor di lapangan (street-level bureaucrats) dan masyarakat dalam mensukseskan kebijakan.
Soal 4
Fokus utama dari kegiatan monitoring dalam siklus kebijakan kesejahteraan sosial adalah...
A. Memastikan kepatuhan terhadap standar operasional dan jadwal
B. Menilai kepuasan penerima manfaat secara menyeluruh di akhir tahun
C. Mencari kesalahan aparatur pelaksana
D. Menyusun ulang anggaran dasar instansi
E. Mengubah tujuan utama kebijakan
Jawaban: A
Monitoring bertujuan mengamati perkembangan pelaksanaan program, memastikan kepatuhan terhadap SOP, jadwal, dan anggaran agar sesuai rencana.
Soal 5
Salah satu kriteria evaluasi kebijakan publik menurut William N. Dunn yang mengukur sejauh mana kebijakan mencapai hasil yang diharapkan adalah...
A. Efektivitas
B. Kecukupan
C. Responsivitas
D. Keadilan
E. Efisiensi
Jawaban: A
Efektivitas mengukur apakah suatu alternatif kebijakan dapat mencapai hasil (tujuan) yang diharapkan atau direncanakan.
Soal 6
Advokasi kebijakan yang dilakukan oleh pekerja sosial dengan cara membentuk koalisi atau aliansi strategis antar LSM termasuk ke dalam strategi...
A. Mobilisasi jejaring
B. Litigasi
C. Advokasi kelas
D. Lobi politik
E. Kampanye publik
Jawaban: A
Mobilisasi jejaring atau pembentukan koalisi merupakan strategi memperkuat posisi tawar (bargaining position) dengan menggabungkan berbagai kelompok kepentingan.
Soal 7
Bentuk advokasi di mana pekerja sosial secara langsung mendampingi seorang klien (individu) untuk mendapatkan hak pelayanannya disebut...
A. Case advocacy
B. Mass advocacy
C. Class advocacy
D. Legislative advocacy
E. Administrative advocacy
Jawaban: A
Case advocacy (advokasi kasus) berfokus pada upaya membantu individu atau keluarga tertentu untuk mendapatkan hak atau akses ke layanan sosial.
Soal 8
Tujuan utama dilakukannya monitoring terhadap hasil advokasi kebijakan sosial adalah...
A. Menambah dana kampanye advokasi
B. Menghukum pihak yang menolak kebijakan
C. Memastikan janji atau kesepakatan perubahan kebijakan benar-benar diimplementasikan
D. Meningkatkan popularitas pekerja sosial
E. Mendapatkan penghargaan dari pemerintah
Jawaban: C
Monitoring hasil advokasi bertujuan mengawal kesepakatan politik yang dicapai agar benar-benar diwujudkan dalam regulasi dan pelaksanaannya di lapangan.
Soal 9
Dalam melakukan advokasi, pengumpulan data dan fakta yang valid (evidence-based) paling berguna untuk...
A. Mengancam pembuat kebijakan
B. Menyusun argumen rasional dan mematahkan klaim sepihak
C. Mencari simpati media secara emosional
D. Memperlambat proses legislasi
E. Menyembunyikan kelemahan masyarakat
Jawaban: B
Advokasi berbasis bukti (evidence-based advocacy) menggunakan data valid untuk memperkuat argumen, meyakinkan pengambil kebijakan, dan menangkal informasi yang salah.
Soal 10
Indikator keberhasilan dari sebuah advokasi kebijakan pelayanan kesejahteraan sosial (class advocacy) umumnya diukur melalui...
A. Terbitnya aturan atau regulasi baru yang memihak kelompok rentan
B. Tingginya anggaran operasional panti
C. Banyaknya klien yang sembuh
D. Banyaknya liputan televisi tentang pekerja sosial
E. Peningkatan jumlah pekerja sosial
Jawaban: A
Keberhasilan class advocacy atau advokasi kebijakan tingkat makro ditandai dengan perubahan, perbaikan, atau penerbitan regulasi yang berpihak pada target populasi.
Soal 11
Penyimpanan bahan dan dokumen manajemen pekerjaan sosial harus mematuhi prinsip kerahasiaan klien, yang dikenal dengan prinsip...
A. Self-determination
B. Acceptance
C. Non-judgmental attitude
D. Individualization
E. Confidentiality
Jawaban: E
Confidentiality adalah prinsip kerahasiaan di mana pekerja sosial wajib menjaga informasi pribadi klien dan dokumen terkait dari pihak yang tidak berkepentingan.
Soal 12
Dokumen case record (catatan kasus) dalam manajemen pekerjaan sosial berfungsi sebagai...
A. Alat bukti akuntabilitas intervensi dan dasar pengambilan keputusan lanjutan
B. Bahan publikasi di media sosial
C. Buku tamu lembaga sosial
D. Catatan keuangan pribadi klien
E. Dokumen lampiran pengajuan cuti
Jawaban: A
Case record berfungsi untuk mendokumentasikan proses pertolongan, menjaga kesinambungan layanan, dan sebagai bentuk akuntabilitas profesional pekerja sosial.
Soal 13
Sistem pengarsipan yang menyusun berkas klien berdasarkan wilayah tempat tinggal disebut sistem penyimpanan...
A. Geografis
B. Subjek
C. Kronologis
D. Nomor
E. Abjad
Jawaban: A
Sistem geografis adalah tata cara penyimpanan arsip berdasarkan letak wilayah atau area geografis tempat asal klien atau program.
Soal 14
Sebelum bahan/dokumen rekam kasus dimusnahkan karena masa retensinya habis, langkah yang harus dilakukan sesuai pedoman kearsipan adalah...
