SKB CPNS Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran
  • Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2002 tentang Perkapalan
  • Tugas Pokok dan Fungsi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
  • Konsep Dasar Keselamatan dan Keamanan Maritim (Safety and Security)
  • Etika Profesi ASN dan Nilai-Nilai Dasar BerAKHLAK
  • Konvensi Internasional SOLAS (Safety of Life at Sea) dan Amandemennya
  • Pencegahan Pencemaran Lingkungan Laut sesuai Konvensi MARPOL 73/78
  • Implementasi ISPS Code (International Ship and Port Facility Security Code) pada Kapal dan Pelabuhan
  • Prosedur Pemeriksaan Kelaiklautan Kapal (Flag State Control dan Port State Control)
  • Sertifikasi Keselamatan Kapal: Konstruksi, Perlengkapan, dan Radio
  • Pengawasan Manajemen Keselamatan Kapal berdasarkan ISM Code
  • Standar Kompetensi dan Sertifikasi Pelaut sesuai Konvensi STCW
  • Pengawasan Tata Cara Berlalu Lintas di Laut (COLREGs 1972) dan Alur Pelayaran
  • Manajemen Penanggulangan Musibah di Laut dan Koordinasi Search and Rescue (SAR)
  • Tata Cara Investigasi Awal Kecelakaan Kapal dan Penyusunan Laporan Pemeriksaan

Simulasi Tryout SKB CPNS Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran.

Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008, segala sesuatu yang berkaitan dengan angkutan di perairan, kepelabuhanan, keselamatan dan keamanan, serta perlindungan lingkungan maritim disebut dengan...
A. Kemandirian Maritim
B. Kelaiklautan Kapal
C. Transportasi Laut
D. Navigasi Laut
E. Pelayaran
Jawaban: E
Sesuai Pasal 1 angka 1 UU No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, Pelayaran adalah satu kesatuan sistem yang terdiri atas angkutan di perairan, kepelabuhanan, keselamatan dan keamanan, serta perlindungan lingkungan maritim.
Soal 2
Keadaan kapal yang memenuhi persyaratan keselamatan kapal, pencegahan pencemaran perairan dari kapal, pengawakan, garis muat, pemuatan, kesejahteraan Awak Kapal dan kesehatan penumpang, status hukum kapal, manajemen keselamatan dan pencegahan pencemaran dari kapal, serta manajemen keamanan kapal untuk berlayar di perairan tertentu disebut...
A. Keamanan Maritim
B. Kelaiklautan Kapal
C. Sertifikasi Kapal
D. Kelayakan Operasi
E. Standar Konstruksi Kapal
Jawaban: B
Definisi Kelaiklautan Kapal terdapat dalam Pasal 1 angka 33 UU No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.
Soal 3
Menurut PP No. 51 Tahun 2002, setiap kapal yang digerakkan dengan tenaga mekanik, layar, atau ditarik, termasuk kendaraan di atas air yang dinamis dan kerangka landas gantung, serta alat apung yang tidak berpindah-pindah disebut...
A. Alat Angkut Air
B. Tongkang
C. Kapal
D. Wahana Air
E. Sarana Transportasi
Jawaban: C
Definisi Kapal sesuai Pasal 1 angka 1 PP Nomor 51 Tahun 2002 tentang Perkapalan mencakup semua kategori yang disebutkan dalam soal.
Soal 4
Berdasarkan SOLAS 1974, bab (Chapter) manakah yang mengatur secara khusus mengenai alat-alat penolong (Life-Saving Appliances and Arrangements)?
A. Chapter I
B. Chapter III
C. Chapter II-1
D. Chapter V
E. Chapter IV
Jawaban: B
Dalam Konvensi Internasional SOLAS 1974, Chapter III mengatur tentang Life-saving appliances and arrangements (alat-alat penolong).
Soal 5
Dalam konvensi MARPOL 73/78, peraturan mengenai pencegahan pencemaran oleh sampah (garbage) dari kapal diatur dalam...