A. Membuat berita acara pemusnahan
B. Membuangnya ke tempat sampah umum
C. Menghapus nomor register klien dari sistem selamanya tanpa jejak
D. Menjualnya kepada pengepul kertas
E. Memberikannya kepada keluarga klien
Jawaban: A
Pemusnahan arsip atau dokumen resmi, termasuk catatan manajemen, harus melalui prosedur formal yaitu penilaian arsip dan pembuatan Berita Acara Pemusnahan agar akuntabel.
Soal 15
Dalam analisis kelayakan perencanaan program kesejahteraan sosial, teknik untuk menilai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman disebut...
A. Stakeholder Analysis
B. SWOT Analysis
C. Logframe Analysis
D. Cost-Benefit Analysis
E. ZOPP Analysis
Jawaban: B
SWOT Analysis (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) adalah alat perencanaan strategis untuk mengevaluasi kelayakan suatu program berdasarkan faktor internal dan eksternal.
Soal 16
Cost-Benefit Analysis (CBA) dalam kelayakan program kesejahteraan sosial bertujuan untuk...
A. Mengukur kepuasan klien setelah intervensi
B. Membandingkan biaya yang dikeluarkan dengan manfaat sosial/ekonomi yang dihasilkan
C. Menentukan lokasi geografis pelaksanaan program
D. Menilai apakah staf memiliki kompetensi yang cukup
E. Menyusun jadwal kegiatan operasional
Jawaban: B
CBA digunakan untuk menilai kelayakan program dari segi ekonomi dan sosial, dengan memastikan manfaat yang dihasilkan lebih besar dari biaya yang diinvestasikan.
Soal 17
Salah satu aspek yang dinilai dalam analisis kelayakan operasional pada perencanaan pekerjaan sosial adalah...
A. Fluktuasi nilai tukar mata uang asing
B. Sejarah panjang lembaga donor
C. Perubahan iklim di wilayah sasaran
D. Dampak politik terhadap pemerintah pusat
E. Ketersediaan sumber daya manusia dan teknologi lembaga
Jawaban: E
Kelayakan operasional fokus pada kapasitas internal lembaga, termasuk ketersediaan SDM, sarana teknis, SOP, dan sistem manajerial untuk menjalankan program.
Soal 18
Langkah awal dalam penyusunan rancangan sosialisasi program pelayanan kesejahteraan sosial adalah...
A. Identifikasi kelompok sasaran dan karakteristiknya
B. Mengundang media massa nasional
C. Menyebarkan kuesioner kepuasan
D. Mendesain poster dan spanduk
E. Menyewa tempat pertemuan
Jawaban: A
Identifikasi kelompok sasaran (audiens) adalah langkah pertama agar pesan, media, dan metode sosialisasi yang dipilih sesuai dengan karakteristik masyarakat tersebut.
Soal 19
Media sosialisasi yang paling efektif untuk kelompok sasaran yang memiliki tingkat literasi (baca-tulis) rendah adalah...
A. Jurnal ilmiah kesejahteraan sosial
B. Artikel di koran nasional
C. Buku saku panduan teknis
D. Brosur dengan teks panjang
E. Sosialisasi tatap muka, radio komunitas, atau media visual/video
Jawaban: E
Untuk masyarakat dengan literasi rendah, pendekatan komunikasi lisan (tatap muka/radio) dan visual (gambar/video) lebih mudah dipahami daripada media cetak berbasis teks.
Soal 20
Dalam menyusun rancangan sosialisasi, pekerja sosial harus menentukan 'Key Message' (Pesan Utama). Syarat pesan utama yang baik adalah...
A. Panjang, akademis, dan teoritis
B. Singkat, jelas, relevan dengan kebutuhan, dan mudah diingat
C. Mengandung istilah asing yang terkesan profesional
D. Bersifat rahasia dan ambigu
E. Memuat seluruh detail undang-undang terkait
Jawaban: B
Pesan utama dalam sosialisasi harus disusun dengan prinsip KISS (Keep It Short and Simple) agar audiens mudah menangkap dan mengingat inti dari program tersebut.
Soal 21
Tahapan awal dalam proses perumusan kebijakan kesejahteraan sosial yang bertujuan untuk mengidentifikasi masalah-masalah sosial yang mendesak untuk diselesaikan disebut...
A. Legitimasi kebijakan
B. Agenda setting (Penyusunan agenda)
C. Monitoring kebijakan
D. Implementasi kebijakan
E. Evaluasi kebijakan
Jawaban: B
Dalam teori kebijakan publik, Agenda Setting adalah tahap pertama di mana masalah sosial diidentifikasi dan dipilih untuk mendapatkan perhatian pemerintah. Hal ini sesuai dengan siklus kebijakan umum.
Soal 22
Berdasarkan UU No. 11 Tahun 2009, penyelenggaraan kesejahteraan sosial diprioritaskan kepada mereka yang memiliki kehidupan yang tidak layak secara kemanusiaan. Kelompok ini disebut sebagai...
A. Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS)
B. Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS)
C. Penerima Bantuan Iuran (PBI)
D. Keluarga Penerima Manfaat (KPM)
E. Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)
Jawaban: A
Dalam regulasi terbaru dan UU No. 11 Tahun 2009, istilah yang digunakan untuk sasaran pelayanan adalah Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
Soal 23
Advokasi yang dilakukan oleh Pekerja Sosial untuk mengubah kebijakan atau peraturan perundang-undangan agar lebih berpihak pada kelompok rentan disebut...
A. Advokasi Hukum
B. Advokasi Diri
C. Advokasi Administratif
D. Advokasi Kasus
E. Advokasi Kelas/Sistem (Sistemik)
Jawaban: E
Advokasi kelas atau sistemik bertujuan untuk mengubah kebijakan, hukum, atau prosedur organisasi yang berdampak pada sekelompok orang (bukan hanya satu individu).
Soal 24
Dalam Manajemen Pekerjaan Sosial, penyimpanan data klien harus mengikuti prinsip kerahasiaan. Tindakan yang benar sesuai pedoman teknis adalah...
A. Mengamankan dokumen dalam lemari terkunci dan membatasi hak akses
B. Membuka identitas klien kepada media untuk mendapatkan bantuan
C. Membuang berkas lama ke tempat sampah umum jika sudah tidak digunakan
D. Memberikan salinan data klien kepada siapa saja yang meminta
E. Menyimpan berkas klien di meja kerja agar mudah diakses
Jawaban: A
Prinsip Confidentiality (Kerahasiaan) dalam kode etik Pekerja Sosial mewajibkan penyimpanan data dilakukan secara aman dan hanya dapat diakses oleh pihak berwenang.
Soal 25
Analisis kelayakan dalam perencanaan pekerjaan sosial dilakukan untuk memastikan bahwa program yang dirancang dapat dilaksanakan secara nyata. Salah satu aspek kelayakan adalah 'Feasibility' yang berarti...
A. Kecepatan waktu penyelesaian program
B. Kesesuaian dengan keinginan pimpinan
C. Jumlah penerima manfaat yang sebanyak-banyaknya
D. Kemungkinan program dapat dioperasikan dengan sumber daya yang ada
E. Kesesuaian dengan anggaran
Jawaban: D
Analisis kelayakan (feasibility) fokus pada kemungkinan teknis dan praktis program untuk dijalankan menggunakan sumber daya manusia, waktu, dan alat yang tersedia.
Soal 26
Langkah pertama dalam menyusun rancangan sosialisasi program pelayanan kesejahteraan sosial adalah...
A. Menghitung biaya cetak brosur
B. Menentukan media sosialisasi
C. Menghubungi stasiun televisi
D. Identifikasi target khalayak (sasaran)
E. Melakukan evaluasi akhir
Jawaban: D
Sosialisasi yang efektif dimulai dengan mengetahui siapa target sasaran agar pesan dan media yang dipilih sesuai dengan karakteristik mereka.
Soal 27
Pada tahap intervensi dalam layanan pekerjaan sosial, tindakan yang dilakukan oleh Pekerja Sosial adalah...
A. Hanya mendengarkan keluhan klien
B. Menganalisis data dari asesmen
C. Melakukan pengakhiran hubungan profesional
D. Melakukan kontrak awal
E. Melaksanakan rencana pemecahan masalah yang telah disepakati
Jawaban: E
Intervensi adalah tahap pelaksanaan aksi atau rencana yang telah disusun pada tahap perencanaan (planning) untuk mencapai tujuan perubahan.
Soal 28
Berdasarkan UU No. 14 Tahun 2019 tentang Pekerja Sosial, setiap Pekerja Sosial wajib memiliki STR. Apa kepanjangan dari STR tersebut?
A. Surat Terampil Reabilitasi
B. Surat Tanda Registrasi
C. Surat Tugas Resmi
D. Sertifikasi Tenaga Registrasi
E. Sertifikat Tenaga Reaksi
Jawaban: B
Sesuai Pasal 1 UU No. 14 Tahun 2019, Surat Tanda Registrasi (STR) adalah bukti tertulis yang diberikan oleh organisasi profesi kepada Pekerja Sosial yang telah terregistrasi.
Soal 29
Kegiatan memantau secara rutin proses pelaksanaan kebijakan kesejahteraan sosial untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai jadwal disebut...
A. Evaluasi
B. Monitoring
C. Asesmen
D. Terminasi
E. Rehabilitasi
Jawaban: B
Monitoring dilakukan selama proses berjalan untuk memantau kesesuaian pelaksanaan dengan rencana, sedangkan evaluasi biasanya dilakukan di akhir atau berkala untuk melihat dampak.
Soal 30
Evaluasi hasil advokasi bertujuan untuk mengukur...
A. Tingkat pencapaian perubahan kebijakan atau akses layanan
B. Jumlah dokumen yang difotokopi
C. Popularitas Pekerja Sosial di media sosial
D. Jumlah uang yang dihabiskan
E. Seberapa sering rapat dilakukan
Jawaban: A
Indikator keberhasilan advokasi adalah terjadinya perubahan nyata pada tingkat kebijakan atau meningkatnya aksesibilitas layanan bagi kelompok sasaran.
Soal 31
Berikut ini yang merupakan bahan teknis dalam Manajemen Pekerjaan Sosial untuk pencatatan perkembangan klien adalah...
A. Logbook atau Catatan Kasus (Case Notes)
B. Struktur Organisasi
C. Laporan Keuangan Kantor
D. Daftar Hadir Pegawai
E. Peraturan Pemerintah
Jawaban: A
Catatan kasus (Case Notes) merupakan dokumen inti yang mencatat setiap perkembangan intervensi dan interaksi antara pekerja sosial dengan klien.
Soal 32
Analisis dampak lingkungan sosial diperlukan dalam perencanaan pekerjaan sosial. Hal ini bertujuan untuk...
A. Memperluas gedung kantor
B. Mengetahui pengaruh positif dan negatif program terhadap struktur sosial masyarakat
C. Menentukan siapa yang harus dihukum
D. Mencari kesalahan masyarakat
E. Menghitung keuntungan materi
Jawaban: B
Dampak sosial harus dianalisis agar program tidak menimbulkan konflik baru dan benar-benar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Soal 33
Media sosialisasi yang paling efektif untuk masyarakat pedesaan yang memiliki tingkat literasi rendah adalah...