A. Annex II
B. Annex V
C. Annex III
D. Annex I
E. Annex IV
Jawaban: B
Annex V MARPOL 73/78 mengatur tentang Prevention of Pollution by Garbage from Ships (Pencegahan pencemaran oleh sampah dari kapal).
Soal 6
Seorang Pengawas Keselamatan Pelayaran harus menerapkan nilai 'Akuntabel' dalam menjalankan tugasnya. Manakah perilaku yang mencerminkan nilai tersebut?
A. Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi
B. Hanya bekerja jika diawasi oleh atasan
C. Menerima gratifikasi dari pemilik kapal agar pemeriksaan dipercepat
D. Membantu rekan sejawat hanya jika ada imbalan
E. Menggunakan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi
Jawaban: A
Nilai Akuntabel dalam BerAKHLAK ASN mencakup pelaksanaan tugas dengan jujur, tanggung jawab, cermat, serta berintegritas tinggi.
Soal 7
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memiliki tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang...
A. Investigasi akhir kecelakaan pesawat udara
B. Pelayaran dan perhubungan laut
C. Pengaturan tarif angkutan laut domestik secara mutlak
D. Pengadaan seluruh kapal niaga di Indonesia
E. Pembangunan pelabuhan komersial secara mandiri
Jawaban: B
Tugas pokok Ditjen Hubla adalah menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pelayaran sesuai peraturan perundang-undangan.
Soal 8
Pemeriksaan kapal yang dilakukan oleh negara pelabuhan terhadap kapal berbendera asing yang berkunjung ke pelabuhannya untuk memastikan pemenuhan persyaratan internasional disebut...
A. Port State Control
B. Owner State Control
C. Coastal State Inspection
D. Class Survey
E. Flag State Control
Jawaban: A
Port State Control (PSC) adalah pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah negara pelabuhan terhadap kapal-kapal berbendera asing.
Soal 9
Sertifikat yang diterbitkan untuk menyatakan bahwa konstruksi dan permesinan kapal telah memenuhi syarat keselamatan adalah...
A. Sertifikat Keselamatan Perlengkapan
B. Sertifikat Keselamatan Konstruksi Kapal Penumpang/Barang
C. Sertifikat Pencemaran Udara
D. Sertifikat Keselamatan Radio
E. Sertifikat Garis Muat
Jawaban: B
Sertifikat Keselamatan Konstruksi menjamin bahwa struktur lambung, permesinan, dan instalasi listrik kapal memenuhi standar safety.
Soal 10
Dalam manajemen keselamatan kapal, ISM Code (International Safety Management Code) mewajibkan setiap perusahaan pemilik/operator kapal untuk memiliki...
A. Cargo Ship Safety Certificate
B. Certificate of Fitness
C. Document of Compliance (DOC)
D. Ship Security Certificate
E. Port Security Plan
Jawaban: C
Berdasarkan ISM Code, perusahaan yang mengoperasikan kapal harus memiliki Document of Compliance (DOC), sedangkan kapalnya memiliki Safety Management Certificate (SMC).
Soal 11
Standar internasional untuk pelatihan, sertifikasi, dan dinas jaga bagi pelaut diatur dalam konvensi...
A. SOLAS 74
B. STCW 1978
C. MLC 2006
D. MARPOL 73/78
E. CLC 1969
Jawaban: B
Standards of Training, Certification and Watchkeeping for Seafarers (STCW) 1978 beserta amandemennya mengatur standar kompetensi pelaut secara global.
Soal 12
Peraturan Internasional untuk Mencegah Tabrakan di Laut (COLREGs) 1972 Aturan 5 mewajibkan setiap kapal untuk selalu melakukan...
A. Pengecekan mesin kemudi
B. Pengosongan tangki ballast
C. Latihan sekoci
D. Pengamatan (Look-out) yang layak
E. Komunikasi radio tiap 5 menit
Jawaban: D
Aturan 5 COLREGs 1972 menyatakan bahwa setiap kapal harus senantiasa melakukan pengamatan (look-out) yang layak melalui penglihatan, pendengaran, dan sarana tersedia lainnya.