A. E-book
B. Pertunjukan seni tradisional atau tatap muka langsung
C. Jurnal Ilmiah
D. Siaran berita teks di internet
E. Koran bahasa Inggris
Jawaban: B
Pendekatan kultural dan komunikasi interpersonal (tatap muka) lebih efektif bagi masyarakat dengan keterbatasan literasi dibandingkan media teks.
Soal 34
Tahap pengakhiran pemberian layanan pekerjaan sosial karena tujuan telah tercapai disebut...
A. Intervensi
B. Rujukan (Referral)
C. Terminasi
D. Asesmen
E. Engagemenet
Jawaban: C
Terminasi adalah tahap terakhir dalam proses pekerjaan sosial di mana hubungan profesional diakhiri karena masalah selesai atau alasan lainnya.
Soal 35
Pengawasan terhadap praktik Pekerja Sosial dilakukan untuk memastikan...
A. Jumlah klien selalu bertambah banyak
B. Pekerja sosial tidak pernah berlibur
C. Praktik dilakukan sesuai standar profesi dan kode etik
D. Klien patuh pada perintah pekerja sosial
E. Pekerja sosial mendapatkan gaji tinggi
Jawaban: C
Supervisi atau pengawasan profesional dalam pekerjaan sosial bertujuan menjaga kualitas layanan, kepatuhan etik, dan perlindungan bagi klien.
Soal 36
Evaluasi yang dilakukan di akhir pelaksanaan program untuk mengetahui tingkat keberhasilan pencapaian tujuan disebut evaluasi...
A. Harian
B. Internal
C. Sumatif
D. Proses
E. Formatif
Jawaban: C
Evaluasi sumatif dilakukan setelah program berakhir untuk menilai hasil akhir dan efektivitas secara keseluruhan.
Soal 37
Tindakan Pekerja Sosial yang membantu klien untuk mendapatkan hak jaminan kesehatan yang dipersulit oleh prosedur administrasi merupakan contoh dari...
A. Penelitian sosial
B. Advokasi kasus
C. Manajemen keuangan
D. Terapi klinis
E. Administrasi kantor
Jawaban: B
Advokasi kasus adalah upaya membantu individu (klien) tertentu untuk memperoleh layanan atau hak yang seharusnya mereka terima.
Soal 38
Pengorganisasian data klien dalam Manajemen Pekerjaan Sosial bertujuan untuk...
A. Memperlambat pelayanan
B. Memudahkan pelacakan kemajuan intervensi dan akuntabilitas
C. Mencetak dokumen sebanyak mungkin
D. Menambah beban kerja administratif
E. Memamerkan hasil kerja kepada publik
Jawaban: B
Data yang terorganisir dengan baik memudahkan analisis perkembangan klien dan menjadi bukti akuntabilitas kerja profesional.
Soal 39
Salah satu syarat mutlak dalam perencanaan program sosial adalah adanya partisipasi masyarakat. Hal ini dikarenakan...
A. Undang-undang melarang program tanpa masyarakat
B. Hanya untuk syarat formalitas dokumentasi
C. Masyarakat adalah pihak yang paling tahu masalah dan potensi lokal mereka
D. Agar pekerja sosial tidak perlu bekerja keras
E. Mengurangi biaya upah pekerja sosial
Jawaban: C
Partisipasi memastikan program relevan (ownership) dan berkelanjutan karena didasarkan pada kebutuhan nyata masyarakat.
Soal 40
Tujuan utama dari sosialisasi program pelayanan kesejahteraan sosial adalah...
A. Meningkatkan pemahaman dan partisipasi calon penerima manfaat
B. Mencari kesalahan pemerintah
C. Mempromosikan jabatan pekerja sosial
D. Menyebarkan rahasia klien
E. Menghabiskan anggaran akhir tahun
Jawaban: A
Sosialisasi bertujuan memberikan informasi agar masyarakat paham prosedur, manfaat, dan mau terlibat dalam program tersebut.
Soal 41 Premium
Tahap pertama dalam proses pertolongan (penerapan layanan) pekerjaan sosial adalah...
A. Asesmen mendalam
B. Evaluasi akhir
C. Engagement, Intake, dan Kontrak
D. Terminasi
E. Intervensi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 42 Premium
Dalam penerapan layanan, pekerja sosial menggunakan teknik 'Active Listening'. Manakah di bawah ini yang merupakan ciri active listening?
A. Mengalihkan topik pembicaraan ke pengalaman pekerja sosial
B. Mendebat setiap keluhan klien
C. Menunjukkan kontak mata, mengangguk, dan memberikan parafrase atas pernyataan klien
D. Sambil bermain gawai agar terlihat santai
E. Memotong pembicaraan klien untuk memberi solusi cepat
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 43 Premium
Pemutusan hubungan profesional antara pekerja sosial dan klien secara terencana setelah tujuan intervensi tercapai disebut...
A. Follow-up
B. Evaluation
C. Referral
D. Termination
E. Assessment
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 44 Premium
Pekerja sosial merujuk klien ke lembaga lain karena masalah klien di luar kompetensinya. Proses ini disebut...
A. Advocacy
B. Networking
C. Referral (Rujukan)
D. Drop out
E. Discharge
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 45 Premium
Pembinaan dan pengawasan (Binwas) terhadap pekerja sosial di fasilitas pelayanan bertujuan untuk...
A. Mengambil alih pekerjaan teknis pekerja sosial
B. Mencari-cari kesalahan personal pekerja sosial
C. Menghapus lembaga kesejahteraan sosial swasta
D. Menjaga kualitas layanan, mematuhi standar profesi, dan mengembangkan kompetensi pekerja sosial
E. Mengurangi gaji pekerja sosial yang tidak mencapai target
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 46 Premium
Fungsi supervisi pekerjaan sosial yang bertujuan membantu pekerja sosial mengelola stres akibat beban kasus adalah fungsi...
A. Administratif
B. Suportif
C. Investigatif
D. Edukatif
E. Evaluatif
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 47 Premium
Dalam konsep pengawasan fungsional pekerja sosial, pihak yang berwenang melakukan uji kompetensi dan menjaga kode etik profesi di Indonesia adalah...
A. Kepolisian Republik Indonesia
B. Kementerian Keuangan
C. Kementerian Hukum dan HAM
D. Organisasi Profesi (seperti IPSPI) bersama Konsorsium Pekerjaan Sosial
E. Badan Kepegawaian Negara
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 48 Premium
Penilaian kinerja pekerja sosial (performance appraisal) dalam proses pembinaan paling tepat didasarkan pada...
A. Kedekatan personal dengan pimpinan
B. Kesesuaian pelaksanaan tugas dengan SOP dan pencapaian indikator kinerja individu
C. Tingkat pendidikan formal tanpa melihat output kerja
D. Usia dan masa kerja semata
E. Banyaknya klien yang memberikan hadiah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 49 Premium
Pada tahap perumusan kebijakan, pelibatan masyarakat lokal secara aktif bertujuan untuk mencegah terjadinya kebijakan yang bersifat...
A. Transparan
B. Elitis
C. Responsif
D. Partisipatif
E. Inklusif
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 50 Premium
Sebuah kebijakan program bantuan sosial tidak mencapai sasaran karena pendataan awal yang buruk. Masalah ini merupakan kegagalan pada tahap...
A. Terminasi
B. Evaluasi
C. Sosialisasi hasil
D. Legitimasi
E. Formulasi kebijakan (Asesmen Masalah)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 51 Premium
Peran pekerja sosial dalam monitoring kebijakan di lapangan (akar rumput) adalah sebagai...
A. Pihak yang membatalkan anggaran
B. Penghubung (Broker) dan pengawas kesesuaian antara pedoman dan realita layanan
C. Pembuat kebijakan utama (Decision Maker)
D. Hakim yang memvonis kegagalan program
E. Pengamat independen tanpa tindakan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 52 Premium
Manakah di bawah ini yang BUKAN merupakan prinsip dasar dalam pelaksanaan advokasi sosial?
A. Melibatkan pemberdayaan klien
B. Memperjuangkan keadilan sosial
C. Berbasis pada hak asasi manusia
D. Memanipulasi fakta demi keuntungan lembaga
E. Dilakukan secara sistematis dan terencana
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 53 Premium
Setelah hasil advokasi berupa Peraturan Daerah baru disahkan, apa yang menjadi tantangan utama pada fase evaluasi hasil advokasi?
A. Mengajukan banding ke Mahkamah Agung
B. Membubarkan koalisi advokasi segera mungkin
C. Memastikan alokasi anggaran dan petunjuk teknis pelaksanaan Perda tersebut benar-benar tersedia
D. Mencari masalah sosial baru untuk diadvokasi hari itu juga
E. Mengganti seluruh pejabat pemerintah daerah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 54 Premium
Bentuk laporan (bahan) yang disusun berdasarkan kronologis kejadian keseharian intervensi bersama klien dinamakan...
A. Diagnostic recording
B. Process recording
C. Financial recording
D. Statistical recording
E. Summary recording
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 55 Premium
Penyimpanan dokumen elektronik dalam manajemen pekerjaan sosial memiliki risiko kebocoran data. Mitigasi paling tepat sesuai pedoman kerja adalah...
A. Menghapus data segera setelah dibaca
B. Tidak menggunakan komputer sama sekali
C. Menggunakan satu password untuk semua staf lembaga
D. Menerapkan enkripsi data, pembatasan hak akses (password), dan backup berkala
E. Menyimpan data klien di media sosial tersembunyi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 56 Premium
Saat menyusun proposal perencanaan pelayanan sosial, pekerja sosial harus menganalisis 'Kelayakan Sosial'. Apa yang dimaksud dengan kelayakan sosial?
A. Rencana tersebut didanai sepenuhnya oleh pemerintah pusat
B. Rencana tersebut menggunakan teknologi paling mutakhir
C. Rencana tersebut menghasilkan keuntungan finansial yang besar
D. Rencana tersebut dapat diterima secara kultural dan norma oleh masyarakat setempat
E. Rencana tersebut bebas dari campur tangan hukum
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 57 Premium
Analisis yang digunakan untuk menilai kemungkinan munculnya potensi gangguan atau bahaya selama pelaksanaan program disebut...
A. Feasibility Study
B. Needs Assessment
C. Impact Analysis
D. Baseline Study
E. Risk Analysis (Analisis Risiko)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 58 Premium
Dalam sosialisasi program layanan anak berhadapan dengan hukum (ABH), prinsip utama yang harus dipegang agar tidak menimbulkan stigma adalah...
A. Menerapkan prinsip pelindungan identitas dan fokus pada pesan pemulihan
B. Mendramatisir kejahatan anak agar masyarakat takut
C. Menyebutkan nama lengkap anak dan alamat keluarganya
D. Menampilkan wajah anak secara jelas di brosur sebagai contoh
E. Menyalahkan orang tua anak secara terbuka di forum
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 59 Premium
Tujuan dari evaluasi rancangan sosialisasi (pre-testing) sebelum kampanye sosial dilaksanakan secara luas adalah untuk...
A. Mengetahui apakah materi pesan mudah dipahami dan tidak menyinggung kelompok sasaran
B. Menentukan besaran gaji panitia sosialisasi
C. Menghabiskan sisa anggaran yang ada
D. Menilai kinerja pencetak materi kampanye
E. Mencari sponsor tambahan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 60 Premium
Apabila dalam fase asesmen awal (intake), seorang klien menolak untuk menceritakan masalahnya, tindakan pekerja sosial yang sesuai pedoman adalah...