Soal 13
Dalam manajemen penanggulangan musibah di laut, instansi pemerintah yang memiliki tugas pokok melaksanakan pencarian dan pertolongan (SAR) adalah...
A. TNI AL
B. Bea Cukai
C. Polairud
D. KPLP
E. Basarnas
Jawaban: E
Basarnas (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan) adalah lembaga non-kementerian yang bertugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pencarian dan pertolongan.
Soal 14
Langkah awal yang dilakukan pejabat pemerintah di pelabuhan ketika menerima laporan adanya kecelakaan kapal untuk mencari keterangan dan bukti awal adalah...
A. Konferensi Pers
B. Mahkamah Pelayaran
C. Gugatan Perdata
D. Persidangan Terbuka
E. Pemeriksaan Pendahuluan
Jawaban: E
Sesuai regulasi, pejabat yang berwenang melakukan pemeriksaan pendahuluan terhadap kecelakaan kapal untuk mengumpulkan data awal sebelum diteruskan ke Mahkamah Pelayaran atau KNKT.
Soal 15
Setiap kapal yang berlayar di laut wilayah Indonesia wajib mematuhi alur laut yang ditetapkan. Penentuan alur laut ini bertujuan untuk...
A. Meningkatkan biaya logistik
B. Keselamatan navigasi dan perlindungan lingkungan maritim
C. Menjamin keamanan kapal dari perompak saja
D. Mempercepat waktu tempuh tanpa mempedulikan kedalaman
E. Memonopoli rute dagang
Jawaban: B
Penetapan alur pelayaran bertujuan untuk menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran serta melindungi lingkungan maritim dari potensi bahaya navigasi.
Soal 16
Berdasarkan UU 17/2008, pemeriksaan kelaiklautan kapal dilakukan oleh...
A. Pemilik kapal tanpa saksi
B. Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal (Marine Inspector)
C. Agen pelayaran
D. Bea Cukai
E. Nahkoda sendiri
Jawaban: B
Pemeriksaan dan pengujian kelaiklautan kapal dilakukan oleh Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal yang memiliki kualifikasi teknis.
Soal 17
Sesuai dengan konsep keamanan maritim, ISPS Code merupakan bagian dari Amandemen konvensi...
A. MARPOL
B. SOLAS 1974
C. STCW
D. COLREGs
E. Load Line Convention
Jawaban: B
ISPS Code diadopsi melalui amandemen Chapter XI-2 SOLAS 1974 pasca tragedi 11 September di Amerika Serikat.
Soal 18
Salah satu nilai dasar ASN BerAKHLAK adalah 'Adaptif'. Dalam bidang pengawasan pelayaran, hal ini berarti...
A. Bekerja sesuai kebiasaan lama meskipun tidak efisien
B. Menolak penggunaan teknologi baru dalam pengawasan
C. Menunggu instruksi tertulis untuk setiap tindakan kecil
D. Pasif terhadap perkembangan standar keselamatan internasional
E. Terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan serta menghadapi perubahan regulasi maritim
Jawaban: E
Adaptif berarti cepat menyesuaikan diri, terus berinovasi, dan bertindak proaktif terhadap perubahan standar industri pelayaran.
Soal 19
Perangkat navigasi yang berfungsi untuk mengidentifikasi nama kapal, posisi, kecepatan, dan data lainnya secara otomatis melalui sinyal radio disebut...
A. AIS (Automatic Identification System)
B. Giro Kompas
C. Echo Sounder
D. Radar
E. Sextant
Jawaban: A
AIS adalah sistem pelacakan otomatis yang digunakan di kapal untuk mengidentifikasi dan melokalisasi kapal dengan bertukar data elektronik secara otomatis.
Soal 20
Penanggung jawab utama di atas kapal yang memiliki kewenangan tertinggi untuk mengambil keputusan terkait keselamatan dan keamanan adalah...
A. Marine Inspector
B. KKM (Kepala Kamar Mesin)
C. Nahkoda
D. Operator Kapal
E. Mualim I
Jawaban: C
Nahkoda adalah pemimpin kapal dan memiliki wewenang penegakan hukum serta tanggung jawab penuh atas keselamatan seluruh personil dan kapal.
Soal 21 Premium
Dalam implementasi ISPS Code, tingkat keamanan (Security Level) di mana tindakan pengamanan tambahan yang spesifik harus dipertahankan selama jangka waktu terbatas karena adanya risiko insiden keamanan yang lebih tinggi disebut...
A. Security Level 2
B. Security Level 1
C. Security Level High
D. Security Level Emergency
E. Security Level 3
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 22 Premium
Seorang Marine Inspector menemukan ketidaksesuaian mayor (major non-conformity) pada sistem manajemen keselamatan kapal. Berdasarkan ISM Code, tindakan yang harus diambil adalah...
A. Membiarkan kapal berlayar asalkan berjanji memperbaiki di pelabuhan berikutnya
B. Menangguhkan (suspend) sertifikat SMC sampai diperbaiki
C. Meminta pemilik kapal membayar denda di tempat
D. Menghapus nama kapal dari register
E. Memberikan peringatan lisan saja
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 23 Premium
Berdasarkan MARPOL 73/78 Annex I, dokumen yang mencatat semua operasional pemindahan minyak, pembersihan tangki, dan pembuangan air bilga di kapal adalah...
A. Deck Log Book
B. Oil Record Book Part I
C. Cargo Record Book
D. Garbage Record Book
E. Engine Room Log Book
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 24 Premium
Pejabat di atas kapal yang ditunjuk oleh perusahaan dan bertanggung jawab atas keamanan kapal, termasuk pelaksanaan Ship Security Plan, adalah...
A. Port Facility Security Officer (PFSO)
B. Ship Security Officer (SSO)
C. Company Security Officer (CSO)
D. Safety Officer
E. Chief Officer
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 25 Premium
Sesuai konvensi STCW, masa berlaku sertifikat kompetensi (Certificate of Competency) untuk pelaut tingkat perwira adalah...
A. Seumur hidup
B. 2 Tahun
C. 5 Tahun
D. 10 Tahun
E. Tergantung umur pelaut
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 26 Premium
Apa yang dimaksud dengan 'Substandard Ship' dalam konteks pemeriksaan Port State Control?
A. Kapal yang kondisi atau pengawakannya secara substansial di bawah standar konvensi internasional
B. Kapal yang tidak memiliki fasilitas hiburan untuk kru
C. Kapal yang lambungnya tidak dicat ulang
D. Kapal yang mengangkut barang murah
E. Kapal yang usianya lebih dari 25 tahun
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 27 Premium
Peralatan radio yang wajib ada di kapal untuk mengirimkan sinyal bahaya secara otomatis melalui satelit saat kapal tenggelam adalah...
A. Inmarsat-C
B. Navtex
C. VHF Radio
D. SART (Search and Rescue Transponder)
E. EPIRB (Emergency Position Indicating Radio Beacon)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 28 Premium
Dalam COLREGs 1972, kapal yang karena sifat pekerjaannya mengakibatkan kemampuannya untuk menyimpang menjadi terbatas disebut...
A. Kapal tenaga
B. Kapal yang terbatas kemampuan olah geraknya (Restricted in Ability to Manoeuvre)
C. Kapal terkungkung oleh saratnya (Constrained by Draft)
D. Kapal yang tidak terkendali (Not Under Command)
E. Kapal layar
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 29 Premium
Fungsi utama dari GMDSS (Global Maritime Distress and Safety System) adalah...
A. Menjamin komunikasi marabahaya yang cepat dan andal antara kapal dan stasiun darat
B. Memudahkan komunikasi bisnis antara pemilik kapal dan penyewa
C. Menghitung stabilitas kapal secara otomatis
D. Mendeteksi keberadaan ikan di kedalaman laut
E. Mengontrol kecepatan kapal secara remote
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 30 Premium
Seorang petugas Pengawas Keselamatan Pelayaran harus menjaga integritas dengan menolak suap dari pemilik kapal. Hal ini merupakan perwujudan nilai BerAKHLAK...