A. Memaksa klien hingga mau berbicara
B. Mengarang data asesmen sendiri
C. Membatalkan layanan dan mengusir klien
D. Meminta polisi untuk menginterogasi klien
E. Membangun rapport (kepercayaan) secara bertahap dan menghargai kesiapan klien
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 61 Premium
Dalam penerapan layanan pekerjaan sosial klinis (mikro), rencana intervensi atau Service Plan harus disusun berdasarkan...
A. Hasil asesmen yang disepakati bersama klien (partisipatif)
B. Pendapat tetangga klien
C. Templat standar yang tidak boleh diubah
D. Anggaran tertinggi lembaga
E. Insting pekerja sosial semata
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 62 Premium
Fokus dari penerapan pekerjaan sosial makro (Community Organization/Development) adalah intervensi pada tingkat...
A. Masyarakat, komunitas, dan sistem sosial-kebijakan
B. Terapi trauma individual
C. Individu yang mengalami depresi
D. Perkembangan motorik balita
E. Konflik komunikasi suami istri
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 63 Premium
Seorang penyelia (supervisor) pekerjaan sosial menemukan bahwa stafnya mengalami 'Secondary Traumatic Stress'. Langkah edukatif yang dapat diberikan adalah...
A. Memotong insentif staf
B. Menceritakan masalah staf tersebut ke seluruh kantor
C. Memberikan bimbingan coping mechanism dan merujuknya untuk rehat sejenak (self-care)
D. Menambah beban kasus agar staf cepat kebal
E. Memecat staf karena dianggap lemah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 64 Premium
Menurut standar pembinaan aparatur, sertifikasi kompetensi pekerja sosial berfungsi untuk...
A. Menentukan status sosial di masyarakat
B. Menghindari pembayaran pajak
C. Syarat kelulusan perguruan tinggi
D. Mendapatkan diskon transportasi publik
E. Memastikan standar kualitas keilmuan dan keterampilan praktisi dalam memberikan layanan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 65 Premium
Model implementasi kebijakan yang digagas oleh George Edward III dipengaruhi oleh empat variabel utama, yaitu...
A. Partai politik, LSM, media massa, dan mahasiswa
B. Perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian
C. Uang, waktu, teknologi, dan infrastruktur
D. Komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi
E. Budaya, iklim, topografi, dan populasi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 66 Premium
Dalam proses advokasi, langkah menyusun 'Policy Paper' atau 'Kertas Kebijakan' bertujuan untuk...
A. Menyusun SOP internal kepegawaian
B. Merangkum sejarah lembaga pemberi dana
C. Menyajikan analisis masalah, data lapangan, dan rekomendasi solusi kebijakan kepada pemangku kepentingan
D. Laporan pertanggungjawaban dana donatur
E. Membuat jurnal akademis murni untuk syarat kelulusan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 67 Premium
Berdasarkan prinsip penyimpanan bahan pendampingan (Record Keeping), siapa yang secara hukum berhak mengakses dokumen catatan klien secara penuh tanpa batasan?
A. Seluruh staf administrasi kebersihan di instansi
B. Media massa untuk keperluan peliputan
C. Seluruh anggota masyarakat
D. Hanya pekerja sosial yang menangani kasus, supervisor terkait, dan pihak berwenang atas perintah hukum
E. Tetangga klien yang bersangkutan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 68 Premium
Apabila hasil analisis kelayakan menunjukkan bahwa program pelayanan kesejahteraan sosial secara ekonomi sangat mahal namun dampak penyelamatan jiwanya sangat besar (seperti rehabilitasi adiksi berat), rekomendasi yang tepat adalah...
A. Menurunkan kualitas layanan agar biaya menjadi murah dan asal jadi
B. Program tetap layak dilanjutkan dengan mencari sumber pendanaan silang atau subsidi karena kelayakan sosial kemanusiaan melampaui analisis biaya murni
C. Menunggu sampai ada lembaga asing yang mendanai penuh
D. Membatalkan program karena biaya adalah satu-satunya indikator kelayakan
E. Menyerahkan urusan tersebut ke keluarga sepenuhnya
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 69 Premium
Metode sosialisasi dengan melibatkan tokoh masyarakat (Opinion Leader) didasarkan pada asumsi bahwa...
A. Tokoh masyarakat selalu memiliki ilmu pekerjaan sosial
B. Aparat pemerintah daerah selalu menolak sosialisasi tanpa tokoh tersebut
C. Tokoh masyarakat menguasai teknologi digital modern
D. Masyarakat cenderung mempercayai dan meniru figur otoritas informal yang dihormati di lingkungannya
E. Mereka tidak perlu dibayar
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 70 Premium
Pelaksanaan program Home Visit (Kunjungan Rumah) dalam pedoman layanan pekerjaan sosial bertujuan utama untuk...
A. Mengobservasi lingkungan hidup nyata klien dan memvalidasi data asesmen untuk intervensi yang ekologis
B. Mencari makan siang gratis di rumah klien
C. Menilai kondisi ekonomi klien agar bantuan dikurangi
D. Memaksa keluarga membiayai panti sosial
E. Membongkar aib keluarga di hadapan tetangga
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 71 Premium
Dalam implementasi kebijakan sosial, terdapat hambatan 'Bureaucratic Inertia'. Hal ini merujuk pada...
A. Kerjasama antar lembaga yang sangat erat
B. Kekurangan anggaran yang sangat parah
C. Kecenderungan birokrasi untuk menolak perubahan dan mempertahankan status quo
D. Antusiasme masyarakat yang terlalu tinggi
E. Perubahan undang-undang yang terlalu cepat
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 72 Premium
Instrumen evaluasi dampak kebijakan yang membandingkan kondisi kelompok sasaran sebelum dan sesudah program diberikan disebut...
A. Analisis Biaya-Manfaat
B. Pre-test dan Post-test (Before-After Analysis)
C. Studi Kepustakaan
D. Wawancara tidak berstruktur
E. Observasi partisipatif
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 73 Premium
Dalam advokasi kebijakan, penggunaan data riset untuk mendukung argumen perubahan kebijakan disebut teknik...
A. Demonstrasi massa
B. Teknik intimidasi
C. Advokasi berbasis bukti (Evidence-based Advocacy)
D. Lobi politik
E. Negosiasi rahasia
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 74 Premium
Monitoring hasil advokasi sering menggunakan indikator 'Outcome'. Contoh indikator outcome dalam advokasi difabel adalah...
A. Jumlah selebaran yang dibagikan
B. Banyaknya rapat yang dihadiri
C. Anggaran konsumsi rapat advokasi
D. Warna map yang digunakan untuk proposal
E. Tersedianya akses kursi roda di semua gedung publik sesuai peraturan baru
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 75 Premium
Sesuai petunjuk teknis Manajemen Peksos, jika seorang klien meninggal dunia, maka status berkas kasus tersebut harus...
A. Dipublikasikan sebagai testimoni
B. Ditutup dan disimpan sebagai arsip inaktif sesuai jangka waktu tertentu
C. Segera dimusnahkan
D. Dibiarkan terbuka di meja kerja
E. Diberikan kepada ahli waris seluruhnya
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 76 Premium
Manajemen kasus dalam pekerjaan sosial mensyaratkan adanya 'Resource Mapping'. Kegiatan ini adalah...
A. Identifikasi dan pendataan lembaga atau potensi sumber daya yang dapat membantu klien
B. Menjual sumber daya alam
C. Membuat database pegawai
D. Menggambar peta lokasi rumah klien
E. Menghitung jumlah kendaraan dinas
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 77 Premium
Dalam analisis kelayakan perencanaan, terdapat analisis 'Sustainability'. Fokus utama analisis ini adalah...
A. Seberapa cepat dana habis digunakan
B. Kesesuaian dengan warna logo instansi
C. Kemampuan program untuk terus berjalan setelah bantuan dana eksternal berakhir
D. Jumlah staf yang terlibat
E. Keindahan desain program
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 78 Premium
Analisis 'Need Assessment' dalam perencanaan peksos paling tepat dilakukan menggunakan teknik...
A. Participatory Rural Appraisal (PRA) atau musyawarah masyarakat
B. Mencontoh program dari negara lain tanpa modifikasi
C. Hanya bertanya pada ketua RT saja
D. Menggunakan data 20 tahun yang lalu
E. Asumsi pribadi pekerja sosial
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 79 Premium
Rancangan sosialisasi yang menggunakan teknik 'Public Service Announcement' (PSA) biasanya dilakukan melalui media...
A. Rapat internal kantor
B. Surat menyurat pribadi
C. Media massa (Radio/TV/Media Sosial) secara singkat dan persuasif
D. Buku panduan teknis yang tebal
E. Percakapan telepon individu
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 80 Premium
Untuk mengevaluasi efektivitas rancangan sosialisasi, indikator yang paling relevan adalah...
A. Berapa banyak uang yang dicetak
B. Jumlah pegawai yang ikut berfoto
C. Meningkatnya jumlah pendaftar atau pengguna layanan setelah sosialisasi
D. Ketebalan kertas brosur
E. Lokasi kantor yang strategis
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 81 Premium
Dalam penerapan layanan pekerjaan sosial, tahap 'Asesmen' berfokus pada...
A. Pemberian bantuan uang tunai
B. Penyusunan laporan akhir tahun saja
C. Penghentian layanan
D. Pengumpulan dan analisis data untuk memahami masalah, potensi, dan kebutuhan klien
E. Menghukum klien yang bersalah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 82 Premium
Prinsip 'Self-Determination' (Hak Menentukan Nasib Sendiri) dalam layanan peksos berarti...
A. Pemerintah menentukan segalanya
B. Pekerja sosial berhak memaksa klien
C. Keputusan diambil berdasarkan voting warga
D. Klien memiliki kebebasan untuk membuat keputusan atas rencana hidupnya sendiri
E. Klien harus selalu setuju dengan pekerja sosial
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 83 Premium
Sesuai UU No. 14 Tahun 2019, pembinaan Pekerja Sosial melalui pendidikan berkelanjutan dan pelatihan dilakukan oleh...
A. Hanya oleh pihak swasta
B. Polisi
C. Lembaga Swadaya Masyarakat luar negeri
D. Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Organisasi Profesi
E. Individu pekerja sosial masing-masing tanpa bantuan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 84 Premium
Sanksi administratif yang dapat diberikan kepada Pekerja Sosial yang melanggar kode etik menurut undang-undang adalah...
A. Peringatan tertulis, pembekuan STR, hingga pencabutan izin praktik
B. Pengasingan ke luar daerah
C. Kerja paksa
D. Penyitaan harta benda
E. Hukuman penjara seumur hidup
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 85 Premium
Dalam evaluasi kebijakan, kriteria 'Efficiency' (Efisiensi) mengukur...
A. Kepuasan pejabat
B. Jumlah kertas yang digunakan dalam laporan
C. Popularitas kebijakan di media
D. Perbandingan antara hasil yang dicapai dengan sumber daya (biaya/waktu) yang dikeluarkan
E. Seberapa lama kebijakan itu berlaku
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 86 Premium
Tahap advokasi di mana Pekerja Sosial membangun kesepakatan dengan berbagai pihak untuk mendukung isu yang diperjuangkan disebut...