A. Loyal
B. Kompeten
C. Berorientasi Pelayanan
D. Harmonis
E. Akuntabel
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 31 Premium
Sesuai MARPOL Annex VI, kapal diwajibkan untuk membatasi emisi gas buang dari mesin kapal, khususnya kandungan...
A. Uap air
B. Oksigen dan Nitrogen
C. Sulfur Oksida (SOx) dan Nitrogen Oksida (NOx)
D. Hidrogen
E. Karbon Monoksida murni
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 32 Premium
Manakah yang merupakan elemen kunci dalam laporan awal investigasi kecelakaan kapal?
A. Data cuaca, posisi geografis, kronologi kejadian, dan data teknis kapal
B. Rencana bisnis perusahaan pemilik kapal ke depan
C. Daftar belanja kru di pelabuhan terakhir
D. Opini pribadi masyarakat sekitar pelabuhan
E. Biaya kerugian asuransi secara detail
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 33 Premium
Pemeriksaan 'Expanded Inspection' pada Port State Control biasanya dilakukan terhadap...
A. Kapal yang hanya berlayar domestik
B. Kapal dengan risiko tinggi (High Risk Ships) seperti tanker minyak tua
C. Kapal baru berumur kurang dari 5 tahun
D. Kapal perang
E. Kapal layar wisata
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 34 Premium
Sesuai PP 51/2002, garis di lambung kapal yang menunjukkan batas pemuatan maksimum yang diizinkan agar kapal tetap memiliki cadangan daya apung disebut...
A. Garis Tegak
B. Garis Haluan
C. Garis Lambung Bebas
D. Garis Muat (Load Line)
E. Garis Lunas
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 35 Premium
Berdasarkan UU 17/2008, setiap orang yang berada di atas kapal yang mengetahui terjadi kecelakaan kapal dalam batas kemampuannya wajib...
A. Menunggu instruksi dari kantor pusat pemilik kapal
B. Mengabaikan kejadian jika bukan awak kapal
C. Mengambil foto dan menyebarkannya di media sosial
D. Segera melompat ke laut untuk menyelamatkan diri sendiri
E. Memberikan pertolongan dan melaporkan kepada Nahkoda atau pejabat berwenang
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 36 Premium
Salah satu fungsi Direktorat Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) di bawah Ditjen Hubla adalah...
A. Melaksanakan pengawasan pemenuhan kelaiklautan kapal dan penegakan hukum di laut
B. Mengatur jadwal penerbangan perintis
C. Menetapkan harga tiket kapal penyeberangan
D. Membangun jalan tol menuju pelabuhan
E. Mengekspor hasil laut ke luar negeri
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 37 Premium
Sertifikat International Oil Pollution Prevention (IOPP) wajib dimiliki oleh kapal tangki minyak dengan ukuran minimal...
A. 400 GT
B. 1000 GT
C. 100 GT
D. 150 GT
E. 500 GT
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 38 Premium
Manakah dari pernyataan berikut yang BENAR mengenai 'Safe Speed' menurut COLREGs Rule 6?
A. Kecepatan yang memungkinkan tindakan yang tepat dan efektif untuk menghindari tabrakan
B. Kecepatan maksimum yang bisa dicapai mesin kapal
C. Kecepatan selalu di bawah 5 knot
D. Kecepatan nol (berhenti) saat kabut
E. Kecepatan yang ditetapkan oleh pemilik kapal
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 39 Premium
Setiap kapal yang dioperasikan wajib dikelola oleh perusahaan yang memiliki Document of Compliance (DOC). Jika DOC ditarik oleh pemerintah (Flag State), maka...
A. Kapal boleh berlayar tanpa dokumen
B. Kapal masih boleh berlayar selama 1 bulan
C. Perusahaan cukup membayar denda administrasi
D. Hanya Nahkoda yang diberi sanksi
E. Sertifikat Manajemen Keselamatan (SMC) seluruh kapal di bawah perusahaan tersebut otomatis menjadi tidak valid
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 40 Premium
Pemeriksaan yang bertujuan untuk memastikan bahwa perlengkapan navigasi, alat pemadam kebakaran, dan alat penolong di atas kapal berfungsi dengan baik adalah pemeriksaan untuk penerbitan...
A. Sertifikat Radio
B. Sertifikat Sanitasi
C. Sertifikat Klasifikasi
D. Sertifikat Konstruksi
E. Sertifikat Perlengkapan (Safety Equipment)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 41 Premium
Dalam manajemen SAR laut, tahap di mana informasi adanya keadaan darurat diterima dan dilakukan evaluasi awal disebut tahap...
A. Initial Action
B. Planning Stage
C. Operations Stage
D. Conclusion Stage
E. Awareness Stage
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 42 Premium
Salah satu kompetensi wajib bagi seluruh pelaut (Basic Safety Training) sesuai STCW mencakup empat elemen dasar, kecuali...
A. Elementary First Aid
B. Advanced Dynamic Positioning
C. Personal Safety and Social Responsibilities
D. Personal Survival Techniques
E. Fire Fighting and Fire Prevention
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 43 Premium
Penetapan 'Alur Laut Kepulauan Indonesia' (ALKI) didasarkan pada konvensi internasional...
A. ISPS Code
B. UNCLOS 1982
C. STCW 1978
D. SOLAS 1974
E. MARPOL 73/78
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 44 Premium
Berdasarkan UU 17/2008, sanksi bagi Nahkoda yang melayarkan kapal sedangkan ia mengetahui bahwa kapal tersebut tidak laik laut adalah...
A. Promosi jabatan
B. Pencabutan KTP
C. Denda administratif sebesar 1 juta rupiah
D. Pidana penjara dan denda
E. Hanya teguran tertulis
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 45 Premium
Dalam ISPS Code, penilaian risiko keamanan yang dilakukan pada fasilitas pelabuhan untuk menentukan kerentanan disebut...
A. Security Drill
B. Port Facility Security Assessment (PFSA)
C. Ship Security Assessment (SSA)
D. Internal Audit
E. Counter-Terrorism Plan
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 46 Premium
Setiap kapal wajib melakukan latihan sekoci (abandon ship drill) dan latihan pemadam kebakaran minimal...
A. Sekali setahun
B. Setiap kali akan berlayar
C. Sekali dalam 6 bulan
D. Sekali sebulan
E. Setiap minggu
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 47 Premium
Laporan yang disusun setelah pemeriksaan kelaiklautan kapal selesai dan mencantumkan temuan-temuan ketidaksesuaian (deficiencies) disebut...
A. Certificate of Inspection
B. Ship's Log
C. Survey Checklist
D. Report of Inspection
E. Safety Manual
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 48 Premium
Nilai ASN 'Harmonis' dalam lingkungan kerja pengawasan pelayaran ditunjukkan dengan...
A. Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya dan membangun lingkungan kerja yang kondusif
B. Bekerja secara individualis tanpa koordinasi
C. Menjatuhkan rekan kerja di depan atasan
D. Selalu setuju dengan pendapat atasan meskipun salah
E. Membentuk kelompok-kelompok eksklusif berdasarkan asal daerah
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 49 Premium
Berdasarkan UU 17/2008, pemeriksaan lanjutan atas kecelakaan kapal setelah pemeriksaan pendahuluan selesai dilakukan oleh...
A. Pengadilan Negeri
B. Komisi Yudisial
C. Mahkamah Pelayaran
D. Kejaksaan Agung
E. Polairud
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 50 Premium
Sesuai dengan COLREGs 1972, sebuah kapal yang sedang berlayar tetapi tidak dapat menyimpang karena kerusakan mesin disebut...
A. Kapal tunda
B. Kapal kandas
C. Kapal terbatas kemampuan olah geraknya
D. Kapal terkungkung oleh sarat
E. Kapal yang tidak terkendali (Not Under Command)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran

SKB CPNS Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.