A. Intimidasi
B. Litigasi
C. Konfrontasi
D. Terminasi
E. Koalisi/Membangun Aliansi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 87 Premium
Penyimpanan instrumen asesmen yang telah diisi harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia karena...
A. Kertasnya sangat mahal
B. Agar tidak dicuri untuk dijual kembali
C. Berisi data pribadi dan riwayat masalah klien yang sensitif
D. Pekerja sosial ingin terlihat sibuk
E. Perintah atasan tanpa alasan jelas
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 88 Premium
Analisis 'Gender Analysis Way' (GAW) dalam perencanaan pekerjaan sosial dilakukan untuk...
A. Memastikan program memberikan keadilan dan kesetaraan akses bagi laki-laki dan perempuan
B. Memisahkan tempat duduk antara laki-laki dan perempuan
C. Menghapus peran laki-laki dalam keluarga
D. Menghitung jumlah laki-laki saja
E. Melarang perempuan bekerja
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 89 Premium
Dalam rancangan sosialisasi, penggunaan testimoni dari penerima manfaat yang berhasil bertujuan untuk...
A. Menyombongkan diri
B. Memperpanjang durasi acara
C. Membangun kepercayaan (trust) dan motivasi bagi sasaran lainnya
D. Mengurangi tugas pekerja sosial
E. Menutupi kegagalan program
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 90 Premium
Teknik 'Home Visit' (Kunjungan Rumah) dalam layanan peksos dilakukan dengan tujuan...
A. Hanya sebagai formalitas administratif
B. Mengamati kondisi rill lingkungan tempat tinggal dan fungsi sosial keluarga klien
C. Meminta sumbangan dari keluarga klien
D. Mengambil foto untuk dokumentasi pribadi
E. Mencari kesalahan keluarga klien
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 91 Premium
Konsil Pekerjaan Sosial memiliki peran penting dalam pembinaan profesi, yaitu...
A. Melakukan registrasi dan menegakkan standar praktik serta kode etik
B. Membangun gedung panti sosial
C. Menjadi hakim di pengadilan umum
D. Menetapkan besaran gaji pekerja sosial swasta
E. Menyusun anggaran bantuan sosial nasional
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 92 Premium
Kebijakan 'Universal coverage' dalam jaminan kesehatan merupakan contoh perumusan kebijakan yang bersifat...
A. Diskriminatif
B. Universal (untuk seluruh warga tanpa kecuali)
C. Selektif (hanya untuk orang tertentu)
D. Sektoral terbatas
E. Lokal saja
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 93 Premium
Monitoring partisipatif dalam program sosial melibatkan...
A. Hanya komputer dan satelit
B. Intelijen negara
C. Hanya konsultan luar negeri
D. Satu orang pegawai saja
E. Masyarakat penerima manfaat dalam proses pemantauan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 94 Premium
Dalam advokasi, strategi 'Persuasi' dilakukan dengan cara...
A. Melakukan boikot layanan publik
B. Menutup jalan raya
C. Memberikan penjelasan dan argumen logis untuk mengubah sikap pihak lawan
D. Mengancam pejabat yang tidak setuju
E. Menyuap pengambil kebijakan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 95 Premium
Penulisan laporan perkembangan (Progress Report) dalam manajemen kasus harus objektif. Artinya...
A. Hanya menuliskan hal-hal yang bagus saja
B. Ditulis berdasarkan perasaan suka/tidak suka
C. Menyalin dari laporan klien lain
D. Ditulis berdasarkan fakta yang terukur dan dapat diobservasi
E. Ditulis sesuai keinginan klien saja
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 96 Premium
Salah satu risiko dalam perencanaan sosial adalah 'Crowding Out'. Fenomena ini terjadi ketika...
A. Terlalu banyak orang yang datang ke kantor
B. Bantuan pemerintah menggantikan dan mematikan inisiatif swadaya masyarakat yang sudah ada
C. Masyarakat menolak bantuan sama sekali
D. Anggaran program dicuri
E. Pekerja sosial berhenti bekerja
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 97 Premium
Evaluasi media sosialisasi menggunakan metode 'Reach' mengukur...
A. Keindahan gambar pada poster
B. Beratnya tumpukan brosur
C. Waktu yang dihabiskan untuk rapat
D. Jumlah orang yang terpapar atau menerima pesan sosialisasi
E. Harga sewa alat pengeras suara
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 98 Premium
Rujukan (Referral) dilakukan oleh Pekerja Sosial apabila...
A. Klien memiliki banyak uang
B. Klien pindah agama
C. Instruksi dari kantor polisi tanpa alasan
D. Pekerja sosial malas menangani klien
E. Kebutuhan klien di luar kompetensi pekerja sosial atau kewenangan lembaga saat ini
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 99 Premium
Dalam supervisi pekerjaan sosial, fungsi 'Educational' (Edukatif) bertujuan untuk...
A. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis pekerja sosial
B. Menghukum staf yang bodoh
C. Mengawasi absensi pegawai
D. Memberikan gelar sarjana baru
E. Mengatur jadwal makan siang
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 100 Premium
UU No. 14 Tahun 2019 mengatur bahwa Pekerja Sosial yang menjalankan praktik mandiri wajib memiliki...
A. Sertifikat tanah
B. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) saja
C. Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
D. Surat Izin Praktik Pekerja Sosial (SIPPS)
E. Paspor
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Pekerja Sosial

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pekerja Sosial semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pekerja Sosial, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pekerja Sosial

SKB CPNS Pekerja Sosial adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pekerja Sosial meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pekerja Sosial, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pekerja Sosial tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pekerja Sosial tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.